Google Workspace

Gmail, Google Workspace

Peningkatan Kapabilitas Emoji Picker Gmail, Kini Makin Inklusif

Ada kalanya, saat menulis email, deretan kata-kata saja tak cukup untuk menyampaikan pesan yang ingin Anda sampaikan. Maka tak heran jika kemudian muncul emoji atau emoticon yang dapat disertakan pada pesan. Emoji merupakan gambar berukuran kecil yang mewakili suatu ekspresi wajah, barang, atau konsep tertentu dalam komunikasi digital, bisa berupa gambar statis maupun gambar bergerak (animasi). Salah satu contoh populernya adalah emoji smiley face. Selain membantu Anda menyampaikan pesan, emoji juga dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman dalam membaca email. Salah satu kelemahan pesan tertulis adalah terkadang Anda tidak bisa membaca emosi atau apa yang sedang dialami oleh penulisnya. Misalnya, pesan yang sebenarnya bercanda, tapi dianggap serius karena pesan tertulis tidak bisa menangkap emosi tersebut dengan baik. Memanfaatkan emoji, situasi semacam ini dapat dihindari. Nah, untuk membantu Anda menyampaikan pesan lebih baik, Gmail kini menghadirkan kapabilitas emoji picker dalam penulisan email. Tidak sekadar menghadirkan emoji biasa, Gmail menghadirkan emoji yang lebih inklusif untuk para penggunanya. Seperti apa? Kapabilitas emoji picker Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Seperti yang sudah disebutkan pada bagian pembuka, emoji dalam komunikasi digital dapat membantu Anda menyampaikan pesan lebih baik. Salah satu contoh penggunaannya adalah pada penulisan email. Dengan menyisipkan emoji maka intensi Anda dalam email akan lebih mudah dipahami oleh penerimanya. Per tanggal 25 Oktober 2023 ini, Anda sudah bisa menemukan kapabilitas emoji picker atau penambahan emoji di Gmail. Menariknya lagi, emoji yang dihadirkan Google untuk Gmail ini dirancang lebih inklusif dengan menyertakan opsi warna kulit (skin tone) serta preferensi gender. Google juga telah meningkatkan kapabilitas ini di Gmail versi web. Baca juga: Upgrade Penelusuran Google Chat dan Gmail, Kini Dilengkapi dengan Saran Pencarian Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menggunakan kapabilitas emoji picker Gmail tidak dibutuhkan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Kapabilitas akan aktif secara default setelah tanggal peluncuran dan tidak dapat dinonaktifkan oleh pengguna. Jika ingin menambahkan emoji pada email Anda, silakan ikuti langkah-langkah berikut: Klik ikon emoji di bagian bawah toolbar draf email Anda. Pilih panah di sudut kanan bawah. Pilih warna kulit atau preferensi gender sesuai kebutuhan Anda (tersedia untuk beberapa jenis emoji). Pilihan ini akan terus tersimpan hingga Anda memperbaruinya. Baca juga: Penerjemah Otomatis Gmail Kini Tersedia untuk Perangkat Seluler Ketersediaan fitur Kapabilitas emoji picker dari Gmail ini dirilis secara bertahap untuk domain rilis cepat, mulai dari tanggal 25 Oktober 2023. Kemudian untuk domain rilis terjadwal, perilisan dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 13 November 2023. Kapabilitas ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Hadirnya kapabilitas emoji picker yang telah dirancang inklusif di Gmail ini diharapkan dapat membantu Anda untuk lebih mudah menyampaikan pesan serta menghindari kesalahpahaman selama bertukar email. Kapabilitas ini pun dirancang untuk mudah diakses dan digunakan sehingga tidak akan menghambat alur kerja Anda. Tertarik untuk mulai mencoba kapabilitas emoji picker dan berbagai fitur andalan Gmail lainnya? Anda bisa mengoptimalkan seluruh fitur dan kapabilitas Gmail dengan berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Kami merupakan partner resmi Google Workspace Indonesia yang menyediakan produk orisinal bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Google Meet, Google Workspace

Penyempurnaan Viewer Mode Google Meet, Apa yang Berubah?

Awal tahun 2023 ini, Google Meet memperkenalkan viewer mode. Fitur ini hadir untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dalam online meeting skala besar. Dengan mengaktifkan viewer mode saat menyebarkan event melalui Google Calendar, Anda bisa menentukan siapa saja yang menjadi viewer atau penonton meeting. Penonton di sini adalah peserta meeting yang tidak dapat membagikan audio atau videonya. Kali ini, fitur viewer mode Google Meet mendapat penyempurnaan untuk semakin memudahkan Anda dalam mengelola online meeting skala besar. Lalu, seperti apa perubahannya? Penyempurnaan fitur viewer mode Google Meet Fitur viewer mode Google Meet memungkinkan sebagian peserta bergabung dalam sebuah online meeting tanpa memiliki kapabilitas untuk membagikan audio atau video mereka. Per 1 November 2023, fitur tersebut mengalami peningkatan sehingga viewer dan host dari online meeting dapat: Photo Credit: Google Workspace Updates Viewer kini dapat mengirimkan reaksi cepat berupa emoji selama online meeting. Ini merupakan cara untuk terlibat dan berpartisipasi yang tidak mengganggu jalannya meeting. Photo Credit: Google Workspace Updates Host dan co-host (penyelenggara online meting) dapat mengubah status viewer menjadi contributor. Dengan catatan, host atau co-host sudah masuk dalam mode PiP (Picture-in-Picture). Perubahan ini akan memberi fleksibilitas yang lebih besar kepada host maupun co-host, sekaligus menghemat waktu ketika perlu mengubah status peserta. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Mulai menggunakan fitur Fitur reaksi emoji akan AKTIF secara default dan dapat dinonaktifkan melalui konsol Google Admin. Untuk menerapkan setelan bagi pengguna tertentu, masukkan akun mereka di organizational unit (OU) atau configuration group. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan ketersediaan reaksi emoji bagi pengguna, administrator dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Di konsol Admin, masuk ke Menu > Apps > Google Workspace > Google Meet. Klik Meet video settings. Untuk menerapkan setelan ke seluruh pengguna, biarkan OU teratas terpilih. Jika Anda ingin menerapkan setelan hanya ke beberapa pengguna saja, pilih OU turunan atau configuration group. Klik setelan Reactions. Selanjutnya, centang atau hapus centang pada kotak untuk mengaktifkan atau menonaktifkan setelan. Klik Save. Saat mengonfigurasi OU atau configuration group, akan tersedia pilihan Inherit atau Override setelan OU induk, atau Unset setelan grup. Perubahan setelan ini biasanya akan memerlukan waktu maksimal 24 jam (namun biasanya perubahan dapat terjadi lebih cepat). Baca juga: Filter Google Meet Kini Hadir dengan Lebih Banyak Opsi, Bagaimana Cara Mengaktifkannya? Bagi host dan co-host yang ingin mengubah status peserta dari semula viewer menjadi contributor, mula-mula harus mengaktifkan mode PiP atau Picture-in-Picture. Setelah mode PiP aktif, klik ikon tiga titik yang ada pada panel peserta. Selanjutnya, pilih opsi Make a contributor. Ketersediaan fitur Penyempurnaan fitur viewer mode Google Meet telah diluncurkan, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching & Learning upgrade, dan juga Education Plus. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas untuk Menerima atau Menolak Permintaan Bergabung di Google Meet Dengan penyempurnaan fitur viewer mode ini, administrator akan lebih mudah mengatur bagaimana konten audio dan video dibagikan selama online meeting berlangsung di Google Meet. Itu artinya, jalannya meeting pun menjadi lebih kondusif dan terkontrol. Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Meet dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, jangan lupa berlangganan edisi Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dikhususkan untuk kebutuhan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Ingin mulai berlangganan Workspace? Silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Meeting Online saat Bepergian dengan Google Meet Kini Makin Mudah dengan Peningkatan Fitur On-the-Go

Ada kalanya Anda harus melakukan online meeting saat bepergian. Melakukan online meeting di perjalanan tentu berbeda saat Anda melakukannya di situasi yang lebih representatif. Anda perlu user interface yang lebih simpel sehingga lebih mudah diakses. Nah, sebagai solusinya, Google Meet menyediakan fitur On-the-Go. Saat fitur On-the-Go ini aktif, Anda bisa mengakses aplikasi Google Meet mobile lebih cepat dan lebih mudah. Tampilan user interface Meet pun akan berubah menjadi lebih sederhana. Pada awal November 2023, Google Meet meluncurkan update untuk fitur tersebut. Seperti apa perubahannya? Peningkatan fitur On-the-Go Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Seiring dengan semakin banyaknya orang yang melakukan online meeting sambil bepergian, baik saat berjalan kaki atau saat menggunakan transportasi umum, maka kebutuhan akan aplikasi online meeting mobile yang mudah diakses pun semakin meningkat. Oleh karenanya, Google Meet meluncurkan peningkatan untuk fitur On-the-Go mereka. Google Meet memperkenalkan sebuah pengalaman baru bagi pengguna aplikasi mobile mereka melalui peningkatan fitur On-the-Go. Peningkatan ini membuat panggilan meeting selama Anda bepergian menjadi lebih mudah dan tidak mengganggu. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Setelah peningkatan ini, saat Anda bergabung ke meeting dari perangkat seluler, maka Meet akan mendeteksi posisi Anda yang sedang berada dalam perjalanan secara otomatis. Jika memang terdeteksi Anda sedang dalam perjalanan, maka sistem akan menampilkan pesan untuk berpindah ke mode On-the-Go. Selanjutnya, tampilan meeting akan disederhanakan untuk menampilkan fitur penting Meet saja agar Anda tetap fokus dan bisa menghemat bandwidth menjadi seperti: User interface yang disederhanakan dengan akses ke fitur paling penting seperti mute & unmute, hand raise, dan audio device selection. Hanya informasi penting yang akan ditampilkan, seperti siapa saja active speaker dan jumlah orang yang berada dalam meeting. Video Anda akan dinonaktifkan secara otomatis. Anda akan diberi opsi untuk melihat konten yang ingin ditampilkan (melalui fitur Show Presentation yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan). Memungkinkan Anda bergabung ke breakout room dan tetap berada di dalamnya. Baca juga: Update Terbaru untuk Google Meet di Perangkat Poly Studio Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur On-the-Go di Meet tidak dibutuhkan pengaturan apa pun dari administrator Workspace Anda. Fitur akan tersedia secara default di aplikasi Meet versi mobile. Fitur ini akan aktif dengan sendirinya saat aplikasi mendeteksi Anda sedang bergerak. Untuk masuk ke mode On-the-Go, klik Go pada pop-up yang muncul saat Anda membuka aplikasi. Jika ingin menonaktifkan pop-up On-the-Go, ikuti langkah-langkah berikut: Saat sedang tidak berada dalam meeting, ketuk Menu > Settings > Meeting settings. Geser tombol pada opsi Automatically use On the go ke pilihan nonaktif. Bagi pelanggan Workspace Business dan Education Saat sedang tidak berada dalam meeting, ketuk Menu > Settings > General. Geser tombol pada opsi Automatically use On the go sesuai kebutuhan. Ketersediaan fitur Photo Credit: benzoix (Freepik) Peningkatan fitur On-the-Go Google Meet ini tersedia untuk Android maupun iOS, serta dapat diakses oleh seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Berikut adalah rincian untuk tanggal perilisannya: Android Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal: Perilisan penuh (membutuhkan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 1 November 2023. iOS Domain rilis cepat: perilisan bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 1 November 2023. Domain rilis terjadwal: perilisan bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 15 November 2023. Baca juga: Fitur Label External Google Meet, Apa Kegunaannya? Dengan peningkatan fitur On-the-Go ini, Anda bisa bergabung ke online meeting di Google Meet lebih mudah dan cepat selama bepergian. Cukup dengan mengaktifkan fitur ini, maka tampilan Meet akan menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah diakses. Untuk mengoptimalkan On-the-Go dan berbagai fitur Google Meet lainnya, jangan lupa berlangganan Google Workspace dengan edisi yang sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Business yang cocok untuk kebutuhan bisnis skala besar. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace

Google Workspace baru saja memperkenalkan fitur penulisan yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Fitur ini hadir untuk membantu Anda menyempurnakan pekerjaan dengan cepat, maupun memulai pekerjaan baru di Google Docs dan Gmail menggunakan teknologi Duet AI for Google Workspace. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut! Fitur penulisan canggih dengan dukungan Duet AI for Google Workspace Fitur penulisan baru untuk Google Docs dan Gmail ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan milik Google yakni Duet AI for Google Workspace. Di web maupun seluler, Anda dapat membuat draf dan membalas pesan di Gmail. Setelah mengeklik tombol Help me write, Anda bisa memilih opsi berikut: Write your draft: Menggunakan kata-kata Anda sendiri untuk mendeskripsikan draf yang ingin dibuat. Fitur ini akan mempelajari konteks dari pesan sebelumnya untuk menyusun draf balasan yang relevan dengan keseluruhan percakapan. Formalize your draft: Mengubah nada tulisan Anda agar terdengar lebih formal. Elaborate on your draft: Menambahkan detail lebih lanjut ke email Anda untuk mengembangkan draf. Shorten your draft: Mengurangi panjang draf email Anda. I’m feeling Lucky: Menghadirkan variasi nada dan gaya tulisan yang menyenangkan untuk email Anda.  Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write di Gmail akan menghemat waktu dengan menghilangkan alur kerja yang kerap membuat Anda merasa buntu, seperti menentukan kalimat pertama atau memberikan nada dan gaya tulisan yang tepat untuk tiap email yang dikirimkan dalam berbagai kesempatan. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Sama seperti Gmail, penggunaan fitur Help me write di Google Docs pun sama mudahnya. Anda cukup mengetikkan beberapa kata kunci untuk mendeskripsikan topik yang ingin dituliskan, AI kemudian akan menyusun draf secara otomatis. Fitur ini juga hadir dengan saran sesuai kebutuhan, sekaligus menyempurnakan konten yang dihasilkan lebih lanjut menggunakan opsi berikut: Tone: Mengubah nada tulisan menjadi lebih santai atau formal.  Summarize: Menghasilkan ringkasan untuk keseluruhan dokumen atau beberapa bagiannya saja.  Bulletize: Menyusun dokumen Anda dalam poin-poin ringkas. Elaborate: Menambahkan detail lebih lanjut untuk mengembangkan teks yang sudah dihasilkan.  Shorten: Menjadikan dokumen Anda lebih ringkas dengan mengurangi panjangnya.  Retry: Menyusun ulang draf yang sudah dihasilkan, tapi tetap berdasarkan deskripsi Anda.  Custom: Pada opsi ini Anda dapat menyusun instruksi sendiri untuk menyempurnakan draf yang dihasilkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda dalam menulis rancangan pertama dokumen. Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus dalam menuangkan ide-ide ke dalam tulisan, tanpa perlu menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kalimat pertama.  Photo Credit: Google Workspace Updates Selain itu Google juga menggabungkan Help me write ini dengan kapabilitas smart canvas melalui fitur smart chips, variables, dan building blocks. Kombinasi ini akan membantu saat Anda perlu menyertakan informasi seperti status atau menambahkan variabel untuk detail yang ingin disesuaikan, seperti nama rekan satu tim, jabatan, dan lainnya. Dengan memberikan data terstruktur dan pintasan untuk mengambil tindakan saat membuat rencana atau pesan komprehensif, pembaruan ini akan membantu Anda beralih dari konsep hingga penyelesaian lebih cepat tanpa harus meninggalkan dokumen Anda. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya Mulai menggunakan fitur Fitur Help me write akan AKTIF secara default, baik itu di Google Docs maupun Gmail (bekerja di versi web dan juga aplikasi seluler). End-user tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator untuk mulai menggunakannya. Ketersediaan Fitur Help me write untuk Google Docs dan Gmail kini sudah tersedia bagi pelanggan yang sudah memiliki add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Untuk mengajukan trial add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise, Anda bisa mengunjungi halaman ini. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen Dengan dukungan Duet AI for Google Workspace, Anda dapat meringkas alur kerja. Pekerjaan pun jadi lebih cepat selesai, termasuk saat harus membalas email maupun merancang dokumen. Sederhanakan alur kerja Anda mulai dari sekarang dengan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi resmi bergaransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Slide, Google Workspace

Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides

Setelah sebelumnya meluncurkan fitur yang memudahkan pengguna untuk merancang slide presentasi branding, kini Google Slides menghadirkan fitur pendukung yang akan memberi pengguna kapabilitas untuk menghasilkan visual menarik. Seperti apa? Mari simak ulasannya berikut. Kreasi visual menarik dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk makin memudahkan pengguna dalam menghasilkan kreasi visual yang menarik, Google Slides baru saja memperkenalkan sebuah kapabilitas baru. Kapabilitas yang didukung oleh kecerdasan buatan dari Duet AI for Google Workspace ini akan memberi Anda kemampuan untuk menghasilkan visual menarik dalam slides presentasi. Cara kerjanya pun simpel, Anda cukup mengetikkan beberapa kata di jendela Help me visualize. Selanjutnya, Duet AI for Google Workspace akan mengolahnya menjadi gambar yang nantinya bisa Anda tambahkan ke slide presentasi. Baca juga: Duet AI for Google Workspace, Optimalkan Alur Kerja Anda dengan Kecerdasan Buatan Baik untuk agensi kreatif yang mengembangkan konsep campaign awal untuk klien atau perusahaan konsultan yang menyempurnakan proposal perencanaan tahunan, fitur baru dari Google Slides ini akan menyederhanakan alur kerja, terlepas dari keahlian artistik yang Anda miliki, untuk menciptakan gambar unik yang membantu mengomunikasikan ide lebih mudah, dengan lebih sedikit waktu dan usaha. Sekilas tentang Duet AI for Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Blog Sejak awal, Google Workspace dibuat untuk memungkinkan Anda berkolaborasi secara real time dengan orang lain. Kini dengan hadirnya Duet AI for Google Workspace, And dapat berkolaborasi dengan kecerdasan buatan d seluruh aplikasi Workspace. Fitur-fitur dengan dukungan Duet AI for Google Workspace tidak hanya dapat menciptakan gambar untuk Slides, tapi juga dapat membantu Anda menulis, mengatur jadwal, memvisualisasikan, merancang rapat yang lebih inklusif, dan tentunya menyederhanakan alur kerja. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Cara menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru dari Google Slides ini akan AKTIF secara default dan bisa langsung digunakan tanpa pengaturan tambahan dari administrator. Anda bisa mengikuti langkah berikut untuk mulai menggunakan fitur tersebut: Masuk ke menu Insert > Image > Help me visualize atau klik ikon Help me visualize yang ada di toolbar > Buka sidebar Google Slides > Ketik deskripsi gambar, semakin detail semakin baik > Klik Create > Lalu, sistem Duet AI for Google Workspace akan menampilkan hasil gambar > Pilih gambar yang Anda suka > Klik gambar untuk menambahkannya ke slide presentasi Anda. Ketersediaan fitur Fitur penghasil gambar dengan dukungan kecerdasan buatan ini telah tersedia untuk seluruh pelanggan Duet AI for Google Workspace Enterprise. Fitur ini tersedia sebagai bagian dari add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Belum berlangganan Duet AI for Google Workspace? Anda bisa mengajukan permohonan trial AI melalui link berikut ini. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Duet AI for Google Workspace, Anda bisa mengunjungi halaman blog Google Workspace ini. Baca juga: Peningkatan Fitur Suara Google Workspace untuk Docs Dan Slides Dengan memanfaatkan fitur baru dari Google Slides yang telah didukung oleh kecanggihan Duet AI for Google Workspace ini, Anda dapat menghasilkan gambar baru untuk mempercantik tampilan slides. Cara kerjanya pun cukup sederhana, hanya dengan beberapa detik saja, Anda sudah bisa mendapatkan tampilan slide presentasi yang jauh lebih menarik. Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Slides dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Education atau Google Workspace for Business. Keduanya tersedia di EIKON Technology yang merupakan official partner Workspace Indonesia. Untuk informasi mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Update Terbaru Google Sheets: Edit File Excel Jadi Makin Mudah

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan untuk aplikasi spreadsheet andalan mereka, Google Sheets. Pembaruan tersebut memungkinkan Anda untuk dapat melihat dan mengedit file Excel terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files) dengan Google Sheets. Seperti apa detailnya? Mari simak ulasan berikut inI! Peningkatan kapabilitas editing Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Tanggal 31 Agustus 2023 lalu, Google Sheets meluncurkan perluasan untuk kapabilitas editing mereka. Kini pengguna Sheets dapat melihat dan mengedit file Excel (.xls) terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files). Setiap perubahan yang dilakukan nantinya dapat disimpan dalam format Excel asli. Perluasan ini akan memudahkan pengguna untuk memanfaatkan Google Workspace dengan alat dan format yang sudah lebih dulu digunakan sambil menjaga kerahasiaan data sensitif menggunakan perlindungan keamanan enkripsi sisi-klien. Dengan menggunakan perluasan kapabilitas ini Anda dapat: Melihat dan mengedit file Excel dengan format .xls. Untuk saat ini, Sheets belum mendukung format file Excel dan file tabular lainnya. Mengakses file Excel dengan ukuran maksimum 20 MB. Membuka hingga 5 juta sel Excel. Saat ini, Google terus menyempurnakan kapabilitas editing Office di Sheets terenkripsi, Anda mungkin akan mengalami ketidakcocokan pada fitur tertentu. Kemungkinan, beberapa fitur juga tidak akan ditampilkan dan/atau tidak dapat diedit, namun dapat disimpan dalam dokumen dan dibuka kembali di Microsoft Office. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Fitur lain yang ada di Excel mungkin akan hilang atau berubah saat file diedit di Google Sheets. Pengguna akan menerima pemberitahuan di dalam file yang sedang dibuka jika proses editing akan menyebabkan terjadinya perubahan fitur. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik File terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets bisa diaktifkan untuk tingkat domain, organizational unit (OU), hingga grup. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya, administrator cukup membuka konsol Google Admin > Security > Access and data control > Client-side encryption. Google Workspace juga telah menyediakan panduan yang dapat Anda akses di sini. Bagi end-user, setelah kapabilitas file terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets diaktifkan oleh administrator, maka Anda bisa langsung menggunakan fitur baru ini. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Ketersediaan Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini diluncurkan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat, perilisan dimulai pada tanggal 31 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, perilisan dimulai pada tanggal 14 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Perluasan kapabilitas editing terbaru dari Google Sheets ini memungkinkan Anda untuk dapat membuka dan mengedit file Excel langsung dari Sheets tanpa perlu melakukan konversi. Menariknya lagi, perluasan ini juga sudah didukung oleh perlindungan keamanan client-side encryption sehingga file akan tetap aman meski dibuka di platform berbeda (dari Microsoft Office ke Google Workspace). Selain perluasan ini, Google Sheets dan aplikasi produktivitas lain dalam ekosistem Google Workspace telah dibekali dengan kapabilitas dan fitur canggih yang akan menyederhanakan alur kerja Anda. Optimalkan dengan berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Workspace for Business (untuk perusahaan) dan Workspace for Education (untuk institusi pendidikan). Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip

Tahun 2021 lalu, Google memperkenalkan kapabilitas smart canvas di Workspace untuk mendorong kolaborasi yang lebih seamless. Sejak saat itu, Google telah menambahkan banyak dukungan untuk smart canvas seperti smart chips ke Google Docs dan Sheets yang memungkinkan Anda melihat pratinjau dan mengakses informasi dan file. Kini, dukungan smart chip tersebut telah tersedia di Google Chat versi web. Smart chip untuk Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Google Chat merupakan aplikasi percakapan dari Google yang dirancang untuk dapat mendukung kolaborasi di ekosistem Workspace. Aplikasi ini memiliki ragam fitur yang memudahkan para penggunanya berkomunikasi secara seamless. Paling baru, Google Chat menghadirkan kapabilitas smart chip yang merupakan dukungan untuk ekosistem Workspace. Photo Credit: Google Workspace Updates Kini, jika Anda mengetikkan “@” di kolom pesan Google Chat, maka sistem secara otomatis akan menampilkan daftar saran file untuk disertakan sebagai smart chip. Anda dapat mencari file cukup dengan mengetikkan namanya. Hasil pencarian akan didasarkan pada file terakhir yang Anda gunakan. Setelah file dipilih, Anda dapat memasukkannya langsung ke dalam pesan Chat. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Mengapa fitur ini penting? Banyak orang melakukan sejumlah tindakan kolaboratif di Google Chat agar mereka dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Misalnya, Anda dapat berbagi file tugas dalam pesan langsung (atau bahkan Space Google Chat) untuk mengumpulkan respons dari berbagai pihak yang terlibat. Fitur ini juga mengurangi hambatan bagi pengirim dengan menyederhanakan langkah untuk mencari file. Pengguna tak perlu lagi mencari file secara terpisah di dalam Drive, lalu menyalin atau menempelkannya ke dalam pesan Chat. Kini, pengguna dapat mengirim file sebagai smart chip sehingga jauh lebih ringkas dan mudah dibaca dalam pesan, tanpa perluu lagi keluar dari Chat. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu Pratinjau in-line dari chip file akan ditampilkan saat Anda menulis pesan, mirip dengan saat menempelkan URL file ke Chat. Jika Anda kurang menyukai tampilan tersebut, bisa menghilangkannya cukup dengan mengeklik tombol tutup sebelum mengirim pesan atau kepan pun saat mengedit pesan. Mulai menggunakan fitur Seluruh dukungan smart chip di ekosistem Google Workspace tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator, termasuk untuk fitur baru ini. Pengguna bisa langsung menggunakan fitur dengan mengetikkan “@” yang kemudian diikuti nama file untuk mencari file yang ingin ditambahkan ke dalam pesan Chat. Perlu diketahui, fitur ini berjalan penuh di Google Chat versi web. Pengguna Google Chat versi mobile dapat menerima dan mengeklik smart chip, namun tidak bisa menambahkan atau mengirimkan smart chip (untuk saat ini). Ketersediaan fitur Fitur terbaru Google Chat ini dirilis secara bertahap (gradual rollout) untuk domain rilis cepat, mulai dari tanggal 1 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal dilakukan perilisan penuh (full rollout) mulai dari tanggal 15 September 2023 (membutuhkan 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Smart chip untuk Google Chip tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat Dengan hadirnya dukungan smart chip baru di Google Chat ini, Anda bisa mengirimkan file dokumen lebih cepat sehingga kolaborasi pun jadi makin seamless. Optimalkan performa Google Chat di lingkungan kerja Anda dengan berlangganan Google Workspace. Sebagai official partner Workspace Indonesia, EIKON Technology menyediakan Workspace resmi berlisensi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Google Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Google Slide, Google Workspace

Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms

Rangkaian produktivitas Google Workspace kembali menghadirkan inovasi untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Kali ini, Workspace meluncurkan beberapa template baru Google Slides dan Google Forms yang dapat Anda manfaatkan untuk keperluan branding perusahaan. Untuk detail selengkapnya mengenai cara kerja dan ketersediaan fitur, mari simak ulasan berikut. Domain template Google Slides Photo Credit: Google Workspace Updates Kini Anda bisa membuat konten branding perusahaan lebih cepat di Google Slides. Pasalnya, Slides baru saja meluncurkan beberapa templates dan themes siap pakai. Fitur ini bisa langsung digunakan setelah administrator Workspace Anda membagikan material desain kepada para pengguna dalam domain. Setelah material desain dibagikan, Anda bisa langsung mengakses domain template dengan ragam pilihan slide, layout, font, gambar, hingga warna yang akan muncul saat Anda membuat presentasi di Slides. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Domain template Google Forms Photo Credit: Google Workspace Updates Bersamaan dengan perilisan domain template Google Slides, Workspace juga merilis domain template untuk Google Forms. Sama seperti domain template Slides, fitur ini dapat diakses setelah administrator membagikan material desain ke domain kerja Anda. Setelah material desain dibagikan, Anda bisa langsung mengakses domain template dengan ragam pilihan gambar header, font, hingga warna yang akan muncul saat Anda membuat formulir di Forms. Dengan hadirnya fitur baru ini, Anda dapat dengan mudah mempertahankan konsistensi branding perusahaan. Administrator pun bisa mengatur domain template yang dapat diakses oleh seluruh pengguna maupun domain template untuk divisi atau kelompok kerja tertentu. Baca juga: Peningkatan Fitur Suara Google Workspace untuk Docs dan Slides Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru Google Slides dan Google Forms dalam domain Workspace Anda, cukup ikuti petunjuk berikut: Administrator Kedua fitur ini NONAKTIF secara default dan bisa selalu diaktifkan dalam level domain, organizational unit (OU), maupun grup. Untuk mengaktifkannya, masuk ke konsol Google Admin dan klik menu Apps > Google Workspace > Setting for Drive and Docs > Templates > Default themes and templates > Slide library template (untuk Slides) atau Forms default theme (untuk Forms). End-user Setelah diaktifkan oleh administrator, end-user bisa langsung mengakses template dan theme di Slides dengan menggunakan template sidebar yang otomatis tersedia saat Anda membuat presentasi. Selain itu, Anda juga bisa mengaksesnya dengan masuk ke menu Insert > Templates. Untuk mengakses template Forms, Anda cukup mengeklik ikon Customize Theme (berbentuk palet) yang ada di bagian kanan atas halaman.    Ketersediaan Template Google Slides dan Google Forms ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dilakukan mulai tanggal 7 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas template). Fitur baru ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace for Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, dan Education Plus. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Hadirnya kapabilitas berupa domain template untuk Google Slides dan Google Forms ini akan memudahkan Anda merancang konten branding perusahaan yang seragam dalam waktu singkat. Template telah tersedia untuk Workspace for Business dan Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, partner resmi Google Workspace Indonesia. Untuk informasi berlangganan, silakan hubungi kami di sini!  

Gmail, Google Workspace

Penerjemah Otomatis Gmail Kini Tersedia untuk Perangkat Seluler

Sebagai sebuah penyedia layanan email gratis, Gmail hadir dengan berbagai fitur dan kapabilitas yang akan membantu Anda dalam mengirimkan pesan elektronik. Salah satunya adalah fitur penerjemah atau translator. Dengan fitur ini, pengguna bisa dengan mudah menerjemahkan email mereka ke lebih dari 100 bahasa. Sebelumnya, fitur penerjemah otomatis Gmail ini tersedia dalam versi web saja. Namun seiring dengan perkembangannya, Google mengumumkan integrasi penerjemah otomatis untuk aplikasi Gmail versi mobile. Bagaimana cara kerjanya? Penerjemah otomatis untuk Gmail versi mobile Photo Credit: Google Workspace Updates Ada kalanya Anda harus mengirim atau menerima email berbahasa asing. Situasi semacam ini di zaman modern seperti sekarang bisa dipecahkan dengan mudah menggunakan mesin penerjemah. Namun, mengakses web mesin penerjemah tentu akan mengganggu alur kerja Anda. Sebagai solusi, Anda dapat memanfaatkan fitur penerjemah otomatis atau translator dari Gmail. Kabar baiknya lagi, fitur tersebut kini telah tersedia di Gmail versi mobile. Integrasi fitur penerjemah otomatis dalam aplikasi mobile Gmail ini memungkinkan Anda berkomunikasi dengan lancar dalam berbagai bahasa. Untuk menerjemahkan email di perangkat mobile Anda, cukup pilih opsi Translate pada dismissible banner yang ada di halaman email. Gmail juga telah menyediakan opsi untuk memilih bahasa yang Anda inginkan. Dismissible banner tersebut akan muncul secara otomatis apabila bahasa yang digunakan dalam email berbeda dari bahasa tampilan Google.com Mail di setelan akun. Anda juga bisa selalu memilih agar Gmail selalu menerjemahkan atau tidak perlu menerjemahkan bahasa tertentu. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur penerjemah otomatis Gmail ini tidak memerlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya setelah perilisan. Untuk mulai menggunakan fitur, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut: Untuk menerjemahkan email, klik opsi Translate yang ada di bagian atas email Anda. Jika Anda mengabaikan opsi terjemahan, maka opsi tersebut akan muncul lagi saat bahasa konten email tidak sama dengan bahasa tampilan Google.com Mail yang ditetapkan di setelan akun Anda. Anda juga bisa menonaktifkan pengaturan ini (dismissable banner tidak akan dimunculkan di halaman pesan) untuk bahasa tertentu. Caranya, klik tombol x pada banner dan kemudian setujui perintah Don’t translate [language] again yang muncul saat banner tertutup. Bisa juga dengan memilih Don’t translate [language] again dari menu pengaturan terjemahan. Apabila pengguna secara eksplisit memilih untuk tidak menerjemahkan bahasa tertentu (seperti poin sebelumnya) atau sistem tidak mendeteksi adanya penggunaan bahasa lain, fitur terjemahan dapat diakses secara manual melalui menu tiga titik di halaman pesan. Baca juga: Temukan E-Mail Lebih Cepat dengan Top Results Gmail Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis untuk aplikasi mobile Gmail, baik itu versi Android maupun iOS. Perilisan fitur untuk versi Android dan iOS dilakukan secara bertahap, dengan rincian sebagai berikut: Android Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 8 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur).  iOS Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 21 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur).  Fitur terjemah otomatis Gmail versi mobile ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Dengan hadirnya fitur penerjemah pesan otomatis Gmail versi mobile ini, Anda bisa lebih cepat mengetahui maksud email yang masuk, tanpa perlu mengganggu keseluruhan alur kerja atau bahkan berpindah aplikasi. Semuanya hanya dengan satu klik dan pesan Anda akan diterjemahkan secara otomatis oleh sistem Gmail. Gmail merupakan bagian dari rangkaian produktivitas Google Workspace yang hadir untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Workspace hadir dalam bermacam-macam edisi untuk menyesuaikan beragam kebutuhan pengguna. Tersedia Workspace for Business untuk bisnis dan Workspace for Education untuk pendidikan. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official partner Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Integrasi Google Keep dengan Assistant Kini Tersedia untuk Seluruh Pengguna Google Workspace

Google baru saja meluncurkan integrasi antara Google Assistant dan Workspace. Dengan hadirnya integrasi ini, Anda dapat menggunakan Assistant bersama perangkat Workspace. Kini Anda dapat menyetel Google Keep sebagai penyedia default untuk catatan dan daftar (notes and lists). Selengkapnya, mari simak ulasan berikut. Integrasi Google Keep dengan Assistant Photo Credit: Google Workspace Updates Integrasi terbaru dari Google Workspace ini memungkinkan Anda untuk menghubungkan Assistant dengan Keep. Itu artinya, seluruh catatan dan daftar (notes and lists) yang Anda buat dengan Google Assistant sekarang bisa dilihat melalui Keep. Selain itu, Anda juga dapat meminta Assistant untuk membuat daftar baru, menambahkan atau menghapus item untuk daftar yang sudah atau, hingga melihat kembali semua item di dalam daftar. Baca juga: Migrasi Reminders Calendar dan Assistant Ke Google Tasks, Apa yang Harus Dilakukan? Mulai memanfaatkan integrasi Administrator yang telah ditunjuk dapat mengontrol siapa saja yang menggunakan layanan Google Keep dan Assistant dengan Google Account mereka. Cukup aktifkan atau nonaktifkan layanan melalui konsol Admin. Setelah Keep diaktifkan, end-user dapat mengubah penyedia catatan menjadi Keep di bagian “notes and list” pada Assistant Settings. Pengguna yang mengaktifkan layanan dapat menggunakan akun mereka untuk melihat catatan dan daftar serta mengakses fitur tambahan. Untuk pengguna yang layanannya nonaktif masih bisa menggunakan beberapa fitur Keep, meski tanpa menggunakan informasi dari akunnya atau menyimpan informasi ke dalamnya, serupa dengan pengalaman pengguna yang keluar (sign out) dari akunnya, Baca juga: Terhubung Secara Efektif dengan Interoperabilitas Google Calendar Mengaktifkan atau menonaktifkan Keep Secara default, Keep diaktifkan untuk semua perusahaan yang baru mendaftar dan sudah perusahaan yang menggunakan Drive. Anda juga dapat memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan baru Keep. Sebelum mengaktifkan Keep, pastikan Drive sudah aktif, Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi pengguna tertentu, letakkan akun mereka di organizational unit (untuk mengontrol akses menurut departemen) atau tambahkan mereka ke access group (untuk mengizinkan akses bagi pengguna di seluruh atau dalam departemen). Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut: Di konsol Admin, klik Menu > Apps > Google Workspace > Keep. Klik Service status. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi semua orang di perusahaan Anda, klik On for everyone atau Off for everyone, kemudian klik Save. Jika Anda ingin mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk organizational unit saja, maka: Di sebelah kiri, pilih unit yang ingin Anda ubah statusnya, lalu klik On atau Off. Selanjutnya, pilih salah satu: Apabila Service status diatur ke Inherited dan Anda ingin terus memperbarui pengaturan, meski pengaturan induk berubah, klik Override. Apabila Service status diatur ke Overridden, klik Inherited untuk kembali ke pengaturan yang sama dengan unit induk atau klik Save untuk mempertahankan pengaturan baru, meski pengaturan induk berubah. Untuk mengaktifkan layanan bagi sekelompok pengguna di seluruh unit atau dalam organizational unit, pilih access group yang diinginkan. Ketersediaan Photo Credit: fabrikasimf (Freepik) Integrasi baru Google Workspace ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dilakukan mulai tanggal 9 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Integrasi ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace. Baca juga: Membaca Peluang AI dalam Mendorong Inovasi Perangkat Asisten Pribadi dan Bahasa Isyarat Dengan adanya integrasi baru antara Google Assistant dan Keep ini, Anda bisa dengan mudah melacak jadwal serta membuat catatan dan daftar baru. Google memang terus berinovasi dalam menghadirkan integrasi yang menghubungkan aplikasi dan kapabilitas mereka agar alur kerja Anda menjadi semakin mulus, bebas hambatan. Optimalkan penggunaan berbagai aplikasi Workspace, seperti Google Assistant dan Keep dengan berlangganan edisi khusus Workspace for Business (untuk perusahaan) atau Workspace for Education (untuk institusi pendidikan) melalui EIKON Technology. Sebagai official reseller Google Workspace, kami memastikan produk yang Anda terima resmi dan bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top