Google Workspace

Collaboration, G Suite, Google Meet, Google Workspace, Info, Produktivitas, Rapat online

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting Jauh sebelum pandemi, online meeting sudah menjadi aktivitas krusial bagi para anggota tim bisnis yang tersebar di banyak kota. Namun, sejak setahun belakangan ini, aktivitas tersebut berubah menjadi suatu kebutuhan mengingat banyak orang harus bekerja dari rumah masing-masing akibat pandemi. Alhasil, sebagai salah satu penyedia layanan online video unggulan, Google Meet jadi banyak digunakan. Demi terus memenuhi kebutuhan online meeting tersebut, Google selaku pengembang pun konsisten memberikan fitur-fitur baru. Sejumlah fitur baru Google Meet tersebut baru saja dirilis pada 21 April 2021 lalu dan akan semakin memudahkan Anda saat online meeting. User interface lebih canggih untuk tingkatkan produktivitas meeting Photo Credit: cloud.google.com Mulai Mei 2021 ini, Google Meet mengalami peningkatan user interface demi bisa mengoptimalkan pengalaman online meeting Anda. Seiring dengan update tersebut, berbagai fitur baru Google Meet pun disematkan untuk meningkatkan akses dan  produktivitas online meeting. Salah satu fitur tersebut adalah kontrol lebih terhadap cara Anda menampilkan diri selama meeting berlangsung. Anda bisa mengatur video diri sendiri agar tampil dalam bentuk grid atau floating picture, yang dapat diubah ukuran serta posisinya. Bahkan jika memilih untuk tidak menampilkan diri sendiri, Anda bisa melakukan minimize pada feed atau menyembunyikan tampilan seluruhnya. Lalu, untuk mengoptimalkan presentasi selama meeting, Google Meet juga telah meningkatkan fitur pin konten. Ketika di-unpin, tampilan presentasi akan berubah menjadi ukuran yang sama dengan tampilan video para partisipan lain. Dengan begini, selama presentasi berlangsung, Anda bisa melihat reaksi dari lebih banyak partisipan. Fitur video background replacement Photo Credit: cloud.google.com Walaupun sangat membantu kolaborasi di tengah pandemi, tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang online meeting bisa terganggu oleh beberapa distraksi. Salah satunya adalah background video yang mungkin terlihat berantakan atau kurang layak. Memahami tantangan tersebut, fitur baru Google Meet pun diluncurkan dalam bentuk video background replacement. Melalui fitur baru ini, Anda dapat mengubah background dengan tampilan video. Jadi, tidak hanya membantu menjaga privasi, fitur ini juga dapat membuat aktivitas online meeting jadi lebih menyenangkan. Pada update pertama ini, akan ada tiga opsi yang bisa Anda pilih untuk video background replacement, yaitu tampilan ruang kelas, suasana pesta, dan hutan. Nantinya, Google Meet akan terus menambahkan lebih banyak pilihan video background. Lebih hemat data selama meeting dengan fitur Data Saver Photo Credit: cloud.google.com Menyediakan pengalaman video meeting dengan kualitas terbaik merupakan salah satu prioritas utama Google Meet. Sudah menjadi komitmen Google Meet untuk terus meningkatkan kualitas video dan audio, terlebih dengan para pengguna yang berada di banyak lokasi berbeda. Demi mendukung hal tersebut, fitur baru Google Meet yang bernama Data Saver pun diluncurkan. Fitur ini membatasi penggunaan data pada jaringan mobile Anda sehingga dapat membantu menghemat biaya untuk pembelian paket data. Hal tersebut sangat mendukung para pengguna yang harus melakukan online meeting di tengah perjalanan, terutama di area seperti Indonesia yang biaya paket datanya masih relatif tinggi.   Berbagai fitur Google Meet tersebut telah dirancang untuk memudahkan aktivitas online meeting Anda. Terlebih jika Anda upgrade ke Google Meet premium dengan berlangganan Google Workspace, akan ada lebih banyak privilege yang bisa Anda dapatkan. Mulai dari partisipan video meeting yang mencapai 250 orang hingga penyimpanan hasil rekaman video di Google Drive. Setidaknya ada tiga edisi Google Workspace yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika butuh penjelasan lebih jauh, Anda bisa menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Nantinya, tim dari EIKON Technology juga akan memandu Anda dalam menggunakan produk-produk Google Workspace. Segera berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology dan rasakan pengalaman optimal video meeting menggunakan Google Meet versi premium!    

G Suite, Google Meet, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Rapat online

Cara Mudah Menggunakan Google Meet di HP

  Google Meet adalah sebuah layanan panggilan video yang dikembangkan oleh Google. Salah satu keunggulan Google Meet terletak pada kemudahan aksesnya. Tak hanya bisa diakses melalui perangkat desktop,  terdapat juga cara menggunakan Google Meet di HP. Hal ini tentunya semakin memudahkan Anda dalam melangsungkan video meeting di mana pun dan kapan pun. Tenang saja, cara menggunakan Google Meet di HP tidak kalah mudah dari pemakaian melalui komputer atau laptop. Namun, agar Anda bisa melakukannya secara lebih lancar, berikut panduan singkatnya untuk Anda.   Unduh dulu aplikasi Google Meet di perangkat HP   Photo Credit: Elle Cartier (Unsplash) Demi memudahkan para pengguna dalam melakukan video meeting melalui HP, Google telah mengembangkan aplikasi Google Meet khusus perangkat tersebut. Bagi pengguna perangkat Android, Anda bisa mengunduh aplikasi Google Meet melalui PlayStore. Sementara itu, Anda yang pengguna iPhone bisa mengunduhnya melalui App Store. Tenang saja, aplikasi Google Meet dapat Anda unduh tanpa biaya alias gratis. Bahkan nantinya pun Anda juga bisa melakukan video meeting atau panggilan video secara gratis, tapi dengan batasan waktu hingga enam puluh menit. Jika ingin lebih leluasa melakukan video meeting tanpa batasan waktu, Anda bisa upgrade ke Google Meet Premium dengan berlangganan Google Workspace.   Sign in atau sign up     Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Cara menggunakan Google Meet di HP juga mencakup proses sign in. Sebelum melakukan video meeting melalui Google Meet, pengguna akan diminta untuk sign in dengan memasukkan alamat email Gmail dan password. Karenanya, pastikan Anda sudah memiliki akun Gmail aktif yang bisa digunakan untuk sign in ke Google Meet.   Memulai video meeting di aplikasi Google Meet   Photo Credit: Charlotte May (Pexels) Setelah berhasil sign in di aplikasi Google Meet pada HP Anda, klik opsi New Meeting. Anda akan diberikan beberapa opsi untuk memulai panggilan video. Anda tinggal memilih yang sesuai dengan kebutuhan atau preferensi, yaitu:   Start an instant meeting   Jika memilih cara menggunakan Google Meet di HP dengan opsi satu ini, Anda bisa memulai video meeting atau panggilan video pada saat itu juga. Secara otomatis, Anda juga akan langsung menjadi host dari sesi video meeting tersebut.     Get a meeting link to share Apabila memilih opsi satu ini, Google meet akan memberikan Anda sebuah link atau tautan yang dapat Anda share kepada orang lain. Artinya, Anda dan partisipan tidak harus memulai video meeting pada saat itu juga. Untuk mengundang orang lain sebagai partisipan video meeting, Anda bisa klik Share Invite dan salin kode yang tersedia pada kolom Join with a Code untuk bergabung ke sesi video meeting.   Schedule in Google Calendar Selain kedua poin di atas, ternyata cara menggunakan Google Meet di HP juga bisa melalui penjadwalan di Google Calendar. Jika memilih opsi ini, Anda akan langsung diarahkan ke aplikasi Google Calendar untuk melakukan penjadwalan video meeting. Nantinya, di dalam aplikasi Google Calendar, Anda bisa memilih tanggal yang diinginkan untuk video meeting, lalu klik opsi “+ Event”. Setelah itu, langsung saja tambahkan partisipan dari dalam atau luar organisasi Anda. Jika sudah, klik Done > Save.   Cara menggunakan Google Meet di HP sama sekali tidak sulit diterapkan, bukan? Cukup ikuti panduan singkat di atas dan Anda sudah bisa melakukan video meeting menggunakan Google Meet di HP secara gratis! Namun, seperti yang disebutkan di atas, video meeting gratis di Google Meet hanya bisa dilakukan selama enam puluh menit. Agar bisa lebih leluasa melakukan video meeting tanpa batasan waktu, berlangganan Google Workspace adalah solusinya. Bahkan tidak hanya itu, Google Workspace juga memungkinkan Anda untuk mengundang hingga 250 partisipan video meeting. Tersedia tiga edisi langganan Google Workspace yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika butuh informasi lebih mendalam seputar Google Workspace, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Optimalkan video meeting melalui Google Meet Premium dengan upgrade ke Google Workspace!   Meta desc: Dengan cara mudah menggunakan Google Meet di HP, kini Anda bisa melakukan video meeting kapan saja dan dari mana saja.   

Cara cepat mencari data di Google Drive
Collaboration, G Suite, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Produktivitas

Cara Cepat Mencari Data di Google Drive

Cara Cepat Mencari Data – Sejak diluncurkan pada 2012, Google Drive telah menjadi aplikasi penyimpanan file andalan banyak orang. Kemudahan akses dan kemampuan kolaborasi menjadi beberapa alasan yang kerap dikemukakan. Belum lagi pemakaian yang begitu mudah sehingga untuk menyimpan data pun Anda hanya perlu melakukan beberapa kali klik saja. Seiring berjalannya waktu, jumlah data yang tersimpan di Google Drive Anda pun semakin banyak. Alhasil, Anda mungkin akan kesulitan menemukan data yang dibutuhkan pada saat-saat tertentu. Beruntung Google Drive telah dibekali fitur yang memungkinkan Anda untuk mencari data dengan cepat. Lantas, bagaimana cara mencari data di Google Drive secara cepat? Cari data berdasarkan keyword atau nama file Di bagian tengah atas halaman Google Drive, Anda akan menemukan kolom pencarian dengan tulisan Search in Drive. Nah, cara pertama untuk mencari data di Google Drive secara cepat adalah dengan mengetikkan keyword pada kolom tersebut. Nantinya, Google Drive akan menampilkan daftar sejumlah data yang mengandung keyword. Bisa dibilang konsepnya mirip seperti Google Search. Cari data berdasarkan tipe file Cara mencari data di Google Drive secara cepat juga bisa Anda lakukan berdasarkan tipe file. Caranya, arahkan kursor Anda pada kolom pencarian, lalu klik tanda anak panah ke bawah di bagian kanan kolom. Akan muncul sejumlah kategori untuk mem-filter pencarian data di Google Drive. Salah satu kategori filter tersebut adalah berdasarkan tipe file. Pada bagian Tipe atau Type, Anda tinggal pilih format file yang sedang dicari; apakah itu Docs, Spreadsheets, Presentation, PDF, Forms, bahkan hingga foto dan video. Nantinya, Google Drive akan menampilkan file dalam tipe yang Anda cari saja. Cari data berdasarkan pemilik file Masih pada filter pencarian, ada pula kategori berdasarkan owner atau pemilik data. Ada empat opsi yang bisa dipilih, yaitu anyone (data milik Anda dan orang lain), owned by me (merujuk pada data milik Anda saja), not owned by me (data milik orang lain), serta specific person. Jika memilih yang terakhir, Anda akan diminta memasukkan nama pemilik data atau alamat email pemilik. Cari data berdasarkan lokasi penyimpanan file Saat mencari data di Google Drive, beberapa dari Anda mungkin ingat folder penyimpanannya, tapi lupa dengan nama datanya. Bagi yang mengalami hal seperti ini, cara mencari data di Google Drive yang tepat untuk Anda adalah berdasarkan location atau lokasi penyimpanan. Pada filter pencarian, arahkan kursor ke arah opsi Location dan Anda bisa langsung memilih folder yang dimaksud. Di samping itu, Ada pula pilihan untuk mencari data yang telah Anda hapus (In Trash) atau ditandai (Starred). Tentunya fitur ini akan semakin memudahkan Anda dalam mencari data yang dibutuhkan. Cari data berdasarkan nama item Pada filter pencarian, terdapat pula kategori bernama Item Name dan Has the Words. Kategori pertama, Item Name, dapat Anda gunakan jika ingin mencari data berdasarkan kata yang tertulis pada nama file. Sedangkan kategori kedua, Has the Words, digunakan untuk mencari data berdasarkan kata yang terkandung dalam file. Cari data berdasarkan tanggal modifikasi file Photo Credit:  lucas law (Unsplash) Pencarian data di Google Drive dapat pula dilakukan berdasarkan waktu modifikasi file. Sama seperti sebelumnya, fitur ini juga bisa Anda temukan pada filter pencarian dengan kategori bernama Date Modified. Ada sejumlah opsi yang bisa Anda pilih, mulai dari anytime, today, yesterday, last 7 days, last 30 days, last 90 days, hingga custom. Khusus bagi yang memilih opsi custom, Anda bisa memasukkan periode waktu secara spesifik. Cukup tentukan tanggal yang dimaksud dan Google Drive akan menampilkan data yang dimodifikasi pada rentang waktu tersebut.   Cari data berdasarkan shared with Photo credit: Julia M Cameron (Pexels) Beberapa orang mungkin tidak ingat dengan nama data yang dicari, tapi ingat bahwa mereka pernah membagikan data tersebut ke orang lain. Bagi yang mengalami hal ini, cara mencari data di Google Drive yang tepat untuk Anda adalah berdasarkan kategori Shared With. Pada filter pencarian, langsung saja masukkan nama atau alamat email penerima data tersebut.   Penting untuk diketahui bahwa pada filter pencarian tersebut, Anda bisa menggunakan lebih dari satu kategori sekaligus. Misalnya, mencari data bertipe Docs yang baru saja dimodifikasi dalam tujuh hari terakhir dan berada di folder tertentu. Berkat adanya fitur ini, cara mencari data di Google Drive pun bisa dilakukan secara mudah, praktis, dan cepat. Wajar jika akhirnya banyak orang memilih Google Drive sebagai tempat penyimpanan data-data mereka. Terlebih, kapasitas penyimpanan yang ditawarkan bisa mencapai 5 TB apabila Anda berlangganan Google Workspace. Tak hanya itu, Google Workspace juga menawarkan banyak privilege lain seperti custom business email, video meetings dengan kapasitas peserta mencapai 250, hingga peningkatan sistem keamanan. Masih banyak lagi keunggulan Google Workspace yang bisa Anda dapatkan. Cari tahu lebih lanjut di sini atau langsung saja hubungi EIKON Technology, reseller resmi produk Google di Indonesia, untuk mendapatkan penjelasan lebih dalam tentang Google Drive edisi Google Workspace.    

Google Docs, Google Workspace

Cara Mengedit Google Docs secara Offline Dengan Mudah

Cara Mengedit Google Docs – Selama ini, Google Docs dikenal sebagai layanan pembuatan dokumen berbasis online. Namun, sebetulnya Anda tidak harus selalu terhubung dengan internet untuk bisa mengakses dokumen di Google Docs. Ini karena sebetulnya Google Docs juga bisa Anda akses dalam mode offline! Tak dapat dipungkiri bahwa kita tidak selamanya berada di tempat dengan koneksi internet lancar. Padahal, pekerjaan tetap harus diselesaikan. Di sinilah penggunaan Google Docs akan sangat membantu Anda. Lantas, bagaimana cara mengedit Google Docs secara offline? Simak penjelasannya berikut ini! Hal yang harus diperhatikan sebelum mengaktifkan mode offline Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Sebelum mengetahui cara mengedit Google Docs secara offline, pastikan Anda masih punya space yang cukup untuk menyimpan dokumen di perangkat. Selain itu, perhatikan pula sejumlah hal penting di bawah ini: Sambungkan dulu perangkat Anda dengan koneksi internet yang stabil. Wajib menggunakan browser Google Chrome untuk membuka Google Docs. Pasang dan aktifkan extension Chrome yang bernama Google Docs Offline. Jangan menggunakan mode private browsing.  Cara mengedit Google Docs secara offline Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Setelah memastikan bahwa Anda melakukan berbagai poin penting di atas, kini saatnya Anda mengaktifkan mode offline untuk mengedit Google Docs. Caranya sama sekali tidak sulit, Anda hanya perlu mengikuti langkah-langkah berikut ini: Buka Google Drive. Pada bagian kanan atas halaman, klik Settings. Klik centang pada bagian Offline settings Buka dokumen yang mau Anda edit pada Google Docs. Penting diketahui bahwa saat Anda mengaktifkan mode Offline melalui Google Drive, bukan hanya Google Docs yang bisa diedit secara offline, tapi juga Google Sheets dan Google Slides. Namun, jika Anda mengaktifkan mode offline melalui menu Settings di dalam Google Docs, maka Google Sheets dan Google Slides tidak bisa diakses secara offline. Selain itu, saat menerapkan cara mengedit Google Docs secara offline, perhatikan pula akun Google Anda. Apabila Anda ingin mengaktifkan mode offline melalui akun Google lain, pastikan Anda sudah sign in dengan menggunakan profil Chrome yang tepat. Memilih dokumen agar bisa diakses secara offline Photo Credit: Benjamin Dada (Unsplash) Sebelum menerapkan cara mengedit Google Docs secara offline, tadi Anda telah diminta untuk memastikan agar kapasitas space penyimpanan masih memadai. Hal ini penting dilakukan karena beberapa dokumen Anda akan tersimpan otomatis secara offline. Jika kapasitas penyimpanan cenderung menipis, tentu akan sulit bagi Google Docs untuk menyimpan dokumen Anda. Namun, apabila memang kondisi kapasitas penyimpanan sedang menipis, Anda tidak perlu khawatir. Google telah menyediakan opsi untuk memilih manual dokumen-dokumen yang hendak disimpan secara offline. Caranya adalah seperti berikut: Aktifkan akses offline di Google Drive dengan mengikuti langkah-langkah di atas. Buka menu home screen Google Docs. Klik More pada dokumen yang ingin Anda akses secara offline. Klik opsi Available Offline. Nantinya akan muncul tanda centang di bagian pojok kiri bawah untuk menunjukkan bahwa dokumen tersebut sudah bisa diakses secara offline. Cara mengedit Google Docs secara offline ternyata sangat mudah diterapkan, bukan? Tidak hanya Google Docs, sebetulnya Google Slides dan Google Sheets juga bisa diakses dalam mode offline. Rasakan pengalaman maksimal menggunakan ketiganya dengan berlangganan Google Workspace. Google Workspace adalah layanan berisi satu set aplikasi penunjang produktivitas. Jadi, tidak hanya Google Docs, Slides, dan Sheets, Google Workspace juga menyediakan akses terhadap produk-produk Google lain seperti Drive, Meet, dan Gmail. Dengan berlangganan, Anda akan mendapatkan banyak benefit yang tidak tersedia jika Anda menggunakan produk secara gratis. Ingin tahu apa saja benefit tersebut? Hubungi EIKON Technology untuk berlangganan Google Workspace sekarang juga!

Google Workspace

Kelebihan Google Docs untuk Membuat Dokumen Secara Efektif

Kelebihan Google Docs untuk Membuat Dokumen – Google Docs adalah layanan berbasis web dari Google yang ditujukan untuk aktivitas mengolah kata atau membuat dokumen. Pada dasarnya, fungsinya mirip dengan Microsoft Word yang digunakan banyak orang untuk melakukan aktivitas serupa. Namun, Google Docs menawarkan sejumlah kelebihan yang dapat memudahkan proses pembuatan dokumen Anda. Apa saja kelebihan Google Docs tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini! Mudah kolaborasi mengerjakan dokumen yang sama Photo Credit: Ron Lach (Pexels) Salah satu kelebihan utama yang ditawarkan Google Docs adalah fitur kolaborasi. Satu dokumen Google Docs dapat dikerjakan bersama-sama oleh banyak orang sekaligus. Lalu, karena sifatnya yang berbasis web, Anda dan tim pun bisa mengaksesnya dari mana pun dan kapan pun. Sebagai contoh, katakanlah Anda baru saja selesai menulis dokumen dan membutuhkan bantuan untuk proofread dan editing. Anda bisa langsung mengundang editor atau rekan kerja lain untuk membaca dan mengedit hasil tulisan Anda di Google Docs. Tenang saja, Anda dapat mengontrol agar orang-orang tertentu saja yang memberikan perubahan pada tulisan Anda. Tidak hanya itu, kolaborasi juga bisa dilakukan melalui chat dan comments. Jadi, jika misalnya Anda dan tim sedang online dalam waktu bersamaan, Anda bisa berkomunikasi melalui fitur chat di dalam Google Docs. Tidak ketinggalan fitur comments untuk memberikan komentar atau masukan pada bagian tulisan tertentu. Bisa melacak perubahan pada dokumen Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Berkolaborasi artinya akan ada perubahan pada dokumen yang Anda kerjakan. Tak perlu khawatir karena kelebihan Google Docs juga mencakup fitur Track Changes pada dokumen. Artinya, Anda bisa melacak setiap perubahan yang terjadi pada dokumen, baik secara real-time maupun tidak. Dengan begini, Anda jadi bisa lebih mudah memonitor progress dari suatu pengerjaan dokumen. Berdasarkan hal tersebut, nantinya Anda dapat mengambil langkah follow up yang sesuai sehingga dokumen pun dapat selesai tepat waktu. Tak perlu khawatir lupa menyimpan dokumen Photo Credit: Courtney Corlew (Unsplash) Salah satu kekhawatiran yang umum dirasakan saat membuat dokumen adalah perangkat mati karena listrik padam. Padahal, Anda belum sempat menyimpan tulisan. Alhasil saat perangkat sudah bisa dinyalakan, progress tulisan Anda tidak dapat terselamatkan. Dengan menggunakan Google Docs, Anda tak perlu khawatir akan hal tersebut karena sudah adanya fitur AutoSave. Selagi Anda mengetik atau mengerjakan dokumen, Google Docs akan secara otomatis menyimpan pekerjaan Anda. Kelebihan Google Docs satu ini tentu akan membantu Anda menghemat banyak waktu karena Anda tak perlu berulang kali menekan tombol Save. Anda pun bisa lebih fokus mengerjakan dokumen hingga selesai. Akses membuat dokumen di berbagai perangkat Photo Credit: Chris Spiegl (Unsplash) Umumnya, penulisan suatu dokumen memang dilakukan di perangkat desktop atau laptop. Namun, pada saat-saat tertentu atau darurat, tidak menutup kemungkinan Anda harus mengakses dokumen tersebut melalui perangkat lain seperti tablet atau smartphone.  Anda tak perlu khawatir akan hal tersebut selama menggunakan Google Docs. Inilah kelebihan Google Docs yang lain, yaitu dapat diakses dari berbagai perangkat. Karena adanya fitur AutoSave, Google Docs pun akan selalu menampilkan versi terbaru dari dokumen Anda meskipun Anda mengaksesnya dari perangkat berbeda. Tetap kompatibel dengan Microsoft Word Photo Credit: Romain V (Unsplash) Apakah ada dari Anda yang saat ini masih menggunakan Microsoft Word untuk membuat dokumen? Tak perlu khawatir karena Google Docs sudah sangat kompatibel dengan aplikasi Microsoft Word. Anda bisa membuka dan mengedit dokumen Microsoft Word secara langsung di Google Docs dengan memasang extension Chrome khusus. Tak hanya itu, Anda juga bisa mengunduh file Google Docs dalam format Word (.docx). Caranya pun sangat mudah diterapkan. Buka dokumen yang hendak diunduh, lalu klik File – Download – Microsoft Word (.docx). Sebaliknya, Anda juga dapat mengunggah dokumen Word ke Google Docs secara mudah. Tenang saja, konten dokumen yang Anda unggah maupun unduh tidak akan berubah formatnya. Berbagai kelebihan Google Docs tersebut dapat mendukung proses pembuatan dokumen Anda. Pengalaman dalam menggunakan Google Docs tersebut bisa lebih optimal dengan berlangganan Google Workspace, layanan berisi ragam aplikasi buatan Google yang fokus menunjang pekerjaan serta produktivitas Anda. Jadi, tak hanya Google Docs, Anda juga akan mendapatkan akses maksimal untuk menggunakan Google Sheets, Google Slides, Gmail, Drive, Calendar, dan masih banyak lagi. Cara berlangganan Google Workspace pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology, partner resmi penjualan produk-produk Google di Indonesia. Langsung saja klik di sini untuk berlangganan Google Workspace!

Scroll to Top