EIKON Technology

AppSheet

Info

Ekstraksi dan Kategori Data di AppSheet dengan Dukungan Gemini Kini Telah Tersedia untuk Publik

Pengguna AppSheet Enterprise Plus kini dapat menambahkan AI Task baru yang didukung Gemini, langsung ke otomatisasi AppSheet mereka yang sudah ada. Mari simak detail selengkapnya berikut! Pembaruan AppSheet dengan dukungan Gemini Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memungkinkan AppSheet untuk secara otomatis mengekstrak informasi penting dari foto yang diunggah, mengurai PDF yang kompleks, serta mengategorikan, merutekan, dan memprioritaskan permintaan yang masuk berdasarkan kontennya. Pengguna juga dapat dengan cepat menguji setiap langkah dalam alur kerja mereka menggunakan fitur AI Task Step Testing yang terintegrasi. Mulai tanggal 16 Juli 2025, AI Task, serta fungsi “Extract” dan “Categorize” kini tersedia secara umum untuk digabungkan dalam otomatisasi AppSheet Anda. Baca juga: Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan Peningkatan fitur tambahan Photo Credit: Google Workspace Updates AppSheet juga telah melakukan beberapa peningkatan tambahan antara pratinjau dan ketersediaan umum:       AI Task kini mendukung lebih banyak jenis kolom, terutama kolom berjenis REF, sehingga Anda dapat memanfaatkan informasi dalam tabel tertaut.       Anda kini dapat mengekstrak informasi tidak hanya dari gambar dan berkas PDF, tetapi juga dari data teks tak terstruktur yang dihosting di sumber data Anda. Dengan kata lain, Anda dapat memilih kolom Teks dan Teks Panjang sebagai input untuk tugas AI.       Bagi admin, konsol admin AppSheet kini menampilkan jumlah kredit yang berhak diterima organisasi Anda, jumlah yang telah digunakan, dan bagaimana kredit tersebut digunakan oleh pengguna dan aplikasi Anda. Kunjungi Pusat Bantuan AppSheet untuk mempelajari lebih lanjut. Selain itu, menjalankan pengujian inline menggunakan fitur AI Task Step Testing akan dihitung terhadap batas otomatisasi AppSheet umum dan kredit yang berhak Anda dapatkan karena fitur ini kini tersedia secara umum. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Mulai menggunakan fitur Administrator Administrator dapat menentukan kebijakan tata kelola untuk mengontrol atau menonaktifkan penggunaan AI Task yang didukung oleh Gemini.  Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara mengontrol pembuat aplikasi mana yang dapat menggunakan AI dalam otomatisasi di sini. End-user Anda dapat mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari cara mengatur AI Task di aplikasi atau cukup membuat salinan aplikasi templat AppSheet. Ketersediaan fitur Fitur baru dari AppSheet ini telah tersedia mulai dari tanggal 16 Juli 2025 dan tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dengan AppSheet Enterprise Plus. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet Enterprise Plus. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Ini Dia Rencana Pengembangan AppSheet sebagai Platform Tanpa Kode Unggulan

AppSheet merupakan platform terintegrasi Google Workspace yang memungkinkan siapa pun untuk dapat mengembangkan aplikasi tanpa kode. Seiring dengan berubahnya model kerja, kebutuhan terhadap tool tanpa kode yang memungkinkan kerja hybrid semakin meningkat. Sebagai pemain utama dalam platform tanpa kode, AppSheet terus-menerus melahirkan inovasi dan membangun solusi baru untuk memecahkan tantangan yang dihadapi pengguna. Berikut beberapa “bocoran” pengembangan AppSheet pada semester kedua tahun 2024 ini! Bagaimana AppSheet mengubah dinamika kerja para pelanggannya Mempercepat transformasi digital skala besar AppSheet telah menjadi kunci keberhasilan strategi pengembangan aplikasi di Globe Telecom. Program mereka mencakup penerapan lebih dari 200 aplikasi yang dikembangkan oleh karyawan, menghasilkan pengurangan waktu pemrosesan sebesar 79.8% dan penghematan hingga US$6,7 juta pada tahun pertama penerapannya. Memberdayakan pengembang pemula Photo Credit: Freepik Perusahaan material asal Jepang, Lixil, memberdayakan karyawan mereka untuk menggunakan tool digital. Ini terbukti menjadi sebuah pendekatan yang mendorong pertumbuhan berkelanjutan. Dalam setahun, karyawan dari berbagai divisi dapat menciptakan ~850 aplikasi untuk memecahkan masalah bisnis dan meningkatkan produktivitas dengan bantuan AppSheet. Baca juga: Kenalan dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Rencana AppSheet Photo Credit: Freepik Berikut adalah beberapa fokus utama AppSheet untuk waktu mendatang: Pengembangan aplikasi yang mudah dengan AppSheet Database Kunci keberhasilan strategi transformasi digital adalah memastikan semua orang memiliki pemberdayaan yang sama. Tahun lalu, Asana meluncurkan preview AppSheet Database untuk menyederhanakan pembuatan aplikasi dan mengintegrasikannya dengan platform lain. Tingkatkan kolaborasi dan pengalaman pengguna AppSheet memperkenalkan aplikasi Chat untuk membantu mendigitalkan proses komunikasi Anda. Buat Chat Apps (chatbots) dan terapkan dalam perusahaan Anda, tentunya tanpa menulis satu baris kode pun. Selain itu, AppSheet juga akan memudahkan proses pembuatan aplikasi desktop dengan membangun Desktop User Experience. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Tata kelola dan kepatuhan AppSheet menyederhanakan tata kelola dalam skala besar. Pada tahun 2022 lalu, AppSheet memperkenalkan kebijakan tata kelola yang diperluas untuk mengontrol perilaku dan batasan platform. Selain itu, administrator AppSheet kini dapat memiliki kontrol hierarki atas manajemen tim dalam akun mereka untuk memungkinkan pengawasan terpusat. Kemitraan Pada tahun 2022 lalu, AppSheet mengumumkan investasi mereka pada budaya pengembangan masyarakat. Kemudian pada awal tahun 2023, AppSheet telah berhasil mencapai silver tier level dari Project Management Institute (PMI) Citizen Developer™  Partner Program. Baca juga: Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk 2023, Seperti Apa? AppSheet telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan menyederhanakan alur kerja Anda. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet edisi Starter, Core, maupun Enterprise. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dan Workspace for Business untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

5 Pembaruan dari AppSheet dengan Dukungan AI yang Akan Mudahkan Pembuatan Aplikasi

Agar tetap kompetitif, perusahaan perlu membangun aplikasi yang dapat mengotomatiskan alur kerja, meningkatkan produktivitas, dan terhubung dengan pelanggan. Inovasi terbaru dalam AI semakin memudahkan pengembangan aplikasi tanpa kode. Artikel ini akan membahas bagaimana AppSheet memudahkan Anda membuat aplikasi dan otomatisasi alur kerja dengan tools intuitif tanpa perlu kode apa pun. 1. Pembuatan aplikasi dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet baru saja meluncurkan pengembangan aplikasi bertenaga AI melalui Duet AI, tool canggih yang mengubah deskripsi natural language dari solusi yang Anda perlukan menjadi aplikasi fungsional. Duet AI menghadirkan kemampuan AI generatif ke AppSheet, memungkinkan siapa pun, apa pun keahlian teknisnya, membuat aplikasi transformatif yang mengotomatiskan alur kerja, menyederhanakan proses, dan meningkatkan produktivitas. 2. Manfaatkan AI untuk dukung proses bisnis Photo Credit: Google Workspace Blog AppSheet telah memperkenalkan beberapa fitur yang didukung AI. Salah satunya adalah fitur untuk mengotomatiskan input suara dan data sehingga tak perlu lagi melakukan entri data manual. Input suara dan data yang didukung AI secara signifikan mengurangi risiko kesalahan manusia, memastikan keakuratan dan konsistensi data. 3. Smart chips untuk tingkatkan produktivitas tim Photo Credit: Google Workspace Blog Smart chips adalah konektor data transformatif, yang dirancang untuk memudahkan proses pengambilan keputusan. Tool ini secara intuitif mengintegrasikan informasi real-time dari aplikasi AppSheet Anda ke Google Docs. 4. Menyusun built-in database yang aman AppSheet kini menawarkan built-in database yang dapat diskalakan untuk membantu mendukung aplikasi yang Anda buat. Antarmukanya yang ramah pengguna memudahkan untuk berbagi dan mengelola data secara aman dengan kontrol akses untuk manajer dan tim TI. Database AppSheet menyederhanakan proses pembuatan aplikasi dengan integrasi mendalam dengan platform AppSheet. Setiap aplikasi yang dibuat oleh Duet AI di AppSheet menggunakan database AppSheet, menjadikannya sumber data pilihan untuk pengembangan yang didukung AI di AppSheet. 5. Mengontrol dan menjaga data Anda AppSheet telah membuat kemajuan signifikan dalam tata kelola data, menawarkan berbagai fitur baru kepada pelanggan untuk mengelola data secara aman. Pengguna dapat memilih untuk menyimpan dan memproses data AppSheet mereka di UE, untuk memastikan kepatuhan terhadap peraturan regional. AppSheet juga memungkinkan domain Workspace sekunder disertakan sebagai pengguna internal, sehingga menyederhanakan kolaborasi dan kontrol akses. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Dengan pembaruan di atas, perusahaan Anda bisa mendapat lebih banyak manfaat dibanding sebelumnya. Ini akan membukan peluang untuk merombak sistem lama, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, hingga mendorong pertumbuhan bisnis. Seluruh kemudahan AppSheet dapat Anda nikmati dengan berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Kami menyediakan paket implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet

Google Chat app merupakan aplikasi web serta layanan yang berjalan di Google Chat. Untuk memudahkan para developer, Google kini menyediakan opsi pengembangan Chat apps melalui AppSheet. Dengan AppSheet, Anda bahkan dapat mengembangkan aplikasi tanpa kode. Menariknya lagi, melalui AppSheet, pengguna dapat berinteraksi langsung dengan aplikasi Anda di Google Chat tanpa perlu membuka jendela terpisah. Lalu, bagaimana cara menggunakannya? Mengenal AppSheet Photo Credit: AppSheet Google AppSheet menghadirkan kemampuan untuk mengembangkan aplikasi tanpa kode (no coding solutions). Ini memungkinkan Anda untuk dapat mengembangkan aplikasi, baik versi mobile maupun desktop yang sesuai dengan kebutuhan, tanpa harus membuang banyak waktu dan tenaga. Dengan AppSheet, Anda dapat: Mengembangkan aplikasi dengan tangkapan data yang lebih kaya, mencakup data dalam bentuk form, barcode, tanda tangan, hingga foto. Menyesuaikan fitur, UX, keamanan, serta branding aplikasi sesuai kebutuhan. Menjaga keamanan data pengguna dengan laporan keamanan, autentikasi, dan laporan penggunaan. Mengelola keamanan data pengguna dengan keamanan berbasis peran, autentikasi, dan penggunaan berbasis peran. Google Chat app Photo Credit: AppSheet Google Chat merupakan aplikasi percakapan dari Google yang memungkinkan Anda untuk berkomunikasi dengan rekan kerja secara aman dan bebas hambatan. Untuk mengoptimalkan penggunaannya, pengguna dapat menambahkan app sesuai kebutuhan. Google telah memfasilitasi para developer untuk dapat mengembangkan Chat app dengan mudah menggunakan AppSheet. Chat dan AppSheet telah saling terintegrasi sehingga penggunaan aplikasi yang sudah Anda kembangkan pun akan jauh lebih mudah. Baca juga: Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk Tahun 2023, Seperti Apa? Mengembangkan Chat app dengan AppSheet Photo Credit: Google Workspace Updates Duet AI for AppSheet memudahkan developer dalam mengembangkan aplikasi (terutama intelligent business application), menghubungkan data, dan membuat alur kerja di Google Workspace. Tanpa memerlukan pengkodean, Anda dapat mengembangkan aplikasi cukup dengan mengikuti panduan. Pembuatan aplikasi disusun dalam format obrolan sehingga Anda seolah-olah sedang berkonsultasi dengan pakar untuk membuat aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan. Proses pembuatan ini telah didukung oleh artificial intelligence (AI). Dukungan AI ini membuat pembuatan aplikasi dapat diakses oleh lebih banyak pengguna, yang memungkinkan developer untuk lebih memfokuskan waktu mereka pada pekerjaan lain yang lebih penting. Dengan Duet AI for AppSheet, kini Anda dapat segera menuangkan ide menjadi sebuah aplikasi hanya dalam hitungan menit. Untuk mulai menggunakan Duet AI for AppSheet, Anda dapat mengajukan permohonan sebagai trusted tester di sini. Baca juga: Kenalan dengan Apps Script Connector For AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Ketersediaan Photo Credit: Google Workspace Updates Pembuatan Chat app melalui AppSheet saat ini sudah tersedia untuk umum. Itu berarti, kini Anda sudah bisa membuat sendiri aplikasi pendukung Google Chat tanpa memerlukan pengkodean di AppSheet. Anda bisa langsung membuat aplikasi untuk mengatur alur kerja, maupun aplikasi untuk otomatisasi tugas kerja yang terintegrasi dengan Chat. Photo Credit: Google Workspace Updates Aplikasi yang sudah Anda buat dengan AppSheet nantinya akan langsung melalui proses verifikasi dari Google Chat. Dengan adanya integrasi antara AppSheet dan Chat, maka proses verifikasi pun akan lebih singkat dan tentunya lebih aman. Anda pun bisa langsung menggunakan aplikasi untuk mengoptimalkan performa Google Chat. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet AppSheet memungkinkan Anda untuk dapat mengembangkan aplikasi tanpa pengkodean. Menariknya, kini melalui Duet AI for AppSheet, pengembangan aplikasi melalui AppSheet bisa dilakukan dalam format percakapan yang mudah diikuti, bahkan oleh pemula. AppSheet kini juga telah terintegrasi dengan Google Chat sehingga memudahkan Anda dalam pembuatan Chat app. Kapabilitas pembuatan aplikasi ini telah tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace yang memiliki AppSheet edisi Starter, Core, maupun Enterprise. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Education dan Workspace for Business untuk Anda dengan implementasi yang menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk 2023, Seperti Apa?

AppSheet merupakan sebuah platform terintegrasi Google Workspace yang memungkinkan siapa saja membuat aplikasi dengan cepat tanpa kode. Platform ini hadir untuk memudahkan Anda mengejar model kerja yang terus berubah. Dengan terus berubahnya cara kerja, kebutuhan akan alat tanpa kode (no-code) dan rendah kode (low-code) yang memungkinkan kerja hybrid dan memberdayakan tenaga kerja di semua industri terus meningkat. Demokratisasi pembuatan software pun makin populer di dalam perusahaan. Data dari Forbes memprediksi bahwa pada tahun 2024 nanti, 65% aplikasi akan dikembangkan dengan alat low-code. Sepanjang sejarah, kebutuhan akan alat produktivitas yang membangun aliran informasi tanpa hambatan, komunikasi instan, wawasan yang kuat, dan memanfaatkan data real-time tidak pernah sebesar ini. Sebagai raksasa platform no-code dan low-code, Google terus mengembangkan solusi untuk dapat menyelesaikan hambatan yang dihadapi konsumen. Dengan menghadirkan AppSheet, Google fokus untuk membantu Anda menciptakan kolaborasi tenaga kerja dalam skala besar, mendigitalkan alur kerja manual, dan membangun tata kelola yang baik. Rencana pengembangan AppSheet Photo Credit: pressfoto (Freepik) Pada tahun 2022 lalu, AppSheet telah meluncurkan beberapa inovasi baru yang menitikberatkan pada kolaborasi, kemudahan penggunaan platform, serta tata kelola. Berikut adalah beberapa area fokus AppSheet untuk tahun 2023 ini: Tak ada lagi paper trails melalui pengembangan aplikasi yang mudah Kunci keberhasilan strategi transformasi digital apa pun adalah memastikan semua orang—terlepas dari pengetahuan teknologi mereka—diberdayakan secara setara. Tahun lalu, Google memperkenalkan AppSheet Database dan meluncurkan preview terbatas. Kapabilitas tersebut hadir untuk menyederhanakan pembuatan aplikasi AppSheet dan mengintegrasikannya dengan platform. Selain itu, Google juga meluncurkan preview navigasi baru yang disempurnakan ke editor AppSheet untuk memudahkan pengembangan. Kedua fitur ini akan diluncurkan untuk umum tahun 2023 ini. Baca juga: Kenalan Dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Meningkatkan kolaborasi, keterhubungan tenaga kerja, dan pengalaman pengguna Kebanyakan perusahaan menggunakan aplikasi chatting untuk menjalankan alur kerja mereka. Pada tahun 2023 ini, AppSheet berencana meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk membuat Chat Apps (chatbots). Dengan fitur baru tersebut Anda dapat mendesain aplikasi chatting untuk menjalankan alur kerja tanpa menulis satu baris kode pun. Dengan begitu, digitalisasi proses komunikasi di tempat kerja Anda pun menjadi lebih mudah. Selain itu, AppSheet juga memudahkan pengguna dalam membuat aplikasi desktop dan membangun Desktop User Experience. Fitur-fitur baru ini akan diluncurkan untuk publik pada akhir kuarter pertama (Q1) 2023. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet Tata kelola dan kepatuhan Photo Credit: creativeart (Freepik) AppSheet menyederhanakan tata kelola dalam skala besar. Tahun 2022 lalu, platform yang terintegrasi dengan Google Workspace tersebut telah memperkenalkan kebijakan tata kelola yang diperluas untuk mengontrol perilaku dan batasan AppSheet. Selain itu, administrator untuk AppSheet kini dapat memiliki kontrol hierarki atas manajemen tim dalam akun mereka. Kapabilitas ini memungkinkan pengawasan terpusat terhadap tim terdistribusi. Kemitraan Tahun lalu, AppSheet bersama Google mengumumkan program baru yang fokus dalam pembangunan masyarakat. Tepat pada momen tahun baru, AppSheet resmi masuk dalam silver tier level Project Management Institute (PMI) Citizen Developer™ Partner. PMI sendiri merupakan sebuah lembaga yang berdedikasi untuk membantu membekali individu dan organisasi di seluruh dunia dengan alat yang akan membuat mereka unggul. Baca juga: Tips Meningkatkan Fleksibilitas Kerja dengan AppSheet AppSheet adalah sebuah platform pengembangan aplikasi no-code yang terintegrasi dengan Google Workspace. Dengan memanfaatkan platform ini, Anda dapat merancang sebuah aplikasi meski tidak memiliki dasar terkait programming. Pada tahun 2023 ini, AppSheet berencana meluncurkan beberapa fitur dan kapabilitas baru yang semakin memudahkan Anda dalam mengembangkan aplikasi tanpa kode. Nikmati segala kemudahan yang ditawarkan AppSheet dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami siap membantu Anda mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Dapatkan segera di sini!

Appsheet, Google Workspace

Kenalan dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace

Google baru saja meluncurkan Apps Script connector for AppSheet, sebuah kapabilitas yang memungkinkan Anda untuk memanggil fungsi kode Apps Script dari sebuah aplikasi AppSheet tanpa kode. Kapabilitas baru ini memperluas kemampuan AppSheet dalam mengakses resources yang disediakan Apps Script. Contohnya, kini Anda dapat menggunakan Apps Script untuk otomatisasi alur kerja di Google Workspace dengan Workspace APIs for Drive, Docs, Sheets, dan Admin SDK, bahkan layanan Google lainnya seperti YouTube dan BigQuery. Google AppSheet AppSheet sendiri merupakan sebuah platform untuk membangun aplikasi tanpa kode dan alur kerja untuk otomatisasi proses bisnis. Dengannya, Anda dapat merancang dan meluncurkan aplikasi serta otomatisasi tanpa menggunakan kode. Photo Credit: Google Developers Blog Apps Script connector for AppSheet Apps Script connector for AppSheet resmi diperkenalkan pada pertengahan April 2022 ini. Kapabilitas ini menggabungkan beberapa layanan Google sekaligus: AppSheet, Apps Script, Workspace, serta APIs pengembangan Workspace. Integrasi ini memungkinkan para developer untuk memanggil dan meneruskan data ke fungsi Apps Script. Salah satu manfaat terbesar AppSheet adalah memungkinkan Anda untuk menerapkan aplikasi end-to-end yang sebenarnya dengan UI (frontend). Dengan kemampuan baru untuk memanggil kode Apps Script ini, membuat atau mengganti frontend yang ada dengan aplikasi AppSheet tanpa kode menjadi opsi yang sangat memudahkan. Baca juga: Membuat Aplikasi Customer Experience dengan Google Docs di Appsheet Mulai menggunakan Apps Script connector for AppSheet Di AppSheet, konfigurasi dapat dilakukan hanya dengan skrip itu sendiri. Ide intinya adalah pembuat aplikasi memilih skrip Apps Script untuk dipanggil dengan mengonfigurasi “Task” AppSheet, yang merupakan tindakan saat AppSheet Automation dijalankan. Tindakan seperti itu biasanya terjadi dalam konteks baris data tertentu di sumber data AppSheet. Misalnya, otomatisasi dapat dipicu saat catatan data baru dibuat oleh salah satu end-user aplikasi. Terakhir, pembuat aplikasi dapat menentukan nilai untuk diteruskan ke parameter fungsi Apps Script berdasarkan nilai dalam rekaman data aktif. Photo Credit: Google Developers Blog Berikut cara memulainya dalam lima langkah mudah: Di AppSheet, pilih layar Automation, buat Bot baru dengan Event terkait untuk didengarkan, dan terakhir pilih opsi Call a script untuk Task tersebut. Photo Credit: Google Developers Blog Kemudian, di bawah “Apps Script Project”, pilih skrip yang akan dipanggil. Kode ini akan dibuat menggunakan editor Apps Script, dan akan berada di Google Drive App Creator. Photo Credit: Google Developers Blog Setelah dipilih, daftar fungsi yang tersedia di proyek Apps Script akan ditampilkan dalam Function name. Di sini, pilih fungsi yang akan dipanggil dari AppSheet. Jika sudah memilih fungsi yang akan dipanggil, daftar parameternya (data tambahan yang diteruskan saat memanggil fungsi). Photo Credit: Google Developers Blog Untuk setiap parameter fungsi, gunakan AppSheet Expression Assistant untuk menentukan nilai yang akan diteruskan untuk parameter saat otomatisasi dipanggil. Ekspresi dapat berupa kolom sederhana di sumber data aplikasi AppSheet, atau fungsi atau komputasi yang lebih kompleks yang melibatkan banyak kolom. Photo Credit: Google Developers Blog Terakhir, simpan Task di AppSheet Editor menggunakan tombol Save. Selesai! Saat otomatisasi dipicu (misalnya, saat pengguna menambahkan baris data baru), mesin otomatisasi AppSheet akan memanggil fungsi Apps Script yang ditentukan, meneruskan nilai dari ekspresi yang dievaluasi sebagai argumen fungsi. Detail tentang panggilan fungsi akan tersedia di AppSheet Automation Monitor. Baca juga: Tips Meningkatkan Fleksibilitas Kerja dengan AppSheet Dengan adanya kapabilitas Apps Script connector for AppSheet, kini developer dapat memanggil fungsi kode Apps Script dari sebuah aplikasi AppSheet tanpa kode dengan mudah. Menariknya lagi, kapabilitas baru ini juga telah terhubung dengan berbagai resources Workspace APIs for Drive dan bahkan berbagai layanan Google seperti YouTube dan Analytics. Bahkan kapabilitas ini dapat digunakan untuk otomatisasi alur kerja Google Workspace. Untuk mengoptimalkan penggunaan kapabilitas ini memang disarankan integrasi dengan layanan Google lainnya. Integrasi dengan berbagai layanan Google kini jauh lebih mudah melalui Google Workspace. Mulai berlangganan Google Workspace untuk perusahaan Anda melalui EIKON Technology. Kami siap mendampingi Anda mulai dari proses pemilihan paket hingga penerapan. Informasi lebih lanjut silakan hubungi kami di sini.

Appsheet

Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet

Workflow pekerjaan menuntut Anda untuk terus mondar-mandir di beberapa aplikasi sekaligus? Hal ini tentu akan sangat menghambat produktivitas kerja, terlebih jika aplikasi yang Anda gunakan memakan banyak memori. Dengan memanfaatkan AppSheet yang ada dalam Gmail, Anda tidak perlu lagi berpindah-pindah aplikasi. AppSheet merupakan platform untuk membuat aplikasi tanpa coding. Dalam perkembangannya, AppSheet hadir pada produk dan layanan lain dari Google. Salah satunya adalah Gmail. Kehadiran AppSheet di Gmail akan memungkinkan Anda untuk membuat email yang lebih dinamis bahkan tanpa coding. Sebab, AppSheet sendiri merupakan platform tanpa coding sehingga dapat dioperasikan dengan mudah, bahkan oleh mereka yang tidak punya pengalaman dalam bidang programming. Simak caranya dalam penjelasan berikut ini! Mengenal cara kerja AppSheet di Gmail Sebelum mulai menggunakan AppSheet di Gmail, mari pelajari bagaimana cara kerjanya. Pada screenshot di bawah, Anda bisa melihat sebuah email permintaan perjalanan yang menunggu persetujuan. Email ini sendiri diteruskan dari aplikasi Permintaan Perjalanan. Dengan AppSheet, Anda bisa membuat sebuah Email Dinamis untuk merespon email tersebut. Photo Credit: Google Cloud Blog Dengan memanfaatkan fitur Email Dinamis dari AppSheet maka detail terbaru tentang permintaan perjalanan tersebut akan ditampilkan langsung pada email. Disebut dinamis karena sumber data terbaru akan selalu ditanyakan tiap email dibuka. Jadi, baik pengirim maupun penerima email bisa langsung mendapatkan update terbaru mengenai email. Orang yang menerima Email Dinamis (atau disebut “approver“) dapat meninjau tiap detail yang ada dalam email. Entah itu menambahkan komentar, membuat keputusan persetujuan, hingga mengirimkan tanggapan mereka langsung dari email. Secara otomatis, tindakan ini akan langsung memperbaharui sumber data aplikasi (dalam contoh kali ini adalah data dari Google Spreadsheet). Baca juga: Cara Membuat Aplikasi Tanpa Coding untuk Menyederhanakan Proses Kerja Gambar di bawah menampilkan data pada Google Spreadsheet setelah permintaan perjalanan diberi persetujuan melalui Gmail. Persetujuan dari pengguna ditandai dengan formula “TRUE”. Anda juga bisa melihat detail lain seperti tanggal persetujuan serta catatan tambahan yang muncul pada baris permintaan perjalanan yang ada pada Spreadsheet. Perhatikan screenshot berikut ini: Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk ekstensibilitas ekstra, setelah data tersebut ditulis kembali ke sumber data, maka otomatisasi tambahan pun akan bekerja. Apa saja otomatisasi yang bisa disambungkan ke AppSheet pada Gmail? Anda bisa mengatur beberapa bagian dalam alur kerja seperti mengirim email konfirmasi atau pesan teks SMS. Mulai membuat Email Dinamis dengan AppSheet Untuk mulai membuat Email Dinamis melalui AppSheet tidaklah sulit, prosesnya bahkan hanya memerlukan waktu beberapa menit saja. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengatur otomatisasi. Adanya otomatisasi akan memungkinkan aplikasi Anda untuk mendeteksi beberapa tindakan tertentu dan kemudian mengambil tindakan yang sesuai. Baca juga: Pengembangan Aplikasi Tanpa Coding di Bidang Energi Kembali pada contoh sebelumnya, proses otomatisasi terjadi pada saat muncul sebuah Permintaan Perjalanan. Bot yang telah dibuat sebelumnya akan mendeteksi permintaan tersebut dan kemudian melakukan respon yang sesuai seperti mengirimkan email kepada approver dengan detail kunci. Jika Anda sudah selesai mengatur proses otomatisasi yang diinginkan, beralihlah ke dropdown “Use Dynamic Email” dan pilih tampilan “Approvals”. Dengan memilih opsi tersebut maka pengguna akan mendapatkan email balasan yang berisi persetujuan permintaan perjalanan. Selanjutnya, Anda bisa menambahkan detail lain seperti alamat email penerima serta pesan tambahan. Photo Credit: Rawpixel Sekarang, Anda sudah bisa mulai menggunakan Email Dinamis. Perlu diingat juga, selain Gmail, AppSheet juga dapat ditemukan pada aplikasi maupun layanan lain dari Google seperti Google Sheet. Dengan memanfaatkan AppSheet maka workflows akan menjadi lebih ringkas sehingga produktivitas kerja meningkat. Ingin navigasi aplikasi yang lebih baik lagi? Ada baiknya Anda menggunakan all-in-one platform seperti Google Workspace. Google Workspace menyediakan berbagai tools yang menunjang produktivitas sekaligus kolaborasi, semuanya dalam satu tempat. Anda bisa mendapatkan Google Workspace melalui EIKON Technology, authorized partner Google untuk Indonesia. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut.

Info

Tips Meningkatkan Fleksibilitas Kerja dengan AppSheet

Setelah memasuki masa new normal, banyak perusahaan yang menerapkan sistem kerja hybrid, alias kombinasi antara bekerja di kantor dan rumah. Beberapa bahkan masih menerapkan model work from home (WFH). Transisi model kerja seperti ini tentu menuntut adanya fleksibilitas yang tinggi. Tanpa adanya fleksibilitas, akan sulit mengontrol sekaligus memantau perkembangan workflow. Salah satu solusi yang kini mulai banyak dilirik adalah dengan mengaplikasikan tool produktivitas dan kolaborasi seperti Google Workspace. Kabar baiknya lagi, kini Google Workspace telah dilengkapi dengan kemampuan untuk merancang custom apps serta otomatisasi melalui AppSheet. AppSheet sendiri merupakan platform pengembangan aplikasi tanpa kode dari Google Cloud. Platform tersebut dibuat untuk mudah dioperasikan, bahkan oleh mereka yang tidak memiliki pengalaman dalam bidang programming. Bagaimana AppSheet dapat membantu meningkatkan fleksibilitas kerja di masa new normal seperti sekarang ini? Mari pelajari bersama dalam ulasan berikut. Menyederhanakan proses kerja Fleksibilitas kerja bisa ditingkatkan dengan bantuan aplikasi yang tepat. Belum menemukan aplikasi yang sesuai untuk perusahaan Anda sendiri? AppSheet bisa menjadi solusi untuk merancang aplikasi yang menjawab kebutuhan perusahaan. Katakanlah Anda ingin menyederhanakan proses inventarisasi kantor, AppSheet menyediakan beberapa fitur yang dapat digunakan untuk melakukan inspeksi, pelacakan inventaris, hingga pemusatan informasi yang lebih terstruktur. Google Sheet bisa dimanfaatkan untuk menyimpan backend data Anda, terlebih jika data yang tersimpan tidak akan bertambah secara eksponensial. Pengalihan data dapat dilakukan dengan mudah melalui Google Cloud SQL. Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk memulainya, Anda bisa langsung membuka AppSheet melalui Google Sheet dengan cara klik Tools > AppSheet > Create an App. Data yang saling terkait Setelah berhasil membuat aplikasi, Anda bisa melihat data mana saja yang saling terkait, bagaimana potongan data saling berhubungan, tampilan seperti apa yang disajikan kepada pengguna, serta pratinjau interaktif langsung dari aplikasi sehingga Anda bisa menyempurnakan aplikasi secara intuitif. Aplikasi manajemen kantor yang dibuat melalui AppSheet akan menawarkan pengaturan gedung serta fitur administrasi untuk mengelola peralatan, informasi pemeliharaan, bahkan Anda juga bisa menyesuaikan dengan kondisi terkini, misalnya penjadwalan desinfeksi ruangan. Photo Credit: Google Cloud Blog Pengguna kemudian dapat memesan ruang dan peralatan melalui aplikasi, tanpa harus mencari formulir atau bahkan masuk ke komputer kerja mereka. Reservasi merupakan salah satu fitur otomatisasi di AppSheet, bisa melakukan tindakan yang telah dikonfigurasi sebelumnya saat dipicu. Photo Credit: Google Cloud Blog Seperti terlihat pada screenshot di atas, saat sebuah tindakan dipicu—baik dengan menekan tombol, memindai kode QR atau mengetuk tag RFC—Anda cukup menyetelnya melalui kolom “Reserved by” dan “Reserved at”. Proses yang lebih ringkas dengan otomatisasi Photo Credit: Google Cloud Blog Melalui fitur AppSheet Automation, Anda bisa mengurangi tugas berulang sekaligus meringkas proses lebih jauh. Salah satu contoh penerapannya adalah saat pengguna sering lupa mematikan sumber daya setelah selesai bekerja. Dengan AppSheet Automation, aplikasi akan memeriksa semua sumber daya yang telah dicadangkan selama lebih dari empat jam secara berkala. Jika tidak terdapat respon maka otomatisasi akan langsung membersihkan sumber daya dan melepaskannya. Optimalkan untuk beberapa peran Photo Credit: Google Cloud Blog Memanfaatkan AppSheet, Anda bisa merancang satu aplikasi dengan banyak peran sekaligus. Untuk sebuah aplikasi manajemen kantor misalnya, pengelola kantor akan memiliki tampilan sekaligus dashboard khusus yang berbeda dengan pekerja kantor lainnya. Dengan begitu, proses otomatisasi pun bisa langsung disesuaikan dengan masing-masing peran. AppSheet juga mendukung fitur-fitur canggih seperti kode QR, NFC, dan integrasi sensor Bluetooth. Hal ini dapat membantu pengguna memeriksa lokasi atau ruang kerja, meringkas beberapa tugas sekaligus, membantu pengguna melakukan navigasi, sekaligus berkolaborasi dengan aman di dalam kantor. Baca juga: Formula dan Expressions, Kunci Utama Membuat Aplikasi Tanpa Coding AppSheet adalah sebuah platform pengembangan aplikasi tanpa kode. Dengan memanfaatkan platform tersebut, Anda bisa merancang sebuah aplikasi meski tidak memiliki dasar terkait programming. Sifatnya yang dinamis membuat AppSheet dapat diakses melalui browser hingga smartphone. AppSheet Core akan otomatis didapatkan jika perusahaan Anda telah berlangganan Google Workspace Enterprise Plus. Belum berlangganan atau ingin meningkatkan subscription Anda? EIKON Technology siap membantu Anda. Sebagai reseller dengan lisensi resmi dari Google, EIKON Technology menyediakan berbagai produk dari Google termasuk Google Workspace dan segala fitur di dalamnya, termasuk AppSheet. Dapatkan segera di sini!

Appsheet

Tahapan Transformasi Digital untuk Perusahaan Konstruksi

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kinerjanya. Salah satunya adalah dengan melakukan transformasi digital, terutama di bidang perusahaan konstruksi yang cukup kompleks. Di mana perusahaan harus menggunakan berbagai perangkat teknologi untuk memaksimalkan kinerja. Lalu, bagaimana tahapan dan keuntungannya? Berikut ulasannya. Tahapan Transformasi Digital Perusahaan Konstruksi Photo: Pexels.com Tahapan transformasi digital di berbagai perusahaan konstruksi memang berbeda-beda dan memiliki tingkatan tersendiri. Berdasarkan data dari Forrester, pembagian tahapan dan tingkatan ini terbagi atas tiga bagian yakni pemula, menengah, hingga advance. Data tersebut juga menunjukkan sekitar 47% organisasi perusahaan diklasifikasikan dalam beginner. Yakni yang menggunakan teknologi digital yang masih standard dan masih perlu mengedepankan pengalaman pengguna.  Sementara itu, ada sekitar 39% perusahaan masuk dalam kategori menengah atau intermediate untuk penggunaan transformasi digital ini. Strategi tersebut digunakan untuk mentransformasikan operasional bisnis. Kemudian, di tingkat advance terdapat sekitar 14% perusahaan yang masuk di kategori ini. Itu artinya, perusahaan konstruksi menggunakannya untuk keperluan dasar hingga memperluas pangsa pasar mereka. Berikut beberapa keuntungan yang didapat perusahaan saat menggunakan transformasi digital ini. Tahapan Bagi Pemula Perusahaan yang tidak memiliki koordinasi yang baik dalam hal strategi transformasi digital, dapat dikatakan sebagai perusahaan di tingkat beginner atau pemula. Keuntungan dari perusahaan kelas ini ketika menggunakan transformasi digital dapat mempermudah akses komunikasi maupun koordinasi di berbagai divisi. Di sisi lain juga akan meningkatkan produktivitas perusahaan itu sendiri. Termasuk dalam hal memasukkan data-data penting perusahaan ke dalam sistem jaringan. Lalu, juga memungkinkan untuk mengurangi biaya pengeluaran. Pada level ini juga dapat menambah pengalaman yang lebih baik bagi karyawan maupun mitra perusahaan. Tahapan Transformasi Bagi Menengah Photo: Pexels.com Berikutnya adalah klasifikasi di kelas intermediate atau menengah. Pada klasifikasi ini, transformasi digital secara bersamaan dapat digunakan dalam menerapkan strategi antar organisasi perusahaan. Di tahap ini, manfaat yang didapat dari penggunaan Appsheet misalnya, tak hanya berdampak pada kenyamanan perusahaan saja, tetapi juga pengalaman konsumen lebih baik. Misalnya, perusahaan mengoperasikan berbagai aplikasi mobile yang terkoneksi dengan perangkat dan juga analitik yang lebih mudah. Meskipun begitu, untuk mendapatkan manfaat yang lebih di tingkatan ini perusahaan juga perlu bekerja ekstra dalam mentransformasikan strategi mereka. Tahapan Bagi Kelas Mahir (Advance) Terakhir adalah untuk klasifikasi di tingkat atas atau advance. Biasanya, ini diterapkan pada perusahaan dengan skala besar dan melakukan transformasi hampir secara menyeluruh di berbagai aktivitas. Dengan kata lain telah menerapkan prinsip Internet of Things (IoT). Misalnya saja penggunaan sensor pada bagian-bagian mesin tertentu, menggunakan aplikasi secara massif dalam pelayanan, hingga menggunakannya untuk analitik dalam pembuatan keputusan maupun perencanaan proyek lebih baik. Termasuk pula dalam meningkatkan jangkauan pemasaran. Penutup Photo: Pexels.com Transformasi digital telah membawa perubahan yang sangat signifikan di berbagai sektor. Termasuk bagi perusahaan konstruksi. Berdasarkan uraian yang sudah dijabarkan di atas, transformasi digital di perusahaan konstruksi setidaknya membuat bisnis di bidang ini selangkah lebih maju dan lebih baik. Mulai dari aspek pengurusan dokumen, pengadaan barang, hingga memantau aktivitas pekerja sehingga kecelakaan kerja pun dapat diminimalisir dengan baik. Adanya platform seperti Appsheet juga mendukung dalam penerapan transformasi digital ini. Untuk penggunaan Appsheet lebih mudah, Anda bisa menggunakan layanan akun premium yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology. Keunggulan menggunakan Appsheet premium di kami adalah, kami memiliki lisensi resmi dari Google pusat. Selain itu, juga ada layanan after sales atau purna jual sesuai kebutuhan Anda. Klik di sini untuk melihat produk terbaik kami atau hubungi kami di layanan berikut.

Appsheet

Membuat Mobile App dari Geolokasi dan Google Maps dalam 5 Menit

Sejak diluncurkan, Appsheet mendapatkan respon positif dari sebagian besar masyarakat. Dalam hal ini terutama mereka yang menggunakannya untuk keperluan bisnis maupun perusahaan. Saat ini, Appsheet pun juga bisa digunakan dalam membuat mobile App dengan memanfaatkan layanan geolokasi dan Google Maps. Cara membuatnya pun tak memerlukan waktu lama. Pengguna hanya membutuhkan waktu lima menit saja. Keunggulan aplikasi Appsheet pada Geolokasi dan Google Maps memang membantu pengguna. Terutama untuk mengidentifikasi lokasi penting dan bagaimana menavigasi pengguna. Dengan begitu akan menghemat waktu bagi pengguna dalam mencari jalan menuju lokasi lain ke pusat bisnis mereka. Tak hanya menghemat waktu, adanya platform ini juga akan memantau project Anda dapat berjalan sesuai rencana. Lalu, ketika ada kendala segera teratasi dengan baik. Lantas, bagaimana cara membuatnya? Fitur-fitur unggulan apa saja yang bisa pengguna nikmati? Anda bisa simak ulasannya dalam artikel ini hingga akhir. Membuat Aplikasi Geolokasi dan Google Maps dengan Appsheet Photo: Toms Guide Cara membuat Geolokasi dan Google Maps menggunakan Appsheet sangatlah mudah. Terlebih lagi bila Anda memiliki akun Appsheet sebelumnya dan sudah Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut: Klik ‘My Apps’ dan lanjutkan dengan klik ‘Create New Mobile App’ untuk memulai. Jika Anda sebelumnya tidak sign up, maka bisa memulainya dengan klik tombol ‘Start for Free’. Berikutnya, pilihlah sumber daya yang Anda inginkan. Dalam hal ini, Anda bisa memilih Google Sheet. Namun, Anda juga dapat menggunakan data dari platform lain seperti Excel, Dropbox, Office365, SmartSheet, mySQL, dan program lainnya. Kemudian, klik pada data yang akan Anda upload. Setelah Anda memasukkan semua data, platform Appsheet akan memasukkan data secara otomatis saat Anda membuat aplikasi. Saat Anda klik ‘map view’ maka, Anda bisa melihat perbedaan lokasi dengan tanda titik biru. Di mana titik tersebut menjadi lokasi yang akan dikunjungi oleh teknisi di hari itu. Fitur yang Bisa Anda Gunakan Photo: i More Appsheet memiliki ratusan opsi fitur yang memungkinkan para kreator aplikasi mengembangkannya untuk kebutuhan dan kepentingan mereka. Jadi, mereka juga bisa membuat aplikasi terbaik dan mengembangkannya untuk berbagai keperluan bisnis. Begitu pula untuk keperluan perusahaan. Misalnya saja untuk fitur ‘Columns’. Fitur ini merupakan editor aplikasi untuk memilih kolom mana di spreadsheet Anda bagaimana pengguna ingin memfungsikannya. Kemudian, Anda bisa membuat ‘Slices’ data. Fitur ini dapat digunakan dalam banyak cara. Seperti jika Anda ingin karyawan Anda melihat bagian-bagian aplikasi. Atau jika Anda ingin membuat layaknya UX view dengan hanya satu bagian tabel data saja. Penutup Photo: Business Insider Dengan adanya Appsheet, kini Anda dapat melakukan banyak hal dengan lebih mudah. Termasuk membuat aplikasi Appsheet ini dengan menggunakan geolokasi dan Google Maps.  Hal itu sangat membantu untuk menentukan dan penandaan lokasi di berbagai keperluan bisnis dan perusahaan Anda. Membuat Appsheet juga semakin mudah jika Anda menggunakan platform premium dengan lisensi resmi dari Google pusat. Platform ini pun bisa Anda dapatkan di EIKON Technology dengan fitur sesuai dengan kebutuhan. Selain platform yang sesuai dengan kebutuhan, Anda mendapatkan layanan purnajual dan maintenance sesuai dengan promo yang berlaku.  Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk unggulan dari kami, Anda bisa klik di sini. 

Scroll to Top