EIKON Technology

pandemi

Info

Cegah Penyebaran Virus COVID-19 dengan Air Purifier Ablatum Mini

  Tidak ada yang bisa memprediksi kapan pandemi COVID-19 akan benar-benar berakhir. Terlebih, kini telah muncul virus COVID-19 varian Delta yang tingkat paparannya cukup tinggi, membuat gelombang kedua kasus COVID-19 di Indonesia jadi lebih dahsyat jika dibandingkan sebelumnya. Wajar jika hal tersebut membuat Anda khawatir. Walau begitu, jangan biarkan panik menguasai diri Anda. Tetaplah waspada dengan terus menerapkan protokol kesehatan, menjaga kesehatan diri, serta kebersihan lingkungan. Mengingat kemungkinan besar saat ini Anda menghabiskan lebih banyak waktu di dalam rumah, sebaiknya pasanglah air purifier di ruangan. Tahukah Anda bahwa udara di dalam ruangan terbukti lima kali lebih kotor dari udara yang kita hirup di luar ruangan? Risiko terpapar virus dan bakteri pun jadi cenderung lebih besar. Air purifier seperti Ablatum Mini dapat membantu membuat udara dalam ruangan jadi lebih bersih dan sehat. Terbukti secara ilmiah mampu membunuh virus dan bakteri dalam ruangan Photo Credit: Martin Sanchez (Unsplash) Ablatum Mini adalah air purifier yang berfungsi menjernihkan udara di dalam ruangan Anda sehingga lebih sehat ketika dihirup. Bukan sembarang klaim, Ablatum Mini telah lolos uji laboratorium dan terbukti mampu membunuh aneka virus serta bakteri yang beredar melalui partikel-partikel udara di dalam ruangan. Tak hanya itu, Ablatum Mini bahkan telah terakreditasi dan tersertifikasi dari laboratorium independen dalam membunuh virus SARS-CoV-2 dan H1N1 hingga 99,9%. Seperti yang diketahui, SARS-CoV-2 dikenal sebagai virus yang menyebabkan penyakit COVID-19. Jadi, dengan memasang Ablatum Mini di dalam ruangan, Anda telah mengurangi risiko terpapar virus COVID-19. Hebatnya, Ablatum Mini mampu melakukan hal tersebut dalam waktu relatif singkat. Air purifier satu ini dapat mensterilisasi udara di dalam ruangan berukuran 10-80 m3 dalam waktu kurang lebih tiga puluh menit saja. Ini karena satu perangkat Ablatum Mini mengeluarkan ion hingga empat kali lebih banyak untuk menjaga kejernihan dan kesehatan udara di dalam ruangan Anda. Cara kerja Ablatum Mini Photo Credit: Pretain Technologies Ion plasmacluster adalah air dan oksigen yang terbentuk secara alami di udara, tapi dalam bentuk berbeda. Nah, penting diketahui bahwa ion bi-polar yang ada dalam Ablatum Mini terbuat dari ion positif dan negatif serupa dengan yang beredar secara alami tersebut. Teknologi bi-polar Ablatum Mini menghasilkan 180 juta ion hidrogen positif (H+) dan ion oksigen negatif (O2-) per m3. Proses produksi ion ini berjalan bersamaan dengan ion plasmacluster dan menempel pada permukaan virus, bakteri, serta zat lain di udara, untuk kemudian berubah menjadi OH radikal. Permukaan virus atau bakteri tersebut mayoritas mengandung protein. Dengan kemampuan oksidasi yang kuat, OH radikal akan mengekstrak hidrogen (H) dari protein pada permukaan virus maupun bakteri. Menghilangkan atom hidrogen (H) dari struktur virus, bakteri, maupun patogen lain mampu menonaktifkan zat inti di dalamnya. Nantinya, OH radikal akan terikat dengan atom hidrogen (H) yang telah terlepas tersebut untuk segera membentuk air (H2O). Air ini akan kembali ke udara sehingga akhirnya menciptakan udara yang lebih sehat di dalam ruangan. Desain modern, pemasangan simpel, dan praktis Photo Credit: Pretain Technologies Dengan fungsinya yang begitu penting terhadap pencegahan penyebaran virus COVID-19, jangan bayangkan Ablatum Mini sebagai air purifier berukuran besar yang membutuhkan proses pemasangan rumit. Sebaliknya, pemasangan Ablatum Mini justru begitu mudah, simpel, dan praktis. Bahkan tak akan memakan waktu sampai satu menit! Hal ini tidak terlepas dari desain Ablatum Mini yang berbentuk kotak mungil nan minimalis. Air purifier satu ini tersedia dalam tiga warna dan empat model yang bisa diletakkan di atas meja atau rak hingga dipasang di dinding. Karena bentuknya yang modern, Ablatum Mini akan terlihat seperti pemanis ruangan. Untuk mengaktifkannya, Anda hanya perlu menyalakan tombol on dan Ablatum Mini akan langsung bekerja mensterilisasi ruangan Anda. Tenang saja, Ablatum Mini tidak menimbulkan suara berisik sehingga Anda bisa tetap beraktivitas dengan nyaman di dalam ruangan dengan udara bersih. Tingkatkan kualitas udara di dalam ruangan dengan memasang air purifier Ablatum Mini. Bukan hanya membantu membunuh virus COVID-19, udara yang bersih juga akan berdampak positif terhadap kehidupan sehari-hari. Anda bisa bernapas secara lebih nyaman, reaksi alergi berkurang, tidur jadi lebih nyenyak, dan lebih nyaman beraktivitas. Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan air purifier Ablatum Mini dengan menghubungi EIKON Technology untuk kualitas udara yang lebih baik di dalam ruangan!

Appsheet

5 Sampel Aplikasi Tanpa Coding untuk Mengurangi Risiko di Tempat Kerja Selama Pandemi COVID-19

  Pandemi COVID-19 telah mengubah banyak kebiasaan di dunia kerja sejak 1,5 tahun belakangan ini. Ruang rapat kosong karena aktivitas pertemuan berpindah ke platform conference call. Begitu juga dengan percakapan harian yang kini lebih banyak terjadi di platform chatting. Lalu, bagaimana dengan pekerja yang masih harus datang ke kantor? Banyak perusahaan yang akhirnya mengandalkan software cloud computing agar mereka tetap bisa terhubung dengan tim di kantor. Ditambah dengan berbagai dinamisme tinggi di tengah pandemi, semakin banyak pula perusahaan yang memakai platform aplikasi tanpa coding seperti AppSheet dari Google Cloud untuk mengembangkan aplikasi dalam waktu cepat. AppSheet merupakan platform yang memungkinkan Anda untuk membuat aplikasi tanpa coding sedikit pun. Dengan menggunakan aplikasi-aplikasi yang dikembangkan dari berbagai sampel di AppSheet, para pekerja lapangan atau pekerja yang masih harus datang ke kantor pun dapat meminimalisir risiko selama pandemi COVID-19. Apa saja aplikasi yang dimaksud? Cari tahu selengkapnya di bawah ini.   COVID Disinfectants   Photo Credit: cottonbro (Pexels) Di tengah pandemi COVID-19, kebersihan lingkungan kerja menjadi salah satu faktor yang urgensinya meningkat. Kantor atau tempat kerja wajib dilengkapi dengan aneka perlengkapan pembersih untuk mengurangi potensi penyebaran virus. Pemenuhan kebutuhan ini dapat dilakukan dengan menggunakan aplikasi COVID Disinfectants. Menggunakan data dari file Google Sheet, sampel aplikasi tanpa coding dari AppSheet ini menyediakan daftar produk disinfektan yang telah memenuhi standar EPA dalam melawan virus penyebab COVID-19. Tak hanya itu, Anda juga bisa langsung memesannya melalui aplikasi tersebut.   Surface Sanitizer   Photo Credit: Matilda Wormwood (Pexels) Menyimpan perlengkapan pembersih saja belum cukup untuk mengurangi risiko di tempat kerja selama pandemi COVID-19. Anda juga perlu memastikan agar aktivitas pembersihan dan sanitasi rutin dilakukan di kantor. Manfaatkan aplikasi Surface Sanitizer yang sampelnya dapat Anda modifikasi di AppSheet. Aplikasi ini akan memudahkan Anda dalam memeriksa area mana saja yang perlu dibersihkan secara rutin. Secara default, aplikasi akan memberikan notifikasi setiap 24 jam sekali untuk melakukan sanitasi. Namun, Anda juga bisa mengubah pengaturan waktu tersebut.   Building Management   Photo Credit: Austin Distel (Unsplash) Karena COVID-19, banyak perusahaan harus memikirkan ulang pemakaian gedung kantor demi menjaga kesehatan dan keamanan para pekerjanya. Anda bisa kembali melakukan pengelolaan gedung dengan bantuan sampel aplikasi tanpa coding yang tersedia di AppSheet. Melalui aplikasi bernama Building Management, Anda dapat mengatur ulang denah lantai, mengatur pemeliharaan perabotan kantor, dan sebagainya. Bahkan Anda juga bisa mengatur ulang ruang kerja untuk menerapkan social distancing di antara para pekerja.   Building Inspections   Photo Credit: Matilda Wormwood (Pexels) Agar lingkungan kerja bisa terus menerapkan protokol kesehatan dan keamanan selama pandemi COVID-19, maka perlu dilakukan inspeksi gedung secara rutin. Gunakan sampel aplikasi Building Inspections di AppSheet agar prosesnya jadi lebih mudah. Memanfaatkan data dari file Google Sheet, aplikasi Building Inspections akan melacak, memonitor, dan langsung mengambil tindakan untuk memastikan agar gedung kantor Anda selalu up-to-date dengan kebijakan terbaru terkait protokol kesehatan dan keamanan selama pandemi COVID-19.   Safety Reporting   Photo Credit: John Tuesday (Unsplash) Demi menciptakan lingkungan kerja yang minim risiko selama pandemi COVID-19, maka pekerja juga turut berpartisipasi aktif. Jika menemukan masalah atau insiden terkait protokol kesehatan di tempat kerja, mereka harus segera melaporkannya. Anda dan tim dapat melakukan hal tersebut dengan menggunakan Safety Reporting. Sampel aplikasi tanpa coding ini memungkinkan Anda untuk mengajukan laporan keamanan yang mencangkup level prioritas, deskripsi detail, dan foto bukti terkait. Berdasarkan laporan tersebut, pihak pengelola gedung pun bisa segera melakukan peninjauan.   Beberapa pekerjaan tertentu mengharuskan sejumlah karyawan untuk tetap bekerja dari kantor saat pandemi COVID-19. Demi meminimalisir risiko kesehatan dan keamanan di lingkungan kerja tersebut, manfaatkan teknologi automasi melalui aplikasi-aplikasi tanpa coding di atas. Anda dapat mengembangkannya melalui sampel aplikasi yang bisa dimodifikasi pada AppSheet. Lalu, bagaimana caranya untuk mulai menggunakan AppSheet dari Google Cloud? Cukup menghubungi partner resmi Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Tim EIKON Technology akan membantu Anda untuk mulai berlangganan AppSheet secara premium. Tenang saja, tersedia beberapa edisi langganan AppSheet sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Hubungi EIKON Technology sekarang juga!

Collaboration, Google Meet, Google Workspace, Productivity, Rapat online

Tips untuk Video Meeting yang Berkualitas

    Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasaan banyak orang dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk untuk urusan rapat atau meeting bisnis. Demi menekan angka penularan COVID-19, aktivitas video meeting yang berkualitas semula dilakukan secara tatap muka langsung kini banyak berpindah ke ranah online. Aktivitas video meeting pun kini telah menjadi suatu bentuk kenormalan baru. Namun, segala sesuatu yang baru selalu membutuhkan adaptasi. Jadi, untuk membantu Anda melangsungkan sesi video meeting yang berkualitas, berikut beberapa tips untuk diperhatikan. Tetapkan aturan khusus untuk sesi video meeting Photo Credit: Markus Winkler (Unsplash) Penting bagi Anda dan tim untuk memiliki peraturan dasar video meeting agar sesi berjalan lancar dan kondusif. Adanya aturan juga dapat membantu Anda untuk meminimalisir distraksi. Lantas, peraturan seperti apa yang harus diterapkan? Tentu tergantung pada kebutuhan masing-masing video meeting. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa jadi pertimbangan Anda: Durasi video meeting; berapa lama sesi akan berlangsung? Jangan sampai video meeting justru mengganggu aktivitas kerja lainnya. Saat ada peserta melakukan presentasi, apakah peserta lainnya harus ikut menyalakan kamera? Tentukan host atau moderator untuk mengatur jalannya meeting. Alur tanya-jawab pada akhir sesi meeting, jumlah pertanyaan yang bisa diajukan, cara peserta mengajukan pertanyaan, dan sebagainya. Sebaiknya log in lebih awal Photo Credit: Tima Miroshnichenko (Pexels) Ada sejumlah kendala yang mungkin akan Anda temui saat video meeting, mulai buruknya koneksi internet hingga aplikasi online video yang tersendat. Namun, tak perlu khawatir karena Anda bisa mencegah hal tersebut dengan cara log in lebih awal, setidaknya 30-60 menit sebelum sesi meeting dimulai. Dengan begini, Anda bisa mengetahui apakah koneksi internet dan aplikasi berjalan lancar atau tidak. Jika seandainya ditemukan masalah, Anda masih punya waktu untuk mencari solusi sehingga nantinya tetap bisa tepat waktu mengikuti meeting. Bagikan materi kepada peserta sebelum video meeting Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Saat Anda dan tim mengadakan meeting, artinya ada isu penting yang harus dibahas. Agar sesi diskusi berjalan produktif, ada baiknya untuk membagikan materi video meeting sebelum sesi dimulai. Bagikan materi tersebut beberapa hari sebelumnya agar para peserta punya waktu cukup untuk membaca dan mempelajarinya. Jadi, ketika meeting nanti, mereka benar-benar tahu apa yang didiskusikan dan bisa menyumbang ide berdasarkan materi yang mereka pelajari. Dengan begini, sesi video meeting tidak akan berjalan satu arah karena seluruh peserta mampu memberikan kontribusi. Gunakan aplikasi online video meeting berkualitas baik Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Video meeting yang berkualitas sangat ditentukan oleh kualitas aplikasi yang Anda gunakan. Pastikan aplikasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan Anda selama meeting, mulai dari kualitas gambar dan suara yang jernih, jumlah maksimal peserta, dan cek pula fitur-fitur penunjangnya. Memang, saat ini telah tersedia aplikasi video conference seperti Google Meet yang bisa dipakai secara gratis. Namun, untuk pemakaian gratis, kini Google Meet membatasi durasi panggilan video hanya hingga enam puluh menit. Agar dapat menggunakan Google Meet secara optimal, Anda bisa upgrade ke versi premiumnya dengan berlangganan Google Workspace for Business. Tidak hanya menawarkan durasi panggilan video yang lebih panjang, Google Meet versi premium juga dilengkapi ragam fitur penunjang lain. Beberapa di antaranya attendance tracking, hand raising, polling dan Q&A, hingga perekaman video meeting yang bisa langsung tersimpan di Google Drive Anda.  Siapkan charger laptop di dekat Anda Photo Credit: Sven Brandsma (Unsplash) Sesi online video meeting yang berlangsung lama bisa membuat baterai laptop cepat habis. Karenanya, sebelum sesi berlangsung, siapkan charger laptop terlebih dulu di dekat Anda. Jangan sampai Anda harus pergi di tengah meeting hanya untuk mencari charger. Bisa-bisa Anda jadi ketinggalan diskusi penting, bukan? Dengan menyiapkan charger sejak awal, Anda bisa langsung memasangkannya saat laptop menunjukkan tanda low battery. Selain charger, alangkah baiknya jika Anda juga menyiapkan berbagai hal penting lain untuk meeting, misalnya notebook dan alat tulis untuk mencatat hasil diskusi atau headphone untuk mendengarkan meeting secara lebih jelas.   Ada begitu banyak hal yang dapat memengaruhi kualitas video meeting, salah satunya termasuk aplikasi video conference yang digunakan. Pastikan Anda memilih aplikasi yang kualitasnya terbukti baik seperti Google Meet, terutama jika Anda menggunakan yang versi premium. Cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business, Anda tidak hanya bisa mendapat akses maksimal pada Google Meet untuk video meeting, tapi juga privilege produk-produk premium Google lain seperti Docs, Drive, Gmail, Sheets, dan Slides. Cara daftar langganannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google dan langsung rasakan pengalaman video meeting berkualitas terbaik!   Meta desc: Agar sesi video meeting bersama tim bisa berjalan lancar dengan kualitas baik, ada sejumlah tips yang bisa Anda pertimbangkan.    

Scroll to Top