EIKON Technology

perangkat Chromebook

Info

Memanfaatkan Zero-touch Enrollment untuk Setup Chromebook Skala Besar

  Proses setup manual Chromebook pada dasarnya dirancang mudah untuk diikuti. Namun bagaimana jika Anda harus melakukan setup perangkat Chromebook dalam skala besar? Nah, Zero-touch Enrollment adalah solusi atas permasalahan tersebut. Zero-touch Enrollment atau ZTE merupakan sebuah tool yang dirancang untuk memudahkan Anda dalam melakukan setup serta deployment perangkat Chromebook, terutama dalam skala besar. Tool ini cocok untuk Chromebook yang digunakan secara massal, seperti untuk keperluan perusahaan atau sekolah.  Bagaimana cara setup Chromebook dengan Zero-touch Enrollment? Mari pelajari bersama prosesnya dalam ulasan berikut. Apa itu Zero-touch Enrollment? Zero-touch Enrollment atau ZTE merupakan alternatif untuk mendaftarkan perangkat Chrome Anda, terutama Chromebook. Dengan tool ZTE, perangkat Chromebook secara otomatis akan terdaftar dalam konsol Google Admin. Jadi, Anda tidak perlu lagi mendaftarkan perangkat secara manual satu persatu. Apa saja yang diperlukan untuk ZTE? Photo Credit: PxHere Untuk bisa mendaftarkan perangkat Chromebooks melalui layanan Zero-Touch Enrollment, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan terlebih dahulu yaitu: Perangkat Chromebooks. Pastikan perangkat Chromebooks mendukung layanan Zero-Touch Enrollment. Anda bisa melihat daftar perangkat yang kompatibel di sini. Penyedia layanan ZTE. Anda bisa menghubungi pihak manufaktur Chromebooks untuk menanyakan ketersediaan ZTE. Alternatif lain adalah melalui partner resmi yang telah diakui Google seperti EIKON Technology. Token pra-penyediaan (pre-provisioning token). Untuk mendapatkan token ini, Anda bisa menyimak langkah-langkahnya di bawah. Google Workspace yang mendukung layanan Zero-touch Enrollment. Ada dua edisi Workspace yang kompatibel dengan layanan ZTE: Google Workspace for Education Plus serta Google Workspace Enterprise Plus. Jika sudah memiliki keempat persyaratan tersebut, Anda bisa langsung mengambil token pra-penyediaan dengan cara berikut ini: Login pada konsol Google Admin. Buka menu Devices > Chrome > Devices. Pilih OU teratas (root) atau bisa juga sub organizational unit, sesuaikan dengan kebutuhan. Selesai memilih OU yang dikehendaki, klik Enroll devices. Jika proses berhasil, Anda akan mendapatkan token berupa 30 karakter alfanumerik. Perlu diingat, token pra-penyediaan selalu terhubung dengan sebuah OU dan dapat dibatalkan (revoke) kapan saja melalui konsol Google Admin. Token tersebut dapat digunakan untuk beberapa perangkat sekaligus. Keuntungan menggunakan ZTE Photo Credit: Pxfuel Selain memudahkan proses setup Chromebook dalam skala besar, ZTE juga menawarkan beberapa kemudahan lain. Salah satu fitur unggulannya adalah Simplify Device Provisioning. Melalui fitur ini, deploy perangkat secara massal dapat dilakukan tanpa harus melakukan setup secara manual. Fitur lain, Enforced Management, memungkinkan pengguna tunggal untuk langsung menggunakan perangkat Chromebook, bahkan sesaat setelah unboxing device. Proses enrollment yang seragam juga otomatis membuat seluruh perangkat terisi dengan aplikasi serta policy sesuai kebutuhan perusahaan atau institusi. Perbedaan ZTE dengan White Glove enrollment Jika dilihat sekilas, ZTE mirip dengan enrollment perangkat model White Glove. Sebab keduanya berkaitan dengan OU.  Namun ZTE memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki sistem White Glove. Misalnya, dengan ZTE, Anda bisa mengatur OU mana yang diinginkan. Sementara White Glove hanya bisa terpasang pada struktur OU teratas yaitu root. Selain itu, White Glove juga harus melalui tahap pengecekan dead unit, sedangkan ZTE tidak. Dengan begitu, perangkat bisa lebih cepat dikirim dan digunakan. Bukan hanya itu, ZTE juga memungkinkan Anda untuk lebih bebas mengatur konfigurasi Wi-Fi. Pada sistem White Glove, konfigurasi serta policy Wi-Fi telah diatur sebelum perangkat dikirimkan.    Photo Credit: Pxfuel Dari sini dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Zero-touch Enrollment membuat proses deploy perangkat Chromebook menjadi lebih cepat. Hal ini tentu akan sangat membantu untuk penggunaan perangkat Chromebook dalam skala besar seperti pada perusahaan atau institusi pendidikan. Konfigurasi policy dan bahkan aplikasi yang terpasang dalam perangkat pun bisa dibuat seragam sesuai kebutuhan perusahaan. Hingga saat ini, penyedia layanan Zero-touch Enrollment di Indonesia memang masih terbatas jumlahnya. Namun Anda tidak perlu khawatir karena EIKON Technology sudah menjadi partner pra-penyediaan (pre-provisioning) resmi yang ditunjuk oleh Google Chrome Enterprise. Untuk aktivasi perangkat Chromebook skala besar melalui ZTE, Anda cukup mengunjungi website resmi EIKON Technology di eikontechnology.com. Masih merasa ragu? Diskusikan kebutuhan Anda dengan kami. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan EIKON Technology.

Chromebook, Security

Menghubungkan Pekerjaan Karyawan dengan Chromebook

  Kata siapa perangkat Chromebook hanya bisa digunakan oleh pelajar? Fitur-fitur canggih yang tersemat di dalamnya juga bisa dimanfaatkan untuk menunjang pekerjaan karyawan. Terlebih, Chromebook hadir dalam bentuk laptop sehingga karyawan bisa lebih mudah membawanya ke mana pun. Kerja remote pun tak lagi jadi halangan. Berbekal Chrome OS yang dirancang Google, laptop Chromebook dikenal sangat user-friendly. Penggunaannya sangat simpel dan mudah, bahkan bagi yang belum pernah memakainya sama sekali untuk bekerja. Tak hanya itu, pekerjaan karyawan juga dapat terhubung dengan Chromebook secara mudah dan praktis! Set up perangkat Chromebook dapat dilakukan secara online Photo Credit: Thought Catalog (Unsplash) Mengingat situasi pandemi yang masih berlangsung sampai saat ini, kemungkinan besar masih banyak pula beberapa dari Anda yang melangsungkan sistem work from home (WFH). Alhasil, para karyawan harus membawa pulang perangkat Chromebook mereka untuk bekerja. Set up ulang pun perlu dilakukan agar pekerjaan karyawan dapat terhubung dengan Chromebook. Kabar baiknya, hal tersebut sangatlah mudah dilakukan secara online. Kuncinya adalah dengan berlangganan Chrome Enterprise Upgrades sehingga Anda dapat mengelola seluruh Chromebook karyawan secara remote. Dengan Chrome Enterprise Upgrades, Anda bisa memasang Chrome OS dalam versi lebih advanced yang memang khusus ditujukan untuk keperluan bisnis. Sedangkan untuk set up yang dilakukan secara individu oleh masing-masing karyawan, mereka hanya perlu menghubungkan Chromebook pada jaringan Wi-Fi dan perangkat pun sudah bisa digunakan. Tak ada software apa pun yang harus Anda pasang. Aktifkan fitur Sync untuk menghubungkan perangkat dengan informasi akun Google Photo Credit: Andrew Neel (Unsplash) Karena bekerja menggunakan Chrome OS, maka Chromebook akan meminta Anda untuk memasukkan informasi akun Google. Dari sinilah berbagai pekerjaan karyawan bisa terhubung dengan Chromebook melalui fitur bernama Sync. Fitur tersebut dapat Anda aktifkan melalui browser Google Chrome. Langsung saja buka aplikasi Chrome pada perangkat Chromebook, klik Profile di bagian kanan atas, sign in ke akun Google Anda, dan klik Turn On Sync. Secara otomatis, Anda juga akan langsung sign in ke akun Gmail, YouTube, dan berbagai layanan Google lainnya. Tak hanya itu, Anda pun dapat mengakses informasi lain yang tersinkronisasi dengan akun Google Anda seperti password dan bookmarks. Dengan begini, data pekerjaan karyawan yang disimpan menggunakan akun Google pun bisa Anda akses kembali secara mudah. Bisa gunakan Citrix untuk menunjang sinkronisasi Photo Credit: Brooke Cagle (Unsplash) Dalam bekerja, Google paham betul bahwa Anda kerap membutuhkan resource tambahan untuk menunjang produktivitas. Itulah kenapa Chromebook pun dirancang agar mudah dihubungkan dengan pemakaian berbagai aplikasi. Salah satunya adalah Citrix yang dapat membantu menghubungkan pekerjaan karyawan dengan Chromebook. Disebut juga sebagai Citrix Workspace, aplikasi satu ini merupakan sebuah platform manajemen berbasis cloud yang akan memberikan akses instan ke semua aplikasi web, aplikasi virtual, dokumen digital, hingga desktop melalui satu all-in-one interface. Aplikasi Citrix Workspace bisa Anda dapatkan melalui Chrome Web Store. Hadir dalam bentuk Extension, Citrix Workspace dapat langsung dipasangkan pada browser Chrome di perangkat Chromebook Anda.   Berbasis cloud dan bersifat user-friendly, perangkat Chromebook memiliki pengoperasian yang begitu simpel. Bahkan jika sebelumnya tidak pernah menggunakannya pun, Anda tetap bisa menghubungkan pekerjaan karyawan dengan Chromebook secara mudah. Masih tidak percaya? Buktikan sendiri dengan membeli perangkat Chromebook melalui partner resmi Google seperti EIKON Technology. Telah bekerja sama dengan produsen teknologi ternama seperti Acer dan Asus, perangkat Chromebook hadir dalam berbagai desain dan fitur yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan perangkat Chromebook!  

Chromebook

Perbedaan Chromebook dengan Laptop, Mana yang Lebih Bagus?

[vc_row][vc_column][vc_column_text] Perbedaan Chromebook dengan Laptop – Jika Anda membaca tulisan ini, kemungkinan besar Anda sudah tidak asing lagi dengan Chromebook. Namun, mengingat bentuk perangkat yang terlihat mirip dengan laptop pada umumnya, Anda pun jadi bingung membedakan keduanya. Hal tersebut wajar terjadi karena Perbedaan Chromebook dengan Laptop memang baru akan terasa saat Anda benar-benar menggunakannya. Lantas, apa saja perbedaan tersebut? Lalu, mana yang sebaiknya Anda beli? Sistem operasi yang disematkan Photo Credit: Benjamin Dada (Unsplash) Salah satu Perbedaan Chromebook dengan Laptop yang paling menonjol terletak pada sistem operasinya. Selain Chromebook, di pasaran ada dua jenis laptop yang umumnya dijual, yaitu laptop Windows dan MacBook. Sesuai namanya, laptop Windows dibekali dengan sistem operasi Windows buatan Microsoft. Sedangkan sistem operasi pada MacBook adalah MacOS yang dibuat oleh Apple. Sementara itu, Chromebook menggunakan sistem operasi Chrome OS buatan Google. Alhasil, performa mesinnya pun didesain agar bisa bekerja secara maksimal dengan aplikasi Google. Jadi, apabila selama ini Anda sudah sering menggunakan produk Google seperti Google Chrome, Gmail, Google Drive, dan Calendar, maka Chromebook merupakan pilihan tepat bagi Anda. Penggunaan aplikasi Office untuk keperluan kerja Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Pada umumnya, kebanyakan laptop menggunakan aplikasi Microsoft Office seperti Word, Excel, dan Power Point untuk mendukung aktivitas kerja penggunanya. Bahkan pengguna MacBook pun biasanya akan memasang software tersebut pada perangkat mereka. Di sinilah Perbedaan Chromebook dengan Laptop. Chromebook memang tidak menyediakan akses aplikasi software Microsoft Office. Namun, sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan Google Docs, Slides, dan Sheets yang tidak kalah powerful. Bahkan, karena berbasis cloud, ketiga aplikasi tersebut akan memudahkan Anda dalam melakukan kolaborasi kerja bersama tim. Fitur-fiturnya pun tidak kalah lengkap dari Microsoft Office sehingga dapat menunjang pekerjaan secara optimal. Ketergantungan terhadap internet Photo Credit: Bram Van Oost (Unsplash) Saat pertama kali diluncurkan pada 2011 dulu, Chromebook memang dirancang untuk dapat beroperasi dengan ketergantungan terhadap internet. Dengan kata lain, Anda harus selalu terhubung dengan koneksi internet yang stabil selama menggunakan perangkat Chromebook. Hal itulah yang mungkin sempat membuat orang memilih menggunakan laptop biasa. Namun, kini Chromebook telah mengalami banyak sekali pengembangan. Salah satunya adalah kemampuan beroperasi tanpa harus terhubung dengan internet. Layanan unggulan Google seperti Docs, Sheets, dan Slides kini sudah bisa diakses secara offline. Anda pun tetap bisa membuka dan mengedit dokumen tanpa harus terkoneksi dengan internet. Bahkan masih ada sekitar 200-an aplikasi lain yang dapat Anda akses di Chromebook secara offline. Akses terhadap berbagai aplikasi Android Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Perbedaan Chromebook dengan Laptop yang satu ini bisa dibilang cukup menonjol. Melalui perangkat Chromebook terbaru, Anda bisa mengakses berbagai aplikasi Android, termasuk aplikasi-aplikasi populer seperti Adobe dan game berbasis cloud. Dengan kata lain, perangkat Chromebook tidak hanya membantu mendukung produktivitas Anda, tapi juga menjadi perangkat untuk mengakses konten hiburan. Tentunya Anda tidak akan bisa mengakses aplikasi-aplikasi Android di perangkat laptop selain Chromebook. Jadi, setelah mengetahui Perbedaan Chromebook dengan Laptop, mana yang lebih bagus untuk Anda? Tentu semua kembali lagi pada kebutuhan dan preferensi masing-masing. Namun, jika Anda membutuhkan perangkat berbasis cloud dengan akses ke layanan Google, maka Chromebook adalah pilihan tepat. Tak perlu khawatir jika sebelumnya Anda belum pernah menggunakan Chromebook. Jika membeli perangkat Chromebook di EIKON Technology, Anda akan mendapat bantuan migrasi dari laptop ke Chromebook. Tenang saja, pemakaian Chromebook begitu mudah dan simpel sehingga Anda pun bisa dengan cepat menyesuaikan diri. EIKON Technology merupakan Google Cloud Premiere Partner di Indonesia. Sebagai bagian dari Google Partner, EIKON Technology menjadi salah satu cloud provider yang membantu untuk meningkatkan produktivitas bisnis hingga ke sektor pendidikan. Segera dapatkan di EIKON Technology dan rasakan sendiri pengalaman terbaik menggunakan Chromebook!  EIKON Technology memperkenalkan tools yang dapat digunakan untuk membantu mengatur project management dalam perusahaan. Tools tersebut adalah Monday. Monday dapat digunakan untuk membantu memanage task pekerjaan sesuai dengan prioritas dan deadline. Menggunakan Monday sebagai salah satu tools untuk membantu management pekerjaan dapat meningkatkan produktivitas. [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”8155″ img_size=”large” alignment=”center” onclick=”custom_link” link=”https://eikontechnology.monday.com/” css=”.vc_custom_1629102147902{padding-right: 5% !important;padding-left: 5% !important;}”][/vc_column][/vc_row]

Chromebook, Productivity, Technology

Upgrade Fitur Pendidikan Online di Perangkat Chromebook

Fitur Pendidikan Online – Sejak tahun lalu, kegiatan belajar dan mengajar di seluruh dunia telah berpindah ke ranah online demi menghambat penyebaran virus COVID-19. Google Chromebook menjadi salah satu perangkat yang diandalkan untuk melangsungkan aktivitas pendidikan online. Kemudahan pemakaian, sehingga mempercepat adaptasi, menjadi alasan utama Chromebook digunakan banyak pengajar dan pelajar. Demi terus menunjang kualitas pendidikan online di penjuru dunia, Google tak hanya rutin melakukan update sistem operasi, tapi juga upgrade fitur pada perangkat Chromebook. Cari tahu apa saja upgrade fitur tersebut melalui uraian berikut ini! Perangkat screen recording baru Photo Credit: Ivan Samkov (Pexels) Sejak sebelum pandemi, sudah banyak pengajar atau edukator yang merekam sesi pembelajaran untuk membantu murid mengerjakan tugas atau belajar sebelum ujian. Kebutuhan tersebut meningkat selama setahun belakangan ini mengingat pembelajaran dilakukan secara virtual. Didasari kebutuhan tersebut, Google pun menghadirkan perangkat screen recording baru pada Chrome OS. Fitur ini sudah bisa Anda dapatkan melalui update Chromebook terbaru pada Maret 2021 lalu. Berkat adanya perangkat tersebut, para pengajar dan pelajar pun kini bisa dengan mudah merekam sesi pembelajaran dan memutarnya kembali untuk review. Lebih mudah kelola Chromebook dengan Google Admin Console Photo Credit: Artem Podrez (Pexels) Demi menunjang kegiatan pendidikan online, banyak sekolah di berbagai negara yang membeli ratusan bahkan ribuan perangkat Chromebook untuk staff pengajar dan para murid. Dengan begitu banyaknya Chromebook, pihak sekolah mungkin akan kesulitan untuk mengelolanya. Namun, kekhawatiran tersebut telah mendapatkan solusi dari Google dalam bentuk Google Admin Console. Google Admin Console adalah sebuah laman atau space yang ditujukan bagi administrator atau super admin untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap perangkat Chromebook. Ya, bahkan untuk ratusan hingga ribuan perangkat Chromebook sekaligus. Melalui Google Admin Console, pihak admin bisa mengaktifkan akun baru, menambah atau membatasi akses, dan sebagainya. Kabar baiknya lagi, Google Admin Console juga dilengkapi fitur Zero Touch Enrollment yang memungkinkan admin untuk mengaktifkan dan mengelola banyak perangkat Chromebook sekaligus dari jarak jauh. Akses untuk murid penyandang disabilitas Photo Credit: Marcus Aurelius (Pexels) Google berkomitmen memberikan akses pendidikan online untuk seluruh murid dengan kondisi apa pun, termasuk murid penyandang disabilitas. Sejumlah upgrade fitur pun dilakukan demi mewujudkan hal tersebut. Beberapa upgrade tersebut dapat Anda dapatkan melalui ChromeVox, perangkat screen reader pada Chromebook. Salah satu bentuk upgrade tersebut adalah fitur peralihan suara yang otomatis akan mengubah suara pembaca tulisan layar sesuai dengan bahasa pada teks. Tak hanya itu, Google juga memberikan upgrade pada Meet di Chromebook. Aplikasi video conference satu ini menerima peningkatan performa pada kualitas dan video. Alhasil, aktivitas pembelajaran online lewat video pun bisa berlangsung lebih mulus. Fitur khusus untuk keterlibatan orang tua Photo Credit: Katerina Holmes (Pexels) Dengan pembelajaran online yang berlangsung dari rumah masing-masing, bantuan dan partisipasi orang tua pun semakin dibutuhkan untuk mendukung pendidikan anak. Google pun menambahkan fitur khusus yang memungkinkan orang tua melakukan hal tersebut sambil tetap memastikan bahwa anak-anak mereka beraktivitas online secara aman. Kini orang tua bisa menambahkan akun Google Workspace for Education pada akun Google personal anak dan mengelolanya melalui fitur Family Link. Melalui adanya upgrade fitur ini, orang tua bisa menentukan situs dan aplikasi mana saja yang bisa diakses anak sambil tetap mengawasinya. Di sisi lain, anak tetap dapat mengakses situs dan aplikasi yang mereka butuhkan secara aman dengan menggunakan akun dari sekolah. Kini melangsungkan kegiatan pendidikan online jadi semakin mudah dan aman berkat beragam upgrade fitur pada Google Chromebook. Kabar baiknya lagi, tahun ini Google meluncurkan 40 perangkat Chromebook baru dengan berbagai fitur yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Anda bisa mendapatkan salah satunya melalui EIKON Technology. Sebagai reseller resmi perangkat Google yang tepercaya di Indonesia, EIKON Technology tak sekadar menjual Chromebook, tapi juga akan membantu Anda dalam adaptasi penggunaannya. Bahkan jika Anda membutuhkan perangkat Google lain untuk memaksimalkan performa Chromebook, tim EIKON Technology akan siap melayani Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan perangkat Chromebook melalui EIKON Technology untuk mengoptimalkan aktivitas pendidikan online!

Chromebook, Info

Solusi Baru dari Chromebook untuk Akselerasi Chrome OS

Solusi Baru dari Chromebook untuk Akselerasi Chrome OS – Akibat pandemi COVID-19, banyak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Agar produktivitas dan kolaborasi kerja tetap berjalan lancar, penggunaan teknologi pun dioptimalkan. Di sinilah sistem cloud computing seperti Chrome OS dapat sangat membantu Anda dan tim. Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Gentoo Linux yang khusus dirancang Google untuk perangkat Chromebook.  Karena berbasis cloud, Chrome OS memungkinkan Anda untuk mengakses berbagai aplikasi bisnis dari mana saja dan kapan saja menggunakan Chromebook Anda. Lalu, bagaimana jika Anda tidak menggunakan Chromebook? Tenang saja, Google telah menghadirkan solusi baru pada Chromebook untuk memudahkan pengguna bermigrasi dari perangkat lain ke Chrome OS yang berbasis cloud. Solusi pada Chromebook ini memang dirancang Google untuk akselerasi performa Chrome OS. Parallel Desktop untuk Chromebook Banyak dari Anda dan tim yang kemungkinan menggunakan perangkat Windows untuk bekerja. Karena selama ini lebih familiar dengan berbagai aplikasi Windows seperti Microsoft Office, wajar apabila Anda merasa kagok saat beralih ke Chromebook dengan Chrome OS-nya. Memahami hal tersebut, Google telah menyediakan sebuah solusi bernama Parallel Desktop pada perangkat Chromebook Enterprise. Parallel Desktop mengintegrasikan desktop Chrome OS dan Windows. Anda bisa dengan mudah berpindah atau melakukan switch antara Chrome OS dan Windows tanpa perlu melakukan reboot. Artinya, Parallel Desktop memungkinkan Anda untuk menjalankan berbagai aplikasi Windows seperti Microsoft Word, Excel, dan Power Point. Bahkan Anda pun dapat menggunakan aplikasi Windows tersebut untuk membuka file pada Chrome OS. Menariknya lagi, Anda tak harus selalu terhubung dengan internet untuk bisa menggunakan Parallel Desktop ini. Seluruh aplikasi dan files dapat Anda akses secara online maupun offline. Soal keamanan, Anda juga tak perlu khawatir karena Chrome OS pada Chromebook telah dibekali dengan multilevel encryption, Google Play Protect and Google Safe Browsing, sandbox apps, hingga remote deactivation yang mampu memberikan perlindungan berlapis pada para pengguna. Update Chrome OS setiap enam minggu sekali Akselerasi Chrome OS melalui Chromebook juga diberikan melalui adanya update setiap enam minggu sekali. Selain untuk meningkatkan performa Chrome OS pada Chromebook, update ini juga biasanya dibarengi dengan perilisan fitur-fitur terbaru untuk menunjang produktivitas kerja Anda dan tim perusahaan. Ini dia sejumlah fitur inovatif yang dirilis bersamaan dengan update Chrome OS dalam beberapa edisi terakhir: Performa lebih cepat pada Chrome Browser Google Chrome, web browser utama yang digunakan pada Chromebook, mendapatkan update yang membuatnya mampu me-load tampilan tab hingga 10% lebih cepat. Namun, tak hanya itu, update terbaru pada Chrome Browser juga mencakup fitur manajemen tab yang lebih baik sehingga dapat mendukung produktivitas Anda. Melalui update ini, kini Anda bisa mengarahkan kursor ke tab untuk melihat preview hingga mengelompokkan beberapa tab berdasarkan topik tertentu. Virtual Desk untuk mengorganisasi Workspace Dalam satu waktu, biasanya Anda dituntut untuk mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Beberapa dari Anda mungkin juga harus juggling mengerjakan proyek kantor dan personal secara bersamaan. Untuk memudahkan Anda dalam melakukan hal tersebut, Chrome OS telah menyediakan fitur Workspace yang memungkinkan Anda membuat beberapa desks untuk masing-masing proyek. Anda bisa dengan mudah berpindah antar desk untuk mengerjakan proyek yang ingin Anda fokuskan. Lebih mudah multitasking dengan Split Screen Terkadang ada beberapa pekerjaan yang mengharuskan Anda untuk melihat dua windows sekaligus. Hal ini bisa Anda lakukan secara mudah dengan adanya fitur Split Screen pada update Chrome OS di Chromebook. Anda bahkan dapat mengatur dua windows untuk ditampilkan secara berdampingan. Dengan begitu, Anda pun bisa lebih mudah melakukan multitasking sehingga pekerjaan akan lebih cepat selesai. Dengan berbagai solusi baru dari Chromebook, performa Chrome OS pun mengalami akselerasi secara optimal. Tentunya hal ini dapat menunjang produktivitas Anda selama bekerja menggunakan Chromebook dan Chrome OS. Buktikan sendiri kehebatan Chromebook dengan akselerasi Chrome OS melalui pembelian perangkat di EIKON Technology. Tersedia dua tipe perangkat Chromebook yang bisa Anda pilih; Chromebook CB3 dengan layar 11 inci dan Chromebook CB5 dengan layar 13,3 inci. Tentunya masing-masing Chromebook telah dibekali dengan Chrome OS yang powerful. Cari tahu lebih lengkap di sini dan atau kunjungi website EIKON Technology di eikontechnology.com!

Scroll to Top