EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Google Meet, Google Workspace

Penyempurnaan Viewer Mode Google Meet, Apa yang Berubah?

Awal tahun 2023 ini, Google Meet memperkenalkan viewer mode. Fitur ini hadir untuk memberikan pengalaman yang lebih baik dalam online meeting skala besar. Dengan mengaktifkan viewer mode saat menyebarkan event melalui Google Calendar, Anda bisa menentukan siapa saja yang menjadi viewer atau penonton meeting. Penonton di sini adalah peserta meeting yang tidak dapat membagikan audio atau videonya. Kali ini, fitur viewer mode Google Meet mendapat penyempurnaan untuk semakin memudahkan Anda dalam mengelola online meeting skala besar. Lalu, seperti apa perubahannya? Penyempurnaan fitur viewer mode Google Meet Fitur viewer mode Google Meet memungkinkan sebagian peserta bergabung dalam sebuah online meeting tanpa memiliki kapabilitas untuk membagikan audio atau video mereka. Per 1 November 2023, fitur tersebut mengalami peningkatan sehingga viewer dan host dari online meeting dapat: Photo Credit: Google Workspace Updates Viewer kini dapat mengirimkan reaksi cepat berupa emoji selama online meeting. Ini merupakan cara untuk terlibat dan berpartisipasi yang tidak mengganggu jalannya meeting. Photo Credit: Google Workspace Updates Host dan co-host (penyelenggara online meting) dapat mengubah status viewer menjadi contributor. Dengan catatan, host atau co-host sudah masuk dalam mode PiP (Picture-in-Picture). Perubahan ini akan memberi fleksibilitas yang lebih besar kepada host maupun co-host, sekaligus menghemat waktu ketika perlu mengubah status peserta. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Mulai menggunakan fitur Fitur reaksi emoji akan AKTIF secara default dan dapat dinonaktifkan melalui konsol Google Admin. Untuk menerapkan setelan bagi pengguna tertentu, masukkan akun mereka di organizational unit (OU) atau configuration group. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan ketersediaan reaksi emoji bagi pengguna, administrator dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Di konsol Admin, masuk ke Menu > Apps > Google Workspace > Google Meet. Klik Meet video settings. Untuk menerapkan setelan ke seluruh pengguna, biarkan OU teratas terpilih. Jika Anda ingin menerapkan setelan hanya ke beberapa pengguna saja, pilih OU turunan atau configuration group. Klik setelan Reactions. Selanjutnya, centang atau hapus centang pada kotak untuk mengaktifkan atau menonaktifkan setelan. Klik Save. Saat mengonfigurasi OU atau configuration group, akan tersedia pilihan Inherit atau Override setelan OU induk, atau Unset setelan grup. Perubahan setelan ini biasanya akan memerlukan waktu maksimal 24 jam (namun biasanya perubahan dapat terjadi lebih cepat). Baca juga: Filter Google Meet Kini Hadir dengan Lebih Banyak Opsi, Bagaimana Cara Mengaktifkannya? Bagi host dan co-host yang ingin mengubah status peserta dari semula viewer menjadi contributor, mula-mula harus mengaktifkan mode PiP atau Picture-in-Picture. Setelah mode PiP aktif, klik ikon tiga titik yang ada pada panel peserta. Selanjutnya, pilih opsi Make a contributor. Ketersediaan fitur Penyempurnaan fitur viewer mode Google Meet telah diluncurkan, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching & Learning upgrade, dan juga Education Plus. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas untuk Menerima atau Menolak Permintaan Bergabung di Google Meet Dengan penyempurnaan fitur viewer mode ini, administrator akan lebih mudah mengatur bagaimana konten audio dan video dibagikan selama online meeting berlangsung di Google Meet. Itu artinya, jalannya meeting pun menjadi lebih kondusif dan terkontrol. Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Meet dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, jangan lupa berlangganan edisi Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dikhususkan untuk kebutuhan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Ingin mulai berlangganan Workspace? Silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Meeting Online saat Bepergian dengan Google Meet Kini Makin Mudah dengan Peningkatan Fitur On-the-Go

Ada kalanya Anda harus melakukan online meeting saat bepergian. Melakukan online meeting di perjalanan tentu berbeda saat Anda melakukannya di situasi yang lebih representatif. Anda perlu user interface yang lebih simpel sehingga lebih mudah diakses. Nah, sebagai solusinya, Google Meet menyediakan fitur On-the-Go. Saat fitur On-the-Go ini aktif, Anda bisa mengakses aplikasi Google Meet mobile lebih cepat dan lebih mudah. Tampilan user interface Meet pun akan berubah menjadi lebih sederhana. Pada awal November 2023, Google Meet meluncurkan update untuk fitur tersebut. Seperti apa perubahannya? Peningkatan fitur On-the-Go Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Seiring dengan semakin banyaknya orang yang melakukan online meeting sambil bepergian, baik saat berjalan kaki atau saat menggunakan transportasi umum, maka kebutuhan akan aplikasi online meeting mobile yang mudah diakses pun semakin meningkat. Oleh karenanya, Google Meet meluncurkan peningkatan untuk fitur On-the-Go mereka. Google Meet memperkenalkan sebuah pengalaman baru bagi pengguna aplikasi mobile mereka melalui peningkatan fitur On-the-Go. Peningkatan ini membuat panggilan meeting selama Anda bepergian menjadi lebih mudah dan tidak mengganggu. Baca juga: Tampilan Gallery untuk Interoperabilitas Aplikasi Zoom di Google Meet Hardware Setelah peningkatan ini, saat Anda bergabung ke meeting dari perangkat seluler, maka Meet akan mendeteksi posisi Anda yang sedang berada dalam perjalanan secara otomatis. Jika memang terdeteksi Anda sedang dalam perjalanan, maka sistem akan menampilkan pesan untuk berpindah ke mode On-the-Go. Selanjutnya, tampilan meeting akan disederhanakan untuk menampilkan fitur penting Meet saja agar Anda tetap fokus dan bisa menghemat bandwidth menjadi seperti: User interface yang disederhanakan dengan akses ke fitur paling penting seperti mute & unmute, hand raise, dan audio device selection. Hanya informasi penting yang akan ditampilkan, seperti siapa saja active speaker dan jumlah orang yang berada dalam meeting. Video Anda akan dinonaktifkan secara otomatis. Anda akan diberi opsi untuk melihat konten yang ingin ditampilkan (melalui fitur Show Presentation yang dapat diaktifkan dan dinonaktifkan). Memungkinkan Anda bergabung ke breakout room dan tetap berada di dalamnya. Baca juga: Update Terbaru untuk Google Meet di Perangkat Poly Studio Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur On-the-Go di Meet tidak dibutuhkan pengaturan apa pun dari administrator Workspace Anda. Fitur akan tersedia secara default di aplikasi Meet versi mobile. Fitur ini akan aktif dengan sendirinya saat aplikasi mendeteksi Anda sedang bergerak. Untuk masuk ke mode On-the-Go, klik Go pada pop-up yang muncul saat Anda membuka aplikasi. Jika ingin menonaktifkan pop-up On-the-Go, ikuti langkah-langkah berikut: Saat sedang tidak berada dalam meeting, ketuk Menu > Settings > Meeting settings. Geser tombol pada opsi Automatically use On the go ke pilihan nonaktif. Bagi pelanggan Workspace Business dan Education Saat sedang tidak berada dalam meeting, ketuk Menu > Settings > General. Geser tombol pada opsi Automatically use On the go sesuai kebutuhan. Ketersediaan fitur Photo Credit: benzoix (Freepik) Peningkatan fitur On-the-Go Google Meet ini tersedia untuk Android maupun iOS, serta dapat diakses oleh seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Berikut adalah rincian untuk tanggal perilisannya: Android Domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal: Perilisan penuh (membutuhkan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 1 November 2023. iOS Domain rilis cepat: perilisan bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 1 November 2023. Domain rilis terjadwal: perilisan bertahap (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 15 November 2023. Baca juga: Fitur Label External Google Meet, Apa Kegunaannya? Dengan peningkatan fitur On-the-Go ini, Anda bisa bergabung ke online meeting di Google Meet lebih mudah dan cepat selama bepergian. Cukup dengan mengaktifkan fitur ini, maka tampilan Meet akan menjadi lebih sederhana sehingga lebih mudah diakses. Untuk mengoptimalkan On-the-Go dan berbagai fitur Google Meet lainnya, jangan lupa berlangganan Google Workspace dengan edisi yang sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Business yang cocok untuk kebutuhan bisnis skala besar. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Proofread: Fitur Baru dari Google Docs yang Telah Didukung Teknologi AI

Sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2010, Google Docs terus berkembang dengan berbagai fitur dan kapabilitas untuk membantu Anda menulis lebih cepat dan lebih percaya diri, seperti grammar suggestions, smart compose, dan smart reply. Kini, tahun 2023, Google Docs kembali dengan gebrakan baru, yakni fitur writing suggestion yang didukung oleh AI: Proofread. Proofread, fitur saran penulisan dengan dukungan kecerdasan buatan Setelah sebelumnya hadir dengan fitur penulisan canggih seperti grammar suggestions, smart compose, dan smart reply, kini Google Docs memperkenalkan fitur saran penulisan yang tak kalah canggih, yakni Proofread. Fitur baru ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan (AI) yang akan menyederhanakan alur kerja Anda selama menggunakan Docs. Photo Credit: Google Workspace Updates Tidak hanya membantu dalam masalah ejaan dan tata bahasa, Proofread juga memberikan daftar saran yang dapat Anda tinjau dan gunakan, termasuk: Conciseness: Saran agar tulisan Anda lebih ringkas dan padat.  Active voice: Saran agar tulisan Anda lebih mudah dipahami dan jelas bagi pembaca. Wording: Saran untuk membuat kata terdengar lebih dinamis atau formal dalam konteksnya. Sentence Split: Saran untuk memisahkan kalimat-kalimat rumit agar tulisan Anda lebih mudah dibaca. Proofread merupakan inovasi terbaru Google yang akan membantu Anda membuat konten berkualitas tinggi dengan lebih mudah dan cepat di Google Docs. Fitur ini dapat membantu meningkatkan keringkasan serta membuat dokumen Anda lebih jelas dan mudah dibaca. Baca juga: Cara Mengaktifkan dan Menonaktifkan Client-Side Encryption Google Docs Saran yang dihasilkan oleh Proofread tidak mengganggu dan tidak akan mengacaukan dokumen saat Anda menulis maupun berkolaborasi—Anda bisa dengan mudah meninjau semua saran langsung dari sidebar Proofread kapan pun Anda siap dan memutuskan saran mana yang paling tepat untuk diterima. Selain itu, Anda dapat menyesuaikan jenis saran yang akan muncul melalui opsi filter, membantu memastikan AI memberikan saran yang paling relevan. Mulai menggunakan fitur Untuk bisa menggunakan fitur Proofread di Google Docs tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Fitur akan AKTIF secara default setelah peluncuran dan bisa dinonaktifkan di Docs dengan masuk ke menu Tools > Proofread. Untuk mulai menggunakan fitur Proofread, Anda bisa membukanya dengan mengeklik ikon berikut: Saat AI mendeteksi adanya saran penulisan untuk dokumen Anda, ikon tersebut akan memiliki titik biru di bagian kanan atas: ​Baca juga: Cara Membuat Custom Building Block di Google Docs Ketersediaan Fitur Proofread Google Docs dirilis penuh baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 29 Agustus 2023 (memerlukan waktu 1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini merupakan bagian dari add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Informasi tambahan Photo Credit: drobotdean (Freepik) Jika saat ini Anda berpartisipasi dalam alpha testing untuk fitur Proofread ini, maka Anda harus membeli add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise agar bisa terus menggunakannya. Jika tidak, maka Anda tidak dapat lagi mengakses fitur Proofread mulai tanggal 29 Agustus 2023. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs Untuk Rapikan Tampilan Dokumen Hadirnya fitur Proofread yang telah didukung oleh kecerdasan buatan (AI) ini akan menyederhanakan alur kerja Anda selama merancang dokumen dengan Google Docs. Untuk mengoptimalkan Proofread dan berbagai fitur serta kapabilitas Docs, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa menghubungi kami di sini!

Google Workspace

Buat Dokumen dan Balas Email Kini Jadi Makin Cepat dengan Dukungan Duet AI for Google Workspace

Google Workspace baru saja memperkenalkan fitur penulisan yang didukung oleh artificial intelligence (AI). Fitur ini hadir untuk membantu Anda menyempurnakan pekerjaan dengan cepat, maupun memulai pekerjaan baru di Google Docs dan Gmail menggunakan teknologi Duet AI for Google Workspace. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut! Fitur penulisan canggih dengan dukungan Duet AI for Google Workspace Fitur penulisan baru untuk Google Docs dan Gmail ini telah didukung oleh teknologi kecerdasan buatan milik Google yakni Duet AI for Google Workspace. Di web maupun seluler, Anda dapat membuat draf dan membalas pesan di Gmail. Setelah mengeklik tombol Help me write, Anda bisa memilih opsi berikut: Write your draft: Menggunakan kata-kata Anda sendiri untuk mendeskripsikan draf yang ingin dibuat. Fitur ini akan mempelajari konteks dari pesan sebelumnya untuk menyusun draf balasan yang relevan dengan keseluruhan percakapan. Formalize your draft: Mengubah nada tulisan Anda agar terdengar lebih formal. Elaborate on your draft: Menambahkan detail lebih lanjut ke email Anda untuk mengembangkan draf. Shorten your draft: Mengurangi panjang draf email Anda. I’m feeling Lucky: Menghadirkan variasi nada dan gaya tulisan yang menyenangkan untuk email Anda.  Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write di Gmail akan menghemat waktu dengan menghilangkan alur kerja yang kerap membuat Anda merasa buntu, seperti menentukan kalimat pertama atau memberikan nada dan gaya tulisan yang tepat untuk tiap email yang dikirimkan dalam berbagai kesempatan. Baca juga: Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Sama seperti Gmail, penggunaan fitur Help me write di Google Docs pun sama mudahnya. Anda cukup mengetikkan beberapa kata kunci untuk mendeskripsikan topik yang ingin dituliskan, AI kemudian akan menyusun draf secara otomatis. Fitur ini juga hadir dengan saran sesuai kebutuhan, sekaligus menyempurnakan konten yang dihasilkan lebih lanjut menggunakan opsi berikut: Tone: Mengubah nada tulisan menjadi lebih santai atau formal.  Summarize: Menghasilkan ringkasan untuk keseluruhan dokumen atau beberapa bagiannya saja.  Bulletize: Menyusun dokumen Anda dalam poin-poin ringkas. Elaborate: Menambahkan detail lebih lanjut untuk mengembangkan teks yang sudah dihasilkan.  Shorten: Menjadikan dokumen Anda lebih ringkas dengan mengurangi panjangnya.  Retry: Menyusun ulang draf yang sudah dihasilkan, tapi tetap berdasarkan deskripsi Anda.  Custom: Pada opsi ini Anda dapat menyusun instruksi sendiri untuk menyempurnakan draf yang dihasilkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur Help me write ini akan menghemat waktu dan tenaga Anda dalam menulis rancangan pertama dokumen. Dengan demikian, Anda bisa lebih fokus dalam menuangkan ide-ide ke dalam tulisan, tanpa perlu menghabiskan banyak waktu untuk memikirkan kalimat pertama.  Photo Credit: Google Workspace Updates Selain itu Google juga menggabungkan Help me write ini dengan kapabilitas smart canvas melalui fitur smart chips, variables, dan building blocks. Kombinasi ini akan membantu saat Anda perlu menyertakan informasi seperti status atau menambahkan variabel untuk detail yang ingin disesuaikan, seperti nama rekan satu tim, jabatan, dan lainnya. Dengan memberikan data terstruktur dan pintasan untuk mengambil tindakan saat membuat rencana atau pesan komprehensif, pembaruan ini akan membantu Anda beralih dari konsep hingga penyelesaian lebih cepat tanpa harus meninggalkan dokumen Anda. Baca juga: ESignature untuk Google Docs dan Drive, Apa Keunggulannya Mulai menggunakan fitur Fitur Help me write akan AKTIF secara default, baik itu di Google Docs maupun Gmail (bekerja di versi web dan juga aplikasi seluler). End-user tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator untuk mulai menggunakannya. Ketersediaan Fitur Help me write untuk Google Docs dan Gmail kini sudah tersedia bagi pelanggan yang sudah memiliki add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Untuk mengajukan trial add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise, Anda bisa mengunjungi halaman ini. Baca juga: Collapsible Heading, Fitur Baru Google Docs untuk Rapikan Tampilan Dokumen Dengan dukungan Duet AI for Google Workspace, Anda dapat meringkas alur kerja. Pekerjaan pun jadi lebih cepat selesai, termasuk saat harus membalas email maupun merancang dokumen. Sederhanakan alur kerja Anda mulai dari sekarang dengan Google Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi resmi bergaransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Slide, Google Workspace

Cara Membuat Kreasi Visual Menarik dengan Dukungan Duet AI di Google Slides

Setelah sebelumnya meluncurkan fitur yang memudahkan pengguna untuk merancang slide presentasi branding, kini Google Slides menghadirkan fitur pendukung yang akan memberi pengguna kapabilitas untuk menghasilkan visual menarik. Seperti apa? Mari simak ulasannya berikut. Kreasi visual menarik dengan dukungan AI Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk makin memudahkan pengguna dalam menghasilkan kreasi visual yang menarik, Google Slides baru saja memperkenalkan sebuah kapabilitas baru. Kapabilitas yang didukung oleh kecerdasan buatan dari Duet AI for Google Workspace ini akan memberi Anda kemampuan untuk menghasilkan visual menarik dalam slides presentasi. Cara kerjanya pun simpel, Anda cukup mengetikkan beberapa kata di jendela Help me visualize. Selanjutnya, Duet AI for Google Workspace akan mengolahnya menjadi gambar yang nantinya bisa Anda tambahkan ke slide presentasi. Baca juga: Duet AI for Google Workspace, Optimalkan Alur Kerja Anda dengan Kecerdasan Buatan Baik untuk agensi kreatif yang mengembangkan konsep campaign awal untuk klien atau perusahaan konsultan yang menyempurnakan proposal perencanaan tahunan, fitur baru dari Google Slides ini akan menyederhanakan alur kerja, terlepas dari keahlian artistik yang Anda miliki, untuk menciptakan gambar unik yang membantu mengomunikasikan ide lebih mudah, dengan lebih sedikit waktu dan usaha. Sekilas tentang Duet AI for Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Blog Sejak awal, Google Workspace dibuat untuk memungkinkan Anda berkolaborasi secara real time dengan orang lain. Kini dengan hadirnya Duet AI for Google Workspace, And dapat berkolaborasi dengan kecerdasan buatan d seluruh aplikasi Workspace. Fitur-fitur dengan dukungan Duet AI for Google Workspace tidak hanya dapat menciptakan gambar untuk Slides, tapi juga dapat membantu Anda menulis, mengatur jadwal, memvisualisasikan, merancang rapat yang lebih inklusif, dan tentunya menyederhanakan alur kerja. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Cara menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru dari Google Slides ini akan AKTIF secara default dan bisa langsung digunakan tanpa pengaturan tambahan dari administrator. Anda bisa mengikuti langkah berikut untuk mulai menggunakan fitur tersebut: Masuk ke menu Insert > Image > Help me visualize atau klik ikon Help me visualize yang ada di toolbar > Buka sidebar Google Slides > Ketik deskripsi gambar, semakin detail semakin baik > Klik Create > Lalu, sistem Duet AI for Google Workspace akan menampilkan hasil gambar > Pilih gambar yang Anda suka > Klik gambar untuk menambahkannya ke slide presentasi Anda. Ketersediaan fitur Fitur penghasil gambar dengan dukungan kecerdasan buatan ini telah tersedia untuk seluruh pelanggan Duet AI for Google Workspace Enterprise. Fitur ini tersedia sebagai bagian dari add-on Duet AI for Google Workspace Enterprise. Belum berlangganan Duet AI for Google Workspace? Anda bisa mengajukan permohonan trial AI melalui link berikut ini. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Duet AI for Google Workspace, Anda bisa mengunjungi halaman blog Google Workspace ini. Baca juga: Peningkatan Fitur Suara Google Workspace untuk Docs Dan Slides Dengan memanfaatkan fitur baru dari Google Slides yang telah didukung oleh kecanggihan Duet AI for Google Workspace ini, Anda dapat menghasilkan gambar baru untuk mempercantik tampilan slides. Cara kerjanya pun cukup sederhana, hanya dengan beberapa detik saja, Anda sudah bisa mendapatkan tampilan slide presentasi yang jauh lebih menarik. Untuk mengoptimalkan penggunaan Google Slides dan berbagai aplikasi Workspace lainnya, Anda dapat berlangganan Google Workspace for Education atau Google Workspace for Business. Keduanya tersedia di EIKON Technology yang merupakan official partner Workspace Indonesia. Untuk informasi mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Pembaruan Fitur Practice Set Google Classroom, Lebih Leluasa Kontrol Materi Pendukung Tugas

Awal tahun 2023 ini, Google Classroom mengumumkan ketersediaan practice set untuk umum. Fitur tersebut memungkinkan pendidik mengubah konten, baik itu yang sudah ada maupun yang baru dibuat, menjadi tampil lebih menarik dan interaktif. Untuk meningkatkan pengalaman tersebut, Classroom baru saja meluncurkan pembaruan. Seperti apa? Mari simak pembahasannya berikut. Peningkatan fitur practice set Google Classroom Fitur practice set dari Google Classroom memungkinkan Anda, para tenaga pendidik untuk membuat materi pengajaran maupun mengubah materi yang sudah ada hingga menjadi lebih menarik dan interaktif. Selain itu, fitur practice set juga telah dibekali dengan kapabilitas autograding (penilaian otomatis) yang membantu pendidik untuk mendapat gambaran mengenai performa serta kemajuan siswa, dan siswa pun bisa menerima masukan secara real-time setelah mereka menyelesaikan latihan. Photo Credit: katemangostar (Freepik) Saat ini dalam practice set, ketika pendidik memilih keterampilan untuk suatu tugas, maka sistem secara otomatis akan membuka akses menuju materi bagi siswa. Mereka akan melihat ikon bola lampu di sebelah tugas tersebut dan “bantuan tambahan” untuk menyelesaikan soal pun akan langsung dimunculkan. Untuk meningkatkan pengalaman ini, Google Classroom mengumumkan pembaruan yang memberi pendidik kontrol lebih besar atas resources untuk siswa saat menggunakan practice set. Secara khusus, pendidik kini dapat: Lebih mudah meninjau materi tugas sebelum ditugaskan kepada siswanya. Tambahkan dukungan bawaan untuk siswa dengan menghapus atau menambahkan materi mereka sendiri Menyertakan petunjuk berbasis teks dan video YouTube yang disesuaikan dengan kebutuhan para siswa. Mengontrol urutan pemberian materi kepada siswa (yang muncul pertama, kedua, dan ketiga). Secara keseluruhan, pembaruan ini memberikan pendidik kontrol yang lebih besar terhadap pemberian materi dan penugasan kepada siswa. Selain itu, pendidik juga bisa lebih leluasa dalam mengatur materi apa saja yang dapat mendukung pemberian tugas melalui fitur practice sets. Baca juga: Aplikasi Google Classroom Kini Bisa Jadwalkan Beberapa Kelas Sekaligus Mulai menggunakan fitur Fitur practice set di Google Classroom aktif secara default oleh sistem, namun administrator perlu menambahkan tenaga pendidik ke verified teacher group agar mereka dapat menerima practice set yang dibagikan oleh tenaga pendidik lain yang masih ada dalam satu ekosistem Google Workspace. Untuk mengakses fitur practice set, pendidik cukup masuk ke aplikasi Google Classroom > Practice sets > Create (atau ketikkan practicesets.classroom.google.com di browser). Kemudian untuk menambahkan ikon bola lampu di practice set bagi siswa, arahkan kursor Anda ke bagian bawah soal > masukkan keterampilan yang dikehendaki atau pilih keterampilan yang disarankan > klik tombol drop-down yang ada di bagian kanan > klik tanda “+” dan pilih opsi “hint” > simpan “hint” tersebut. Nantinya, “hint” ini akan menjadi bantuan tambahan bagi siswa. Baca juga: Practice Sets: Fitur Baru Google Classroom untuk Pembelajaran yang Lebih Personal Untuk menyusun urutan materi pendukung tugas, Anda cukup menggeser kotak tiap materi. Jika ingin menghapus materi, klik tanda “X” yang ada di bagian kanan atas kotak materi. Apabila ingin mengelola materi pendukung tugas siswa dalam practice sets, navigasikan kursor ke sudut kanan atas halaman > klik extra help > klik simbol “+” untuk menambahkan, mengatur urutan, atau menghapus materi pendukung tugas yang telah ditambahkan berdasarkan keterampilan yang sudah Anda pilih sebelumnya. Penting untuk diingat, siswa hanya dapat mengakses practice set saat mereka diberi tugas oleh pendidik menggunakan fitur practice set Google Classroom. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai practice set, silakan kunjungi halaman berikut. Ketersediaan fitur Photo Credit: zinkevych (Freepik) Pembaruan fitur practice Google Classroom diluncurkan dalam rilisan penuh, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dilakukan pada tanggal 7 Agustus 2023 (memerlukan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia untuk Google Workspace edisi Education Plus dan Google Workspace edisi Education Teaching and Learning Upgrade. Baca juga: Cara Mengakses Tools Teknologi Pendidikan Populer Langsung di Google Classroom Mudahkan kegiatan belajar-mengajar Anda dengan practice set dan berbagai fitur andal Google Classroom lainnya. EIKON Technology, sebagai official partner Google Workspace Indonesia, menyediakan Workspace for Education resmi bergaransi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan institusi pendidikan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Update Terbaru Google Sheets: Edit File Excel Jadi Makin Mudah

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan untuk aplikasi spreadsheet andalan mereka, Google Sheets. Pembaruan tersebut memungkinkan Anda untuk dapat melihat dan mengedit file Excel terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files) dengan Google Sheets. Seperti apa detailnya? Mari simak ulasan berikut inI! Peningkatan kapabilitas editing Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Tanggal 31 Agustus 2023 lalu, Google Sheets meluncurkan perluasan untuk kapabilitas editing mereka. Kini pengguna Sheets dapat melihat dan mengedit file Excel (.xls) terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files). Setiap perubahan yang dilakukan nantinya dapat disimpan dalam format Excel asli. Perluasan ini akan memudahkan pengguna untuk memanfaatkan Google Workspace dengan alat dan format yang sudah lebih dulu digunakan sambil menjaga kerahasiaan data sensitif menggunakan perlindungan keamanan enkripsi sisi-klien. Dengan menggunakan perluasan kapabilitas ini Anda dapat: Melihat dan mengedit file Excel dengan format .xls. Untuk saat ini, Sheets belum mendukung format file Excel dan file tabular lainnya. Mengakses file Excel dengan ukuran maksimum 20 MB. Membuka hingga 5 juta sel Excel. Saat ini, Google terus menyempurnakan kapabilitas editing Office di Sheets terenkripsi, Anda mungkin akan mengalami ketidakcocokan pada fitur tertentu. Kemungkinan, beberapa fitur juga tidak akan ditampilkan dan/atau tidak dapat diedit, namun dapat disimpan dalam dokumen dan dibuka kembali di Microsoft Office. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Fitur lain yang ada di Excel mungkin akan hilang atau berubah saat file diedit di Google Sheets. Pengguna akan menerima pemberitahuan di dalam file yang sedang dibuka jika proses editing akan menyebabkan terjadinya perubahan fitur. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik File terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets bisa diaktifkan untuk tingkat domain, organizational unit (OU), hingga grup. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya, administrator cukup membuka konsol Google Admin > Security > Access and data control > Client-side encryption. Google Workspace juga telah menyediakan panduan yang dapat Anda akses di sini. Bagi end-user, setelah kapabilitas file terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets diaktifkan oleh administrator, maka Anda bisa langsung menggunakan fitur baru ini. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Ketersediaan Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini diluncurkan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat, perilisan dimulai pada tanggal 31 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, perilisan dimulai pada tanggal 14 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Perluasan kapabilitas editing terbaru dari Google Sheets ini memungkinkan Anda untuk dapat membuka dan mengedit file Excel langsung dari Sheets tanpa perlu melakukan konversi. Menariknya lagi, perluasan ini juga sudah didukung oleh perlindungan keamanan client-side encryption sehingga file akan tetap aman meski dibuka di platform berbeda (dari Microsoft Office ke Google Workspace). Selain perluasan ini, Google Sheets dan aplikasi produktivitas lain dalam ekosistem Google Workspace telah dibekali dengan kapabilitas dan fitur canggih yang akan menyederhanakan alur kerja Anda. Optimalkan dengan berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Workspace for Business (untuk perusahaan) dan Workspace for Education (untuk institusi pendidikan). Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Kembangkan Kolaborasi di Google Chat dengan Smart Chip

Tahun 2021 lalu, Google memperkenalkan kapabilitas smart canvas di Workspace untuk mendorong kolaborasi yang lebih seamless. Sejak saat itu, Google telah menambahkan banyak dukungan untuk smart canvas seperti smart chips ke Google Docs dan Sheets yang memungkinkan Anda melihat pratinjau dan mengakses informasi dan file. Kini, dukungan smart chip tersebut telah tersedia di Google Chat versi web. Smart chip untuk Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Google Chat merupakan aplikasi percakapan dari Google yang dirancang untuk dapat mendukung kolaborasi di ekosistem Workspace. Aplikasi ini memiliki ragam fitur yang memudahkan para penggunanya berkomunikasi secara seamless. Paling baru, Google Chat menghadirkan kapabilitas smart chip yang merupakan dukungan untuk ekosistem Workspace. Photo Credit: Google Workspace Updates Kini, jika Anda mengetikkan “@” di kolom pesan Google Chat, maka sistem secara otomatis akan menampilkan daftar saran file untuk disertakan sebagai smart chip. Anda dapat mencari file cukup dengan mengetikkan namanya. Hasil pencarian akan didasarkan pada file terakhir yang Anda gunakan. Setelah file dipilih, Anda dapat memasukkannya langsung ke dalam pesan Chat. Baca juga: Quick Reaction Google Chat, Kirim Reaksi Kini Jadi Lebih Cepat Mengapa fitur ini penting? Banyak orang melakukan sejumlah tindakan kolaboratif di Google Chat agar mereka dapat menyelesaikan pekerjaan lebih cepat. Misalnya, Anda dapat berbagi file tugas dalam pesan langsung (atau bahkan Space Google Chat) untuk mengumpulkan respons dari berbagai pihak yang terlibat. Fitur ini juga mengurangi hambatan bagi pengirim dengan menyederhanakan langkah untuk mencari file. Pengguna tak perlu lagi mencari file secara terpisah di dalam Drive, lalu menyalin atau menempelkannya ke dalam pesan Chat. Kini, pengguna dapat mengirim file sebagai smart chip sehingga jauh lebih ringkas dan mudah dibaca dalam pesan, tanpa perluu lagi keluar dari Chat. Baca juga: Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu Pratinjau in-line dari chip file akan ditampilkan saat Anda menulis pesan, mirip dengan saat menempelkan URL file ke Chat. Jika Anda kurang menyukai tampilan tersebut, bisa menghilangkannya cukup dengan mengeklik tombol tutup sebelum mengirim pesan atau kepan pun saat mengedit pesan. Mulai menggunakan fitur Seluruh dukungan smart chip di ekosistem Google Workspace tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator, termasuk untuk fitur baru ini. Pengguna bisa langsung menggunakan fitur dengan mengetikkan “@” yang kemudian diikuti nama file untuk mencari file yang ingin ditambahkan ke dalam pesan Chat. Perlu diketahui, fitur ini berjalan penuh di Google Chat versi web. Pengguna Google Chat versi mobile dapat menerima dan mengeklik smart chip, namun tidak bisa menambahkan atau mengirimkan smart chip (untuk saat ini). Ketersediaan fitur Fitur terbaru Google Chat ini dirilis secara bertahap (gradual rollout) untuk domain rilis cepat, mulai dari tanggal 1 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal dilakukan perilisan penuh (full rollout) mulai dari tanggal 15 September 2023 (membutuhkan 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Smart chip untuk Google Chip tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat Dengan hadirnya dukungan smart chip baru di Google Chat ini, Anda bisa mengirimkan file dokumen lebih cepat sehingga kolaborasi pun jadi makin seamless. Optimalkan performa Google Chat di lingkungan kerja Anda dengan berlangganan Google Workspace. Sebagai official partner Workspace Indonesia, EIKON Technology menyediakan Workspace resmi berlisensi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan Google Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Info

Peningkatan Kapabilitas Ekspor Data di Google Workspace

Integrasi Google Workspace dan Google Cloud Storage memungkinkan Anda untuk mengekspor semua atau sebagian data perusahaan ke arsip digital dengan tingkat keamanan tinggi. Data yang telah disimpan ke dalam arsip pun nantinya dapat diunduh. Cloud Storage memiliki tool Data Export yang dirancang khusus untuk mengekspor seluruh data. Kini, kapabilitas tersebut mengalami peningkatan seputar ekspor data pengguna untuk pelanggan Google Workspace. Peningkatan kapabilitas ekspor data Per awal Agustus 2023, Google Workspace meluncurkan peningkatan dalam hal ekspor data pengguna. Workspace menghadirkan beberapa peningkatan berupa: Photo Credit: Google Workspace Updates Seluruh pelanggan Google Workspace kini dapat memilih untuk mengekspor data pengguna tertentu, bukan keseluruhan data mereka (data yang berupa user generated content). Photo Credit: Google Workspace Updates Perubahan antarmuka tool Data Export, yang memberikan informasi lebih detail mengenai ekspor, mencatat riwayat ekspor yang lebih panjang, sekaligus menawarkan lebih banyak fitur (seperti takeout yang telah difilter). Baca juga: Storage Transfer Service Google Cloud Kini Mendukung Kapabilitas Replikasi Real-Time Pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, dan Teaching and Learning Upgrade kini memiliki opsi tambahan untuk mengekspor data. Jika menggunakan salah satu edisi tersebut, maka Anda dapat mengekspor konten untuk sekumpulan pengguna individual. Misalnya, Anda dapat memilih untuk mengekspor seluruh data yang ditujukan khusus bagi beberapa pengguna tertentu (bukan untuk seluruh pengguna dalam satu domain). Dengan hadirnya opsi ini, Anda bisa memiliki lebih banyak pilihan saat harus melakukan ekspor data, sekaligus melengkapi opsi yang telah dirilis tahun 2022 lalu, yaitu: Mengekspor user generated content menurut organizational unit (OU). Mengekspor user generated content berdasarkan grup. Secara historis, ekspor data terbatas pada kumpulan lengkap user generated content milik pelanggan. Namun, saat mengekspor, banyak pelanggan yang menemukan bahwa dari keseluruhan user generated content, hanya beberapa saja yang relevan. Dengan hadirnya peningkatan ini maka pelanggan memiliki kontrol yang lebih besar dan terperinci, terutama seiring dengan berkembangnya kebutuhan bisnis dan compliance mereka. Adanya lebih banyak opsi ekspor, memungkinkan pelanggan untuk bisa mengambil data spesifik yang diperlukan, kapan pun mereka membutuhkannya. Baca juga: Pembaruan Alat Storage Management di Konsol Admin, Apa yang Berubah? Mulai menggunakan kapabilitas Google Cloud Storage Kapabilitas baru ini dikelola sepenuhnya oleh Super Admins. Untuk bisa menggunakan kapabilitas ini pastikan Workspace Anda sudah: Memiliki akun Super Admins atau Cloud Identity yang berusia setidaknya 30 hari. Mengaktifkan 2-Step Verification (2SV) untuk akun Anda. Memastikan bahwa ekspor data terakhir yang berhasil diselesaikan bertanggal lebih dari 30 hari. Namun, jika ekspor terakhir tidak berhasil, Anda bisa segera memulai ekspor baru atau menjalankan ekspor remediasi untuk mendapatkan data yang hilang. Memastikan tidak ada aktivitas ekspor data lain yang sedang berlangsung. Hanya satu ekspor yang dapat dijalankan dalam satu waktu. Ketersediaan Peluncuran penuh kapabilitas baru ini dimulai tanggal 7 Agustus 2023 (membutuhkan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus, Teaching and Learning Upgrade, dan Assured Controls. Baca juga: Penambahan Aturan Lifecycle Conditions Baru untuk Google Cloud Storage Dengan hadirnya peningkatan kapabilitas ekspor data ini maka pelangan memiliki kontrol yang lebih besar dan terperinci, terutama seiring dengan berkembangnya kebutuhan bisnis dan compliance mereka. Tertarik dengan kapabilitas terbaru Google Cloud Storage ini? Anda bisa mendapatkannya secara otomatis saat berlangganan Google Workspace edisi Business atau Education. Keduanya telah tersedia di EIKON Technology official partner Workspace Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google Slide, Google Workspace

Membuat Konten Branding Kini Lebih Mudah dengan Google Slides and Google Forms

Rangkaian produktivitas Google Workspace kembali menghadirkan inovasi untuk menyederhanakan alur kerja Anda. Kali ini, Workspace meluncurkan beberapa template baru Google Slides dan Google Forms yang dapat Anda manfaatkan untuk keperluan branding perusahaan. Untuk detail selengkapnya mengenai cara kerja dan ketersediaan fitur, mari simak ulasan berikut. Domain template Google Slides Photo Credit: Google Workspace Updates Kini Anda bisa membuat konten branding perusahaan lebih cepat di Google Slides. Pasalnya, Slides baru saja meluncurkan beberapa templates dan themes siap pakai. Fitur ini bisa langsung digunakan setelah administrator Workspace Anda membagikan material desain kepada para pengguna dalam domain. Setelah material desain dibagikan, Anda bisa langsung mengakses domain template dengan ragam pilihan slide, layout, font, gambar, hingga warna yang akan muncul saat Anda membuat presentasi di Slides. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Domain template Google Forms Photo Credit: Google Workspace Updates Bersamaan dengan perilisan domain template Google Slides, Workspace juga merilis domain template untuk Google Forms. Sama seperti domain template Slides, fitur ini dapat diakses setelah administrator membagikan material desain ke domain kerja Anda. Setelah material desain dibagikan, Anda bisa langsung mengakses domain template dengan ragam pilihan gambar header, font, hingga warna yang akan muncul saat Anda membuat formulir di Forms. Dengan hadirnya fitur baru ini, Anda dapat dengan mudah mempertahankan konsistensi branding perusahaan. Administrator pun bisa mengatur domain template yang dapat diakses oleh seluruh pengguna maupun domain template untuk divisi atau kelompok kerja tertentu. Baca juga: Peningkatan Fitur Suara Google Workspace untuk Docs dan Slides Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru Google Slides dan Google Forms dalam domain Workspace Anda, cukup ikuti petunjuk berikut: Administrator Kedua fitur ini NONAKTIF secara default dan bisa selalu diaktifkan dalam level domain, organizational unit (OU), maupun grup. Untuk mengaktifkannya, masuk ke konsol Google Admin dan klik menu Apps > Google Workspace > Setting for Drive and Docs > Templates > Default themes and templates > Slide library template (untuk Slides) atau Forms default theme (untuk Forms). End-user Setelah diaktifkan oleh administrator, end-user bisa langsung mengakses template dan theme di Slides dengan menggunakan template sidebar yang otomatis tersedia saat Anda membuat presentasi. Selain itu, Anda juga bisa mengaksesnya dengan masuk ke menu Insert > Templates. Untuk mengakses template Forms, Anda cukup mengeklik ikon Customize Theme (berbentuk palet) yang ada di bagian kanan atas halaman.    Ketersediaan Template Google Slides dan Google Forms ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dilakukan mulai tanggal 7 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas template). Fitur baru ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace for Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, dan Education Plus. Baca juga: Menambahkan Anotasi di Google Slides Kini Jadi Makin Mudah dengan Pen Tool Hadirnya kapabilitas berupa domain template untuk Google Slides dan Google Forms ini akan memudahkan Anda merancang konten branding perusahaan yang seragam dalam waktu singkat. Template telah tersedia untuk Workspace for Business dan Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, partner resmi Google Workspace Indonesia. Untuk informasi berlangganan, silakan hubungi kami di sini!  

Scroll to Top