EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Info

Contact Center Terintegrasi Penuh di Chrome OS

Contact center merupakan bagian yang cukup penting bagi sebuah perusahaan maupun bisnis. Bisa dibilang, keberadaannya juga menjadi sebagai salah satu ujung tombak perusahaan dengan konsumen.  Untuk meningkatkan kinerja tersebut, kini Chrome OS menawarkan solusi tools contact center yang terintegrasi. Lantas, mengapa hal itu penting, apa saja manfaatnya, dan cara mendapatkannya? Simak ulasan berikut. Mengapa Contact Center Chrome OS Penting untuk Bisnis? Photo: Pexels.com Penggunaan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS dinilai cukup penting bagi perusahaan maupun bisnis di era digital seperti saat ini. Dengan layanan yang terintegrasi tentu akan memudahkan Anda dalam melakukan manajemen IT yang lebih baik. Beberapa alasan yang mendasar mengapa Anda harus menggunakan layanan ini di antaranya adalah sebagai berikut: Manajemen IT dari jarak jauh dan mengamankan platform: Chrome OS merupakan layanan manajemen dengan jaringan cloud computing. Dengan begitu, pengelolaan menjadi lebih aman dan dapat mengoptimalisasi keberadaan contact center meskipun dengan jarak jauh. Sebagai solusi untuk validasi contact center dalam memantau perkembangan bisnis dengan dukungan Chrome Enterprise Recomended. Mempermudah akses virtualisasi infrastruktur IT, terutama penggunaan desktop untuk penggunaan Chrome OS dan Citrix Workspace. Termasuk penggunaan untuk Citrix Ready. Menciptakan ekosistem IT dan layanan contact center terbaik bagi bisnis Anda. Manfaat yang Didapatkan Photo: Pixabay.com Menggunakan layanan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS memiliki banyak manfaat bagi perusahaan maupun bisnis. Terlebih bagi perusahaan yang sering berhubungan langsung dengan konsumen. Misalnya seperti perusahaan perbankan, asuransi, maupun yang bergerak di bidang finansial lainnya. Setidaknya, beberapa manfaat menggunakan layanan contact center di antaranya adalah: Melindungi Bisnis dan Informasi Konsumen Manfaat yang pertama, fitur dan layanan ini dapat melindungi segala data dan informasi yang berkaitan dengan konsumen . Misalnya saja perlindungan data dari virus, ransomware, hingga serangan siber lainnya. Fitur keamanan ini pun akan diupdate secara otomatis. Termasuk dengan dukungan Google Safe Browsing yang membuat data tetap aman di tangan Anda. Meningkatkan Produktivitas Agen Call Center Perusahaan Tahukah Anda jika menggunakan fitur layanan call center yang terintegrasi dengan Chrome OS bisa meningkatkan produktivitas kinerja call center? Perangkat infrastruktur yang digunakan oleh call center dan sudah terintegrasi dengan Chrome OS lebih cepat 76% dari Windows 10. Hal itu akan menghemat waktu selama 3 jam setiap minggunya untuk melakukan update dan proses input kebutuhan konsumen. Kemudian, bisa meminimalisir downtime yang dapat mengganggu kinerja dan produktivitas perusahaan. Meminimalisir Tekanan dan Tingkat Stres pada Karyawan Keempat, manfaat penggunaan layanan call center Chrome OS tak hanya dari segi infrastruktur saja. Melainkan juga berdampak pada sisi karyawan itu sendiri. Dengan infrastruktur yang cepat, setidaknya bisa meminimalisir tingkat stres dari karyawan atau agen yang harus menerima informasi maupun masukan dari konsumen.  Dengan menggunakan fitur dan layanan Chrome OS dapat meningkatkan pelayanan call center 96% lebih cepat. Pada akhirnya, proses penanganan konsumen lebih cepat terselesaikan dan tidak menumpuk maupun menunggu selama beberapa hari dan itu bisa menyebabkan tekanan bagi karyawan atau agen call center Anda. Pelayanan yang Lebih Baik Manfaat yang terakhir adalah, dengan menggunakan layanan terintegrasi dan mengandalkan kecepatan respon konsumen, secara langsung maupun tak langsung hal itu akan meningkatkan pelayanan. Konsumen pun akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Dengan begitu, ini akan meningkatkan reputasi perusahaan dalam melayani kebutuhan konsumen secara cepat dan tepat. Para agen call center pun akan bekerja lebih optimal. Mendapatkan Layanan Contact Center Chrome OS yang Terbaik Photo: Pexels.com Kini, Anda sudah mengetahui betapa besar manfaat Contact Center Chrome OS yang telah disebutkan di atas. Sudah saatnya bisnis Anda menerapkan dan menggunakan platform terbaik ini. Salah satunya dengan memilih vendor penyedia layanan Chrome resmi yang memiliki lisensi langsung dari Google. Untuk itu Anda bisa memilih dan membelinya di EIKON Technology. Kami menyediakan berbagai layanan untuk bisnis terbaik Anda. Termasuk memberikan dukungan terbaik untuk layanan contact center perusahaan atau bisnis Anda. Informasi lebih lanjut dan pembelian secara lengkap bisa klik di sini. Dapatkan pula layanan after sales untuk menjamin keamanan dan kenyamanan produk pada bisnis Anda dari kami.

Chromebook

Pengelolaan Management Ekstensi Hadir di Chrome

Management ekstensi Chrome menjadi hal penting bagi sebuah perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Khususnya, yang berkaitan dengan sistem jaringan internet dalam penyimpanan data. Ekstensi pada Chrome dapat diartikan sebagai aplikasi kecil dengan fitur tambahan untuk memodifikasi maupun meningkatkan fungsi Chrome yang lebih baik.  Lalu, seberapa pentingnya management ekstensi Chrome ini dan bagaimana menjalankannya menjadi lebih mudah? Mengapa Management Ekstensi Chrome Penting? Photo: Unsplash.com Sebagian orang mungkin akan mempertimbangkan keberadaan ekstensi. Bagi sebagian orang lainnya, ekstensi dianggap kurang begitu penting. Khususnya bagi pengguna yang hanya memanfaatkan Chrome hanya sebatas mengakses mesin pencarian. Namun, bagi Anda yang menggunakannya untuk menunjang pekerjaan yang lebih baik, maka management ekstensi ini wajib Anda pelajari. Secara umum, bisa dikatakan bahwa manfaat dari ekstensi Chrome tidak lain untuk melengkapi kekurangan pada sistem operasi komputer dan IT yang digunakan.  Membuat Workflow Lebih Mudah dengan API Photo: Unsplash Bagi organisasi maupun perusahaan yang menggunakan ratusan atau bahkan ribuan ekstensi, mengelola pengaturan yang ada memang bukanlah hal yang mudah. Namun, hal tersebut kini lebih efisien dengan menggunakan fitur App Details API.  API terbaru ini memungkinkan admin untuk mendapatkan informasi secara lebih detail mengenai spesifikasi aplikasi dan ekstensi yang sudah diprogram. Hal ini pun akan memudahkan Anda dalam membuat workflow, terutama ketika melakukan audit mengenai manajemen risiko IT. Tandai Ekstensi Prioritas pada Toolbars Photo: MakeUseOf Kini, ada banyak cara dan tips untuk meningkatkan produktivitas IT Anda. Banyak dari pengguna Chrome menggunakan ekstensi ini untuk memudahkan pekerjaan mereka. Di sini untuk manajemen ekstensi, Anda bisa menandai ekstensi prioritas untuk digunakan pada toolbars. Langkah ini dilakukan untuk menghemat waktu, terutama untuk troubleshooting pada browser. Hal ini hampir sama dengan fitur managed bookmarks yang telah dirilis sebelumnya. Selain menandai ekstensi prioritas, Anda pun juga bisa menandai ekstensi yang lebih spesifik. Hal ini sangat penting bagi Anda sebagai admin IT bagi perusahaan.  Ekstensi Terbaru dari Chrome Photo: Bounce Geek Google pun terus mengembangkan management ekstensi Chrome dengan berbagai ragam fitur unggulannya. Misalnya saja di awal tahun 2021 ini meluncurkan ekstensi Manifest V3. Platform terbaru dari versi ekstensi ini disebut-sebut lebih aman, bisa diandalkan dan melindungi privasi lebih baik. Pemutakhiran fitur keamanan pada ekstensi yang dikembangkan oleh Google Web Store ini memiliki dasar bagi pengguna untuk mengontrol data perusahaan lebih aman dan nyaman.  Kesimpulan: Management Ekstensi Chrome Mempermudah Pekerjaan Anda Photo: Dev Problems Berdasarkan uraian dan ulasan di atas dapat disimpulkan jika keberadaan management ekstensi Chrome dapat membantu meningkatkan kinerja Anda dalam menggunakan browser Chrome di berbagai keperluan. Mulai dari menyimpan file data hingga melakukan penyesuaian perangkat menggunakan ekstensi tertentu. Terlebih lagi keamanan dari Chrome pun sudah tidak diragukan lagi. Apalagi di masa mendatang, Chrome telah menyematkan fitur verifikasi dua langkah untuk akses login dan sign-in pada produk-produk mereka. Dengan begitu, tidak semua orang bisa mengakses data tanpa melalui persetujuan pemilik terlebih dahulu. Kini, saatnya Anda menggunakan fitur terbaik dari Chromebook untuk memudahkan dalam management ekstensi Chrome. Anda bisa mendapatkannya di vendor penyedia layanan dan produk Google di Indonesia secara resmi seperti EIKON Technology. Keuntungan membeli produk Chrome maupun chromebook di sini adalah selan mendapatkan lisensi resmi secara langsung dari Google, Anda juga akan mendapatkan layanan after sales terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di sini.

Chromebook

Sign-in Lebih Aman dan Nyaman di Chromebook

Password selama ini menjadi salah satu kunci utama untuk mengamankan akun dan data digital kita. Namun, pengamanan yang hanya dengan password saja sebenarnya tidak cukup untuk menjaga perangkat maupun akun. Oleh karena itulah, Google pun terus mengembangkan berbagai fitur unggulan dalam mengamankan akun Chromebook penggunanya agar lebih aman dan nyaman saat sign-in. Membuat Password Sign-In Lebih Aman Photo: Pexels.com Setiap hari Google memastikan password dari sekitar 1 miliar pemilik akun tetap aman dan terverifikasi dengan baik. Tujuannya tak lain untuk memastikan keamanan agar akun benar-benar berada pada orang yang tepat dan menghindari pembajakan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.  Untuk mengoptimalkan layanan tersebut, Google menyematkan Google’s Password Manager pada Chrome, Android, dan juga Google App. Kedepannya juga akan diberlakukan pada sistem operasi iOS. Dengan menggunakan teknologi terkini, data pun menjadi lebih aman. Hal itu juga akan memudahkan para penggunanya untuk menyarankan membuat password yang kuat dan unik pada berbagai device, tanpa harus mengingat kembali dan mengulanginya saat login. Akses Verifikasi Chromebook Dua Langkah Photo: National Cyber Security Center Selain menggunakan password dengan kombinasi yang aman, penggunaan Chromebook juga menggunakan mode verifikasi dua langkah. Mode ini diterapkan untuk mencegah serangan dari pihak luar yang dapat mengakses akun Anda secara ilegal maupun mencuri data-data penting lainnya.  Dalam praktiknya, verifikasi dua langkah ini menggunakan ‘sesuatu yang Anda ketahui’ seperti password dan ‘apa yang Anda miliki’ dalam hal ini adalah nomor telepon maupun kombinasi nomor yang khusus sebagai kode akses Anda. Nantinya, pada akhir 2021, Google berencana akan menggunakan metode dua verifikasi dua langkah ini pada 150 juta penggunanya. Termasuk bagi dua juta pengguna maupun kreator YouTube.  Device Anda Menjadi Lebih Nyaman Photo: Larastock Google tak hanya berkomitmen melindungi keamanan akun Chromebook Anda. Lebih dari itu, juga berkomitmen untuk melindungi perangkat atau device yang digunakan dari berbagai serangan siber seperti fraud. Google pun bekerjasama dengan mitra-mitra terbaik untuk memberikan perlindungan keamanan secara cuma-cuma pada lebih dari 10 ribu penggunanya tahun ini. Untuk memudahkan pengguna, Google juga membangun sebuah sistem pengamanan pada sistem operasi Android. Di sisi lain, hal yang sama juga dilakukan untuk produk dari Apple dengan adanya Google Smart Lock App pada perangkat. Saat ini, setidaknya sudah ada sekitar 2 miliar perangkat di dunia yang secara otomatis mendukung fitur keamanan saat sign-in di Chrome menggunakan verifikasi dua langkah. Perlindungan Identitas Digital Chromebook yang Andal Photo: Google for Education Pengembangan pun terus dilakukan oleh Google untuk melindungi pengguna ketika sign-in di akun Chrome mereka. Hal itu ditunjukkan dengan meluncurkan fitur One Tap yang merupakan bagian dari sistem keamanan API yakni Google Identity Service. Dimana fitur ini bisa digunakan untuk pengamanan token selain password untuk login pada layanan website dan aplikasi seperti Pinterest dan Reddit. Kesimpulan Photo: Stuff.co.nz Adanya fitur baru untuk sign-in di Chromebook membuat pengguna merasa aman dan nyaman digunakan kapan saja dan dimana saja. Termasuk cara berlangganan fitur ini langsung dari Google. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih vendor penyedia layanan produk Gooogle seperti Chrome maupun Chromebook yang terpercaya. Selain itu juga memiliki lisensi resmi dari Google pusat. Di Indonesia, saat ini salah satu yang memiliki lisensi untuk memasarkan produk dan layanan Google secara resmi adalah EIKON Technology. Dengan pengalamannya menyediakan layanan Google untuk korporasi, Anda pun layak memilihnya. Ada berbagai platform layanan yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Termasuk didukung dengan teknisi yang siap melayani Anda baik untuk maintenance maupun saat terjadi kendala. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk tersebut, Anda bisa klik di sini.

Google Workspace, Productivity, School

Meeting Semakin Mudah dengan Fitur Baru Google Classroom

Google Classroom mengalami peningkatan pesat dari segi penggunaan saat pandemi COVID-19. Terlebih lagi ketika pemerintah di berbagai negara mulai menerapkan kebijakan untuk memulai kegiatan belajar para siswa dan guru melalui daring atau online. Pada awalnya, Google Classroom yang merupakan bagian dari Google Workspace for Education memiliki fitur terbatas. Namun, seiring banyaknya permintaan dan kemudahan yang diharapkan Google pun menambahkan fitur unggulan. Salah satunya adalah meeting online semakin mudah dan nyaman. Seperti apa fitur baru ini? Simak ulasan berikut. Fitur Baru Google Classroom untuk Meeting Photo: Zee News Fitur baru Google Classroom ini disebut dengan “Ask to Join”. Di mana para peserta di luar kelas secara otomatis tidak akan bisa mengikuti sesi bila tidak menyetujui pesan yang diberikan. Hal ini akan menambah kenyamanan bagi para peserta yang terlibat. Bagi guru, akan mudah untuk melakukan hosting sesi pembelajaran dan mengirimkan link kepada siswa. Layanan ini pun nantinya akan terintegrasi dengan berbagai layanan dari Google lainnya seperti Google Meet.  Manfaat yang Didapatkan Photo: PPLWARE Keberadaan fitur baru Google Classroom ini memiliki banyak manfaat yang bisa didapatkan. Baik itu bagi para staf pengajar, siswa, hingga partisipan lainnya. Setidaknya, ada beberapa hal yang bisa didapat dari keberadaan Google Classroom untuk meeting ini: Memudahkan guru dan murid untuk mengelola link yang akan digunakan dalam streaming pembelajaran online. Dengan begitu, aksesnya pun tidak sulit. Siswa akan diarahkan di ‘ruang tunggu’ hingga guru sebagai admin disini bergabung untuk memulai sesi. Peserta di luar kelas dapat memiliki pilihan untuk bergabung. Di sini, guru sebagai admin bisa memberikan pesan ‘ask to join’, apabila setuju maka peserta bisa masuk ke dalam sesi meeting atau pembelajaran tersebut. Bagaimana Memulainya? Photo: Google for Education Untuk bisa menggunakan layanan ini, sebenarnya sangat mudah. Anda pun bisa memilih posisi Anda. Baik itu sebagai admin untuk memulai sesi meeting  atau sebagai pengguna (end user). Semua tergantung kebutuhan Anda, namun ada hal penting yang perlu untuk Anda lakukan yakni: Jika Admin sebenarnya tidak ada admin yang mengontrol fitur ini. Namun, Google Meet harus terhubung agar Anda bisa menikmati layanan meeting online dengan nyaman menggunakan Google Classroom. Bila posisi Anda sebagai pengguna atau partisipan (end user) juga tak kalah mudahnya. Fitur tersebut akan otomatis ‘ON’ saat Anda membuat pertemuan online di Google Classroom ini. Pengguna dapat mengakses meeting melalui tautan yang dikirimkan oleh admin. Setelah itu, tunggulah beberapa saat sampai program berjalan dan Anda bisa memulai meeting dengan lancar. Kesimpulan Photo: Washington University of Virginia Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan fitur baru Google Classroom ini memiliki peran penting dalam pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Jika dahulu keberadaannya sebagai bagian dari Google Workspace for Education sangat terbatas, saat ini pengembangan fiturnya pun beragam. Dengan adanya fitur ini akan semakin memudahkan berbagai pihak yang terlibat dalam pembelajaran daring. Tak hanya itu saja, fitur tersebut juga mampu menjembatani para guru maupun staf pengajar untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik dalam menggunakannya di mana saja dan kapan saja. Dengan begitu, koordinasi pun menjadi semakin mudah dilakukan. Kini, Anda bisa menggunakan Google Classroom dengan berbagai ragam fitur unggulan yang ditawarkan melalui vendor penyedia layanan Google yang resmi di Indonesia yakni EIKON Technology. Di sini tersedia bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan dari kami, Anda bisa klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Sistem Operasi Terbaru dari Microsoft

Setelah merilis Windows 10 tahun 2015 lalu, di bulan Oktober 2021, Microsoft akhirnya meluncurkan sistem operasi baru mereka, Windows 11, Sistem operasi baru ini bisa Anda dapatkan secara gratis melalui PC dengan Windows 10 yang kompatibel. Bisa juga dengan membeli PC baru yang telah dipasangi Windows 11. Lalu, apa saja upgrade yang ditawarkan Microsoft dalam sistem operasi terbaru mereka ini? Apa saja perbedaan Windows 11 dengan para pendahulunya? Seperti apa spesifikasi PC yang mampu menjalankan sistem operasi ini? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak penjelasannya berikut. Bagaimana cara mendapatkan Windows 11? Microsoft memastikan bahwa sistem operasi terbaru mereka mudah untuk didapatkan, terutama bagi user yang telah menggunakan Windows. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan Windows 11: Membeli PC baru yang telah diinstal Windows 11 sebelumnya. Membeli PC dengan Windows 10 yang memenuhi syarat untuk free upgrade. Gunakan PC Health Check untuk mengetahui apakah PC Windows 10 Anda memenuhi syarat free upgrade. Spesifikasi PC untuk free upgrade Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, Anda bisa memasang sistem operasi terbaru Microsoft ini pada PC Windows 10. Lalu, apa saja spesifikasi PC yang dapat menjalankan Windows 11 ini? Memiliki prosesor setidaknya 1 GHz dengan minimal dua inti prosesor atau SoC 64-bit yang cocok. Kapasitas RAM minimal 4 GB. Kapasitas penyimpanan minimal 64 GB Memiliki firmware system EUFE dan mampu menjalankan Secure Boot. Trusted Platform Module 2.0 Display setidaknya 720p dengan 8-bit per saluran warna. Graphics Card minimal DirectX 12 dengan driver WDDM 2.0. Apa saja yang baru di Windows 11? Dengan durasi riset yang cukup panjang, kurang lebih selama 6 tahun, Windows 11 tentu memiliki beberapa upgrade yang tidak bisa Anda temukan pada para pendahulunya. Apa saja upgrade yang akan didapatkan? Perubahan letak Start menu dan Taskbar Photo Credit: Microsoft Windows Blog Perubahan yang langsung terlihat adalah letak Start menu dan juga Taskbar. Jika pada sistem operasi sebelumnya Start menu dibuat menjorok ke kiri, kini Anda bisa menemukannya di bagian tengah. Selain itu, Anda bisa langsung mengakses file dan riwayat penelusuran dari Start menu. Pintasan aplikasi (shortcut) juga masih bisa ditemukan dalam Start menu. Jika Anda menggunakan Microsoft 365, file juga akan otomatis tersinkronisasi dan bisa langsung muncul di Start menu. Namun pastikan Anda telah mengaktifkan sinkronisasi cloud Microsoft 365 sebelumnya. Baca juga: 5 Fitur Microsoft 365 Untuk Menunjang Remote Dan Hybrid Working Widgets Photo Credit: Microsoft Windows Blog Upgrade berikutnya adalah Widgets. Jika Windows 10 memiliki Taskbar Widgets, Windows 11 memiliki Widgets. Perbedaannya terletak pada feed yang ditampilkan. Widgets dibuat untuk bisa menyesuaikan kebutuhan Anda dengan memanfaatkan AI atau Artificial Intelligence serta jaringan web. Untuk mengakses Widgets, cukup gulirkan layar ke atas. Anda bisa langsung menemukan beberapa Widgets seperti Outlook calendar, To-Do list, weather, hingga galeri OneDrive. Konektivitas tanpa batas melalui Microsoft Teams Photo Credit: Microsoft Windows Blog Teams merupakan platform komunikasi dari Microsoft. Dengan Windows 11, Anda bisa menggunakan beberapa fitur bawaan Teams lebih mudah. Salah satunya adalah Chat. Cukup dengan satu klik, Anda sudah bisa melakukan chat, voice call, bahkan video call. Anda bisa menggunakan fitur ini meski lawan bicara tidak menggunakan Windows. Teams dapat melakukan dan menerima panggilan dari sistem operasi apa pun, sesame Windows, Mac, Android atau iOS. Kemampuan multitasking yang handal Salah satu poin utama yang diusung Windows 11 adalah kemampuan untuk multitasking. Dengan Snap Layouts, Groups, dan Desktop, Anda bisa berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain lebih cepat. Photo Credit: Microsoft Windows Blog Bukan hanya itu, pengaturan untuk device tambahan pun sekarang lebih praktis. Jika Anda menggunakan external monitor, sistem secara otomatis akan mengingat pengaturannya. Jadi, saat Anda memutuskan sambungan monitor dan kemudian menyambungkan kembali, Windows akan langsung kembali pada posisi sebelumnya. Kompatibilitas untuk gaming Salah satu hal yang menjadi sorotan saat Microsoft mengumumkan peluncuran Windows 11 adalah kemampuannya untuk gaming. Microsoft bahkan mengklaim bahwa sistem operasi terbaru mereka memang dirancang untuk keperluan gaming. Photo Credit: Microsoft Windows Blog Jika PC Anda sudah memiliki HDR display, maka fitur Auto HDR akan otomatis melakukan upgrade ke high dynamic range, sehingga rendering warna dan tingkat kecerahan pun lebih luas. Fitur Auto HDR ini juga bisa dinonaktifkan sesuai kebutuhan. Bukan hanya itu, sistem operasi ini juga sudah mendukung DirectStorage yang ada di Xbox. Jika Anda memasangkan fitur ini dengan NVMe serta DirectX 12 GPU maka load time game yang ada pada DirectStorage akan lebih singkat dan render pun lebih detail. Masih ada banyak hal lain yang ditawarkan oleh Microsoft lewat Windows 11. Jika Anda penasaran, tidak ada salahnya untuk langsung mencoba sistem operasi terbaru Microsoft ini. Untuk pengalaman yang lebih seamless dan produktif, Anda bisa melakukan sinkronisasi dengan Microsoft 365. Belum berlangganan Microsoft 365 dan tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya? Tidak perlu khawatir, EIKON Technology siap membantu Anda. EIKON Technology sebagai mitra resmi Microsoft di Indonesia menawarkan beragam produk dan solusi dari Microsoft secara legal dan tentunya aman. Klik di sini untuk mencoba paket gratis Microsoft 365 sekarang juga!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Upgrade Terbaru Microsoft 365 Menyambut Windows 11

Microsoft 365 resmi meluncurkan sistem operasi terbaru mereka, Windows 11 awal Oktober lalu. Dengan adanya upgrade sistem operasi ini, otomatis beberapa layanan Microsoft yang terhubung dengan Windows pun mengalami penyesuaian. Salah satunya bisa Anda temukan pada platform produktivitas Microsoft yaitu Microsoft 365. Transisi dari Windows 10 menuju Windows 11 sedikit banyak akan mempengaruhi Microsoft dan layanan yang ada di dalamnya seperti Microsoft Teams, Outlook, aplikasi Office,  Endpoint Manager, Yammer, dan Viva. Seperti apa upgrade terbaru yang ditawarkan Microsoft 365 untuk menyambut Windows 11? Layanan meetings yang lebih inklusif Upgrade pertama Microsoft 365 datang dari Teams. Microsoft Teams sendiri merupakan platform komunikasi dan kolaborasi. Selain untuk menyesuaikan transisi Windows, upgrade Teams juga dimaksudkan untuk menyesuaikan situasi dunia kerja saat ini. Seperti yang Anda ketahui, saat ini dunia kerja telah mengalami perubahan. Dari yang mulanya hanya dilakukan di kantor, kini beralih pada model remote atau hybrid. Perubahan ini otomatis membuat platform komunikasi seperti Teams makin banyak digunakan. Untuk memenuhi segala kebutuhan penggunanya, Teams pun terus meningkatkan layanan. Berikut adalah beberapa upgrade terbaru Teams: Pilihan bahasa yang lebih variatif untuk live caption dan transcript Kini, meeting menggunakan Teams dapat disematkan live caption serta live transcript. Pilihan bahasa yang tersedia pun lebih variatif. Total tersedia 27 bahasa, termasuk Indonesia, Jerman, Jepang, dan Hindi. User yang menggunakan smartphone dapat melihat caption dalam bahasa pilihan mereka. Sedangkan user dengan PC dapat mengganti bahasa lisan. Untuk mengaktifkan fitur ini klik opsi More Actions. Topics integration dengan Yammer dan Viva Photo Credit: Microsoft Sering kesulitan mencari materi untuk presentasi kerja? Anda bisa memanfaatkan fitur terbaru Microsoft Yammer yaitu Topics integration. Melalui fitur ini, Anda bisa mencari topik yang lebih relevan. Selain itu, integrasi dengan Viva juga memungkinkan Anda menemukan pengalaman yang sesuai dengan topik. Semua konten dari Yammer dan Viva pun dapat dihubungkan ke Teams. Dengan begitu, konten presentasi yang akan Anda tampilkan saat meeting pun lebih  inklusif. Opsi co-author untuk dokumen terenkripsi Microsoft 365 Upgrade Microsoft 365 berikutnya bisa Anda temukan pada platform pengolah dokumen mereka seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Kini, aplikasi Microsoft 365, baik yang dipasang di desktop Windows maupun macOS sudah dilengkapi dengan fitur AutoSave atau penyimpanan otomatis. Upgrade terbaru Microsoft 365 ini juga membuka opsi co-author untuk dokumen yang telah terenkripsi. Artinya, Anda bisa membuka, menyunting, dan menyimpan dokumen Word, Excel, dan PowerPoint milik orang lain yang dibagikan kepada Anda. Palet warna yang lebih beragam di Visio web Photo Credit: Microsoft Sebelumnya, Visio hanya memiliki pilihan warna yang terbatas untuk objek mereka. Anda hanya bisa memilih Theme Colors, Standard Colors, serta opsi untuk mengubah transparansi objek diagram. Tersedia juga opsi untuk menyimpan warna yang Anda pilih sebelumnya. Jadi, Anda bisa lebih mudah mengakses warna yang sudah digunakan pada diagram sebelumnya. Endpoint analytics Photo Credit: Microsoft Bagi pengguna Microsoft 365 for Business, transisi dari Windows 10 ke Windows 11 tentu memerlukan waktu adaptasi, terlebih untuk pengguna berskala besar. Anda perlu menyiapkan para karyawan agar terbiasa dengan sistem operasi baru. Tidak perlu khawatir Anda bisa memanfaatkan layanan Endpoint analytics dari Microsoft Endpoint Manager. Layanan ini menawarkan metrik Windows yang akan membantu Anda menghitung jumlah perangkat dengan Windows versi sebelumnya.  Tidak hanya berhenti di situ, Endpoint juga menawarkan langkah-langkah perbaikan untuk memutakhirkan versi sistem operasi Windows Anda. Photo Credit: PxHere Perubahan dari Windows 10 menuju Windows 11 sedikit banyak akan mempengaruhi layanan Microsoft lainnya, termasuk untuk Microsoft 365. Dengan mempelajari gambaran upgrade seperti apa yang mereka tawarkan, Anda dan perusahaan bisa melakukan persiapan yang lebih matang. Belum menggunakan Microsoft 365 dan upgrade terbaru ini membuat Anda tertarik untuk mencobanya? Untuk berlangganan Microsoft 365 for Business sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda cukup menghubungi Microsoft Partner seperti EIKON Technology. Melalui Microsoft Partner yang resmi seperti EIKON Technology, Anda bisa mendapatkan produk resmi yang aman digunakan. Klik di sini untuk free trials Microsoft 365!

Azure, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mengenal Azure Healthcare APIs, Platform Layanan Kesehatan dari Microsoft Cloud

 Microsoft merupakan perusahaan pertama yang meluncurkan cloud untuk mengelola data dalam industri perawatan kesehatan, tepatnya di tahun 2019 lalu. Layanan bernama Microsoft Cloud for Healthcare tersebut merupakan cloud dengan layanan pihak pertama yang mengelola data layanan kesehatan secara terstruktur dalam format Fast Healthcare Interoperability Resources (FHIR) asli menggunakan Azure API for FHIR. Mengenal Azure Healthcare APIs Di tahun 2021 ini, Microsoft kembali melakukan inovasi dengan meluncurkan Azure Healthcare APIS. Azure Healthcare sendiri merupakan hasil perluasan layanan data kesehatan Microsoft yang memungkinkan adanya pertukaran beberapa tipe data dalam format FHIR. Platform ini dibuat khusus untuk memenuhi persyaratan dari Protected Health Information (PHI) yang memang dikenal unik. Dengan memanfaatkan Healthcare, Anda dapat menyerap, menyimpan, dan bahkan menyimpan data kesehatan di Microsoft Cloud. Healthcare juga dapat digunakan untuk menyatukan rangkaian PHI yang berbeda sehingga dapat dikembangkan sebagai alat pembelajaran, analitis, hingga Artificial Intelligence (AI). Membuka akses menuju real data Photo Credit: Microsoft Azure Bagi Anda yang bekerja di industri perawatan kesehatan seperti dokter atau peneliti klinis, tentu pernah memerlukan data kesehatan, entah itu data mengenai stok obat, dokumen CT scan atau riwayat diagnosa pasien. Meski terdengar sangat umum dan sering terjadi, kenyataannya, tidak semua pengelola data kesehatan bisa memberikan data tersebut dengan cepat, terlebih untuk database berskala besar. Penyebabnya bisa sangat variatif. Namun dalam kebanyakan kasus adalah karena beberapa penyimpanan data tidak memiliki format yang sama. Otomatis, pengelola data harus mengekstrak data terlebih dulu, dan kemudian data baru bisa disatukan dalam satu batch. Dengan Azure Healthcare APIs permasalahan tersebut dapat diatasi. Ini karena Healthcare memiliki fitur untuk menyesuaikan query sesuai dengan kebutuhan. Platform ini mampu menyerap sekaligus mengekstrak data dari sistem catatan Anda secara otomatis. Data baru pun dapat dikumpulkan dan disimpan secara real time. Berikut adalah beberapa jenis data yang dapat diproses dengan Azure Healthcare APIs: Data terstruktur seperti rekam medis dalam standar HL7 atau C-CD, data dari perangkat medis seperti HealthKit, dan database genomik. Data tidak terstruktur yang masih dapat dipetakan dengan algoritma pemrosesan natural language seperti Text Analytics for Health. Data pencitraan dalam format DICOM (Digital Imaging and Communications in Medicine). Data biometrik. Anda dapat memanfaatkan Azure IoT Connector untuk mengumpulkan data dari perangkat biometrik. Memudahkan pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan Photo Credit: Rawpixel Jika bicara masalah data kesehatan, searchability selalu menjadi topik utama. Banyak fitur, layanan, dan platform yang dibuat agar data kesehatan lebih mudah dicari dan lebih cepat temukan. Hal tersebut memang ada benarnya, namun sebaik-baiknya solusi adalah solusi yang menyelesaikan masalah dari akar. Azure Healthcare APIs tidak sekadar membantu Anda menemukan data lebih cepat, platform ini mampu menyerap dan mengelola data dan kemudian menyimpannya dalam cloud. Dengan begitu, dampak yang dirasakan bukan hanya untuk masa sekarang, tapi juga masa depat. Healthcare membantu Anda untuk membangun sebuah sistem penyimpanan yang tidak hanya “rapi” tapi juga berkelanjutan. Baca juga: 5 Inovasi Besar Diumumkan Di Microsoft Inspire 2021 Dengan adanya sistem penyimpanan data yang rapi dan mudah diakses, keputusan-keputusan bisa diambil lebih cepat. Studi observasional bisa langsung mengakses data yang tersimpan di cloud, uji klinis akan lebih mendalam dengan adanya data penelitian sebelumnya, dan keputusan lain yang berhubungan dengan perawatan kesehatan. Ekspor data lebih cepat Problem lain yang sering ditemukan dalam pengelolaan data perawatan kesehatan adalah masalah ekspor data. Sering kali, data yang diperlukan berada pada sistem penyimpanan yang berbeda. Hasilnya, Anda harus bolak-balik mengekspor data dan barulah kemudian semua data terkumpul dalam satu sistem. Healthcare memiliki connector yang telah disederhanakan sehingga Anda dapat mengekspor data lebih cepat. Data yang terkumpul kemudian dapat digunakan untuk keperluan deep learning dan AI Frameworks melalui virtual machines Azure Data Science atau Azure Synapse. Jika data diperlukan untuk keperluan lain, Microsoft menyediakan Tools for Anonymization untuk mengidentifikasi kumpulan data campuran dengan cepat. Photo Credit: Rawpixel Dari sini bisa disimpulkan bahwa Azure Healthcare APIs mendukung para pelaku industri layanan kesehatan untuk memanfaatkan dan mengelola data mereka dengan baik. Sebab, dengan pemanfaatan data yang baik, akan ada banyak manfaat yang akan didapat. Pasien akan puas dengan layanan yang Anda berikan, diagnosis bisa lebih akurat, dan studi yang berhubungan dengan kesehatan pun memiliki data yang berkualitas dan selalu update. Platform Healthcare merupakan bagian dari Microsoft Cloud. Tertarik untuk mengelola data kesehatan dengan Healthcare? Anda bisa mulai dengan menerapkan Microsoft Cloud sebagai sistem penyimpanan data. EIKON Technology sebagai partner resmi Microsoft, menyediakan layanan berlangganan Microsoft Cloud yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Klik di sini untuk terhubung dengan EIKON Technology!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365, School

5 Tips Gunakan Microsoft Education untuk Upgrade Skill Digital SDM

Tanpa disadari, masa pandemi sedikit banyak telah mengubah dunia kerja. Ada banyak aspek pekerjaan yang mengalami transformasi digital. Salah satunya adalah aspek SDM atau sumber daya manusia. Transformasi digital menuntut SDM untuk memiliki skill digital yang mumpuni. Contoh sederhananya adalah perkara meeting. Saat ini, hampir semua meeting tatap muka beralih pada meeting online. Mau tidak mau, tiap SDM harus memiliki skill untuk mengoperasikan aplikasi untuk meeting online. Maka tidak mengherankan jika IT training adalah bagian penting dalam transformasi digital. Dengan mempersiapkan SDM sebaik mungkin, maka perusahaan pun tidak akan tertinggal dalam transformasi digital yang dinamis. Begitu pula dengan para lulusan universitas yang akan terjun ke dunia kerja. Sebaiknya mulai mempersiapkan diri dengan skill digital seawal mungkin. Untuk menjawab situasi tersebut, Microsoft melalui Microsoft Education menawarkan beberapa layanan untuk membantu perusahaan dan juga institusi pendidikan tinggi dalam mengembangkan skill digital SDM. Artikel kali ini, akan membahas beberapa platform Microsoft Education yang bisa Anda manfaatkan untuk tingkatkan skill digital. Microsoft Learn untuk mempelajari skill baru Photo Credit: imperioame (PxHere) Platform pertama dari Microsoft Education yang bisa Anda manfaatkan adalah Microsoft Learn. Learn merupakan platform belajar yang menyediakan materi untuk meningkatkan skill digital dan pemahaman dasar mengenai teknologi. Model pembelajaran Learn pun dibuat interaktif dan dinamis. Pengguna dapat membuat akun di Learn untuk mengakses fitur tambahan seperti collections dari Microsoft. Selain itu, progres belajar dapat dilacak dengan mudah. Kesulitan mengatur materi belajar? Anda bisa mengaktifkan fitur rekomendasi yang disesuaikan dengan kebutuhan. Persiapkan sistem training dengan Microsoft Learn for Educators Dalam menghadapi transformasi digital yang sangat dinamis, ada baiknya perusahaan memiliki sistem training sendiri untuk melatih skill SDM. Dalam merancang sistem training perusahaan, Anda tentu memerlukan instruktur yang terlatih. Microsoft Learn menyediakan segmen khusus untuk keperluan tersebut, yaitu Educators. Melalui Educators, perusahaan dapat membantu calon instruktur training dengan menyediakan kurikulum belajar serta materi pengajaran yang terstruktur. Layanan ini telah terhubung dengan layanan Microsoft lainnya seperti Azure, Azure AI, Azure Data, dan bahkan Power Platform. Dapatkan penilaian skill resmi melalui Microsoft Certifications Setiap proses pembelajaran tentu memerlukan tahap penilaian atau assessment untuk mengukur pemahaman peserta didik. Melalui segmen Certifications dari Microsoft Education, karyawan yang telah menyelesaikan training bisa mengikuti assessment dan mendapat sertifikat resmi berisi hasil pencapaian mereka. Proses assessment yang dilakukan Microsoft Education juga di-update secara rutin menyesuaikan perkembangan teknologi terkini. Dengan begitu, penilaian dan sertifikat yang didapat karyawan pun akan selalu relevan. Azure for Students, persiapan skill digital untuk mahasiswa Photo Credit: PxHere Untuk meningkatkan skill digital tidak harus dimulai saat masuk ke dunia kerja. Para mahasiswa bisa mempersiapkan diri dengan memanfaatkan platform digital sebagai media belajar. Salah satunya adalah Azure for Students dari Microsoft. Azure for Students memungkinkan mahasiswa untuk dapat membuat aplikasi sendiri, mengembangkan AI (Artificial Intelligence), hingga memanfaatkan big data Microsoft yang memiliki akses menuju 25 layanan Azure secara gratis. Kembangkan potensi melalui Azure Lab Services Jika sebelumnya ada layanan yang ditujukan untuk mahasiswa, Microsoft juga menyediakan Azure Lab Services Azure yang dirancang khusus untuk tenaga pendidik. Layanan ini memungkinkan pendidik untuk menyiapkan serta menyediakan akses ke VM (virtual machines) untuk mendukung jalannya kegiatan belajar di kelas. Dengan kelas virtual ini, pengajar tidak hanya sekadar mengajar di ruangan kelas, tetapi juga bisa memberikan training pada profesional hingga menjalankan hackathon atau kolaborasi pengembangan proyek software. Photo Credit: Rawpixel Itulah beberapa platform dari Microsoft Education, segmen khusus dari Microsoft yang memang ditujukan untuk keperluan pembelajaran, terutama yang masih berhubungan dengan dunia IT. Perusahaan Anda sedang menjalankan transformasi digital atau justru Anda merupakan bagian dari institusi pendidikan tingkat akhir yang ingin mempersiapkan para mahasiswa dengan skill digital terkini? Microsoft Education dengan platform belajarnya yang selalu update adalah solusi terbaik. Di mana saya dapat terhubung dengan seluruh platform Microsoft Education ini? Untuk saat ini, Anda bisa mendapatkannya secara legal melalui partner resmi yang telah ditunjuk oleh Microsoft. EIKON Technology sebagai salah satu partner resmi Microsoft di Indonesia siap menyediakan akses menuju layanan Microsoft Education. Untuk informasi lebih lanjut dan konsultasi produk, klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

5 Fitur Baru Microsoft Teams untuk Kegiatan Belajar Daring

Di masa pandemi, kegiatan belajar dan mengajar berubah menjadi sistem daring dan pertemuan tatap muka dikurangi. Otomatis, sarana pembelajaran pun berubah. Papan tulis dan spidol berubah menjadi laptop dan aplikasi video meeting. Untuk kegiatan belajar dan mengajar, ada baiknya Anda menggunakan aplikasi video meeting yang memang dikhususkan untuk pendidikan, seperti Microsoft Teams. Platform kolaborasi dari Microsoft ini memiliki segmen Education yang memang dikhususkan untuk kegiatan belajar dan mengajar baik itu secara daring maupun hibrid (kombinasi daring dan luring). Microsoft Teams terus melakukan peningkatan fitur untuk memenuhi segala kebutuhan tenaga pendidik maupun siswa. Berikut adalah beberapa fitur terbaru dari Microsoft Teams for Education yang bisa Anda manfaatkan dalam kegiatan belajar daring. Reading Progress Photo Credit: Microsoft Tech Community Membaca adalah suatu aktivitas yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar mengajar. Biasanya, aktivitas membaca digunakan untuk mengukur pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan. Untuk membantu para guru dan tenaga pendidik dalam memandu aktivitas membaca para siswa, Microsoft Teams meluncurkan Reading Progress. Fitur terbaru dari Teams ini bisa digunakan untuk memantau perkembangan siswa dalam membaca materi. Selain itu, bagi Anda pengajar materi bahasa Inggris, Reading Progress juga bisa digunakan untuk menilai kemampuan siswa dalam membaca kalimat berbahasa Inggris. Sistem dapat menilai kemampuan baca siswa secara otomatis, bahkan mendeteksi kesalahan. Namun, Anda juga bisa melakukan penilaian manual dengan menonaktifkan menu “Auto-detect”. Navigasi class team yang lebih mudah Photo Credit: Microsoft Tech Community Dalam update terbaru Microsoft Teams, guru dapat mengakses fitur Assignments, Grades, Class Notebook, dan Insights dari channel mana pun yang ada di dalam class team. Pada halaman muka class team  Anda bisa langsung menemukan navigasi yang telah ditingkatkan dan lebih mudah digunakan. Update ini tersedia baik untuk pendidik maupun siswa yang menggunakan tampilan grid. Selain itu, administrator kini juga bisa menghapus navigasi yang telah disematkan sebelumnya. Jadi, pada navigasi siswa hanya akan ditampilkan Class Notebook, Assignments, serta Grades. Education Insights Photo Credit: Microsoft Tech Community Agar kegiatan belajar mengajar tetap lancar, pendidik sebaiknya memiliki gambaran mengenai kondisi siswa mereka. Namun pendidik bukanlah superhero yang memiliki kekuatan untuk membaca pikiran. Teams menawarkan solusi atas permasalahan tersebut dengan meluncurkan fitur Education Insights. Melalui Education Insight, pendidik bisa mengakses informasi yang berhubungan dengan kondisi siswa seperti data kehadiran, keterlibatan tugas, hingga aktivitas kelas. Informasi tersebut kemudian bisa diolah untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi siswa. Tersedia versi mobile Untuk memudahkan Anda mengakses informasi siswa, Microsoft juga meluncurkan Education Insights dalam versi mobile. Dalam versi mobile ini bahkan tersedia fitur chat. Dengan begitu, Anda bisa langsung berkomunikasi dengan siswa saat dirasa ada yang perlu dikonsultasikan. Photo Credit: Microsoft Tech Community Dynamic View Fitur berikutnya yang ditambahkan pada Microsoft Teams Education adalah Dynamic View. Dengan Dynamic View, seluruh konten di dalam class dapat ditampilkan. Video presentasi dapat ditampilkan berdampingan dengan video peserta class. Selain itu, komentar dari chat juga bisa langsung dimunculkan. Dynamic View sekarang tersedia dalam Teams versi desktop dan mobile. Lebih banyak bahasa dalam live captions Selain Dynamic View, untuk menunjang class, Teams juga meningkatkan kemampuan live captions mereka. Sekarang telah tersedia 27 bahasa dalam live captions Teams. Dengan mengaktifkan live captions ini, Anda akan langsung menemukan real-time caption saat kelas berlangsung. Firefly untuk kelas yang lebih interaktif Photo Credit: Rawpixel Salah satu tantangan dalam menjalankan kelas daring adalah mempertahankan atensi siswa. Di kelas daring, siswa akan cenderung mudah kehilangan fokus atau bahkan merasa jenuh. Sebagai solusi, pendidik biasanya merancang kelas yang dinamis dan interaktif. Sayangnya, merancang kelas interaktif bukanlah sebuah hal mudah. Teams menjawab tantangan tersebut dengan meluncurkan Firefly. Melalui Firefly, guru bisa mendapatkan akses menuju tools dan resources lain untuk merancang kelas interaktif. Semuanya tersedia dalam satu tempat, Firefly. Kegiatan belajar dan mengajar daring tentu menghadirkan tantangan-tantangan baru yang tidak Anda temukan dalam model belajar konvensional. Tidak ada salahnya untuk mulai memanfaatkan teknologi dalam merancang sistem belajar daring. Bagi Anda yang masih kesulitan dalam merancang kegiatan belajar yang interaktif, Microsoft Teams for Education bisa dijadikan pilihan. Teams for Education menawarkan beragam fitur yang memudahkan sistem belajar daring seperti Teams Class, Reading Process, dan juga Firefly yang baru saja dirilis. Seluruh fitur dan layanan dalam Microsoft Teams bisa Anda nikmati dengan berlangganan Microsoft 365. Tertarik untuk mencoba? EIKON Technology menawarkan paket Free Trials khusus untuk Anda! Klik di sini untuk terhubung langsung dengan EIKON Technology.

Google Cloud

Transformasi Digital Lebih Mudah dengan Google Cloud

Transformasi digital masih dianggap sebagai strategi yang efisien untuk bertahan dalam persaingan bisnis yang semakin ketat. Dengan memanfaatkan teknologi untuk menggantikan metode-metode tradisional, alur kerja perusahaan pun akan lebih ringkas sekaligus efisien. Salah satu bentuk transformasi digital yang mulai digencarkan banyak perusahaan adalah penggunaan komputasi awan (cloud computing). Di Indonesia sendiri, migrasi cloud dinilai punya potensi besar, mengingat jumlah pengguna internet di tanah air yang mencapai lebih dari 200 juta user. Google sebagai raksasa teknologi di dunia pun tidak ketinggalan dalam menyediakan layanan komputasi awan melalui Google Cloud. Melalui Google Cloud, proses migrasi digital bisa dilakukan lebih cepat dan hemat. Berikut beberapa fitur unggulan Cloud untuk memudahkan proses migrasi digital Anda. Active Assist Photo Credit: Geralt (Pixabay) Active Assist merupakan rangkaian tools yang disusun berdasarkan data dan menghasilkan kecerdasan buatan (artificial intelligence). Fungsi utamanya adalah mengurangi kerumitan dalam penggunaan Cloud, termasuk mengatasi kesulitan administrasi. Jadi, Anda dapat melakukan optimalisasi keamanan, kinerja, dan tentunya biaya penggunaan Cloud. Apa saja yang bisa dilakukan Active Assist?  Fitur ini dapat menjalankan perintah otomatis untuk menyesuaikan, mengurangi, dan bahkan mematikan mesin, disk, hingga IP yang tidak terpakai guna mengurangi biaya operasi cloud. Selain itu, Active Assist juga dapat membantu Anda untuk menerima pemberitahuan baru serta melakukan konfigurasi ulang pada perintah peningkatan ukuran otomatis. Peningkatan skala grup VM pun dapat diatur melalui fitur bantuan ini. Di dalam Active Assist Anda juga bisa menemukan Policy Analyzer. Memanfaatkan Policy Analyzer ini Anda dapat mengontrol masalah akses serta akun pengguna cloud. Kecerdasan jaringan Photo Credit: Google Cloud Salah satu keistimewaan hosting melalui Google Cloud adalah kompleksitas jaringan yang ditawarkan. Saat menggunakan Cloud, Anda otomatis berbagi infrastruktur jaringan yang sama dengan layanan Google lainnya seperti YouTube, Google Workspace, dan tentu saja raksasa mesin pencari, Google Search. Artinya, Anda dapat terhubung dalam jaringan berskala global. Bukan hanya itu, adanya koneksi dengan layanan Google lain seperti YouTube dan Search juga memudahkan Anda dalam membangun koneksi dengan pengguna. Jaringan dengan Google Workspaca akan menghadirkan akses menuju serangkaian tools untuk akselerasi transformasi digital perusahaan Anda. VM Manager Photo Credit: Google Cloud Meski pada umumnya perusahaan besar memiliki tool untuk manajemen aset serta manajemen patch. Sayangnya, tool tersebut biasanya berharga mahal dan biasanya dijual terpisah sehingga Anda pun perlu lebih banyak vendor penyedia. Belum lagi sistem pemeliharaan guna menjaga kinerja tool agar tetap berfungsi optimal dari waktu ke waktu. Untuk mengatasi problem tersebut, Google Cloud dibekali fitur VM Manager. Apa itu VM Manager? Fitur ini merupakan rangkaian tools yang dirancang untuk melakukan pemeliharaan armada besar VM (virtual machine) yang dihos melalui Google Compute Engine secara otomatis. Tools tersebut meliputi: Manajemen patch Dapat digunakan untuk mengetahui status patch VM, baik itu dalam sistem operasi Windows maupun Linux, menyoroti rekomendasi serta penerapan patch otomatis, membuat jadwal patching yang fleksibel, hingga mengamati status patch di seluruh armada VM  Anda. Manajemen konfigurasi Berfungsi untuk mempertahankan konfigurasi konsisten di seluruh VM, bahkan dilengkapi dengan fitur perbaikan otomatis. Manajemen inventaris Terakhir ada manajemen inventaris yang berfungsi sebagai tool untuk mengumpulkan sistem operasi dan perangkat lunak (terkadang juga package information). Selain itu, tool ini juga terintegrasi dengan Cloud Asset Inventory. Kombinasi keduanya dapat digunakan untuk menyederhanakan pengelolaan lingkungan cloud Anda secara detail dan lengkap. Dengan memanfaatkan fitur-fitur Google Cloud di atas, Anda dapat mengurangi beban manajemen infrastruktur, menurunkan biaya hosting infrastruktur cloud, hingga meningkatkan keamanan data perusahaan Anda secara signifikan. Langkah Anda menuju transformasi digital yang sesungguhnya pun lebih mudah dan minim risiko. Semua kemudahan tersebut dapat dinikmati dengan berlangganan Google Cloud. Bagaimana caranya? Berlangganan layanan Google Cloud kini bisa melalui authorized reseller atau partner resmi Google. Untuk wilayah Indonesia, Anda bisa menghubungi EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google. Masih merasa ragu? Konsultasikan kebutuhan infrastruktur cloud Anda dengan tim EIKON Technology sekarang juga. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan EIKON Technology.

Scroll to Top