EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Education

Tips Memilih Edisi Google for Education Yang Baik dan Benar

Tips Memilih Edisi Google for Education – Google for Education merupakan serangkaian produk, program, dan layanan yang dikembangkan Google untuk menunjang aktivitas pendidikan, terutama bagi kalangan pengajar dan pelajar. Salah satu produk unggulan tersebut adalah Google Workspace for Education. Melalui Google Workspace for Education, Anda bisa mengakses berbagai produk Google secara gratis untuk keperluan belajar dan mengajar. Mulai dari Gmail, Calendar, Meet, Docs, Sheets, Slides, Forms, Classrooms, Assignments, Sites, Group, Drive, dan Admin. Namun, versi gratis tersebut memiliki batasan pemakaian. Jika ingin lebih leluasa mengakses seluruh fitur secara optimal, Anda bisa upgrade ke edisi premium Google for Education. Setidaknya ada tiga edisi premium yang dapat Anda pilih. Namun, bagaimana cara menentukan edisi yang paling tepat untuk kebutuhan Anda? Hitung dulu jumlah murid atau peserta Photo Credit: lucas law (Unsplash) Jumlah murid yang Anda ajar dapat memengaruhi pemilihan edisi Google for Education, terutama jika Anda cukup sering mengadakan pembelajaran online melalui video conference. Pasalnya, tiap edisi menawarkan kapasitas peserta video conference dalam jumlah berbeda. Misalnya, jika jumlah murid Anda kurang dari seratus, maka Google for Education edisi Education Standard bisa menjadi pilihan tepat karena kapasitas maksimal pesertanya adalah seratus. Namun, jika jumlah murid melebihi itu, maka lebih baik Anda memilih edisi Teaching and Learning Upgrade atau Education Plus yang mampu menampung peserta video conference hingga 250 murid. Pertimbangkan kebutuhan akan video conference Photo Credit: Julia M Cameron (Pexels) Sejak “ruang kelas” pindah ke ranah online akibat pandemi, kebutuhan akan video conference sebagai perangkat belajar dan mengajar jadi meningkat pesat. Google memenuhi kebutuhan Anda tersebut melalui aplikasi Google Meet, yang juga termasuk dalam rangkaian Google for Education. Coba pertimbangkan hal apa saja yang Anda butuhkan saat mengajar melalui video conference. Kalau memang ingin mendapatkan fitur yang lengkap, pilihlah edisi Teaching and Learning Upgrade atau Education Plus. Kedua edisi tersebut telah dilengkapi fitur attendance tracking, noise cancellation, breakout rooms, bahkan hingga polling and QA. Fitur-fitur ini tidak akan Anda dapatkan dalam edisi Education Standard. Perhatikan tingkat kecepatan respons tim support Photo Credit: Jeswin Thomas (Unsplash) Pada dasarnya, seluruh edisi Google for Education memiliki akses terhadap layanan support melalui telepon, email, maupun online. Ya, bahkan pengguna edisi gratis (Education Fundamentals) juga berhak mengakses layanan tersebut. Namun, bagi yang membutuhkan layanan support Google for Education dalam waktu lebih cepat, maka sebaiknya Anda memilih edisi Education Plus. Hanya pengguna edisi inilah yang berhak mendapatkan respons lebih cepat dari tim spesialis support Google. Prioritaskan sistem keamanan Photo Credit: FLY:D (Unsplash) Kelancaran aktivitas belajar dan mengajar online juga ditentukan dari sistem keamanan perangkat yang digunakan. Seluruh edisi Google for Education tentunya telah dibekali dengan sistem kontrol dan keamanan yang mumpuni. Namun, memang, ada fasilitas keamanan khusus yang hanya terdapat pada edisi tertentu. Beberapa fitur keamanan yang terdapat di seluruh edisi, termasuk edisi gratis, adalah data loss prevention untuk Gmail dan Drive; eDiscovery untuk chat, email, dan data; serta advanced protection program. Namun, jika memilih edisi Education Standard atau Education Plus, Anda juga akan mendapatkan fitur keamanan tambahan berupa pencegahan spam dan phishing, pencegahan ancaman serangan, automate monitoring, dan masih banyak lagi. Peningkatan sistem keamanan ini tidak akan Anda dapatkan pada edisi Education Fundamentals ataupun Teaching and Learning Upgrade. Jadi, Google for Education mana yang akan Anda pilih untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar secara online? Apa pun itu, Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Klik di sini untuk tahu lebih banyak tentang Google for Education! Apabila sudah membaca tips memilih edisi Google for Education dan berminat untuk menggunakannya, atau jika ingin bertanya lebih lanjut, langsung saja hubungi EIKON Technology. Tim spesialis kami siap memberikan layanan terbaik untuk Anda.

Google form

Cara Mudah Membuat Google Form Dengan Baik

Google Form adalah suatu program yang dikembangkan oleh Google untuk membantu pengguna dalam membuat formulir keperluan apa pun, mulai dari survei, data kuesioner, mengumpulkan data keanggotaan, hingga menyusun alamat. Dilengkapi berbagai fitur penunjang, cara membuat Google Form pun begitu mudah diterapkan. Namun, pastikan Anda sudah memiliki akun Google terlebih dulu. Baru setelah itu Anda bisa mencoba cara mudah membuat Google Form sesuai instruksi di bawah ini. Langkah-langkah membuat Google Form baru Untuk membuatnya sama sekali tidak membutuhkan waktu lama. Langkah-langkahnya pun relatif mudah untuk diikuti. Anda bisa menyimaknya di bawah ini: Buka forms.google.com atau Anda juga bisa mengaksesnya dengan membuka Google Drive > New > Google Form. Klik bagian Untitled Form di tengah halaman dan ubah dengan nama baru untuk formulir Anda. Di bawah judul, berikan deskripsi yang mewakili tujuan formulir. Jika mau, Anda bisa mengubah tema warna Google Form. Caranya, klik simbol palette di bagian kanan atas laman, lalu pilih warna sesuai preferensi. Cara memasukkan pertanyaan pada Google Form Setelah berhasil membuat file Google Form baru, kini saatnya Anda memasukkan berbagai pertanyaan. Hal ini juga termasuk dalam cara mudah membuat Google Form. Begini langkah-langkah yang bisa Anda ikuti untuk memasukkan pertanyaan pada Google Form. Klik pada bagian Untitled Question dan masukkan pertanyaan Anda. Di sebelah kolom pertanyaan, terdapat menu drop down berisi pilihan bentuk jawaban (pilihan ganda, checkboxes, short and long answer, dan sebagainya). Anda bisa pilih sesuai kebutuhan. Pada beberapa bentuk jawaban tertentu, Anda harus memasukkan pilihan jawaban. Misalnya pada bentuk jawaban pilihan ganda dan checkbox. Jika pertanyaan pertama telah selesai, berikut pilihan jawabannya, Anda bisa menambahkan pertanyaan lain dengan klik tanda plus (+) di sebelah kanan pertanyaan. Untuk pertanyaan-pertanyaan yang wajib dijawab, Anda bisa mengaktifkan tombol Required yang terletak di bawah kotak pertanyaan. Cara membagikan Google Form yang telah dibuat Anda sudah berhasil menerapkan cara membuat Google Form dan kini ingin membagikannya atau mengirimkannya ke orang lain. Caranya pun tak kalah mudah untuk dilakukan. Anda bisa mengikuti langkah-langkahnya berikut ini: Klik tombol Send di bagian kanan atas formulir. Untuk mengirimkan via email, klik simbol amplop dan ketikkan alamat email penerima. Untuk membagikan link formulir, klik simbol tautan dan salin link yang tersedia. Anda pun bisa langsung memberikan link tersebut ke penerima. Untuk membagikan via Facebook atau Twitter, klik logo salah satu dari kedua media sosial tersebut dan lakukan log in pada akun Anda. Itulah cara mudah membuat Google Form untuk kebutuhan pengumpulan data. Bagi para pemilik bisnis, buat formulir Anda jadi terlihat lebih profesional dengan custom branding. Anda bisa menambahkannya dengan upgrade ke Google Workspace edisi Business Standard, Business Plus, atau Enterprise. Bahkan tak hanya Google Form, Google Workspace edisi premium juga menawarkan privilege untuk penggunaan produk Google lain. Mulai dari kapasitas peserta video meeting hingga 250 orang, custom business email, sampai kapasitas penyimpanan mencapai 5 TB. Untuk membandingkan masing-masing edisi Google Workspace dan berbagai keuntungannya, Anda bisa klik di sini. Jika ingin bertanya lebih jauh atau sudah menentukan pilihan, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google yang tepercaya di Indonesia.

Chromebook

Perbedaan Chromebook dengan Laptop, Mana yang Lebih Bagus?

[vc_row][vc_column][vc_column_text] Perbedaan Chromebook dengan Laptop – Jika Anda membaca tulisan ini, kemungkinan besar Anda sudah tidak asing lagi dengan Chromebook. Namun, mengingat bentuk perangkat yang terlihat mirip dengan laptop pada umumnya, Anda pun jadi bingung membedakan keduanya. Hal tersebut wajar terjadi karena Perbedaan Chromebook dengan Laptop memang baru akan terasa saat Anda benar-benar menggunakannya. Lantas, apa saja perbedaan tersebut? Lalu, mana yang sebaiknya Anda beli? Sistem operasi yang disematkan Photo Credit: Benjamin Dada (Unsplash) Salah satu Perbedaan Chromebook dengan Laptop yang paling menonjol terletak pada sistem operasinya. Selain Chromebook, di pasaran ada dua jenis laptop yang umumnya dijual, yaitu laptop Windows dan MacBook. Sesuai namanya, laptop Windows dibekali dengan sistem operasi Windows buatan Microsoft. Sedangkan sistem operasi pada MacBook adalah MacOS yang dibuat oleh Apple. Sementara itu, Chromebook menggunakan sistem operasi Chrome OS buatan Google. Alhasil, performa mesinnya pun didesain agar bisa bekerja secara maksimal dengan aplikasi Google. Jadi, apabila selama ini Anda sudah sering menggunakan produk Google seperti Google Chrome, Gmail, Google Drive, dan Calendar, maka Chromebook merupakan pilihan tepat bagi Anda. Penggunaan aplikasi Office untuk keperluan kerja Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Pada umumnya, kebanyakan laptop menggunakan aplikasi Microsoft Office seperti Word, Excel, dan Power Point untuk mendukung aktivitas kerja penggunanya. Bahkan pengguna MacBook pun biasanya akan memasang software tersebut pada perangkat mereka. Di sinilah Perbedaan Chromebook dengan Laptop. Chromebook memang tidak menyediakan akses aplikasi software Microsoft Office. Namun, sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan Google Docs, Slides, dan Sheets yang tidak kalah powerful. Bahkan, karena berbasis cloud, ketiga aplikasi tersebut akan memudahkan Anda dalam melakukan kolaborasi kerja bersama tim. Fitur-fiturnya pun tidak kalah lengkap dari Microsoft Office sehingga dapat menunjang pekerjaan secara optimal. Ketergantungan terhadap internet Photo Credit: Bram Van Oost (Unsplash) Saat pertama kali diluncurkan pada 2011 dulu, Chromebook memang dirancang untuk dapat beroperasi dengan ketergantungan terhadap internet. Dengan kata lain, Anda harus selalu terhubung dengan koneksi internet yang stabil selama menggunakan perangkat Chromebook. Hal itulah yang mungkin sempat membuat orang memilih menggunakan laptop biasa. Namun, kini Chromebook telah mengalami banyak sekali pengembangan. Salah satunya adalah kemampuan beroperasi tanpa harus terhubung dengan internet. Layanan unggulan Google seperti Docs, Sheets, dan Slides kini sudah bisa diakses secara offline. Anda pun tetap bisa membuka dan mengedit dokumen tanpa harus terkoneksi dengan internet. Bahkan masih ada sekitar 200-an aplikasi lain yang dapat Anda akses di Chromebook secara offline. Akses terhadap berbagai aplikasi Android Photo Credit: Sigmund (Unsplash) Perbedaan Chromebook dengan Laptop yang satu ini bisa dibilang cukup menonjol. Melalui perangkat Chromebook terbaru, Anda bisa mengakses berbagai aplikasi Android, termasuk aplikasi-aplikasi populer seperti Adobe dan game berbasis cloud. Dengan kata lain, perangkat Chromebook tidak hanya membantu mendukung produktivitas Anda, tapi juga menjadi perangkat untuk mengakses konten hiburan. Tentunya Anda tidak akan bisa mengakses aplikasi-aplikasi Android di perangkat laptop selain Chromebook. Jadi, setelah mengetahui Perbedaan Chromebook dengan Laptop, mana yang lebih bagus untuk Anda? Tentu semua kembali lagi pada kebutuhan dan preferensi masing-masing. Namun, jika Anda membutuhkan perangkat berbasis cloud dengan akses ke layanan Google, maka Chromebook adalah pilihan tepat. Tak perlu khawatir jika sebelumnya Anda belum pernah menggunakan Chromebook. Jika membeli perangkat Chromebook di EIKON Technology, Anda akan mendapat bantuan migrasi dari laptop ke Chromebook. Tenang saja, pemakaian Chromebook begitu mudah dan simpel sehingga Anda pun bisa dengan cepat menyesuaikan diri. EIKON Technology merupakan Google Cloud Premiere Partner di Indonesia. Sebagai bagian dari Google Partner, EIKON Technology menjadi salah satu cloud provider yang membantu untuk meningkatkan produktivitas bisnis hingga ke sektor pendidikan. Segera dapatkan di EIKON Technology dan rasakan sendiri pengalaman terbaik menggunakan Chromebook!  EIKON Technology memperkenalkan tools yang dapat digunakan untuk membantu mengatur project management dalam perusahaan. Tools tersebut adalah Monday. Monday dapat digunakan untuk membantu memanage task pekerjaan sesuai dengan prioritas dan deadline. Menggunakan Monday sebagai salah satu tools untuk membantu management pekerjaan dapat meningkatkan produktivitas. [/vc_column_text][/vc_column][/vc_row][vc_row][vc_column][vc_single_image image=”8155″ img_size=”large” alignment=”center” onclick=”custom_link” link=”https://eikontechnology.monday.com/” css=”.vc_custom_1629102147902{padding-right: 5% !important;padding-left: 5% !important;}”][/vc_column][/vc_row]

Chromebook, Info

Bagaimana Chromebook Dapat Membantu Meningkatkan Bisnis?

Bagaimana Chromebook Dapat Membantu Meningkatkan Bisnis – Di dunia bisnis, laptop digunakan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Sebut saja menyusun laporan keuangan, menyiapkan deck untuk presentasi dengan calon klien, hingga membuat strategi marketing baru. Mengingat fungsinya yang begitu krusial, sudah seharusnya Anda dan tim di kantor menggunakan laptop yang mampu membantu meningkatkan bisnis. Google Chromebook adalah solusinya. Walau mungkin selama ini lebih dikenal sebagai perangkat untuk pendidikan, Chromebook sebetulnya juga dapat digunakan pada bidang bisnis. Berbasis sistem operasi Chrome Enterprise, Chromebook akan mempermudah pekerjaan bisnis Anda melalui ragam fitur terbaik. Apa saja keunggulan yang bisa Anda rasakan dengan menggunakan laptop Chromebook untuk bisnis? Simak uraiannya berikut ini! Peningkatan produktivitas di berbagai aspek Photo Credit: Anete Lusina (Unsplash) Chromebook untuk keperluan bisnis telah dibekali dengan sistem operasi Chrome Enterprise yang performanya begitu powerful. Alhasil, dengan menggunakan Chromebook, produktivitas kerja Anda dan tim pun bisa meningkat, bahkan di banyak aspek sekaligus. Proses booting Chromebook hanya membutuhkan waktu 6 detik, sehingga tak perlu lagi menunggu lama hingga laptop bisa dipakai bekerja. Selama bekerja, Anda tak akan terganggu dengan pesan notifikasi update karena proses update pada Chromebook berlangsung di background. Tak perlu lagi melakukan image updates secara manual karena sistem operasi pada Chromebook akan update otomatis. Bersifat scalable, sehingga pemakaiannya bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan bisnis. Berbasis cloud, cocok untuk tim yang tersebar di banyak tempat Photo Credit: Brooke Cagle (Unsplash) Bagi Anda yang memiliki tim dengan anggota tersebar di berbagai tempat, Chromebook akan sangat memudahkan pekerjaan Anda. Berbasis cloud, berbagai dokumen dan fitur Chromebook pun bisa Anda akses dari mana pun dan kapan pun. Terlebih jika Anda mengintegrasikan Chromebook dengan Google Workspace, kolaborasi kerja pun jadi semakin mudah dilakukan. Anda dan tim bisa share Google Calendar untuk mengetahui siapa saja yang bisa menghadiri meeting tim pada jam tertentu atau anggota mana yang sedang bekerja di luar. Tidak hanya itu, tentunya Anda juga bisa bekerja menggunakan Google Docs, Sheets, atau Slides dengan banyak orang sekaligus dalam satu dokumen secara efisien. Sedangkan untuk kebutuhan penyimpanan dan sharing dokumen, tersedia Google Drive yang begitu mudah diakses. Memberikan proteksi dari ransomware Photo Credit: Andrew Neel (Unsplash) Google memahami bahwa peningkatan bisnis tidak bisa hanya melalui kecanggihan fitur-fitur Chromebook. Keamanan pengguna juga tak kalah penting untuk diperhatikan. Itulah kenapa Google membekali Chromebook dengan sistem proteksi dari malware dan ancaman lain seperti phishing atau jebakan software mencurigakan lain. Dengan adanya sistem keamanan optimal, Anda dan tim pun dapat bekerja secara lebih lancar. Privasi dan kerahasiaan data yang tersimpan dalam Chromebook juga akan terjaga. Berikut ini beberapa solusi yang diterapkan Google pada Chromebook: Chrome OS menggunakan ClusterFuzz untuk menemukan potensi kerentanan keamanan secara cepat agar tidak sampai berdampak pada pengguna. Anda dan tim pun bisa fokus bekerja tanpa khawatir akan kebocoran atau serangan eksternal. Update dilakukan secara otomatis pada background sehingga sistem keamanan selalu up-to-date tanpa mengganggu workflow Anda dan tim. Lalu, karena Chromebook berbasis cloud, data Anda akan tetap tersimpan aman selama update berlangsung. Fitur Chromebook bernama Google Security Module memastikan bahwa seluruh data yang tersimpan di perangkat Chromebook selalu terenkripsi secara default. Melalui konsol Google Admin, Anda bisa melakukan blacklist terhadap situs-situs tertentu untuk mencegah anggota tim mengakses situs-situs berbahaya. Bantu menghemat bujet perusahaan Photo Credit: Brooke Cagle (Unsplash) Dengan menggunakan fitur Chrome Enterprise pada Google Chromebook, Anda bisa menghemat pengeluaran bisnis secara signifikan. Anda tak perlu lagi membayar license untuk software antivirus, enkripsi, OS patches, update sistem, dan backup karena semua telah tertanam pada Chrome Enterprise. Bahkan menurut riset yang dilakukan Forrester pada 2018, organisasi yang menggunakan license hardware dan software Chrome mampu menghemat pengeluaran hingga 1,5 juta Dolar. Pihak perusahaan bahkan mengaku bahwa harga Chromebook relatif lebih rendah jika dibandingkan perangkat bawaan dari perusahaan mereka. Artinya, Anda pun bisa mengalokasikan dana tersebut untuk kebutuhan lain yang lebih penting, misalnya marketing campaign atau sales. Perangkat Google Chromebook dapat menjadi paket lengkap bagi Anda dalam meningkatkan bisnis. Tak hanya dibekali dengan ragam fitur Chromebook yang sesuai kebutuhan, harga Chromebook pun relatif terjangkau. Buktikan sendiri kehebatan Chromebook dengan membeli perangkatnya melalui EIKON Technology, reseller resmi produk Google yang tepercaya di Indonesia. Bahkan tak hanya Chromebook, EIKON Technology juga menyediakan beragam produk hardware dan software lain produksi Google. Sebut saja Chromebox dan Google Workspace. Klik di sini untuk mendapatkan Google Chromebook sekarang juga!

Scroll to Top