EIKON TECHNOLOGY BLOG

Benarkah Penyimpanan Cloud Online Dinilai Tak Seaman On-Premise?


 

Banyak yang beranggapan penyimpanan online atau penyimpanan cloud selama ini dinilai tidak aman bila dibandingkan dengan penyimpanan on-premise. Namun apakah dengan menyimpan data pada suatu tempat yang tak tampak fisiknya (cloud) berarti lebih berbahaya?

Kurangnya Pemahanan Dalam Menjaga Keamanan Data

Wieland Alge, VP dan GM dari Barracuda Network berkata “Selama ini justru masalah keamanan banyak terjadi pada on-premise IT yang tradisional. Terkadang kita terlalu cepat menyimpulkan bahwa cloud sebagai solusi yang tak aman. Padahal sebenarnya ini hanyalah masalah kurangnya pemahaman tentang menjaga keamanan data.”

Bila Anda menggunakan metode penyimpanan atau infrastruktur fisik tradisional on-premise, pastikan software keamanan dan antivirus telah diperbarui agar Anda tak mudah terekspos oleh virus dan malware. Banyak orang Indonesia yang masih meremehkan hal ini dan masih tetap menggunakan software yang sudah tidak update karena menggampangkan keamanan data.

Kontrol Terhadap Kemanan Data Anda

cloud_computing.jpg

Suatu data yang tersimpan secara internal pada suatu infrastruktur on-premise akan terasa lebih mudah untuk mengontrolnya karena kita tahu persis data tersebut ada disana. Dengan menggunakan infrastruktur secara fisik (on-premise), kita memang memiliki kebebasan dalam menentukan sistem kemanan seperti apa yang kita inginkan.

Namun hal ini juga harus diikuti dengan ketatnya pemeliharaan kemanan data yang harus terus dilakukan oleh perusahaan dengan berinvestasi pada software keamanan yang harganya juga tidak murah. Terlebih lagi, Anda harus menyiapkan rencana bila suatu saat terjadi kerusakan atau kecelakaan pada mesin fisik tersebut, yang dapat menyebabkan hilangnya data Anda.

Banyak orang beranggapan bahwa kontrol pada keamanan data perusahaan akan berkurang saat mereka menggunakan layanan cloud. Kenyataannya, anggapan ini sepertinya kurang tepat bila dilihat dari fakta yang ada pada penyedia layanan cloud saat ini.

Para penyedia layanan cloud saat ini tak hanya bersaing memberikan harga yang murah dan layanan yang memuaskan, namun juga bersaing pada tingkat keamanan data yang mereka berikan. Penyedia layanan cloud harus menempuh beberapa standarisasi keamanan internasional seperti SOC 2 Type II dan FISMA sebelum mereka merilis produk cloud yang layak dan berkualitas.

Untuk itulah sebenarnya anggapan bahwa cloud tidak seaman on-premise tidaklah tepat. Mereka berlomba-lomba memberikan jaminan keamanan terbaik karena hal itu mempertaruhkan nama besar perusahaan mereka sebagai penyedia layanan cloud yang bagus.

Nyatanya mengontrol kemanan data sendiri tidaklah semudah yang dibayangkan

penyimpanan_cloud.jpg

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika Anda menggunakan infrastruktur IT on-premise seperti, kompatibilitas hardware dengan software dan aplikasi yang Anda gunakan, maintenance yang tidak boleh putus untuk memastikan perusahaan selalu berada dalam kondisi yang prima setiap saat, dan pembaruan hardware tiap beberapa periode, serta sumber daya IT perusahaan yang harus siap sedia bila terjadi sesuatu, yang mana semua hal ini tidaklah murah dan mudah.

Penggunaan infrastruktur cloud dapat menjadi solusi untuk hal ini. Atau Anda juga bisa mencoba hybrid cloud, yang menggabungkan infrastruktur on-premise dan cloud bila belum sepenuhnya yakin untuk beralih pada cloud. Penyimpanan cloud menyediakan tingkat keamanan yang bisa diandalkan tanpa harus melakukan maintenance setiap saat. Semua layanan berbasis cloud akan ter-update secara otomatis pada versi yang paling baru, jadi Anda tidak akan ketinggalan update lagi, dengan total cost yang jauh lebih murah.

Anda dapat berkonsultasi pada EIKON Technology sebagai Authorized Cloud Partner dari Google dan Microsoft untuk mencari tahu layanan cloud mana yang paling cocok untuk kebutuhan perusahaan Anda. Hubungi kami sekarang dan cobalah trial gratis selama 30 hari untuk produk yang Anda inginkan.




Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of