EIKON Technology

Info

Info

Kolaborasi secara Real-time dengan Google for Education

Kolaborasi secara Real-time dengan Google for Education – Pandemi COVID-19 menuntut banyak perubahan di berbagai sektor kehidupan, tak terkecuali pendidikan. Dari yang semula melakukan kegiatan belajar dan mengajar secara tatap muka langsung di sekolah, kini aktivitas tersebut harus beralih ke ranah online demi mencegah penyebaran virus COVID-19. Alhasil, para guru dan murid pun harus bergantung pada teknologi untuk melangsungkan aktivitas belajar dan mengajar secara online.  Beruntung saat ini sudah ada Google for Education yang dapat membantu mempermudah proses belajar dan mengajar tersebut. Berbasis cloud, layanan teknologi satu ini disediakan Google untuk menunjang kolaborasi secara real-time antara guru dan murid, antar guru, dan antar murid. Tentunya melalui berbagai fitur terkini yang telah disematkan dalam Google for Education. Ragam fitur untuk dukung kolaborasi secara real-time Photo Credit: Julia M Cameron (Pexels) Walaupun guru dan para murid sedang tidak berada dalam satu tempat yang sama, kolaborasi belajar dan mengajar tetap bisa dilakukan secara real-time berkat beragam fitur dalam Google for Education. Apa saja fitur-fitur unggulan tersebut? Berikut beberapa di antaranya: Google Classroom – platform yang dikembangkan Google untuk membantu guru atau pengajar dalam mengadakan kelas online, memberikan tugas kepada murid, membina komunikasi, hingga mengirimkan feedback. Google Assignments – aplikasi pengelolaan tugas yang memudahkan pengajar dalam memberikan tugas, pengumpulan tugas dari murid, hingga penilaian tugas. Google Meet – aplikasi video conference untuk menunjang komunikasi dan kolaborasi di komunitas sekolah, mulai dari kelas online, konferensi antara guru dan wali murid, seminar sekolah, dan lain sebagainya. Terintegrasi dalam satu tempat Photo Credit: Anete Lusina (Unsplash) Google memang menyediakan banyak fitur untuk membantu pengajar dan murid melakukan kolaborasi belajar dan mengajar secara real-time. Namun, Anda tak perlu khawatir kesulitan mengakses fitur-fitur tersebut. Semua fitur telah terintegrasi dalam satu tempat, yakni Google Workspace for Education. Produk tersebut bahkan juga sudah mencakup penyimpanan berbasis cloud unggulan milik Google yang bernama Google Drive. Dengan menggunakan Google Drive, pengajar bisa menyimpan tugas-tugas dari murid atau dokumen penting lain secara online dan tentunya aman. Terlebih, kapasitasnya pun unlimited sehingga pengajar dapat menyimpan dokumen sebanyak apa pun. Tak hanya untuk murid sekolah, tapi juga mahasiswa Photo Credit: Avel Chuklanov (Unsplash) Google for Education tak hanya bisa digunakan untuk pengajar dan murid yang masih duduk di bangku sekolah, tapi juga jenjang kuliah. Bahkan sudah banyak universitas ternama di dunia yang memanfaatkan Google for Education untuk memaksimalkan kolaborasi. Salah satunya adalah Manhattan College yang menggunakan Google Cloud untuk menyimpan dan mengelola berbagai data secara simpel dan praktis. Alhasil, mereka pun mampu meningkatkan layanan teknologi dan informasi kepada para pengajar dan mahasiswa. Berbeda halnya dengan University of South Carolina yang menggunakan Google Cloud untuk menyederhanakan proses pengelolaan data keperluan riset. Dari yang semula membutuhkan waktu tiga bulan, pemanfaatan Google Cloud berhasil memotongnya hingga enam belas jam saja. Hal ini pun membantu tim mereka dalam mempercepat workflow riset penelitian. Dilengkapi berbagai resource untuk mengajar Photo Credit: Beci Harmony (Unsplash) Selain fitur-fitur unggulan, Google for Education juga dilengkapi dengan aneka resource di berbagai bidang untuk membantu pengajar dan murid dalam meningkatkan inspirasi, kreativitas, dan tentunya kolaborasi. Inilah beberapa resource tersebut: Tilt Brush – perangkat atau tool untuk membuat artwork 3D. Read Along – aplikasi untuk membantu anak-anak usia sekolah awal dalam belajar membaca. Google Tour Creator – online platform yang memungkinkan Anda membuat tur 360 derajat dari lokasi Anda. Google Scholar – mesin pencari online khusus untuk kebutuhan akademis, mulai dari artikel, buku, abstrak, hingga jurnal. Science Journal – aplikasi untuk membantu murid dalam melakukan berbagai eksperimen science. Kolaborasi secara real-time dan efektif merupakan salah satu kunci penting keberhasilan aktivitas belajar dan mengajar. Walau saat ini belum bisa bertatap muka langsung, hal tersebut tetap dapat dilakukan para pengajar dan murid dengan menggunakan Google for Education. Anda bisa mendapatkan perangkat Google for Education secara mudah dengan menghubungi EIKON Technology, reseller resmi G Suite yang tepercaya di Indonesia. Bahkan EIKON Technology juga melayani pembelian perangkat tambahan penunjang Google for Education seperti Bettercloud, Backupify, dan Google Vault. Dapatkan Google for Education sekarang juga melalui EIKON Technology!

Info

Melindungi Data Institusi dengan Sistem Keamanan Gmail dan Google Drive

Melindungi Data Institusi dengan Sistem Keamanan Gmail dan Google Drive – Berbagai institusi pendidikan telah menggunakan Google Workspace for Education untuk menunjang aktivitas belajar dan mengajar secara online. Dari sekian banyak aplikasi yang tersedia dalam Google Workspace for Education, Gmail dan Google Drive menjadi yang sering digunakan. Melalui Gmail, pengajar dan murid bisa saling berkomunikasi dan mengirimkan email. Sementara itu, Google Drive digunakan untuk menyimpan berbagai data institusi. Mengingat fungsi Gmail dan Google Drive yang begitu krusial, wajar apabila Anda mempertanyakan keamanan datanya. Namun, Anda tak perlu khawatir karena Google berkomitmen melindungi data para penggunanya secara optimal. Tentunya melalui berbagai teknologi dan infrastruktur yang disematkan pada Gmail dan Google Drive, khususnya untuk keperluan Google Workspace for Education. Berbasis cloud dan menerapkan teknologi enkripsi Photo Credit: Jay Wennington (Unsplash) Gmail dan Google Drive menerapkan sistem berbasis cloud yang memungkinkan para pengguna untuk mengakses kedua aplikasi tersebut dari mana saja dan kapan saja. Di satu sisi, hal ini menawarkan suatu kepraktisan. Namun, di sisi lain, beberapa dari Anda mungkin khawatir tentang keamanan data di dalamnya. Sistem cloud memang memudahkan Anda mengakses data yang tersimpan pada Gmail dan Google Drive. Namun, bukan berarti semua orang bisa melakukannya begitu saja. Google telah mengaplikasikan berbagai sistem keamanan untuk melindungi data Anda. Dalam setiap produk dan layanannya, Google selalu menerapkan enkripsi HTTPS. Protokol satu ini telah aktif secara otomatis untuk seluruh pengguna. Dengan adanya enkripsi tersebut, hanya pemilik data yang bisa mengakses dan membaca data mereka. Hal tersebut tidak hanya berlaku pada penyimpanan data di Google Drive, tapi juga akses email di Gmail. Dengan kata lain, sangat aman bagi Anda untuk mengakses data di Gmail dan Google Drive melalui koneksi internet. Google tidak berhak atas data yang disimpan institusi Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Lalu, bagaimana dengan Google sendiri? Apakah data-data yang Anda simpan dalam produk mereka akan bisa diakses oleh Google? Tentu saja tidak. Sebagai pemilik data, Anda memiliki kontrol penuh atas data yang diunggah atau disimpan di Gmail dan Google Drive. Apa pun jenis data yang Anda letakkan dalam sistem Google, baik itu berupa informasi personal, tugas sekolah, maupun kekayaan intelektual, Google tidak berhak mengaksesnya. Agar bisa mengontrol data-data tersebut, Anda sebagai pemilik data dibekali dengan perangkat dari Google untuk menghapus atau memindahkan data. Bahkan jika seandainya suatu hari Anda memutuskan berhenti menyimpan data di Gmail atau Google Drive, Google tidak akan menghalangi Anda dan tetap melindungi data Anda. Fitur Data Loss Prevention untuk mencegah data hilang Photo Credit: Campaign Creators (Unsplash) Demi bisa melindungi data pengguna secara optimal, Google juga menyertakan fitur Data Loss Prevention (DLP) dalam sistem keamanan mereka. DLP memungkinkan Anda mengatur konten atau data mana saja di dalam Google Drive yang bersifat sensitif dan tidak bisa dibagikan ke orang di luar organisasi. Setelah itu, DLP akan melakukan pemindaian terhadap konten di dalam Google Drive untuk mencari adanya pelanggaran. Jika memang ditemukan pelanggaran, DLP akan segera mengambil tindakan atau memberi “hukuman” sesuai yang telah Anda tentukan sebelumnya.  Tidak hanya itu, DLP juga akan memberikan peringatan kepada Anda sebagai pemilik data di Google Drive. Dengan adanya DLP ini, kasus kebocoran data pun dapat diminimalisir. Google selalu memberikan update terhadap sistem keamanan produk-produk mereka, tidak terkecuali Gmail dan Google Drive yang digunakan untuk keperluan Google Workspace for Education. Adanya sistem keamanan canggih memungkinkan Google untuk melindungi data Anda secara optimal. Jadi, mulai sekarang tak perlu khawatir menggunakan Google Workspace for Education untuk menunjang aktivitas belajar dan mengajar secara online. Buktikan sendiri dengan mendaftar Google Workspace for Education melalui EIKON Technology, reseller resmi G Suite di Indonesia. Dapatkan segera di sini!

Chromebook, Info

Solusi Baru dari Chromebook untuk Akselerasi Chrome OS

Solusi Baru dari Chromebook untuk Akselerasi Chrome OS – Akibat pandemi COVID-19, banyak perusahaan menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Agar produktivitas dan kolaborasi kerja tetap berjalan lancar, penggunaan teknologi pun dioptimalkan. Di sinilah sistem cloud computing seperti Chrome OS dapat sangat membantu Anda dan tim. Chrome OS adalah sistem operasi berbasis Gentoo Linux yang khusus dirancang Google untuk perangkat Chromebook.  Karena berbasis cloud, Chrome OS memungkinkan Anda untuk mengakses berbagai aplikasi bisnis dari mana saja dan kapan saja menggunakan Chromebook Anda. Lalu, bagaimana jika Anda tidak menggunakan Chromebook? Tenang saja, Google telah menghadirkan solusi baru pada Chromebook untuk memudahkan pengguna bermigrasi dari perangkat lain ke Chrome OS yang berbasis cloud. Solusi pada Chromebook ini memang dirancang Google untuk akselerasi performa Chrome OS. Parallel Desktop untuk Chromebook Banyak dari Anda dan tim yang kemungkinan menggunakan perangkat Windows untuk bekerja. Karena selama ini lebih familiar dengan berbagai aplikasi Windows seperti Microsoft Office, wajar apabila Anda merasa kagok saat beralih ke Chromebook dengan Chrome OS-nya. Memahami hal tersebut, Google telah menyediakan sebuah solusi bernama Parallel Desktop pada perangkat Chromebook Enterprise. Parallel Desktop mengintegrasikan desktop Chrome OS dan Windows. Anda bisa dengan mudah berpindah atau melakukan switch antara Chrome OS dan Windows tanpa perlu melakukan reboot. Artinya, Parallel Desktop memungkinkan Anda untuk menjalankan berbagai aplikasi Windows seperti Microsoft Word, Excel, dan Power Point. Bahkan Anda pun dapat menggunakan aplikasi Windows tersebut untuk membuka file pada Chrome OS. Menariknya lagi, Anda tak harus selalu terhubung dengan internet untuk bisa menggunakan Parallel Desktop ini. Seluruh aplikasi dan files dapat Anda akses secara online maupun offline. Soal keamanan, Anda juga tak perlu khawatir karena Chrome OS pada Chromebook telah dibekali dengan multilevel encryption, Google Play Protect and Google Safe Browsing, sandbox apps, hingga remote deactivation yang mampu memberikan perlindungan berlapis pada para pengguna. Update Chrome OS setiap enam minggu sekali Akselerasi Chrome OS melalui Chromebook juga diberikan melalui adanya update setiap enam minggu sekali. Selain untuk meningkatkan performa Chrome OS pada Chromebook, update ini juga biasanya dibarengi dengan perilisan fitur-fitur terbaru untuk menunjang produktivitas kerja Anda dan tim perusahaan. Ini dia sejumlah fitur inovatif yang dirilis bersamaan dengan update Chrome OS dalam beberapa edisi terakhir: Performa lebih cepat pada Chrome Browser Google Chrome, web browser utama yang digunakan pada Chromebook, mendapatkan update yang membuatnya mampu me-load tampilan tab hingga 10% lebih cepat. Namun, tak hanya itu, update terbaru pada Chrome Browser juga mencakup fitur manajemen tab yang lebih baik sehingga dapat mendukung produktivitas Anda. Melalui update ini, kini Anda bisa mengarahkan kursor ke tab untuk melihat preview hingga mengelompokkan beberapa tab berdasarkan topik tertentu. Virtual Desk untuk mengorganisasi Workspace Dalam satu waktu, biasanya Anda dituntut untuk mengerjakan beberapa proyek sekaligus. Beberapa dari Anda mungkin juga harus juggling mengerjakan proyek kantor dan personal secara bersamaan. Untuk memudahkan Anda dalam melakukan hal tersebut, Chrome OS telah menyediakan fitur Workspace yang memungkinkan Anda membuat beberapa desks untuk masing-masing proyek. Anda bisa dengan mudah berpindah antar desk untuk mengerjakan proyek yang ingin Anda fokuskan. Lebih mudah multitasking dengan Split Screen Terkadang ada beberapa pekerjaan yang mengharuskan Anda untuk melihat dua windows sekaligus. Hal ini bisa Anda lakukan secara mudah dengan adanya fitur Split Screen pada update Chrome OS di Chromebook. Anda bahkan dapat mengatur dua windows untuk ditampilkan secara berdampingan. Dengan begitu, Anda pun bisa lebih mudah melakukan multitasking sehingga pekerjaan akan lebih cepat selesai. Dengan berbagai solusi baru dari Chromebook, performa Chrome OS pun mengalami akselerasi secara optimal. Tentunya hal ini dapat menunjang produktivitas Anda selama bekerja menggunakan Chromebook dan Chrome OS. Buktikan sendiri kehebatan Chromebook dengan akselerasi Chrome OS melalui pembelian perangkat di EIKON Technology. Tersedia dua tipe perangkat Chromebook yang bisa Anda pilih; Chromebook CB3 dengan layar 11 inci dan Chromebook CB5 dengan layar 13,3 inci. Tentunya masing-masing Chromebook telah dibekali dengan Chrome OS yang powerful. Cari tahu lebih lengkap di sini dan atau kunjungi website EIKON Technology di eikontechnology.com!

Serangan Hafnium
Info

Microsoft Tingkatkan Keamanan dari Serangan Kelompok Peretas Asal Cina (Hafnium)

Microsoft mendeteksi adanya serangan siber dari kelompok peretas asal Cina, HAFNIUM. Peretasan tersebut menjebol sistem perusahaan dengan memanfaatkan kerentanan yang baru saja ditemukan dalam perangkat lunak server email Microsoft. Tujuannya adalah mengambil data dengan membobol akses ke Microsoft Exchange Server. Namun, pelanggan tidak perlu panik dan khawatir. Microsoft telah merilis update untuk meningkatkan keamanan terhadap serangan HAFNIUM tersebut. HAFNIUM, kelompok peretas asal Cina HAFNIUM adalah kelompok peretas asal Cina yang kerap menarget entitas-entitas di Amerika Serikat, dengan tujuan mencuri data atau informasi dari banyak sektor industri. Beberapa di antaranya seperti institusi pendidikan, firma hukum, lembaga swadaya masyarakat (NGO), hingga badan penelitian untuk penyakit menular. Itulah kenapa walaupun berbasis di Cina, HAFNIUM justru beroperasi melalui server private virtual (virtual private servers – VPS) yang disewa di Amerika Serikat. Sebelumnya, HAFNIUM juga pernah melakukan peretasan dengan memanfaatkan kerentanan pada server yang terhubung ke internet. Namun, pada aksi tersebut, mereka hanya mampu mengetahui rincian server Microsoft Exchange Server dan akun-akun yang ingin mereka bobol. Sedangkan pada serangan terbaru ini, HAFNIUM meretas melalui empat titik kerentanan, yaitu CVE-2021-26855, CVE-2021-26857, CVE-2021-26858, dan CVE-2021-27065. Mereka melakukannya dalam tiga langkah. Pertama, HAFNIUM membobol akses ke Microsoft Exchange Server, baik dengan mencuri password atau memanfaatkan titik kerentanan untuk menyamar jadi orang lain. Kedua, mereka akan membuat sebuah web shell untuk mengontrol server dari jauh. Ketiga, dengan menggunakan akses jarak jauh, tepatnya menggunakan server private yang berbasis di Amerika Serikat, mereka pun mencuri data dari jaringan suatu organisasi. Microsoft Rilis Pembaruan Keamanan Untuk Melindungi Pengguna dari Serangan Hafnium Perlindungan terhadap pengguna merupakan prioritas utama Microsoft. Per Selasa (2/3/2021) lalu, Microsoft telah merilis beberapa pembaruan keamanan pada Microsoft Exchange Server untuk mengatasi kerentanan yang menjadi target serangan peretasan. Mengingat sifatnya yang sangat krusial, pengguna dianjurkan untuk segera melakukan update pada sistem yang terdampak. Dengan begitu, pengguna dapat terlindungi dari serangan peretasan serupa. Setidaknya ada empat versi Microsoft Exchange Server yang terkena dampak dari serangan peretasan HAFNIUM, yaitu Microsoft Exchange Server 2010, Microsoft Exchange Server 2013, Microsoft Exchange 2016, dan Microsoft Exchange Server 2019. Sedangkan Microsoft Exchange Online tidak ikut terdampak oleh serangan peretasan tersebut. Berikut detail teknis pembaruan yang dirilis oleh Microsoft: Microsoft Exchange Server 2010 – KB5000978 Microsoft Exchange Server 2013 – KB5000871 Microsoft Exchange Server 2016 – KB5000871 Microsoft Exchange Server 2019 – KB5000871 Langkah apa yang harus pengguna lakukan? Pengguna harus segera melakukan update atau pembaruan keamanan pada Microsoft Exchange Server yang digunakan. Namun, sebelum itu, ada beberapa hal yang penting untuk dilakukan terlebih dulu. Pengguna perlu memastikan bahwa Cumulative Update (CU) yang terpasang sudah merupakan rilisan terbaru. Berikut ini daftar CU terbaru yang dapat melakukan update keamanan pada Microsoft Exchange Server: Microsoft Exchange Server 2010 (RU 31 untuk Service Pack 3) Microsoft Exchange Server 2013 (CU 23) Microsoft Exchange Server 2016 (CU 19, CU 18) Microsoft Exchange Server 2019 (CU 8, CU 7) Di samping itu, pengguna juga disarankan untuk mengecek apakah serangan peretasan HAFNIUM juga berdampak ke bagian-bagian lain. Caranya, lakukan scan atau pemindaian logs pada Microsoft Exchange Server untuk mencari adanya indicators of compromise (IOC). Setelah itu, cek pula host pada IOC. Panduan selengkapnya dapat Anda pelajari di sini. Peretasan yang dilakukan HAFNIUM mampu menyerang Microsoft Exchange Server dengan memanfaatkan kerentanan pada sistem. Demi melindungi pengguna dari serangan tersebut, Microsoft telah merilis pembaruan keamanan terbaru. Segera lakukan update untuk “menambal” kerentanan tersebut sehingga Anda bisa menggunakan Microsoft Exchange Server dengan aman. Sebagai solusi alternatif agar terhindar dari masalah serupa pada kemudian hari, sudah saatnya Anda beralih menggunakan layanan cloud seperti Microsoft 365 dan Google Workspace untuk menjalankan berbagai aktivitas bisnis. Mulai dari menggunakan ragam produk Microsoft Office, video call dengan Skype, hingga penyimpanan berkapasitas besar, semua dapat Anda lakukan secara aman di Microsoft 365. Dapatkan Microsoft 365 sekarang juga di sini! Sedangkan bagi yang lebih memilih platform cloud berbasis Google, Anda bisa menggunakan Google Workspace. Dilengkapi berbagai fitur penunjang seperti mail, drive, document office, hingga video conference, Google Workspace akan membantu meningkatkan produktivitas bisnis Anda. Google Workspace merupakan salah satu produk dari yang dapat memberikan berbagai manfaat untuk keamanan dan produktivitas bisnis. Anda dapat mempelajari Google Workspace secara lengkap https://workspace.eikontechnology.com/ . Anda juga dapat langsung mendaftar Google Workspace di https://workspace.eikontechnology.com/pricing/ .

Info

5 Cara Mudah dan Praktis Menggunakan Google Drive

Tidak asing dengan Google Drive, cloud storage terbaik gagasan Google? Berikut cara penggunaan Google Drive bagi Anda agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari ini. Seperti yang Anda tahu, di era perkembangan teknologi yang semakin pesat Google Drive mulai banyak digunakan. Google Drive merupakan media penyimpanan yang digagas oleh Google. Siapapun dapat menggunakan dan mengakses Google Drive ini secara gratis. Kira-kira, bagaimana sih cara penggunaan Google Drive? Secara umum, layanan cloud storage ini akan memberikan Anda kemudahan dalam mengakses, menyimpan, atau bahkan membagikan berkas. Bagi pemula, mungkin penggunaan Google Drive ini belum terbiasa, sehingga Anda mungkin akan mengalami sedikit kendala. Untuk itu, simak tutorial lengkap penggunaan Google Drive berikut ini. Cara Membuka Google Drive Untuk masuk Google Drive, Anda tentu wajib memiliki akun Google terlebih dahulu. Jika sudah memilikinya, selanjutnya ikuti langkah berikut: 1. Kunjungi laman https://drive.google.com, lalu klik Go to Drive 2. Masukkan detail akun, seperti misalnya alamat email dan juga password (saat diminta) 3. Anda akan masuk ke halaman utama Google Drive. Di sebelah kiri terdapat beberapa kolom pilihan. Di sana, Anda juga dapat melihat ruang kosong yang masih tersedia Nah, langkah-langkah di atas merupakan cara log in dengan menggunakan desktop. Lalu, bagaimana cara membuka Google Drive di smartphone? Adapun langkah-langkah untuk membuka Google Drive di ponsel pintar adalah sebagai berikut. 1. Ketuk ikon Google Drive yang memiliki bentuk seperti segitiga berwarna hijau, kuning, dan biru. Apabila Anda belum memiliki aplikasi Google Drive, Anda dapat mengunduhnya terlebih dahulu melalui Play Store atau App Store. 2. Klik tombol “Sign In” yang terletak di bagian bawah halaman 3. Masukkan akun Google Anda. Jika Anda sudah masuk ke akun Google sebelumnya, Anda hanya perlu memilih akun Google yang akan digunakan 4. Untuk melihat ruang kosong yang tersedia, klik tanda “≡” di layar bagian atas sebelah kiri                             Cara Membuat Berkas Baru Setelah login Google Drive, apakah Anda ingin membuat berkas baru? Dengan menggunakan Google Drive, Anda dapat membuat berkas dalam bentuk dokumen, excel, power point, dan lain sebaiknya. Langkah-langkah untuk membuat berkas baru pada Google Drive adalah sebagai berikut. 1. Klik tombol “New” berwarna biru uang di bagian atas jendela Google Drive sebelah kiri 2. Pilih jenis dokumen yang Anda perlukan pada menu drop-down yang muncul Google Sheets: Menampilkan lembar lajur kosong, seperti Microsoft Excel Google Docs: Menampilkan dokumen kosong, seperti Microsoft Word Google Slides: Menampilkan presentasi kosong, seperti Microsoft Powerpoint Google Forms: Digunakan untuk membuat dokumen Google Form 3. Beri nama pada dokumen Anda dengan cara klik teks “Untitled” di atas halaman sebelah kiri 4. Mulai ketikkan sesuatu pada dokumen Anda. Di sana. Anda juga dapat memasukkan gambar, teks, URL, atau konten lainnya 5. Pastikan di bagian atas halaman terdapat kata “All changes saved in Drive” agar dokumen Anda berhasil disimpan secara otomatis. Anda juga dapat membuat berkas di Google Drive melalui smartphone. Namun, Anda harus memiliki aplikasi Google Sheets, Google Docs, atau Google Slides terlebih dahulu. Cara Mengunggah Berkas di Google Drive Apakah Anda sudah memiliki dokumen yang tersimpan di komputer atau laptop? Jika iya dan Anda berkeinginan untuk mengunggah ke Google Drive, Anda dapat mengikuti tutorial Google Drive berikut ini. 1. Klik tombol “New” yang berwarna biru di pojok atas jendela Google Drive sebelah kiri 2. Klik “File Upload” pada menu drop-down yang muncul 3. Tunggu hingga jendela File Explorer muncul dan pilih berkas yang hendak Anda upload. Jika Anda ingin mengunggah beberapa berkas sekaligus, tekan CTRL+klik berkas yang Anda hendak dipilih 4. Klik open, selanjutnya berkas akan diupload ke Google Drive 5. Tunggu hingga proses penguploadan selesai Lamanya waktu mengunggah berkas pada Google Drive ini tergantung besarnya ukuran berkas dan juga koneksi internet. Sebelum berkas belum terupload semua, pastikan halaman Google Drive tetap terbuka. Jika sudah berhasil diupload, akan muncul tanda centang di samping nama berkas. Apakah bisa mengunggah berkas ke Google Drive melalui smartphone? Tentu saja bisa. Anda dapat melakukannya dengan beberapa cara berikut. 1. Klik tombol “+” yang terletak di bawah sebelah pojok kanan 2. Klik “Upload” pada menu pop-up yang muncul 3. Pilih file yang hendak diupload 4. Klik “Upload” yang terletak di pojok kanan atas layar dan tunggu hingga semua berkas berhasil terunggah Membagikan Berkas ke Orang Lain Berkas-berkas yang sudah Anda buat pada Google Drive juga dapat Anda bagikan dengan orang lain dengan cara sebagai berikut. 1. Klik berkas yang hendak Anda bagikan 2. Klik menu “Share” yang diberi tanda manusia dan tanda “+” di bagian samping. Anda juga dapat menemukan ikon ini di halaman Drive sebelah kanan atas. Jika sudah, jendela baru akan terbuka 3. Klik menu “Edit” yang ditandai dengan ikon pensil. Menu ini terletak di pojok sebelah kanan jendela pop-up 4. Pilih salah satu pilihan berbagi yang ditampilkan menu drop-down Can View: memungkinkan pengguna dapat melihat berkas yang dibagikan Can edit: memungkinkan pengguna dapat menyunting berkas yang dibagikan Can comment: memungkinkan pengguna untuk meninggalkan komentar pada berkas yang dibagikan, tetapi tidak dapat menyuntingnya 5. Pada kolom teks “People”, ketikkan alamat email pengguna yang hendak Anda ajak berbagi. Anda dapat memasukkan beberapa alamat email dengan menekan tombol “Tab” 6. Jika diperlukan, Anda dapat menambahkan sedikit catatan pada kolom teks “Add a note” 7. Tekan tombol “Send” berwarna biru. Letaknya di bagian bawah jendela Drive sebelah pojok kiri Cara Mengunduh Berkas di Google Drive Tak hanya membuat, mengirim, dan membagikan berkas saja, Anda juga dapat mendownload file-file yang ada di Google Drive. Cara untuk mengunduh file yang ada di Google Drive, yaitu: 1. Klik link Google Drive yang mengarah ke file yang hendak Anda unduh atau masuk ke Google Drive, lalu cari file tersebut 2. Klik ikon tanda panah ke bawah Jika file berukuran kurang dari 100 MB, file akan langsung terdownload. Namun, jika file berukuran lebih dari 100 MB, Anda akan diarahkan ke halaman selanjutnya 3. Tunggu hingga proses download selesai Nah, buat Anda yang sering menggunakan Google Drive, sebaiknya Anda mendaftar Google Workspace. Apa itu Google workspace? Google workspace merupakan satu set aplikasi besutan Google yang dapat memberikan Anda beberapa manfaat, seperti: • Lebih hemat biaya

Info

Cara Mudah dan Cepat Membuat Survey / Kuiz menggunakan Google Form

Google Forms adalah aplikasi multifungsi buatan Google yang merupakan bagian Google Workspace atau Google Drive. Aplikasi ini bisa dipakai untuk pembuatan kuis, form order, dan paling sering untuk keperluan survey. Cara membuat Google Form yang gampang, perlahan membuatnya semakin populer.  Pembuatan Google Forms ini bisa dilakukan tidak hanya pada PC atau laptop saja. Bagi Anda yang yang tidak sempat mengutak-atik PC, bisa membuatnya melalui ponsel asalkan sudah mempunyai akun Google dan memasang Google Drive. Cara Membuat Google Formulir Google Forms atau Google Formulir sangat mudah untuk dibuat baik di laptop maupun PC. Untuk Anda yang ingin membuat Google Formulir wajib sudah ada akun Gmail terlebih dahulu ya. Sesudah mempunyai akun Gmail, silahkan ikuti cara membuat Google Formulir pada PC dan ponsel berikut ini : Membuat Google Forms pada PC Untuk membuat Google Forms pada PC, Anda tidak membutuhkan aplikasi lain selain browser Google Chrome. Pastian update dahulu Google Chrome Anda ke versi terbaru untuk mendapatkan performa yang maksimal. Apabila hal itu sudah dilakukan, mari lanjut ke cara bikin google form pada PC. Buka browser Google Chrome Log in ke akun Google Anda di https://www.google.com/accounts/Login?hl=in Sesudah log in, buka Google Forms pada alamat https://docs.google.com/forms/u/0/ Pilih template yang akan dipakai, ada lebih dari 20 pilihan template Beri judul pada lembar form yang telah terbuka Isikan pilihan yang akan dimasukan pada form Sampai disini, selesai sudah pembuatan Google Form dan file yang telah jadi akan tersimpan otomatis. Anda bisa melihat file yang telah dibuat pada akun Google Drive pada https://drive.google.com/. Berikutnya, supaya tutorial Google Form ini lengkap, mari dilanjutkan dengan membuat Google From pada ponsel.  Cara Membuat Google Forms di HP Google Forms di HP sebenarnya sama saja dengan yang dibuka pada PC. Perbedaannya hanya pada tampilan layar, serta akan lebih gampang jika Anda memasang aplikasi Google Drive. Untuk cara membuat Google Form di HP, bisa Anda simak langkah-langkahnya di berikut ini : Buka browser pada ponsel, bisa Google Chrome atau browser bawaan Ketikan forms.google.com pada address bar browser Halaman baru Google Forms langsung terbuka dan Anda tidak diberi pilihan memilih template dahulu Apabila halaman baru Google Forms tidak langsung terbuka dan muncul “Format file tidak didukung”, solusinya perbaharui browser terlebih dahulu.  Jika halaman baru sudah terbuka, pergi ke ikon 3 titik-> setting untuk mengganti pilihan template Beri judul halaman Google Forms Isi data atau pilihan yang diperlukan Data akan tersimpan secara otomatis Apabila Anda sudah sampai pada tahap terakhir itu artinya tutorial sudah selesai. Silahkan buka atau lihat formulir yang telah dibuat pada aplikasi Google Drive yang sudah Anda pasang sebelumnya.  Apakah sampai disini Anda sudah mengerti bagaimana cara membuat Google Form? Perlukah contoh untuk membuat halaman order atau formulir pendaftaran supaya bisa memanfaatkan aplikasi ini lebih maksimal? Contoh Pengaplikasian Google Form Contoh pengaplikasian Google Form yang akan ditunjukan kali ini adalah order form dan formulir. Step untuk membuat order form dan formulir ini sama gampangnya dengan membuat halaman baru google form, tidak percaya? Mari simak contoh Google Form beserta langkah-langkahnya berikut : Contoh Pembuatan Form Order dengan Google Forms Pastikan Anda sudah log in ke dalam akun Google terlebih dahulu ya, kalau sudah baru ikuti langkah ini : Buka Google Forms Pilih template “Order Form” Beri judul form Isi bagian deskripsi dengan keterangan seputar order, misalnya dengan email atau nomor kontak Pilih jenis pilihan yang akan dipilih, misalnya dalam bentuk multiple choice atau isian Buat seluruh pertanyaan atau data yang dibutuhkan Beri gambar/video dengan ikon “Images” atau “Video”yang ada di bagian bawah Geser kanan pada pilihan “Required” yang ada di sebelah masing-masing pilihan jika itu merupakan pilihan yang wajib diisi Pilih ikon palet apabila ingin mengubah tampilan form Pilih ikon kirim Sesudah form Anda selesai Pada tahap ini, form order telah selesai, Anda bisa melihat hasil jawaban form pada menu Responses. Menu ini ada tepat di sebelah kanan dari formulir yang baru dibuat tadi. Contoh Formulir Recruitment  Untuk contoh Google formulir pendaftaran ini dipakai oleh orang yang membuka lowongan pekerjaan. Tujuannya adalah untuk mengetahui siapa saja yang bisa datang untuk wawancara, hingga apakah si calon pelamar memenuhi syarat. Buka Google Forms Pilih RSVP karena jenis form yang membutuhkan konfirmasi atau respon singkat, template RSVP lebih cocok Masukan nama kegiatan dan perusahaan, misalnya “Recruitment PT. XYZ 2021” Pada bagian deskripsi bawah, isi alamat dan nomor telepon penyelenggara Kemudian berikan pilihan apa yang menjadi syarat recruitment, seperti “Apakah Anda bisa menghadiri walk in interview?” Sesudah selesai memberikan apa saja yang harus dipenuhi, tinggal kirim form yang sudah dibuat. Untuk mengirimnya tinggal pilih ikon kirim yang berada di pojok kanan atas, dan untuk response ada di sebelah kanan menu formulir.  Selain dipakai untuk form order atau formulir recruitment, masih banyak lagi pengaplikasian Google Form.  Pengaplikasian Google Form Ada banyak sekali pengaplikasian dari Google Form yang bisa Anda manfaatkan selain yang ada di atas, seperti : Membuat surat lamaran pekerjaan sekaligus untuk berbagai perusahaan Pembuatan survey atau kuesioner Jadwal kegiatan Kustomisasi newsletter untuk email Membuat kuis Membuat formulir yang memungkinkan responded mengisi jawaban dengan gambar Kelebihan Google Forms dibanding Aplikasi Sejenis Banyaknya pengaplikasian yang mungkin dilakukan dengan Google Form tentu karena aplikasi ini punya banyak kelebihan. Bisa membuat form tanpa batas Hasil atau response bisa dibagikan Ada notifikasi email gampang dipakai pada ponsel Tampilan dan menunya sederhana  Bisa dikustomisasi sesuai kebutuhan gampang dipakai Tersimpan otomatis pada Google Drive Kelebihan-kelebihan serta pengaplikasian dari Google Form ini sifatnya memang fleksibel. Bisa dipakai untuk banyak keperluan, gampang dipakai, serta yang paling data tersimpan dengan baik. Sayangnya, apabila Anda ingin memakainya untuk usaha, Google Forms bukan yang terbaik. Pada Google Forms masih belum ada menu Admin Console dan menu lain seperti My Business. Jadi, Anda tidak bisa dengan cepat dan efisien mengelola usaha, masih perlu satu per satu membuka aplikasi tambahan terkait.  Sangat tidak praktis bukan? Untungnya Google mempunyai Google Workspace yang menawarkan semua kegampangan dalam satu tempat.  Pada Google Workspace semua aplikasi Google tersedia dalam satu tempat dan terintegrasi. Jadi, apabila Anda perlu untuk mengelola form dan membagikannya atau mengundang rapat pekerja bisa langsung dilakukan.  Anda bisa mengundang klien dan pekerja dalam satu workspace, dan kemudian mengatur

Bisnis Online
Info

Bisnis Online | Panduan Lengkap dengan Google Workspace

Bisnis online di era pandemi covid semakin gencar. Penyebabnya banyak pebisnis offline mengalami kemunduran karena Pandemi covid. Persaingan pun tidak mudah. Berbagai cara dan metode sering diuji coba demi meningkatkan bisnis online tersebut. Aplikasi yang eksis dan berguna untuk memudahkan berbisnis internet adalah dengan menggunakan Google Workspace. Dulu nama Google Workspace disebut dengan G Suite. Seiring berkembangnya waktu, aplikasi ini meningkat bukan hanya berganti nama tetapi fitur yang dimiliki juga semakin lengkap. Cara Bisnis Online dengan Google Workspace Cara memulai bisnis online dengan Google Workspace ini bagaimana? Nah pada artikel ini kami akan share cara bisnis online yang bisa Anda terapkan dengan mudah menggunakan Google Workspace.  Apapun jenis bisnis Anda dengan Google Workspace akan lebih mudah. Berikut cara yang bisa dilakukan: Simpan, Arsipkan, Dan Telusuri Data Online Shop Anda Untuk menyimpan data, mengarsipkan dan menelusuri data yang masuk ke E-Commerce Anda bisa lebih mudah dengan memanfaatkan fitur yang ada di Google Workspace. Fitur yang dimaksud adalah Google Drive. Model bisnis online memang paling familiar. Namun, berbeda orang beda pula hasil bisnisnya. Letak perbedaan yang menonjol biasanya ada pada strategi yang dimiliki dan perangkat tools yang digunakan. Bisnis online shop memang bisa dilakukan segalanya serba manual. Tapi, itu hanya akan menyulitkan Anda saja. Fitur Vault pada Google Workspace adalah kunci keberhasilan bisnis online yang sampai saat ini senantiasa berkembang. Strategi Bisnis online yang menghasilkan banyak yang menjualkan produk fisiknya melalui E-Commerce seperti Bhinneka, Lazada dan lain. Ada juga yang menjual produk melalui Marketplace misalnya saja seperti Bukalapak, Tokopedia dan lainnya. Nah, tentu sangat tidak mungkin jika Anda harus mendata manual semua data yang masuk mengunjungi E-Commerce dan Marketplace Anda tersebut.  Misalkan memang bisa manual tentu membutuhkan tenaga yang banyak dan menghabiskan banyak waktu. Google Workspace memberikan solusi terbaik khusus bagi Anda yang gemar bisnis online shop dan ingin bisnis semakin melejit omzetnya. Video Conference Pada Team untuk Bisnis Service Provider Google Workspace memang multifungsi. Fitur unggulan lainnya yang dimiliki adalah adanya Google Meet untuk konferensi video.  Bisnis online terbaru dibidang jasa atau service provider yang saat ini berkembang di Indonesia memang sangat diminati. Anda tentu sudah mengenal bisnis online yang bergerak dibidang ini seperti Traveloka. Perusahaan yang berkembang sejak lama tentu tidak mudah sampai sesukses ini. Google Meet yang merupakan fitur pada Google Workspace yang mungkin bagi Anda melakukan konferensi video. Adanya fitur yang ringan bisa membuat rapat secara jarak jauh tanpa batasan waktu. Anda bisa mengadakan meeting baik pada team, klien atau calon investor masuk ke Google Meet Anda. Keuntungan dengan menggunakan Google Workspace ini sudah satu aplikasi dengan banyak fitur. Jadi Anda sebenarnya tidak perlu membeli aplikasi khusus untuk video konferen saja tapi sudah satu paket di Google Workspace. Jual Informasi & Knowledge di Google Drive Bisnis online memang aneka ragam, membuka peluang bagi Anda yang terkena dampak covid. Adanya covid mengakibatkan bisnis produk fisik mulai mundur. Akhirnya muncul ide bisnis online tanpa modal seperti Infopreneur. Bisnis ini merupakan jenis bisnis yang cara menjalankannya dengan mengumpulkan materi, ilmu atau informasi yang dibutuhkan banyak orang kemudian dijual. Untuk mendukung kemajuan bisnis online Anda di bidang ini bisa memanfaatkan Google Drive. Tentunya Google Drive premium ya, yang bisa menyimpan berbagai dokumen tanpa batasan waktu dan besarnya file. Untuk memiliki Google Drive premium ini Anda bisa mendaftar Aplikasi Google Workspace. Mendaftar sendiri tentu agak repot dan sulit untuk pembayarannya. Nah, Anda bisa menggunakan pihak ketiga yang siap bantu Anda mendaftar ke Google Workspace ini. Rekomendasi yang terpercaya dan aman bisa daftar Google Workspace melalui website https://workspace.eikontechnology.com/pricing/. Google Workspace untuk bisnis berjualan ilmu dan informasi bisa dengan berbagai cara. Anda bisa dengan mengadakan live workshop, online course dan consulting dengan memanfaatkan fitur Google Meet sebagai media onlinenya. Manfaatkan Email Bisnis untuk Affiliate Marketing Peran email ternyata sangat besar bagi pelaku bisnis online. Terutama bagi Anda yang bergerak di bidang bisnis Affiliate Marketing. Email bisnis memang memiliki banyak manfaat. Namun, manfaat akan lebih terasa jika menggunakan email bisnis premium. Kenapa meski email bisnis premium? Alasannya Anda bisa bebas layanan akses perangkat dan tingkat keamanan lebih terjaga dari banned karena dikira spamming. Untuk memiliki email bisnis ini lagi-lagi Anda bisa dapatkan di Google Workspace. Sangat cocok bagi Anda pelaku bisnis Affiliate Marketing yang ingin terus meningkatkan penjualan dan meraih peringkat tertinggi sebagai affiliate marketer terbaik. Untuk bisnis Affiliate ini memang sering ada lomba atau pemberian apresiasi bagi yang memiliki prestasi dalam penjualan. Sehingga pelaku affiliate terus memutar otak untuk memikirkan strategi penjualan, membeli tools atau apapun untuk meraih prestasi tersebut. Email bisnis menjadi salah satu Andalan mereka yang berhasil menjadi peringkat 1. Nah, Anda juga wajib memilikinya dan cukup contek cara bisnisnya mereka dengan daftar Google Workspace dan dapatkan semua fitur yang ada. Buat Website dan Aktifkan Fitur Chat Otomatis untuk Bisnis Tools & System Jualan alat untuk bisnis akan sangat repot jika masih menggunakan cara lama. Anda bisa mengenal apa yang Anda jual dengan membuat website menggunakan fitur Google Sites. Tentu Anda pernah mendengar kan tentang Google Sites ini. Google Sites adalah layanan yang disediakan oleh Google untuk membuat website secara gratis dengan ruang penyimpanan terbatas. Untuk memiliki ruang penyimpanan tak terbatas Anda harus daftar di Google Workspace. Keuntungan memiliki website adalah Anda bisa jualan selama 24 jam nonstop. Untuk pelayanan respon Anda bisa aktifkan fitur chat di Google Workspace yang memudahkan Anda dalam siap, sigap merespon semua pelanggan setia. Bisnis Tools & System memang banyak sekali dibutuhkan. Memasarkan bisnis alat baik untuk dijual atau jasa pemakaian dan perbaikan akan lebih efisien jika dijalankan secara online. Tentu akan sangat repot kan jika Anda ingin memperlihatkan tools yang Anda jual, atau menawarkan jasa alat seperti pengangkat alat berat harus mengirimkan photo satu per satu ke klien. Akan lebih mudah jika semua di posting di website. Semua klien akan langsung melihat sendiri dan jika tertarik akan langsung menghubungi Anda. Memposting banyak gambar dan video dengan ukuran besar membutuhkan ruang penyimpanan yang tentunya tidak sedikit.  Daftar di Google Workspace bisa jadi jalan bagi Anda yang ingin memiliki website dengan ruang penyimpanan tak terhingga. Cara Daftar Google Workspace Nah, di atas tadi Anda sudah tahu bukan bagaimana

Email Hosting
Info

8 Tips Memilih Email Hosting Yang Teraman Dan Terpercaya

Keberadaan email hosting sangat penting. Hal yang perlu dipertimbangkan saat memilihnya adalah ketahui berapa besa kapasitas yang Anda butuhkan, bagaimana tingkat keamanannya dan apa saja fitur email yang akan Anda dapatkan. Email untuk bisnis sangat diperlukan. Namun, tidak banyak yang mengetahui bagaimana mengaturnya dan cara mendapatkan email bisnis yang bagus. Penyedia email hosting Indonesia cukup beragam dengan sejuta kelebihan dan sedikit kekurangannya. Untuk itu agar bisa mendapatkan hosting email terbaik harus pandai dalam memilihnya. Ini Dia 8 Tips Memilih Email Hosting Aman Dan Terpercaya Hosting email terbaik pasti memiliki banyak keunggulan. Namun ada hal yang perlu Anda perhatikan saat ingin memilih hosting email tersebut. Berikut caranya memilihnya: Pilih Yang Punya Penawaran Terbaik Antara website dan email memang ada keterkaitan. Untuk memiliki alamat email yang bagus dan memiliki nilai lebih di mata klien kalau bisa disambungkan dengan website Anda. Untuk nama website harus Anda perhatikan sebaik-baiknya dan jangan lupa untuk pilih hosting yang memiliki penawaran terbaik. Contoh penawaran yang dimiliki penyedia hosting terbaik seperti dapat meng host alamat email Anda. Fungsi Anda memiliki hosting ini adalah untuk tempat penyimpanan file email Anda. Pastikan juga untuk layanan yang diberikan penyedia hosting tersebut menerima layanan konsultasi terutama terkait pembuatan email itu sendiri. Bagi pebisnis online yang masih dalam kategori pemula tidak sedikit yang masih belum bisa membuat email bisnis. Apalagi yang premium dan membutuhkan penyimpanan lebih seperti email hosting ini. Keuntungan yang Anda dapatkan jika penyedia hosting bisa meluangkan waktu untuk cara penggunaan email akan memudahkan Anda dalam menggunakannya. Jadi tidak perlu capek-capek lagi belajar sendiri atau mencari orang lain untuk mengajari Anda.       2. Pilih Hosting dengan Layanan Premium Email Cara ini khusus untuk Anda yang memiliki budget tinggi. Dengan premium email banyak sekali manfaat yang akan Anda dapatkan. Salah satunya adalah dengan kelengkapan fitur yang lengkap. Contoh kelengkapan fitur tersebut seperti tingkat keamanan terjamin, data tidak akan hilang dan adanya cadangan jika sewaktu-waktu terjadi masalah atau ada kesalahan teknik. Dengan kelengkapan fitur yang sudah disebutkan diatas, Anda jadi lebih tenang dalam menggunakan layanan terbaik. Sangat cocok bagi Anda yang masih pemula dan rawan melakukan kesalahan seperti menghapus email penting yang belum terbaca. Nah, jika kesalahan kecil tapi penting tersebut Anda tidak sengaja lakukan, tenang karena email yang masuk tadi masih ada filenya kok.  Anda tinggal tanyakan saja ke penyedia hosting. Pasti masih ada karena Anda memakai layanan premium email.       3. Penyedia Email Hosting Memiliki Kapasitas Penyimpanan Fleksibel Kapasitas penyimpanan untuk setiap pebisnis online tentu berbeda-beda. Hal ini tergantung dengan seberapa banyak file yang masuk dan keluar melalui email Anda tersebut. Jika tidak butuh kapasitas yang terlalu besar maka bisa pesan hosting email dengan kapasitas secukupnya saja. Nanti jika dirasa masih kurang bisa ditambahkan dengan yang lebih besar lagi. Anda wajib tahu berapa kapasitas yang sebenarnya dibutuhkan. Jika tidak sayang uang Anda karena akan terbuang sia-sia. Lebih baik kan digunakan untuk mengembangkan bisnis. Contoh kesalahan dalam pembelian hosting email adalah misalnya Anda memiliki 1000 karyawan. Akan tetapi dari 1000 karyawan yang perlu email hanya 100 maka cukup beli ruang penyimpanan untuk 100 orang saja. Jika memang bisnis semakin berkembang dan skill yang dimiliki karyawan menuntut untuk semua bisa menggunakan email maka bisa ditambahkan. Intinya pastikan penyedia hosting yang Anda pilih nantinya bisa memenuhi permintaan Anda tersebut. Jika tidak bisa Anda coba mencari referensi yang lain.       4. Penyedia Hosting Bisa mengirim File Ukuran Besar Anda tidak akan pernah tahu berapa besarnya file yang harus dikirim ke klien. Permintaan klien selalu menjadi misteri. Demi kelancaran bisnis online Anda pastikan Anda memiliki fasilitas email yang bisa mengirim file dalam ukuran besar. Biasanya bisnis yang membutuhkan pengiriman file besar seperti biro iklan, fotografer dan lainnya. Ketika permintaan klien tidak bisa Anda penuhi hanya karena ruang penyimpanan penuh tentu akan mendatangkan masalah bagi bisnis Anda. Rata-rata kuota untuk peremail itu terbatas. Kurang lebih hanya bisa mengirim sampai 4 GB saja untuk angka maksimumnya. Namun, jika Anda ingin lebih sebenarnya bisa, tapi memang ada tambahan biaya yang harus dikeluarkan. Tapi, hal tersebut tidak jadi masalah. Selama Anda mampu membayar dan penyedia hosting email juga bisa memberikan layanan tersebut.       5. Penyedia Email Hosting Memiliki Tingkat Keamanan Tinggi Bisnis yang besar harus dilengkapi dengan tingkat keamanan yang tinggi pula. Tidak menutup kemungkinan untuk email bisnis Anda juga harus terjamin tingkat keamanan. Namanya persaingan bisnis pasti ada saja yang ingin menjatuhkan bisnis Anda. Bisa saja ada yang berusaha hack akun email Anda atau menyusupkan virus pada file yang dikirim. Hosting email teraman pasti sudah menyiapkan untuk layanan pengamanan ekstra. Hal tersebut tentu agar pengguna jasanya bisa nyaman dan selalu mempercayakan bahkan merekomendasi ke rekan bisnis untuk menggunakan layanan yang sama. Contoh hosting teraman adanya perangkat yang bisa mendeteksi adanya virus yang masuk dan tersedia perangkat lunak anti spam. Keamanan hosting meskipun hal yang sangat dasar tapi tetap perlu jadi perhatian. Anda bisa memasang SpamExpert dan SpamAssassin. Fungsinya agar email yang kiranya tidak Anda perlukan bisa langsung disingkirkan. Adanya IP Khusus Pada Layanan Hosting Email Untuk memastikan bahwa email yang Anda kirim ke pelanggan sudah terkirim dan tidak masuk ke folder spam maka perlu adanya IP khusus. Percuma kan jika Anda sudah mengirim ribuan email untuk promosi ternyata tidak masuk ke penerima. Nah, IP khusus memang sangat dibutuhkan dan diperlukan khususnya bagi Anda yang hobi promosi dengan email marketing. Penyedia Hosting Email Bisa Diandalkan Untuk bisnis jangan melulu cari email hosting free apalagi yang asal murah. Kesalahan memakai jasa hosting bisa menyebabkan bisnis Anda jatuh loh. Nggak percaya? Anda bisa ambil contoh saat Anda sedang bekerja dengan giat sampai larut malam. Karena capek secara tidak sadar Anda menghapus semua email yang masuk termasuk orderan yang belum sempat di rekap. Nah, peran penyedia disini bisa dipertanyakan? Apakah bisa diandalkan atau tidak? Diandalkan dalam hal apa? Tentu mengembalikan semua file yang tadi sempat kehapus. Jika dengan cepat dan gesit penyedia bisa mengembalikan semua file maka Anda bisa pilih penyedia tersebut. Penyedia Hosting Bisa Memberikan Dukungan Ke Pelanggan Tidak semua penyedia hosting secara ringan tangan mau membantu pelanggannya. Tentu penyedia hosting sudah sangat paham penggunaan

cara membuat website
Info

7 langkah cara membuat website menggunakan Google Sites

Cara membuat website sendiri sebenarnya tidak sulit, Anda bisa memanfaatkan Google Sites yang gratis dan tidak membutuhkan pemahaman koding sama sekali.  Google Sites adalah solusi mudah bagi Anda yang ingin membuat website sendiri tetapi tidak mengerti koding. Hebatnya, selain tidak membutuhkan pemahaman koding dan bahasa pemrogramannya, aplikasi ini juga gratis. Anda bebas menggunakan Google Sites untuk website yang akan dibangun.  Akan tetapi, perlu digaris bawahi Google sites inti produknya adalah web builder. Jadi, jangan berharap jika nama web bisa dibuat tanpa embel-embel Google atau semacamnya kecuali Anda menggunakan Google Workspace. Dengan Google Workspace Anda bisa menggunakan nama domain yang Anda pilih.  Baik langsung saja, penasaran bagaimana membuat web tanpa koding dengan Google Sites? Cara Membuat Website Tanpa Koding dengan Google Sites Sudah dibahas di atas bahwa Anda tidak bisa memilih nama website. Jadi, Jika mau alamat web seperti website kebanyakan dengan ekstensi .com atau co.id, Anda harus menggunakan pihak ketiga. Lalu, bagaimana cara membuat website sendiri dengan nama sesuai keinginan? Beli Nama Domain (Opsional) Opsi ini opsional jadi, apabila Anda tidak masalah dengan nama website dengan Google silahkan dilewati. Contoh nama website yang asli bawaan dari Google Sites sendiri misalnya https://sites.google.com/NamaWebsite. Anda tidak bisa menghilangkan https://sites.google.com/ tanpa membeli nama domain sendiri. Lalu untuk bisa membeli nama domain, bagaimana caranya? Untuk membeli nama domain sangatlah mudah, Anda bisa mengikuti step-step di bawah ini : Pilih nama website yang sekiranya sesuai dengan apa yang ingin Anda tunjukan, Gunakan alat bantu untuk memeriksa apakah nama masih tersedia, seperti misalnya di member.eikontechnology.com Coba satu persatu nama yang diinginkan pada name checker  Pilih nama yang sesuai dan menurut Anda terbaik Registrasikan nama, Anda bisa meregistrasikannya di domains.google.com, biaya registrasi sekitar Rp200,000 per tahun.  Biaya tersebut bisa lebih mahal atau murah tergantung dari ekstensi yang dipilih. Anda bisa melihatnya pada tab All Endings pada domains.google.com.  Membuka Google Sites dan Memberi Nama Langkah ini akan menjadi yang pertama jika Anda memilih untuk menggunakan alamat dari Google. Untuk membuat website pada Google Sites pertama harus membuka alamatnya di https://sites.google.com/new. Disini Anda harus memberikan nama website (bukan alamat), pastikan berikan nama yang sesuai.  Pemberian nama website tidak harus unik seperti alamat website, Anda bebas menamainya dan tidak masalah jika sama. Saat memberikan nama, jangan lupa tuliskan dimana lokasi website.  Pilih Template Website  Pada cara buat web untuk pemula sangat penting sekali untuk memilih template yang benar. Semakin dekat template dengan tujuan pembuatan website maka akan semakin mudah.  Hal ini karena tiap template memiliki susunan dan desain yang berbeda tergantung tujuan website. Jadi, supaya tidak bingung, pastikan dulu tujuan pembuatan website dengan pasti, baru pilih template yang tersedia. Google Sites memberikan beberapa pilihan template secara gratis yang bebas dipilih, diantaranya yaitu : Portfolio : Template ini bisa digunakan untuk membuat portofolio diri untuk kepentingan pekerjaan. Menu yang ada di dalamnya antara lain, Home, About, dan Project Page. Restaurant : Template jenis ini cocok untuk kebutuhan promosi usaha. Menu default yang disediakan template ini yaitu Home, Contact Us, Chef, dan Menu. Project : Hampir mirip dengan portofolio, hanya saja ini lebih khusus untuk satu project. Akan sangat mudah untuk menunjukan progress project dan semua informasi yang berkaitan dengan project tersebut. Menu yang ada yaitu Home, History, Team, dan Faq. Help Center : Halaman ini bisa digunakan untuk website dengan tujuan menjadi guide atau website panduan. Dalam Help Center ada fitur spesial live chat yang ditambahkan.  Event : Website yang ditujukan untuk keperluan event menu yang ada di dalamnya adalah Home, Schedule, Venue, Speaker (pengisi acara). Team : Template ini ditujukan untuk mempromosikan jasa atau produk yang ditawarkan sebagai tim. Misalnya untuk project animasi, atau promosi event organizer, dll. Menu yang ada di dalamnya ialah Home, Project, Project Page, dan Contact.  Edit Layout dan Membuat Halaman Template dari Google Sites memang sudah didesain lengkap dengan warna masing-masing bagian. Akan tetapi, Anda bisa merubah tatanan warna dan letak menu serta apa yang ada pada template. Editing yang dilakukan juga termasuk peletakan logo, ukuran, dan juga penambahan menu.  Apabila layout beres, selanjutnya tinggal membuat halaman untuk meletakan konten yang dibuat.  Ketika belajar membuat website pasti tahu dasar-dasar seperti Create artinya membuat, dan perintah-perintah dasar bukan? Nah, jika paham dasar perintah tersebut, pembuatan halaman ini sangatlah mudah. Cara buat website selanjutnya ini penting untuk mengisi web dan menuangkan apa yang menjadi tujuan web dibuat. Cara untuk membuat halaman baru hanya klik “Create Page” saja, lalu beri judul halaman yang dibuat. Menambahkan Konten Paham cara bikin web akan percuma apabila tidak tahu bagaimana cara menambahkan konten bukan? Pilihan dalam edit konten ini sangat sederhana dan mudah dipahami. Ada menu Insert, Format, Title, Layout, dan juga Help.  Apabila merasa kesulitan, cukup klik saja help, Anda akan menemukan solusi yang dibutuhkan.  Menu-menu yang ada pada edit konten ini hampir mirip seperti pada Google Docs. Dimana ada pengaturan untuk kolom artikel, peletakan gambar, dan lain sebagainya.  Website Management dan Kontrol Akses Pada website management terdapat pengaturan halaman, dan juga fitur yang ada. Misalnya seperti penambahan fitur search, lalu berdasarkan apa fitur search yang akan dipasang pada website.  Sedangkan untuk kontrol akses, merupakan kontrol tiap halaman dan menu. Contohnya siapa yang bisa melihat halaman A, apa yang user bisa lakukan, apa yang owner bisa lakukan, dan lain-lain.        7. Track dan Aktifkan Website Tahapan ini merupakan yang terakhir, Anda bisa melakukan tracking web dengan “View page listing”.  Disini akan muncul halaman yang dibuat, kapan terakhir diedit, dan siapa yang melakukan editing.  Untuk mengaktifkan website atau membuat orang lain bisa melihatnya website harus dibagikan, caranya  : Klik ikon siluet manusia dan tanda + Masukan alamat email orang yang ingin diperlihatkan web yang telah dibuat Pada “Draft Setting” pilih “On – Public on the web”, dan klik share Kemudian, pada bagian Published pilih Anyone can find and view published version Selanjutnya pada ikon bergambar pensil di bagian bawah, pilih antara “Can View” atau “Can Edit”. Klik Done Tahap selanjutnya Klik Publish Masukan alamat website yang sudah Anda beli atau alamat website baru yang nantinya ada embel-embel Google Klik Publish Sampai pada tahap ini, cara membuat website dengan Google Sites

Scroll to Top