EIKON Technology

Microsoft office 365

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mengintip Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, Infrastruktur Skala Perusahaan Hasil Kolaborasi dengan VMware

Azure Spring Cloud merupakan proyek kerja sama Microsoft dengan VMware. Saat diperkenalkan di tahun 2019 lalu, infrastruktur ini diklaim mampu memecahkan tantangan umum yang dihadapi oleh para developer, operator TI, dan tim DevOps saat menjalankan aplikasi Spring Boot dalam skala besar. Seiring berjalannya waktu, Azure Spring Cloud pun melakukan beberapa pengembangan. Paling baru, infrastruktur ini memperkenalkan tier tertinggi: Enterprise pada event SpringOne tahun 2021 lalu. Azure Spring Cloud Enterprise menyertakan komponen runtime Spring yang didukung secara komersial untuk membantu perusahaan mengirim lebih cepat. Solusi modernisasi Spring Photo Credit: Microsoft Azure Blog Sekarang ini, ada banyak perusahaan yang menjalankan aplikasi Spring Boot on-premises. Otomatis, mereka membutuhkan kemampuan tingkat lanjut untuk mempercepat proyek modernisasi Spring. Lewat Azure Spring Cloud Enterprise, Microsoft menawarkan solusi terbaik untuk mengatasi situasi tersebut.  Kolaborasi yang menggabungkan cloud Microsoft dengan portofolio Tanzu VMware yang inovatif tersebut menghasilkan platform yang memungkinkan pengguna untuk menerapkan aplikasi polyglot yang melekat secara portabel di seluruh layanan Azure, cloud mana pun, dan sistem on-premises apa pun. Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Kelola Spring dan aplikasi polyglot VMware Tanzu Build Service yang ada pada Azure Spring Cloud Enterprise membuat proses pembuatan, pengelolaan, dan tata kelola container pada skala perusahaan secara otomatis dengan dukungan Cloud Native Buildpacks dan VMware Tanzu Buildpacks komersial. Tanzu Build Service menawarkan abstraksi tingkat lanjut untuk membangun aplikasi dan memberikan keseimbangan kontrol sehingga beban operasional pada developer berkurang. Layanan ini juga mampu mendukung pengelolaan aplikasi dalam skala besar. Sementara itu, Tanzu Buildpacks mempermudah pembuatan aplikasi Spring, Java, NodeJS, Python, Go, dan .NET Core serta menawarkan konfigurasi agen pemantauan kinerja aplikasi seperti Application Insights, New Relic, Dynatrace, AppDynamics, dan Elastic. Merutekan permintaan klien ke aplikasi dengan mudah Photo Credit: Microsoft Azure Blog Kini Anda bisa mengelola serta menemukan rute permintaan dan API yang terekspos aplikasi dengan Spring Cloud Gateway for VMware dan API portal for VMware Tanzu. Spring Cloud Gateway for Tanzu akan merutekan beragam permintaan klien ke aplikasi, baik di Azure Spring Cloud, ekosistem Azure, dan/atau teknologi on-premises perusahaan, serta menangani pertimbangan lintas sektor untuk aplikasi di balik Gateway seperti pengamanan, routing, pembatasan kecepatan, caching, pemantauan, ketahanan, dan bahkan menyembunyikan aplikasi. Anda dapat mengatur: Integrasi sistem masuk tunggal dengan penyedia identitas pilihan Anda (tanpa kode atau dependencies tambahan). Aturan routing dinamis ke aplikasi tanpa pemindahan aplikasi apa pun. Permintaan perlambatan tanpa layanan dukungan. Komponen VMware Tanzu yang fleksibel Photo Credit: Microsoft Azure Blog Dengan Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise, pengguna dapat menggunakan komponen VMware Tanzu yang terkelola sepenuhnya di Azure. Selain itu, Anda juga dapat memilih komponen yang ingin digunakan selama pembuatan instance Enterprise. Komponen VMware Tanzu menawarkan peningkatan nilai kepada pelanggan sehingga Anda dapat: Mengembangkan portofolio aplikasi perusahaan Anda. Dari yang semula hanya beberapa aplikasi menjadi ribuan dengan kemampuan observasi end-to-end sambil mendelegasikan kompleksitas operasional ke Microsoft dan VMware. Terapkan aplikasi Spring di Azure Spring Cloud dan lingkungan komputasi lainnya. Mengontrol dependensi build, menerapkan aplikasi polyglot, dan menggunakan komponen middleware Spring Cloud sesuai kebutuhan. Ke depannya, Microsoft Azure dan VMware akan terus menambahkan lebih banyak fitur skala perusahaan, termasuk berbagai komponen Tenzu seperti Application Live View for VMware Tanzu, Application Accelerator for VMware Tanzu, dan juga Spring Cloud Data Flow for VMware Tanzu. Baca juga: 5 Alasan Mengapa Microsoft Azure Cocok untuk Aplikasi Cloud Anda Microsoft Azure merupakan solusi berbasis cloud yang dirancang untuk kebutuhan pembangunan, pengujian, penerapan, dan pengelolaan aplikasi. Dengan adanya Microsoft Azure Spring Cloud Enterprise ini, pengguna bisa menemukan solusi yang efisien untuk mengatasi gangguan pada operasional Spring Boot. Dapatkan solusi berbasis komputasi awan, Microsoft Azure yang dipersonalisasi khusus untuk menjawab berbagai kebutuhan perusahaan Anda hanya di EIKON Technology. Masih ragu? Anda bisa berkonsultasi dengan tim EIKON Technology terlebih dulu. Kami juga menyediakan penawaran free trial untuk Anda. Cek informasi selengkapnya di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Project Flash: Proyek Pemantauan Ketersediaan Virtual Machine Azure Terbaru

Project Flash merupakan kumpulan kapabilitas di seluruh Azure Engineering, yang bertujuan untuk mengembangkan ekosistem pemantauan ketersediaan virtual machine (VM) Azure menjadi solusi terpusat, holistik, dan mudah dipahami yang dapat diandalkan pelanggan untuk memenuhi kebutuhan observabilitas spesifik mereka. Di bulan Februari 2022 lalu, Project Flash berhasil menyelesaikan tahap pertama dengan meluncurkan preview data ketersediaan VM di Azure Resource Graph dan private preview metrik ketersediaan VM di Azure Monitor. Namun sebenarnya, apa itu Project Flash? Apa itu Project Flash Seperti namanya, Project Flash merupakan komitmen Microsoft Azure untuk membangun jalan yang cepat dan kuat untuk memantau ketersediaan virtual machine (VM) selengkap mungkin (hal ini merupakan syarat utama agar aplikasi bekerja dengan efisien). Project Flash merupakan misi Azure untuk memastikan pelanggan dapat: Mengonsumsi data yang akurat dan dapat ditindaklanjuti pada gangguan ketersediaan VM (misalnya, VM reboot dan restart, aplikasi macet karena pembaruan driver jaringan dan pembaruan host OS 30 detik), bersama detail kegagalan yang tepat. Analisis dan waspadai tren ketersediaan VM untuk debug yang cepat dan pelaporan dari bulan ke bulan. Pantau data dalam skala besar secara berkala dan membuat dashboard khusus untuk tetap mendapatkan informasi terbaru tentang status ketersediaan semua sumber daya. Otomatis menerima root cause analyses (RCA) yang merinci VM terdampak, penyebab dan durasi waktu henti, perbaikan konsekuen, dan sejenisnya (semua untuk mengaktifkan investigasi yang ditargetkan dan analisis post-mortem). Menerima pemberitahuan instan mengenai perubahan penting dalam ketersediaan VM untuk memicu tindakan perbaikan dengan cepat dan mencegah dampak terhadap end user. Menyesuaikan dan otomatisasi kebijakan pemulihan platform secara dinamis, berdasarkan sensitivitas beban kerja yang terus berubah dan kebutuhan failover. Baca juga: Mendukung Semua Aplikasi Dengan Infrastructure Azure Opsi pemantauan baru Di fase pertama, Project Flash menyediakan opsi yang berbeda untuk mengakses data ketersediaan virtual machine (VM) secara mudah sehingga kebutuhan observabilitas dapat terpenuhi. Tujuannya adalah untuk menjaga konsistensi data dengan standar kualitas yang sama ketatnya di semua fitur dan solusi yang ada, seperti Resource Health atau Activity Log, untuk memberikan tampilan agnostik yang konsisten dari solusi yang Anda pilih. Analisis skala besar untuk ketersediaan virtual machine Photo Credit: Microsoft Azure Blog Azure Resource Graph merupakan sebuah layanan Azure yang diadopsi secara luas karena kemampuannya yang efisien untuk melakukan query di banyak subscriptions sekaligus dan memiliki latensi rendah. Nantinya, Azure akan menambahkan detail kegagalan dan skenario VM yang diturunkan ke tabel Health Resources di Azure Resource Graphs. Detail ini memastikan Anda bisa mendapat informasi yang tepat mengenai penyebab dan dampak dari setiap kegagalan. Jadi, Anda bisa melakukan failover, reboot in place atau mengambil langkah mitigasi yang sesuai untuk meminimalisir dampak pada end user. Metrik ketersediaan virtual machine di Azure Monitor Photo Credit: Microsoft Azure Blog Metrik di Azure Monitor merupakan platform untuk memantau dan menganalisis representasi deret waktu ketersediaan VM untuk debugging yang cepat dan mudah, menerima peringatan tentang tren terkait, menangkap indikator awal ketersediaan yang menurun, berkolerasi dengan metrik platform lain, dan sebagainya. Metrik ini memungkinkan Anda untuk melacak “denyut nadi” VM (selama perilaku yang diharapkan, metrik akan menampilkan nilai 1). Sebagai respons terhadap gangguan ketersediaan VM, metrik akan turun ke 0 selama dampak berjalan. Jika terjadi pemadaman infrastruktur Azure, sistem akan memunculkan nilai 0 yang ditampilkan sebagai garis putus-putus pada portal. Untuk saat ini, Azure baru meluncurkan private preview metrik sebagai fase pertama dari rencana peluncuran mereka. Pengguna yang sudah mencoba preview bisa memberikan feedback agar nantinya layanan dapat ditingkatkan. Dalam jangka waktu dekat, Azure akan menambahkan detail kegagalan seperti dimensi metrik dan platform log, yang memungkinkan pengguna mengetahui skenario kegagalan. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure untuk Implementasi AI yang Lebih Aman Dengan adanya Project Flash ini, Azure menawarkan kemudahan bagi para penggunanya untuk melakukan pemantauan virtual machine. Microsoft Azure sendiri merupakan sebuah layanan komputasi awan yang dirancang untuk membangun, menguji, meluncurkan, dan mengelola aplikasi serta layanan melalui data center milik Microsoft. Solusi komputasi Azure kini sudah bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Di EIKON Technology, kami menyediakan layanan free trial agar Anda bisa mencoba Azure terlebih dulu sebelum memutuskan untuk membeli. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

4 Update Terbaru dari Microsoft Teams

Sejak diperkenalkan kepada publik di tahun 2017 lalu, Microsoft Teams terus melakukan pengembangan. Jika di awal kemunculannya Teams hadir untuk menggantikan Microsoft Classroom dari Office 365 Education, kini platform tersebut telah dilengkapi dengan berbagai kapabilitas yang memungkinkan para pengguna melakukan beragam aktivitas kolaborasi mulai dari chat hingga video meeting. Pengembangan Microsoft Teams menjadi semakin pesat setelah pandemi melanda. Teams menjadi salah satu platform yang mendapatkan banyak pengguna baru karena meeting konvensional beralih ke model virtual. Dalam update Microsoft Teams terbaru, Anda bisa menemukan beberapa fitur baru dan peningkatan kapabilitas. Apa saja? Mari simak penjelasannya berikut. Meetings Urutan angkat tangan Photo Credit: Microsoft Tech Community Update Microsoft Teams yang pertama datang dari Meetings. Pada aplikasi tersebut kini Anda bisa menemukan fitur yang mengurutkan waktu angkat tangan para peserta meeting. Dengan begitu, Anda bisa memastikan bahwa setiap pendapat akan didengar dan tidak ada peserta yang terlewat.  Rekaman meetings Fitur rekaman di Teams memungkinkan Anda untuk meninjau apa yang mungkin terlewat dan membantu peserta yang berhalangan hadir agar bisa mengejar ketertinggalan. Selama satu tahun terakhir, Microsoft telah beralih ke OneDrive dan SharePoint untuk menyimpan hasil rekaman yang mudah dibagikan. Selain itu, Anda juga bisa menemukan beberapa peningkatan lain seperti: Pilihan kecepatan pemutaran – Kini Anda bisa menonton rekaman dengan kecepatan lebih lambat atau lebih cepat (0.5x hingga 2x). Transkrip kualitas tinggi – Sekarang tersedia atribusi untuk pembicara pada meeting yang mengaktifkan Live Transcription. Perekaman otomatis – Penyelenggara meeting dapat mengatur rapat agar mulai merekam secara otomatis.  Baca juga: Tetap Terhubung dengan Aplikasi Kolaborasi Microsoft Teams Percakapan dan Kolaborasi Menambahkan deskripsi gambar Dengan fitur ini Anda bisa memudahkan para penyandang disabilitas untuk memahami gambar yang terlampir di Outlook. Caranya pun mudah, cukup klik kanan pada gambar dan pilih opsi “Add alt text”. Perangkat Pemberitahuan kapasitas ruang rapat Microsoft Teams Rooms di Windows Photo Credit: Microsoft Tech Community Teams Rooms kini dapat memberi tahu peserta meeting jika ruangan telah melebihi kapasitas. Operator juga bisa menentukan kapasitas ruang rapat untuk setiap akun Teams Rooms dan menggunakan data dari kamera ruang rapat untuk mengidentifikasi berapa banyak peserta rapat. Memisahkan tata letak video di beberapa layar Maksimalkan pembagian layar di Teams Room melalui kapabilitas untuk membagi galeri video di semua tampilan yang tersedia saat konten tidak dibagikan. Cara ini akan membantu memusatkan perhatian pada peserta yang bergabung dari jarak jauh sehingga meeting pun menjadi lebih inklusif dan menarik. Photo Credit: Microsoft Tech Community Hot Desking untuk tampilan Teams Photo Credit: Microsoft Tech Community Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menemukan dan memesan ruang kerja dengan cepat. Mereka bisa langsung melakukan panggilan, mengatur ad-hoc meetings atau masuk untuk mengakses pengalaman Teams yang telah dipersonalisasi.  Keamanan dan Kepatuhan Opsi enkripsi end-to-end (E2EE) untuk panggilan one-to-one Kini, E2EE untuk panggilan one-to-one dengan Teams telah tersedia untuk umum. Dengan adanya fitur ini operator akan memiliki opsi untuk mengaktifkan dan mengontrol fitur setelah mereka menerima pembaruan. Baca juga: Optimalkan Kerja Kolaborasi dengan Microsoft Collaborative Work Management Dengan adanya update Microsoft Teams terbaru, alur kolaborasi kerja pun terasa lebih mudah. Ingin kolaborasi yang lebih seamless? Manfaatkan berbagai fitur dan kapabilitas yang tersedia di Microsoft 365 for Business. Dapatkan Microsoft 365 for Business resmi dan berlisensi hanya di EIKON Technology. Anda bisa mencoba free trials dengan klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mengatasi Ancaman Keamanan Siber dengan Cyber Signals

Pada Februari 2022 lalu, Microsoft baru saja meluncurkan Cyber Signals, sebuah intelligence brief ancaman siber yang disusun berdasarkan data dan penelitian mereka. Brief tersebut nantinya akan diperbarui secara berkala setiap tiga bulan sekali. Selain mengumpulkan ancaman keamanan siber Microsoft, Cyber Signals juga akan melampirkan perspektif para ahli mengenai lanskap ancaman yang ada saat ini. Perspektif tersebut akan membahas taktik, teknik, dan strategi yang banyak digunakan. Harapannya, brief ini akan membantu perusahaan mengatasi berbagai risiko keamanan siber yang terus mengincar setiap saat. Apa saja yang ditawarkan Cyber Signals? Pengumpulan data Cyber Signals Untuk mendapatkan insight terbaru mengenai ancaman keamanan siber, tim riset Cyber Signals mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk analisis terhadap 24 triliun sinyal keamanan Microsoft yang dikombinasikan dengan intelijen mereka (memantau lebih dari 40 kelompok negara-bangsa dan lebih dari 140 kelompok ancaman). Baca juga: 3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure Keamanan identitas di dunia maya Dalam edisi pertama Cyber Signals, Microsoft mengangkat topik identitas. Identitas pengguna terdiri dari semua yang mereka katakan dan lakukan, kemudian dicatat sebagai data yang terbentang di lautan aplikasi dan layanan. Meski, aplikasi dan layanan tersebut memberikan utilitas keamanan yang baik, bukan berarti pengguna lantas tidak menjaga keamanan mereka. Justru sebaliknya, Microsoft menemukan bahwa identitas akan selalu menjadi celah keamanan siber. Photo Credit: Rawpixel Sayangnya, ancaman keamanan identitas yang terus meningkat tidak diimbangi dengan sistem keamanan yang optimal. Selama dua tahun terakhir ini, adopsi otentikasi identitas yang kuat, seperti multifactor authentication (MFA) atau solusi tanpa kata sandi (passwordless), masih rendah. Pengguna bahkan menganggapnya belum terlalu penting. Penelitian yang dilakukan oleh Microsoft menunjukkan bahwa di seluruh industri, hanya sekitar 22% pelanggan yang menggunakan Microsoft Azure Active Directory (Azure AD), yang merupakan Cloud Identity Solution native milik Microsoft. Padahal, solusi keamanan tersebut telah menerapkan perlindungan otentikasi identitas yang kuat sejak akhir tahun 2021 lalu. Solusi ancaman keamanan identitas siber Solusi MFA dan tanpa kata sandi bisa sangat membantu dalam mencegah berbagai ancaman. Microsoft melalui Cyber Signals berkomitmen untuk memberikan edukasi mengenai keamanan identitas siber dan solusinya kepada pelanggan. Dari Januari hingga Desember 2021, Microsoft telah memblokir lebih dari 25,6 miliar serangan otentikasi brute force Azure AD dan menghalangi kurang lebih 35,6 miliar email phishing dengan bantuan Microsoft Defender untuk Office 365. Dengan 8,500 pertahanan keamanan yang melindungi platform, tool, service, dan endpoint, Microsoft memiliki komitmen untuk menggagalkan serangan keamanan siber tingkat lanjut. Untuk mengamankan identitas pelanggan, Microsoft melakukan verifikasi identitas. Sebab, mengandalkan kata sandi saja masih membuka celah untuk disusupi peretas. Cyber Signals: Pedoman untuk hadapi ancaman keamanan siber Photo Credit: Piqsels Belakangan ini, ancaman keamanan siber terus meningkat, baik dari segi volume, kecepatan, dan bahkan kecanggihannya. Mulai dari IoT, taktik ransomware baru, hingga wawasan tentang ekonomi kriminal dunia maya, semuanya dibahas dalam Cyber Signals. Intelligence brief ini memberikan analisis tren dan panduan praktis untuk memperkuat lini pertama pertahanan digital. Terlebih kini jumlah pekerja yang bekerja dari jarak jauh semakin banyak jumlahnya. Otomatis, akses menuju aplikasi dan data bisnis pun semakin rentan. Ini bukan lagi tentang mengamankan data perusahaan, tapi juga menjaga keamanan data pribadi, identitas, perangkat, dan infrastruktur cloud. Baca juga: Mengenal Resources dan Tools Baru Microsoft Azure Melalui Cyber Signals, Microsoft membagikan tren, taktik, dan strategi yang digunakan para peretas untuk mendapatkan akses menuju hardware dan software yang menyimpan banyak data sensitif. Selain itu, intelligence brief ini juga membantu para pengguna aplikasi dan layanan Microsoft untuk meningkatkan keamanan pribadi sehingga nantinya terwujud dunia yang jauh lebih aman. Seluruh informasi berharga dalam Cyber Signals mengenai perlindungan keamanan siber bisa diakses gratis melalui website resmi Microsoft. Edisi pertamanya bisa Anda akses dan unduh di sini. Bagi Anda yang tertarik untuk mulai menerapkan ekosistem Microsoft untuk keperluan perusahaan bisa mendapatkan paket Microsoft for Business melalui EIKON Technology. Untuk konsultasi langsung mengenai produk, silakan klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

4 Cara Manfaatkan Dynamics 365 untuk Membangun Supply Chain Masa Depan

Dynamics 365 merupakan sebuah rangkaian aplikasi bisnis cerdas. Microsoft mengembangkan aplikasi ini untuk membantu melancarkan alur proses bisnis. Caranya adalah dengan memanfaatkan insights yang prediktif dan berbasis kecerdasan buatan (AI). Secara garis besar, aplikasi ini menawarkan dua fungsi utama, yaitu CRM (customer relationship management) dan ERP (enterprise resource planning) yang berbasis komputasi awan. Dalam update terbarunya, Dynamics 365 mengembangkan rantai pasokan cerdas yang mampu menavigasi gangguan dan lebih cepat beradaptasi dengan perubahan perilaku pelanggan. Artikel kali ini akan membahas seperti apa inovasi teknologi yang dikembangkan Microsoft untuk Dynamics 365 hingga mampu menciptakan suatu rantai pasokan masa depan. Mari simak bersama Mengubah pemenuhan pesanan menjadi keunggulan kompetitif Menurut laporan Gartner®, salah satu cara untuk mencapai rantai pasokan yang unggul adalah dengan menahan inventaris pusat distribusi. Dengan begitu maka permintaan dari toko online maupun toko fisik bisa tetap terpenuhi. Untuk mencapai tingkat fleksibilitas tersebut maka retail memerlukan sistem yang mampu menawarkan orkestrasi pesanan berbasis AI serta data inventaris real-time omnichannel untuk mengatasi kendala secara proaktif. Dynamics 365 menawarkan solusi untuk situasi tersebut melalui fitur Intelligent Order Management. Dengan memanfaatkan fitur tersebut, retailer dapat menata kembali masa depan rantai pasokan, bukan hanya untuk mereka, tapi juga secara global. Itu berarti, mereka bisa mengubah pemenuhan pesanan menjadi suatu keunggulan kompetitif. Baca juga: Microsoft Power BI Membantu Analisa Bisnis Anda Lebih Interaktif Memprediksi risiko dan meningkatkan visibilitas dengan insight berbasis AI Photo Credit: Rawpixel Masih dari laporan Gartner®, diketahui bahwa sekitar 76% eksekutif di bidang rantai pasokan mengungkapkan bahwa perusahaan mereka saat ini lebih sering menghadapi gangguan dibandingkan dengan 3 tahun lalu. Sementara itu, sekitar 72% melaporkan bahwa dampak dari situasi tersebut terus meningkat. Dengan naiknya penggunaan e-commerce, sangat penting untuk mendapatkan visibilitas real-time dalam inventaris di setiap simpul rantai pasokan. Untuk itu, Microsoft meluncurkan fitur Supply Chain Insights yang bisa Anda akses melalui Dynamics 365.  Para pemilik usaha bisa memanfaatkan fitur ini untuk memprediksi risiko yang ada pada rantai pasokan mereka berdasarkan kondisi cuaca, berita terkini, hingga peristiwa geopolitik. Selain itu, Microsoft juga telah melakukan peningkatan yang signifikan pada add-in fitur Supply Chain Management pada Dynamics 365. Memanfaatkan fitur tersebut, kini retail bisa mendekati visibilitas inventaris secara real-time di seluruh saluran internal mereka. Ekspansi dengan memindahkan infrastruktur ke cloud Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan ekspansi, migrasi infrastruktur on-premise ke cloud bisa menjadi solusi yang efisien. Dynamics melalui aplikasi Finance, Supply Chain Management, dan Commerce bisa menjadi rangkaian yang tepat untuk memfasilitasi kebutuhan Anda. Cara ini telah diterapkan oleh Servis Industries Limited (SIL), sebuah produsen dan eksportir terkemuka di Pakistan yang sudah malang-melintang selama lebih dari 50 tahun. Dengan memindahkan infrastruktur on-premise ke cloud, kini SIL memiliki gambaran menyeluruh tentang toko ritelnya dan sistem manajemen infrastruktur yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi nasional maupun internasional secara cepat. Transisi ke omnichannel Photo Credit: Rawpixel Sekarang ini, jaringan etalase retail sangat kompleks. Etalase toko fisik dan online pun saling terhubung hingga terkadang sulit untuk diuraikan. Agar tiap permintaan pelanggan tetap bisa terpenuhi maka pemilik retail pun harus mampu merampingkan pengiriman dan memberdayakan operasi harian mereka. Terlebih masa pandemi yang memaksa kebanyakan retail untuk berpindah ke operasi online. Untuk memenuhi tantangan tersebut, Dynamics 365 menyediakan solusi melalui aplikasi Commerce, Finance, dan Supply Chain Management yang didukung oleh aplikasi Microsoft Power Apps dan juga Power BI. Penerapannya akan memungkinkan pemilik retail melakukan transisi ke omnichannel dengan mudah dan lancar. Baca juga: Peran Microsoft Teams dalam Mendukung Hybrid Working di Bidang Manufaktur Adanya pandemi membuat industri retail mengalami perubahan besar-besaran. Para pemilik retail tidak bisa lagi mengandalkan penjualan dari toko fisik, kebanyakan “dipaksa” untuk beralih pada metode online. Situasi tersebut lantas menyadarkan bahwa pada dasarnya sistem retail sangat dinamis dan bisa berubah kapan saja. Microsoft melalui Dynamics 365 menawarkan solusi terbaik untuk Anda. Dengan memanfaatkan rangkaian aplikasi ini, Anda bisa merancang rantai pasokan untuk mengatasi situasi sekarang, sekaligus mempersiapkan masa depan. Agar Dynamics 365 berjalan dengan optimal, sebaiknya Anda juga menerapkan productivity tools dari Microsoft, Office 365. Tenang saja, sekarang ini sudah tersedia Office 365 yang khusus diperuntukkan bagi keperluan bisnis. Dapatkan segera hanya melalui EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Harga Microsoft 365 Akan Berubah Maret 2022? Berikut Penjelasannya!

Memasuki tahun 2022, terdengar berita bahwa harga Microsoft 365 akan mengalami perubahan. Kabar tersebut nyatanya memang bukan isapan jempol belaka. Pasalnya, informasi perubahan harga Microsoft 365 sebenarnya sudah pernah disampaikan. Tepatnya pada bulan Agustus 2021, Jared Spataro yang merupakan Microsoft’s Corporate Vice President for Microsoft 365 mengungkapkan rencana perubahan harga. Spataro juga menyampaikan detail mengenai kapan perubahan tersebut mulai berlaku, yaitu di tanggal 1 Maret 2022. Mengingat tanggal tersebut semakin dekat, mari simak detail apa saja yang harus Anda ketahui mengenai harga baru Microsoft 365 berikut. Harga baru dan premi bulanan Photo Credit: Piqsels Sesuai dengan blog yang ditulis Jared Spataro, perubahan harga Microsoft 365 akan efektif per 1 Maret 2022 dan berlaku untuk seluruh pengguna. Bagi Anda yang ingin mempertahankan lisensi Office 365 dan membayar tiap bulan, maka akan dikeani tambahan premi 20% yang akan ditambahkan ke tagihan bulanan. Berikut adalah perubahan harga untuk masing-masing paket Microsoft 365: Paket Business Business Basic: naik dari US$5 menjadi US$6/pengguna/bulan. Business Premium: naik dari US$20 menjadi US$22/pengguna/bulan. Paket Enterprise Office 365 E1: naik dari US$8 menjadi US$10/pengguna/bulan. Office 365 E3: naik dari US$20 menjadi US$23/pengguna/bulan. Office 365 E5: naik dari US$35 menjadi US$38/pengguna/bulan. Microsoft 365 E3: naik dari US$32 menjadi US$36/pengguna/bulan. Perlu diingat juga, setelah aturan baru ini berlaku, Anda juga tidak diperkenankan untuk menurunkan versi lisensi Anda ke paket yang lebih sederhana. Misalnya, dari Office 365 E3 turun ke E3 selama perjanjian berlangsung. Baca juga: Upgrade Terbaru Microsoft 365 Menyambut Windows 11 Perkembangan Microsoft 365 Microsoft 365 yang dulunya bernama Office 365 telah melahirkan banyak produk. Menariknya, produk-produk dari Microsoft 365 juga menunjukkan perkembangan yang mengesankan selama dekade terakhir ini. Peningkatan tersebut mencakup peluncuran 24 aplikasi baru seperti platform kolaborasi Microsoft Teams. Selain itu, Microsoft juga meningkatkan sistem keamanan, termasuk di dalamnya adalah fitur pencegahan kehilangan data, manajemen perangkat seluler, hingga reduksi serangan permukaan. Photo Credit: Microsoft Bicara soal perubahan harga, jika ditarik ke belakang, sebenarnya Microsoft selalu menerapkan perubahan harga minimal selama dekade terakhir ini. Terlebih jika mengingat kecanggihan dan keberagaman resources yang digunakan Microsoft untuk mengembangkan layanan mereka. Masa pandemi pun sedikit banyak berpengaruh. Di masa pandemi, pekerjaan jarak jauh menjadi sangat lumrah. Guna memenuhi kebutuhan tersebut dengan optimal maka Microsoft 365 pun terus ditingkatkan. Hasilnya, bisa Anda nikmati melalui berbagai produk dan layanan mereka seperti Microsoft Teams. Cara mengunci tarif saat ini dan menghindari premi bulanan Photo Credit: Piqsels Jika dilihat dari sisi perusahaan yang menggunakan layanan Microsoft 365, perubahan harga ini jelas akan memengaruhi sejumlah keputusan. Perusahaan harus menghitung baik-baik mana opsi yang lebih efisien, mengunci sejumlah lisensi dengan biaya yang ditetapkan (paket tahunan) atau justru memilih fleksibilitas dengan menambah atau mengurangi jumlah lisensi seiring berjalannya waktu. Terdapat opsi untuk mendaftarkan perjanjian lisensi 1-3 tahun sebelum Maret 2022 dengan harga paket tahunan yang baru. Langkah ini bisa menjadi alternatif jika Anda ingin menghindari tambahan 20% premi untuk paket langganan per bulan. Baca juga: 3 Cara Untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud Di Microsoft Azure Perubahan harga ini akan berlaku secara global dengan penyesuaian pasar lokal untuk wilayah tertentu. Sedikit tambahan informasi, tidak ada perubahan harga untuk produk pendidikan dan konsumen untuk saat ini. Masih bingung memutuskan sebaiknya memperpanjang paket langganan tahunan atau justru beralih pada lisensi bulanan? Jangan khawatir, di EIKON Technology, sebelum memilih paket Microsoft 365, Anda bisa berkonsultasi dengan tim terlebih dulu. Tim EIKON Technology akan membantu Anda menemukan versi dan tentunya paket langganan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Tetap Terhubung dengan Aplikasi Kolaborasi Microsoft Teams

Bagi sebuah perusahaan, komunikasi antar berbagai pihak baik internal maupun eksternal adalah hal penting. Untuk itulah diperlukan layanan dan platform digital yang mendukung, salah satunya adalah Microsoft Teams. Pada layanan ini terdapat berbagai fitur unggulan dan berbagai keunggulan lainnya? Seperti apakah? Berikut ulasannya yang perlu Anda tahu. Fitur Microsoft Team Photo: BR Atsit Microsoft Team memiliki berbagai macam fitur aplikasi untuk berkolaborasi. Misalnya saja, ketika Anda membuat sebuah channel maka dapat dibedakan dan dikategorikan per divisi. Tujuannya untuk memudahkan komunikasi di perusahaan. Beberapa fitur yang menjadi andalannya antara lain adalah: Search dan chat yang tak terbatas Dapat digunakan untuk berkomunikasi pada tim kecil dan tim besar hingga 500 ribu pengguna Dapat digunakan untuk melakukan meeting online baik secara audio maupun video. Penyimpanan data yang dimilikinya cukup besar. Keamanan data yang terjamin dengan baik. Apa Saja Keunggulannya? Photo: UC Today Lantas, apa saja keunggulan dan keuntungan menggunakan platform ini bagi perkembangan bisnis dan perusahaan Anda? Ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh. Namun, secara garis besar keuntungan dan keunggulannya adalah sebagai berikut: Memberikan Kemudahan Aplikasi dan platform yang bersifat built-in haruslah mudah digunakan untuk bisnis. Khususnya untuk administrasi dan interaksi baik dengan pihak internal maupun eksternal. Fitur seperti Outlook di Microsoft Teams memberikan kemudahan untuk berkomunikasi lewat chat dengan audiens yang sudah terdaftar di kontak. Bisa Terintegrasi dengan Fitur Planner Fitur Planner terdapat pada Microsoft 365, di mana fitur ini juga terintegrasi dengan Teams. Dengan begitu, setiap anggota bisa lebih mudah untuk mengedit file maupun tugas lainnya hingga mengikuti semua progress yang ada. Bisa Digunakan Kapan Saja dan di Mana Saja Tak perlu khawatir kesulitan menggunakan layanan dari Microsoft Team, sebab layanan ini bisa digunakan kapan saja dan di platform apa saja. Mulai dari versi mobile, desktop, hingga website. Adanya banyak pilihan akan memudahkan Anda mengakses konten kapanpun waktu yang diinginkan, termasuk lewat smartphone. Mudah Dikolaborasikan dengan Aplikasi Lain Keunggulan yang terakhir adalah platform Microsoft Teams mudah diintegrasikan dan dikolaborasikan dengan berbagai aplikasi lainnya. Misalnya saja terintegrasi dengan Microsoft Dynamic 365. Tak hanya itu saja, Microsoft Teams juga dirancang terintegrasi dengan Microsoft Azure Communication Service (ACS) untuk mengembangkan interaksi dalam bisnis. Solusi untuk Kerja Hybrid di Era Digital Photo: Computer World Selain keunggulan di atas, Microsoft Teams juga bisa menjadi sebuah solusi untuk kerja hybrid di era digital. Misalnya saja dengan menggunakan fitur Teams Toolkit for Visual Studio dan Microsoft Power Platform. Ditambah lagi saat ini Microsoft Teams juga meluncurkan fitur lain yang sangat membantu bagi kerja hybrid ini dengan Microsoft Power Virtual Agents yang memudahkan Anda untuk memaksimalkan chatbots. Dengan begitu, Anda dapat lebih proaktif dalam mengirimkan pesan kepada konsumen bila digunakan untuk pemasaran. Termasuk menjawab dan berinteraksi di channel conversations. Selain itu, juga ada fitur aplikasi Microsoft Power BI untuk meningkatkan kapabilitas penyimpanan data. Penutup Photo: Tech Advisor Setidaknya itulah ulasan dari aplikasi kolaborasi Microsoft Teams. Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa platform ini memang sangat layak diandalkan untuk kenyamanan dalam bekerja di sebuah tim pada perusahaan. Terlebih lagi fitur-fitur yang ada mendukung untuk menjaga keamanan data dan kecepatan akses data lebih baik. Sehingga, dapat diandalkan di saat-saat yang diperlukan. Kemudian, hal yang tak kalah penting lagi adalah ada baiknya Anda untuk membeli produk tersebut di vendor resminya seperti EIKON Technology. Ada berbagai keuntungan jika membeli di vendor resmi tersebut. Salah satunya adalah jaminan garansi dan produk yang dijual merupakan produk resmi dengan lisensi resmi dari Microsoft . Termasuk penyediaan untuk maintenance. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk Microsoft di kami, Anda bisa klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Microsoft Viva Kini Tersedia untuk Menunjang Pekerjaan Hybrid Anda

Masa pandemi memberikan banyak perubahan terhadap perusahaan maupun industri. Terutama dari cara kerja karyawannya, dari yang sebelumnya sepenuhnya berada di kantor kini sebagian mulai bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Sebagian lainnya juga menerapkan kerja secara hybrid. Baik bekerja dari rumah maupun hybrid, terkadang terdapat beberapa kendala yang dialami. Namun, Microsoft telah merilis layanan untuk mengatasi hal tersebut dengan Microsoft Viva yang terhubung dengan Microsoft 365. Seperti apa fitur yang ada di dalamnya?  Fitur Microsoft Viva Photo: Handsontek.com Microsoft Viva memiliki empat fitur unggulan yang dapat digunakan bagi perusahaan untuk mempermudah alur kerja secara digital maupun hybrid. Yakni mulai Viva Connection, Viva Insight, Viva Topic, dan Viva Learning. Berikut penjelasan singkat keempat fitur tersebut yang perlu Anda ketahui. Viva Connection Fitur yang pertama adalah Viva Connection. Yakni sebuah platform yang memberikan pengalaman terbaik bagi karyawan. Terutama agar karyawan di perusahaan tetap terhubung dalam sebuah komunikasi, mempelajari hal baru, lebih fokus dalam proyek yang akan ditangani, dan membantu berkembang di tempat kerja. Dengan Viva Connection ini Anda lebih mudah untuk memberikan persetujuan, membagi shift kerja, dan membagikan tugas kerja kepada tim melalui sebuah dashboard. Saat ini Viva Connection terintegrasi dengan Adobe Sign dan DocuSign untuk persetujuan tanda tangan elektronik. Termasuk menggunakan Zebra-Reflexis dan Blue Yonder untuk memudahkan dalam membagi shift. Microsoft Viva Insight Fitur dan platform selanjutnya adalah Viva Insight untuk membantu dalam pengembangan produktivitas melalui data yang ada. Data tersebut pun terlindungi dengan baik sehingga keamanannya terjamin. Untuk penggunaan Viva Insight sendiri saat ini tersedia dalam tiga platform utama. Yakni Qualtrics, Glint, dan Headspace. Viva Topics Photo: Microsoft Docs Fitur dari Microsoft Viva yang terakhir adalah Viva Learning. Pada fitur ini dapat Anda terapkan dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang secara otomatis mengorganisasi konten antar sistem dan tim sesuai topik, proyek, produk, proses, dan dari data konsumen. Semua topik yang ada akan diperbarui menggunakan AI. Termasuk pop up yang terhubung dengan berbagai platform lain seperti SharePoint, Outlook, dan Office. Viva Learning Fitur yang terakhir adalah Microsoft Viva Learning yang dapat Anda gunakan untuk membantu mengembangkan perusahaan dengan terkoneksi pada organisasi, Learning Management System, dan penyedia pihak ketiga, serta Microsoft. Modul ini juga tersedia dalam Microsoft Teams baik untuk desktop maupun mobile. Viva Learning akan tersedia selama beberapa minggu di Microsoft 365. Selain terintegrasi dengan Learning Management System secara mudah milik perusahaan, Viva Learning direkomendasikan bagi Anda yang ingin memfilter data yang diinginkan. Dengan begitu, akan mempermudah tim dalam menciptakan workflow yang optimal. Adapun platform yang mendukung fitur Viva Learning di antaranya adalah SAP SuccessFactors, Cornerstone OnDemand, Saba, Coursera, Skillsoft, Pluralsight, edX, Udemy, Go1, Infosec, Josh Bersin Academy, Udacity, Harvard Business Review, OpenSesame, dan EdCast. Penutup Photo: PCWorld Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa Microsoft Viva memiliki berbagai macam fitur unggulan yang membantu dalam pengelolaan organisasi perusahaan Anda menjadi lebih baik. Terutama dalam hal manajemen tim dan organisasi dengan lebih cepat. Termasuk pula untuk akses datanya. Untuk mendapatkan produk dan layanan terbaik dari Microsoft ada baiknya Anda perhatikan vendor atau penyedia produk tersebut. Pilihlah vendor yang memiliki lisensi resmi dari Microsoft pusat seperti EIKON Technology. Selain memiliki lisensi resmi, Anda juga akan mendapatkan kenyamanan lainnya, sebab lebih aman dan ada layanan aftersales. Termasuk maintenance sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi CS kami di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Mendukung Semua Aplikasi dengan Infrastructure Azure

Beberapa waktu belakangan, Microsoft Azure cukup banyak digunakan oleh perusahaan untuk menyimpan data dan file secara aman dan nyaman. Platform komputasi awan ini membantu dalam pengelolaan tujuan organisasi dan target perusahan. Maka dari itu, tak heran jika banyak perusahaan di bidang keuangan maupun e-commerce menggunakannya. Keunggulan Microsoft Azure ini juga berkat teknologi infrastruktur yang dimilikinya. Apa sajakah? Simak ulasannya berikut ini. Pemantauan Performa, Keamanan dan Skalabilitas Photo: Vuzion Infrastruktur Microsoft Azure mendukung performa, keamanan, dan skalabilitas pada jaringan cloud. Terutama dalam untuk infrastruktur yang penting. Untuk itu Microsoft Azure berfokus pada kemampuannya melalui  Infrastructure as a Service (IaaS) untuk memperkuat jaringan cloud di antaranya adalah dengan: Performa infrastruktur semakin meningkat dengan Azure Virtual Machines (VM). Misalnya dengan dukungan New AMD-based Dv5 dan Ev5 VM untuk media penympanan lokal. Kini, Microsoft Azure juga mengembangkan optimasi memori penyimpanan Ebsv5 VM Series yang memungkinkan pengiriman lebih cepat hingga 4.000 Mbps dibandingkan generasi sebelumnya. Meningkatkan kemampuan aplikasi dengan Azure Virtual Machine Scale Sets yang mudah dimoderasi. Platform dan layanan ini memberikan kontrol penuh pada VM yang mumpuni dalam menambahkan VM hingga ribuan. Tingkatkan performa penyimpanan data-data penting bagi perusahaan dengan menggunakan Azure Disk Storage. Anda pun dapat menambahkan dan mentransfer data dengan aman dan cepat tanpa khawatir downtime. Dengan Gateway Load Balancer terbaru, memungkinkan pengguna lebih mudah dalam membagikan data maupun jaringan dengan pihak ketiga secara otomatis yang memiliki kandalan tinggi. Adanya Azure Virtual Network Manager membuat Anda lebih mudah dalam mengelola jaringan. Selain itu, juga menjadi lebih aman dalam melindungi jaringan data. VM Azure generasi terbaru memudahkan Anda dalam melindungi serangan yang berbahaya dan mengalihkan beban kerja ke VM baru. Misalnya saja Azure Kubernetes pada VM Intel SGX dan VM AMD SEV-NP.  Keamanan data semakin baik dengan dukungan IPv6 yang bisa digunakan untuk peering secara individu maupun dukungan MACsec. Microsoft Azure Mendukung dalam Migrasi, Modernisasi, dan Optimasi Beban Kerja Photo: Inovflow Selanjutnya, selain mampu untuk memantau performa, infrastruktur Microsoft Azure juga mendukung tim IT perusahaan dalam melakukan migrasi, modernisasi, hingga optimasi beban kerja. Keunggulan infrastruktur Microsoft Azure dalam melakukan migrasi dan modernisasi antara lain adalah: Menyederhanakan operasional IT untuk meminimalisir beban kerja Windows Server dan Linux melalui Azure Automanage. Mulai dari profil konfigurasi khusus dengan dukungan server yang mumpuni untuk Azure Arc dan lebih fleksibel. Cakupan lebih luas berkat dukungan Azure VMware Solution hingga 18 area secara global.  Pengoperasian jarak jauh lebih optimal dengan peningkatan infrastruktur Microsoft Azure Virtual Desktop. Infrastruktur ini menjadi solusi dari cloud VDI yang memberikan dukungan secara penuh untuk Windows 10 dan Windows 11. Pengelolam aplikasi menjadi lebih mudah dengan menggunakan Azure Kubernetes Services. Di samping itu, untuk kemudahan skenario ketika melakukan migrasi Anda dapat menggunakan Azure Migration and Modernization Program (AMMP). Termasuk juga menggunakan SAP dan Azure Arc. Penutup Photo: Nextmedia Itulah beberapa keunggulan dari infrastruktur Microsoft Azure yang bisa Anda gunakan untuk menunjang kinerja jaringan maupun penyimpanan data perusahaan lebih aman dan mudah. Kini, untuk berlangganan Microsoft Azure bisa Anda dapatkan di vendor terpercaya seperti EIKON Technology dengan lisensi resmi dari Microsoft pusat.  Selain itu kami memiliki layanan purna-jual yang bisa Anda dapatkan. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan pemesanan untuk penggunaan, hubungi kami di sini.

Cloud Computing, Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

3 Cara untuk Meningkatkan Pengalaman Cloud di Microsoft Azure

Sebagai perusahaan teknologi yang sudah dipercaya sejak dulu, Microsoft terus mengembangkan inovasinya untuk memudahkan pengguna dalam pengelolaan jaringan dan data. Salah satunya adalah melalui cloud Microsoft Azure. Cloud Microsoft Azure memiliki banyak keunggulan. Hal ini karena dapat dikombinasikan dengan jaringan berbeda. Dengan kata lain, Azure tidak hanya bisa digunakan untuk jaringan berbasis cloud saja, melainkan juga untuk hybrid. Dengan begitu, proses pengelolaan manajemen IT di perusahaan Anda menjadi lebih mudah dan aman.  Hal itu semakin baik dengan dukungan lima fitur unggulannya. Yakni Azure SQL, Azure Redis Cache, dan Azure Website Gallery.  Fitur yang ada di dalamnya pun bisa ditingkatkan dengan menggunakan cara yang bisa Anda lakukan. Cara Meningkatkan Cloud Microsoft Azure Photo: Netpluz Asia Ada tiga cara utama yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengalaman terbaik bagi perusahaan. Berikut di antaranya yang perlu Anda ketahui. Cloud Microsoft Azure Chaos Studio Pertama adalah dengan menggunakan cloud Microsoft Azure Chaos Studio. Layanan ini diluncurkan untuk mengatasi permasalahan yang kerap terjadi ketika Anda menggunakan dan mencoba aplikasi. Mulai dari melacak hingga memetakan kegagalan pada aplikasi tersebut. Jadi, melalui platform ini, Anda bisa mengatasi permasalahan di aplikasi melalui beberapa simulasi skenario kegagalan. Chaos Studio memungkinkan Anda untuk menggunakannya dan melihat aplikasi lebih baik, terutama dalam mengatasi permasalahan dan kegagalan yang ada. Keunggulannya antara lain, Anda dapat lebih banyak waktu dalam menganalisis aplikasi, memulainya dengan cepat, hingga validasi produk atau aplikasi sebelum diluncurkan nantinya. Cloud Microsoft Azure Landing Zone Photo: Linktech Australia Kedua adalah cloud Microsoft Azure Landing Zone yang bisa Anda gunakan untuk membuat aplikasi untuk cloud. Termasuk saat Anda melakukan moderasi aplikasi tersebut pada lingkungan multisubskripsi Azure. Keunggulan dari cloud Microsoft Azure ini di antaranya adalah lebih scalable dan digunakan dalam mode modular. Adapun yang dimaksud scalable di sini adalah mendukung untuk konfigurasi pada lingkungan jaringan cloud. Sementara itu, semua fitur pada Microsoft Azure Landing Zone ini menggunakan pendekatan modular untuk membangun lingkungan dengan berdasarkan pada desain area yang sudah dibuat. Dengan begitu, mudah untuk dikonfigurasikan dengan platform lainnya seperti Azure SQL Database, Azure Kubernetes Service, dan Azure Virtual Desktop. Cloud Economics Ketiga ada cloud Microsoft Azure Economics. Platform ini memang dikhususkan bagi perusahaan yang ingin menginvestasikan jaringan cloud mereka. Menggunakan platform dan layanan ini akan membuat pengeloaan menjadi lebih mudah.  Agar lebih nyaman, pihak Microsoft pun juga menambahkan dukungan dengan template Power BI berbasis model Excel. Template tersebut akan menguntungkan pengguna sebagaimana mereka menggunakan Azure Hybrid. Dari Azure Cost Management Portal ke Power BI ini bisa Anda gunakan untuk melakukan kustomisasi dan pelaporan. Terlebih lagi adanya integrasi API ini membuat sistem data lebih mudah dan aman. Penutup Photo: Medium.com Itulah beberapa langkah mudah yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan pengalaman dalam menggunakan cloud Microsoft Azure. Kini, mendapatkan Microsoft Azure untuk keperluan bisnis Anda lebih baik. Salah satunya adalah membelinya di vendor terpercaya seperti EIKON Technology. Kami menyediakan platform Microsoft resmi dengan lisensi dari Microsoft. Anda juga bisa memilhnya sesuai dengan kebutuhan. Dapatkan pula layanan purna-jual dan maintenance yang ditawarkan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk Microsoft dari kami, Anda bisa hubungi kami di sini.

Scroll to Top