EIKON Technology

Google sheets

Info

Fungsi AI Google Sheets Kini Lebih Cerdas dengan Hasil Google Search Real-Time

Awal tahun ini, Google memperkenalkan fungsi AI di Google Sheets, sebuah fitur revolusioner yang memungkinkan pengguna menghasilkan teks, meringkas informasi, mengategorikan data, dan menganalisis sentimen secara massal, langsung dari sel mana pun dalam spreadsheet mereka. Ketersediaan fitur ini juga telah diperluas untuk mendukung tujuh bahasa tambahan, menjadikannya alat yang semakin global. Kini, Google meningkatkan kemampuan fungsi AI tersebut. Fungsi AI di Sheets sekarang secara otomatis didasarkan pada hasil dari Google Search, memungkinkannya mengakses informasi terkini dari web untuk menjawab prompt Anda. Jawaban akurat dan up-to-date Photo Credit: Google Workspace Updates Peningkatan ini berarti fungsi AI di Google Sheets tidak lagi terbatas pada data statis. Ia dapat menyajikan jawaban real-time, memberikan nilai analitis dan data yang jauh lebih tinggi. Sebagai contoh, kini Anda dapat menggunakan fungsi AI untuk berbagai kebutuhan yang memerlukan data real-time, seperti: Jadwal film: Mengetahui jadwal box office harian untuk film yang baru dirilis. Sentimen pasar: Melacak sentimen pasar harian mengenai peluncuran produk baru. Informasi cuaca: Mendapatkan informasi cuaca terbaru saat Anda merencanakan liburan yang akan datang. Dengan mengintegrasikan Google Search, Sheets bertransformasi menjadi platform analisis data yang jauh lebih dinamis dan relevan, memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan data yang paling mutakhir. Baca juga: Cara Mengonversikan Google Sheets setelah Ekspor dari Vault atau Takeout Ketersediaan dan rollout Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini diluncurkan secara bertahap (membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai tanggal 15 Oktober 2025 untuk domain rilis cepat dan terjadwal. Fitur ini tersedia secara default untuk pengguna yang memiliki akses Gemini di Sheets dan termasuk dalam berbagai paket Google Workspace: Google Workspace: Business Standard/Plus, Enterprise Standard/Plus, Google AI Ultra for Education. Tambahan: Google AI Pro dan Ultra, serta add-on Gemini Business dan Enterprise (bagi yang telah membelinya sebelumnya). Baca juga: Update Sheets: Menghitung Lebih Cepat Hingga Mudahkan Pengalaman Kelola Proyek Peningkatan ini menegaskan komitmen untuk membawa kecerdasan buatan terdepan langsung ke dalam alur kerja harian pengguna Google Sheets, membuat analisis data skala besar menjadi lebih mudah, cepat, dan selalu up-to-date. Optimalkan dengan berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Workspace for Business (untuk perusahaan) dan Workspace for Education (untuk institusi pendidikan). Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Info

Cara Mengonversikan Google Sheets setelah Ekspor dari Vault atau Takeout

Enkripsi sisi klien mendukung eDiscovery dan portabilitas data bagi pelanggan. Setelah mengekspor data dengan Vault atau tool ekspor data (takeout), admin dapat mendekripsi konten yang sebelumnya dienkripsi sisi klien. Google Workspace baru saja meluncurkan fitur File Converter yang dapat mengonversi Google Sheets yang telah didekripsi menjadi berkas Microsoft Excel. Mari simak ulasannya berikut ini! Tool konversi baru di Data Export Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Tool konversi ini memungkinkan pelanggan enkripsi sisi klien untuk mempertahankan kepemilikan, akses, hingga melakukan analisis data sensitif. Untuk mulai menggunakan fitur ini, Anda dapat mengikuti panduan berikut: Administrator: Fitur ini akan tersedia secara default untuk perusahaan dengan enkripsi sisi klien yang telah diatur dan dikonfigurasi di tingkat organizational unit (OU). Kunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengonversi file Google yang diekspor dan didekripsi ke file Microsoft Office. Help Center juga mencakup detail tentang tool Data Export atau Google Vault untuk mengekspor file Sheets terenkripsi dari Google Workspace dan tool dekripsi untuk mendekripsi file yang diekspor. End-user: Tidak perlu tindakan apa pun. Anda bisa mengunjungi halaman Help Center ini untuk mempelajari cara memulai dengan file terenkripsi di Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Baca juga: Add-on Baru Workspace, Bantu Anda Bangun Aplikasi Lebih Cepat Ketersediaan Domain rilis cepat: Peluncuran bertahap (memerlukan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 4 September 2025. Domain rilis terjadwal: Peluncuran bertahap (memerlukan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 18 September 2025. Fitur baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard dan Plus, serta Frontline Plus. Baca juga: Kapabilitas Konfigurasi Aplikasi Pihak Ketiga Google Workspace dengan Cakupan API Tertentu Kini Tersedia untuk Umum Inovasi fitur File Converter ini menunjukkan komitmen Workspace untuk terus menyempurnakan enkripsi sisi klien, memastikan bahwa keamanan tingkat tinggi tidak menghambat fungsionalitas bisnis. Dengan kemudahan konversi Google Sheets terenkripsi menjadi format Excel, organisasi dapat mengelola eDiscovery dan portabilitas data sensitif dengan lebih efisien dan terintegrasi. Fitur ini menegaskan bahwa keamanan dan fleksibilitas dapat berjalan beriringan. Segera maksimalkan efisiensi dan keamanan data Anda dengan mendapatkan solusi Google Workspace dari mitra terpercaya, EIKON Technology. Klik di sini untuk informasi lebih lanjut!

Info

Update Sheets: Menghitung Lebih Cepat Hingga Mudahkan Pengalaman Kelola Proyek

Google Workspace baru saja mengumumkan update untuk Sheets pada browser Chrome dan Edge. Pembaruan ini menyempurnakan pengalaman menjalankan rumus, membuat tabel pivot, menggunakan format bersyarat, dan banyak lagi. Mari simak detailnya berikut ini! Waktu kalkulasi Sheets kini dua kali lebih cepat Photo Credit: Google Workspace Blog Menggandeng WasmGC, sebuah teknologi web baru yang menyederhanakan eksekusi kode, Sheets menghadirkan pengalaman kalkulasi yang dua kali lebih cepat. Selain itu, Google juga terus mengeksplorasi cara baru untuk meningkatkan pengalaman Sheets. Misalnya, mengurangi waktu loading awal dan meningkatkan performa salin/tempel. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Mulai bekerja lebih cepat di Sheets Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun spreadsheet merupakan tugas yang tak mudah. Untuk membantu Anda, Sheets menghadirkan side panel Gemini for Workspace. Fitur ini memungkinkan Anda mengobrol dengan Gemini untuk meringkas, menganalisis, dan membuat konten. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Cara yang lebih cepat untuk memformat data Anda Photo Credit: Google Workspace Blog Menyusun dan memoles data di Sheets kini lebih mudah dengan fitur tabel baru. Melalui fitur baru ini tabel akan menerapkan desain untuk kolom, filter, kode warna, menu dropdown, dan banyak lagi. Fitur baru ini juga akan memastikan semua data yang dimasukkan memiliki format yang tepat berdasarkan jenis kolom yang Anda pilih. Photo Credit: Google Workspace Blog Sederhanakan manajemen proyek dengan alarm Photo Credit: Google Workspace Blog Anda dapat memanfaatkan Sheets untuk melacak proyek, anggaran, hingga jadwal yang rumit. Namun ada kalanya sulit untuk mengikuti banyak perubahan yang terjadi, terutama saat ada begitu banyak kolaborasi yang terjadi. Sebagai solusi, Sheets memperkenalkan conditional notifications yang memungkinkan Anda untuk mengirim peringatan email pada situasi tertentu. Misalnya, notifikasi dapat dikirim saat nilai kolom tertentu, seperti kolom “Status”, mengalami perubahan. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Dari menyederhanakan perencanaan proyek hingga memfasilitasi kolaborasi secara real-time, Sheets siap membantu Anda dan tim untuk menjadi lebih produktif. Dengan dukungan AI, Sheets melampaui fungsionalitas spreadsheet dasar dan menjadi alat yang hebat untuk manajemen proyek yang memungkinkan pengambilan keputusan strategis. Untuk mengoptimalkan Sheets, jangan lupa berlangganan Workspace for Business, sebuah rangkaian produktivitas dari Google yang khusus dirancang untuk bisnis. Belum menemukan penyedia yang tepat? EIKON Technology bisa menjadi solusi untuk Anda. Sebagai Google Partner, kami menyediakan solusi resmi bergaransi dengan proses menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Gemini AI Resmi Hadir di Panel Samping Google Workspace

Google resmi meluncurkan Gemini AI pada berbagai aplikasi Google Workspace. Gemini AI dapat membantu pengguna untuk merangkum, menganalisis, dan membuat konten dengan mengumpulkan data dari emails dan berbagai dokumen. Pengguna tidak perlu berpindah tabs atau aplikasi karena Gemini AI hadir di dalam interface aplikasi Google Workspace. Simak detail informasinya berikut ini! Muncul sebagai panel samping di aplikasi Google Workspace Google mengintegrasikan Gemini AI sebagai panel samping pada aplikasi Google Docs, Google Sheets, Google Slides, dan Google Drive. Panel samping ini menggunakan model teknologi terbaru Google, termasuk Gemini 1.5 Pro dengan kemampuan penalaran yang lebih canggih. Berikut beberapa contoh penggunaan Gemini AI pada aplikasi Google Workspace: Google Docs: menulis dan memperbaiki konten, merangkum informasi, membantu pengguna untuk brainstorming ide, membuat konten berdasarkan dokumen lain, dan masih banyak lagi;  Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Tips Menggunakan Google Workspace DLP Untuk Mencegah Kehilangan Data Google Slides: membuat slides baru, menghasilkan gambar-gambar custom, hingga merangkum presentasi; Photo Credit: Google Workspace Update Google Sheets: melacak dan mengatur data, membuat tabel dengan cepat, menyusun suatu rumus, dan menanyakan cara menyelesaikan suatu tugas di Sheets; Photo Credit: Google Workspace Update Google Drive: merangkum satu atau lebih dokumen, memberikan fakta singkat tentang proyek tertentu, hingga mendalami suatu topik tanpa harus mencari dan membuka banyak dokumen. Photo Credit: Google Workspace Update Baca juga: Perubahan Pemutar YouTube di Google Workspace For Education Cara mengakses Gemini AI di Google Workspace Fitur Gemini AI tidak memiliki kontrol administrator. Artinya, pengguna tidak membutuhkan akses izin dari administrator untuk menggunakan Gemini AI di aplikasi Google Workspace. Untuk mengakses fitur baru ini, pengguna dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Docs, Google Slides, Google Sheets, atau Google Drive pada perangkat web; Klik tombol “Ask Gemini” di bagian pojok kanan atas layar; Fitur Gemini AI akan langsung muncul sebagai panel samping di bagian kanan. Gemini AI juga telah tersedia di Gmail Google tidak hanya meluncurkan Gemini AI pada Google Docs, Google Slides, Google Sheets, dan Google Drive. Para pengguna Gmail kini juga dapat menikmati kecanggihan fitur Gemini AI melalui panel samping aplikasi. Di Gmail, Anda bisa memanfaatkan panel samping Gemini AI untuk merangkum rangkaian email, menulis draft, memberi kalimat respons pada rangkaian email, dan masih banyak lagi. Baca juga: Menetapkan Kebijakan Akses Kontekstual Saat Mengakses Workspace Applications Kehadiran Gemini AI di panel samping aplikasi Google Workspace diharapkan bisa meningkatkan produktivitas kerja. Google telah merilis Gemini AI untuk beberapa pengguna terpilih mulai 24 Juni 2024. Fitur ini akan diluncurkan secara berkala ke lebih banyak pengguna mulai 8 Juli 2024. Namun, panel samping Gemini AI hanya tersedia bagi para pengguna Google Workspace dengan add-on Gemini Business and Enterprise, Gemini Education and Education Premium, serta Google One AI Premium. Anda bisa menambahkan add-on tersebut melalui EIKON Technology. Kami menyediakan solusi Google Workspace secara menyeluruh, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Segera hubungi kami di sini untuk informasi selengkapnya!

Google Workspace

Update Terbaru Google Sheets: Edit File Excel Jadi Makin Mudah

Google Workspace baru saja meluncurkan pembaruan untuk aplikasi spreadsheet andalan mereka, Google Sheets. Pembaruan tersebut memungkinkan Anda untuk dapat melihat dan mengedit file Excel terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files) dengan Google Sheets. Seperti apa detailnya? Mari simak ulasan berikut inI! Peningkatan kapabilitas editing Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Tanggal 31 Agustus 2023 lalu, Google Sheets meluncurkan perluasan untuk kapabilitas editing mereka. Kini pengguna Sheets dapat melihat dan mengedit file Excel (.xls) terenkripsi sisi-klien (client-side encrypted Excel files). Setiap perubahan yang dilakukan nantinya dapat disimpan dalam format Excel asli. Perluasan ini akan memudahkan pengguna untuk memanfaatkan Google Workspace dengan alat dan format yang sudah lebih dulu digunakan sambil menjaga kerahasiaan data sensitif menggunakan perlindungan keamanan enkripsi sisi-klien. Dengan menggunakan perluasan kapabilitas ini Anda dapat: Melihat dan mengedit file Excel dengan format .xls. Untuk saat ini, Sheets belum mendukung format file Excel dan file tabular lainnya. Mengakses file Excel dengan ukuran maksimum 20 MB. Membuka hingga 5 juta sel Excel. Saat ini, Google terus menyempurnakan kapabilitas editing Office di Sheets terenkripsi, Anda mungkin akan mengalami ketidakcocokan pada fitur tertentu. Kemungkinan, beberapa fitur juga tidak akan ditampilkan dan/atau tidak dapat diedit, namun dapat disimpan dalam dokumen dan dibuka kembali di Microsoft Office. Baca juga: Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru Fitur lain yang ada di Excel mungkin akan hilang atau berubah saat file diedit di Google Sheets. Pengguna akan menerima pemberitahuan di dalam file yang sedang dibuka jika proses editing akan menyebabkan terjadinya perubahan fitur. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik File terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets bisa diaktifkan untuk tingkat domain, organizational unit (OU), hingga grup. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya, administrator cukup membuka konsol Google Admin > Security > Access and data control > Client-side encryption. Google Workspace juga telah menyediakan panduan yang dapat Anda akses di sini. Bagi end-user, setelah kapabilitas file terenkripsi sisi-klien untuk Google Sheets diaktifkan oleh administrator, maka Anda bisa langsung menggunakan fitur baru ini. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Ketersediaan Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini diluncurkan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat, perilisan dimulai pada tanggal 31 Agustus 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, perilisan dimulai pada tanggal 14 September 2023 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perluasan kapabilitas editing Google Sheets untuk file terenkripsi Excel ini tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Perluasan kapabilitas editing terbaru dari Google Sheets ini memungkinkan Anda untuk dapat membuka dan mengedit file Excel langsung dari Sheets tanpa perlu melakukan konversi. Menariknya lagi, perluasan ini juga sudah didukung oleh perlindungan keamanan client-side encryption sehingga file akan tetap aman meski dibuka di platform berbeda (dari Microsoft Office ke Google Workspace). Selain perluasan ini, Google Sheets dan aplikasi produktivitas lain dalam ekosistem Google Workspace telah dibekali dengan kapabilitas dan fitur canggih yang akan menyederhanakan alur kerja Anda. Optimalkan dengan berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan edisi Workspace for Business (untuk perusahaan) dan Workspace for Education (untuk institusi pendidikan). Untuk informasi lebih lanjut mengenai berlangganan, silakan hubungi kami di sini!

Google sheets, Google Workspace

Selesaikan Tugas di Google Sheets Lebih Cepat dengan Smart Chip Baru

Google Sheets baru saja meluncurkan sebuah pembaruan untuk kapabilitas smart canvas mereka. Dalam pembaruan kali ini, Sheets memperkenalkan fungsi smart chip tambahan. Dengan smart chip tambahan tersebut, Anda dapat mengerjakan tugas ekstraksi data lebih cepat, tanpa langkah yang berbelit. Bagaimana cara menggunakannya? Smart chip ekstraksi data Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Kali ini, Google Sheets menghadirkan smart chip yang akan membantu Anda melakukan ekstraksi data. Dengan fungsionalitas baru tersebut, Anda nantinya bisa dengan cepat mengekstrak informasi dari smart chip untuk penyortiran, pemfilteran, dan analisis tingkat lanjut. Memanfaatkan smart chip ekstraksi data ini, Anda dapat memperkaya spreadsheet dengan informasi dari chip orang, file, maupun peristiwa. Lebih khusus lagi, fitur ini memungkinkan Anda mengeluarkan metadata yang berhubungan dengan smart chip tertentu ke dalam selnya sendiri, sambil tetap mempertahankan koneksi dengan chip tempatnya diekstraksi. Katakanlah Anda perlu melacak sekumpulan dokumen, pemilik, serta detailnya (seperti waktu pembuatan atau siapa yang terakhir kali memodifikasi file). Anda hanya perlu mengekstrak bidang tersebut dari file chip yang relevan. Anda dapat terus memperbarui ekstraksi dengan mengeklik opsi “Refresh & manage” pada sidebar ekstraksi. Di sidebar ini Anda bisa memantau tiap perubahan data. Baca juga: Kapabilitas Baru Fitur Interactive Timeline Google Sheets Fungsi smart chip ekstraksi data Smart chip ekstraksi data memungkinkan Anda melacak dan mengatur data dengan lebih mudah, serta melakukan analisis lebih dalam menggunakan data yang berasal dari smart chip. Anda pun dapat menggunakan file chip untuk memahami kapan dokumen terakhir diperbarui atau menggunakan people chips untuk mengurutkan dan memfilter karyawan berdasarkan lokasi pekerjaan, sehingga Anda dapat mendelegasikan tugas lebih cepat. Anda pun dapat menyusun susunan ekstraksi untuk melakukan analisis yang lebih kompleks. Contoh di bawah ini menggunakan serangkaian chip di B3:B11 untuk menghitung jumlah lokasi kantor unik dari 9 orang yang berbeda. Photo Credit: Google Workspace Updates Mengoperasikan smart chip ekstraksi data Untuk melakukan ekstraksi sidebar Photo Credit: Google Workspace Updates Buka sidebar ekstraksi data (masuk ke menu Data, klik kanan pada sel/range dengan people, event, atau file chips dan navigasikan ke “Data extraction”. Bisa juga dengan mengeklik tautan “Data extraction” pada hover card). Pilih range dengan chip yang datanya ingin Anda ekstrak. Pilih data apa yang ingin Anda ekstrak dari chip terpilih. Pilih range tujuan ekstraksi data. Untuk melakukan ekstraksi formula Ketik “=” di sel tempat Anda ingin informasi diekstraksi. Navigasikan ke sel atau range dengan chip di dalamnya dan pilih. Tambahkan titik setelah sel atau range dan pilih dari autocomplete apa yang akan diekstraksi. Setujui dialog konfirmasi ekstraksi. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Untuk memperbarui data di sidebar ekstraksi data Photo Credit: Google Workspace Updates Buka sidebar ekstraksi. Klik Refresh & manage. Temukan smart chip yang ingin Anda perbarui datanya. Klik Refresh data. Untuk memperbarui semua data smart chips, klik tombol Refresh all yang ada di bagian bawah sidebar. Ketersediaan Akan dilakukan peluncuran yang diperpanjang untuk domain rilis cepat (berpotensi lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur), mulai tanggal 17 Mei 2023. Untuk domain rilis terjadwal akan dilakukan perilisan bertahap (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), mulai dari tanggal 14 Juni 2023. Ekstraksi data yang sudah disimpan dalam chip (Nama dan email untuk people chips. Jenis MIME, URL, File Name untuk file chips. URL dan Summary untuk event chips) tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Kemudian untuk ekstraksi seluruh data yang tersedia, bisa digunakan oleh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, serta Teaching and Learning Upgrade. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Hadirnya fitur baru dari smart canvas Google Sheets ini akan memudahkan Anda dalam mengekstraksi data. Bahkan Anda dapat memanfaatkannya untuk menganalisis data di spreadsheet lebih dalam. Untuk mengoptimalkan manfaat dari fitur smart chip ekstraksi data Sheet, gunakan Google Workspace edisi Business atau Education yang bisa Anda dapatkan di EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini.

Google Workspace

Kapabilitas Baru Fitur Interactive Timeline Google Sheets

Untuk memudahkan Anda melacak jalannya proyek yang berjalan di aplikasi Sheets, Google memperkenalkan tampilan timeline. Tampilan ini secara resmi dirilis pada tahun 2022 lalu. Nah, per Mei 2023, Google meningkatkan tampilan tersebut untuk semakin memudahkan Anda. Peruabahan seperti apa yang dihadirkan oleh Google di Sheets? Penambahan kapabilitas baru di tampilan timeline Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memudahkan pengguna dalam melacak perkembangan proyek mereka, Google Sheets menghadirkan tampilan interactive timeline. Tampilan baru ini memungkinkan Anda lebih mudah berinteraksi dengan menampilkan informasi proyek secara detail. Selain itu, interactive timeline juga dapat membantu Anda mengelola berbagai macam pekerjaan, mulai dari kampanye pemasaran, perkembangan proyek, jadwal, kolaborasi lintas tim, dan masih banyak lagi lainnya. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets Dan Docs Pada bulan Mei 2023 ini, Google Sheets menambahkan kapabilitas berikut untuk memperluas fitur interactive timeline mereka: Opsi pemformatan yang ditingkatkan, termasuk pemotongan card text (card text truncation) dan opsi undo/redo. Tampilan card yang diciutkan, memungkinkan Anda untuk menggabungkan beberapa cards sekaligus menjadi satu baris card group. Dukungan cetak dan unduh. Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Mulai mengaktifkan tampilan interactive timeline Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi end-user yang ingin mengaktifkan tampilan interactive timeline di Google Sheets, silakan masuk ke menu Insert. Selanjutnya, pilih opsi Timeline dan kemudian pilih rentang data (data range) yang diinginkan. Jika sudah klik pilihan configure the attributes in the timeline settings sidebar. Penting untuk diingat, sebelum bisa menggunakan tampilan timeline ini, Anda harus memiliki setidaknya satu kolom data dalam format tanggal. Jika Anda menggunakan rumus di kolom tanggal, output data pun harus berupa nilai tanggal. Untuk membuat tampilan timeline yang lengkap, Anda harus menyertakan kolom terpisah untuk: Card title: Nama untuk setiap tugas; Start date: Tanggal permulaan (dalam format tanggal); End date: Tanggal akhir (dalam format tanggal); Card detail: Ringkasan setiap tugas; Duration: Durasi tugas. Ketersediaan Peningkatan tampilan interactive timeline Google Sheets ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal (memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 24 Mei 2023, sedangkan domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 7 Juni 2023. Tampilan interactive timeline ini tersedia untuk aplikasi Google Sheets di Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, serta Teaching and Learning Upgrade. Namun tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Nonprofits, Frontline Starter, dan Frontline Standard, serta Google Account pribadi. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Peningkatan tampilan interactive timeline Google Sheets ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih detail terkait proyek yang sedang berjalan. Anda juga dapat memanfaatkannya untuk berbagai macam tugas, seperti menjalankan kampanye pemasaran dan kolaborasi lintas tim. Tampilan interactive timeline ini tersedia untuk Workspace for Business dan Workspace for Education. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker

Tahun 2020 lalu, Google memperkenalkan fitur Connected Sheets untuk aplikasi Sheets. Fitur tersebut hadir untuk membantu Anda menganalisis, memvisualisasikan, dan membagikan miliaran baris data dari spreadsheet. Setelah diperkenalkan kepada publik, fitur Connected Sheets terus mengalami pengembangan dan penyempurnaan. Belum lama ini, Google mengumumkan bahwa Anda kini dapat menjelajahi instance Looker yang di-hosting Google Cloud menggunakan Connected Sheets. Akhir Maret 2023 lalu, Google mengembangkan kapabilitas tersebut dengan menyediakan akses Connected Sheets untuk instance Looker yang di-hosting oleh penyedia di luar Google Cloud, seperti AWS (Amazon Web Service) dan juga Azure. Connected Sheets untuk penyedia di luar Google Cloud Photo Credit: Google Workspace Updates Perluasan akses Connected Sheet untuk instance Looker yang di-hosting oleh penyedia non-Google Cloud ini memberikan kemudahan bagi Anda. Tak perlu lagi menggunakan alat atau aplikasi pihak ketiga untuk bisa menghubungkan Connected Sheet dari Looker dari penyedia di luar Google Cloud, seperti Azure maupun AWS. Perluasan fitur ini telah tersedia untuk seluruh pengguna Google Cloud yang berlangganan Workspace, termasuk pengguna dengan Google Account pribadi (tidak termasuk pengguna yang menggunakan paket produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business). Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Agar end-user bisa menggunakan perluasan fitur ini, administrator harus sudah mengaktifkan Connected Sheets for Looker di menu Looker Admin. Google juga telah menyediakan dokumentasi yang bisa Anda kunjung kapan saja mengenai penggunaan Connected Sheets di sini. Setelah Connected Sheets for Looker sudah diaktifkan oleh administrator, maka end-user cukup mengikuti langkah-langkah berikut untuk menjelajahi data Looker dengan Connected Sheets: Di Google Sheets, buka menu Data > Data connectors > Connect to Looker > masukkan URL instance Looker yang ingin Anda jelajahi, misalnya: https://example.looker.com. Selanjutnya, Anda perlu memberikan otorisasi Sheets untuk bisa mengakses data Looker. Setelah terhubung ke Explore, Anda bisa langsung melihat data yang tersedia dan melanjutkan analisis di Sheets. Baca juga: Fitur Connected Sheets Looker: Jelajahi Data secara Interaktif Menggunakan Connected Sheets untuk perusahaan Anda Anda dapat mengakses, menganalisis, memvisualisasikan, dan membagikan miliaran baris data dari spreadsheet dengan Connected Sheets. Selain itu, Anda juga dapat menggunakannya untuk: Melakukan kolaborasi dengan mitra, analis, atau pemangku kepentingan lainnya dalam antarmuka spreadsheet yang sudah dikenal. Mengizinkan pengguna mendelegasikan akses ke kolaborator. Memastikan satu sumber data yang tepercaya untuk analisis tanpa ekspor .csv tambahan. Anda dapat menjalankan kueri dari Connected Sheets di BigQuery atau Looker secara manual atau sesuai jadwal yang ditentukan. Sheets menyimpan hasil kueri ini di spreadsheet sehingga Anda dapat menganalisis dan membagikannya. Untuk melihat query events Connected Sheets buka Drive log events. Tutorial selengkapnya mengenai penggunaan Connected Sheets bisa Anda akses di sini. Menggunakan Connected Sheets dengan VPC Service Controls VPC Service Controls tidak mendukung Google Sheets untuk BigQuery. Oleh karenanya, Anda mungkin tidak bisa mengakses data BigQuery yang dilindungi oleh VPC Service Controls. Namun, jika Anda memiliki izin yang diperlukan dan memenuhi batasan akses, bisa dilakukan konfigurasi perimeter VPC Service Controls untuk mengizinkan kueri yang dikeluarkan Connected Sheets. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Looker merupakan sebuah platform BI yang diluncurkan Google Cloud untuk membantu Anda dalam mengelola data bisnis agar lebih mudah dalam penyusunan workflows maupun aplikasi. Fitur Connected Sheets yang terhubung dengan Connected Sheets kini telah tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace for Business dan Education yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace Indonesia, kami menyediakan produk resmi berlisensi yang. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Google Docs, Google sheets, Google Workspace

Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs

Smart Canvas adalah kumpulan alat kolaboratif dari Google Workspace yang menyempurnakan cara kerja Docs, Sheets, dan Slides. Ini merupakan kapabilitas dari Google yang akan meningkatkan fitur di setiap aplikasi, memungkinkan pengguna untuk bekerja tanpa meninggalkan ruang obrolan atau menyambungkan panggilan Meets langsung ke file Docs atau Slides. Dalam inovasi terbarunya, Google memperkenalkan lebih banyak lagi smart chip dan cara baru untuk menampilkan tanggal di Sheets yang akan memudahkan Anda melihat pratinjau dan berinteraksi dengan tanggal, lokasi, dan informasi keuangan lebih cepat. Selain itu, Google juga telah menambahkan stopwatch chip ke Docs yang dapat melacak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu aktivitas, membantu Anda mengerjakan tugas tepat waktu. Fitur baru smart canvas Google Sheets dan Docs Untuk memudahkan pengguna dalam mengerjakan tugas di Google Sheets dan Docs, Google terus mengembangkan kapabilitas smart canvas Workspace. Berikut adalah fitur baru yang ditawarkan dalam pengembangan terbaru smart canvas Sheets dan Docs: Place chips Saat chip lokasi Google Maps ditambahkan ke Sheets, Anda dapat membuka lokasi langsung di Google Maps, dan melihat pratinjau lokasi atau menemukan petunjuk arah. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules Kemampuan tanggal yang diperluas Sertakan tanggal di Lembar Anda dengan lebih mudah menggunakan @ titik masuk dengan pintasan seperti @hari ini, @kemarin, @besok, dan @tanggal. Mengeklik tanggal akan menampilkan pemilih tanggal yang memungkinkan Anda memperbarui tanggal sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Finance chips Menambahkan entitas Google Finance, seperti saham, reksa dana, dan mata uang ke dalam Sheets. Arahkan kursor ke atas chip untuk melihat informasi menurut jenis entitas. Misalnya, untuk saham, Anda dapat melihat nama perusahaan, Indeks listing, harga saham, dan kapitalisasi pasar. Mengeklik chip akan membawa Anda ke halaman Finance khusus entitas. Photo Credit: Google Workspace Updates Stopwatch chips Saat stopwatch chip dimasukkan, Anda dapat memulai, menghentikan, dan mengatur ulang timer sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai menggunakan fitur baru smart canvas Bagi administrator Fitur baru ini dapat langsung diakses tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Bagi end-user Anda dapat memasukkan chip finance maupun map di sel Sheet dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan entitas Place atau Finance. Arahkan ke Insert > Smart chip. Untuk menyisipkan tanggal dan mengaktifkan pemilih tanggal, ketik “@” diikuti dengan “tanggal”, “hari ini”, “kemarin”, atau “besok”. Anda juga dapat mengakses pemilih tanggal dengan mengetuk dua kali tanggal yang dimasukkan secara manual. Anda dapat memasukkan chip stopwatch di Docs dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan “Stopwatch” Arahkan ke Insert > Smart chip. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Ketersediaan fitur Fitur baru smart canvas Google Docs dan Sheets diluncurkan secara bertahap (gradual rollout). Domain rilis cepat dimulai pada tanggal 23 Februari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 9 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Selain itu, fitur juga tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Workspace, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Google Workspace

Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya

Keberadaan data yang tepercaya dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan dan mengambil tindakan. Namun untuk sepenuhnya memberdayakan pengguna data, tidak cukup jika hanya mengandalkan data saja. Perusahaan harus menyediakan akses bagi pengguna melalui alat yang mereka gunakan setiap hari, seperti spreadsheet. Pada tanggal 15 Februari 2023 lalu, Google mengumumkan ketersediaan umum fitur Connected Sheets for Looker. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk mengakses metrik yang ditentukan secara terpusat serta hubungan data dari lapisan semantik Looker melalui antarmuka Google Sheets yang sudah familier bagi pengguna Workspace. Dukungan terbaik Looker dan Google Sheets Dengan lapisan semantik terpadu Looker, pengguna data dapat menyederhanakan data kompleks untuk end-user dengan menyusun logika dan metrik bisnis dalam model data terpusat. Untuk membangun organisasi berbasis data, kapabilitas untuk membuat keputusan berbasis data harus dapat diakses oleh seluruh karyawan dan dapat diterapkan pada keputusan sehari-hari dengan mudah. Connected Sheets for Looker menghadirkan pengalaman tersebut bagi para penggunanya. Photo Credit: Google Cloud Blog Salah satu penerapannya adalah pada sektor kesehatan. Connected Sheets for Looker dimanfaatkan untuk meningkatkan akses perawatan kesehatan dengan menggabungkan perawatan virtual terbaik, kunjungan langsung, dan teknologi untuk mendukung pasien. Connected Sheets for Looker menyediakan pelaporan yang mudah diakses—yang telah mendorong transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar di seputar metrik utama—sehingga menghasilkan hasil operasi yang lebih baik. Dengan begitu, pengguna dapat memenuhi kebutuhan data seluruh pemangku kepentingan mereka. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Data yang terus diperbarui Photo Credit: Google Cloud Blog Melalui Connected Sheets for Looker, pengguna Google Sheets dapat mengakses dan menjelajahi data tepercaya dari 50+ database berbeda yang didukung oleh Looker. Tampilan Looker, dimensi, dan ukuran disajikan melalui tabel pivot, memungkinkan pengguna menjelajahi kumpulan data secara fleksibel dengan membuat pivot, membuat bagan, dan menambahkan formula baru. Dengan adanya koneksi langsung antara Looker dan Google Sheets, maka data selalu terbarui dan akses pengguna pun diamankan berdasarkan izin Looker. Baca juga: Interaksi File Lebih Mudah di GSheets dengan Fitur Smart Chips, Apa Itu? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk memanfaatkan Connected Sheets for Looker, satu-satunya hal yang perlu dilakukan admin adalah mengaktifkan Looker BI Connectors atau toggle Connected Sheets dalam panel BI Connectors di bagian Platform menu Admin Looker. Pastikan juga Anda sudah mengaktifkan instance Looker versi 22.20 atau lebih baru dan di-hosting di Google Cloud. Setelah Connected Sheets for Looker diaktifkan, pengguna dapat mulai mempelajari data Looker di Google Sheets dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Sheets dan arahkan ke menu Data. Di dalam menu Data, arahkan kursor ke Data connectors, lalu klik Connect to Looker. Masukkan URL instance Looker (misalnya: https://contoh.looker.com) Izinkan Google Sheets untuk mengakses data Looker Anda. Pilih model Looker dan jelajahi model yang ingin Anda sambungkan. Buat tabel pivot dan mulai jelajahi data Anda. Baca juga: Perluasan Smart Chips di GSheets, Kini Anda Bisa Menambahkan Events Dengan hadirnya fitur Connected Sheets for Looker ini Anda dapat mengelola akses data dengan mudah dan aman. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Cloud dengan aktivasi oleh administrator. Belum menggunakan Cloud sebagai solusi komputasi awan Anda? Kini paket berlangganan Google Cloud bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai official partner Google Workspace Indonesia, EIKON Technology memastikan Anda menerima produk resmi dan berlisensi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top