EIKON Technology

Google Workspace

Google Workspace

Penambahan Kontrol untuk Waktu Akses File Google Drive

Sekarang Anda dapat menyetel akses kedaluwarsa saat berbagi file di “My Drive”. Pembaruan ini meningkatkan kemampuan waktu akses file Anda. Dengan hadirnya kapabilitas baru ini, orang yang mendapatkan akses file Anda akan memiliki waktu lebih panjang untuk membukanya. Bagaimana kapabilitas akses Google Drive ini bekerja? Penambahan kontrol waktu akses file Google Drive Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru dari Google ini memungkinkan Anda untuk memiliki kebebasan dalam menentukan durasi akses file Google Drive. Setelah pembaruan ini berjalan sejak tanggal 31 Oktober 2022 lalu, Anda bisa menetapkan hingga kapan file dapat diakses oleh orang lain. Anda bahkan dapat menambahkan waktu kedaluwarsa untuk Editor, bukan hanya untuk Viewer dan Commenter. Baca juga: Cara Lain untuk Berkolaborasi dengan Visitor Sharing di Google Drive Kegunaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini membuat pengalaman berbagi di Google Workspace menjadi jauh lebih aman. Sebab pemilik file dapat menentukan kapan kolaborator tertentu bisa mengakses file tersebut. Selain itu, fitur ini juga dapat menjadi pengingat bagi Editor bahwa kolaborasi mereka dengan orang lain terikat waktu. Dengan fitur keamanan ini, Anda pun tak perlu lagi membersihkan daftar kontrol akses file setelah kolaborasi berakhir. Rincian tambahan Pengaturan kontrol waktu akses tambahan ini juga tersedia untuk format Drive di Android pada akhir November 2022. Itu artinya, Anda pun dapat mengatur waktu akses file yang tersimpan di Drive melalui perangkat Android. Baca juga: Sinkronkan File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive for Desktop Mulai menggunakan fitur Pembaruan ini hadir secara otomatis di Drive pengguna sehingga tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator. Fitur ini juga akan aktif secara default bagi end-users dan tidak akan dapat dinonaktifkan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemanfaatan fitur ini bagi end-user, silakan kunjungi Help Center Google Workspace. Ketersediaan fitur Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Fitur pengaturan akses file Google Drive ini dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal mulai dari tanggal 31 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur di seluruh akun pengguna). Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, Education Standard, dan Nonprofits. Namun belum tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Fundamentals, Teaching and Learning Upgrade, Frontline, G Suite Basic, dan G Suite Business, serta pengguna dengan Google Accounts pribadi.  Baca juga: Potong dan Tempel File Lebih Mudah di Google Drive Web dengan Shortcut Keyboard Hadirnya fitur kontrol akses file Google Drive ini akan memudahkan Anda untuk berbagi file dengan aman, siapa pun kolaboratornya, baik itu dari internal maupun eksternal perusahaan. Fitur ini juga membuat peran Editor, Commenter, dan bahkan Viewer lebih jelas, serta membuat mereka menyadari bahwa kolaborasi yang ditawarkan terikat kontrak waktu. Google Workspace secara konsisten menghadirkan pembaruan untuk berbagai aplikasi dan layanan mereka. Menariknya lagi, pembaruan tersebut hadir untuk membantu pengguna dalam mengoptimalkan penggunaan rangkaian produktivitas Google ini. Dengan berbagai aplikasi, layanan, fitur, dan kapabilitas yang ditawarkan, Workspace adalah langkah awal untuk memulai produktivitas kolaboratif di lingkungan kerja Anda. Bagi Anda yang ingin menikmati fitur kontrol akses file Google Drive ini, bisa memulai dengan berlangganan paket Workspace for Business untuk perusahaan atau Workspace for Education untuk instansi pendidikan. Keduanya bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, yang memastikan paket langganan Anda adalah produk asli dan berlisensi. Proses implementasinya pun menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Google Workspace

Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-side dengan Google Drive Android dan iOS

Per 17 Oktober 2022, administrator edisi Google Workspace tertentu dapat memperbarui konfigurasi enkripsi client-side mereka untuk menyertakan Drive Android dan iOS. Saat diaktifkan, pengguna dapat melihat preview atau mengunduh file terenkripsi client-side. Fitur ini tersedia untuk jenis file yang didukung oleh Google Drive, termasuk file Microsoft Office dan PDF. Namun untuk saat ini, file Google Docs, Sheets, dan Slides belum didukung. Konfigurasi baru enkripsi client-side Drive Android dan iOS Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan ini memungkinkan administrator untuk melakukan konfigurasi tambahan pada enkripsi enkripsi client-side mereka. Konfigurasi tambahan tersebut berupa opsi untuk menyertakan file Drive dari perangkat Android maupun iOS. Untuk saat ini, konfigurasi berlaku pada file dari Microsoft Office (seperti .doc dan .docx) maupun file PDF. Ke depannya, Google juga akan menambahkan dukungan untuk Google Identity untuk Drive Android serta Drive iOS. Perkiraannya, dukungan baru ini akan diperkenalkan dalam rilis mendatang pada tahun 2023 nanti. Update mengenai dukungan Google Identity bisa Anda ikuti melalui pembaruan di blog Workspace Updates. Baca juga: Cara Lain untuk Berkolaborasi dengan Visitor Sharing di Google Drive Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum bisa menggunakan fitur baru dari Workspace ini, Anda memerlukan konfigurasi dari administrator lebih dulu. Administrator harus melakukan pembaruan konfigurasi CSE mereka (menambahkan Drive Android & iOS Client ID baru ke setelan penyedia identitas). to identity provider settings). Jika administrator belum menggunakan identity provider (IdP) pihak ketiga dengan Google Workspace, bisa menyiapkan IdP untuk digunakan dengan layanan utama yang sudah Anda. Tersedia dua opsi cara berikut: Gunakan IdP pihak ketiga (disarankan): Gunakan IdP pihak ketiga jika model keamanan Anda memerlukan lebih banyak isolasi data terenkripsi Anda dari Google. Sudah menggunakan IdP pihak ketiga untuk Single-Sign-On (SSO) berbasis SAML? Sebaiknya gunakan IdP untuk CSE yang sama dengan yang Anda gunakan untuk mengakses layanan Google Workspace.. Gunakan Google Identity: Jika model keamanan tidak memerlukan isolasi tambahan untuk data terenkripsi Anda dari Google, Anda dapat menggunakan Google Identity default sebagai IdP. Anda bisa mengunjungi halaman Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang menghubungkan penyedia identitas Anda untuk enkripsi sisi klien. Baca juga: Sinkronkan File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive for Desktop Ketersediaan fitur  Fitur baru Drive ini diluncurkan secara bertahap mulai dari tanggal 17 Oktober 2022 (kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Peluncuran untuk domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal dilakukan pada waktu yang sama. Administrator: Dukungan untuk mengonfigurasi enkripsi client-side Google Drive Android iOS tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan juga Education Plus. End user: Dukungan pratinjau atau download file terenkripsi client-side dengan Google Drive Android dan iOS tersedia bagi para pengguna rangkaian produktivitas Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business lama. Baca juga: Google Drive Update: Lebih Ringkas dengan Sistem Shortcut Perlu diingat, fitur download file enkripsi client-side untuk Google Drive Android dan iOS ini hanya akan berjalan setelah administrator melakukan pembaruan konfigurasi CSE. Untuk itu, pastikan administrator telah melakukan pembaruan. Bagi Anda yang ingin memanfaatkan fitur baru ini untuk menunjang produktivitas, bisa berlangganan rangkaian Google Workspace agar hasil yang didapat optimal. EIKON Technology menyediakan paket berlangganan secara menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan, tanpa hambatan dan dipastikan aman. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Docs, Google Workspace

Fitur Split Cell untuk Tabel Kini Tersedia di Google Docs, Berikut Cara Menggunakannya

 Split cell merupakan salah satu fitur yang ada dalam aplikasi pengolahan tabel. Fitur ini telah tersedia di Google Sheets dan bisa Anda manfaatkan untuk mengatur informasi yang ada di dalam tabel. Per 18 Oktober 2022, split cell tersedia di Google Docs untuk membagi cell pada tabel. Bagaimana cara menggunakannya? Mari simak penjelasannya berikut! Split cell di Google Docs Photo Credit: Google Workspace Updates Sekarang Anda dapat membagi sel tabel dalam jumlah baris dan kolom yang diinginkan di Google Docs. Katakanlah Anda ingin membuat sel subjudul di tabel dengan memisahkan sel di bawah sel judul menjadi dua kolom. Kapabilitas baru ini diharapkan dapat memudahkan Anda dalam mengatur informasi dengan tabel di Google Docs. Baca juga: Kini Anda Bisa Insert Emoji Lebih Cepat di Google Docs, Bagaimana Caranya? Cara menambahkan tabel di Google Docs Anda dapat menambahkan tabel di Docs untuk menyuguhkan informasi secara terperinci. Tabel di Docs dapat ditambah, dihapus, dan disesuaikan ukurannya. Jika menggunakan Google Docs di komputer, Anda juga dapat: Menyortir baris; Meyeret serta memindahkan baris dan kolom; Meyematkan baris tajuk tabel agar berulang di bagian atas setiap halaman; Mencegah informasi meluap di seluruh halaman. Untuk menambahkan tabel di Docs, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer Anda, buka file Docs yang ingin diberi tambahan tabel. Klik Insert > Table. Kemudian pilih berapa banyak baris dan kolom yang ingin Anda tambahkan. Jumlah tabel maksimal adalah hingga 20 x 20 sel. Tabel akan ditambahkan ke dokumen Anda. Baca juga: Cara Membuat Dokumen Kolaboratif dengan Template Tabel Baru Google Doc Mulai menggunakan split cell Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru di Docs ini tidak membutuhkan pengaturan dari administrator sama sekali. End user bisa langsung melakukan split cell pada tabel di Docs dengan cara berikut: Buka file Docs. Klik kanan pada sel yang ingin dibagi. Klik opsi “Split cell”. Masukkan jumlah baris dan kolom yang Anda inginkan. Klik “Split”. Untuk informasi lebih lanjut mengenai penggunaan tabel di Google Docs, Anda bisa mengunjungi halaman Help Center ini. Ketersediaan fitur Opsi split cell untuk file Docs ini dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 17 Oktober 2022 (dapat memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 31 Oktober 2022 (dapat memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Split cell untuk Docs tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business lama. Fitur ini pun tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Buat Dokumen Lebih Cepat dengan Universal Menu, Fitur Terbaru Google Docs Dengan split cell Anda bisa membagi satu sel pada tabel yang ada di Google Docs. Ini akan memudahkan Anda untuk mengelompokkan informasi yang ingin ditampilkan dalam tabel. Sama seperti tabel yang ada di Google Sheets, tabel yang ada di Docs pun bisa disesuaikan ukuran serta desainnya sesuai kebutuhan Anda. Fitur split cell ini hanyalah salah satu dari berbagai fitur yang ditawarkan oleh Google Workspace sebagai rangkaian produktivitas. Untuk mendapatkan manfaat terbaik Workspace, Anda bisa berlangganan paket Business (untuk perusahaan) atau Education (untuk instansi pendidikan) yang tersedia di EIKON Technology. Informasi lebih lanjut mengenai paket berlangganan Google Workspace dari EIKON Technology bisa Anda akses di sini!

Info

Cara Membuat Percakapan Terpisah di Spaces Google Chat dengan Untaian In-line

Baru-baru ini Google Chat meningkatkan jumlah anggota yang dapat Anda tambahkan ke Spaces, dari yang semula 400 menjadi 8.000. Selain itu, kini Anda dapat membuat utas in-line terpisah di mana sekelompok kecil orang dapat melanjutkan percakapan tentang topik tertentu. Anda dapat menemukan dan menavigasi ke utas yang Anda ikuti atau tempat nama Anda disebut dengan panel utas baru di sisi kanan percakapan. Indikator visual, seperti lencana untuk jumlah balasan, @mentions langsung, dan saat pesan dihapus dalam utas, akan membantu Anda tetap mengikuti aktivitas terbaru di utas mana pun. Untaian in-line Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan untaian in-line, Anda dapat membalas pesan tertentu di ruang. Ini dapat berguna dalam skenario seperti: Menjawab pertanyaan dengan balasan, tanpa mengganggu alur ruang utama. Memulai diskusi untuk topik-topik yang mungkin tidak menarik bagi semua orang. Secara default, membalas in-line akan memberi tahu pengirim asli dan mereka yang telah disebutkan atau dibalas di utas. Pengguna lain dapat mengikuti utas dengan membuka balasan in-line dan mengeklik “Follow”. Membalas pesan lama saat diskusi utama beralih ke topik lain. Hadirnya fitur in-line threading ke dalam Spaces ini diharapkan akan memudahkan pengguna untuk memindai Spaces dan mengetahui apa yang sedang terjadi. Ini juga akan membantu mengurangi kebisingan bagi banyak pengguna, karena mereka hanya akan diberi tahu untuk membalas utas yang mereka ikuti atau mereka pilih untuk diikuti. Di samping itu, Google juga melakukan peningkatan untuk menavigasi Spaces. Dengan panel navigasi utas baru, Anda dapat menelusuri semua utas di Spaces, sekaligus memfilter utas yang Anda ikuti atau di mana Anda disebutkan secara spesifik. Baca juga: Space Managers Kini Dapat Ubah Akses di Google Chat, Bagaimana Caranya? Informasi tambahan Photo Credit: Google Workspace Updates Fungsi threading in-line akan bergantung pada jenis Spaces yang Anda gunakan: Utas in-line akan tersedia di Spaces dengan aliran pesan yang tak berangkai atau “unthreaded spaces”. Spaces dengan pesan dan balasan yang dikelompokkan bersama untuk semua orang di jendela obrolan utama atau “threaded spaces” dan sekarang akan disebut sebagai “spaces organized by conversation topic“. Spaces ini tidak akan memiliki threading in-line dan tidak dapat dikonfigurasi ulang. Anda dapat mengidentifikasi jenis Spaces tempat Anda berada berdasarkan lokasi kotak penulisan. Spaces dengan threading in-line memiliki satu kotak penulisan di bagian bawah layar. Spaces yang disusun berdasarkan topik memiliki tombol (+ New topic) di bagian bawah Spaces, sedangkan setiap topik memiliki kotak penulisannya sendiri. Dimulai dengan peluncuran ini, Spaces akan menampilkan threading in-line secara default. Hingga awal tahun 2023, Anda dapat mengubahnya menjadi Spaces yang diatur berdasarkan topik percakapan dari menu pembuatan di bagian “Advanced Settings”. Setelah ruang dikonfigurasi, itu tidak dapat diubah. Mulai menggunakan threading in-line Fitur threading in-line pada Spaces ini tidak memerlukan kontrol dari administrator. End user dapat membalas pesan apa pun yang ada di Spaces dan membuat threading in-line. Anda bisa mengunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut mengenai penggunan Spaces di sini. Baca juga: Mencoba Update Baru Google Chat Versi Web: Temukan Orang Lebih Mudah! Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 17 Oktober 2022, baik untuk domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Perilisan akan membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur. Fitur baru dari Google Chat ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk yang masih berlangganan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Fitur ini pun tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces Dengan threading in-line ini Anda bisa membantu mengurangi kebisingan bagi banyak pengguna yang tidak terlibat dalam percakapan. Google Chat terus mengembangkan fitur dan kapabilitasnya untuk memudahkan pengguna dalam melakukan percakapan. Untuk penggunaan yang lebih optimal dan integrasi dengan aplikasi Google lainnya, gunakan rangkaian produktivitas Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Info

Ringkasan Percakapan Google Chat, Bantu Anda Pantau Pesan di Spaces

 Pada bulan Mei 2022 lalu, Google telah mengumumkan rencana peluncuran ringkasan percakapan Google Chat versi web. Sebagai update dari kabar tersebut, pada tanggal 19 Oktober 2022 kemarin, Google menyediakan ringkasan percakapan di Chat yang memungkinkan Anda untuk mengikuti percakapan dari pesan yang belum terbaca sekaligus melakukan navigasi ke utas yang paling relevan. Tentang Spaces di Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Google Chat telah menghadirkan kapabilitas yang akan membantu Anda tetap terhubung dengan rekan kerja. Kapabilitas tersebut bernama Spaces. Lewat Spaces, Anda dapat berbagi file, menetapkan tugas, dan tetap terhubung. Selain itu, Google Chat juga menyediakan Group conversation yang memungkinkan Anda untuk melakukan percakapan dengan grup, misalnya untuk mendiskusikan hasil rapat. Baik Spaces maupun Group conversation dapat digunakan untuk berkomunikasi dengan satu atau beberapa orang sekaligus yang masih ada dalam satu lingkup kerja. Baca juga: Fitur Pencegahan Data Google Chat Sekarang Tersedia dalam Versi Open Beta Ringkasan percakapan Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Saat bekerja, Anda pasti pernah mengalami yang namanya berpindah dari rapat virtual, membuka dan membalas email, hingga tergabung dalam percakapan. Dengan Google Workspace, semua kegiatan tersebut dapat dilakukan dalam satu ekosistem, bahkan satu aplikasi. Namun terkadang perpindahan tersebut bisa membuat Anda merasa kebingungan atau tertinggal. Untuk membantu Anda dalam menyelesaikan permasalahan tersebut, Google Chat menghadirkan ringkasan percakapan. Melalui ringkasan percakapan ini Anda dapat dengan mudah memahami percakapan yang sudah lewat dan mengikuti percakapan terbaru. Mulai menggunakan fitur Untuk mendapatkan fitur ringkasan di Google Chat ini tidak diperlukan pengaturan dari administrator domain kerja Anda. Fitur ini akan tersedia secara otomatis di akun tiap pengguna. Penting untuk diingat, fitur ringkasan ini akan aktif secara default. Anda bisa menonaktifkannya melalui menu Conversation Summary dengan langkah-langkah sebagai berikut. Baca juga: Kapabilitas Data Loss Prevention Google Chat Kini Tersedia untuk Umum Untuk mengaktifkan & menonaktifkan ringkasan percakapan di Google Chat Di komputer Anda, buka Google Chat. Klik Settings > Conversation summary. Centang atau hapus centang pada kotak di samping “Show summaries in spaces that have many unread messages”. Untuk mengaktifkan & menonaktifkan ringkasan percakapan di Gmail Di komputer Anda, buka Gmail. Klik Settings > See all settings > Chat and Meet. Klik Manage chat settings > Conversation summary. Centang atau hapus centang pada kotak di samping “Show summaries in spaces that have many unread messages”. Ketersediaan fitur Ringkasan Chat dirilis untuk domain rilis cepat mulai tanggal 19 Oktober 2022 (kemungkinan membutuhkan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) dan domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 2 November 2022 (kemungkinan membutuhkan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Keduanya dirilis dalam format extended rollout. Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, Education Standard, the Teaching and Learning Upgrade, Frontline, dan Nonprofits. Namun masih belum tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Education Fundamentals, serta G Suite Basic dan G Suite Business yang merupakan rangkaian produktivitas pendahulu Google Workspace. Fitur ini juga belum tersedia untuk pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Google Chat Update: Lebih Banyak Opsi Bahasa di Smart Replies Fitur ringkasan di Google Chat ini memastikan Anda untuk bisa tetap terhubung dengan diskusi dan percakapan yang sudah lewat. Kapabilitas ini akan lebih optimal dengan integrasi aplikasi yang ditawarkan oleh ekosistem produktivitas Google Workspace. EIKON Technology menghadirkan rangkaian produktivitas Google Workspace yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Info

Cara Menggunakan Google Slide di Meet, Ternyata Mudah!

Bagaimana cara menggunakan Google Slide saat melakukan rapat virtual melalui Meet? Saat sedang melakukan rapat virtual, Anda mungkin perlu menampilkan file atau dokumen sebagai data penunjang. Akan sangat memakan waktu jika Anda harus berpindah-pindah aplikasi untuk menampilkan file tersebut dalam rapat virtual. Sebagai solusi, Google Meet versi web menghadirkan sebuah kapabilitas baru. Melalui kapabilitas baru ini Anda bisa langsung menampilkan file Google Slide di Meet tanpa harus berpindah aplikasi atau bahkan berpindah tab. Untuk mengetahui cara menggunakan Google Slide di Meet secara seamless, mari simak ulasan berikut ini. Integrasi aplikasi Google Workspace Untuk mendukung produktivitas penggunanya, Google Workspace terus menghadirkan kapabilitas baru dan peningkatan fitur. Hal ini bahkan tidak hanya berlaku untuk satu-dua aplikasi saja, tapi keseluruhan aplikasi yang ada dalam jaringan Workspace. Itu artinya, integrasi antar aplikasi selalu menjadi komitmen Workspace bagi para penggunanya. Baca juga: Inovasi Google Workspace untuk Bantu Optimalkan Ekosistem Kerja Hybrid Anda Cara menggunakan Google Slide di Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Banyak pengguna Google Meet yang membagikan konten di layar mereka selama rapat. Di waktu yang bersamaan, mereka juga harus tetap menjaga interaksi dengan para peserta rapat lainnya. Sekarang Anda dapat mengontrol Slide dan berinteraksi dengan audiens di satu layar dengan menampilkan Slide dari Meet. Pengalaman yang diperbarui ini dapat membantu Anda melakukan presentasi dengan lebih percaya diri dan pada akhirnya membuat interaksi digital terasa lebih nyata, sama seperti saat Anda bersama secara fisik. Dengan kata lain, fitur baru ini akan memupuk kolaborasi aktif dengan memungkinkan Anda melihat dan mengontrol konten, sekaligus tetap berinteraksi dengan peserta rapat lainnya di satu tempat. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Cara menggunakan Google Slide di Meet ini tidak memerlukan pengaturan dari administrator sama sekali. End user bisa langsung menggunakannya setelah perilisan fitur. Untuk mulai menampilkan Slide di rapat virtual Meet, masuk ke menu “Present a Tab’ in Meet” > pilih presentasi Google Slide yang ingin ditampilkan. Presentasi Slide ini dapat Anda atur melalui fitur kontrol yang ada di bagian sudut bawah presentasi. Google Meet telah menyusun sebuah halaman khusus mengenai cara menggunakan Google Slide di Meet dan dapat Anda akses di sini. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Ketersediaan fitur Fitur baru yang mengintegrasikan Google Slide dengan Google Meet ini dirilis melalui domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Google menerapkan extended rollout yang dimulai pada tanggal 20 Oktober 2022 (kemungkinan akan menghabiskan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Education Standard, Enterprise Plus, Education Plus, the Teaching and Learning Upgrade, serta Nonprofits. Namun untuk saat ini, fitur belum tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Fundamentals, Frontline, dan juga pelanggan G Suite Basic serta G Suite Business lama (rangkaian produktivitas pendahulu Google Workspace). Fitur juga tidak tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi.  Baca juga: Laporan Work Insights Untuk Google Chat Dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Demikian ulasan mengenai cara menggunakan Google Slide di rapat virtual melalui Meet. Integrasi akan lebih optimal jika Anda menerapkan ekosistem Google Workspace di tempat kerja Anda. Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Kami juga menawarkan implementasi solusi yang menyeluruh hingga Anda dapat memanfaatkannya tanpa hambatan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai solusi Google Workspace dari EIKON Technology, hubungi kami di sini!

Google Workspace

Mencari Aplikasi di Google Workspace Marketplace Kini Makin Mudah dengan Filter Pencarian

 Pada tahun 2010 lalu, Google meluncurkan Google Apps Marketplace, sebuah platform online yang menyediakan aplikasi web gratis dan berbayar. Dalam perkembangannya, platform tersebut kemudian berubah menjadi G Suite Marketplace dan selanjutnya, Google Workspace Marketplace. Meski mengalami perubahan nama, fungsinya tetap sama, yakni untuk menyediakan aplikasi web gratis dan berbayar yang dapat digunakan pada Workspace maupun aplikasi pihak ketiga. Pada tanggal 20 Oktober 2022 lalu, Google Workspace Marketplace meluncurkan filter penelusuran baru. Fitur baru ini akan membantu Anda untuk menemukan aplikasi yang diinginkan dengan cepat. Bahkan filter baru ini memungkinkan Anda melakukan pencarian menurut kategori, harga, hingga peringkat aplikasi. Mari simak cara kerjanya berikut ini. Mengenal fitur penelusuran Google Workspace Marketplace Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru dari Google Workspace Marketplace ini hadir untuk memudahkan pengguna melakukan pencarian aplikasi yang relevan. Caranya dengan menyediakan beberapa filter penelusuran, seperti pencarian menurut kategori, harga, peringkat, hingga status aplikasi, untuk pribadi atau untuk perusahaan. Filter ini juga dapat digunakan untuk menyaring apakah aplikasi yang Anda cari berfungsi dengan aplikasi lain atau tidak. Baca juga: Inovasi Google Workspace untuk Bantu Optimalkan Ekosistem Kerja Hybrid Anda Mulai menggunakan fitur penelusuran Photo Credit: diana.grytsku (Freepik) Untuk menggunakan fitur ini, bisa dimulai dengan mengunduh aplikasi Google Workspace Marketplace terlebih dahulu. Pengunduhan aplikasi ini di domain kerja Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut. Instal aplikasi untuk pengguna di domain kerja Anda Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace Marketplace apps > Apps list. Klik “Add app to Admin Install list”. Jelajahi Google Workspace Marketplace dan klik aplikasi yang ingin Anda unduh. Klik Admin install > Continue. Tinjau persyaratan akses data (Anda mungkin perlu menggulir layar untuk melihat daftar lengkap), persyaratan, dan kebijakan. Setelah itu, klik Allow. Catatan: Berikan akses data hanya jika Anda memercayai aplikasi dan vendornya. Memberikan akses ke aplikasi berbahaya dapat membahayakan data domain Anda. Untuk informasi tentang cara aplikasi mengakses data Anda, silakan klik di sini. Pilih tujuan instalasi aplikasi: Untuk menginstal aplikasi bagi semua orang di perusahaan Anda, pilih “Everyone at your organization”. Untuk menginstal aplikasi hanya untuk pengguna tertentu, pilih “Certain groups or organizational units” > Next. Kemudian pilih unit organisasi dan grup tempat Anda ingin menginstal aplikasi. Klik Finisih. Perubahan dapat memerlukan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Instal aplikasi di akun admin Anda Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace Marketplace apps > Apps list. Klik Add app to Admin Install list. Jelajahi Google Workspace Marketplace dan klik aplikasi yang ingin Anda instal. Klik Individual install > Continue. Masuk dengan akun admin Anda. Tinjau persyaratan akses data (Anda mungkin perlu menggulir layar untuk melihat daftar lengkap), persyaratan, dan kebijakan, lalu klik Allow. Catatan: Berikan akses data hanya jika Anda memercayai aplikasi dan vendornya. Memberikan akses ke aplikasi berbahaya dapat membahayakan data domain Anda. Untuk informasi tentang cara aplikasi mengakses data Anda, silakan klik di sini. Klik Done. Perubahan dapat memerlukan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Baca juga: Cara Mengembangkan Add-Ons Workspace Melalui Google Apps Script Ketersediaan fitur Fitur baru Google Workspace Marketplace ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 20 Oktober 2022 (mungkin memerlukan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk ketersediaan fitur). Fitur tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, dan Nonprofits, termasuk untuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Tersedia juga untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Namun fitur ini belum tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Essentials, Enterprise Essentials, dan juga Frontline. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Google Workspace Marketplace menyediakan beberapa pilihan aplikasi web gratis dan berbayar yang bisa Anda gunakan dalam ekosistem Workspace maupun dengan aplikasi pihak ketiga. Untuk mengoptimalkan manfaat platform ini, Anda bisa berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami menyediakan implementasi yang menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Upgrade Penelusuran Google Chat dan Gmail, Kini Dilengkapi dengan Saran Pencarian

Untuk membantu Anda menemukan saran dan hasil penelusuran yang lebih akurat, Google memperkenalkan fitur baru di Google Chat dan Gmail. Pembaruan ini berlaku untuk versi web maupun versi seluler. Seperti apa cara kerja fitur baru ini? Upgrade penelusuran Google Chat dan Gmail Untuk memudahkan Anda dalam mencari item yang ada di Google Chat dan Gmail, tersedia fitur penelusuran berupa search box. Namun sayangnya fitur tersebut sering kali tidak menampilkan hasil penelusuran yang kurang akurat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Google meluncurkan upgrade dengan menghadirkan 3 fitur berupa: Search suggestions: Saran kueri penelusuran berdasarkan riwayat penelusuran sebelumnya kini akan muncul saat Anda mengetik di search box Google Chat. Ini akan membantu Anda dengan cepat mengingat pesan penting, file, dan lainnya di ponsel.  Photo Credit: Google Workspace Updates Gmail labels: Anda kini dapat menelusuri pesan di bawah label Gmail tertentu di aplikasi untuk menampilkan hasil hanya dalam label tersebut. Anda juga dapat menggunakan chip penelusuran di bilah penelusuran Gmail untuk mempersempit penelusuran label. Photo Credit: Google Workspace Updates Related results: Untuk kueri penelusuran Gmail yang tidak memberikan hasil, hasil terkait akan ditampilkan untuk meningkatkan pengalaman penelusuran secara keseluruhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Mengenal beberapa filter penelusuran Gmail Sebelumnya Google telah menyediakan beberapa filter yang akan memudahkan penelusuran Anda di Gmail, di antaranya: Label: Telusuri apa pun di dalam label tertentu yang Anda buat. From: Cari apa pun yang dikirim dari alamat email tertentu. To: Telusuri apa pun yang Anda kirim ke alamat email tertentu. Attachment: Telusuri apa pun yang menyertakan lampiran atau memiliki jenis lampiran tertentu seperti Google Docs, Google Spreadsheet, atau PDF. Date: Cari apa pun yang dikirim dari rentang tanggal tertentu atau tanggal tertentu. Unread: Cari apa pun yang saat ini ditandai sebagai “unread“. Exclude calendar updates: Telusuri apa pun yang bukan pembaruan Google Kalender. Baca juga: Kapabilitas Data Loss Prevention Google Chat Kini Tersedia untuk Umum Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur baru Google Chat dan Gmail ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator. Anda bisa langsung menggunakan dan mendapat saran penelusuran sesuai kebutuhan. Google juga telah menyediakan dokumentasi khusus seputar penggunaan fitur baru ini. Untuk pencarian di Gmail Anda bisa klik di sini dan untuk pencarian di Google Chat tersedia di sini. Baca juga: Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces Ketersediaan fitur Ketiga fitur pendukung pencarian Google Chat dan Gmail ini memiliki jadwal perilisan yang berbeda-beda. Berikut rinciannya: Search suggestions: Untuk perangkat Android tersedia mulai tanggal 20 Oktober 2022. Sementara untuk perangkat iOS tersedia mulai akhir Oktober 2022. Gmail labels: Fitur ini telah tersedia untuk perangkat Android dan iOS mulai dari tanggal 20 Oktober 2022. Related results: Fitur ini tersedia untuk Google Chat dan Gmail versi web mulai tanggal 20 Oktober 2022. Seluruh fitur yang disebutkan tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace paket apa pun, termasuk untuk Anda yang masih berlangganan G Suite Basic dan G Suite Business versi lama. Ketiga fitur pendukung penelusuran ini juga tersedia untuk pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Google Chat Update: Lebih Banyak Opsi Bahasa di Smart Replies Dengan hadirnya peningkatan fitur penelusuran pada Google Chat dan Gmail ini, Anda bisa mendapatkan hasil pencarian yang akurat tanpa memerlukan waktu lama. Fitur ini juga sudah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace. Belum berlangganan Workspace? Tingkatkan produktivitas lingkungan kerja Anda dengan Workspace yang tersedia di EIKON Technology, partner resmi Google. Untuk informasi mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Menggunakan SIP Link untuk Menautkan Nomor Telepon Lokal ke Google Voice

Google Voice merupakan sebuah telepon yang memberikan nomor telepon Amerika Serikat kepada pengguna Google Account di Amerika Serikat serta pelanggan Google Workspace dari wilayah tertentu (Kanada, Denmark, Prancis, Belanda, Portugal, Spanyol, Swedia, Swiss, dan Inggris). Per Oktober 2022, administrator yang mengelola Google Voice Standard dan Premier dapat menghubungkan trunk Session Initiation Protocol (SIP) dengan Voice. Hal ini memungkinkan nomor telepon (layanan PSTN) dari operator lokal digunakan untuk Google Voice melalui serangkaian Session Border Controllers (SBCs) bersertifikat yang aman, seperti Audiocodes, Cisco, Oracle, dan Ribbon. SIP Link ini akan memudahkan Anda untuk memanfaatkan kemampuan Voice. SIP Link dan Google Voice Photo Credit: Google Workspace Updates Per Oktober 2022, Google Voice Standard dan Premier dapat ditautkan ke trunk Session Initiation Protocol (SIP) menggunakan SIP Link. Itu artinya, pengguna bisa menambahkan nomor telepon dari operator lokal ke Google Voice. Namun penting untuk diketahui, penambahan ini hanya dapat dilakukan melalui serangkaian Session Border Controllers (SBCs) bersertifikat yang aman, seperti Audiocodes, Cisco, Oracle, dan Ribbon. Fitur SIP Link ini sudah tersedia di Google Voice, baik itu untuk pengguna lama maupun pengguna baru (tentunya yang masuk dalam area layanan Voice). Dukungan untuk area lain akan hadir pada bulan-bulan selanjutnya. Google akan terus memberikan update melalui Workspace Updates Blog. Baca juga: Text-To-Speech API Google Cloud Kini Mendukung Custom Voice Kegunaan fitur Photo Credit: Freepik SIP Link menyediakan opsi yang fleksibel, menyesuaikan pada kebutuhan perusahaan Anda. Selain menggunakan SIP Link untuk terhubung dengan Voice, Anda juga dapat: Melakukan konfigurasi terhadap beberapa opsi penerapan, termasuk mengelola manajemen infrastruktur SBC milik perusahaan, outsourcing ke operator, atau penyedia pihak ketiga. Melakukan konfigurasi SBC untuk interoperabilitas antara Google Voice dan infrastruktur kontrol panggilan milik pelanggan. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Mulai menggunakan fitur Bagi administrator, setelah Anda melakukan konfigurasi trunk SIP dan mengunggah nomor telepon baru, Anda bisa langsung menetapkannya ke pengguna, telepon kantor, mesin penjawab otomatis, dan bahkan ring groups Anda. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai persyaratan SIP Link, Anda bisa mengunjungi halaman Help Center Google Workspace berikut. Fitur baru ini hanya memerlukan konfigurasi yang akan dilakukan oleh administrator. Itu berarti, end-user tidak perlu melakukan pengaturan apa pun sebelum menggunakan fitur. Ketersediaan fitur Photo Credit: benzoix (Freepik) Fitur SIP Link pada Google Voice ini hadir untuk domain rilis cepat sekaligus domain rilis terjadwal dengan format peluncuran yang diperpanjang (extended rollout. Prosesnya dimulai sejak tanggal 17 Oktober 2022 (dan kemungkinan besar akan membutuhkan waktu lebih dari 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur baru ini tersedia bagi seluruh pengguna Google Voice Standard dan mereka yang memiliki lisensi Google Voice Premier. Baca juga: Membuat Aplikasi yang Lebih Cerdas dengan Document AI, Workflows, dan Cloud Fuctions Hadirnya fitur baru Google Voice ini diumumkan pada gelaran Google Cloud Next ’22 pada tanggal 11-13 Oktober lalu. Selain untuk menjawab kebutuhan pengguna, fitur SIP Link ini sekaligus membuktikan komitmen Google Workspace untuk mewujudkan ekosistem produktivitas kolaboratif yang seamless dan praktis. Tertarik untuk menggunakan solusi produktivitas kolaboratif dari Google Workspace? Meski layanan Google Voice masih belum tersedia di Indonesia, Anda masih bisa tetap menikmati berbagai layanan dan aplikasi lainnya seperti Google Docs, Sheets, dan Slides, tentunya dengan kapabilitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan atau instansi Anda. Untuk implementasi Workspace di tempat kerja Anda, EIKON Technology adalah solusinya. Kami menyediakan solusi implementasi menyeluruh, resmi, dan bergaransi. Untuk mulai konsultasi penerapan, hubungi kami di sini!

Google sheets, Google Workspace

Interaksi File Lebih Mudah di GSheets dengan Fitur Smart Chips, Apa Itu?

Pada tahun 2021 lalu, Google mengumumkan kapabilitas untuk menyisipkan smart chips untuk file Google Docs. Kapabilitas smart chips sendiri merupakan perpanjangan dari smart canvas, sebuah fitur yang akan memudahkan pengguna melakukan kolaborasi langsung dari file. Kini, kapabilitas tersebut hadir di GSheets yang merupakan spreadsheet berbasis cloud dari Google. Bagaimana cara menggunakan kapabilitas baru ini? Smart chips di GSheets Photo Credit: Google Workspace Updates Smart canvas merupakan bagian dari rencana pengembangan Google Workspace untuk menghadirkan solusi produktivitas masa depan. Fitur ini menghadirkan pengalaman baru yang akan memudahkan pengguna untuk tetap terhubung, memfokuskan waktu dan perhatian mereka, serta mengubah ide mereka menjadi sebuah dampak nyata. Pada tahun 2022 ini, Google Workspace telah secara konsisten menghadirkan fitur dan fungsi baru di Google Docs, Sheets, dan Slides untuk mengimplementasikan rencana tersebut. Fitur-fitur baru tersebut diharapkan dapat menciptakan pengalaman yang lebih fleksibel, interaktif dan certas, serta mampu meningkatkan konten dan koneksi yang mendorong kolaborasi di seluruh ekosistem Google Workspace. Pada bulan Oktober 2022 ini, fitur smart chips telah hadir di GSheet. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Mulai menggunakan smart chips Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menggunakan fitur smart chips di GSheets ini, tidak diperlukan pengaturan tambahan dari administrator. Itu artinya, end-user bisa langsung menggunakan fitur di file mereka. Untuk menyisipkan sebuah smart chip di sel Sheets, Anda bisa mengikuti salah satu atau semua metode berikut ini: Ketik “@” diikuti dengan nama file atau kata kunci langsung di sel. Arahkan ke Insert > Smart Chips > File chip. Tempel tautan Google Drive langsung di sel, arahkan kursor ke pratinjau, klik kanan, dan pilih “Convert to file chip“. Anda juga bisa mengunjungi halaman Help Center dari Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memasukkan smart chips di Google Sheets. Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Ketersediaan fitur Fitur smart chips ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 11 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas seluruh fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 25 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas seluruh fitur). Smart chips di Google Sheets tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih berlangganan G Suite Basic dan G Suite Business. Fitur baru ini pun tersedia untuk pengguna Google Account pribadi. Baca juga: Membuat Aplikasi Manajemen Inventaris dari Google Sheets dengan AppSheet Smart chips yang hadir di GSheets akan memudahkan Anda dalam menyisipkan konten pendukung dari file yang sedang disusun. Selain itu, fitur ini juga membuat kolaborasi kerja menjadi lebih praktis. Anda cukup menambahkan chips untuk melibatkan orang lain dalam proyek pembuatan file. Selain itu, kini Anda pun bisa langsung join Google Meet melalui Sheets. GSheets dan berbagai aplikasi lain yang dihadirkan Google akan bekerja optimal pada skala besar jika Anda berlangganan Google Workspace. EIKON Technology menghadirkan paket berlangganan Workspace for Education untuk instansi pendidikan, serta Workspace for Business untuk perusahaan. Sebagai authorized reseller Google, EIKON Technology menyediakan produk resmi dan berlisensi. Kami juga menyediakan solusi implementasi yang komprehensif dan minim risiko. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Scroll to Top