EIKON Technology

Google Workspace

Google form, Google Workspace

Cara Menerapkan Rich Text Format pada Google Forms

Rich Text Format atau RTF merupakan format penulisan universal yang digunakan pengolah kata. Format ini diciptakan oleh Microsoft Corporation mulai dari tahun 1987 hingga 2007 untuk pertukaran dokumen lintas platform dengan produk Microsoft. Artinya, dengan RTF ini, teks akan tetap terbaca meski tidak dibuka melalui aplikasi Microsoft Word. Sama seperti namanya, RTF “memperkaya” tampilan teks. RTF membuat teks dapat dipertebal, diberi garis bawah, hingga disematkan tautan untuk menuju halaman atau dokumen lain.  Nah, Rich Format Text kini hadir di Google Forms agar tampilan formulir Anda lebih mudah terbaca. Bagaimana cara mengaktifkan pemformatan tersebut? Rich Text Format pada Google Forms Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, update Google Forms menghadirkan lebih banyak pilihan font. Selain opsi baru untuk menata font tersebut, Rich Text Formatting kini tersedia di Google Forms, memungkinkan Anda untuk menyesuaikan dan menambahkan penekanan pada formulir yang sedang dibuat. Fitur ini memungkinkan Anda untuk dapat menggunakan huruf tebal (bold), garis bawah (underline), miring (italic), hyperlink, serta daftar dalam judul, judul pertanyaan, dan deskripsi. Baca juga: Update Google Forms: Kini Tersedia Lebih Banyak Pilihan Font Cara menerapkan Rich Text Form di Google Forms Dengan fitur baru ini Anda dapat menambahkan tautan, daftar bernomor (numbered lists), dan daftar berpoin (bulleted lists) ke teks di formulir. Selain itu, kini Anda juga dapat menebalkan, memiringkan, dan menggarisbawahi teks dalam formulir. Namun penting untuk diingat, Anda hanya dapat memformat teks pada bagian judul, pertanyaan, dan deskripsi. Anda tidak dapat memformat opsi jawaban. Berikut beberapa cara untuk menerapkan Rich Text Format di Google Forms: Menebalkan, miringkan, atau garis bawahi teks Di komputer Anda, buka formulir yang ingin diformat di Google Forms. Klik item yang ingin Anda edit. Pilih teks yang ingin Anda ubah. Memformat teks bisa dilakukan dengan cara berikut Untuk menebalkan: Klik Tebal . Untuk mencetak miring: Klik Miring . Untuk menggarisbawahi: Klik Garis Bawah . Menambahkan daftar bernomor atau berpoin Di komputer Anda, buka formulir di Google Forms. Klik bagian deskripsi yang ingin diberi tambahan daftar. Pilih daftar: Untuk menambahkan daftar bernomor: Klik Numbered list . Untuk menambahkan daftar berpoin: Klik Bulleted list . Jika Anda tidak dapat menemukan opsi tersebut, klik More dan pilih opsi Description. Baca juga: Mengenal Data Loss Prevention (DLP), Kebijakan untuk Melindungi Data Sensitif di Google Forms Ketersediaan fitur Photo Credit: karlyukav (Freepik) Rich Text Format ini tidak memerlukan kontrol dari administrator. Sedangkan bagi end user yang ingin mengakses Rich Text Format, klik opsi create a Form > add or edit text > dan pilih format yang ingin Anda terapkan pada teks. Fitur ini dirilis pada tanggal 28 Juni 2022 melalui domain rilis cepat (dengan peluncuran bertahap hingga 15 untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur juga dirilis melalui domain rilis terjadwal pada tanggal 19 Juli 2022 (dengan peluncuran penuh, 1-3 untuk visibilitas keseluruhan fitur). Pemformatan baru ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk untuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic dan G Suite Business. RTF di Google Forms juga tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Baca juga: Cara Mudah Membuat Google Forms dengan Baik Dengan hadirnya Rich Text Format di Google Forms, Anda memiliki lebih banyak keleluasaan untuk memberi penekanan pada teks. Terlebih kini integrasi antar aplikasi Google pun menjadi lebih mudah dan praktis melalui Google Workspace. Menariknya lagi, Google Workspace juga bisa diatur untuk penggunaan skala besar seperti untuk perusahaan atau institusi pendidikan. Mulai ciptakan ekosistem kerja yang lebih kolaboratif dengan Workspace. Bingung memilih mana edisi Workspace yang harus dipilih? EIKON Technology menyediakan paket Google Workspace yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC

Google Meet PC hingga kini masih menjadi aplikasi andalan untuk melakukan virtual meeting. Entah itu meeting kerja, memberikan webinar, atau sekadar menghubungi teman-teman yang lama tak bersua, semua bisa dilakukan dengan mudah lewat Meet via PC. Dibandingkan dengan versi aplikasi handphone memang versi PC menawarkan lebih banyak fitur. Anda bahkan tidak perlu mengunduh aplikasi khusus untuk bisa mulai berkomunikasi via Google Meet PC. Kini, melakukan virtual meeting bahkan bisa dimulai dengan cepat dan efisien dengan integrasi terbaru antara Google Meet dengan Google Calendar. Apa kelebihan yang ditawarkan? Daftar Tamu Google Meet PC Photo Credit: Google Workspace Updates Di Google Meet PC, kini Anda dapat melihat peserta yang diundang ke meeting, tetapi belum bergabung ke panggilan. Para peserta ini sekarang dapat ditemukan di bawah tab berjudul “Also invited”. Selain itu, Anda juga dapat melihat status RSVP (konfirmasi kehadiran) semua orang di undangan, termasuk peserta “opsional” dan catatan RSVP tambahan. Fitur Daftar Tamu atau Guest List ini sendiri merupakan integrasi antara Google Meet dengan Google Calendar. Itu artinya, setiap peserta yang telah menandai konfirmasi kehadiran melalui event di Calendar, secara otomatis akan masuk ke Daftar Tamu Google Meet. Bagi penyelenggara, hal ini tentu akan lebih memudahkan pengelolaan peserta, terutama sebelum acara berlangsung. Baca juga: Fitur De-Reverberation Kini Tersedia di Google Meet PC dan Aplikasi Pop-up konfirmasi Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru ini juga dilengkapi dengan pop-up notifikasi yang akan memastikan kehadiran peserta. Jika kemudian terdapat peserta yang sudah menyatakan kehadiran tapi belum muncul di meeting, sistem secara otomatis akan menampilkan informasi kontak mereka. Dari situ, Anda dapat menghubungi pengguna tersebut melalui Chat untuk mengonfirmasi apakah mereka akan bergabung langsung dari Meet, sehingga tidak perlu membuka tab tambahan atau berangkat dari aplikasi Google lainnya. Hadirnya fitur ini diharapkan dapat memudahkan pengguna memulai rapat secara efisien dengan memastikan siapa yang belum bergabung lebih cepat dan mengirimkan pesan melalui Chat langsung dari Meet. Semuanya bisa dilakukan tanpa harus berpindah-pindah aplikasi. Mulai menggunakan fitur Fitur baru di Google Meet PC ini tidak memerlukan pengaturan konfigurasi dari administrator. Sedangkan bagi end user dari edisi Google Workspace yang memenuhi syarat, fitur ini akan tersedia secara default untuk panggilan Meet dengan event dari Calendar. Baca juga: Picture-In-Picture dan Multi-Pinning Kini Tersedia untuk Google Meet di Chrome Ketersediaan fitur Kapan fitur baru Google Meet PC ini rilis? Fitur ini hadir mulai tanggal 29 Juni 2022, baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Rollout yang diperpanjang akan berjalan kemungkinan lebih dari 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur. Lalu, untuk edisi Google Workspace mana saja fitur memulai meeting ini tersedia? Fitur tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Standard, Enterprise Plus, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Education Fundamentals, Education Standard, the Teaching & Learning Upgrade, Education Plus, pelanggan Non profit, serta G Suite Basic dan G Suite Business. Perlu diingat, fitur integrasi Google Meet dengan Calendar ini tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Essentials, Enterprise Essentials, dan Individual. Serta user Google Accounts pribadi.  Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Google Meet PC hingga sekarang masih menjadi aplikasi andalan untuk melakukan virtual meeting dan video call, terutama untuk panggilan dalam skala besar. Selain fitur baru yang menghubungkan Meet dengan Calendar, Google juga menghadirkan beragam integrasi menarik untuk memudahkan pekerjaan Anda melalui Google Workspace. Dapatkan Google Workspace for Business untuk mendukung produktivitas kerja Anda dalam skala besar hanya di EIKON Technology. Sebagai authorized reseller Google untuk Indonesia, EIKON Technology menyediakan produk-produk Google resmi beserta layanan konsultasi untuk pemasangan. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, klik di sini.

Google Workspace

Proteksi Baru terhadap Perubahan Konfigurasi Google Workspace, Seperti Apa?

Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan mengamati perubahan yang terjadi pada konfigurasi sistem kerja Anda. Jika konfigurasi berubah tanpa sepengetahuan Anda, bukan tidak mungkin sistem telah disusupi oleh pihak yang memiliki maksud buruk. Untuk itulah Google Workspace meluncurkan sistem proteksi baru melalui notifikasi mereka. Seperti apa? Notifikasi perubahan konfigurasi sensitif Setelah update terbaru di akhir bulan Juni 2022 lalu, melalui Alert Center, administrator akan diberi tahu tentang perubahan penting dan sensitif pada konfigurasi Google Workspace mereka. Secara khusus, Alert Center akan mengeluarkan peringatan saat salah satu peristiwa berikut muncul pada log audit Anda: Perubahan pada administrator utama (primary admin). Penambahan profil SSO baru (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah ditambahkan dan diaktifkan untuk perusahaan Anda). Pembaruan profil SSO (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah diperbarui untuk perusahaan Anda). Penghapusan profil SSO (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah dihapus untuk perusahaan Anda). Reset sandi untuk super admin (ketika sandi disetel ulang untuk akun super admin). Di samping itu, Google Workspace juga berencana memperkenalkan peringatan untuk tindakan berisiko tinggi dari waktu ke waktu. Pembaruan akan otomatis muncul setelah pengujian selesai. Photo Credit: Google Workspace Updates Mengapa notifikasi ini penting? Photo Credit: Google Workspace Updates Proteksi keamanan melalui notifikasi ini memang hanya bisa dilihat oleh administrator. Hanya saja, dampaknya akan terasa oleh seluruh pihak yang ada dalam lingkungan kerja Google Workspace. Sebab, peringatan cerdas tambahan ini akan memantau dengan cermat beberapa tindakan sensitif, sehingga memudahkan admin untuk tetap mengetahui perubahan berisiko tinggi pada lingkungan mereka dan kemungkinan tindakan jahat yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Untuk setiap peringatan, admin dan super admin akan menerima notifikasi email dengan informasi penting terkait hal tersebut. Setelah peringatan diterima, admin dapat menggunakan alat investigasi keamanan untuk menyelidiki insiden lebih lanjut. Baca juga: Meningkatkan Efisiensi Pengembangan Software dengan Google Workspace Ketersediaan fitur Fitur ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Domain untuk rilis cepat dan rilis terjadwal sama, yaitu melalui peluncuran bertahap mulai 28 Juni 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Perlu diingat, fitur ini hanya tersedia untuk administrator. Bagi admin dan super admin, fitur peringatan serta pemberitahuan email ini akan aktif secara default dan tidak dapat dinonaktifkan. Untuk melakukan pengaturan mengenai siapa yang akan menerima email peringatan, Anda bisa melihat poin selanjutnya. Sementara itu, Google Workspace juga telah menyediakan halaman Help Center khusus yang dapat diakses jika Anda memerlukan detail lebih lanjut. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses Cara mengatur email notifikasi Untuk mengatur siapa saja yang mendapat email notifikasi, administrator bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Masuk ke konsol Google Admin. Di halaman beranda konsol Admin, buka Rules. Halaman Rules mencantumkan aturan untuk peristiwa keamanan yang dapat dilacak seperti login yang mencurigakan, perangkat yang disusupi, sandi yang bocor, atau pengguna yang baru ditambahkan. Untuk beberapa peristiwa ini, Anda dapat mengaktifkan notifikasi (akan muncul di Alert Center). Semuanya dapat  diatur untuk memunculkan notifikasi email. Klik sebuah rule untuk membuka halaman Rule details. Klik panel Actions. Jika terdapat opsi Alerts, pastikan peringatan dihidupkan dan pilih tingkat keparahan default. Jika Anda menonaktifkan peringatan, pemberitahuan email tidak akan dikirim. Pada opsi Send email notifications, Anda memiliki opsi untuk memilih All super administrators serta mengklik Add email recipients untuk menambahkan beberapa penerima dari daftar pengguna di domain Anda. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual Dengan adanya pembaruan ini, administrator akan langsung mengetahui jika terdapat perubahan konfigurasi pada ekosistem kerja Google Workspace perusahaan Anda, terutama jika konfigurasi tersebut bersifat sensitif. Hal ini tentu saja akan memudahkan pelacakan tindak kejahatan yang menyusup ke dalam sistem. Selain menawarkan berbagai kemudahan, Google Workspace juga terus meningkatkan keamanan. Jadi Anda dan tim pun dapat bekerja dengan nyaman serta aman. Fitur keamanan ini membuat Anda tertarik untuk mulai mengadopsi lingkungan kerja Google Workspace? Paket Google Workspace for Business telah tersedia di EIKON Technology. Di EIKON Technology, Anda akan mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari perencanaan hingga pemasangan sistem. Untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini.

Google Meet, Google Workspace

Tampilan Email Undangan Google Calendar Berubah, Jadi Seperti Apa?

Salah satu kapabilitas yang dimiliki GCal atau Google Calendar adalah mengirimkan undangan event langsung ke email peserta. Menariknya lagi, peserta juga akan mendapat notifikasi mendekati datangnya event. Dengan begitu, peserta pun tidak akan melewatkan jadwal untuk mengikuti event yang sudah tercatat dalam GCal. Dalam update Google Calendar yang muncul pada tanggal 13 Juni 2022 lalu, terdapat pemberitahuan bahwa tampilan layout email yang dikirim GCal akan berubah. Seperti apa? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut ini. Perubahan tampilan layout email dari Google Calendar Update ini memperbarui tata letak email yang dikirim oleh Google Calendar. Perubahannya terletak pada bagian detail acara yang sudah tersimpan di aplikasi. Dengan membuat detail acara utama lebih mudah diakses dan berguna, pembaruan ini memungkinkan Anda menemukan dan menindaklanjuti informasi terpenting acara dengan cepat. Selain itu, ketika Anda menerima email yang memberi tahu tentang modifikasi suatu acara, seperti waktu atau perubahan lokasi, maka informasi lama dan informasi yang diperbarui akan ditampilkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan tampilan baru ini? Untuk menikmati tampilan baru ini Anda tidak perlu melakukan pengaturan tambahan. Sebab, ini merupakan layout baru email dari GCal yang efektif per 13 Juni 2022. Email yang Anda dapat mungkin masih menggunakan tampilan lama, karena update ini sendiri dilakukan berangsur-angsur. Begitu juga untuk administrator Google Workspace. Tidak diperlukan kontrol atau konfigurasi tambahan dari administrator untuk memunculkan fitur baru ini. End user pun bisa langsung menikmati tampilan email yang ditingkatkan ini. Baca juga: Manfaat Google Calendar untuk Bisnis Ketersediaan update  Tampilan baru ini akan muncul otomatis pada email Anda. Sebab, layout ini telah resmi menjadi tampilan baru email dari Google Calendar. Email akan berubah otomatis setelah tanggal 13 Juni 2022. Untuk domain rilis cepat, update akan muncul secara bertahap mulai tanggal 13 Juni 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal menjalani peluncuran penuh mulai tanggal 27 Juni 2022 (hingga 1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia untuk seluruh semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama, serta untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mudah Cetak Task Lists Anda di Google Tasks Cara membuat undangan dengan GCal Anda dapat menambahkan siapa saja yang memiliki alamat email ke acara, meski mereka tidak memiliki Google Calendar. Melalui Komputer Tambahkan orang ke acara Anda Di komputer Anda, buka Google Calendar. Pilih acara, lalu klik Edit event. Di sebelah kanan, di bawah “Guests“, mulailah mengetik nama orang tersebut dan pilih seseorang dari kontak Anda. Bisa juga dengan mengetikkan alamat email untuk mengundang orang yang tidak ada dalam daftar kontak. Untuk menandai tamu sebagai opsional: Di samping nama tamu, klik ikon orang tersebut. Jika Anda tidak melihat ikonnya, arahkan kursor ke nama tamu. Setelah selesai mengedit acara, klik Save. Saat Anda menyimpan acara, undangan email akan dikirim ke tamu Anda. Anda tidak dapat menambahkan orang ke acara yang dibuat secara otomatis dari Gmail. Melalui Android Di ponsel atau tablet Android Anda, buka aplikasi Google Calendar. Buka acara yang ingin Anda tambahkan orang. Ketuk Edit. Klik Invite people. Masukkan nama atau alamat email orang yang ingin Anda undang. Ketuk Done. Untuk mengetahui kapan jadwal tamu Anda kosong, geser ke bawah atau ketuk View schedule. Klik Save. Saat Anda menyimpan acara, undangan email akan langsung dikirim ke tamu Anda. Anda hanya dapat menambahkan orang ke acara yang tidak dibuat secara otomatis dari Gmail. iPhone atau iPad Photo Credit: Rawpixel Di iPhone atau iPad, buka aplikasi Google Kalender . Edit atau buat acara yang ingin Anda tambahkan orang. Ketuk Edit. Ketuk Add guests. Masukkan nama atau alamat email orang yang ingin Anda undang. Ketuk Done. Untuk mengetahui kapan jadwal tamu Anda kosong, geser ke bawah atau ketuk View schedules. Ketuk Save. Saat Anda menyimpan acara, kami akan mengirimkan undangan email ke tamu Anda. Anda hanya dapat menambahkan orang ke acara yang tidak dibuat secara otomatis dari Gmail. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Dengan tampilan baru ini, Anda bisa mendapat informasi yang lebih jelas mengenai event dari GCal. Untuk integrasi yang lebih optimal antara Google Calendar dan Gmail, terutama dalam penggunaan berskala besar, ada baiknya Anda menggunakan Google Workspace, untuk perusahaan bisa menggunakan edisi For Business. Sedangkan untuk instansi pendidikan bisa menggunakan edisi For Education. EIKON Technology siap membantu Anda mulai dari perencanaan hingga implementasi. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, klik di sini.

Google Meet, Google Workspace

Fitur De-reverberation Kini Tersedia di Google Meet PC dan Aplikasi

Google Meet PC dan aplikasi kini seolah menjadi kebutuhan tersendiri. Berbagai acara daring telah terselenggara dengan bantuan Meet, mulai dari webinar, workshop, hingga kegiatan sehari-hari seperti rapat dan kuliah. Oleh karenanya, Google terus mengembangkan aplikasi tersebut. Pengguna pun bisa mendapatkan pengalaman video meeting yang terasa lebih dekat dan nyata. Di bulan Juni 2022 lalu, Google Meet PC dan aplikasi smartphone meluncurkan beberapa pembaruan baru. Salah satunya adalah pembaruan yang menghadirkan fitur de-reverberation untuk mengurangi gema yang muncul saat Anda melakukan video meeting. Bagaimana cara kerjanya? Fitur de-reverberation di Google Meet PC dan aplikasi Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Pernahkah suara Anda atau peserta video meeting lain terdengar bergema saat menggunakan Google Meet PC maupun aplikasi? Hal ini sangat wajar terjadi karena bagaimanapun juga, video meeting lewat aplikasi menggunakan perangkat audio yang berbeda. Perangkat yang Anda pakai pasti berbeda dengan peserta lainnya. Inilah yang kemudian menimbulkan gema. Untuk mengatasi hal tersebut, Google Meet kemudian memperkenalkan fitur de-reverberation atau anti-gema. Saat fitur ini aktif maka gema pada audio akan diredam. Fitur ini sendiri merupakan tambahan dari kapabilitas yang telah diluncurkan sebelumnya, yaitu kapabilitas untukn memfilter suara latar seperti pengetikan keyboard. Lewat fitur de-reverberation ini, Google Meet menghapus gema dari suara yang direkam oleh mikrofon Anda. De-reverberation akan secara otomatis menyaring gema yang diciptakan oleh ruang dengan permukaan keras, seperti ruang bawah tanah atau dapur, membantu memastikan kualitas audio yang optimal. Mulai menggunakan fitur Untuk mengaktifkan fitur ini tidak diperlukan konfigurasi khusus dari administrator. Google Meet juga telah menerbitkan panduan penggunaan fitur yang bisa diakses secara gratis pada halaman Help Center Google Workspace.  Namun administrator telah diberi pengaturan khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur saat video meeting terjadi di lingkungan Workspace perusahaan atau institusi. Begitu pula untuk end-user yang dibekali dengan opsi untuk memfilter bunyi agar kualitas panggilan tetap baik. Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Cara mengaktifkan noise cancellation untuk administrator Kini pengguna hardware Google Meet PC dapat menggunakan peredam bising agar suara terdengar lebih jernih dan menghilangkan kebisingan latar belakang. Noise cancellation diaktifkan secara default untuk sebagian besar edisi Google Workspace. Namun fitur ini dinonaktifkan secara default untuk akun Education Plus, dan Teaching and Learning Upgrade. Baca juga: Google Meet Kini Perluas Akses Noise Cancellation Sebagai administrator Workspace, Anda dapat menentukan apakah fitur ini aktif atau nonaktif di awal setiap panggilan. Pengguna masih dapat mengubah setelan untuk panggilan individual. Untuk informasi selengkapnya tentang edisi dan lokasi Google Workspace yang mendukung peredam bising, silakan kunjungi halaman ini. Masuk ke konsol Google Admin Anda. Dari halaman beranda konsol Admin, buka menu Devices dan pilih Google Meet hardware. (Opsional) Filter perangkat menurut unit organisasi atau kriteria lainnya. Klik perangkat yang ingin Anda kelola. Pilih bagian Device settings untuk memperluasnya. Photo Credit: Google Workspace Admin Help Klik Edit yang ada di sebelah Noise cancellation. Centang atau hapus centang di sebelah Noise cancellation is on at the beginning of each call. Klik Save untuk menyimpan pengaturan. Ketersediaan fitur Fitur ini telah tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, upgrade Teaching and Learning, serta Frontline. Namun sayangnya, fitur ini tidak tersedia untuk pengguna Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Fundamentals, Education Standard, Nonprofits, serta pelanggan G Suite Basic dan G Business lama. Baca juga: Kelebihan Video Conference Google Meet dan Microsoft Teams Dengan adanya fitur baru pada Google Meet PC dan aplikasi ini, Anda dapat menghasilkan suara yang lebih jernih selama jalannya vide meeting. Fitur ini pun telah tersedia di Google Workspace for Education maupun Google Workspace for Business sehingga cocok untuk mendukung lingkungan kerja Anda. Dapatkan paket berlangganan Google Workspace khusus untuk penggunaan skala besar seperti perusahaan dan instansi hanya di EIKON Technology. Selengkapnya, silakan klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC?

 Dalam update terbarunya, Google Meet untuk PC menghadirkan kapabilitas baru yang memungkinkan host dari video meeting memiliki lebih banyak opsi saat akan menghapus peserta. Bagaimana cara mengaktifkan kapabilitas baru tersebut? Simak detailnya berikut ini! Kapabilitas baru Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Update terbaru dari Google Meet untuk PC memungkinkan pengguna untuk mendapat pengalaman video meeting yang lebih lancar dan bebas gangguan. Kini pengguna yang ditunjuk sebagai host meeting (atau co-host meeting), akan memiliki lebih banyak opsi tindakan tambahan saat akan menghapus peserta dari panggilan. Secara khusus, kini pengguna dapat memilih untuk: Langsung menghapus pengguna dari panggilan Membuat laporan penyalahgunaan tambahan Blokir pengguna agar tidak bergabung kembali Google Meet untuk PC menyarankan Anda menggunakan fungsi “Block” atau blokir hanya ketika benar-benar diperlukan. Misalnya, saat peserta terbukti mengganggu jalannya video meeting atau jika peserta melakukan tindak asusila. Penting untuk diingat juga, pengguna yang diblokir bisa kembali ke panggilan secara manual dari panel “People”. Diharapkan, opsi tambahan ini akan mempermudah pengelolaan rapat dan menghindari gangguan lebih lanjut. Selain Google Meet untuk PC, pembaruan ini juga tersedia di perangkat Android dan iOS. Baca juga: Picture-In-Picture dan Multi-Pinning Kini Tersedia untuk Google Meet Di Chrome Cara mengaktifkan kapabilitas baru Google Meet Untuk menghadirkan opsi baru tersebut, tidak memerlukan konfigurasi tambahan dari administrator. Sedangkan end user bisa mempelajari lebih lanjut mengenai cara mengaktifkan fitur ini melalui halaman Help Center Google Workspace. Fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk juga pengguna G Suite Basic dan G Suite Business. Selain itu, pemilik Google Accounts pribadi. Domain untuk rilis cepat dan terjadwal dimulai dari tanggal 15 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Cara menghapus peserta dari rapat Google Meet untuk PC Di kanan bawah, klik “People ”. Di samping nama peserta, klik “More actions”  dan pilih opsi “Remove from meeting ” atau “Hang up” untuk mengakhiri rapat.  Cara mengakhiri rapat untuk semua Di bagian bawah, klik “Leave call”. Pada jendela yang muncul, klik “End meeting for all”. Opsional: Untuk keluar dari rapat tetapi tidak mengakhirinya untuk semua orang, klik “Leave meeting”. Perlu diingat, fitur “End meeting for all” juga akan mengakhiri ruang kerja kelompok yang terbuka. Jika ada banyak ruang Breakout yang terbuka, ruang utama akan berakhir lebih dulu dan semua ruang Breakout lainnya mungkin memerlukan waktu hingga beberapa menit untuk berakhir. Mengakhiri pertemuan untuk semua Untuk bisa mengakhiri rapat untuk semua, Anda harus mengaktifkan Host Management. Opsi “End meeting for all” akan mengakhiri rapat dan secara otomatis menghapus semua peserta dari rapat, sehingga penyelenggara tidak perlu menghapus peserta satu per satu secara manual. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Beberapa trik yang bisa dicoba Photo Credit: tirachardz (Freepik) Host Workspace dengan Quick access dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya saat mereka mengakhiri rapat untuk semua orang. Saat link rapat yang sama digunakan untuk memulai ulang rapat, penyelenggara rapat dapat mengaktifkan Quick access jika diinginkan. Peserta dapat mengakses link untuk rapat yang telah berakhir, tapi tidak dapat bergabung hingga penyelenggara rapat memulai ulang rapat. Rapat akan dimulai ulang secara otomatis setelah host bergabung kembali. Jika host mengakhiri rapat dengan Quick access aktif, peserta dapat bergabung kembali ke rapat bahkan tanpa host. Pada Google Workspace for Education, untuk memastikan siswa tidak dapat mengakses fitur “end-meeting” untuk memulai atau mengakhiri rapat. Administrator dapat menonaktifkan setelan “Create a meeting” untuk siswa. Secara default, saat rapat yang dibuat dari Classroom berakhir, Quick access dinonaktifkan secara otomatis. Beberapa admin pada edisi Workspace tertentu dapat mengakhiri rapat dengan Investigation Tool. Buat rapat baru setiap kali Anda ingin bertemu dengan kelompok peserta yang berbeda. Jadi, saat Anda memulai ulang rapat yang telah berakhir, semua peserta sebelumnya dapat bergabung. Baca juga: Kelebihan Video Conference Google Meet dan Microsoft Teams Google Meet untuk PC bisa menjadi solusi komunikasi dan kolaborasi untuk bisnis, terutama jika perusahaan Anda menerapkan model kerja hybrid. Terlebih Meet juga terus meningkatkan dukungan untuk membantu kerja hybrid yang lebih inklusif. Untuk mulai memanfaatkan Meet dalam skala besar, tersedia Google Workspace for Business dan Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, authorized partner Google. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Gmail, Google Docs, Google Workspace

Cara Mudah Cetak Task Lists Anda di Google Tasks

Google Tasks merupakan aplikasi daftar tugas yang fokus pada penyediaan fungsionalitas dengan antarmuka sederhana. Aplikasi ini juga memungkinkan integrasi dengan aplikasi lain Google seperti Gmail dan Calendar untuk memudahkan manajemen tugas. Dalam update terbarunya, Google Tasks memungkinkan pengguna untuk dapat mencetak Task Lists dari ruang pribadi dan ruang Chat di web. Bagaimana cara kerjanya? Cara memulai fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mulai mengaktifkan fitur memerlukan konfigurasi dari Administrator Google Tasks harus DIAKTIFKAN agar orang-orang di domain Anda dapat mengakses dan mencetak daftar Tasks Lists. Baca juga: 3 Cara untuk Mengelola Progres Tugas dengan Google Workspace Mengaktifkan atau nonaktifkan Tasks Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Administrator dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Google Tasks untuk orang-orang di dalam perusahaan. Orang yang mengaktifkan Tasks dapat membuat dan mengelola tugas yang ada di: Google Calendar Editor Gmail atau Docs menggunakan sidebar Tasks Gmail menggunakan tab Tasks di ruang obrolan (untuk tim) Orang yang menonaktifkan Tasks tidak akan bisa melihat Tasks di editor Calendar, Gmail, atau Docs. Selain itu, mereka juga tidak dapat melihat tab Tugas pada Gmail yang terintegrasi. Namun, mereka masih bisa melihat pembaruan tugas di aliran obrolan jika orang lain memperbarui tugas. Untuk mengontrol siapa yang menggunakan Tasks Sebelum memulai: Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi pengguna tertentu, tempatkan akun mereka di unit perusahaan (untuk mengontrol akses menurut departemen) atau tambahkan mereka ke grup akses (untuk mengizinkan akses bagi pengguna di seluruh atau di dalam departemen). Masuk ke konsol Google Admin. Dari Halaman beranda konsol Admin, buka Apps Google Workspace Tasks. Klik Service status. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk semua orang di perusahaan Anda, klik On untuk semua orang atau Off untuk semua orang, lalu klik Save. (Opsional) Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk unit organisasi: Di sebelah kiri, pilih unit perusahaan. Untuk mengubah Service status, pilih On atau Off. Pilih salah satu: Jika Service status disetel ke “Inherited” dan Anda ingin tetap memperbarui setelan, meskipun setelan induk berubah, klik Override. Jika Service status diatur ke “Overridden”, klik Inherited untuk kembali ke setelan yang sama dengan induknya atau klik Save untuk menyimpan setelan baru, meskipun setelan induk berubah. Untuk mengaktifkan layanan bagi sekumpulan pengguna di seluruh atau di dalam unit perusahaan, pilih grup akses. Perubahan biasanya baru akan muncul setelah beberapa menit, tapi terkadang bisa memakan waktu hingga 24 jam. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Cetak tugas Anda Photo Credit: jcomp (Freepik) Perlu diingat, Task Lists hanya bisa dicetak di komputer. Untuk mencetak satu daftar tugas, ikuti langkah-langkah berikut: Buka Gmail, Calendar, Chat, Drive atau file di Google Docs, Spreadsheet, atau Slide. Di sebelah kanan, klik Tasks. Di bagian atas, klik panah bawah. Pilih Task List yang ingin Anda cetak. Di samping “Add a task”, klik More. Klik menu Print list dan pilih Print. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard untuk mencetak tugas: Untuk Chrome OS dan Windows: Ctrl + P Untuk Mac: ⌘ + p Ketersediaan fitur Fitur Google Tasks ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta G Suite Basic dan G Suite Business secara bertahap mulai 23 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Selain itu, fitur juga tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Tandai Tugas Penting dengan Simbol Bintang di Google Tasks Google Tasks hadir untuk memudahkan pengguna dalam mengelola tugas mereka. Menariknya lagi, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengelola tugas kelompok. Tasks kini telah terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya seperti Gmail dan Calendar. Agar fitur cetak Task Lists ini bekerja dengan optimal, terutama untuk penggunaan skala besar, ada baiknya Anda berlangganan paket Google Workspace for Business. EIKON Technology siap membantu Anda dalam implementasi Workspace untuk kebutuhan perusahaan, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Informasi selengkapnya silakan klik di sini.

Google Docs, Google Workspace

Sinkronisasi Offline Tersedia untuk Dokumen Microsoft Office, Bagaimana Cara Kerjanya?

 Pada tahun 2019 lalu, Google Workspace mengumumkan fitur penyuntingan Office untuk mempermudah pengguna bekerja dengan file dokumen dari Microsoft Office, baik di Google Docs, Spreadsheet, maupun Slide. Kini di tahun 2022 ini Google Workspace meluncurkan fitur yang lebih baik sehingga memungkinkan Anda untuk bisa bekerja di mana saja dengan Google Docs, Spreadsheet, dan Slide dalam mode offline. Mulai hari ini, Anda dapat bekerja secara offline dengan file Microsoft Office melalui desktop. Bagaimana cara mengaktifkan sinkronisasi offline tersebut? Sinkronisasi offline untuk dokumen Microsoft Office Fitur baru ini menghadirkan manfaat kolaborasi Google Workspace pada file Microsoft Office Anda. Saat perangkat offline, kini Anda bisa tetap menyunting, berkomentar, dan berkolaborasi di file Office menggunakan Docs, Spreadsheet, dan Slide. Setiap perubahan yang dibuat pada file saat offline akan disinkronkan ke Drive secara otomatis setelah Anda terhubung kembali. Baca juga: Kenapa Microsoft Office 365 Lebih Baik dari Microsoft Office Biasa Pengaturan fitur dari administrator Photo Credit: DCStudio (Freepik) Perubahan ini hanya berlaku untuk file yang telah dibuka dalam mode pengeditan Office. Untuk administrator, akses offline diizinkan secara default. Untuk menyiapkan akses offline ke editor Google Docs, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Opsi 1: Izinkan pengguna mengaktifkan akses offline Metode termudah untuk mengizinkan akses offline adalah dengan mengaktifkan akses offline untuk seluruh pengguna melalui cara berikut: Masuk ke konsol Google Admin. Dari halaman beranda konsol Admin, buka Apps Google Workspace Drive and Docs. Klik Features and Applications. Di sebelah opsi Offline, pilih “Allow users to enable offline access” (disarankan). File terbaru akan disinkronkan dan disimpan di komputer pengguna dan komputer yang telah diberi akses. Beri tahu pengguna Anda cara menyinkronkan file untuk penggunaan offline. Opsi 2: Gunakan kebijakan untuk mengontrol akses offline dari komputer Sebagai administrator, Anda dapat menggunakan kebijakan untuk mengontrol akses offline ke Docs, Spreadsheet, dan Slide di komputer yang menjalankan sistem operasi Windows, Mac, dan Linux. Opsi ini mengharuskan Anda untuk mendorong kebijakan terkelola ke setiap komputer. Jika Anda memilih opsi ini sebelum menyiapkan kebijakan, pengguna akan kehilangan kapabilitas ini jika mereka sudah memiliki akses sebelumnya. Setelah Anda memilih opsi ini, pengguna dapat mengaktifkan akses offline hanya jika kebijakan terkelola diinstal di komputer mereka. Namun perlu diingat, opsi ini tidak tersedia untuk perangkat ChromeOS atau perangkat seluler (ponsel dan tablet). Baca juga: Pembaruan Google Docs: Lebih Cepat Temukan Fitur yang Sering Digunakan Pengaturan fitur untuk end user Sebelum mengaktifkan akses offline, Anda harus terhubung ke internet dan menggunakan browser Google Chrome atau Microsoft Edge. Selain itu, jangan gunakan penjelajahan pribadi. Pastikan Anda memasang dan mengaktifkan ekstensi Chrome Offline Google Documents. Anda juga harus memiliki cukup ruang yang tersedia di perangkat untuk bisa menyimpan file. Ketersediaan fitur Photo Credit: DCStudio (Freepik) Fitur baru ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite lama. Selain itu, fitur juga tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Peluncuran akan dilakukan secara bertahap baik untuk domain rilis cepat sekaligus rilis terjadwal mulai tanggal 27 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Baca juga: Buat Dokumen Lebih Cepat dengan Universal Menu, Fitur Terbaru Google Docs Sebagai platform produktivitas kolaboratif, Google Workspace menyediakan berbagai fitur dan kapabilitas yang terus ditingkatkan. Platform ini juga menyediakan paket berlangganan untuk penggunaan skala besar, seperti perusahaan dan instansi. EIKON Technology, authorized partner Google menyediakan paket berlangganan Workspace untuk penggunaan skala besar. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini.  

Google Workspace

Meningkatkan Efisiensi Pengembangan Software dengan Google Workspace

Proses pengembangan software membutuhkan kolaborasi lintas fungsi yang kompleks sambil terus meningkatkan produk dan layanan. Google Workspace didesain dengan kapabilitas untuk mendorong inovasi dan kolaborasi di seluruh siklus hidup pengembangan software. Pengembang dapat melakukan standup dan scrum di Google Chat, Meet, dan Spaces, membuat dan berkolaborasi dalam dokumentasi persyaratan di Docs dan Sheets, membuat presentasi tim di Slides, serta mengelola waktu fokus dan ketersediaan mereka dengan Calendar. Ini karena Google Workspace merupakan platform terbuka yang dirancang untuk meningkatkan kinerja software Anda dengan mengintegrasikannya secara mulus. Bagaimana tepatnya Google Workspace meningkatkan efisiensi pengembangan software? Membuat perencanaan dan eksekusi bersama Photo Credit: Google Cloud Blog Google Workspace membuat proses perencanaan pengembangan software menjadi lebih kolaboratif dan efisien. Misalnya, banyak perusahaan menggunakan Asana untuk mengoordinasikan dan mengelola semuanya, mulai dari tugas sehari-hari hingga inisiatif strategis lintas fungsi. Untuk membuat pengalaman lebih lancar, Asana membangun integrasi sehingga pengguna dapat mengakses tugas dan proyek mereka dengan Google Drive, Gmail, dan Chat. Dengan integrasi Google Workspace, Anda dapat mengubah percakapan menjadi tindakan dan membuat tugas baru di Asana, semuanya tanpa meninggalkan Google Workspace. Hingga saat ini, pengguna telah mengunduh add-on Asana untuk Gmail lebih dari 2,5 juta kali, serta lebih dari 3,8 juta pemasangan add-on Asana for Google Workspace untuk Google Drive. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud untuk Menyusun Proyek Data Science Mulai coding dengan cepat Photo Credit: Google Cloud Blog Google Workspace memudahkan manajer produk serta desainer dan insinyur UX untuk menyetujui apa yang mereka buat dan alasannya. Dengan menyatukan seluruh stakeholders, pengambil keputusan, dan pembuat persyaratan ke dalam satu tempat, baik itu melalui percakapan Gmail, Chat, Docs, Sheets atau Slide. Google Workspace menghilangkan gesekan, membantu tim Anda menyelesaikan spesifikasi produk. Integrasi seperti GitHub for Google Chat membuat seluruh proses pengembangan masuk dengan mudah ke dalam alur kerja pengembang. Dengan integrasi ini, tim dapat dengan cepat mendorong commit baru, membuat pull requests, melakukan tinjauan kode, dan memberikan masukan real-time yang meningkatkan kualitas kode mereka. Mempercepat pengujian Photo Credit: Google Cloud Blog Integrasi seperti Jira for Google Chat mempercepat seluruh proses QA dalam alur kerja pengembangan. Aplikasi ini bertindak sebagai anggota tim dalam percakapan, mengirimkan masalah baru dan pembaruan kontekstual seperti yang dilaporkan untuk meningkatkan kualitas kode Anda, serta memberi tahu semua orang tentang proyek. Baca juga: Pengembangan Aplikasi Tanpa Coding di Bidang Energi Kirim kode lebih cepat Photo Credit: Google Cloud Blog Jenkins, sebuah integrasi berkelanjutan open-source yang populer dan alat pengiriman berkelanjutan, dapat digunakan pengembang untuk membangun dan menguji produk secara terus-menerus. Bersama dengan alat cloud-native lainnya, Jenkins mendukung praktik DevOps yang kuat dengan memungkinkan Anda terus mengintegrasikan perubahan ke dalam pembuatan software. Pantau layanan secara proaktif Photo Credit: Google Cloud Blog Meningkatkan pengalaman pelanggan memerlukan pengambilan dan pemantauan sumber data untuk meningkatkan kemampuan observasi aplikasi dan infrastruktur. Google Workspace mendukung tim dan organisasi DevOps dengan membantu pemangku kepentingan berkolaborasi dan memecahkan masalah secara lebih efektif. Saat mengintegrasikan Datadog dengan Google Chat, pemantauan data menjadi bagian dari diskusi tim, dan Anda dapat berkolaborasi secara efisien untuk menyelesaikan masalah segera setelah masalah itu muncul. Meningkatkan keandalan layanan Photo Credit: Google Cloud Blog Mengatur tanggapan di seluruh bisnis terhadap interupsi adalah upaya lintas fungsi. Ketika pendapatan dan reputasi merek bergantung pada kepuasan pelanggan, penting untuk mengelola peristiwa yang berdampak pada layanan secara proaktif. Google Workspace mendukung tim respons dengan memastikan bahwa lansiran mendesak menjangkau orang yang tepat dengan menyediakan ruang terpusat bagi tim untuk menemukan insiden, menemukan akar masalahnya, dan menyelesaikannya dengan cepat. PagerDuty untuk Google Chat memberdayakan pengembang, DevOps, operasi TI, dan pemimpin bisnis untuk mencegah dan menyelesaikan insiden yang berdampak pada bisnis untuk pengalaman pelanggan yang luar biasa—semuanya dari Google Chat. Baca juga: Cara Google Cloud Amankan Rantai Pasok Software Anda Dari sini dapat disimpulkan bahwa berbagai aplikasi, tool, serta kapabilitas yang tersedia di Google Workspace dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan software. Salah satunya adalah untuk memantau perkembangan alur kerja tim Anda. Apakah Anda sedang mengembangkan software? Manfaatkan berbagai aplikasi dan kapabilitas yang ditawarkan oleh Google Workspace untuk mengembangkan software dengan praktis, hanya dengan satu platform saja. EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Google Workspace untuk perusahaan maupun instansi. Sebagai authorized partner Google, seluruh produk yang kami tawarkan berlisensi resmi. Untuk terhubung langsung dengan tim kami, silakan klik di sini.

Google Workspace

Google Sites adalah Alat untuk Mendesain Website, Ini Dia Update Fitur Terbarunya!

Google Sites adalah alat pembuatan halaman web yang disertakan sebagai bagian dari rangkaian Google Docs Editors gratis berbasis web yang ditawarkan oleh Google. Dengan memanfaatkan tool ini Anda dapat membuat halaman web secara praktis dan cepat, tanpa harus menggunakan kode-kode khusus sehingga cocok untuk para pemula. Editor situs yang menggunakan Google Sites versi terbaru sekarang dapat menyesuaikan jarak antara konten di situs mereka dengan pengaturan tema khusus yang menawarkan 3 opsi jarak, yaitu Compact, Cozy, dan Comfortable.  Secara default, semua situs yang baru dibuat akan dimulai dengan opsi jarak Comfortable. Fitur baru ini dihadirkan untuk bisa memberikan lebih banyak kontrol visual atas situs Anda, terutama untuk situs kompleks yang memiliki banyak konten di dalamnya. Fitur penyesuaian jarak konten Photo Credit: Google Workspace Updates Google Sites adalah alat pembuat website dengan berbagai fitur dan kapabilitas yang dirancang untuk mudah digunakan, bahkan oleh para web designer pemula. Untuk memberikan kemudahan bagi para penggunanya, Google Sites terus melakukan berbagai updates. Updates paling baru dari Google Sites adalah mengenai pengaturan jarak antar konten. Tool dari Google ini menawarkan 3 pilihan jarak, yakni Compact, Cozy, dan Comfortable. Ketiganya bisa dipilih sesuai kebutuhan dan tentunya selera. Baca juga: 7 Langkah Cara Membuat Website Menggunakan Google Sites Mulai menggunakan fitur baru Google Sites Untuk mulai menggunakan fitur baru ini sangatlah mudah. Sebab, fitur otomatis tersedia setelah tanggal peluncuran. Tanggal peluncuran untuk domain perilisan cepat dimulai pada tanggal 22 Juni 2022 (diluncurkan secara bertahap hingga 15 hari untuk visibilitas fitur) dan untuk domain perilisan terjadwal pada tanggal 13 Juli (diluncurkan secara bertahap hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Fitur baru ini juga tidak memerlukan konfigurasi tambahan dari administrator. End user atau pengguna langsung tool bisa langung membuka halaman muka Google Sites dan masuk ke menu Themes > Custom > Edit > Spacing > Density. Selain itu, Google Sites juga menyediakan tutorial yang bisa Anda akses melalui halaman Help Center Google Workspace. Ketersediaan fitur Fitur baru dari Google Sites ini adalah fitur gratis dan tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace, G Suite Basic, dan G Suite Business. Anda yang memiliki akun Google personal juga bisa menggunakan fitur baru ini di Google Sites secara penuh. Baca juga: 6 Manfaat Website untuk Perusahaan Anda Cara mengubah tampilan situs Photo Credit: lookstudio (Freepik) Anda dapat mengubah tampilan dan gaya situs kapan saja. Google Sites juga memungkinkan penggunanya untuk menggunakan tema bawaan, tema buatan sendiri, maupun mengimpor tema. Berikut langkah-langkahnya: Dengan tema yang sudah dibuat sebelumnya Di komputer, buka situs di Google Sites baru. Di sebelah kanan, klik Themes. Di bawah “Created by Google“, pilih opsi pre-made theme. Dengan tema baru Di komputer, buka situs di Google Sites baru. Di sebelah kanan, klik Themes. Di bawah opsi “Custom”, pilih Create theme. Masukkan nama untuk tema Anda dan pilih Next. Anda juga dapat menambahkan logo dan gambar untuk banner. Pilih palet warna dan pilih Next. Untuk memilih warna tertentu untuk berbagai bagian situs Anda, pilih Customize colors. Pilih font Anda dan pilih Create theme. Anda dapat terus membuat perubahan pada tema baru melalui panel di sebelah kanan. Dengan tema impor dari situs lain Di komputer, buka situs di Google Sites baru. Di sebelah kanan, klik Themes. Di bawah opsi “Custom”, pilih Import theme. Pilih situs yang ingin dituju. Pilih tema yang diinginkan. Klik Import theme. Baca juga: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Transisi Google Sites Google Sites adalah suatu tool dalam rangkaian produktivitas Google Docs Editor. Dengan memanfaatkan tool ini, Anda dapat mendesain website sendiri tanpa harus melalui proses yang rumit. Bisa dibilang, Google Sites adalah tool yang cocok untuk pemula. Google Sites serta Google Docs Editor merupakan bagian dari rangkaian produktivitas Google Workspace. Itu berarti, tool ini telah terintegrasi dengan aplikasi produktivitas Google seperti Docs, Sheets, dan Slides. Google Workspace sendiri menyediakan paket berlangganan untuk perusahaan maupun instansi sehingga cocok untuk kolaborasi kerja. EIKON Technology sebagai authorized partner Google untuk Indonesia menyediakan paket berlangganan Google Workspace untuk perusahaan maupun instansi pendidikan dengn lisensi resmi. Untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini.

Scroll to Top