EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Google Workspace

EIKON Technology Meraih Penghargaan Google Cloud Expansion Partner of the Year 2023 untuk Google Workspace di Asia Pasifik

EIKON Technology dengan bangga menerima Penghargaan Google Cloud Expansion Partner of the Year 2023 untuk Google Workspace di Asia Pasifik. Ini merupakan penghargaan tertinggi bagi mitra Google Cloud, yang diperuntukkan bagi mitra dengan penjualan produk Google Cloud terbanyak dan membangun hubungan pelanggan terkuat. “Penghargaan Google Cloud partner merupakan pengakuan atas dampak signifikan dan keberhasilan pelanggan yang dilakukan oleh mitra kami selama setahun terakhir,” ujar Kevin Ichhpurani, Corporate Vice President, Global Ecosystem and Channels di Google Cloud. “Kami sangat senang mengumumkan EIKON Technology sebagai Pemenang Penghargaan Google Cloud Partner 2023, dan mengharapkan kemitraan kuat yang berkelanjutan dalam mendukung pelanggan bersama kami.” Didirikan pada tahun 2007, EIKON Technology sejak saat itu berfokus pada Bisnis Teknologi Cloud. Pada tahun 2010 EIKON Technology menjadi Google Partner pertama di Indonesia dan kini menjadi Google Workspace Partner terbesar di Indonesia. Sertifikasi resmi dari Google Cloud Sebagai Google Cloud Premier Partner, EIKON Technology sebagai mitra Google Cloud memiliki sertifikasi Spesialisasi Transformasi Kerja – Perusahaan (Asia Pasifik). Spesialisasi adalah gelar teknis tertinggi yang bisa diperoleh mitra dan hanya diberikan kepada mitra yang dinilai memiliki praktik layanan Google Cloud yang mapan, kemampuan teknis yang telah terbukti, dengan tingkat keberhasilan yang konsisten dalam menyelesaikan permintaan pelanggan, dimana proses penilaiannya dilakukan oleh tim penilai pihak ketiga dan diverifikasi langsung oleh Google Cloud. Selain itu, EIKON Technology juga memiliki gelar teknis Keahlian, yang menunjukkan kemahiran serta dianggap mampu menunjukkan keberhasilan dalam memenuhi permintaan pelanggan melalui kombinasi pengalaman industri, solusi, dan implementasi produk. EIKON Technology memiliki Keahlian dalam Industri antara lain Layanan Bisnis & Profesional, Layanan Kesehatan & Ilmu Pengetahuan, Barang Industri & Manufaktur, Media & Hiburan, dan Ritel & Grosir, dan juga keahlian mengenai Produk atau teknologi Google Cloud (Google Cloud Compute), dan Solusi (Migrasi Virtual Machine dan Transformasi Kerja). “Sejak menjadi Partner Premier Google Cloud, tim kami telah membantu lebih dari 300.000+ pengguna bermigrasi ke Google Workspace sebagai alat bantu kerja utama dalam peningkatan produktivitas dan kolaborasi, serta menjadi ahli dalam menggunakan layanan komputasi cloud untuk menunjang kegiatan operasional dan berbisnis mereka,” ujar Johannes Candra. Beberapa  industri yang menjadi klien EIKON Technology antara lain Startup, eCommerce, Traveling dan Akomodasi Platform, Jaringan Ritel, Manufaktur, FMCG, Bank Digital, Lembaga Ketenagakerjaan Nasional, serta masih banyak lagi. Tentang EIKON Technology Sebagai penyedia layanan bisnis dan teknologi global terkemuka, EIKON Technology mendukung perusahaan terkemuka dari semua ukuran dalam mendukung program transformasi digital dan adopsi inovasi teknologi informasi berbasis cloud. EIKON Technology telah berpengalaman membantu perusahaan-perusahaan di bidang Kesehatan/ Medis, Media & Hiburan, Pendidikan, Ritel, Manufaktur, dan Layanan Publik untuk memecahkan masalah yang paling intens dan komplek. Pada tahun 2022, EIKON Technology juga berpartisipasi aktif dalam penerapan Google Cloud untuk memajukan fase lanjutan dari pertumbuhan-pembangunan ekonomi dan ekosistem di kota metropolitan Indonesia seperti Jakarta, Surabaya serta kota/ kabupaten sekitarnya. Penerapan infrastruktur lokal dari Google Cloud terbukti mampu mengoptimalkan biaya Informasi Teknologi, menjaga tingkat performa dan ketersediaan layanan (SLA) selalu tinggi, memudahkan kegiatan operasional dan penerapan solusi keamanan sistem informasi.   Informasi lebih lanjut, Anda dapat langsung menghubungi tim EIKON Technology untuk membantu Anda dalam mencapai optimalisasi bisnis dengan Cloud Solution. 

Google Workspace

Kapabilitas Baru Fitur Interactive Timeline Google Sheets

Untuk memudahkan Anda melacak jalannya proyek yang berjalan di aplikasi Sheets, Google memperkenalkan tampilan timeline. Tampilan ini secara resmi dirilis pada tahun 2022 lalu. Nah, per Mei 2023, Google meningkatkan tampilan tersebut untuk semakin memudahkan Anda. Peruabahan seperti apa yang dihadirkan oleh Google di Sheets? Penambahan kapabilitas baru di tampilan timeline Google Sheets Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk memudahkan pengguna dalam melacak perkembangan proyek mereka, Google Sheets menghadirkan tampilan interactive timeline. Tampilan baru ini memungkinkan Anda lebih mudah berinteraksi dengan menampilkan informasi proyek secara detail. Selain itu, interactive timeline juga dapat membantu Anda mengelola berbagai macam pekerjaan, mulai dari kampanye pemasaran, perkembangan proyek, jadwal, kolaborasi lintas tim, dan masih banyak lagi lainnya. Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets Dan Docs Pada bulan Mei 2023 ini, Google Sheets menambahkan kapabilitas berikut untuk memperluas fitur interactive timeline mereka: Opsi pemformatan yang ditingkatkan, termasuk pemotongan card text (card text truncation) dan opsi undo/redo. Tampilan card yang diciutkan, memungkinkan Anda untuk menggabungkan beberapa cards sekaligus menjadi satu baris card group. Dukungan cetak dan unduh. Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Mulai mengaktifkan tampilan interactive timeline Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi end-user yang ingin mengaktifkan tampilan interactive timeline di Google Sheets, silakan masuk ke menu Insert. Selanjutnya, pilih opsi Timeline dan kemudian pilih rentang data (data range) yang diinginkan. Jika sudah klik pilihan configure the attributes in the timeline settings sidebar. Penting untuk diingat, sebelum bisa menggunakan tampilan timeline ini, Anda harus memiliki setidaknya satu kolom data dalam format tanggal. Jika Anda menggunakan rumus di kolom tanggal, output data pun harus berupa nilai tanggal. Untuk membuat tampilan timeline yang lengkap, Anda harus menyertakan kolom terpisah untuk: Card title: Nama untuk setiap tugas; Start date: Tanggal permulaan (dalam format tanggal); End date: Tanggal akhir (dalam format tanggal); Card detail: Ringkasan setiap tugas; Duration: Durasi tugas. Ketersediaan Peningkatan tampilan interactive timeline Google Sheets ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal (memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 24 Mei 2023, sedangkan domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 7 Juni 2023. Tampilan interactive timeline ini tersedia untuk aplikasi Google Sheets di Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, serta Teaching and Learning Upgrade. Namun tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Nonprofits, Frontline Starter, dan Frontline Standard, serta Google Account pribadi. Baca juga: Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Semua Instance Looker Peningkatan tampilan interactive timeline Google Sheets ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan informasi yang lebih detail terkait proyek yang sedang berjalan. Anda juga dapat memanfaatkannya untuk berbagai macam tugas, seperti menjalankan kampanye pemasaran dan kolaborasi lintas tim. Tampilan interactive timeline ini tersedia untuk Workspace for Business dan Workspace for Education. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API

 Tahun 2022 lalu, Google meluncurkan kapabilitas untuk mengatur akses yang sudah kedaluwarsa saat berbagi file dari My Drive. Kali ini, Google memperluas kapabilitas tersebut dengan menambahkan opsi untuk menyetel masa berlaku file di drive bersama menggunakan Google Drive API. Bagaimana cara kerjanya? Perluasan kapabilitas setel masa kedaluwarsa akses file Sebelumnya, Google Drive menghadirkan sebuah kapabilitas yang memungkinkan Anda untuk mengatur masa kedaluwarsa akses file My Drive. Kapabilitas ini membantu Anda untuk menyetel masa kedaluwarsa akses saat berbagi, bukan setelah seseorang memiliki akses ke file. Dengan kapabilitas ini, Pengaturan masa kedaluwarsa akses file ini juga berlaku untuk editor, tidak hanya untuk viewers dan commenters. Photo Credit: Google Workspace Updates Tahun 2023 ini, kapabilitas tersebut diperluas. Anda kini dapat mengatur masa kedaluwarsa akses untuk file yang disimpan di shared drive, menggunakan Google Drive API. Secara khusus, pengembang kini dapat sepenuhnya mengontrol masa berlaku file melalui API (membuat, membaca, memperbarui, hingga menghapus). Pengguna pun dapat melihat, namun tidak dapat mengedit masa berlaku file dalam dialog berbagi. Baca juga: Menetapkan Nilai Default Label File Google Drive Mulai menggunakan kapabilitas Saat bekerja dengan pihak eksternal, Anda mungkin ingin membatasi akses mereka ke file tertentu di Google Drive. Untuk file di My Drive, Anda dapat menentukan masa kedaluwarsa akses untuk membatasi atau mengakhiri akses ke file tersebut menggunakan kapabilitas ini. Ketika Anda menetapkan masa kedaluwarsa, peran akses akan terpengaruh dengan cara berikut: Untuk file, Anda dapat menambahkan tanggal kedaluwarsa bagi viewers, commenters, editors, dan published viewers jika file mendukung pratinjau aplikasi Published. Untuk folder, Anda dapat mengatur tanggal kedaluwarsa bagi viewers dan commenters. Jika Anda menetapkan tanggal kedaluwarsa editor pada folder, maka perannya akan berubah menjadi viewer. Namun, Anda bisa tetap mengubah perannya menjadi commenter dan mempertahankan masa kedaluwarsa akses mereka. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Menambahkan, mengubah, atau menghapus masa kedaluwarsa akses Buka file di Google Drive. Klik Share. Cari nama pengguna yang ingin Anda atur masa kedaluwarsa aksesnya. Di samping nama pengguna, klik panah ke bawah, lalu klik Add expiration. Untuk menyetel masa kedaluwarsa menjadi 30 hari, klik Send. Jika Anda ingin mengubah tanggal kedaluwarsa default, klik Edit dan pilih tanggal kedaluwarsa dari kalender. Jika ingin menghapus masa berlaku akses, klik Remove expiration. Klik Done dan Send. Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Kapabilitas ini sudah tersedia bagi developer melalui Google Drive API. Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, serta Education Plus.  Namun kapabilitas tidak tersedia bagi pelanggan Workspace edisi Essentials Starter, Business Starter, Frontline Starter, Frontline Standard, Nonprofits, serta pengguna dengan Google Account pribadi.  Baca juga: Pembaruan Setelan Google Drive, Apa yang Berubah? Saat bekerja dengan pihak eksternal, Anda mungkin ingin membatasi akses mereka ke file tertentu di Google Drive. Untuk file di My Drive, Anda dapat menetapkan masa kedaluwarsa akses untuk membatasi atau mengakhiri akses ke file tersebut menggunakan kapabilitas ini. Dengan begitu, keamanan file Anda yang tersimpan di Drive pun tetap terjaga. Kapabilitas ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace for Business. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Kami merupakan official reseller Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu

Google baru saja menambahkan fungsionalitas baru bagi administrator Workspace, tepatnya untuk aplikasi Google Chat. Kini administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pengguna Chat. Lalu, bagaimana cara mengaktifkannya? Mari simak ulasannya berikut ini. Pelaporan konten untuk pengguna Google Chat Untuk pelanggan Google Workspace edisi tertentu, sekarang administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pengguna Chat mereka. Setelah pengguna menandai pesan, administrator kemudian dapat menemukan informasi lebih lanjut mengenai pelaporan tersebut di Security Investigation Tool (SIT) dan memutuskan apakah perlu mengambil tindak lanjutan atau tidak. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pesan 1:1, pesan grup, atau pesan di dalam space, dan kemudian memilih kategori pelaporan mana yang sesuai bagi para pengguna, seperti pelecehan atau perilaku kasar, informasi sensitif, dan banyak lagi. Selain itu, administrator juga dapat menyesuaikan bahasa di kotak dialog pelaporan untuk menginformasikan kepada pengguna tentang langkah selanjutnya setelah penyerahan laporan. Photo Credit: Google Workspace Updates – Ketika mengaktifkan pelaporan konten, Anda dapat memilih kategori pelaporan mana yang akan ditampilkan kepada pengguna, serta jenis percakapan apa yang tersedia untuk pelaporan konten. Mengapa fungsionalitas ini penting? Kolaborasi yang efektif di tempat kerja modern memerlukan rasa aman dan perlindungan yang tepat, mengingat ada banyaknya data bisnis sensitif. Pelaporan konten di Google Chat memberikan kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan pesan yang tidak pantas, untuk kemudian ditinjau oleh administrator. Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Hal ini dapat mencakup apa pun, mulai dari konten yang menyinggung, diskriminatif atau eksplisit, data sensitif yang tidak boleh dibagikan (pribadi atau hak milik), dan banyak lagi. Ini amat penting bagi keamanan pengguna, terutama pengguna dari perusahaan besar dan industri yang teregulasi, agar tetap mengetahui potensi penyalahgunaan dan penggunaan Chat yang tidak pantas di lingkungan kerja mereka. Selanjutnya, administrator dapat menggunakan SIT untuk memutuskan apakah aturan perlindungan data perlu dibuat untuk secara proaktif mencegah pesan serupa muncul kembali di masa mendatang. Photo Credit: Google Workspace Updates – Di SIT, administrator bisa mencari pesan yang dilaporkan, melihat informasi tambahan, dan melihat transkrip obrolan untuk konteks lebih lanjut. Pembaruan terkini Google Chat, seperti pengelolaan space melalui konsol Admin dan kapabilitas pelaporan ini, diharapkan dapat membantu administrator dalam mengelola percakapan dan tentunya menjaga keamanan data pengguna. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates– Melaporkan pesan melalui web. Administrator: Fitur ini akan NONAKTIF secara default dan dapat diaktifkan di tingkat domain maupun OU (organizational unit). Silakan kunjungi Pusat Bantuan Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengelola pelaporan konten di Chat, menyelidiki pesan Chat dengan SIT, dan mencegah kebocoran data Chat. End-user: Untuk bisa menggunakan fitur ini, Anda memerlukan aktivasi dari administrator terlebih dahulu. Silakan kunjungi Pusat Bantuan Workspace untuk mempelajari lebih lanjut cara melaporkan pesan di Google Chat.   Photo Credit: Google Workspace Updates – Melaporkan pesan melalui perangkat seluler. Ketersediaan Fungsionalitas baru untuk administrator Workspace ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 25 Mei 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tersedia untuk pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard, dan juga Education Plus. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Space Manager Google Chat Hadirnya fungsionalitas baru administrator untuk Google Chat ini hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus perlindungan terhadap data sensitif pengguna. Fungsi pelaporan konten ini memberi kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan pesan yang tidak pantas, untuk kemudian ditinjau oleh administrator. Update ini tersedia untuk Google Workspace for Education yang tersedia di EIKON Technology. Kami telah berpengalaman dalam penerapan solusi Workspace di institusi pendidikan dalam skala besar. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Gmail

Meningkatkan Konsistensi Data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery

 Pada bulan Agustus 2022 lalu, Google mengumumkan pemindahan log Gmail yang ada di BigQuery ke logs and reports Workspace di BigQuery. Pemindahan ini kemudian menciptakan satu ruang untuk mengakses semua peristiwa audit Google Workspace Anda. Baru-baru ini, Google meningkatkan ruang tersebut untuk menghadirkan konsistensi pelaporan. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut ini! Konsistensi data Gmail di Security Investigation Tool dan BigQuery Photo Credit: Freepik Setelah pemindahan log Gmail di BigQuery ke logs and reports Workspace, kali ini Google menyempurnakan pengalaman tersebut. Kini Anda akan melihat semua peristiwa log Gmail dari Security Investigation Tool (SIT) di logs and reports Google Workspace BigQuery. Ini mencakup jenis perangkat dan tindakan setelah pengiriman (misalnya buka, hapus, tautan yang diklik, dan unduhan lampiran). Perubahan ini akan memberi administrator gambaran yang lebih lengkap mengenai seluruh aktivitas Gmail yang terjadi di domain mereka, sekaligus menghadirkan konsistensi di seluruh alat pelaporan (reporting tools). Baca juga: Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Peningkatan ini juga menghadirkan beberapa kolom tambahan untuk memudahkan Anda saat memantau log Gmail. Simak tabel di bawah ini untuk mengetahui kolom apa saja yang baru ditambahkan ke alat pelaporan: Daftar kolom yang baru ditambahkan Deskripsi event_info.mail_event_type Jenis peristiwa sesuai dengan atribut Event di Gmail log events in Security Investigation Tool. event_info.client_context.client_type Jenis klien atau perangkat tempat tindakan terjadi, termasuk: WEB, IOS, ANDROID, IMAP, POP3, dan API. event_info.client_context.session_context.delegate_user_email Alamat email pengguna yang didelegasikan untuk melakukan tindakan atas nama pemilik akun. message_info.attachment.file_name Nama lampiran file. message_info.post_delivery_info Informasi mengenai peristiwa pasca pengiriman. message_info.post_delivery_info.action_type Jenis tindakan pasca pengiriman. message_info.post_delivery_info.interaction Informasi mengenai interaksi pengguna dengan link pesan, item Drive, atau lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.link_url URLa yang berhubungan dengan interaksi, yang disetel hanya untuk interaksi klik tautan. message_info.post_delivery_info.interaction.drive_id ID unik item Drive yang berhubungan dengan interaksi, digunakan untuk mengakses item di Drive. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment Lampiran target interaksi, yang ditetapkan hanya untuk interaksi lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.file_extension_type Ekstensi file (bukan tipe bagian MIME), tidak termasuk titik. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.malware_family Jenis malware, jika malware terdeteksi saat penanganan pesan. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.file_name Nama file lampiran. message_info.post_delivery_info.interaction.attachment.sha256 Hash SHA256 dari lampiran. Untuk detail lebih lanjut mengenai tambahan kolom ini, Anda bisa mengakses halaman Pusat Bantuan Google Workspace di sini. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Mulai menggunakan fitur Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Fitur ini bisa langsung digunakan tanpa memerlukan pengaturan tambahan apa pun. Google telah menyediakan dokumentasi khusus mengenai logs and reports Workspace di BigQuery, skema untuk logs Gmail di BigQuery, serta log peristiwa Gmail yang bisa Anda pelajari lebih lanjut. Penting untuk diingat, update terbaru ini masih mengikuti harga standar BigQuery, Informasi lebih lanjut mengenai biaya, silakan klik di sini! Update terbaru untuk pengelolaan data Gmail ini telah tersedia, baik di domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun tidak tersedia untuk edisi Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Frontline, Nonprofits, serta G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Mengenal Fitur Log Analytics dari Cloud Logging yang Telah Didukung oleh BigQuery Dengan hadirnya peningkatan fitur ini, diharapkan Anda dapat mengelola data Gmail lebih mudah dan cepat karena data akan jauh lebih konsisten dibanding sebelumnya. Update ini tersedia untuk Google Workspace for Education yang tersedia di EIKON Technology. Edisi Workspace yang satu ini dikhususkan untuk institusi pendidikan dan mendukung kegiatan belajar-mengajar. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi Google Workspace, silakan klik di sini!

Google Workspace

Delegasi Google Contacts Kini Dapat Memperbarui Label Kontak, Bagaimana Caranya?

Sebelumnya, administrator hanya bisa mengelola label kontak melalui Gmail, meski sumber kontak berada di Google Contacts. Kini, setelah update terbaru Google Workspace, pengguna yang telah ditunjuk sebagai administrator dapat mengelola label kontak melalui Contacts. Lalu, apakah perubahan ini bisa langsung diterapkan? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut. Peningkatan kapabilitas pengelolaan Contacts Google baru saja memperbarui fungsionalitas pengelolaan label di Contacts. Setelah pembaruan ini, pengguna yang telah ditunjuk sebagai administrator dapat mengelola label kontak atas nama delegator mereka melalui contacts.google.com. Meskipun fungsi ini sebelumnya tersedia di Gmail, sekarang dapat dikelola langsung di sumbernya: Google Contacts. Pembaruan ini akan berjalan dalam dua fase, yakni: Mulai bulan Mei 2023, delegator akan diminta untuk meninjau dan menyetujui kembali akses untuk delegasi yang sudah ada. Jika delegasi yang sudah ada tidak disetujui kembali sebelum Juli 2023, mereka akan kehilangan akses untuk mengelola kontak. Lihat di bawah untuk panduan lebih lanjut. Photo Credit: Google Workspace Updates Di samping itu, administrator juga dapat melakukan penyesuaian ini untuk pengguna yang ada di dalam domain mereka menggunakan Admin SDK API untuk menghapus maupun menambahkan kembali hak istimewa delegasi kontak. Mulai bulan Juli 2023, semua pengguna yang telah disetujui atau ditetapkan sebagai delegasi Contacts dapat memperbarui label serta mengelola kontak lainnya. Baca juga: Kini Berbagi Tautan Profil Makin Mudah dengan Google Contacts Pembaruan ini akan memberikan dukungan administratif bagi pengguna Google Workspace dalam mengelola kotak masuk Gmail, terutama bagi mereka yang menggunakan Workspace untuk keperluan bisnis atau pengelolaan jaringan skala besar. Dukungan ini termasuk memastikan bahwa kontak yang tersimpan diurutkan dan diberi label secara tepat. Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan Admin SDK API saat menghapus atau menambahkan kembali hak istimewa delegasi kontak, Anda bisa mengunjungi dokumentasi untuk developer dari Google Workspace di sini. Google juga telah menyediakan halaman khusus seputar pendelegasian kontak pengguna di Pusat Bantuan mereka. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Bagi end-user yang menjadi delegator, mulai dari bulan Mei 2023, Anda akan melihat permintaan di Google Contacts untuk meninjau orang-orang yang saat ini memiliki hak istimewa delegasi Contacts untuk kontak yang Anda simpan. Kemudian pada bulan Juli 2023 nanti, mereka dengan delegasi yang ditugaskan dan disetujui akan dapat memperbarui label dan mengelola kontak lain atas nama Anda. Bagi pihak yang ditunjuk menjadi delegasi, silakan kunjungi Pusat Bantuan Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memperbarui label dan mengelola kontak lain. Ketersediaan Photo Credit: jcomp (Freepik) Peningkatan fungsionalitas administrator untuk aplikasi Contacts ini dirilis dalam peluncuran yang diperpanjang mulai dari tanggal 26 Mei 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi apa pun. Baca juga: Meningkatkan Pengalaman Mengelola Google Contacts dengan Sidebar Tambahan Peningkatan fungsionalitas administrator Google Contacts ini akan memberikan dukungan administratif bagi pengguna Google Workspace dalam mengelola kotak masuk Gmail, terutama bagi mereka yang menggunakan Workspace untuk keperluan bisnis atau pengelolaan jaringan skala besar. Untuk pemanfaatan Google Workspace dan berbagai aplikasi di dalamnya secara optimal, jangan lupa berlangganan sesuai kebutuhan lingkungan kerja Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk keperluan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Kami menyediakan implementasi Workspace secara menyeluruh dan bergaransi resmi. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit

 Sebelumnya, log audit Google Voice merekam informasi seperti tanggal, sumber panggilan, dan tujuan panggilan. Per Mei 2023 ini, Voice melakukan peningkatan pada data performa log audit sehingga informasi yang diperoleh pun semakin kaya. Untuk detail selengkapnya mengenai peningkatan ini, mari simak ulasan berikut ini. Peningkatan data performa log audit Google Voice Selain informasi yang sudah direkam dalam log audit Voice, seperti tanggal, sumber panggilan, dan tujuan panggilan, setelah update Google Voice Anda akan melihat informasi performa spesifik per panggilan, termasuk: Round Trip Time; Packet Loss per 1000; Jitter. Data tambahan ini dapat membantu administrator dalam mengidentifikasi dan memecahkan potensi masalah jaringan yang memengaruhi kualitas panggilan di seluruh perusahaan Anda. Baca juga: Update Google Voice: Lebih Banyak Opsi Status Ketersediaan Panggilan Mulai menggunakan log audit Google Voice Photo Credit: Freepik Administrator dapat menemukan log audit Google Voice melalui konsol Admin. Masuk ke menu Reporting dan kemudian pilih opsi Audit and investigation, lalu klik Voice log events. Administrator Google Workspace dapat menggunakan halaman Audit and investigation untuk menjalankan penelusuran terkait peristiwa yang terekam di log Voice. Di sana, administrator dapat meninjau aktivitas Voice di seluruh perusahaan. Misalnya, untuk meninjau detail SMS dan panggilan, termasuk biaya dan durasinya. Selain itu, administrator juga dapat meninjau waktu serta biaya panggilan yang tepat untuk Google Meet Global Dialing. Untuk daftar lengkap layanan dan aktivitas yang dapat ditelusuri melalui log audit Google Voice (seperti Google Drive atau aktivitas pengguna) ini, Anda bisa membaca sumber data untuk halaman audit and investigation di sini. Menyaring data Buka log peristiwa dengan mengeklik menu Access Voice log event data. Klik Add a filter, kemudian pilih atribut yang diinginkan. Di jendela pop-up, pilih operator, lalu pilih nilai, lalu klik Apply. Untuk menerapkan beberapa filter sekaligus dalam satu penelusuran, silakan klik Add a filter dan ulangi langkah nomor 3. Untuk menambahkan operator penelusuran, di atas Add a filter, pilih AND atau OR. Selanjutnya, klik Search. Penting untuk diingat, dengan menggunakan tab Filter, Anda dapat menyertakan parameter sederhana dan pasangan nilai untuk memfilter hasil pencarian. Anda juga bisa menggunakan tab Condition builder tab, tempat filter menjadi ketentuan dengan operator AND/OR. Baca juga: Perlindungan Spam Google Voice yang Ditingkatkan dengan Label Otomatis Ketersediaan fitur Photo Credit: KamranAydinov (Freepik) Update terbaru Google Voice yang menghadirkan perluasan informasi yang ditampilkan log audit ini dirilis dalam peluncuran yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 30 Mei 2023. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang dapat menggunakan tool investigasi keamanan (security investigation): Tool investigasi keamanan tersedia untuk Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Administrator dengan Cloud Identity Premium, Enterprise Standard, Education Standard juga dapat menggunakan fitur investigasi untuk subset sumber data log audit Google Voice. Baca juga: Pelanggan Google Voice Standard Kini Dapat Menetapkan Nomor Telepon di Negara Lain Update Google Voice ini memungkinkan administrator Workspace yang sudah ditunjuk untuk bisa mengakses lebih banyak informasi terkait log audit Voice. Informasi tersebut bisa langsung diakses setelah update resmi dirilis, tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun. Untuk mengoptimalkan berbagai fitur dan kapabilitas yang disediakan Google Voice, jangan lupa berlangganan Google Workspace. Pilih edisi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda untuk hasil yang maksimal. Masih bingung menentukan mana edisi Google Workspace yang harus dipilih? EIKON Technology siap membantu Anda memilih edisi Workspace yang paling tepat. Tunggu apalagi? Langsung hubungi kami di sini!

Google Workspace

Perluasan Konsol Admin untuk Mengelola Space Google Chat

Google baru saja meluncurkan tool khusus di konsol Admin untuk mengelola space di Chat. Tool baru ini memperluas fungsionalitas administrator Workspace dalam mengontrol dan mengelola space atau ruang percakapan kelompok di Chat. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut! Perluasan konsol Admin untuk Google Chat Melalui blog Workspace Updates, Google mengumumkan peluncuran tool baru untuk konsol Admin. Tool baru ini dikhususkan untuk mengelola space di Google Chat. Untuk lebih meningkatkan fungsionalitas tool baru ini, administrator akan dibekali kemampuan: Menghapus space individual; Photo Credit: Google Workspace Updates Menghapus anggota individu space. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mulai menggunakan tool Tool baru untuk konsol admin ini tersedia untuk seluruh super admin secara default. Super admin dapat mengaksesnya dengan membuka konsol Admin dan kemudian klik menu Apps > Google Workspace > Settings for Google Chat > Manage spaces. Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator harus sudah ditunjuk dalam peran “Manage chat and space conversation” sebelum bisa mengelola space. Untuk menentukan peran administrator, klik Menu > Account > Admin roles. Selanjutnya, pilih opsi Manage chat and space conversation, lalu klik View privileges atau View admins untuk memastikan penunjukan administrator sudah sesuai. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Menghapus space di domain Anda Cara menghapus space melalui konsol Admin sebenarnya tidak berbeda jauh dengan cara menghapus melalui Gmail. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda hapus dan klik Delete space. Menghapus anggota space melalui konsol Admin Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda edit dan klik Manage members. Klik Remove. Masukkan Alamat email pengguna yang ingin Anda hapus dari space dan klik Remove. Ketersediaan tool Tool baru konsol Admin untuk Google Chat ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 30 Mei 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perilisan ini berlaku untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tool tersedia untuk seluruh edisi Google Workspace. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya? Dengan hadirnya tool baru di konsol Admin untuk Google Chat ini, administrator dapat lebih leluasa dalam mengelola space. Kini administrator dapat menghapus space individual maupun anggota space individual langsung dari konsol Admin, tanpa perlu melalui Gmail lagi, Selain tool baru ini, Google terus melakukan peningkatan untuk konsol Admin agar pekerjaan administrator menjadi semakin ringan, sehingga alur kerja pun tidak terganggu. Selain untuk Chat, Google juga meluncurkan berbagai tool admin untuk aplikasi lain seperti Gmail dan bahkan Docs. Dengan begitu, penggunaan aplikasi dalam ekosistem Google Workspace pun semakin mudah. Untuk pemanfaatan yang makin optimal, jangan lupa berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. Tersedia Workspace for Business untuk keperluan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan, semuanya tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Upgrade Pengaturan Space Google Chat Menjadi In-line Thread

Untuk menyederhanakan aliran percakapan, Google Chat mengubah pengaturan default space mereka menjadi in-line thread. Pengaturan in-line thread ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2022 lalu. Lalu, apa saja yang akan berubah dengan pengaturan baru ini? Upgrade pengaturan default space Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui upgrade ini, semua space yang dibuat mengikuti topik percakapan akan diatur menjadi in-line thread. Dengan begitu, aliran percakapan di space Google Chat diharapkan dapat menjadi lebih sederhana dan ramping. Sementara itu, thread space yang sudah ada akan terus berfungsi seperti biasa hingga proses upgrade selesai. Photo Credit: Google Workspace Updates Menjelang upgrade, administrator Workspace, mitra, dan reseller akan menerima email dengan informasi lebih lanjut mengenai apa saja yang akan berubah setelah peningkatan. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mengapa upgrade ini penting? Google Chat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan fitur baru. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang konsisten dan mengurangi kompleksitas, semua space Chat akan menggunakan in-line thread pada akhir Q1 2024. In-line thread memungkinkan pengguna untuk membalas pesan apa pun dan membuat diskusi yang terpisah dari percakapan utama. Pengguna juga dapat mengikuti utas tertentu, di mana mereka akan menerima pemberitahuan untuk balasan dan @-mention yang ada dalam di utas tersebut, membantu mengurangi kebingungan dan tetap dalam topik. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur bermanfaat lainnya yang akan datang seperti mengutip pesan, tautan pesan, dan banyak lagi. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Penting untuk diingat Pesan yang dikirim sebelum upgrade akan dipertahankan dan akan diatur secara kronologis, bukan berdasarkan topik. Juga akan ada pemisah berjudul “Begin New Topic” untuk ditunjukkan setiap kali topik baru dimulai. Dalam beberapa kasus, ketika pengguna telah menanggapi topik yang lebih lama, urutan kronologis baru diutamakan. Artinya, pesan mungkin tidak muncul di sebelah topik asli, tapi disesuaikan dengan penanda waktu mereka. Saat ini terjadi, respons baru akan mengutip pesan terakhir yang dibalas, seperti yang terlihat pada gambar kedua di bawah ini. Sebelum upgrade (Percakapan dikelompokkan berdasarkan topik) – Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah upgrade (Percakapan berubah menjadi thread in-line, pesan diatur secara kronologis) – Photo Credit: Google Workspace Updates Anda juga akan melihat pemisah antara pesan terakhir yang dikirim sebelum migrasi dan pesan yang menunjukkan bahwa ruang telah ditingkatkan ke ruang dengan balasan in-line. Ke depan, semua pesan baru akan menampilkan fungsionalitas thread in-line. Memulai upgrade Upgrade Google Chat ke thread in-line ini berjalan secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan tambahan, baik dari administrator maupun end-user. Photo Credit: Google Workspace Updates Upgrade ini berlaku untuk seluruh pengguna Google Workspace dan berjalan secara otomatis tanpa pengaturan tambahan apa pun. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Google Chat terus menghadirkan beragam fitur baru dan meningkatkan kapabilitas mereka untuk menghadirkan pengalaman chatting yang lebih praktis sekaligus seamless. Untuk menikmati beragam fitur dan kapabilitas andalan Chat, jangan lupa berlangganan Google Workspace. Workspace merupakan rangkaian produktivitas dari Google dengan beragam edisi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari edisi Business untuk keperluan bisnis hingga edisi Education untuk institusi pendidikan. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace untuk Indonesia. Informasi lengkap mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Temukan E-mail Lebih Cepat dengan Top Results Gmail

Untuk meningkatkan pengalaman dalam melakukan pencarian di Gmail versi mobile, Google meluncurkan sebuah fitur baru yang akan membantu Anda menemukan hasil secara tepat, hanya dengan sedikit usaha. Seperti apa cara kerja fitur terbaru Gmail ini? Fitur top results Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Saat melakukan pencarian di Gmail, model machine learning akan menggunakan istilah penelusuran, email terbaru dan faktor relevan lainnya untuk menampilkan hasil yang paling cocok dengan kueri penelusuran Anda. Hasil ini sekarang akan muncul di bagian atas daftar di bagian khusus, diikuti oleh semua hasil yang diurutkan berdasarkan keterkinian (recency). Dengan kata lain, fitur ini akan menampilkan informasi yang paling relevan terlebih dahulu, sehingga memungkinkan Anda menemukan email tertentu dengan mudah dan cepat. Baca juga: Client-Side Encryption Untuk Gmail Kini Telah Hadir Dalam Versi Beta Mulai menggunakan fitur Fitur top results dari Gmail ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator. Anda bisa menggunakannya langsung di aplikasi Gmail. Untuk mulai menggunakan, ketik kata kunci pencarian di bilah pencarian Gmail. Top results secara otomatis akan menampilkan email yang relevan sebagai hasil pencarian teratas. Tips agar pencarian Anda akurat Anda dapat menemukan email di kotak masuk dengan search terms yang detail. Untuk membantu Anda menelusuri lebih cepat, Gmail menyarankan search terms saat memasukkan kata kunci pencarian. Istilah penelusuran ini didasarkan pada informasi dari akun Gmail Anda, seperti pesan, kontak, label, atau penelusuran sebelumnya. Photo Credit: Gmail Help Di perangkat mobile Anda, buka aplikasi Gmail. Di bagian atas, di kotak pencarian, tekan opsi Search mail. Ketik kriteria pencarian. Tekan ikon pencarian  . Hasil pencarian akan menampilkan seluruh email terkait, kecuali email dalam folder Spam dan Trash. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Saat Anda menelusuri alamat email seseorang, hasilnya juga akan menampilkan email yang menyertakan aliasnya. Untuk membatasi pencarian hanya pada email asli, kata pencarian harus diapit dengan tanda kutip ganda. Contoh: “from:john.doe@gmail.com”. Saat Anda menelusuri ‘from: email”, hasilnya juga akan menampilkan file Drive yang dibagikan oleh alamat email tersebut. Agar hasil pencarian makin spesifik Anda dapat memanfaatkan filter . Berikut adalah filter pencarian yang tersedia beserta fungsinya. Anda juga dapat menggabungkan beberapa filter untuk mempersempit pencarian. Label Menelusuri apa pun yang tersimpan di dalam label tertentu. From Menelusuri apa pun yang dikirim dari alamat email tertentu. To  Menelusuri apa pun yang Anda kirimkan ke alamat email tertentu. Attachment Menelusuri apa pun yang menyertakan lampiran atau memiliki jenis lampiran tertentu seperti Docs, Sheets, atau PDF. Date Menelusuri apa pun yang dikirim dari rentang tanggal tertentu atau tanggal tertentu. Is unread Menelusuri apa pun yang ditandai dengan label unread atau belum dibaca. Exclude calendar updates Menelusuri apa pun yang bukan merupakan update dari Google Calendar. Ketersediaan fitur Fitur top results Gmail ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 2 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Dengan memanfaatkan fitur baru dari Gmail ini, penelusuran email akan makin cepat dan akurat, sehingga alur kerja Anda pun makin efisien. Agar makin optimal, dukung lingkungan kerja Anda dengan rangkaian produktivitas Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi implementasi lengkap sesuai kebutuhan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai Google Workspace, silakan hubungi kami di sini.

Scroll to Top