Author name: EIKON Technology

Google Workspace

3 Aplikasi untuk Memulai Google Workspace di Smartphone

Google Workspace kini banyak digunakan oleh perusahaan untuk memudahkan komunikasi dan melakukan pekerjaan digital. Bahkan dalam menjaga kenyamanan tersebut. Google pun mengembangkan platform tersebut untuk bisa diakses di mana saja dan kapan saja menggunakan smartphone dengan sistem operasi Android maupun iOS dengan aplikasi pendukung. Berikut ketiga aplikasinya yang bisa Anda unduh dan gunakan. Gmail Apps Photo: G-Workplace Aplikasi untuk membuka Google Workspace yang pertama dapat Anda gunakan adalah Gmail Apps. Aplikasi pengiriman pesan surat elektronik ini tentu sudah sering digunakan untuk menggunakan aplikasi lain maupun digunakan untuk proses verifikasi di smartphone. Para pengguna cukup mengunduh Gmail Apps dan menginstalnya di smartphone menggunakan nama pengguna dan sandi yang mudah dihafalkan. Kemudian, hubungkanlah dengan akun Google Workspace Anda. Aplikasi Gmail ini akan membuat penggunaan fitur lebih mudah. Baik itu email, chat, hingga untuk konferensi virtual. Sebab, Gmail Apps terdapat berbagai akses seperti Google Chat untuk perpesanan hingga Google Meet untuk melakukan konferensi video secara virtual. Ingat, aplikasi Gmail terkini dan terbaru memiliki ketiga fitur di atas yang bisa digunakan kapan saja sesuai kebutuhan pengguna. Google Calendar untuk Google Workspace Photo: Tekno Signal Selanjutnya ada Google Calendar. Cara menginstalnya pun tidaklah jauh berbeda dengan Gmail Apps sebelumnya. Anda cukup mencarinya di PlayStore maupun AppStore. Kemudian, setelah diunduh, maka pasang atau instal di smartphone dan hubungkan dengan akun Google Workspace yang digunakan, Pada layanan mobile, Google Calendar akan menyinkronkan platform secara otomatis sesuai dengan Google Calendar seperti di web. Dengan menggunakan Google Calendar ini, pengguna lebih mudah dalam memasukkan agenda menyangkut pekerjaan. Mulai dari menambahkan event, pembagian tugas, pengingat atau reminder hingga fitur untuk mengkonfigurasi layanan ‘Out of Office’ maupun notifikasi. Google Drive Apps Photo: Computer World Aplikasi terakhir atau yang ketiga bisa Anda gunakan untuk selalu terhubung dengan Google Workspace adalah Google Drive Apps. Aplikasi ini dapat berjalan ketika pengguna terhubung dengan akun Gmail. Jadi, pastikan sebelum menggunakan Google Drive, sudah terhubung terlebih dahulu menggunakan Gmail.  Aplikasi ini menyediakan berbagai macam fitur dengan ruang yang lebih besar. Hal ini sangat cocok digunakan sebagai media penyimpanan data berbasis cloud pada organisasi maupun perusahaan besar. Misalnya saja pada layanan atau fitur ‘My Drives’ yang menyimpan data penting milik Anda. Termasuk pula layanan ‘Shared Drives’ dimana pengguna bisa mengakses data yang dibagikan pengguna lainnya.  Selain itu, untuk memudahkan pencarian file data terdapat kolom pencarian pada bagian atas. Pengguna hanya mengetikkan kata kunci dari file yang ada dan Google Drive akan memfilter berdasarkan pencarian. Aplikasi ini juga mudah untuk akses pengunggahan file atau data dari smartphone. Penutup Photo: AB Web Service Itulah ketiga aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk memulai Google Workspace di smartphone. Anda bisa memilih salah satunya atau memasang ketiganya sesuai kebutuhan. Adapun keunggulan dari ketiganya adalah, pengguna dapat mengakses fitur Workspace di mana saja dan kapan saja tanpa harus membuka laptop maupun komputer asalkan memiliki koneksi internet yang stabil. Aplikasi di atas sangat cocok bagi Anda dengan mobilitas tinggi. Jadi, dapat dibuka bahkan saat di dalam mobil, berada di lapangan untuk menginspeksi proyek yang dijalankan, di perjalanan, dan sebagainya. Bagi perusahaan, ada baiknya pula menggunakan platform Google Workspace yang terpercaya. Salah satunya adalah dengan mendapatkannya di vendor Google terpercaya seperti EIKON Technology. Sebab, memiliki lisensi resmi dari Google pusat untuk layanan yang dapat digunakan secara premium  bagi pengguna di Indonesia. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan informasi lainnya dapat klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Tetap Terhubung dengan Aplikasi Kolaborasi Microsoft Teams

Bagi sebuah perusahaan, komunikasi antar berbagai pihak baik internal maupun eksternal adalah hal penting. Untuk itulah diperlukan layanan dan platform digital yang mendukung, salah satunya adalah Microsoft Teams. Pada layanan ini terdapat berbagai fitur unggulan dan berbagai keunggulan lainnya? Seperti apakah? Berikut ulasannya yang perlu Anda tahu. Fitur Microsoft Team Photo: BR Atsit Microsoft Team memiliki berbagai macam fitur aplikasi untuk berkolaborasi. Misalnya saja, ketika Anda membuat sebuah channel maka dapat dibedakan dan dikategorikan per divisi. Tujuannya untuk memudahkan komunikasi di perusahaan. Beberapa fitur yang menjadi andalannya antara lain adalah: Search dan chat yang tak terbatas Dapat digunakan untuk berkomunikasi pada tim kecil dan tim besar hingga 500 ribu pengguna Dapat digunakan untuk melakukan meeting online baik secara audio maupun video. Penyimpanan data yang dimilikinya cukup besar. Keamanan data yang terjamin dengan baik. Apa Saja Keunggulannya? Photo: UC Today Lantas, apa saja keunggulan dan keuntungan menggunakan platform ini bagi perkembangan bisnis dan perusahaan Anda? Ada sejumlah keuntungan yang bisa diperoleh. Namun, secara garis besar keuntungan dan keunggulannya adalah sebagai berikut: Memberikan Kemudahan Aplikasi dan platform yang bersifat built-in haruslah mudah digunakan untuk bisnis. Khususnya untuk administrasi dan interaksi baik dengan pihak internal maupun eksternal. Fitur seperti Outlook di Microsoft Teams memberikan kemudahan untuk berkomunikasi lewat chat dengan audiens yang sudah terdaftar di kontak. Bisa Terintegrasi dengan Fitur Planner Fitur Planner terdapat pada Microsoft 365, di mana fitur ini juga terintegrasi dengan Teams. Dengan begitu, setiap anggota bisa lebih mudah untuk mengedit file maupun tugas lainnya hingga mengikuti semua progress yang ada. Bisa Digunakan Kapan Saja dan di Mana Saja Tak perlu khawatir kesulitan menggunakan layanan dari Microsoft Team, sebab layanan ini bisa digunakan kapan saja dan di platform apa saja. Mulai dari versi mobile, desktop, hingga website. Adanya banyak pilihan akan memudahkan Anda mengakses konten kapanpun waktu yang diinginkan, termasuk lewat smartphone. Mudah Dikolaborasikan dengan Aplikasi Lain Keunggulan yang terakhir adalah platform Microsoft Teams mudah diintegrasikan dan dikolaborasikan dengan berbagai aplikasi lainnya. Misalnya saja terintegrasi dengan Microsoft Dynamic 365. Tak hanya itu saja, Microsoft Teams juga dirancang terintegrasi dengan Microsoft Azure Communication Service (ACS) untuk mengembangkan interaksi dalam bisnis. Solusi untuk Kerja Hybrid di Era Digital Photo: Computer World Selain keunggulan di atas, Microsoft Teams juga bisa menjadi sebuah solusi untuk kerja hybrid di era digital. Misalnya saja dengan menggunakan fitur Teams Toolkit for Visual Studio dan Microsoft Power Platform. Ditambah lagi saat ini Microsoft Teams juga meluncurkan fitur lain yang sangat membantu bagi kerja hybrid ini dengan Microsoft Power Virtual Agents yang memudahkan Anda untuk memaksimalkan chatbots. Dengan begitu, Anda dapat lebih proaktif dalam mengirimkan pesan kepada konsumen bila digunakan untuk pemasaran. Termasuk menjawab dan berinteraksi di channel conversations. Selain itu, juga ada fitur aplikasi Microsoft Power BI untuk meningkatkan kapabilitas penyimpanan data. Penutup Photo: Tech Advisor Setidaknya itulah ulasan dari aplikasi kolaborasi Microsoft Teams. Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa platform ini memang sangat layak diandalkan untuk kenyamanan dalam bekerja di sebuah tim pada perusahaan. Terlebih lagi fitur-fitur yang ada mendukung untuk menjaga keamanan data dan kecepatan akses data lebih baik. Sehingga, dapat diandalkan di saat-saat yang diperlukan. Kemudian, hal yang tak kalah penting lagi adalah ada baiknya Anda untuk membeli produk tersebut di vendor resminya seperti EIKON Technology. Ada berbagai keuntungan jika membeli di vendor resmi tersebut. Salah satunya adalah jaminan garansi dan produk yang dijual merupakan produk resmi dengan lisensi resmi dari Microsoft . Termasuk penyediaan untuk maintenance. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk Microsoft di kami, Anda bisa klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Microsoft Viva Kini Tersedia untuk Menunjang Pekerjaan Hybrid Anda

Masa pandemi memberikan banyak perubahan terhadap perusahaan maupun industri. Terutama dari cara kerja karyawannya, dari yang sebelumnya sepenuhnya berada di kantor kini sebagian mulai bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Sebagian lainnya juga menerapkan kerja secara hybrid. Baik bekerja dari rumah maupun hybrid, terkadang terdapat beberapa kendala yang dialami. Namun, Microsoft telah merilis layanan untuk mengatasi hal tersebut dengan Microsoft Viva yang terhubung dengan Microsoft 365. Seperti apa fitur yang ada di dalamnya?  Fitur Microsoft Viva Photo: Handsontek.com Microsoft Viva memiliki empat fitur unggulan yang dapat digunakan bagi perusahaan untuk mempermudah alur kerja secara digital maupun hybrid. Yakni mulai Viva Connection, Viva Insight, Viva Topic, dan Viva Learning. Berikut penjelasan singkat keempat fitur tersebut yang perlu Anda ketahui. Viva Connection Fitur yang pertama adalah Viva Connection. Yakni sebuah platform yang memberikan pengalaman terbaik bagi karyawan. Terutama agar karyawan di perusahaan tetap terhubung dalam sebuah komunikasi, mempelajari hal baru, lebih fokus dalam proyek yang akan ditangani, dan membantu berkembang di tempat kerja. Dengan Viva Connection ini Anda lebih mudah untuk memberikan persetujuan, membagi shift kerja, dan membagikan tugas kerja kepada tim melalui sebuah dashboard. Saat ini Viva Connection terintegrasi dengan Adobe Sign dan DocuSign untuk persetujuan tanda tangan elektronik. Termasuk menggunakan Zebra-Reflexis dan Blue Yonder untuk memudahkan dalam membagi shift. Microsoft Viva Insight Fitur dan platform selanjutnya adalah Viva Insight untuk membantu dalam pengembangan produktivitas melalui data yang ada. Data tersebut pun terlindungi dengan baik sehingga keamanannya terjamin. Untuk penggunaan Viva Insight sendiri saat ini tersedia dalam tiga platform utama. Yakni Qualtrics, Glint, dan Headspace. Viva Topics Photo: Microsoft Docs Fitur dari Microsoft Viva yang terakhir adalah Viva Learning. Pada fitur ini dapat Anda terapkan dengan menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang secara otomatis mengorganisasi konten antar sistem dan tim sesuai topik, proyek, produk, proses, dan dari data konsumen. Semua topik yang ada akan diperbarui menggunakan AI. Termasuk pop up yang terhubung dengan berbagai platform lain seperti SharePoint, Outlook, dan Office. Viva Learning Fitur yang terakhir adalah Microsoft Viva Learning yang dapat Anda gunakan untuk membantu mengembangkan perusahaan dengan terkoneksi pada organisasi, Learning Management System, dan penyedia pihak ketiga, serta Microsoft. Modul ini juga tersedia dalam Microsoft Teams baik untuk desktop maupun mobile. Viva Learning akan tersedia selama beberapa minggu di Microsoft 365. Selain terintegrasi dengan Learning Management System secara mudah milik perusahaan, Viva Learning direkomendasikan bagi Anda yang ingin memfilter data yang diinginkan. Dengan begitu, akan mempermudah tim dalam menciptakan workflow yang optimal. Adapun platform yang mendukung fitur Viva Learning di antaranya adalah SAP SuccessFactors, Cornerstone OnDemand, Saba, Coursera, Skillsoft, Pluralsight, edX, Udemy, Go1, Infosec, Josh Bersin Academy, Udacity, Harvard Business Review, OpenSesame, dan EdCast. Penutup Photo: PCWorld Dari ulasan di atas, kita bisa melihat bahwa Microsoft Viva memiliki berbagai macam fitur unggulan yang membantu dalam pengelolaan organisasi perusahaan Anda menjadi lebih baik. Terutama dalam hal manajemen tim dan organisasi dengan lebih cepat. Termasuk pula untuk akses datanya. Untuk mendapatkan produk dan layanan terbaik dari Microsoft ada baiknya Anda perhatikan vendor atau penyedia produk tersebut. Pilihlah vendor yang memiliki lisensi resmi dari Microsoft pusat seperti EIKON Technology. Selain memiliki lisensi resmi, Anda juga akan mendapatkan kenyamanan lainnya, sebab lebih aman dan ada layanan aftersales. Termasuk maintenance sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi CS kami di sini.

Google Cloud

Meningkatkan Kecepatan dan Keamanan Cloud Deployment Anda

Bagi sebuah perusahaan yang ingin menggunakan dan mengalihkan data melalui jaringan komputasi awan atau cloud. faktor keamanan dan kecepatan dalam mengakses data menjadi dua hal utama yang perlu diperhatikan. Google Cloud sebagai salah satu platform komputasi awan yang banyak digunakan di perusahaan, memiliki keunggulan tersendiri dalam dua hal tersebut. Terlebih lagi kini terdapat Deployment Google Cloud. Lalu apa saja keunggulan dari fitur tersebut? Dan mengapa sangat penting digunakan pada komputasi awan di perusahaan Anda? Simak ulasannya hingga tuntas di artikel ini. Pentingnya Keamanan Deployment Google Cloud Photo: WHOA.com Mengalihkan beban kerja ke dalam sebuah jaringan cloud menjadi salah satu cara terbaik untuk improvisasi dan memodernisasi infrastruktur keamanan di jaringan komputer. Fondasi keamanan dalam cetak biru Deployment Google Cloud memberikan beberapa manfaat penting bagi perusahaan. Di antaranya adalah sebagai berikut: Membantu meyakinkan dan mengedukasi brand untuk lebih baik dalam penggunaan keamanan Google Cloud. Baik dari segi kemampuan maupun dari segi penerapannya. Deployment Google Cloud mengumpulkan keamanan mendasar pada sumber daya utama. Kemudian, menyediakan opsi referensi dari template yang ditawarkan oleh Google. Platform ini menyediakan pengiriman data secara otomatis, namun tetap memperhatikan aspek keamanan yang utama. Deployment Google Cloud dapat digunakan untuk solusi mengamankan data-data penting yang menjadi fondasi dalam pengoperasian Google Cloud milik perusahaan. Meningkatkan  Kecepatan Deployment Google Cloud Photo: MyData Trust Permasalahan berikutnya selain keamanan, yang menjadi concern utama dari Deployment Google Cloud adalah segi kecepatan akses data. Setting dengan cara manual, terutama dari segi konfigurasi firewall, IAM, logging, hingga backup memiliki faktor-faktor yang cukup kompleks. Tak hanya itu saja, proses manual ini pun cukup lambat. Dengan menggunakan Deployment Google Cloud, permasalahan tersebut perlahan menjadi teratasi. Para pengguna pun bisa melakukan tes terlebih dahulu sebelum mencobanya dan dapat terintegrasi dengan modul dari Terraform. operasional tugas dapat dilakukan secara otomatis. Ini tentu akan menambah kecepatan akses data dan bisa melakukan pengelolaan dan pelacakan data secara mudah.  Melakukan Kustomisasi Google Cloud Photo: PojokKoran.com Manfaat lain ketika Anda menggunakan platform Deployment Google Cloud adalah lebih mudah untuk melakukan kustomisasi data-data penting yang menjadi indikator jaringan komputasi awan di perusahaan. Misalnya saja target audiens, geografi, dan hal-hal unik lainnya yang memberikan pengaruh lebih baik pada perusahaan. Menggunakan Google Cloud menjadi faktor penting untuk menjaga keamanan data secara mendasar. Selain itu, platform yang disediakan oleh Google Cloud pun lebih mudah untuk dimengerti oleh penggunanya. Dengan begitu, ketika pengguna ingin melakukan kustomisasi dengan berbagai macam indikator, ini bisa dilakukan dengan mudah dan cepat. Penutup Photo: Career Tool Belt Dari ulasan di atas, kecepatan akses data dan keamanan Deployment Google Cloud menjadi dua hal utama yang menjadi perhatian dalam organisasi maupun perusahaan. Oleh karena itulah ada baiknya Anda untuk memilih produk-produk Google Cloud di tempat terpercaya. Salah satunya adalah di EIKON Technology. Kami menyediakan layanan Google Cloud dengan lisensi resmi dari Google pusat. Selain itu, Anda bisa memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan. Dapatkan pula layanan after sales dari teknisi kami untuk kenyamanan Anda dalam menggunakan produk-produk Google dari kami. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan, Anda bisa klik di sini. Selamat mencoba dan rasakan sensasi menggunakan Deployment Google Cloud untuk kenyamanan dan kemudahan serta keamanan data perusahaan Anda.

Info

Memperkenalkan Rangkaian Operasi Google Cloud

Saat menjalankan berbagai macam tools dan aplikasi pada Google Cloud, terkadang karena satu dan hal lain dapat menjadi hambatan. Seperti terjadinya kerusakan dan kendala pada sistem sehingga berdampak pada kenyamanan penyimpanan data. Bahkan, Anda terkadang dihadapkan pada banyak tools untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Oleh karena itulah, Operasi Google Cloud Suite hadir dan bisa Anda coba. Mengenal Operasi Suite di Google Cloud Photo: Google Clouds Operasi Google Cloud Suite diciptakan untuk membantu proses monitoring permasalahan layanan yang digunakan dengan berbasis skala. Misalnya untuk penggunaan DevOps, SREs, maupun ITOps pada sebuah tim dengan memaksimalkan penggunaan Google SRE. Platform ini juga menawarkan beberapa kelebihan lain, terutama dalam proses monitoring, logging, hingga observasi permasalahan pada layanan. Seperti proses pelacakan. Adapun hal dasar yang menjadi titik fokusnya adalah menawarkan solusi operasi end-to-end termasuk telemetry, out-of-box dashboard, dan lainnya. Apa Saja yang Termasuk Cloud Operation Photo: YouTube Operasi Google Cloud Suite memiliki beberapa layanan utama. Adapun yang sering digunakan di antaranya adalah cloud logging, cloud monitoring, dan Application Performance Management (APM). Berikut penjelasan secara singkat mengenai ketiganya. Cloud Logging Pertama adalah cloud logging, yakni sebuah layanan dengan skalabilitas tinggi untuk mengagregasi log data dari infrastruktur IT maupun aplikasi yang terhubung dengan Google Cloud ke dalam satu lokasi khusus. Cloud logging akan mengumpulkan data dari Google Cloud secara otomatis maupun source lainnya. Misalnya sebuah aplikasi melalui pihak ketiga dan API. Hal ini akan memberikan kontrol secara penuh untuk menentukan dimana log data akan disimpan, melakukan ekspor data ke Cloud Storage maupun Cloud Pub. Saat ini Cloud Logging memiliki fitur Log Analytics untuk membuat log secara otomatis tetap terhubung dengan BigQuery. Tak hanya itu saja, juga ada fitur Log Explorer yang memiliki kemampuan lebih baik dalam memfilter log dan mengkonversinya menjadi metrik log dasar untuk proses monitoring, analisis, hingga visualisasi bila diperlukan. Cloud Monitoring Berikutnya adalah cloud monitoring. Layanan ini menyediakan beberapa sistem metrik yang dibuat pada layanan Google Cloud. Cloud monitoring juga terintegrasi dengan berbagai layanan yang disediakan oleh pihak ketiga, termasuk di luar layanan Google Cloud Monitoring. Metrik yang mudah dikustomisasi juga bisa diterapkan pada aplikasi dan layanan diluar source dari Google Cloud maupun API. Melalui metrik tersebut, Anda dapat dengan mudah membuat charts dan dashboard, notifikasi dan peringatan, SLO Monitoring, serta cek uptime dengan mudah. Application Performance Management (APM) Layanan Operasi Google Cloud Suite adalah Application Performance Management (APM). Layanan ini merupakan gabungan untuk memonitor maupun untuk mendeteksi masalah yang ada pada Cloud Logging maupun Cloud Monitoring dengan Cloud Trace, Cloud Debugger, dan Cloud Profiler. Tujuannya adalah untuk mereduksi pengeluaran dan latensi. Dengan begitu,penggunaan aplikasi akan lebih optimal. Jadi, kinerjanya adalah Cloud Trace adalah melacak hubungan layanan terhadap tingkat latency. Sementara, Cloud profiler akan melacak fungsi-fungsi berdasarkan Codebase, dan Cloud Debugger akan membantu Anda dalam menemukan akar permasalahan dari segi metode yang digunakan maupun problem pada kode secara spesifik dan sistematis. Bagaimana Cara Kerja Operasi Suite di Google Cloud Photo: Global Cloud Platforms Untuk menggunakan tools dari Google Cloud, Anda bisa langsung melalui cloud console atau bisa juga dengan API untuk mengakses data di IDE. Tools Operasi Google Cloud membantu dalam Reduce Mean Time to Recover (MTTR) dan mengoptimalisasi performa aplikasi yang Anda jalankan. Dilihat dari sudut pandang keamanan, maka bisa dikatakan Operasi Google Cloud ini bisa diandalkan. Hal itu karena data akan diamankan menggunakan sistem enkripsi pada Cloud Logging. Dengan menggunakan log akses transparansi tentu akan memudahkan pengguna untuk mengakses data dengan aman, cepat, dan nyaman. Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa Operasi Google Cloud cukup penting bagi organisasi maupun perusahaan di era digital seperti saat ini. Oleh karena itu, ada baiknya Anda memilih layanan Google Cloud di vendor yang sudah terpercaya seperti EIKON Technology. Keunggulan di kami adalah, kami memiliki lisensi resmi dari Google pusat dan bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk yang ditawarkan, Anda bisa hubungi kami di sini.

Google Cloud

Memimpin dengan Google Cloud & Partners untuk Memodernisasi Infrastruktur di Bidang Manufaktur

Industri manufaktur menjadi salah satu bidang yang memiliki pengaruh besar bagi perkembangan bisnis. Khususnya dalam memberikan pemasukan besar terhadap negara. Oleh karena itulah, perusahaan yang bergerak di industri manufaktur harus senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi yang ada. Salah satunya adalah dengan menggunakan platform Google Cloud Manufacture seperti Google Cloud & Partners. Apa saja keunggulan dan manfaat yang bisa didapatkan? Simak ulasannya di bawah ini. Industri Manufaktur Perlu Menggunakan IT yang Mumpuni Photo: Active System Software Inc Platform seperti Google Cloud Manufacture dan Google Workspace memberikan manfaat cukup besar di industri manufaktur. Hal ini menjadi solusi perencanaan organisasi secara otomatis dan bisa meminimalisir kesalahan yang disebabkan oleh human error.  Bekerja dengan menggunakan Google Cloud di perusahaan manufaktur dapat membantu lebih fokus dalam hal operasional sehari-hari. Misalnya saja membuat pekerjaan lebih cepat selesai dan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk memproduksi lebih baik. Di sisi lain, menjadi salah satu cara yang digunakan dalam memecahkan sebuah permasalahan perusahaan. Meningkatkan Produktivitas Photo: Wipro.com Manfaat yang berikutnya dari penggunaan Google Cloud Manufacture setidaknya membantu dalam meningkatkan produktivitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan. Penggunaan platform digital dalam industri manufaktur akan membuat para karyawan untuk mempelajari hal baru. Misalnya saja dalam penggunaan Augury yang mengombinasikan kecerdasan buatan dengan Internet of Things (IoT). Dengan begitu, perusahaan dapat menghemat biaya untuk perawatan mesin dan sumberdaya yang ada. Bahkan hingga 75% pengeluaran biaya perawatan dapat ditekan ketika industri manufaktur menggunakan fitur kecerdasan buatan dan juga Internet of Things (IoT). Semua data yang menyangkut tentang sumber daya manufaktur akan tersimpan di sebuah platform dan bisa digunakan untuk menganalisis menggunakan algoritma khusus. Akses Sumber Daya dan Data Lebih Mudah Photo: Corporate Finance Institute Ketika perusahaan mengerjakan sebuah proyek tertentu, dibutuhkan sumber daya ekstra baik itu sumber daya manusia maupun infrastrukturnya. Untuk memudahkan Anda mengakses sumber daya infrastruktur, salah satunya adalah dengan menggunakan platform SentriLock terutama bagi industri manufaktur yang bergerak di bidang real estate.  Dengan menggunakan SentriLock, Anda akan lebih mudah dalam menentukan proyek menggunakan Google Cloud Projects. Termasuk menggunakan konfigurasi VPN, Subnets, VPN dan VPN Peering untuk mengalokasikan ‘Infrastructure as Code’  dalam Google Cloud. Keunggulan SentriLock ini juga mudah untuk dimodernisasi, sehingga pengguna dapat mengakses berbagai sumber daya kebutuhan dengan cepat, aman, dan mudah. Mengakomodasikan Shift Lebih Mudah Photo: Advance Technology Service Industri yang bergerak di bidang manufaktur terkadang memerlukan jam kerja ekstra dan berbeda dari industri lainnya. Oleh karena itu, diperlukan sistem shift bagi para karyawannya. Di sini, platform Google Cloud Manufacture yang bisa digunakan misalnya Origami yang dapat meminimalisir terjadinya bottleneck sebuah perusahaan atau ketidakmampuan dalam manajemen karyawan. Origami ini dapat diandalkan dalam memantau dan mengkoordinasikan pembagian shift antar karyawan. Para supervisor pun lebih mudah melakukan pengawasan secara penuh melalui Google Workspace yang dapat dipantau secara remote. Baik itu melalui email maupun platform komunikasi lainnya. Menciptakan Peluang Baru Photo: Siemens PLM  Manfaat terakhir dalam memimpin perusahaan dengan Google Cloud Manufacture adalah menguntungkan perusahaan untuk menciptakan peluang-peluang baru. Hal ini karena semua pekerjaan dapat dilakukan melalui proses otomatisasi. Dengan begitu, Anda pun dapat memimpin dan melihat perkembangan manufaktur secara mudah. Selain itu, Anda bisa menemukan peluang baru seperti bagaimana cara memasarkan produk-produk manufaktur yang efektif dengan biaya yang dapat ditekan dan mendapatkan keuntungan yang besar. Apabila Anda memanfaatkannya lebih baik, bukan tidak mungkin nantinya akan mendapatkan investor baru, karena mereka menganggap perusahaan lebih terpercaya dengan pengelolaan yang tepat. Setidaknya, itulah beberapa keunggulan Google Cloud Manufacture yang bisa Anda gunakan dalam memimpin perusahaan maupun memodernisasi infrastruktur yang dimiliki. Anda bisa menggunakan platform Google Cloud yang bisa Anda dapatkan di vendor resmi Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk-produk yang ditawarkan, Anda bisa hubungi kami di sini.

Google Cloud

5 Metrik Utama Mengukur Dampak Cloud FinOps di Organisasi Anda pada Tahun 2022

Metrik sangat diperlukan bagi sebuah tim IT perusahaan dalam mengukur sejauh mana efektifitas perangkat yang digunakan. Salah satunya adalah Cloud FinOps. Untuk mengukur dampak penggunaan dari Cloud FinOps pada sebuah organisasi melalui platform Google Cloud, di sini yang paling utama bagi tim IT perusahaan adalah dengan menetapkan nilai dasar pengukuran itu sendiri.  Di sini, beberapa aspek yang paling penting adalah bagaimana komponen baik hardware maupun software IT tersebut dijalankan. Kemudian, memiliki Key Performance Index (KPI) yang jelas untuk mengukur keberhasilan. Untuk tipe organisasi di sebuah perusahaan menghitung metrik dapat berfokus pada biaya yang dikeluarkan dan apa saja yang mereka dapatkan dari biaya yang dikeluarkan tersebut untuk kebutuhan IT perusahaan. Bentuk Pengukuran Metrik Photo: Opsani Menyambung dari ulasan singkat di atas, maka dalam mengukur dampak Cloud FinOps ini ada lima metrik utama sebagai berikut. Metrik Perhitungan Biaya Metrik yang pertama adalah menghitung biaya pengeluaran untuk IT support. Optimasi biaya menjadi kunci penting jika perusahaan ingin meningkatkan traffic yang cukup tinggi. Menghitung metrik perhitungan biaya ini, biasanya ada dua tipe yang sering digunakan. Pertama, melihat pada sumber daya yang berdampak pada biaya yang dikeluarkan. Kedua, adalah dengan melibatkan sumber daya yang tak diperlukan. Pada Cloud FinOps, Anda bisa menggunakan metrik yang terhubung dengan Recommendation Hub. Di mana fitur tersebut dapat melihat tools mana yang bisa dipilih sesuai kebutuhan untuk meningkatkan kinerja dan membantu optimalisasi. Dengan mengetahui rekomendasi tersebut, setidaknya tim IT perusahaan dapat memperkirakan biaya  yang dikeluarkan nantinya. Metrik Perencanaan Keuangan Perencanaan keuangan juga tak kalah penting dalam memperkirakan biaya yang dikeluarkan untuk operasional Cloud yang digunakan. Perencanaan keuangan untuk kebutuhan Google Cloud harus dilakukan secara berkala. Setidaknya dalam waktu satu bulan. Tak hanya melihat perencanaan saja, fungsi dari metrik ini juga bisa digunakan sebagai bahan untuk evaluasi mengenai penggunaan tools dan platform IT yang digunakan. Sebab, dalam cloud computing memiliki variabel yang berbeda-beda. Metrik Akselerator Photo: Brink News Selanjutnya adalah metrik akselerator. Metrik ini biasanya digunakan untuk melihat penggunaan FinOps guna mendapatkan keuntungan yang optimal. Adanya metrik Tools & Accelerators ini memungkinkan pengguna untuk melihat mana saja platform yang dapat diotomatisasi dan dapat mengurangi biaya pengeluaran. Dalam melihat metrik akselerator, Recommendation Hub menjadi pilihan tepat. Khususnya bila Anda menggunakan tools unggulan seperti Google Cloud Console. Tak hanya itu saja, untuk mendukung kelancaran perusahaan Anda bisa menggunakan tools yang terintegrasi dengan API. Metrik Akuntabilitas Cloud FinOps dapat pula Anda gunakan untuk mengukur metrik akuntabilitas penggunaan Google Cloud. Tujuan dari metrik ini adalah untuk membantu akselerasi finansial bagi sebuah organisasi perusahaan. Oleh karena itu, Google Cloud menyarankan para penggunanya untuk mengadopsi Cloud Enablement % sebagai standar metrik dari pilar akuntabilitas dan memudahkan tim IT maupun para petinggi perusahaan dalam membaca data. Sebab, tanpa adanya pengetahuan yang cukup maka proses perhitungan metrik menggunakan Cloud FinOps cukup sulit dilakukan. Misalnya saja menggunakan metode prinsip Pareto 80/20. Atau dengan menggunakan FinOps Foundation untuk lebih baik dalam mengetahui proses penggunaan metrik akuntabilitas. Metrik Pengukuran dan Realisasi Terakhir adalah metrik pengukuran dan realisasi. Untuk melakukannya, Anda perlu melakukan proses penandaan sebuah produk dan platform. Tujuannya untuk memudahkan dalam melakukan proses audit. Secara umum, dalam perhitungan metrik ini ada tiga tipe pada sumber daya cloud. Pertama, tandai bagian penting seperti komputer, database, dan media penyimpanan. Kedua, Anda juga perlu untuk menandai sumber daya lainnya yang berhubungan dengan proses bisnis perusahaan. Ketiga, menggunakan metode alokasi P&L secara tradisional apabila proses penandaan secara otomatis tidak bisa dilakukan. Penutup Photo: Khyber Academy Setidaknya itulah lima jenis metrik utama dalam mengukur dampak Cloud FinOps di Google Cloud pada organisasi Anda. Jika Anda ingin menggunakan layanan Google Cloud premium sesuai kebutuhan, sebaiknya pilih vendor yang sudah terpercaya. Salah satunya adalah EIKON Technology yang memiliki lisensi resmi dari Google pusat dalam menjual berbagai macam platform bagi para pengguna di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di sini. Selain mendapatkan produk berkualitas, juga ada layanan after sales yang ditawarkan untuk memberikan kenyamanan kepada para pengguna. Selamat mencoba!

Google Cloud, Info

3 Alasan untuk Melakukan Peering Aplikasi SAP dengan Google Cloud Services

Akhir-akhir ini, RISE with SAP menjadi solusi yang efisien bagi para pengguna SAP yang mencari jalur cloud tercepat, sederhana, dan tentunya lebih terjangkau. RISE with SAP sendiri merupakan penawaran berbasis subscriptions yang biasanya mencakup sejumlah aplikasi yang terkelola sepenuhnya, termasuk SAP S/4HANA Cloud dan elemen SAP Business Technology Platform. Sebagai partner RISE with SAP, Google Cloud bekerja sama dengan SAP untuk memastikan konektivitas yang aman, handal, dan memiliki performa tinggi antara aplikasi SAP yang Anda pakai dengan layanan Google Cloud lainnya. Untuk mewujudkannya, Google Cloud fokus pada kemampuan VPC network peering. Simak ulasan berikut untuk mempelajari lebih lanjut mengapa sebaiknya melakukan VPC network peering aplikasi SAP Anda melalui Google Cloud services.   VPC network peering merupakan tautan penting aplikasi SAP Photo Credit: Google Cloud Blog Ketika SAP mengimplementasi aplikasi Anda yang dikelola dengan RISE with SAP di Google Cloud, SAP juga menyediakan sebuah VPC atau virtual private cloud untuk lingkungan SAP tersebut. VPC sendiri berarti sebuah jaringan yang telah tervirtualisasi dan menyediakan fungsionalitas, performa, dan manfaat keamanan yang sama dengan jaringan fisik khusus. Menggunakan VPC network peering untuk menghubungkan lingkungan SAP terkelola milk Anda dengan aplikasi dan Google Cloud services, memberikan tiga manfaat utama: Latensi jaringan Traffic yang tetap berada dalam jaringan Google bisa menikmati latensi yang lebih rendah daripada konektivitas dengan alamat eksternal. Baca juga: Bagaimana Cara Kerja Google Cloud Operations Suite? Keamanan jaringan Pemilik layanan tidak perlu mengekspos layanan mereka kepada publik dan VPC network peering juga mendukung bantuan untuk menangani risiko terkait. Biaya jaringan Jaringan yang melalui proses peering bisa menggunakan IP internal untuk berkomunikasi. Ini jauh lebih hemat dibandingkan jika Anda menggunakan bandwidth dari IP eksternal. Harga jaringan regular pun berlaku untuk seluruh traffic. Memperkuat struktur keamanan SAP Photo Credit: Dan Nelson (Pixabay) Meski klaim utama VPC network peering adalah untuk memastikan konektivitas tanpa batas antara aplikasi yang dikelola SAP dengan lingkungan Google Cloud lainnya, namun dalam temuan terbaru justru ditemukan hal lain. VPC network peering telah terbukti mampu membantu pengguna mendapatkan kontrol yang lebih besar atas keamanan lingkungan cloud mereka yang mencakup: Menerapkan kemampuan keamanan jaringan tambahan seperti firewall tingkat tinggi, deteksi awal intrusi, hingga inspeksi paket jaringan yang melampaui langkah-langkah keamanan SAP standar. Integrasi dengan Google Cloud Interconnect untuk menautkan lingkungan lokal dan Google Cloud, termasuk RISE dengan aplikasi terkelola SAP, memungkinkan Anda untuk tidak harus mengirimkan traffic ke internet publik. Meningkatkan nilai aplikasi SAP Anda Jika perusahaan Anda sudah melakukan konfigurasi VPC network peering, segalanya akan menjadi lebih praktis. Selain dua manfaat yang telah disebutkan, Google Cloud juga menawarkan banyak cara agar Anda bisa melengkapi dan bahkan meningkatkan nilai aplikasi SAP, yaitu dengan cara: Menggunakan Google BigQuery untuk menggabungkan dan memperkaya data aplikasi terkelola SAP. Mengandalkan kemampuan Google AI/ML untuk mempertajam analitis prediktif dan memberikan opsi pengambilan keputusan secara real-time. Memanfaatkan Google Kubernetes Engine untuk memulai upaya pengembangan aplikasi cloud-native Anda sendiri. Dengan melakukan VPC network peering pada aplikasi terkelola SAP milik Anda menggunakan Google Cloud maka konektivitas pun menjadi semakin luas dan lebih mudah dikelola. Selain itu, layanan ini juga menawarkan peningkatan keamanan terbaik yang melindungi Anda dari berbagai macam ancaman bahaya. Untuk memastikan agar proses VPC network peering berjalan lancar tanpa hambatan, gunakan hanya Google Cloud yang berlisensi asli. Di Indonesia sendiri, Anda bisa mendapatkan produk Google yang asli melalui official partner yang telah mereka tunjuk seperti EIKON Technology. Klik di sini untuk konsultasi langsung dengan tim EIKON Technology mengenai Google Cloud services untuk aplikasi SAP.

Google Cloud

5 Cara Manfaatkan Google Cloud untuk Memudahkan Integrasi Post-Merger Perusahaan

Beberapa tahun terakhir ini, banyak perusahaan yang mempercepat transformasi digital mereka. Dorongan ini bukan hanya sebagai bentuk efisiensi biaya, tapi juga untuk meningkatkan produktivitas. Sayangnya, proses merger & acquisitions (M&A) terkadang tidak berjalan mulus. Sebab, bagaimanapun juga, dua perusahaan yang digabungkan pasti memiliki nilai dan cara kerja yang berbeda. Begitu pula dengan teknologi yang mereka gunakan. Google Cloud menawarkan serangkaian solusi serta proses untuk memudahkan integrasi post-merger perusahaan Anda dengan 5 cara berikut ini. Integrasi yang mulus di seluruh Cloud Service Providers dan data center melalui Anthos Ketika pelanggan M&A memiliki tumpukan teknologi yang terfragmentasi di beberapa Cloud Service Providers (CSP) dan cloud pribadi mereka, maka gesekan dalam siklus hidup software development lifecycle (SDLC) pun meningkat. Hal ini sebabkan oleh adanya banyak proses yang diperlukan untuk mengembangkan, menguji, dan merilis perangkan lunak di berbagai lingkungan. Tanpa adanya platform yang konsisten maka perusahaan sama saja telah menyia-nyiakan resources yang berharga dan gagal memenuhi tuntutan pelanggan untuk mendapatkan kecepatan yang dibutuhkan. Jika melihat temuan dari Forrester Consulting, terlihat bahwa penggunaan Anthos sebagai platform terkelola akan menghasilkan potensi return on investment (ROI) hingga 4.8x, pengurangan aktivitas non-coding hingga 38%, dan peningkatan migrasi serta modernisasi aplikasi sebesar 75%. Peningkatan opsionalitas, obeservabilitas, dan control TI dengan Apigee Bagi tim teknologi, dampak merger akan langsung terasa. Bisa dilihat dari lingkungan teknologi yang menjadi lebih besar, lebih kompleks, dan kemungkinan besar memiliki lebih banyak kantong duplikasi. API merupakan elemen penting yang menentukan keberhasilan integrasi post-merger. Google Cloud melalui layanan API Management, Apigee membantu Anda untuk mendapatkan kontrol yang lebih baik di semua infrastruktur, memungkinkan perusahaan dapat mengambil keputusan yang lebih strategis dan berdasarkan data. Modernisasi technical debt dan mengurangi waktu operasi post-merger Photo Credit: Campaign Creators (Unsplash) Google Cloud menawarkan tiga solusi untuk menghadapi situasi post-merger, yaitu: Modernisasi post-merger Menggunakan alat, proses, serta metode dari Google Cloud (Platform G4), Anda bisa mengotomatiskan dan memodernisasi sistem lama dengan cepat, misalnya untuk memperbaharui mainframe dengan menerjemahkan kode dalam bahasa Cobol ke bahasa Java secara otomatis. Menyerang backlog post-merger Google Cloud Cortex Framework menawarkan blueprints berulang dan arsitektur referensi yang dapat mempercepat waktu. Hal ini mungkin dilakukan karena backlog sendiri seringkali berlipat ganda setelah merger. Jadi Anda bisa memanfaatkan pola berulang untuk menetapkan skala output tim teknologi. Membagi dan menyelesaikan kerumitan Menguraikan aplikasi lama melalui container sehingga membuka jalur untuk migrasi dan modernisasi langkah demi langkah. Proses ini juga secara bertahap memindahkan proses ke Virtual Machines yang ada pada Cloud dan kemudian berpindah ke container untuk memanfaatkan kekuatan penuh Kubernetes. Menggabungkan data dan menyusun ulang prioritas operasi serta lisensi data Dengan menggunakan data pasar sebagai layanan di Google Cloud, perusahaan yang digabungkan bisa melakukan rasionalisasi kebutuhan infrastruktur dan lisensi data dengan cepat dan efisien. Misalnya, divisi keuangan dapat memanfaatkan data pasar komersial yang tersimpan di Google Cloud dan sudah dalam kondisi siap untuk dianalisis. Anda juga bisa menggunakan set data geolokasi dari Google Earth Engine untuk menyesuaikan hal-hal yang berkaitan dengan kondisi geografis. Baca juga: Transformasi Industri FMCG dengan Sistem SAP Google Cloud Menempatkan keamanan dan ketahanan operasional pusat operasi Setelah merger, perusahaan yang bergabung kemungkinan besar harus mematuhi lebih banyak pengawasan dibandingkan dengan situasi saat mereka masih berdiri sendiri. Hal ini terkadang bisa menimbulkan tantangan yang signifikan, terutama dalam masalah operasional teknologi kedua perusahaan. Google Cloud menawarkan serangkaian layanan yang secara inheren dapat dimanfaatkan dalam situasi semacam ini. Contohnya, Google menawarkan transparansi akses data, portabilitas scenario keluar, serta penawaran Sovereign Cloud dengan partner tepercaya untuk proyek dengan jaminan keamanan tingkat tinggi. Photo Credit: Amy Hirschi (Unsplash) Situasi post-merger sudah pasti akan memberikan tekanan signifikan pada tim teknologi kedua perusahaan. Google Cloud dengan rangkaian layanan, teknologi, fitur, serta metode dapat Anda manfaatkan untuk melalui situasi tersebut. Untuk itu, segera dapatkan Google Cloud dengan lisensi asli yang dikeluarkan Google hanya di EIKON Technology, partner resmi Google  di Indonesia. Klik di sini untuk info lebih lanjut!

Google Cloud

API Management yang Lebih Efisien dengan Apigee dari Google Cloud

APIs merupakan standar untuk membangun sekaligus berbagi aplikasi modern yang mendukung banyak perusahaan saat ini. Semua bisnis modern yang ada sekarang menggunakan API untuk bergerak cepat namun tetap bisa menjaga sisi kompetitifnya. Meski begitu, seiring dengan berjalannya waktu, penyampaian, pengelolaan, serta analisis terhadap API, data, dan services yang aman menjadi semakin kompleks dan menantang. Sebab, ekosistem perusahaan kini terus berkembang dan bahkan mampu melampaui pusat data lokal mereka dalam menyertakan cloud (baik itu pribadi maupun publik), SaaS, dan berbagai titik akhir TI lainnya. Di sinilah API Management hadir sebagai sebuah solusi praktis. Apa itu API Management Photo Credit: Google Cloud Blog Coba bayangkan Anda punya beberapa backend services seperti REST/SOAP, beberapa microservices, sebuah service bus dan sedikit tambahan services dari pihak ketiga. Dari rangkaian tersebut, Anda mendapatkan beberapa pengguna layanan: partner bisnis, karyawan, hingga para pelanggan. Mereka menggunakan aplikasi Anda yang memerlukan backend services atau memulai tindakan dengan sebuah API. Para pengembang membuat aplikasi baru menggunakan API untuk berpartisipasi dalam ekosistem. Semua hal yang dibutuhkan untuk memproduksi API, mulai dai portal pengembang, pengemasan API, opsi keamanan yang fleksiber, hingga mengubah metric operasional menjadi analitis bisnis. Itulah yang dimaksud dengan API Management. Apa itu Apigee Google Cloud menawarkan Apigee untuk membantu Anda mendapatkan API Management yang lebih baik. Apigee sendiri merupakan sebuah API Management yang berfungsi sebagai alat modernisasi aplikasi dan monetisasi saluran bisnis. Dengan menggunakan Apigee, Anda bisa memiliki control akses aplikasi ke data dan backend services lebih mudah. Apigee juga menawarkan pengembangan aplikasi dengan alat untuk mengakses, mengelola, dan menyediakan API seperti: API Services Alat yang digunakan untuk mengarahkan traffic dari aplikasi ke backend services. API Services juga bertugas sebagai gateway perusahaan yang mengatur dan mencegah penyalahgunaan backend services. Dengan API Services, Anda dapat menerapkan pembatasan dan menentukan kuota pada services untuk melindungi backend. Developer Portal Apigee menawarkan portal pengembang untuk melayani pengguna API dan juga pengembang aplikasi. Mereka bisa mendaftar untuk menggunakan API, mendapatkan kredensial akses layanan, serta dokumentasi untuk mempelajari cara menggunakan API. API Monetization Memanfaatkan API Monetization Anda bisa membuat berbagai paket monetisasi yang membebankan biaya kepada pengembang (bisa juga dengan membayar mereka melalui sistem bagi hasil) untuk penggunaan API Anda. API Analytics Tool yang satu ini membantu tim API Anda untuk mengukur segala hal, mulai dari metrik keterlibatan pengembang hingga metric bisnis dan operasional. Analitis ini akan membantu tim API meningkatkan aplikasi. Bukan hanya itu, API Analytics juga mampau menjawab pertanyaan mengenai pola traffic, pengembang teratas, hingga mengenali metode API yang sedang populer. Baca juga: Kelebihan Service Directory Google Cloud Apigee memberi Anda kebebasan untuk memilih antara konfigurasi atau pengkodean. Ada sejumlah kebijakan yang melakukan hal-hal dasar dan Anda bisa memasukkan beberapa di antaranya untuk meminta token atau sekadar menambahkan response caching jika ingin melakukan pengembangan berbasis kode. Anda juga bisa membuat kebijakan sendiri, memasukkan atau kemudian menggabungkannya dengan kebijakan yang sudah ada. Langkah ini bisa dilakukan dengan JavaScript Java atau Python. Perbedaan Apigee API Management dengan API Gateway Photo Credit: PxHere API Gateway sendiri merupakan bagian kecil dari platform API Management. Ini memungkinkan untuk memberikan akses yang aman dan mendapatkan sorotan terhadap layanan Anda di Google Cloud (App Engine, Cloud Functions, Cloud Run, Compute Engine, hingga GKE) melalui REST API yang telah terdefinisi dengan baik sehingga mampu bekerja secara konsisten di semua layanan, terlepas dari implementasi layanan yang digunakan. Dengan API yang konsisten maka: Layanan Anda akan lebih mudah digunakan bagi para pengembang aplikasi. Implementasi backend services dapat diubah tanpa harus mempengaruhi API publik. Memudahkan akses untuk menggunakan fitur skala, pemantauan, dan keamanan yang ada dalam Google Cloud Platform (GCP), Apigee, di sisi lain, dilengkapi dengan sebuah gateway. Namun Apigee dapat membantu mendorong konsumsi API karena telah mencakup portal pengembang, pemantauan, monetisasi, operasi API lanjutan, dan kemungkinan ekstensi lainnya. Dengan adanya kebijakan bawaan, gateway Apigee memiliki kemampuan yang lebih baik. Apigee juga bisa dihubungkan dengan arbitrary backends. Photo Credit: Max Pixel Dengan memanfaatkan API Management Apigee, Anda bisa mendapatkan navigasi yang lebih baik saat mengembangkan aplikasi, terutama untuk urusan backend services. Segala kemudahan yang ditawarkan Apigee bisa Anda dapatkan dengan berlangganan Google Cloud secara legal. Dapatkan Google Cloud yang resmi dan memiliki sertifikat keaslian hanya di EIKON Technology. EIKON Technology sendiri merupakan partner resmi yang ditunjuk langsung oleh Google sebagai reseller produk mereka untuk wilayah Indonesia. Klik di sini untuk konsultasi lebih lanjut mengenai Google Cloud dengan tim EIKON Technology.

Scroll to Top