EIKON Technology

Google Meet

Info

Update Google Meet, Kini Anda Bisa Tambah Hingga 25 Co-host

  Lebih dari sekadar platform video call, Google Meet telah menjadi alat penunjang kolaborasi dan produktivitas kerja melalui aktivitas online meeting. Agar aktivitas tersebut berlangsung produktif dan aman, berbagai update Google Meet pun senantiasa diberikan dari waktu ke waktu. Pada update terbaru ini, yang dirilis pada 11 Agustus 2021 lalu, kini online meeting di Google Meet memungkinkan Anda untuk menambahkan hingga 25 co-host. Tak hanya itu, para co-host yang telah ditunjuk juga akan memiliki kontrol lebih dalam menjalankan online meeting di Google Meet.  Apa saja bentuk kontrol yang dimaksud? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini. Co-host memiliki kontrol lebih terhadap online meeting Photo Credit: Blog Google Workspace Melalui update Google Meet terbaru, mulai sekarang Anda bisa menunjuk hingga 25 co-host saat online meeting. Sebagai co-host, mereka berhak melakukan sejumlah kontrol terhadap online meeting di Google Meet. Namun, sebelumnya pastikan dulu untuk mengaktifkan opsi Host Management. Anda bisa menemukannya pada menu Settings > Host Controls. Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan oleh co-host saat online meeting berlangsung di Google Meet: Membatasi siapa saja yang bisa mengirim pesan atau chat Membatasi siapa saja yang bisa berbagi layar (share screen) Mengakhiri online meeting untuk semua peserta Mengaktifkan mode mute untuk semua peserta hanya dalam satu klik Berbagai kontrol untuk co-host tersebut tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Starter, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Enterprise Essentials, Education Standard, Education Plus, Education Fundamentals, Teaching and Learning Upgrade, Nonprofits, Frontline, serta seluruh pelanggan G Suite Basic dan Business. Fitur Quick Access mempermudah peserta untuk bergabung Photo Credit: Blog Google Workspace Selain penambahan hingga 25 co-host, update Google Meet juga mencakup perluasan kontrol pada fitur Quick Access. Saat online meeting di Google Meet, kontrol Quick Access akan diaktifkan (ON) secara default. Ketika fitur ini aktif, maka peserta meeting dari domain Anda bisa secara otomatis bergabung mengikuti meeting lewat perangkat desktop, mobile, atau melalui panggilan masuk. Lalu, apa yang terjadi jika fitur Quick Access dalam keadaan nonaktif? Host harus terlebih dulu bergabung dengan meeting. Hanya peserta yang telah diundang saja yang dapat mengikuti meeting tanpa harus mengajukan izin lagi. Artinya, tidak ada peserta anonim yang bisa bergabung dengan online meeting di Google Meet. Update pada fitur Quick Access ini dapat diakses seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi yang berlangganan G Suite Basic dan Business. Namun, aksesnya tidak akan tersedia bagi pelanggan Google Workspace Individual yang menggunakan Google Accounts personal. Panel People juga mendapatkan update Photo Credit: Blog Google Workspace Saat mengadakan online meeting di Google Meet, kemungkinan besar Anda akan menemukan panel bernama People yang biasa muncul di sebalah kanan layar. Update Google Meet terbaru ternyata juga diberikan pada panel People ini. Tak hanya tersedia pada versi web, update dari panel People ini juga akan dapat Anda temukan pada Google Meet versi mobile. Berkat adanya update terhadap panel People, kini Anda bisa dengan mudah dan cepat bernavigasi ke peserta tertentu untuk melakukan mute, menghapus mereka dari panggilan online meeting, atau memberikan kontrol sebagai host. Bagi peserta yang ditunjuk sebagai co-host, maka akan muncul ikon atau simbol bergambar perisai keamanan pada nama mereka.   Secara perlahan, berbagai update Google Meet tersebut mulai diluncurkan untuk publik pada 16 Agustus 2021. Namun, mengingat ada update yang hanya bisa diakses oleh pelanggan Google Workspace edisi tertentu, sekarang adalah saat yang tepat untuk berlangganan Google Workspace edisi premium. Cukup hubungi EIKON Technology selaku partner produk Google resmi di Indonesia dan Anda akan mendapat bantuan untuk memilih edisi Google Workspace yang paling sesuai kebutuhan. Segera berlangganan Google Workspace sekarang juga agar bisa menikmati berbagai update Google Meet di atas!

Info

Pengalaman Baru Akses Google Meet dari Glass Enterprise

Siapa bilang Google Meet hanya bisa diakses melalui perangkat seperti laptop, tablet, atau smartphone? Padahal, para pekerja lapangan seperti teknisi juga butuh berkolaborasi dengan anggota tim lain. Namun, dengan pekerjaan mereka di lapangan yang begitu menyita perhatian, penggunaan laptop atau tablet untuk mengakses Google Meet tentunya akan kurang praktis. Menjawab keresahan tersebut, Google telah membuka akses Google Meet untuk perangkat Google Glass Enterprise Edition 2 (Meet on Glass). Dengan Meet on Glass, kini para peserta rapat online dapat merasakan langsung sudut pandang dari perspektif pengguna Glass Enterprise. Di sisi lain, pengguna Glass Enterprise juga dapat mengikuti video meeting secara real-time. Apa itu Glass Enterprise? Photo Credit: Google Glass Google Glass Enterprise adalah perangkat head-mounted display AR berbentuk kacamata. Dirancang sebagai perangkat komputasi (cloud) yang bisa dipakai (wearable), pengoperasian Glass Enterprise didukung oleh internet sehingga memungkinkan pengguna untuk mengakses fungsi-fungsinya melalui perintah suara. Pada 2019 lalu, versi terbaru dari Glass Enterprise yang diberi nama Glass Enterprise Edition 2 resmi diluncurkan. Setahun setelahnya, tepatnya pada Oktober 2020, Google mengumumkan integrasi Google Meet pada Glass Enterprise Edition 2. Namun, saat itu, akses Google Meet on Glass masih sangat terbatas dalam program open beta untuk beberapa pengguna saja. Integrasi Google Meet dengan Glass Enterprise tingkatkan kolaborasi Photo Credit: Google Cloud Kabar baiknya, sejak pertengahan Juli 2021 lalu, program open beta tersebut telah diperluas sehingga kini seluruh pelanggan Google Workspace dapat mengakses Google Meet melalui perangkat Glass Enterprise. Melalui Meet on Glass, Google membawa pengalaman video conference ke level yang lebih tinggi. Dengan begitu, akan ada lebih banyak pelanggan di seluruh dunia yang bisa mengakses Google Meet, tak peduli perangkat apa pun yang digunakan. Kolaborasi dengan anggota tim di lapangan atau pekerja garda depan (frontliner) pun tetap mustahil dijalankan. Di samping itu, akses Google Meet pada perangkat Glass Enterprise juga merupakan salah satu bentuk komitmen Google untuk menciptakan pengalaman meeting yang inovatif dan mendalam. Pengalaman ini diharapkan mampu membantu Anda dan pelanggan lain untuk bekerja bersama (kolaborasi), bukan hanya meeting bersama. Bantu menyelesaikan berbagai tantangan kerja Photo Credit: Google Cloud Pengalaman Meet on Glass terbukti telah membantu banyak pekerja dalam menyelesaikan tantangan di lapangan. Hal ini dirasakan langsung oleh sejumlah pelanggan yang telah lebih dulu mendapat kesempatan untuk mengimplementasikan Meet on Glass. Di Amerika Serikat, misalnya, perusahaan layanan real estate bernama CBRE menggunakan Meet on Glass untuk menghubungkan pekerja di lapangan dengan project manager dan tim HQ. Dengan seluruh tim yang saling terhubung melalui live video dari pekerja di lapangan, bukan hanya komunikasi jadi lebih jelas, tapi proses pengambilan keputusan juga jadi lebih cepat. Hal tersebut juga didukung dengan kemudahan penggunaan Glass Enterprise sehingga tidak membuat bingung para pemakainya. Kabar baiknya lagi, akses Google Meet pada Glass juga terintegrasi dengan Google Workspace. Hanya dengan beberapa klik, Anda bisa bergabung dengan event di Google Calendar langsung melalui Glass Enterprise. Bagi perusahaan yang memiliki tim di lapangan, bekali mereka dengan perangkat Google Glass Enterprise Edition 2. Dilengkapi akses Google Meet untuk panggilan video, komunikasi dan kolaborasi pun bisa berjalan optimal. Merupakan perangkat komputasi, Google Glass Enterprise Edition 2 pun masih menjadi bagian dari produk Google Cloud. Karenanya, selain membeli perangkat Glass Enterprise, lengkapi pula dengan berlangganan Google Cloud agar bisa mengakses Google Meet dan program-program produktivitas lain seperti Calendar dan Gmail. Pastikan Anda membeli perangkat Google Glass Enterprise Edition 2 dan berlangganan Google Cloud hanya di partner resmi Google seperti EIKON Technology!

Google Meet, Google Workspace, Productivity, Produktivitas, School

4 Update Penting Google for Education dari Event The Anywhere School 2021

  Tahun ini, event tahunan The Anywhere School telah sukses diselenggarakan pada Juni 2021 lalu. The Anywhere School merupakan online event gratis dari Google yang ditujukan kepada guru, admin IT, dan para petinggi di bidang edukasi. Melalui event ini, Google for Education membagikan update seputar produk dan perangkat yang mereka kembangkan untuk memenuhi kebutuhan edukasi. Ada empat produk unggulan yang menjadi fokus utama Google pada event The Anywhere School 2021. Keempat produk ini tergabung dalam program Google for Education, yaitu Google Classroom, Google Meet, Google Workspace for Education, dan Chrome OS. Apa saja update yang diberikan? Cari tahu selengkapnya di bawah ini! Peningkatan keamanan dan kolaborasi pada Google Workspace for Education Photo Credit: Google Pada Mei 2021 lalu, Google meluncurkan fitur Smart Canvas untuk Google Workspace for Business. Fitur ini membuat aplikasi seperti Docs, Slides, dan Sheets menjadi lebih interaktif sehingga memperkuat kolaborasi di antara penggunanya. Ternyata Smart Canvas tak hanya ada pada Google Workspace for Business, tapi juga bisa diakses oleh para pengguna Google Workspace for Education. Hal ini tentunya akan memudahkan para guru dan murid untuk berkolaborasi walaupun tidak bertemu langsung. Tak hanya itu, Google Workspace for Education juga mendapatkan peningkatan sistem keamanan, khususnya bagi Anda yang berlangganan edisi Education, Education Plus, atau Education Standard. Ragam fitur terbaru untuk Google Classroom Photo Credit: Google Produk lain dari Google for Education yang juga mendapat update adalah Google Classroom. Sebagai learning management system (LMS), Classroom telah membantu banyak guru dan murid dalam melangsungkan kegiatan belajar dan mengajar yang efektif secara online. Berikut ini sejumlah fitur terbaru yang akan Anda temukan pada Google Classroom: Fitur impor daftar nama (roster) akan memudahkan pihak admin untuk menyiapkan kelas dalam skala besar sehingga lebih menghemat waktu. Guru atau pengajar kini bisa menambahkan konten atau aktivitas pembelajaran favorit ke dalam Classroom melalui fitur add-ons. Dashboard baru yang menampilkan aktivitas murid di Classroom, memungkinkan guru untuk memantau partisipasi murid. Kini guru bisa memberikan tugas kepada beberapa kelas sekaligus dalam waktu bersamaan. Google Meet jadi lebih mudah dan aman digunakan ​​ Photo Credit: Google Demi meningkatkan pengalaman kelas online, Google Meet sebagai salah satu produk Google for Education juga mendapatkan update. Berbagai fitur ditambahkan agar bisa terus mendukung kebutuhan para guru dan murid secara berkelanjutan. Berkat update tersebut, Google Meet jadi lebih mudah digunakan karena kini mampu mengaktifkan fungsi pin terhadap beberapa pembicara sekaligus dalam waktu bersamaan. Tak hanya itu, layanan panggilan video atau video conference juga mendapat peningkatan kualitas. Kini video conference di Google Meet dapat terintegrasi dengan fitur live streaming secara publik di YouTube. Tidak ketinggalan peningkatan performa pada fitur hand-raising dan teks terjemahan langsung (live translated captions) yang akan memudahkan para peserta untuk berpartisipasi. Personalisasi pada perangkat Chromebook Photo Credit: Google Google for Education memang pada dasarnya dapat diakses melalui beragam perangkat, mulai dari Windows hingga MacOS. Namun, tidak sedikit sekolah yang membagikan perangkat Chromebook agar dapat menjalankan program-program Google for Education secara optimal. Dibekali sistem Chrome OS, Chromebook memang dirancang untuk menjalankan program atau software buatan Google dengan performa maksimal, termasuk Google for Education. Agar para pengguna bisa lebih mudah menggunakan Chromebook, kini sistem login diubah lebih sederhana dengan adanya fitur PIN. Hadir pula fitur Chrome Insights Reports yang memudahkan admin untuk mengecek batas tanggal maksimal dari update otomatis pada Chromebook. Hal ini disebut juga dengan Automatic Update Expiration (AUE). Dengan begini, admin bisa tahu Chromebook mana saja yang AUE-nya akan berakhir sehingga dapat mempertimbangan untuk membeli perangkat baru. Dengan adanya update terbaru, produk-produk Google for Education pun dapat lebih maksimal dalam membantu Anda melakukan berbagai aktivitas pendidikan. Imbangi pula dengan pemakaian perangkat yang punya performa kuat seperti Chromebook. Tenang saja, kini Anda bisa membeli Chromebook dengan mudah dan aman melalui EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google di Indonesia, EIKON Technology menyediakan berbagai perangkat Chromebook dalam berbagai merek dan spesifikasi. Dibantu tim berpengalaman dan profesional, Anda dapat memilih yang paling sesuai kebutuhan. Klik di sini untuk dapatkan perangkat Chromebook Anda agar bisa segera menggunakan Google for Education!

Google Meet, Google Workspace, Rapat online

Peningkatan Performa Google Meet Live Stream dengan 2 Fitur Baru

Banyak perusahaan mengadakan rapat atau pertemuan penting yang melibatkan ratusan hingga ribuan peserta. Umumnya, aktivitas ini dilakukan oleh perusahaan berskala besar untuk menyampaikan suatu pesan penting. Walau begitu, bukan berarti ribuan orang tersebut harus berkumpul di satu tempat yang sama. Melalui penggunaan Google Meet Live Stream, perusahaan bisa mengadakan sesi live stream untuk ditonton hingga 100.000 pengguna. Dengan begini, pengguna dapat menonton video live stream tersebut dari tempat masing-masing melalui web atau perangkat mobile mereka. Kini, pengalaman live stream video menggunakan Google Meet akan semakin meningkat berkat adanya update terbaru pada 1 Juli 2021 lalu. Setidaknya ada dua fitur baru yang disematkan dalam update tersebut. Apa saja? Cari tahu selengkapnya di bawah ini. Cross-domain live streams Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Salah satu fitur baru yang akan meningkatkan pengalaman menonton Google Meet Live Stream adalah cross-domain live streams. Seperti yang Anda tahu, sebelumnya hanya tamu undangan dari organisasi Anda yang bisa ikut menonton video Google Meet. Namun, fitur baru ini memungkinkan Anda untuk memperluas jangkauan penayangan live stream. Melalui fitur cross-domain, kini admin dapat menunjuk domain Google Workspace tepercaya untuk mengikuti live stream di Google Meet. Setelah domain ditambahkan, Anda bisa mengundang para pengguna yang ada dalam domain tersebut untuk menyaksikan live stream yang diadakan oleh perusahaan Anda. Captions in live streams Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Fitur kedua yang ditambahkan adalah captions atau bisa juga disebut subtitle. Sebetulnya, fitur captions sudah tersedia lebih dulu pada Google Meet Video Calls, dan kini Anda juga akan bisa menemukannya pada Live Stream. Captions akan tersedia dalam bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Spanyol, dan Portugis. Melalui adanya captions, kini Google Meet  bisa lebih mudah diakses oleh pengguna yang memiliki masalah pendengaran. Lalu, bagi yang lebih suka membaca teks daripada mendengarkan pembicaraan, fitur captions akan membuat Anda lebih menikmati sesi live stream melalui Google Meet. Mulai tersedia sejak akhir Juni pada edisi Google Workspace tertentu Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Fitur cross-domain dan captions pada mulai bisa dinikmati oleh beberapa pengguna terpilih sejak 30 Juni 2021 lalu. Sedangkan untuk seluruh pengguna lainnya, kedua fitur tersebut baru akan dirilis secara bertahap mulai 12 Juli 2021 nanti. Namun, penting diketahui bahwa fitur cross-domain dan captions hanya tersedia bagi Anda yang berlangganan Google Workspace Enterprise Standard, Enterprise Plus, Teaching and Learning Upgrade, serta Education Plus. Kedua fitur ini tidak tersedia bagi pengguna Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, Nonprofits, serta G Suite Basic and Business.   Kehadiran fitur cross-domain dan caption akan mengoptimalkan pengalaman Anda dalam melangsungkan sesi live stream via Google Meet. Karenanya, agar bisa menikmati kedua fitur baru tersebut, segera upgrade Google Workspace Anda ke edisi Enterprise Standard, Enterprise Plus, Teaching and Learning Upgrade, atau Education Plus. Caranya sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi partner resmi Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Sebagai partner Google yang tepercaya, EIKON Technology siap menjawab pertanyaan Anda seputar edisi berlangganan Google Workspace. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi EIKON Technology sekarang juga agar Anda bisa segera menikmati dua fitur baru pada Google di atas!  

Google Meet, Google Workspace, Productivity, Rapat online

6 Fitur Baru Google Meet Tingkatkan Pengalaman Panggilan Video

  Tahun lalu, Google mengumumkan bahwa mereka menyediakan layanan Google Meet secara gratis. Sejak saat itu, Google Meet telah membantu jutaan penggunanya untuk tetap terhubung dengan satu sama lain selama pandemi. Pengembangan terhadap Google Meet terus dilakukan demi meningkatkan pengalaman pengguna dalam melakukan panggilan video. Berbagai fitur baru Google Meet pun rutin diluncurkan. Kali ini, fitur-fitur Google Meet tersebut tak hanya akan semakin memudahkan aktivitas panggilan video, tapi juga memberikan sedikit keseruan! Apa saja-fitur-fitur tersebut? Cari tahu selengkapnya di bawah ini! Memindahkan atau sembunyikan feed video sendiri Photo Credit: Google Melalui feedback yang diberikan, banyak pengguna Google menyampaikan bahwa mereka bisa berkonsentrasi lebih baik selama panggilan video jika tidak melihat diri sendiri. Berdasarkan feedback tersebut, Google Meet pun memberi kendali kepada Anda untuk mengatur ulang posisi dan ukuran feed video Anda sendiri. Bahkan Anda juga bisa menyembunyikan feed video Anda jika memang itu membuat Anda lebih nyaman. Lebih banyak space untuk melihat konten dan feed video peserta lain Photo Credit: Google Dengan feed video diri sendiri yang berkurang ukurannya, atau bahkan disembunyikan, kini Anda punya lebih banyak space untuk melihat feed video para peserta lain dalam panggilan video. Hal ini didukung dengan adanya tampilan baru yang lebih fresh. Tak hanya itu, dalam beberapa bulan mendatang, fitur baru Google Meet juga akan hadir dalam bentuk pin dan unpin konten. Melalui fitur Google Meet ini, nantinya Anda bisa pin beberapa tiles sekaligus pada layar panggilan video. Misalnya, saat online meeting, Anda dapat men-highlight kotak presentasi dan pembicara agar lebih fokus menyimak. Data Saver untuk menghemat pemakaian data Photo Credit: Ono Kosuki (Pexels) Pada situasi tertentu, terkadang panggilan video tetap harus dilakukan saat Anda dalam perjalanan. Masalahnya, tidak semua tempat menyediakan koneksi Wi-Fi yang memadai sehingga Anda pun harus mengandalkan paket data agar tetap bisa terhubung dengan internet. Memahami kebutuhan tersebut, Data Saver hadir sebagai fitur baru Google Meet untuk membantu membatasi penggunaan data pada jaringan mobile. Dengan begini, Anda pun bisa menghemat biaya pembelian paket data pula. Penyesuaian brightness secara otomatis Photo Credit: Google Salah satu tantangan melakukan panggilan video adalah wajah masing-masing peserta yang kurang terlihat, biasanya disebabkan kurangnya cahaya di tempat mereka berada. Bisa juga karena seseorang tengah duduk membelakangi jendela sehingga terjadi backlight. Menjawab tantangan tersebut, Google Meet versi web kini telah dibekali dengan kemampuan baru. Jika seorang pengguna tampak kurang terang, secara otomatis Google Meet akan mendeteksinya dan langsung meningkatkan brightness sehingga bisa dilihat lebih jelas oleh peserta lainnya. Autozoom untuk melihat peserta lain dengan lebih jelas Photo Credit: Matilda Wormwood (Pexels) Fitur baru Google Meet lainnya adalah Autozoom. Ditenagai oleh artificial intelligence (AI), Autozoom berfungsi membantu para peserta lain dalam panggilan video agar bisa melihat Anda secara lebih jelas. Melalui fitur Autozoom, mereka bisa memperbesar (zoom in) tampilan Anda sekaligus memposisikan Anda tepat di depan kamera. Namun, fitur Google Meet satu ini hanya bisa diakses oleh pengguna yang telah berlangganan Google Workspace berbayar. Ubah background dengan tampilan video Photo Credit: Google Melakukan panggilan video dengan Google Meet akan semakin seru dengan kehadiran fitur baru satu ini. Dalam update terbaru Google Meet, kini Anda bisa mengubah background dengan tampilan video. Penggunaan background video memungkinkan Anda untuk menjaga privasi sekaligus membuat sesi panggilan video jadi lebih seru dan menyenangkan. Saat ini, ada tiga opsi video yang bisa Anda pilih untuk dijadikan background, yaitu tema ruang kelas, pesta, dan hutan. Secara bertahap, Google akan terus melakukan penambahan.   Itulah keenam fitur baru Google Meet yang sudah bisa mulai Anda gunakan sejak akhir April 2021 lalu. Namun, mengingat tidak semua fitur tersebut dapat dipakai gratis, sebaiknya jangan tunggu lama untuk berlangganan Google Workspace berbayar. Tenang saja, Google Workspace menyediakan beberapa edisi langganan dengan harga berbeda yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Langsung saja pelajari perbedaannya di sini atau segera hubungi re-seller remi produk Google seperti EIKON Technology. Dengan berlangganan Google Workspace, Anda pun bisa meningkatkan pengalaman panggilan video dengan menggunakan Google Meet!   Meta desc: Berbagai fitur baru Google Meet diluncurkan untuk tingkatkan pengalaman pengguna dalam melangsungkan panggilan video.  

Collaboration, Google Workspace

Smart Canvas, Kolaborasi Terbaru Milik Google Workspace

    Ajang konferensi tahunan Google untuk para developer, Google I/O, baru saja selesai digelar pada 18-20 Mei 2021 di Mountain View, California. Banyak inovasi teknologi yang diumumkan Google untuk produk-produknya. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah Smart Canvas. Smart Canvas adalah perangkat kolaborasi baru yang terdiri dari ragam fitur terkini untuk Google Workspace. Bersifat interaktif dan fleksibel, fitur-fitur baru tersebut akan meningkatkan pengalaman kolaborasi di antara para pengguna Google Workspace, khususnya pengguna aplikasi Docs, Sheets, dan Slides. Apa saja inovasi yang ditawarkan oleh Google melalui Smart Canvas? Cari tahu selengkapnya di bawah ini! Ragam fitur baru pada Docs penunjang kolaborasi; Smart Chips, Checklist, Template Photo Credit: Tangkapan layar dari video Google Workspace Dari berbagai aplikasi yang terdapat pada Google Workspace, Docs menjadi salah satu yang menerima paling banyak fitur baru Smart Canvas. Setidaknya ada tiga fitur unggulan yang disematkan pada Docs, yakni Smart Chips, Checklist, dan Table Template. Ketiga fitur ini disebut juga dengan building blocks interaktif. Berikut penjelasan masing-masing fitur:   Smart Chips – Ketika Anda mention pengguna lain dengan menggunakan tombol at (@), Smart Chips akan menampilkan informasi tambahan dari orang tersebut, mulai dari kontak, jabatan pekerjaan, hingga lokasi. Checklist – Memungkinkan Anda untuk assign tugas kepada anggota tim melalui Docs. Nantinya, checklist tersebut akan terintegrasi dengan Google Tasks sehingga semakin memudahkan Anda untuk mengetahui to-do list. Table Template – Tabel pemungutan suara topik (topic-voting) memudahkan Anda dalam mengumpulkan feedback dari tim. Selain itu, hadir pula tabel project-taker untuk membantu Anda mencatat progress dan pencapaian kerja secara cepat.   Tampilan baru pada Sheets untuk mempermudah pengelolaan data Photo Credit: Google Cloud Inovasi Smart Canvas tak hanya bisa Anda temukan pada Docs, tapi juga Sheets. Bahkan sebetulnya fitur Smart Chips pun nantinya secara bertahap juga akan disematkan pada aplikasi Sheets. Namun, inovasi utama yang diberikan kepada Sheets bisa Anda lihat dari tampilannya. Ya, Sheets mendapatkan tampilan baru untuk memudahkan Anda dan pengguna lain dalam mengelola dan menganalisis data. Google memberikan opsi tampilan dalam format timeline sehingga Anda dapat lebih mudah dan cepat dalam melacak pekerjaan. Tak hanya itu, tampilan baru ini juga memungkinkan Anda untuk mengatur data berdasarkan pemilik, campaign, atau kategori lain. Panggilan Google Meet langsung dari dalam Docs, Slides, dan Sheets Photo Credit: Tangkapan layar dari video Google Workspace Seperti yang disebutkan, Smart Canvas dirancang untuk memperkuat integrasi dan kolaborasi antar pengguna Google Workspace. Selain berbagai inovasi yang dijelaskan pada poin-poin sebelumnya, tujuan tersebut juga diwujudkan melalui fitur panggilan Google Meet pada Docs, Slides, dan Sheets. Artinya, kini Anda bisa langsung melakukan panggilan video dari dalam aplikasi Docs, Slides, maupun Sheets. Dengan begini, Anda dapat menunjukkan progress pekerjaan secara real-time kepada anggota tim. Sambil bekerja bersama, Anda dan tim pun bisa melihat dan mendengarkan satu sama lain. Fitur Smart Canvas satu ini tentunya akan sangat mendukung kolaborasi walaupun Anda dan tim sedang tidak berada di lokasi yang sama. Kolaborasi kerja tetap jalan, produktivitas pun meningkat.   Masih ada sederet inovasi lain yang diberikan Google pada Google Workspace melalui Smart Canvas. Beberapa di antaranya seperti penggunaan emoji reactions pada Docs, fitur creating dan editing Sheets serta Docs dalam Google Chat, hingga format pageless pada Docs. Rencananya, Google akan merilis fitur-fitur tersebut secara bertahap sepanjang 2021 ini. Karenanya, agar tidak ketinggalan, pastikan Anda berlangganan Google Workspace terlebih dulu. Segera hubungi reseller resmi produk Google yang tepercaya seperti EIKON Technology! Tim EIKON Technology akan membantu Anda memilih edisi langganan Google Workspace yang paling sesuai kebutuhan Anda.    

Google hangout, Google Meet, Info, Productivity, Rapat online, Teamwork, Technology

Meet Hardware Dapat Membantu Produktivitas Kerja Saat Work From Home

    Work from home, atau bekerja dari rumah, telah menjadi gaya kerja baru yang kini diadaptasi oleh banyak pekerja. Walaupun mungkin pada awalnya terasa agak kagok, kini aktivitas work from home bisa semakin lancar dilakukan berkat kecanggihan teknologi. Salah satunya yaitu Meet Hardware yang dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja saat work from home. Kelancaran saat meeting tentunya tetap bergantung pada perangkat atau hardware yang Anda gunakan selama work from home. Jika menggunakan Meet Hardware, tak ada yang perlu Anda khawatirkan karena perangkat satu ini dapat membantu menjaga produktivitas Anda saat work from home. Tidak percaya? Buktikan sendiri melalui ulasan di bawah ini! Kolaborasi tetap berjalan dari mana pun Anda berada Photo Credit: Surface (Unsplash) Meskipun harus bekerja dari rumah masing-masing, bukan berarti Anda tidak bisa berkolaborasi dengan para rekan kerja lainnya. Di sinilah Google Meet Hardware dapat membantu Anda dalam mewujudkan kebutuhan tersebut. Meet Hardware adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan online video meeting atau video conference. Beberapa contohnya seperti webcam dan mikrofon. Dengan menggunakan perangkat tersebut selama work from home, komunikasi dengan rekan kerja di tempat lain pun sangat mungkin dilakukan. Kehadiran Meet Hardware membantu melancarkan jalannya komunikasi tersebut sehingga kolaborasi kerja bisa tetap jalan. Namun, dengan catatan, harus tersedia koneksi internet yang mumpuni karena bagaimanapun juga, Anda masih membutuhkannya untuk mengakses aplikasi Google Meet.  Kualitas gambar dan suara yang jelas sehingga lebih kondusif Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Google Meet memang dapat diakses dari berbagai perangkat, mulai dari desktop, laptop, smartphone, hingga tablet. Namun, terkadang tidak semua perangkat tersebut dibekali dengan kamera dan mikrofon yang andal. Alhasil, saat Anda menggunakannya untuk video meeting selama work from home, kualitas gambar dan suara yang muncul pun kurang maksimal. Akibatnya, ketika video meeting berlangsung, baik Anda dan peserta lain jadi kesulitan mendengarkan dan merespons satu sama lain. Hal ini tentu berdampak kurang baik pada produktivitas kolaborasi kerja. Nah, Meet Hardware hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Bekerja sama dengan produsen ternama seperti Logitech dan Asus, Google memproduksi hardware yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan online video meeting. Mulai dari camera, speaker mic, hingga touchscreen, Meet Hardware mampu menghasilkan gambar dan suara dalam kualitas jernih. Dengan begini, Anda dan peserta meeting lainnya bisa saling menyimak secara jelas. Komunikasi berlangsung kondusif sehingga kolaborasi kerja pun tidak terganggu.   Lalu, di mana Anda bisa mendapatkan Meet Hardware? Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Perlu diingat kembali bahwa Meet Hardware bukan terdiri dari satu perangkat saja, melainkan berupa serangkaian perangkat yang juga bisa Anda beli dalam satuan. Lalu, di mana Anda bisa membelinya? Umumnya, toko-toko gadget menjual produk Meet Hardware. Namun, jika ingin yang telah terbukti keaslian dan kualitasnya, Anda bisa membeli perangkat video meeting  Meet melalui reseller resmi produk Google seperti EIKON Technology. EIKON Technology menyediakan beragam produk  Meet Hardware untuk berbagai kebutuhan. Tak hanya bagi Anda yang harus video meeting sambil work from home, tapi juga bagi Anda yang sering melakukan video conference di ruangan khusus meeting bersama banyak orang.    Work from home bukan menjadi alasan untuk tidak produktif bekerja, terutama yang bersifat kolaborasi. Sebaliknya, produktivitas kerja saat work from home tetap bisa terjaga dengan bantuan Meet Hardware. Segera hubungi EIKON Technology untuk mendapatkan perangkat video meeting yang paling sesuai kebutuhan work from home Anda!       

Collaboration, Google Meet, Google Workspace, Productivity, Rapat online

Tips untuk Video Meeting yang Berkualitas

    Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasaan banyak orang dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk untuk urusan rapat atau meeting bisnis. Demi menekan angka penularan COVID-19, aktivitas video meeting yang berkualitas semula dilakukan secara tatap muka langsung kini banyak berpindah ke ranah online. Aktivitas video meeting pun kini telah menjadi suatu bentuk kenormalan baru. Namun, segala sesuatu yang baru selalu membutuhkan adaptasi. Jadi, untuk membantu Anda melangsungkan sesi video meeting yang berkualitas, berikut beberapa tips untuk diperhatikan. Tetapkan aturan khusus untuk sesi video meeting Photo Credit: Markus Winkler (Unsplash) Penting bagi Anda dan tim untuk memiliki peraturan dasar video meeting agar sesi berjalan lancar dan kondusif. Adanya aturan juga dapat membantu Anda untuk meminimalisir distraksi. Lantas, peraturan seperti apa yang harus diterapkan? Tentu tergantung pada kebutuhan masing-masing video meeting. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa jadi pertimbangan Anda: Durasi video meeting; berapa lama sesi akan berlangsung? Jangan sampai video meeting justru mengganggu aktivitas kerja lainnya. Saat ada peserta melakukan presentasi, apakah peserta lainnya harus ikut menyalakan kamera? Tentukan host atau moderator untuk mengatur jalannya meeting. Alur tanya-jawab pada akhir sesi meeting, jumlah pertanyaan yang bisa diajukan, cara peserta mengajukan pertanyaan, dan sebagainya. Sebaiknya log in lebih awal Photo Credit: Tima Miroshnichenko (Pexels) Ada sejumlah kendala yang mungkin akan Anda temui saat video meeting, mulai buruknya koneksi internet hingga aplikasi online video yang tersendat. Namun, tak perlu khawatir karena Anda bisa mencegah hal tersebut dengan cara log in lebih awal, setidaknya 30-60 menit sebelum sesi meeting dimulai. Dengan begini, Anda bisa mengetahui apakah koneksi internet dan aplikasi berjalan lancar atau tidak. Jika seandainya ditemukan masalah, Anda masih punya waktu untuk mencari solusi sehingga nantinya tetap bisa tepat waktu mengikuti meeting. Bagikan materi kepada peserta sebelum video meeting Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Saat Anda dan tim mengadakan meeting, artinya ada isu penting yang harus dibahas. Agar sesi diskusi berjalan produktif, ada baiknya untuk membagikan materi video meeting sebelum sesi dimulai. Bagikan materi tersebut beberapa hari sebelumnya agar para peserta punya waktu cukup untuk membaca dan mempelajarinya. Jadi, ketika meeting nanti, mereka benar-benar tahu apa yang didiskusikan dan bisa menyumbang ide berdasarkan materi yang mereka pelajari. Dengan begini, sesi video meeting tidak akan berjalan satu arah karena seluruh peserta mampu memberikan kontribusi. Gunakan aplikasi online video meeting berkualitas baik Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Video meeting yang berkualitas sangat ditentukan oleh kualitas aplikasi yang Anda gunakan. Pastikan aplikasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan Anda selama meeting, mulai dari kualitas gambar dan suara yang jernih, jumlah maksimal peserta, dan cek pula fitur-fitur penunjangnya. Memang, saat ini telah tersedia aplikasi video conference seperti Google Meet yang bisa dipakai secara gratis. Namun, untuk pemakaian gratis, kini Google Meet membatasi durasi panggilan video hanya hingga enam puluh menit. Agar dapat menggunakan Google Meet secara optimal, Anda bisa upgrade ke versi premiumnya dengan berlangganan Google Workspace for Business. Tidak hanya menawarkan durasi panggilan video yang lebih panjang, Google Meet versi premium juga dilengkapi ragam fitur penunjang lain. Beberapa di antaranya attendance tracking, hand raising, polling dan Q&A, hingga perekaman video meeting yang bisa langsung tersimpan di Google Drive Anda.  Siapkan charger laptop di dekat Anda Photo Credit: Sven Brandsma (Unsplash) Sesi online video meeting yang berlangsung lama bisa membuat baterai laptop cepat habis. Karenanya, sebelum sesi berlangsung, siapkan charger laptop terlebih dulu di dekat Anda. Jangan sampai Anda harus pergi di tengah meeting hanya untuk mencari charger. Bisa-bisa Anda jadi ketinggalan diskusi penting, bukan? Dengan menyiapkan charger sejak awal, Anda bisa langsung memasangkannya saat laptop menunjukkan tanda low battery. Selain charger, alangkah baiknya jika Anda juga menyiapkan berbagai hal penting lain untuk meeting, misalnya notebook dan alat tulis untuk mencatat hasil diskusi atau headphone untuk mendengarkan meeting secara lebih jelas.   Ada begitu banyak hal yang dapat memengaruhi kualitas video meeting, salah satunya termasuk aplikasi video conference yang digunakan. Pastikan Anda memilih aplikasi yang kualitasnya terbukti baik seperti Google Meet, terutama jika Anda menggunakan yang versi premium. Cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business, Anda tidak hanya bisa mendapat akses maksimal pada Google Meet untuk video meeting, tapi juga privilege produk-produk premium Google lain seperti Docs, Drive, Gmail, Sheets, dan Slides. Cara daftar langganannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google dan langsung rasakan pengalaman video meeting berkualitas terbaik!   Meta desc: Agar sesi video meeting bersama tim bisa berjalan lancar dengan kualitas baik, ada sejumlah tips yang bisa Anda pertimbangkan.    

Collaboration, Gmail, Google Meet, Google Workspace, Info, Rapat online

Mengatur Jadwal Meeting dengan Google Kalender

  Rapat atau meeting menjadi salah satu bagian yang tidak pernah lepas dari bisnis. Melalui aktivitas satu ini, para pelaku bisnis atau anggota tim bisa berkolaborasi untuk menghasilkan banyak hal positif. Namun, dengan begitu banyaknya hal yang harus dibahas, jumlah meeting yang harus Anda hadiri pun tak kalah padat. Karenanya, dibutuhkan bantuan tool yang dapat membantu Anda mengatur jadwal meeting secara terperinci. Di sinilah Google Kalender bisa memberikan solusi atas kebutuhan tersebut. Baik untuk jadwal meeting offline maupun online, Google Kalender akan mengatur jadwalnya untuk Anda! Pastikan Anda sudah punya akun Google Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Google Kalender termasuk salah satu bagian dari rangkaian program Google Workspace. Oleh sebab itu, untuk bisa menggunakannya, Anda diwajibkan memiliki akun Google terlebih dulu. Dengan menggunakan akun Google inilah Anda bisa sign in untuk mengakses Google Kalender. Jika memang belum punya akun Google, Anda dapat membuatnya melalui Gmail di alamat mail.google.com. Hanya dengan satu akun Google tersebut, nantinya Anda tak hanya bisa mengakses Google Kalender, tapi juga produk-produk Google lain seperti Drive, Docs, Sheets, Slides, dan Meet.   Cara mengatur jadwal meeting offline Photo Credit: fauxels (Pexels) Mengatur jadwal meeting offline pada Google Kalender sangatlah mudah. Ketikkan alamat calendar.google.com pada browser Anda, lalu lakukan login menggunakan akun Google yang telah Anda buat sebelumnya. Jika sudah, halaman akan menampilkan kalender dalam format hari yang dibagi berdasarkan jam. Apabila ingin mengubah format tampilan menjadi mingguan, bulanan, atau bahkan tahunan, Anda bisa klik opsi Day di bagian kanan atas, lalu pilihlah format sesuai preferensi. Sedangkan untuk cara mengatur jadwal meeting offline melalui Google Kalender, berikut langkah-langkahnya: Klik pada hari, tanggal, dan jam yang dipilih untuk meeting offline. Klik Create di bagian kiri atas halaman. Google Kalender akan memunculkan kotak khusus yang bisa Anda isi dengan detail jadwal meeting, mulai dari waktu, peserta, hingga lokasi. Jika seandainya ada dokumen atau materi yang harus dipelajari peserta meeting, Anda bisa melampirkannya pada kotak yang sama tersebut. Nantinya, begitu Anda membagikan jadwal meeting ke peserta lain melalui Google Kalender, peserta tersebut dapat langsung mengunduh dokumen terlampir. Cara mengatur jadwal meeting online di Google Meet Photo Credit: Surface (Unsplash) Aktivitas meeting tak hanya bisa dilakukan secara offline atau bertemu langsung, melainkan juga bisa melalui online conference. Mengatur jadwal online meeting pada Google Kalender akan lebih praktis jika Anda menggunakan Google Meet sebagai perangkat video meeting. Caranya pun sama dengan pengaturan jadwal untuk offline meeting: Klik pada hari, tanggal, dan jam yang dipilih untuk meeting offline. Klik Create di bagian kiri atas halaman. Pada kotak yang muncul, klik opsi Add Google Meet video conferencing.  Pada jadwal meeting yang telah ditentukan, peserta bisa langsung klik opsi Join with Google Meet untuk bergabung dengan video meeting. Bagi yang mengatur jadwal online meeting di Google Meet versi gratis, penting diketahui bahwa jumlah maksimal pesertanya adalah seratus dengan durasi maksimal enam puluh menit. Namun, dengan upgrade ke Google Meet premium melalui langganan Google Workspace for Business, kapasitas jumlah peserta bisa bertambah hingga 250 dan durasi video meeting mencapai 24 jam.   Mengatur jadwal meeting, baik yang bersifat offline maupun online, kini bisa mudah dan praktis dilakukan melalui Google Kalender. Agar bisa memanfaatkan seluruh fiturnya secara optimal, ada baiknya untuk segera upgrade ke versi premium dengan berlangganan Google Workspace for Business. Tak hanya Google Kalender, dengan Google Workspace for Business Anda juga mendapatkan akses maksimal untuk produk-produk unggulan Google lain seperti Drive, Gmail, Meet, Docs, Sheets, dan Slides. Jadi, tunggu apa lagi? Segera daftar langganan Google Workspace for Business melalui reseller resmi Google di Indonesia, EIKON Technology!   Meta desc: Dengan jadwal meeting yang begitu padat, gunakan Google Kalender untuk mengatur jadwal agar tak ada meeting yang terlewat.

Collaboration, Google Meet, Rapat online

Device Google Meet Hardware yang Sesuai untuk Bisnis Anda

Berkat kehadiran Google Meet, kini aktivitas meeting bisnis tak harus selalu dilakukan secara tatap muka langsung. Terlebih, Google Meet telah dilengkapi berbagai fitur penunjang untuk memaksimalkan pengalaman online meeting Anda. Contohnya fitur digital whiteboarding, hand raising, bahkan hingga Q&A. Terdapat berbagai device Google Meet Hardware yang sesuai untuk bisnis Anda.  Pada dasarnya, Google Meet dapat diakses dari banyak perangkat, baik desktop, laptop, maupun mobile. Namun, bagi Anda yang sehari-hari menggunakan Google Meet untuk keperluan meeting bisnis, sangat dianjurkan untuk upgrade menggunakan perangkat khusus Google Meet hardware. Dirancang khusus untuk Google Meet, perangkat tersebut mampu memberikan kualitas video conference yang sangat baik. Lantas, perangkat Google Meet hardware apa saja yang sebaiknya Anda gunakan? Berikut rekomendasinya. Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3) Photo Credit: EIKON Technology Sebagai pengembang aplikasi Meet, tentunya Google juga turut memproduksi hardware sendiri untuk menunjang aktivitas video conference. Versi terbaru yang bisa Anda temukan di pasaran adalah Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3). Sesuai namanya, Google Meet hardware satu ini ditenagai Chromebox 3 dengan prosesor Intel Core i7 yang performanya begitu cepat dan lancar. Didukung fitur update otomatis, Anda pun tak perlu repot melakukan update system secara manual. Hardware lain yang juga termasuk dalam Google Hangouts Meet Hardware Kit (Chromebox 3) adalah 4K UHD camera dengan fitur auto zoom dan tampilan lebar 120 derajat, touchscreen control panel untuk memudahkan akses masuk ke online meeting, serta speaker mic yang mampu menekan kebisingan sehingga suara yang terkirim pun dapat terdengar jelas. Series One Google Meet Hardware Kit Photo Credit: meetingdevices.withgoogle.com Selain merancang Google Meet hardware sendiri, Google juga bekerja sama dengan sejumlah produsen ternama dunia untuk memproduksi perangkat lainnya. Salah satu produsen tersebut adalah Lenovo, yang menghadirkan Series One Google Meet. Mereka menyediakan tiga jenis paket, yakni untuk kebutuhan ruangan meeting kecil, sedang, dan besar. Berikut perbedaan isi perangkatnya:   Small Room (maksimal 6 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart Camera, Smart Audio Bar, dan remote control. Medium Room (6-10 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart Camera, Smart Audio Bar, touch controller, mic pod. Large Room (lebih dari 10 partisipan): sistem computing Series One Meet (RAM 4 GB, 128GB SSD), Smart XL Camera, Dual Smart Audio Bar, touch controller, 2 mic pods.   Logitech Tap Photo Credit: meetingdevices.withgoogle.com Google juga bekerja sama dengan Logitech dalam memproduksi Google Meet hardware. Bernama Logitech Tap, perangkat satu ini tersedia pula dalam tiga paket yang terbagi berdasarkan kebutuhan ruangan meeting kecil, sedang, dan besar. Perbedaan masing-masing isi perangkat dapat Anda lihat di bawah ini:   Small Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, kamera Logitech MeetUp, Logitech Tap, mounting plate dan metal stand, serta dokumentasi.   Medium Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, Logitech Tap, Logitech Rally (1 mic pod, 1 speaker), mounting plate dan metal stand, Rally Mounting Kit, serta dokumentasi. Large Room: sistem computing khusus Meet dengan Chrome OS, Logitech Tap Touch Controller, Logitech Rally Plus (1 kamera, 2 mic pods, 2 speakers, kabel), mounting plate dan metal stand, Rally Mounting Kit, Rally Mic Pod Hub, serta dokumentasi.   Dengan menggunakan Google Meet hardware, kualitas tampilan kamera dan audio akan lebih optimal sehingga online meeting pun berjalan lancar. Tak ada lagi kendala gambar buram atau suara kurang jelas karena berbagai perangkat di atas telah dirancang khusus untuk kebutuhan online meeting melalui Google Meet. Pastikan Anda membeli Google Meet hardware hanya di reseller resmi produk Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Tim dari EIKON Technology akan membantu Anda memilih perangkat Google Meet yang sesuai kebutuhan bisnis. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan Google Meet hardware berkualitas terbaik!  

Scroll to Top