EIKON Technology

Google Workspace

Google Meet, Google Workspace

Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Recordings

Setelah mengalami peningkatan pengguna selama pandemi, aplikasi konferensi video semakin berkembang. Apllikasi panggilan video unggulan seperti Google Meet bahkan terus menambahkan fitur baru, memperbaiki bug, hingga meningkatkan aksesibilitas. Paling baru, Meet menyertakan caption terjemahan langsung selama rapat untuk mengatasi kendala bahasa, jarak, dan disabilitas. Pada pertengahan Februari lalu, Google meningkatkan fitur tersebut lebih jauh lagi dengan menyertakan caption dalam rekaman rapat. Caption terjemahan video recording Google Meet Tahun 2021 lalu, Google Meet memperkenalkan caption terjemahan real-time yang dibuat secara otomatis untuk panggilan video mereka. Kini, host maupun co-host dapat mengaktifkan teks untuk video recording (dengan asumsi akun Workspace mereka telah mendukung kapabilitas perekaman). Selain itu, pengajar yang memulai sesi Meet melalui Google Classroom juga akan memiliki akses ke kapabilitas ini. Kapabilitas baru ini akan sangat bermanfaat bagi peserta rapat dengan gangguan pendengaran yang tidak dapat hadir dalam live meeting. Dengan begitu, mereka pun bisa lebih mudah memahami jalannya rapat. Agar seluruh peserta rapat, baik yang bisa hadir dalam live meeting maupun tidak, dapat mengakses caption terjemahan video recording Meet, host harus membagikan rekaman, beserta caption terjemahannya. Anda dapat menyimpan keduanya dalam folder ‘Meet Recordings’ yang ada di akun Google Drive dengan format MP4. Baca juga: Mengulik Interoperabilitas Baru Google Meet dengan Zoom Ketersediaan fitur Photo Credit: tirachardz (Freepik) Per 12 Februari 2023, fitur baru ini telah muncul di sebagian akun pengguna. Namun jika fitur belum muncul di akun Google Meet Anda, tak perlu merasa khawatir. Pasalnya, perilisan fitur dilakukan secara bertahap dan kemungkinan besar akan selesai pada tanggal 15 Maret 2023 nanti. Sebagai fitur aksesibilitas, Google telah membuatnya dapat diakses oleh semua akun Workspace (yang telah dilengkapi dengan kapabilitas video recording). Namun jika ekosistem Workspace Anda masih belum menggunakan kapabilitas ini, Anda masih dapat mengaktifkan fitur Live Transcribe Android atau Live Captions Chrome untuk mendapatkan transkripsi serupa saat melihat video recording Google Meet. Google juga menyebutkan bahwa kapabilitas untuk memasukkan caption terjemahan ke video recording Meet akan tersedia untuk Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus. Bersamaan dengan semua ini, pelanggan Education Plus, Teaching, dan Learning Upgrade juga termasuk dalam daftar. Peluncuran fitur ini ditujukan untuk domain rilis cepat pada tanggal 1 Maret dan akan tersedia bagi seluruh pengguna pada tanggal 15 Maret. Baca juga: Dukungan Bahasa yang Diperluas untuk Caption Google Meet Mulai menggunakan fitur Photo Credit: tirachardz (Freepik) Sebelumnya, Google telah melakukan peluncuran caption terjemahan langsung untuk Meet pada Januari 2022. Fitur ini memiliki kemampuan untuk menerjemahkan percakapan secara otomatis dari satu bahasa lisan ke bahasa lain secara real-time di Google Meet. Bahasa yang tersedia untuk menampilkan teks adalah Inggris, Prancis, Jerman, Spanyol, Belanda (beta), Italia (beta), Jepang (beta), Korea (beta), Portugis (beta), Rusia (beta), dan Mandarin-Tradisional (segera hadir). Caption terletak di bagian bawah layar panggilan video Google Meet. Peserta Google Meet juga dapat memvisualisasikan opsi untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya. Anda juga dapat memodifikasi bahasa teks dengan memilih opsi bahasa yang tersedia dan mengeklik ‘Apply’. Baca juga: Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC Dengan adanya perluasan kapabilitas Google Meet, aplikasi virtual meeting ini menjadi semakin lengkap. Virtual meeting pun akan jadi makin inklusif, terutama jika peserta menggunakan bahasa yang berbeda-beda atau mengalami kesulitan untuk mengakses suara video recording Meet. Google Meet merupakan aplikasi produktivitas kolaboratif yang masuk dalam integrasi Google Workspace. Lewat integrasi ini Anda bisa dengan mudah melakukan panggilan video melalui aplikasi produktivitas Google lainnya seperti Docs, Slides, dan Sheets. Untuk penggunaan skala besar yang lebih optimal, Anda bisa berlangganan paket Google Workspace melalui EIKON Technology, authorized reseller produk-produk Google untuk Indonesia. Informasi selengkapnya, klik di sini. 

Google Workspace

Mengintip Rencana Pengembangan AppSheet untuk 2023, Seperti Apa?

AppSheet merupakan sebuah platform terintegrasi Google Workspace yang memungkinkan siapa saja membuat aplikasi dengan cepat tanpa kode. Platform ini hadir untuk memudahkan Anda mengejar model kerja yang terus berubah. Dengan terus berubahnya cara kerja, kebutuhan akan alat tanpa kode (no-code) dan rendah kode (low-code) yang memungkinkan kerja hybrid dan memberdayakan tenaga kerja di semua industri terus meningkat. Demokratisasi pembuatan software pun makin populer di dalam perusahaan. Data dari Forbes memprediksi bahwa pada tahun 2024 nanti, 65% aplikasi akan dikembangkan dengan alat low-code. Sepanjang sejarah, kebutuhan akan alat produktivitas yang membangun aliran informasi tanpa hambatan, komunikasi instan, wawasan yang kuat, dan memanfaatkan data real-time tidak pernah sebesar ini. Sebagai raksasa platform no-code dan low-code, Google terus mengembangkan solusi untuk dapat menyelesaikan hambatan yang dihadapi konsumen. Dengan menghadirkan AppSheet, Google fokus untuk membantu Anda menciptakan kolaborasi tenaga kerja dalam skala besar, mendigitalkan alur kerja manual, dan membangun tata kelola yang baik. Rencana pengembangan AppSheet Photo Credit: pressfoto (Freepik) Pada tahun 2022 lalu, AppSheet telah meluncurkan beberapa inovasi baru yang menitikberatkan pada kolaborasi, kemudahan penggunaan platform, serta tata kelola. Berikut adalah beberapa area fokus AppSheet untuk tahun 2023 ini: Tak ada lagi paper trails melalui pengembangan aplikasi yang mudah Kunci keberhasilan strategi transformasi digital apa pun adalah memastikan semua orang—terlepas dari pengetahuan teknologi mereka—diberdayakan secara setara. Tahun lalu, Google memperkenalkan AppSheet Database dan meluncurkan preview terbatas. Kapabilitas tersebut hadir untuk menyederhanakan pembuatan aplikasi AppSheet dan mengintegrasikannya dengan platform. Selain itu, Google juga meluncurkan preview navigasi baru yang disempurnakan ke editor AppSheet untuk memudahkan pengembangan. Kedua fitur ini akan diluncurkan untuk umum tahun 2023 ini. Baca juga: Kenalan Dengan Apps Script Connector for AppSheet untuk Otomatisasi Alur Kerja Google Workspace Meningkatkan kolaborasi, keterhubungan tenaga kerja, dan pengalaman pengguna Kebanyakan perusahaan menggunakan aplikasi chatting untuk menjalankan alur kerja mereka. Pada tahun 2023 ini, AppSheet berencana meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk membuat Chat Apps (chatbots). Dengan fitur baru tersebut Anda dapat mendesain aplikasi chatting untuk menjalankan alur kerja tanpa menulis satu baris kode pun. Dengan begitu, digitalisasi proses komunikasi di tempat kerja Anda pun menjadi lebih mudah. Selain itu, AppSheet juga memudahkan pengguna dalam membuat aplikasi desktop dan membangun Desktop User Experience. Fitur-fitur baru ini akan diluncurkan untuk publik pada akhir kuarter pertama (Q1) 2023. Baca juga: Langkah Mudah Membuat Email Dinamis dengan AppSheet Tata kelola dan kepatuhan Photo Credit: creativeart (Freepik) AppSheet menyederhanakan tata kelola dalam skala besar. Tahun 2022 lalu, platform yang terintegrasi dengan Google Workspace tersebut telah memperkenalkan kebijakan tata kelola yang diperluas untuk mengontrol perilaku dan batasan AppSheet. Selain itu, administrator untuk AppSheet kini dapat memiliki kontrol hierarki atas manajemen tim dalam akun mereka. Kapabilitas ini memungkinkan pengawasan terpusat terhadap tim terdistribusi. Kemitraan Tahun lalu, AppSheet bersama Google mengumumkan program baru yang fokus dalam pembangunan masyarakat. Tepat pada momen tahun baru, AppSheet resmi masuk dalam silver tier level Project Management Institute (PMI) Citizen Developer™ Partner. PMI sendiri merupakan sebuah lembaga yang berdedikasi untuk membantu membekali individu dan organisasi di seluruh dunia dengan alat yang akan membuat mereka unggul. Baca juga: Tips Meningkatkan Fleksibilitas Kerja dengan AppSheet AppSheet adalah sebuah platform pengembangan aplikasi no-code yang terintegrasi dengan Google Workspace. Dengan memanfaatkan platform ini, Anda dapat merancang sebuah aplikasi meski tidak memiliki dasar terkait programming. Pada tahun 2023 ini, AppSheet berencana meluncurkan beberapa fitur dan kapabilitas baru yang semakin memudahkan Anda dalam mengembangkan aplikasi tanpa kode. Nikmati segala kemudahan yang ditawarkan AppSheet dengan berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami siap membantu Anda mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Dapatkan segera di sini!

Google Workspace

Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya

Keberadaan data yang tepercaya dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan dan mengambil tindakan. Namun untuk sepenuhnya memberdayakan pengguna data, tidak cukup jika hanya mengandalkan data saja. Perusahaan harus menyediakan akses bagi pengguna melalui alat yang mereka gunakan setiap hari, seperti spreadsheet. Pada tanggal 15 Februari 2023 lalu, Google mengumumkan ketersediaan umum fitur Connected Sheets for Looker. Fitur ini akan memungkinkan pengguna untuk mengakses metrik yang ditentukan secara terpusat serta hubungan data dari lapisan semantik Looker melalui antarmuka Google Sheets yang sudah familier bagi pengguna Workspace. Dukungan terbaik Looker dan Google Sheets Dengan lapisan semantik terpadu Looker, pengguna data dapat menyederhanakan data kompleks untuk end-user dengan menyusun logika dan metrik bisnis dalam model data terpusat. Untuk membangun organisasi berbasis data, kapabilitas untuk membuat keputusan berbasis data harus dapat diakses oleh seluruh karyawan dan dapat diterapkan pada keputusan sehari-hari dengan mudah. Connected Sheets for Looker menghadirkan pengalaman tersebut bagi para penggunanya. Photo Credit: Google Cloud Blog Salah satu penerapannya adalah pada sektor kesehatan. Connected Sheets for Looker dimanfaatkan untuk meningkatkan akses perawatan kesehatan dengan menggabungkan perawatan virtual terbaik, kunjungan langsung, dan teknologi untuk mendukung pasien. Connected Sheets for Looker menyediakan pelaporan yang mudah diakses—yang telah mendorong transparansi dan akuntabilitas yang lebih besar di seputar metrik utama—sehingga menghasilkan hasil operasi yang lebih baik. Dengan begitu, pengguna dapat memenuhi kebutuhan data seluruh pemangku kepentingan mereka. Baca juga: Kini Kelola Proyek dan Tugas Jadi Lebih Mudah dengan Tampilan Timeline GSheets Data yang terus diperbarui Photo Credit: Google Cloud Blog Melalui Connected Sheets for Looker, pengguna Google Sheets dapat mengakses dan menjelajahi data tepercaya dari 50+ database berbeda yang didukung oleh Looker. Tampilan Looker, dimensi, dan ukuran disajikan melalui tabel pivot, memungkinkan pengguna menjelajahi kumpulan data secara fleksibel dengan membuat pivot, membuat bagan, dan menambahkan formula baru. Dengan adanya koneksi langsung antara Looker dan Google Sheets, maka data selalu terbarui dan akses pengguna pun diamankan berdasarkan izin Looker. Baca juga: Interaksi File Lebih Mudah di GSheets dengan Fitur Smart Chips, Apa Itu? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Cloud Blog Untuk memanfaatkan Connected Sheets for Looker, satu-satunya hal yang perlu dilakukan admin adalah mengaktifkan Looker BI Connectors atau toggle Connected Sheets dalam panel BI Connectors di bagian Platform menu Admin Looker. Pastikan juga Anda sudah mengaktifkan instance Looker versi 22.20 atau lebih baru dan di-hosting di Google Cloud. Setelah Connected Sheets for Looker diaktifkan, pengguna dapat mulai mempelajari data Looker di Google Sheets dengan mengikuti langkah-langkah berikut: Buka Google Sheets dan arahkan ke menu Data. Di dalam menu Data, arahkan kursor ke Data connectors, lalu klik Connect to Looker. Masukkan URL instance Looker (misalnya: https://contoh.looker.com) Izinkan Google Sheets untuk mengakses data Looker Anda. Pilih model Looker dan jelajahi model yang ingin Anda sambungkan. Buat tabel pivot dan mulai jelajahi data Anda. Baca juga: Perluasan Smart Chips di GSheets, Kini Anda Bisa Menambahkan Events Dengan hadirnya fitur Connected Sheets for Looker ini Anda dapat mengelola akses data dengan mudah dan aman. Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Cloud dengan aktivasi oleh administrator. Belum menggunakan Cloud sebagai solusi komputasi awan Anda? Kini paket berlangganan Google Cloud bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai official partner Google Workspace Indonesia, EIKON Technology memastikan Anda menerima produk resmi dan berlisensi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Pembaruan Setelan Google Drive, Apa yang Berubah

Bulan Desember 2022 lalu, Google Drive mengumumkan akan mengubah setelan shared drive bagi pengelola konten (content managers). Pembaruan tersebut memungkinkan pengelola konten untuk lebih leluasa mengubah shared drive, Tanggal 13 Februari 2023 lalu, pembaruan setelan Google Drive tersebut resmi diluncurkan. Setelah pembaruan, seluruh pengelola konten akan memiliki kapabilitas untuk berbagi folder secara default, di samping kapabilitas mereka saat ini yang dapat menyunting, mengatur ulang, dan menghapus konten shared drive. Pembaruan setelan shared drive di Google Drive Sebelumnya, pengelola konten shared drive di Google Drive hanya dapat menyunting, mengatur ulang, dan menghapus konten yang ada di dalam shared drive. Namun setelah pembaruan setelan Google Drive ini mereka dapat membagikan folder. Pengaturan tersebut bahkan aktif secara default setelah pembaruan resmi diluncurkan. Dengan begitu, pengguna dapat lebih mudah mengelola akses ke data mereka. Photo Credit: Google Workspace Updates Penting untuk diingat, pembaruan ini berlaku pada administrator, developer, dan juga end user Google Drive. Pengaturan default hanya akan aktif pada shared drive yang baru dibuat, sementara shared drive lama akan tetap mengikuti preferensi lama administrator. Bersamaan dengan pembaruan setelan shared drive, Google juga mengumumkan metode Drive API baru yang memungkinkan developer memperbarui setelan baru bagi pengelola konten untuk mengubah shared drive secara terprogram. Misalnya, jika Anda ingin mengubah setelan untuk sebagian besar shared drive yang ada secara massal, Anda dapat menulis dan menjalankan skrip untuk melakukannya atau menggunakan GAM command line tool. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Pemindahan Folder di Google Drive, Seperti Apa? Mulai menggunakan fitur Bagi administrator, setelan baru Google Drive ini akan aktif secara default setelah peluncuran. Untuk menonaktifkan setelan, masuk ke menu Sharing settings di bagian Drive and Docs yang ada di Admin Console > gulir ke bagian Shared drive creation > ganti Allow content managers to share folders ke opsi OFF. Kemudian untuk developer Drive, Google telah menyediakan halaman dokumentasi khusus mengenai Google Drive API yang dapat diakses di sini. Untuk end user, dapat mempelajari lebih lanjut mengenai setelan shared drive di sini. Baca juga: Berbagi File di Google Drive Kini Makin Mudah dengan Sharing Suggestion Ketersediaan fitur Photo Credit: creativeart (Freepik) Pembaruan setelan Google Drive dirilis secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun untuk domain rilis terjadwal dan dimulai pada tanggal 13 Februari 2023 (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur di seluruh pengguna). Sedangkan untuk Drive API, perilisan juga dilakukan secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun untuk domain rilis terjadwal dan dimulai pada tanggal 13 Februari 2023 (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur di seluruh pengguna). Pembaruan setelan ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan Nonprofits. Pembaruan juga tersedia bagi pelanggan G Suite Business (pendahulu Workspace). Namun pembaruan tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Frontline, G Suite Basic, serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Penambahan Kontrol Untuk Waktu Akses File Google Drive Bagi Anda yang ingin menikmati pembaruan setelan Google Drive ini, bisa memulai dengan berlangganan paket Workspace for Business untuk perusahaan atau Workspace for Education untuk instansi pendidikan. Keduanya bisa Anda dapatkan di EIKON Technology, yang memastikan paket langganan Anda adalah produk asli dan berlisensi. Proses implementasinya pun menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Hubungi kami di sini untuk informasi lebih lanjut!

Google Meet

Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware

 Tahun 2021 lalu Google meluncurkan seri baru perangkat Google Meet hardware. Rangkaian perangkat tersebut diperkenalkan dengan nama Series One dan terdiri dari Desk 27, Board 65, serta Room Kit. Ketiganya hadir dengan kapabilitas yang berbeda-beda untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan pengguna Google Meet hardware. Pada bulan Februari 2023 ini, dua dari perangkat Series One Google Meet hardware, yakni Desk 27 dan Board 65 mengalami peningkatan fitur. Seperti apa peningkatan tersebut? Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini. Peningkatan fitur aksesibilitas Google Meet hardware Sejak diperkenalkan kepada publik pada tahun 2021 lalu, rangkaian Series One Google Meet hardware terus mengalami pengembangan. Paling baru, Google meningkatkan fitur aksesibilitas pada dua perangkat Series One, yakni Desk 27 dan Board 65. Pada dua perangkat tersebut kini tersedia tombol “Connect device” di halaman muka. Jadi, Anda bisa menghubungkan perangkat ke perangkat lain lebih cepat. Photo Credit: Google Workspace Updates Peningkatan ini hadir untuk mendukung keunggulan perangkat Desk 27 dan Board 65 sebagai monitor utama saat dihubungkan dengan laptop. Menggunakan tombol “Connect device” pada halaman muka perangkat akan membantu Anda memanfaatkan keunggulan tersebut lebih cepat. Selain itu, peningkatan ini sekaligus meningkatkan kemampuan dalam menemukan fitur, yang hanya dapat diakses melalui tombol fisik di bagian belakang perangkat Desk 27 dan Board 65. Cara menampilkan tombol Connect device Photo Credit: Google Meet Hardware Untuk menampilkan tombol “Connect device”, Anda tidak perlu melakukan pengaturan tambahan apa pun. Fitur baru ini akan muncul secara otomatis setelah tanggal perilisan. Anda pun bisa langsung menggunakan fitur tanpa perlu mengubah setelan awal perangkat. Baca juga: Mengulik Interoperabilitas Baru Google Meet dengan Zoom Ketersediaan fitur Tombol “Connect device” akan muncul setelah perilisan fitur. Penting untuk diingat, fitur baru ini dirilis melalui domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Waktu perilisan untuk kedua domain sama, yakni mulai tanggal 14 Februari 2023. Perilisan dilakukan secara bertahap dan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur. Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi seluruh pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business (rangkaian produktivitas pendahulu Google Workspace). Baca juga: Dukungan Bahasa yang Diperluas untuk Caption Google Meet Cara menggunakan Desk 27 sebagai monitor Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, fungsi utama perangkat Desk 27 adalah untuk dijadikan monitor utama saat dihubungkan dengan laptop. Saat terhubung, perangkat ini pun dapat digunakan untuk mengisi daya laptop Anda. Untuk menjadikan Desk 27 sebagai monitor tambahan laptop, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut: Sambungkan kabel USB-C dari komputer Anda ke port USB-C di bagian belakang Desk 27. Di bagian belakang Desk 27, tekan tombol “Video output”. Desk 27 akan langsung menampilkan layar laptop Anda. Penting untuk diingat, ketika Anda ingin menggunakan Desk 27 sebagai monitor utama, tutup laptop atau ubah pengaturan monitor komputer terlebih dulu. Jika Anda ingin berhenti menggunakan Desk 27 sebagai monitor, tekan tombol “Video output” sekali lagi. Baca juga: Filter Google Meet Kini Hadir dengan Lebih Banyak Opsi, Bagaimana Cara Menggunakannya? Hadirnya peningkatan fitur aksesibilitas Google Meet hardware ini diharapkan dapat memudahkan pengguna saat harus menghubungkan perangkat. Cukup dengan menekan satu tombol saja, hardware akan langsung terhubung dengan perangkat lain seperti laptop atau PC. Fitur aksesibilitas ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace. Belum berlangganan? Tidak perlu khawatir, Anda bisa mendapatkan paket Workspace Business atau Workspace for Education melalui EIKON Technology, Google Workspace authorized reseller & partner Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Enkripsi Client-side untuk Google Calendar Kini Telah Tersedia, Apa Fungsinya

Tahun 2022 lalu, Google Calendar memperluas versi beta enkripsi client-side mereka. Tujuannya ialah untuk membantu pelanggan memperkuat kerahasiaan data mereka sekaligus membantu menangani berbagai persyaratan kepatuhan (compliance) dan kedaulatan (sovereignty) data. Per tanggal 14 Februari 2023, enkripsi client-side untuk Google Calendar kini tersedia bagi publik. Selain itu, enkripsi client-side versi ini pun telah diperluas sehingga dapat mendukung Key Migration dan Google Takeout. Enkripsi client-side Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Google Workspace sudah menggunakan standar kriptografi terbaru untuk mengenkripsi data rest sekaligus data transit di antara fasilitas mereka. Dengan enkripsi client-side, Workspace memberikan kontrol langsung kepada pelanggan atas kunci enkripsi dan penyedia identitas yang digunakan untuk mengakses kunci tersebut. Ini akan membantu Anda sebagai pelanggan Workspace dalam memperkuat kerahasiaan data sekaligus menangani berbagai kebutuhan kepatuhan serta kedaulatan data. Enkripsi client-side memungkinkan Anda membangun postur privasi yang lebih kuat secara fundamental, baik untuk membantu perusahaan Anda mematuhi peraturan tentang penyebaran data atau sekadar untuk melindungi privasi data rahasia Anda dengan lebih baik. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Cara mengakitfkan enkripsi Enkripsi client-side Google Calendar akan nonaktif secara default dan dapat diaktifkan pada level domain, organizational unit (OU), maupun grup. Untuk mengaktifkannya, administrator bisa langsung masuk ke Admin console > Security > Access and data control > Client-side encryption. Google telah menyediakan dokumentasi khusus mengenai enkripsi client-side Calendar yang dapat diakses di sini. Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk end-user, Anda harus masuk melalui Identity Provider untuk memiliki akses ke konten terenkripsi. Jika ingin menambahkan enkripsi ke acara apa pun di Calendar, Anda cukup mengeklik ikon perisai di bagian atas kartu pembuatan acara. Ini akan menambahkan enkripsi ke deskripsi acara, lampiran, sekaligus Meet. Namun item lain seperti judul acara, waktu, dan daftar tamu akan tetap menggunakan enkripsi standar Calendar. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Ketersediaan enkripsi Enkripsi client-side untuk Google Calendar mobile saat ini tersedia dalam versi beta. Pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard memenuhi syarat untuk mengajukan versi beta seluler hingga 3 Maret 2023. Untuk mengajukan akses, Anda bisa mengunjungi halaman berikut ini. Kapabilitas baru Calendar ini diluncurkan melalui domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Peluncuran penuh dilakukan pada tanggal 14 Februari 2023 lalu (membutuhkan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur di seluruh Calendar pelanggan). Enkripsi client-side Google Calendar tersedia bagi pelanggan Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun enkripsi ini masih belum tersedia bagi pelanggan Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business. Enkripsi juga tidak tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Enkripsi client-side Google Calendar akan membantu Anda dalam melindungi privasi data rahasia. Saat enkripsi aktif, maka server Google tidak dapat membaca item seperti deskripsi acara, lampiran, dan data Meet. Itu artinya, Anda memiliki kendali penuh atas kunci enkripsi dan layanan identitas untuk mengakses kunci tersebut. Peningkatan Google Calendar ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace Education. Anda bisa mendapatkan paket berlangganannya melalui EIKON Technology. Tidak hanya menyediakan produk resmi berlisensi Google, kami juga memberikan layanan menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk terhubung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini!

Google Workspace

Upgrade Pengelolaan Membership Spaces Google Chat, Apa yang Berubah

Sebelumnya, Google Chat menyediakan opsi “View members” dan “Add people and apps” untuk mengelola anggota Spaces. Per 26 Januari 2023, opsi tersebut mengalami upgrade, menghadirkan sebuah pengalaman baru yang akan memudahkan Anda dalam mengelola peserta Spaces. Berikut penjelasan selengkapnya. Upgrade pengelolaan anggota Spaces Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk menggantikan opsi “View members” dan “Add people and apps”, Google Chat memperkenalkan kapabilitas “Manage members”. Dengan kapabilitas baru ini, Anda dapat melihat daftar berisi anggota yang sudah ditambahkan dan diundang ke Space. Bukan hanya itu, dengan upgrade ini Anda juga dapat menemukan perubahan pada menu Settings. Pada menu Settings yang baru, tersedia pilihan untuk menambahkan atau menghapus anggota, dan juga pilihan untuk mengatur setelan Space. Pengguna pun kini diberi keleluasaan dalam mengelola aplikasi Chat berikut integrasinya melalui opsi “Apps & integration” yang juga diluncurkan pada upgrade kali ini. Baca juga: Sempurnakan Hasil Penelusuran di Google Chat Lebih Cepat dengan Search Chips Menggunakan fitur baru Chat Opsi pengelolaan membership Spaces ini tidak membutuhkan kontrol administrator sama sekali. Bagi Anda end user, bisa langsung menggunakannya setelah tanggal perilisan. Untuk mengelola anggota Space Anda, klik bagian header Space dan kemudian pilih opsi “Manage Members”. Opsi ini dapat digunakan untuk melihat, menambah, atau menghapus anggota dari Space. Anda juga dapat mengubah pengaturan akses Space dengan memilih opsi “Space settings” yang berada tepat di bawah opsi “Manage Members”. Google Chat telah menyediakan dokumentasi khusus untuk upgrade ini dan dapat diakses secara gratis melalui halaman ini. Cara melihat anggota Space Masuk ke Google Chat atau akun Gmail Anda. Di sebelah kiri halaman, pilih Space yang ingin dilihat. Klik opsi “Manage Members”. Sistem kemudian akan langsung menampilkan seluruh anggota yang ada di dalam Space tersebut (termasuk akun yang sudah diundang bergabung). Jika Anda ingin menambahkan anggota baru ke Space, klik ikon +Add. Baca juga: Fitur Do Not Disturb Google Chat Kini Dapat Dijadwalkan, Bagaimana Caranya? Ketersediaan fitur Photo Credit: pressfoto (Freepik) Fitur terbaru Chat ini telah tersedia untuk versi web. Untuk aplikasi Chat seluler, perilisan fitur akan dilakukan pada akhir kuartal pertama 2023. Fitur dirilis dalam format extended rollout. Ini berlaku untuk domain rilis cepat dan juga domain rilis terjadwal. Berikut detail selengkapnya: Domain rilis cepat: Extended rollout mulai dari tanggal 26 Januari 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Domain rilis terjadwal: Extended rollout mulai dari tanggal 13 Februari 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan Frontline. Namun fitur ini tidak tersedia bagi pelanggan Nonprofits, serta G Suite Basic dan G Suite Business. Tidak tersedia juga untuk Google Account pribadi. Baca juga: Tingkatkan Kolaborasi Kerja dengan Fitur Chat dan Channel Microsoft Teams Dengan upgrade ini, Anda bisa lebih leluasa dalam mengelola membership di sebuah Space. Anda juga akan mendapatkan visibilitas yang lebih baik dalam melihat anggota yang terdaftar dan masuk dalam daftar undangan. Upgrade terbaru dari Google Chat ini dapat diakses oleh pelanggan Google Workspace for Business dan Education. Keduanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace. Kami menawarkan produk resmi beserta layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk terhubung dengan EIKON Technology, silakan klik di sini!

Google Workspace

Peningkatan Kapabilitas Pemindahan Folder di Google Drive, Seperti Apa

Sebelumnya, pada bulan April 2022 lalu, Google mengumumkan akan meluncurkan peningkatan kapabilitas pemindahan folder di Google Drive. Pada tanggal 18 Januari 2023, peningkatan tersebut dirilis dalam versi beta. Dengan memanfaatkan peningkatan tersebut, end user akan lebih mudah memindahkan folder dari My Drive ke drive bersama. Peningkatan kapabilitas pemindahan folder Google Drive Pada tahun 2022 lalu, kapabilitas untuk memindahkan folder dari My Drive ke drive bersama hanya terbatas untuk administrator dan dalam versi beta saja. Kali ini, Google Drive memperluas jangkauan kapabilitas tersebut untuk end user. Dengan begitu, kini end user bisa lebih fleksibel dalam membagikan file dan folder mereka, sekaligus mencegah terjadinya kebocoran akses oleh pihak yang tidak bertanggung jawab (permission escalations). Bukan hanya itu, Google Drive juga meningkatkan kapabilitas My Drive dan drive bersama, sehingga pengalaman berbagi pengguna akan lebih mulus dan aman. Sebelumnya, saat administrator akan memindahkan folder dari My Drive ke drive bersama, semua Editors pun diubah menjadi Contributors dalam setelan default. Kini, saat administrator atau end user memindahkan folder dari My Drive ke drive bersama, status Editors akan berubah menjadi Content managers. Pembaruan ini akan mengarah pada retensi kemampuan pengguna dalam mengatur konten serta berbagi folder, secara mulus dan aman. Baca juga: Berbagi File di Google Drive Kini Makin Mudah dengan Sharing Suggestion Mulai menggunakan fitur Administrator Untuk mengajukan permohonan versi beta, administrator bisa mendaftar di sini. Jika permohonan diterima, silakan kunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara memindahkan file dan folder dari My Drive ke drive bersama. Google Drive juga telah menyediakan dokumentasi mengenai cara berbagi izin atau peran pengguna yang bisa Anda akses di sini. Photo Credit: Google Workspace Updates End user Setelah beta diaktifkan oleh administrator, pengguna dapat langsung melakukan pemindahan dengan memilih folder yang diinginkan dan kemudian mengeklik “Move to” di menu folder (terletak di toolbar). Silakan kunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut mengenai cara memindahkan file dan folder ke drive bersama. Baca juga: Cara Mengunduh File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive Android dan IOS Ketersediaan fitur Photo Credit: senivpetro (Freepik) Google Drive akan mulai menerima domain baru permohonan versi beta program ini mulai pertengahan bulan Januari 2023. Anda dapat mengajukan permohonan di sini. Sedangkan untuk update ke user roles dilakukan secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai tanggal 18 Januari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Permohonan versi beta ini terbuka untuk seluruh pelanggan  Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, dan Nonprofits, termasuk pelanggan paket G Suite Business lama. Permohonan tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Frontline, serta G Suite Basic lama. Versi beta juga tidak tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Potong dan Tempel File Lebih Mudah di Google Drive Web dengan Shortcut Keyboard Dengan hadirnya peningkatan kapabilitas Google Drive ini, Anda dapat memindahkan file dan folder dari My Drive ke drive bersama secara lebih mudah dan aman. Apakah Anda tertarik dengan kapabilitas ini? Peningkatan kapabilitas terbaru dari Google Drive ini bisa Anda nikmati dengan berlangganan paket Google Workspace for Business melalui EIKON Technology yang menyediakan solusi implementasi secara menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Mengulik Interoperabilitas Baru Google Meet dengan Zoom

Tahun 2022 lalu, Google memperkenalkan interoperabilitas perangkat konferensi video untuk Google Meet dengan Zoom. Update terbaru ini diharapkan dapat memudahkan pengguna untuk terhubung dan berkolaborasi dengan orang lain di luar ekosistem Google Meet. Interoperabilitas Google Meet dan Zoom Photo Credit: Google Workspace Updates Update terbaru dari Google Meet ini memungkinkan Anda untuk dapat bergabung ke Zoom Meetings dari hardware Google Meet dan juga bergabung ke rapat virtual Google Meet dari Zoom Room. Penting untuk diingat, interoperabilitas Zoom mendukung fitur inti konferensi video Meet. Beberapa fitur lanjutan, seperti polling, wired present, dan dual-screen support mungkin tidak tersedia saat Anda menggunakan hardware Google Meet untuk bergabung ke Zoom Meetings dan sebaliknya. Baca juga: Dukungan Bahasa yang Diperluas untuk Caption Google Meet Detail tambahan interoperabilitas Penggunaan fitur interoperabilitas ini pada perangkat yang didukung tidak dikenakan biaya tambahan. Nantinya, fitur juga akan dilengkapi dengan kapabilitas untuk bergabung melalui kode rapat, termasuk kapabilitas untuk mengonfigurasi bergabung no-knock (lobby bypass) di kedua arah. Interoperabilitas serupa sudah tersedia, menghubungkan Google Meet dan Cisco Webex di perangkat masing-masing platform. Di samping itu, Pexip juga tengah mengembangkan kapabilitas yang memungkinkan pengguna bergabung ke rapat Meet dari berbagai hardware konferensi video pihak ketiga, termasuk perangkat lama yang mungkin tidak mendukung interoperabilitas bawaan. Baca juga: Cara Menggunakan Google Slide di Meet, Ternyata Mudah! Mulai menggunakan interoperabilitas Interoperabilitas Zoom di hardware Google Meet Photo Credit: DCStudio (Freepik) Administrator Interoperabilitas Zoom di hardware Google Meet akan tersedia secara default dan dapat dinonaktifkan di konsol Workspace Admin tingkat OU (organizational unit) di Devices > Google Meet hardware > Settings > Device Settings > Built-in interoperability. Perlu diingat, pengaturan admin ini dapat dikonfigurasi sebelum fitur mulai diluncurkan, sehingga Anda dapat menonaktifkannya sebelum 25 Januari 2023. Untuk mengonfigurasi no-knock join untuk Zoom Meetings dari hardware Meet, buat token di Zoom Admin di Account Management > Account Settings > Meeting > Allow my organization’s 3rd party conference room systems to join my Zoom meetings as an authorized user and paste it in the Google Workspace Admin at Devices > Google Meet hardware > Settings > Service settings > Built-in interoperability direct access. End user Jika interoperabilitas diaktifkan oleh administrator, end user dapat bergabung ke rapat Zoom dari hardware Google Meet dengan: Bergabung ke ad-hoc meeting “Join or start a meeting” dan pilih Zoom yang ada di opsi dropdown. Bergabung ke rapat terjadwal dengan menambahkan ruang virtual ke event dengan rapat Zoom. Perlu diperhatikan, event yang berasal dari luar Google Calendar harus digandakan dan diisi dengan detail ruang secara manual atau dengan menyalin rincian bergabung Zoom ke kolom deskripsi acara Calendar. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai interoperabilitas Google Meet, Anda dapat mengunjungi dokumentasi berikut ini. Interoperabilitas Meet di Zoom Rooms Photo Credit: DCStudio (Freepik) Administrator Interoperabilitas Meet di Zoom Rooms akan dinonaktifkan secara default dan dapat diaktifkan dari Zoom Admin, melalui Room Management > Zoom Rooms > Meeting > Support Google Meet web client meeting on Zoom Rooms. Untuk mengonfigurasi no-knock join untuk rapat Meet dari Zoom Rooms, buat token di konsol Workspace Admin, melalui Apps > Google Workspace > Settings for Google Meet > Interoperability tokens dan salin ke kolom Zoom Admin di Google Meet Interop Token yang ada di Room Management > Zoom Rooms > Support Google Meet web client meeting on Zoom Rooms. End user Jika interoperabilitas diaktifkan oleh administrator, end user dapat bergabung ke rapat Zoom dari hardware Google Meet dengan: Bergabung ke ad-hoc meeting dari Zoom Room Controller dengan memasukkan kode rapat Meet. Bergabung ke rapat terjadwal dengan menambahkan ruang virtual ke event dengan detail Meet. Baca juga: Laporan Work Insights untuk Google Chat dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Peningkatan interoperabilitas dari hardware Meet ini diluncurkan secara bertahap mulai dari tanggal 19 Januari 2023. Hardware Meet resmi dan berlisensi Google bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Sebagai reseller dengan sertifikasi resmi Google, kami memastikan produk hardware Google Meet yang ditawarkan bisa digunakan secara optimal. Di samping itu, EIKON Technology juga menawarkan Google Workspace for Business untuk mendukung kolaborasi kerja di perusahaan Anda. Untuk informasi lengkap mengenai rencana implementasi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules

Google Calendar baru saja meluncurkan update untuk fitur appointment schedules. Ini merupakan sebuah fitur yang memungkinkan pengguna membagikan jadwal mereka melalui booking page, sehingga dapat digunakan oleh kolega, klien, dan mitra untuk menjadwalkan rapat. Versi terdahulu appointment schedules tidak memiliki kapabilitas untuk meninjau beberapa kalender sekaligus, berpotensi menimbulkan jadwal yang bentrok. Dengan update ini pengguna Google Calendar dapat memeriksa dan melihat pratinjau visual dari beberapa kalender sekaligus, sehingga memudahkan pembuatan jadwal janji temu. Selain itu, update terbaru ini juga akan membuat booking page Anda menampilkan status ketersediaan berdasarkan kalender yang sudah dipilih. Mengenal appointment schedules Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur appointment schedules Google Calendar memungkinkan pengguna untuk dapat membuat dan membagikan booking pages, membatasi waktu agar orang dapat membuat janji temu, serta melihat janji temu yang sudah di pesan melalui Calendar. Jika Anda mengakses Calendar melalui akun kantor atau sekolah, maka fitur ini juga akan menampilkan pratinjau jadwal janji temu yang baru. Namun perlu diingat, akun Google Business Starter tidak memiliki akses ke appointment schedules. Untuk menggunakan appointment schedules di akun email pribadi, Anda harus berlangganan Workspace Individual terlebih dahulu. Penting untuk diketahui juga, selain kalender utama, kini Anda juga dapat memeriksa ketersediaan dari semua kalender yang ditambahkan ke Google Calendar di web, seperti kalender milik Anda, kalender yang Anda kelola, maupun kalender yang Anda ikuti. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal Mulai menggunakan fitur Peningkatan fitur appointment schedules Google Calendar ini tidak membutuhkan pengaturan tambahan dari administrator. Pengguna bisa langsung menggunakan fitur setelah tanggal perilisan. Google telah menyusun dokumentasi khusus mengenai fitur appointment schedules yang dapat Anda akses di sini. Cara mengaktifkan fitur appointment schedules Di menu Settings, Anda dapat beralih antara slot appointment schedules lama dan baru kapan saja. Setiap slot atau jadwal yang dibuat sebelumnya akan tetap aktif dan tersedia saat appointment schedules diaktifkan maupun dinonaktifkan. Untuk periode akses awal, slot appointment schedules lama dan baru tersedia di kalender Anda. Untuk mengaktifkan fitur, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer, buka Google Calendar. Buka Settings > General > Appointment schedules. Untuk mengaktifkan Appointment schedules, centang kotak di samping opsi “Create appointment schedules instead of appointment slots”. Jika ingin menonaktifkan fitur, hapus centang. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Ketersediaan fitur Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Peningkatan fitur appointment schedules ini diluncurkan melalui domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Keduanya dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dimulai pada tanggal 24 Januari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dimulai pada tanggal 7 Februari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, Teaching dan Learning Upgrade, serta Nonprofits customers. Namun fitur appointment schedules Google Calendar tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline, termasuk paker G Suite Basic dan G Suite Business, serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Agar tidak tertinggal fitur baru dari berbagai aplikasi produktivitas Google Workspace, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Scroll to Top