EIKON Technology

Author name: EIKON Technology

Google Workspace

Announce Shortcuts, Fitur Baru di Google Calendar untuk Mudahkan Pengguna Screen Reader

 Baru-baru ini, Google Workspace mengumumkan penyempurnaan fitur komentar, sorotan braille yang kini tersedia di Google Docs versi Web, serta peluncuran kontrol lebih besar atas preferensi aksesibilitas. Nyatanya, Workspace juga masih punya “kejutan” lain bagi para pengguna. Kali ini pembaruan datang dari Google Calendar yang memperkenalkan Announce Shortcuts untuk detail acara yang dibuat di Calendar bagi para pengguna screen reader. Pengguna screen reader kini sekarang dapat mengetik pintasan keyboard (ALT + nomor 1 – 7) untuk menampilkan isi acara, seperti judul, tanggal dan waktu, daftar tamu, dan banyak lagi. Shortcut atau pintasan ini sangat meningkatkan visibilitas karena memungkinkan detail Calendar dibacakan sesuai permintaan, alih-alih navigasi yang memakan waktu melalui informasi. Mulai mengaktifkan shortcut Photo Credit: our-team (Freepik) Shortcut baru Google Calendar untuk pengguna screen reader ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari pihak administrator karena merupakan update terpusat dari Google. Sedangkan bagi para end-user bisa langsung mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan shortcut baru ini. Untuk melihat pintasan keyboard di Calendar, ketik: Ctrl+/ di Windows dan ChromeOS Cmd+/ di Mac Gunakan kombinasi keyboard berikut untuk mengakses Announce Shortcuts: Alt+ untuk Windows Alt+Shift+ untuk ChromeOS Opsi+ untuk Mac Anda juga dapat mengunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut tentang menggunakan screen reader dengan Google Calendar. Baca juga: Update Google Calendar: Lebih Banyak Opsi Tersedia untuk Fitur Working Location Ketersediaan fitur Photo Credit: DCStudio (Freepik) Fitur Announce Shortcuts ini dirilis secara utuh mulai dari tanggal 27 September 2022 (kemungkinan butuh waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perlu diingat juga, bahwa fitur baru ini tersedia bagi para pengguna screen reader yang telah berlangganan Google Workspace (termasuk pengguna G Suite Basic dan G Suite Business). Announce Shortcuts juga dapat diakses oleh pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Calendar User Availability API Meluncurkan Versi Beta, Bagaimana Cara Mendapatkan Aksesnya? Cara menggunakan screen reader di Google Calendar Anda perlu menyiapkan screen reader terlebih dahulu sebelum dapat digunakan di Google Calendar. Berikut adalah beberapa hal yang harus dicek terlebih dahulu: JAWS: Untuk mematikan kursor virtual, tekan JAWS + z. NVDA: Untuk beralih ke mode fokus, tekan NVDA + Spasi. ChromeVox: Pastikan sticky mode dimatikan. Untuk mematikan sticky mode, tekan tombol Search dua kali. VoiceOver: Pastikan QuickNav mati. Tekan tombol panah kiri dan kanan hingga VoiceOver menampilkan “QuickNav Off”. Setelah itu, silakan buka Google Calendar di calendar.google.com. Jika diminta, pilih atau masuk ke akun Anda. Untuk membuka kalender Anda, gunakan tombol “Skip to main content“. Untuk meninjau pintasan keyboard, gunakan tombol “Keyboard shortcuts“. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Dengan hadirnya fitur Announce Shortcuts ini, pengguna aksesibilitas screen reader tidak perlu kesulitan lagi mengecek satu per satu event yang ada di kalendernya karena semua bisa langsung diumumkan. Tertarik untuk mulai menggunakan fitur ini? Fitur Announce Shortcuts ini ada di Google Calendar yang merupakan bagian dari rangkaian produktivitas Google Workspace. Dapatkan Google Workspace untuk perusahaan Anda di EIKON Technology, authorized reseller untuk produk-produk Google. Informasi selengkapnya mengenai penerapan solusi, silakan klik di sini!

Google Cloud

Mengenal Fitur Log Analytics dari Cloud Logging yang Telah Didukung oleh BigQuery

Logging adalah bagian penting dari siklus pengembangan software yang memungkinkan developer untuk men-debug aplikasi mereka, tim DevOps/SRE untuk memecahkan masalah, dan admin keamanan untuk menganalisis akses. Cloud Logging menyediakan saluran yang kuat untuk menyerap log secara andal dalam skala besar dan menemukan log Anda dengan cepat. Baru-baru ini, Google Cloud meluncurkan Log Analytics, serangkaian fitur baru di Cloud Logging yang telah memiliki dukungan BigQuery sehingga memungkinkan Anda mendapatkan lebih banyak wawasan dan nilai dari log Anda. Apa itu Log Analytics Log Analytics menghadirkan kemampuan baru untuk menelusuri, menggabungkan, atau mengubah log pada waktu kueri langsung ke Cloud Logging dengan pengalaman pengguna baru yang dioptimalkan untuk menganalisis data log melalui kecanggihan BigQuery. Nah, BigQuery sendiri merupakan data warehouse multi cloud yang hemat biaya, tanpa server, untuk mendukung inovasi berbasis data. Photo Credit: Google Cloud Blog Dengan Log Analytics, kini Anda dapat memanfaatkan SQL dan kemampuan BigQuery lainnya untuk menganalisis log. Sekarang, Cloud Logging menawarkan fungsionalitas yang Anda miliki di masa lalu dan kemampuan analitis melalui fitur Log Analytics. Berikut adalah beberapa kapabilitas yang mampu dijalankan oleh Log Analytics: Pipeline penyerapan logging yang aman, patuh, dan skalabel melalui Logs Router. Solusi logging-as-a-service terkelola dengan antarmuka pengguna khusus untuk analisis log. Dukungan untuk logging terpusat di seluruh Google Cloud, cloud lain, dan penyimpanan di lokasi. Wawasan dan saran otomatis seperti Error Reporting. Metrik dan peringatan berbasis log untuk agregasi, visualisasi, dan peringatan log secara real-time. Pembayaran fleksibel sesuai harga. BARU – Mesin BigQuery andal dan opsi SQL untuk pemrosesan ad hoc log. BARU – Akses read only otomatis ke semua log analisis log di BigQuery. BARU – Visualisasi data log yang kaya (dalam pratinjau). Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud sebagai Pengamanan Tambahan bagi Developer Keunggulan Log Analytics Photo Credit: Google Cloud Blog Log Analytics memanfaatkan kekuatan BigQuery untuk memungkinkan pengguna Cloud Logging melakukan analisis pada data log. Logging terpusat: Dengan mengumpulkan dan menyimpan data log secara terpusat di Log Bucket khusus, ini memungkinkan banyak pemangku kepentingan untuk memanipulasi data mereka dari sumber data yang sama. Anda pun tidak perlu lagi membuat duplikat salinan data. Mengurangi biaya dan kompleksitas: Log Analytics memungkinkan penggunaan kembali data di seluruh perusahaan, sehingga menghemat biaya dan mengurangi kerumitan secara efektif. Analisis log ad hoc: Memungkinkan analisis log waktu kueri ad-hoc tanpa memerlukan pra-pemrosesan yang rumit. Platform yang dapat diskalakan: Log Analytics dapat disesuaikan untuk meningkatkan observabilitas dengan memanfaatkan platform BQ tanpa server dan melakukan agregasi pada skala petabyte secara efisien. Log Analytics juga dirancang untuk beberapa pengguna dalam satu perusahaan dan bertujuan untuk memecah silo. Berikut adalah beberapa kategori yang dapat memanfaatkan fitur ini: Developer & DevOps: Menggunakannya untuk pemecahan masalah Infrastruktur dan Aplikasi Tim Keamanan: Menggunakannya untuk Audit Log Analysis. Profesional jaringan: Menggunakannya untuk melakukan analisis log jaringan. Tim Operasi Bisnis: Menggunakannya untuk keperluan manipulasi data, membuat KPI, dan membuat dasbor (setelah pengembangan fitur). Baca juga: Melindungi Jaringan Cloud Anda di Masa Mendatang dengan Keamanan Data Otonom Harga Log Analytics termasuk dalam paket Cloud Logging standar. Kueri yang dikirimkan melalui antarmuka pengguna Log Analytics tidak dikenakan biaya tambahan apa pun. Mengaktifkan analisis di BigQuery bersifat opsional dan, jika diaktifkan, kueri yang dikirimkan terhadap kumpulan data tertaut BigQuery termasuk Data Studio, Looker, dan via BigQuery API, dikenakan biaya kueri BigQuery standar. Baca juga: Google Cloud Backup and DR, Apa Keunggulannya? Untuk mencoba fitur baru ini, kunjungi halaman Log Analytics di Cloud Console dan tingkatkan Log Bucket yang ada atau buat Log Bucket baru. Anda juga bisa melihat contoh kueri dari Google Cloud ini untuk memulai. Bagan di Log Analytics sekarang tersedia sebagai Private Preview (daftar di sini). Cloud Logging merupakan salah satu layanan andalan dari Google Cloud yang akan membantu Anda dalam manajemen dan analisis log. Layanan ini tentu saja sudah menerapkan ekosistem cloud yang fleksibel dan efisien. Untuk mulai berlangganan Google Cloud, Anda dapat menghubungi EIKON Technology. Kami akan membantu Anda memilih paket solusi yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, klik di sini.

Google Workspace

Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces

Dalam upaya berkelanjutan untuk membangun komunitas dan koneksi dalam model kerja hybrid, Google memperkenalkan kapabilitas baru untuk menemukan dan bergabung dengan ruang chat melalui penelusuran Gmail di web. Saat memasukkan kueri sebelumnya di kotak pencarian Gmail, kini Anda bisa langsung melihat email atau percakapan dari aplikasi Chat dan Spaces yang berlaku. Cukup dengan memilih tombol “Mail” atau “Messages”. Per tanggal 24 Agustus 2022, Spaces di domain Anda dengan nama atau deskripsi yang sesuai kueri akan langsung muncul saat Anda mengeklik opsi “Spaces” yang baru ditambahkan. Direktori tidak hanya akan menyertakan Spaces tempat Anda bergabung, tetapi juga Spaces yang dapat ditemukan, dan juga Spaces terbatas tempat Anda diundang, tapi belum bergabung. Pengguna juga memiliki kesempatan untuk melihat pratinjau isi Spaces sebelum memutuskan untuk bergabung dengan mengklik tombol “Preview” yang ada di sebelah Spaces. Kapabilitas pencarian Gmail di web Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru dari Gmail web ini memungkinkan Anda untuk bisa segera tergabung dalam percakapan tim atau mencari topik pembahasan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Anda bahkan tak perlu lagi berpindah aplikasi untuk bisa tergabung dalam Chat atau Spaces. Cukup dengan melakukan pencarian melalui search box Gmail versi web, maka topik yang Anda cari pun akan muncul. Kapabilitas pencarian ini hadir sebagai sebuah solusi ketika ruang percakapan dalam perusahaan Anda terus bertambah. Menggunakan pencarian melalui Gmail di web, Anda bisa langsung menemukan ruang chat yang diinginkan. Selain menampilkan hasil pencarian dengan cepat, kapabilitas ini juga menyediakan jalur praktis untuk bergabung dengan ruang untuk tim, proyek, minat bersama tertentu, dan banyak lagi. Baca juga: Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Mulai menggunakan kapabilitas Kapabilitas ini berlaku untuk seluruh end-user Google Workspace, tanpa pengaturan tambahan dari administrator. Jika ingin mencari sebuah Space dalam perusahaan Anda, cukup mengetikkan kueri ke dalam Gmail Search Box > tekan enter > navigasikan ke daftar hasil Spaces. Untuk Space yang belum pernah Anda masuki, namun telah tersedia undanganya akan dilengkapi dengan tombol “Preview” dan “Join” di sebelah hasil pencarian. Untuk melihat sekilas isi Space, klik opsi Preview. Sedangkan jika Anda ingin langsung bergabung, pilih Join. Apabila merasa kesulitan untuk menggunakan kapabilitas ini, Anda bisa mengunjungi Help Center. Baca juga: Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja? Ketersediaan kapabilitas pencarian Photo Credit: Rawpixel Kapabilitas pencarian Gmail ini akan mulai diluncurkan pada tanggal 24 Agustus 2022 secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Anda yang berlangganan Google Workspace versi apa pun, bahkan untuk versi lama G Suite Basic dan G Suite Business. Kapabilitas ini juga tersedia untuk seluruh pemilik akun Google pribadi. Jadi setelah tanggal 24 Agustus 2022 Anda bisa mulai menantikan kapabilitas ini. Namun ada kemungkinan kapabilitas tidak langsung ditampilkan karena keseluruhan visibilitasnya sendiri memakan waktu hingga 15 hari ke depan. Google telah memastikan bahwa kapabilitas ini bisa langsung dinikmati oleh semua penggunanya. Baca juga: Tampilan Terintegrasi Gmail Baru, Terhubung dengan Aplikasi Apa Saja? Untuk memudahkan kolaborasi kerja, Google Workspace tak henti-hentinya menghadirkan fitur dan kapabilitas yang menyederhanakan berbagai proses yang sebelumnya begitu rumit serta memakan waktu. Kapabilitas pencarian baru yang dihadirkan di Gmail versi web ini diharapkan akan memudahkan Anda untuk bergabung dengan ruang chat atau Space sesuai kebutuhan. Google Workspace memang telah terbukti mampu menyederhanakan dan mempermudah produktivitas. Bagi Anda yang belum menggunakan solusi produktivitas ini, EIKON Technology menyediakan produk Workspace resmi yang penggunaannya dapat disesuaikan untuk skala besar, seperti di perusahaan maupun instansi pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan klik di sini!

Google Workspace

Google Sites Adalah Platform untuk Web Designing, Cek Fitur Barunya Berikut!

Google Sites adalah platform pembuatan situs web dari Google. Jika Anda terbiasa dengan platform situs web lain seperti WordPress atau Wix, Anda dapat menganggap Google Sites sebagai sesuatu yang agak mirip, tetapi mungkin lebih khusus untuk bisnis dan tim berbasis web. Sejak diperkenalkan pada tahun 2008 lalu, Google Sites terus berkembang. Bahkan pengembangan yang dihadirkan pun sangat detail termasuk dalam hal penyuntingan konten di dalam situs web. Dalam update terbarunya pada bulan September 2022 lalu, Google Sites menyediakan fitur spacing baru untuk menyunting konten Anda. Seperti apa cara kerjanya? Fitur spacing Google Sites Photo Credit: Rawpixel Sebelumnya, pada bulan Juni 2022 lalu, Google Sites menghadirkan sebuah pembaruan terkait spacing. Lewat pembaruan tersebut, editor situs dapat menyesuaikan jarak antara konten di situs mereka dengan pengaturan tema khusus yang menawarkan opsi 3 spacing, yaitu Compact, Cozy, dan Comfortable. Secara default, semua situs yang baru dibuat akan disetel dengan opsi Comfortable. Kini pada bulan September 2022, Google Sites kembali menghadirkan pembaruan untuk fitur spacing, yaitu dengan menambahkan opsi untuk menambahkan ruang kosong ke situs web Anda di tempat tertentu dengan spacer. Fitur ini memberikan lebih banyak fleksibilitas, terutama saat mendesain tata letak vertikal, dan umumnya membuat desain template dan halaman web menjadi lebih mudah. Baca juga: Google Sites Adalah Alat untuk Mendesain Website, Ini Dia Update Fitur Terbarunya! Cara menggunakan fitur Fitur baru spacing di Google Sites adalah fitur siap pakai yang artinya tidak memerlukan pengaturan dari administrator. Sedangkan bagi end-user yang ingin menggunakan fitur bisa langsung masuk ke halaman pembuatan situs. Setelah itu klik tautan “Spacer” yang ada di panel Insert (ada di bagian kanan halaman). Jika Anda menemukan kesulitan dalam menggunakan fitur baru ini, silakan kunjungi Help Center Google Sites. Fitur baru ini bisa langsung digunakan apa pun jenis konten web yang Anda buat, mulai dari konten teks, visual, hingga video. Anda bahkan bisa menambahkan jarak di mana saja, di antara konten di bagian samping halaman, di mana pun keinginan Anda. Baca juga:  Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Ketersediaan fitur Photo Credit: Rawpixel Perlu diingat, pembaruan ini dilakukan secara bertahap, sehingga ada kemungkinan fitur ini muncul di satu gadget Anda, tapi tidak muncul di gadget yang lain. Perilisan fitur secara bertahap dimulai pada tanggal 19 September (hingga 15 hari ke depan untuk ketersediaan fitur. Jadwal ini berlaku untuk domain rilis cepat. Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dilakukan secara penuh (dengan 1-3 hari untuk visibilitas fitur keseluruhan) dan dimulai pada tanggal 3 Oktober 2022. Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic maupun G Suite Business. Di samping itu, fitur spacing ini juga tersedia untuk seluruh pemilik akun Google pribadi. Baca juga: Meningkatkan Pengalaman Google Workspace di Perangkat Android Berlayar Besar Dengan hadirnya pembaruan ini Anda bisa membuat tampilan halaman situs web yang lebih nyaman untuk dilihat. Tampilan halaman web pun terlihat lebih rapi dan tertata dengan hadirnya fitur spacing ini. Selain fitur spacing, Google Sites juga menghadirkan berbagai fitur menarik lainnya seperti Collapsible Text dan Section Layout untuk membagi halaman web Anda. Google Sites adalah bagian dari Workspace dan akan bekerja lebih optimal jika Anda bekerja dalam ekosistem tersebut. Ini karena Workspace telah mendukung integrasi antar aplikasi-aplikasi di dalamnya. Lewat integrasi tersebut, Anda bisa dengan mudah mengunggah konten yang berasal dari aplikasi lain Workspace seperti Docs, Sheet, maupun Slide. Belum menggunakan Google Workspace? Kini Anda bisa menerapkan ekosistem kerja kolaboratif ala Workspace melalui EIKON Technology. Sebagai authorized reseller untuk produk-produk Google di Indonesia, EIKON Technology menghadirkan berbagai produk serta solusi asli dan berlisensi resmi Google. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!  

Google Workspace

Update Google Apps Script IDE: Lingkungan Pengembangan yang Semakin Terintegrasi

 Pada bulan Desember 2020 lalu, Google mengumumkan pengalaman yang diperbarui dan ditingkatkan untuk integrated development environment (IDE) Apps Script. Sejak itu, pengguna dapat mengakses IDE lama. Pada akhir kuarter ketiga tahun 2022 ini, Google merombak kebijakan tersebut dan mulai menolak pengalaman lama. Mulai kuarter keempat tahun 2022, IDE versi baru akan menjadi pengalaman default tanpa opsi untuk kembali. Namun Anda tidak perlu khawatir karena IDE Apps Script versi baru ini telah terintegrasi dengan ekosistem kerja Google Workspace sehingga akan memudahkan Anda dalam bekerja. Untuk penjelasan selengkapnya mengenai update terbaru ini, Anda bisa simak ulasan berikut ini. Apa itu Apps Script? Apps Script adalah platform pengembangan aplikasi praktis yang mempercepat dan mempermudah pembuatan solusi bisnis khusus. Dalam update terbarunya, platform ini telah terintegrasi dengan Google Workspace dan yang meningkatkan kecanggihan aplikasi termasuk Calendar, Docs, Drive, Gmail, Sheets, dan juga Slides. Melalui peluncuran ini, Google telah mengubah IDE berbasis cloud yang akan membantu Anda membuat, mengedit, dan mengelola proyek. IDE versi baru juga akan menyederhanakan pengalaman pengembangan untuk Google Workspace. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud Sebagai Pengamanan Tambahan Bagi Developer Apa yang berbeda dari IDE baru ini? Photo Credit: cookie_studio (Freepik) Dengan peluncuran ini, kami telah mengubah IDE berbasis cloud yang membantu Anda membuat, mengedit, dan mengelola proyek. IDE baru menyederhanakan pengalaman pengembangan untuk Google Workspace dan menawarkan: Editor kode canggih menggunakan Monaco yang menawarkan pelengkapan otomatis tingkat lanjut, pemformatan otomatis, dan banyak lagi. Pengalaman pemecahan masalah yang ditingkatkan dengan meningkatkan debugger dan menambahkan log streaming secara real-time. Integrasi antara IDE dan Google Workspace Developer hub untuk memberikan pengalaman menyeluruh yang mulus untuk merancang, mengembangkan, menerapkan, dan mengelola proyek Apps Script di satu tempat. Tampilan dan nuansa yang diperbarui, dengan antarmuka yang ramah pengguna yang lebih mirip dengan aplikasi Google Workspace lainnya yang menggunakan kerangka Material Design. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Developer dengan Cloud Client Libraries for Compute Engine Mulai menggunakan Apps Script IDE baru Photo Credit: senivpetro (Freepik) Apps Script IDE baru akan dirilis mulai kuarter keempat tahun 2022. Jadwal perilisan untuk domain rilis cepat sama dengan domain rilis terjadwal. Penting untuk diingat, IDE baru akan menjadi pengalaman default tanpa opsi untuk kembali. Bagi administrator dan Anda yang memanfaatkan Apps Script IDE untuk mengembangkan program atau aplikasi, Google telah menyediakan dokumentasi khusus yang bisa dijadikan panduan. Anda bisa mengaksesnya di sini. Update ini berlaku untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Perlu diingat juga bahwa fitur ini akan aktif secara default untuk semua pengguna. Namun, kini pengguna tidak dapat memilih untuk menggunakan IDE lama melalui opsi “Use legacy editor” karena per kuarter keempat tahun 2022 ini, opsi untuk kembali tersebut akan ditiadakan. Baca juga: Percepat Produktivitas Pengembang Anda Dengan Query Library Apps Script IDE baru ini telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan semakin memudahkan Anda dalam bekerja. Tempat kerja Anda belum memanfaatkan Google Workspace sebagai ekosistem kerja? Tidak perlu khawatir, Anda bisa mengajukan implementasi melalui EIKON Technology yang merupakan authorized partner Google. EIKON Technology tidak sekadar menyediakan Google Workspace asli yang berlisensi, tapi kami juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga pemasangan. Untuk mulai berkonsultasi mengenai penerapan Google Workspace di lingkungan kerja Anda, silakan klik di sini!

Google Workspace

Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal

Pada tahun 2021, Google Calendar meluncurkan Time Insights, sebuah fitur yang memberi Anda kemampuan untuk lebih memahami cara Anda menghabiskan waktu di Calendar. Mulai hari ini, Anda dapat menyusun kategori waktu dengan memberi nama dan menetapkan label warna yang sesuai ke acara dalam Time Insights di Calendar. Fitur baru ini diharapkan dapat membantu pengguna untuk lebih mudah melacak waktu yang dihabiskan untuk aktivitas atau area strategis tertentu, seperti pekerjaan proyek, rapat staf, atau pertemuan dengan kolega dan pemangku kepentingan tertentu. Apa itu Time Insights? Photo Credit: Google Workspace Updates Ketika menggunakan Google Calendar di akun kantor atau sekolah, Anda dapat menggunakan “Time Insights” untuk mengetahui cara Anda menghabiskan waktu dalam rapat. Jika Anda tidak melihat opsi Time Insights, hubungi administrator untuk aktivasi fitur. Cara mengaktifkan Time Insights Fitur Time Insights yang ada di Google Calendar telah disetel aktif secara default. Time Insights dapat dinonaktifkan di level domain atau organizational unit (OU). Untuk panduan lengkap mengenai pengaturan Time Insights, administrator dapat menyimak dokumentasi resmi dari Google Workspace di sini. Baca juga: Upgrade Otorisasi OAuth 2.0 agar Calendar Interop Tetap Berjalan Sedangkan untuk end-user, fitur bisa langsung digunakan setelah administrator melakukan aktivasi. Untuk membuat label warna baru pada panel Time Insights, pergi ke menu Time breakdown, kemudian klik “By color” dan pilih “Add a Label”.  Namun jika Anda ingin menambahkan label warna untuk sebuah event, klik kanan pada event yang ada di grid Calendar Anda. Bisa juga dengan klik menu Edit dan pilih “change the event color”.  Untuk melihat Time Insights Anda, klik Time Insights yang terdapat di panel sebelah kiri. Kemudian klik pada opsi “More insights”.  Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan fitur Fitur Time Insights dengan kategorisasi warna ini dirilis dalam dua domain, yakni domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Perilisan di kedua domain dilakukan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 16 Agustus 2022 (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur secara menyeluruh). Sementara untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 30 Agustus 2022 (membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur secara menyeluruh). Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja Anda di Google Calendar Fitur Time Insights tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan juga Nonprofits. Namun fitur ini tidak tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Education Standard, the Teaching and Learning Upgrade, and Frontline, termasuk paket berlangganan G Suite Basic dan G Suite Business. Fitur Time Insights hingga kini juga belum tersedia bagi pemilik Google Accounts pribadi. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Time Insights memungkinkan Anda untuk melacak alokasi waktu dengan detail. Fitur ini tersedia di bagi pengguna Google Workspace yang berlangganan paket tertentu dan bisa diaktifkan/nonaktifkan kapan saja sesuai kebutuhan. Calendar yang telah dilengkapi dengan dukungan Time Insights telah tersedia dalam paket Google Workspace for Business dari EIKON Technology. Sebagai authorized reseller, EIKON Technology hanya menawarkan produk resmi dari Google. Di samping itu, kami juga menawarkan layanan konsultasi komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Lain untuk Berkolaborasi dengan Visitor Sharing di Google Drive

Saat ini, Anda dapat menggunakan visitor sharing—kolaborasi berbasis kode pin yang aman—untuk berbagi item dengan akun non-Google. Ini memungkinkan pengguna non-Google untuk melihat, mengomentari, atau mengedit konten di Google Drive, Docs, Sheets, Slides, dan Sites. Mulai tanggal 24 Agustus 2022, Anda dapat menggunakan visitor sharing untuk mengizinkan pengguna non-Google mengunggah konten atau membuat file dalam drive bersama yang dimiliki oleh perusahaan dan pengguna di Google Workspace. Apa itu  visitor sharing? Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui visitor sharing, Anda dapat mengundang orang yang tidak memiliki akun Google untuk berkolaborasi di file dan folder Google Drive Anda sebagai pengunjung. Anda juga dapat mengontrol siapa yang dapat mengedit, mengomentari, atau melihat file. Kapabilitas ini pun dapat dinonaktifkan kapan saja ketika Anda tak lagi perlu membagikan file kepada pengguna non-Google. Baca juga: Sinkronkan File Terenkripsi Client-Side dengan Google Drive for Desktop Cara berbagi dengan pengunjung non-Google Setelah visitor sharing diaktifkan untuk perusahaan Anda, layanan ini bisa langsung digunakan dan Anda pun dapat berbagi dokumen dengan akun non-Google seperti biasa. Pengunjung dapat mengedit, mengomentari, atau melihat dokumen Anda selama 7 hari setelah mereka memverifikasi alamat email. Jika mereka perlu berkolaborasi lebih lama, mereka dapat menggunakan tautan dari email berbagi asli untuk memverifikasi identitas mereka lagi. Hubungi administrator Anda untuk menemukan akun tertentu yang dapat Anda bagikan. Baca juga: Potong Dan Tempel File Lebih Mudah di Google Drive Web dengan Shortcut Keyboard Penting: Jika Anda menggunakan akun Google Workspace Business Starter atau Frontline, Anda dapat berbagi file hingga 5 kali setiap bulan dengan akun non-Google. Satu kali di sini didefinisikan sebagai berbagi satu dokumen dengan satu pengunjung. Untuk mulai membagikan file, ikuti langkah-langkah berikut ini: Di komputer, masuk ke akun kantor atau sekolah Anda. Buka Google Drive, Docs, Sheets, atau Slides. Klik file yang ingin Anda bagikan. Klik Share. Di bawah “Share with people and groups“, masukkan alamat email yang ingin Anda bagikan dan tekan Enter. Untuk mengubah apa yang dapat dilakukan orang pada dokumen Anda, di sebelah kanan, klik menu dropdown, lalu klik Viewer, Commenter, or Editor. Klik Send. Ketersediaan kapabilitas visitor sharing Photo Credit: rawpixelcom (Freepik) Kapabilitas visitor sharing menawarkan peluncuran yang diperpanjang (extended rollout), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (berpotensi lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur). Peluncuran kapabilitas dimulai pada tanggal 24 Agustus 2022. Kapabilitas ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Education Plus, Enterprise Standard, dan Enterprise Plus. Namun tidak tersedia bagi para pelanggan Google Workspace Business Starter, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, termasuk mereka yang masih berlangganan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Penting untuk diingat juga, kapabilitas visitor sharing ini juga tidak berlaku bagi Anda yang menggunakan Google Accounts pribadi dan tidak terhubung dengan paket berlangganan apa pun. Baca juga: 5 Fungsi Google Drive Selain untuk Menyimpan File Dengan hadirnya visibilitas visitor sharing ini, Anda dapat membagikan file kepada orang lain di luar perusahaan maupun kepada mereka yang tidak memiliki akun Google. Artinya, kolaborasi kerja pun lebih mudah dan setiap orang yang terlibat tidak perlu membuat akun baru terlebih dulu. Apakah Anda tertarik dengan kapabilitas ini? Visitor sharing bisa Anda nikmati dengan berlangganan paket Google Workspace for Business melalui EIKON Technology yang menyediakan solusi implementasi secara menyeluruh, dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Tampilkan Acara Anda ke Audiens yang Lebih Luas dengan Live Streaming YouTube

Google Meet memiliki satu fitur yang memungkinkan Anda untuk melakukan live streaming melalui YouTube. Live streaming dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Misalnya, ketika perusahaan Anda sedang menggelar acara dan ingin menayangkannya ke audiens yang besar di luar perusahaan. Dengan fitur ini, Anda dapat memberi mereka kesempatan untuk menjeda dan memutar ulang tayangan acara sesuai kebutuhan, atau melihat presentasi di lain waktu. Live streaming Google Meet via YouTube Fitur live streaming Google Meet melalui YouTube ini bisa langsung dijalankan saat diaktifkan oleh Administrator. Setelah fitur aktif, pengguna Google Workspace bisa langsung melakukan streaming rapat atau acara secara publik melalui YouTube.  Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator juga dapat menentukan apakah tayangan streaming hanya dapat dilihat oleh pengguna di perusahaan Anda (in-house streaming), dibagikan dengan domain Google Workspace tepercaya lainnya, atau tersedia untuk ditonton dengan YouTube. Namun perlu diingat, untuk memulai live streaming YouTube melalui Meet, channel YouTube Anda harus disetujui untuk live streaming terlebih dahulu. Persetujuan ini memerlukan waktu hingga 24 jam. Untuk informasi lebih lanjut mengenai persetujuan channel YouTube untuk live streaming, bisa dibaca di Help Center Google Workspace. Baca juga: Transformasi Google Duo Menjadi Meet, Apa yang Berubah? Mengaktifkan atau menonaktifkan live streaming via YouTube Live streaming Google Meet via channel YouTube hanya bisa dikendalikan oleh orang yang memulai streaming. Untuk rapat yang mengaktifkan host management, hanya host dan co-host yang dapat memulai live streaming. Jika host management tidak aktif, siapa pun dari pihak penyelenggara rapat dapat memulai live streaming. Photo Credit: tirachardz (Freepik) Pengaturan privasi YouTube mengontrol siapa yang dapat melihat streaming dan berapa lama streaming tersebut tersedia untuk dilihat. Anda dapat mengizinkan streaming dengan YouTube meskipun setelan streaming langsung lainnya dinonaktifkan. Orang dalam jumlah tidak terbatas dapat menonton rapat Google Meet yang disiarkan langsung ke YouTube. Mari simak panduang mengaktifkan fitur live streaming Google Meet via YouTube berikut ini. Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Meet. Klik Meet video settings. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan unit organisasi teratas dipilih. Jika tidak, pilih unit organisasi turunan atau grup konfigurasi. Klik Stream dan centang atau hapus centang pada kotak Let people use YouTube to stream meetings. Klik Save. Jika Anda mengonfigurasi unit organisasi atau grup, akan tersedia opsi untuk Inherit atau Override unit organisasi induk, juga opsi untuk Unset sebuah grup. Perubahan dapat memakan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Baca juga: Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC Ketersediaan fitur Fitur live streaming Google Meet via YouTube ini dilakukan secara bertahap untuk domain rilis terjadwal dan dimulai pada tanggal 25 Juli 2022 (membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur secara keseluruhan). Sementara untuk domain rilis cepat dilakukan secara utuh (dengan waktu 1-3 untuk visibilitas fitur secara keseluruhan), dimulai pada tanggal 21 Juli 2022. Fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Enterprise Starter, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, Teaching dan Learning Upgrade. Pengguna Google Workspace Individual serta mereka yang sudah berlangganan Google One Premium plan (untuk negara tertentu). Namun fitur belum tersedia untuk pengguna Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Standard, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, termasuk juga mereka yang masih menggunakan G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Update Google Meet Hardware: Lebih Banyak Opsi untuk Framing di Konsol Admin Fitur baru ini membuktikan bahwa Google Workspace menawarkan integrasi yang mulus antar aplikasi dan solusi yang mereka buktikan. Anda kini bisa dengan mudah menayangkan acara perusahaan kepada audiens yang lebih luas melalui live streaming YouTube. Tertarik untuk mulai menggunakan fitur ini? Mari berlangganan Google Workspace for Business melalui EIKON Technology. Sebagai authorized partner Google, EIKON Technology menyediakan produk resmi dan proses implementasi yang menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace, Pendaftaran g suite, Produktivitas

Kiat Meningkatkan Kecakapan Digital di Lingkungan Kerja Anda

Tidak ada yang bisa menebak apa yang akan terjadi di masa mendatang. Meski begitu, Anda bisa selalu melakukan persiapan. Kultur kerja yang fleksibel dan dinamis adalah salah satu cara agar perusahaan bisa tetap stabil. Salah satu cara untuk mencapai fleksibilitas tersebut adalah melalui praktik composable business. Composable business adalah suatu praktik bisnis yang disusun dengan menggabungkan teknologi digital yang mudah diakses dan digunakan dalam kultur kerja yang fleksibel dan melek teknologi. Cara kerjanya mirip mainan bongkar-pasang. Ketika perusahaan menghadapi suatu masalah, susunan awalnya bisa dibongkar untuk kemudian ditata kembali agar dapat menyelesaikan masalah tersebut secara optimal. Kunci utama dari penerapan composable business adalah kecakapan digital atau kemampuan perusahaan dan karyawannya untuk mengoperasikan berbagai alat digital sehingga perpindahan bisa dilakukan dengan cepat. Berikut adalah dua pendekatan paling efektif untuk meningkatkan kecakapan digital di perusahaan Anda. Jadikan sebagai sebuah perjalanan Composable business memerlukan dua komponen utama: lingkungan yang aktif secara digital dan kultur kerja fleksibel yang secara konsisten beradaptasi dengan perubahan. Kecakapan digital menciptakan ketangkasan dari dalam ke luar, memberdayakan setiap karyawan untuk memanfaatkan teknologi secara cerdas guna memecahkan masalah yang berdampak langsung pada mereka dalam melayani tujuan organisasi yang lebih besar. Baca juga: Tips Tingkatkan Keterlibatan Karyawan dalam Lingkungan Kerja Hybrid Kecakapan digital juga mendorong terjadinya inovasi. Pada awal masa pandemi, jutaan bisnis harus mengadopsi teknologi dan solusi baru untuk mengatasi tantangan yang dihadapi. Selain contoh orientasi di atas, beberapa retail mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen dan beralih ke layanan penjemputan dan pengiriman. Photo Credit: tirachardz (Freepik) Menciptakan kultur kerja yang fleksibel memang membutuhkan waktu. Saat menyampaikan manfaat kecakapan digital di perusahaan Anda, penting untuk menekankan bahwa ini adalah sebuah perjalanan, bukan sebuah pelatihan tunggal. Bahkan dengan alat dan pola pikir yang tepat, ini adalah proses berkelanjutan yang melibatkan pendidikan, penjangkauan, eksperimen, dan dialog terbuka di seluruh perusahaan Anda. Baca juga: 5 Langkah Ciptakan Lingkungan Kerja Hybrid Inklusif yang Unggul Hilangkan gesekan digital Mengurangi gesekan digital bisa dimulai dengan beragam langkah simpel, mulai dari memberi karyawan akses login satu kali yang aman ke semua aplikasi dan alur kerja yang mereka butuhkan untuk menjadi produktif, hingga mengurangi pergeseran konteks untuk tim yang sudah berkolaborasi bersama. Photo Credit: tirachardz (Freepik) Teknologi yang tidak fleksibel atau ketinggalan zaman sering menghalangi pengembangan lebih lanjut. Seorang karyawan baru mungkin mahir dalam menavigasi berbagai alat digital dalam kehidupan pribadi mereka sendiri, namun kemampuan tersebut seolah hilang ketika tempat kerja barunya penuh dengan gesekan digital. Tanpa disadari, gesekan digital dapat menguras produktivitas dan menghambat kolaborasi. Solusinya bisa dengan memanfaatkan alat intuitif berbasis cloud yang dapat diakses dari mana saja. Bisa juga dengan memberikan akses ke file template dan alur kerja otomatis yang akan menyederhanakan pekerjaan karyawan. Di Google Calendar misalnya, penyelenggara rapat dapat dengan cepat menambahkan template catatan rapat langsung ke undangan rapat, sehingga menghemat waktu saat tiba waktunya untuk mengumpulkan semua orang. Baca juga: 4 Fitur Google Workspace untuk Mudahkan Kolaborasi Kerja Dengan berbagai aplikasi serta fitur yang ditawarkan, Google Workspace akan membantu Anda menyederhanakan berbagai proses kerja. Hadirkan solusi produktivitas Workspace di lingkungan kerja Anda bersama EIKON Technology. Selain menawarkan produk resmi berlisensi, EIKON Technology juga menyediakan layanan konsultasi yang mencakup tahap perencanaan awal hingga tahap penerapan. Untuk mulai berkonsultasi mengenai implementasi Google Workspace, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop melalui Google Calendar

Pada pengaturan default Calendar Interop saat ini, jika Anda ingin melihat ketersediaan pengguna Microsoft Exchange untuk menjadwalkan rapat, maka permintaan akan dilakukan melalui akun Exchange tersebut. Namun jika kemudian terjadi terlalu banyak permintaan dalam jangka waktu tertentu, role account Exchange dapat mencapai batasnya, dan akibatnya, layanan Calendar Interop pun mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Per 8 September 2022, administrator dapat melakukan konfigurasi beberapa role account di konsol Admin Calendar Interop. Hal ini akan memberikan dukungan tambahan terutama ketika jumlah permintaan lebih tinggi dari biasanya, sekaligus memungkinkan Calendar Interop bekerja lebih lancar dalam skala besar. Mari simak detail lengkapnya berikut ini. Apa itu Calendar Interop? Photo Credit: drobotdean (Freepik) Sebagai administrator, Anda dapat menggunakan Calendar Interop untuk memungkinkan Microsoft Exchange dan Google Kalender bekerja bersama. Pengguna di kedua sistem berbagi status ketersediaan mereka sehingga semua orang dapat melihat jadwal satu sama lain. Administrator dapat melakukan hal-hal berikut: Aktifkan Calendar Interop untuk domain. Memberi/menolak izin pengguna Calendar memesan resources dari kalender Exchange, seperti ruang rapat, saat mereka menjadwalkan rapat. Gunakan alat otomatis untuk memverifikasi penyiapan. Lihat pesan gangguan dan saran untuk mengatasi gangguan tersebut. Lacak permintaan pengguna lintas sistem untuk informasi ketersediaan di konsol Google Admin. Baca juga: Mengenal Fungsionalitas API “UserInvitation” dari Google Workspace Mengubah visibilitas di Calendar Interop Di konsol Admin, buka Menu dan masuk ke Apps, lalu klik Google Workspace, dan pilih Calendar. Klik Calendar Interop management. Centang kotak Enable Interoperability for Calendar. Photo Credit: Google Workspace Updates Blog Di bawah Type, pilih Exchange Web Services (EWS). Di bawah Exchange Web Services URL, masukkan URL titik akhir server Exchange Web Services default yang terkait dengan server Exchange Anda. Ini adalah server Exchange yang sama tempat Anda membuat akun peran. Di bawah Exchange Role Account, masukkan alamat SMTP utama akun peran Exchange dalam format namapengguna1@contoh.com. Pilih metode autentikasi Anda: Basic authentication atau OAuth 2.0 client credentials. Jika memilih Basic authentication untuk Exchange, ikuti langkah-langkah berikut: Klik Enter Password dan masukkan kata sandi untuk akun atau Exchange role account. Masukkan kembali kata sandi untuk mengonfirmasi. Namun jika Anda memilih OAuth 2.0 client credentials untuk Exchange Online, ikuti langkah-langkah berikut ini: Di bawah Token endpoint URL, masukkan URL titik akhir token OAuth 2.0 dari penyewa Azure Anda. Di bawah Application (client) ID, masukkan Application ID yang ditetapkan untuk aplikasi Anda selama pendaftaran aplikasi. Di bawah Client secret, masukkan nilai dari rahasia klien yang ditetapkan ke aplikasi Anda selama pendaftaran aplikasi. Klik Save. Baca juga: Text-To-Speech API Google Cloud Kini Mendukung Custom Voice Ketersediaan fitur Update baru Calendar Interop ini dilakukan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 6 September 2022 (dan akan membutuhkan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang menggunakan Calendar Interop. Baca juga: Tips Gunakan Google Cloud Search Query API untuk Menyempurnakan Hasil Cloud Search Update ini memungkinkan Anda untuk melihat visibilitas di Calendar Interop melalui Google Calendar. Dengan begitu, produktivitas yang memerlukan integrasi antara Calendar dan Exchange pun bisa berjalan lancar. Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan dari Google Workspace. Rangkaian produktivitas Google Workspace bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Scroll to Top