EIKON Technology

Chrome OS

Chromebook

6 Trik Sederhana untuk Meningkatkan Produktivitas Chromebook Anda

Tahukah Anda, Chromebook memiliki beberapa “trik” yang akan membantu Anda meningkatkan produktivitas? Mari simak beberapa contohnya berikut ini! Ketuk untuk mengeklik dengan papan sentuh Photo Credit: Freepik Lupa membawa mouse? Tak masalah. Cukup dengan mengaktifkan “Tap to click” di pengaturan touchpad Chromebook. Setelah diaktfikan, Anda dapat mengeklik kanan atau kiri dengan mengetuk trackpad menggunakan dua jari. Gulir sesuai keinginan Chromebook telah menerapkan pengguliran dua arah sehingga untuk menggulir ke atas, Anda cukup menggeser jari ke bawah pada trackpad dan untuk menggulir ke bawah, cukup geserkan jari ke arah atas pada trackpad. Selain itu, Anda juga bisa mengaktifkan “Reverse scrolling” untuk mengaktifkan gestur sebaliknya. Baca juga: Fitur Baru Chromebook Menyambut Update ke-100 Sesuaikan mouse Anda Anda dapat menyesuaikan mouse untuk fitur yang digunakan tiap hari. Mengambil tangkapan layar, menonaktifkan atau mengaktifkan mikrofon, hingga mengaktifkan “dictation”, semuanya dapat dilakukan hanya dengan sekali klik. Untuk memulai, buka “Customize mouse buttons” di bawah tab Devices. Temukan dan sesuaikan pintasan favorit Anda Photo Credit: Freepik Pintasan dapat menghemat banyak waktu dan Anda bisa menemukannya di Chromebook. Untuk menemukan semua pintasan yang tersedia, tekan “Launcher+Ctrl+S”, cari aksi yang ingin Anda lakukan, seperti membuka tab baru atau menelusuri semua tab yang terbuka, dan temukan pintasan yang sesuai. Anda juga dapat mengedit kombinasi tombol apa pun untuk tindakan tertentu menjadi apa pun yang diinginkan. Cukup buka aplikasi Key Shortcuts menggunakan “Launcher + Ctrl + S” dan klik pena di sebelah tindakan yang ingin diubah. Dari sana Anda dapat mengubah kombinasi tombol untuk tindakan tersebut. Baca juga: Cara Baru Explore dan Share di Chrome OS pada Chromebook Mengetik huruf dengan aksen dengan mudah Jika Anda menulis atau bekerja dalam berbagai bahasa, Anda mungkin sering kali perlu mengetikkan huruf dengan aksen (seperti é, ö, û). Untuk mempermudahnya, aktifkan opsi “Tampilkan tanda aksen dan karakter khusus” di Keyboard Settings. Lalu, saat menekan lama sebuah huruf, akan muncul opsi aksen. Pilih simbol yang Anda inginkan, maka simbol tersebut akan langsung muncul. Ubah tampilan layar Perlu bekerja lembur? Pertimbangkan untuk mengaktifkan “Night Light and Dark Theme” untuk pengalaman yang lebih nyaman. Night Light mengurangi cahaya biru pada layar dan menampilkan warna yang lebih hangat, lebih selaras dengan jadwal tidur alami, sedangkan Dark Theme membantu mengurangi silau layar, yang dapat membantu mengurangi kelelahan mata sehingga Anda dapat bekerja dalam segala jenis cahaya. Baca juga: Mengenal Tote, Fitur Baru Chromebook untuk Menyimpan File Penting Perangkat Chromebook merupakan komputer baru dari Google yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai hal dengan bantuan Chrome OS. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Chromebook

Fitur Baru Chromebook Menyambut Update Ke-100

Salah satu ciri khas Chromebooks adalah adanya update otomatis secara berkala. Update tersebut memperbarui Chrome OS secara otomatis agar penggunaannya lebih mudah. Terhitung, sudah ada 100 update yang diluncurkan pada awal April 2022. Menyambut capaian tersebut, Chromebook memperkenalkan beberapa fitur baru. Apa saja? Lebih banyak info di Launcher baru Photo Credit: Google Blog Cukup dengan menekan tombol Everything di keyboard Anda atau icon lingkaran di sudut kiri bawah layar, Chromebook Launcher akan mempermudah pencarian aplikasi dan file—dan bahkan menemukan jawaban secara online. Kini, desain Launcher telah diperbarui dan fungsionalitas pencariannya pun telah ditingkatkan untuk membantu menemukan apa yang Anda cari dengan lebih mudah dan cepat. Pertama, Anda akan melihat bahwa Launcher terbuka di bagian sisi kiri layar, bukan lagi dari bawah sehingga menyisakan lebih banyak ruang untuk setiap jendela yang telah dibuka. Selain itu, Anda juga dapat mengatur aplikasi berdasarkan nama atau warna. Bisa juga mengaturnya secara manual sesuai kebutuhan dan selera. Saat Anda mengunduh aplikasi baru, maka tata letaknya akan langsung menyesuaikan. Pencarian dengan Launcher juga semakin mudah. Tiba-tiba lupa nama aktor dari film yang baru saja Anda tonton? Bisa langsung mencari lewat Launcher. Sebelumnya, Launcher akan menampilkan preview singkat dari hasil pencarian. Namun kini, informasi yang ditampilkan akan lebih banyak lagi. Anda bisa langsung menemukan nama aktor yang dimaksud bahkan informasi mengenai cuaca. Semuanya bisa dilakukan tanpa meninggalkan Launcher. Photo Credit: Google Blog Jika Anda bekerja dengan banyak tab di Chrome dan jendela terbuka, tentu akan sulit untuk untuk menemukan bagian yang Anda cari. Alih-alih memilah tab satu persatu, cukup lakukan pencarian cepat di Launcher. Tab yang dimaksud pun akan langsung terbuka. Launcher versi terbaru ini akan segera hadir ke semua jenis Chromebook. Baca juga: Cara Baru Explore dan Share di Chrome OS pada Chromebook Edit dengan suara Photo Credit: Google Blog Anda mungkin sudah familier dengan fitur Dictation yang ada di Chrome OS. Dengan fitur tersebut, Anda bisa mendiktekan teks di aplikasi manapun, entah itu email atau browser. Sekarang, fitur tersebut telah dilengkapi dengan fitur edit yang memungkinkan pengguna untuk menyunting tulisan hanya dengan suara. Cukup ucapkan “hapus” atau “erase” untuk menghapus huruf terakhir atau “move to next character” untuk menyesuaikan posisi kursor Anda di layar. Tidak yakin perintah apa yang harus digunakan? Ucapkan “bantuan” atau “help” dan Chromebook akan memberi Anda ide. Untuk menggunakan fitur ini, aktifkan Dictation pada Pengaturan atau tekan tombol Everything + D. Baca juga: Sign-In Lebih Aman dan Nyaman di Chromebook Menyambut total update yang sudah mencapai angka 100, Chromebook meluncurkan fitur baru dan memperkenalkan calon device yang akan segera dipasarkan. Tertarik untuk mulai menjajal Chrome OS namun belum menemukan mana perangkat Chromebook yang sesuai dengan kebutuhan Anda? Tak perlu khawatir, EIKON Technology siap membantu. Anda juga bisa mempelajari spesifikasinya lebih dulu di sini   

Info

Contact Center Terintegrasi Penuh di Chrome OS

Contact center merupakan bagian yang cukup penting bagi sebuah perusahaan maupun bisnis. Bisa dibilang, keberadaannya juga menjadi sebagai salah satu ujung tombak perusahaan dengan konsumen.  Untuk meningkatkan kinerja tersebut, kini Chrome OS menawarkan solusi tools contact center yang terintegrasi. Lantas, mengapa hal itu penting, apa saja manfaatnya, dan cara mendapatkannya? Simak ulasan berikut. Mengapa Contact Center Chrome OS Penting untuk Bisnis? Photo: Pexels.com Penggunaan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS dinilai cukup penting bagi perusahaan maupun bisnis di era digital seperti saat ini. Dengan layanan yang terintegrasi tentu akan memudahkan Anda dalam melakukan manajemen IT yang lebih baik. Beberapa alasan yang mendasar mengapa Anda harus menggunakan layanan ini di antaranya adalah sebagai berikut: Manajemen IT dari jarak jauh dan mengamankan platform: Chrome OS merupakan layanan manajemen dengan jaringan cloud computing. Dengan begitu, pengelolaan menjadi lebih aman dan dapat mengoptimalisasi keberadaan contact center meskipun dengan jarak jauh. Sebagai solusi untuk validasi contact center dalam memantau perkembangan bisnis dengan dukungan Chrome Enterprise Recomended. Mempermudah akses virtualisasi infrastruktur IT, terutama penggunaan desktop untuk penggunaan Chrome OS dan Citrix Workspace. Termasuk penggunaan untuk Citrix Ready. Menciptakan ekosistem IT dan layanan contact center terbaik bagi bisnis Anda. Manfaat yang Didapatkan Photo: Pixabay.com Menggunakan layanan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS memiliki banyak manfaat bagi perusahaan maupun bisnis. Terlebih bagi perusahaan yang sering berhubungan langsung dengan konsumen. Misalnya seperti perusahaan perbankan, asuransi, maupun yang bergerak di bidang finansial lainnya. Setidaknya, beberapa manfaat menggunakan layanan contact center di antaranya adalah: Melindungi Bisnis dan Informasi Konsumen Manfaat yang pertama, fitur dan layanan ini dapat melindungi segala data dan informasi yang berkaitan dengan konsumen . Misalnya saja perlindungan data dari virus, ransomware, hingga serangan siber lainnya. Fitur keamanan ini pun akan diupdate secara otomatis. Termasuk dengan dukungan Google Safe Browsing yang membuat data tetap aman di tangan Anda. Meningkatkan Produktivitas Agen Call Center Perusahaan Tahukah Anda jika menggunakan fitur layanan call center yang terintegrasi dengan Chrome OS bisa meningkatkan produktivitas kinerja call center? Perangkat infrastruktur yang digunakan oleh call center dan sudah terintegrasi dengan Chrome OS lebih cepat 76% dari Windows 10. Hal itu akan menghemat waktu selama 3 jam setiap minggunya untuk melakukan update dan proses input kebutuhan konsumen. Kemudian, bisa meminimalisir downtime yang dapat mengganggu kinerja dan produktivitas perusahaan. Meminimalisir Tekanan dan Tingkat Stres pada Karyawan Keempat, manfaat penggunaan layanan call center Chrome OS tak hanya dari segi infrastruktur saja. Melainkan juga berdampak pada sisi karyawan itu sendiri. Dengan infrastruktur yang cepat, setidaknya bisa meminimalisir tingkat stres dari karyawan atau agen yang harus menerima informasi maupun masukan dari konsumen.  Dengan menggunakan fitur dan layanan Chrome OS dapat meningkatkan pelayanan call center 96% lebih cepat. Pada akhirnya, proses penanganan konsumen lebih cepat terselesaikan dan tidak menumpuk maupun menunggu selama beberapa hari dan itu bisa menyebabkan tekanan bagi karyawan atau agen call center Anda. Pelayanan yang Lebih Baik Manfaat yang terakhir adalah, dengan menggunakan layanan terintegrasi dan mengandalkan kecepatan respon konsumen, secara langsung maupun tak langsung hal itu akan meningkatkan pelayanan. Konsumen pun akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Dengan begitu, ini akan meningkatkan reputasi perusahaan dalam melayani kebutuhan konsumen secara cepat dan tepat. Para agen call center pun akan bekerja lebih optimal. Mendapatkan Layanan Contact Center Chrome OS yang Terbaik Photo: Pexels.com Kini, Anda sudah mengetahui betapa besar manfaat Contact Center Chrome OS yang telah disebutkan di atas. Sudah saatnya bisnis Anda menerapkan dan menggunakan platform terbaik ini. Salah satunya dengan memilih vendor penyedia layanan Chrome resmi yang memiliki lisensi langsung dari Google. Untuk itu Anda bisa memilih dan membelinya di EIKON Technology. Kami menyediakan berbagai layanan untuk bisnis terbaik Anda. Termasuk memberikan dukungan terbaik untuk layanan contact center perusahaan atau bisnis Anda. Informasi lebih lanjut dan pembelian secara lengkap bisa klik di sini. Dapatkan pula layanan after sales untuk menjamin keamanan dan kenyamanan produk pada bisnis Anda dari kami.

Chromebook

Cara Baru Explore dan Share di Chrome OS pada Chromebook

Untuk menyempurnakan Chrome OS agar dapat memenuhi kebutuhan para penggunanya, Google terus melakukan pengembangan. Salah satu pengembangan tersebut bisa ditemukan pada browser andalan Google, Chrome terutama pada perangkat Chromebook. Dalam update terbaru, Google menyematkan beberapa fitur baru pada Chrome. Menariknya, pengembangan baru tersebut lahir dari kontribusi para pengguna Chrome OS. Melalui Beta channel Chrome, user dapat menguji pakai fitur-fitur baru Chrome dan kemudian memberikan masukan untuk mengembangkan fitur tersebut. Melalui fasilitas ‘Flags and experiements’, Anda dapat memilih mana fitur yang sedang dalam pengembangan untuk dicoba, bahkan sebelum fitur tersebut dirilis. Nah, apa saja fitur terbaru pada Chrome yang bisa Anda coba? Berikut penjelasannya. Akses history lebih mudah dengan cards Photo Credit: Blog Google Kesulitan menemukan file di Google Docs yang Anda buka kemarin, tapi tidak ingin menghabiskan waktu untuk menelusuri history? Kini, Google sudah menyediakan solusinya untuk Anda melalui fitur cards pada New Tab Page. Dengan memanfaatkan cards, akses menuju halaman yang sudah pernah dikunjungi menjadi lebih mudah. Hebatnya lagi, fitur ini juga memungkinkan Anda untuk mengunjungi kembali tugas-tugas yang pernah dikerjakan hanya dengan perintah sederhana. Anda cukup mengaktifkan flag #ntp-modules. Berikut beberapa jenis perintah yang bisa dicoba:       Resep (#ntp-recipe-tasks-module) Dengan perintah ini, Anda bisa membuka kembali halaman berisi resep yang sudah pernah dikunjungi secara otomatis saat membuka tab baru.       Keranjang Belanja (#ntp-chrome-cart-module): Tidak perlu bingung lagi untuk melanjutkan proses belanja online yang terlewat. Setelah keluar dari halaman e-commerce dan menelusuri situs lain, Anda bisa kembali pada halaman belanja tersebut hanya dengan membuka tab baru.       Dokumen (#ntp-drive-module): Ingin mengakses dokumen Google Docs yang kemarin Anda buka? Melalui cards, Anda bisa mendapatkan akses yang ringkas hanya dengan membuka tab baru. Cara ini juga bisa digunakan untuk menemukan file relevan yang baru saja disunting oleh kolaborator lain. Lebih mudah menelusuri hasil pencarian Photo Credit: 377053 (Pixabay) Saat sedang melakukan pencarian melalui Google Search, ada kalanya Anda perlu mengakses lebih dari satu halaman untuk mendapatkan hasil yang sesuai. Nah, untuk memudahkan Anda, Google menambahkan baris di bawah address bar di Chrome. Baris tersebut berisi sisa hasil penelusuran sehingga Anda dapat membuka hasil berikutnya tanpa harus kembali ke halaman sebelumnya. Fitur ini bisa dicoba di Chrome Beta dengan mengaktifkan flag #continuous-search. Menambahkan highlight dan membagikan kutipan Photo Credit: Google Chrome Menemukan kalimat menarik saat sedang berselancar dengan Chrome? Sekarang Anda bisa membagikannya dengan memanfaatkan quote card. Caranya cukup dengan mengaktifkan flag #webnotes-stylize di perangkat Anda. Setelah flag aktif, Anda cukup menyorot kalimat yang diinginkan dan kemudian pilih template dengan klik opsi “Create card” pada menu yang tersedia. Dengan memanfaatkan fitur ini, Anda bisa membagikan kalimat-kalimat menarik di web dan kemudian mendekorasinya dengan gambar atau font favorit. Anda bahkan bisa membagikannya pada orang lain. Google terus melakukan riset dan inovasi untuk mengembangkan Chrome OS dan berbagai aplikasi yang ada di dalamnya. Harapannya, sistem operasi dari Google tersebut dapat menjawab semua problem yang dihadapi para penggunanya. Fitur-fitur yang disebutkan dalam artikel ini hanyalah sebagian kecil dari pengembangan Chrome OS oleh Google. Tertarik untuk menggunakan Chrome OS guna memudahkan urusan pekerjaan? Anda bisa mencobanya dengan menggunakan perangkat Chromebook, komputer baru dari Google yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai hal dengan bantuan Chrome OS. Dapatkan segera perangkat Chromebook Anda melalui EIKON Technology yang merupakan partner resmi Google di Indonesia. Klik di sini untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology.

Cloud Computing

Migrasi Chrome OS Lebih Mudah dengan Parallels Desktop

  Chrome OS mulai menunjukkan kebolehannya. Terbukti, dalam laporan yang dirilis IDC (International Data Corporation) bulan Februari 2021 lalu, Chrome berhasil menempati peringkat kedua operating system terlaris di dunia. Dengan fitur unggulan seperti opsi manajemen jarak jauh, keamanan berlapis, serta penggunaan cloud, tidak mengherankan jika Chrome makin banyak peminatnya. Meski begitu, masih banyak pengguna yang belum bisa seratus persen bermigrasi ke Chrome. Beberapa akhirnya memilih model kerja hybrid yang memadukan OS lama mereka dengan Chrome. Hal ini mungkin tidak akan menjadi masalah untuk pengguna personal, namun untuk penggunaan berskala besar tentu akan sangat merepotkan. Di sinilah Parallels Desktop mengambil peran. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.  Migrasi Chrome OS Perubahan akan selalu terasa sulit pada mulanya, termasuk saat Anda harus mengubah OS. Tidak heran jika banyak orang kemudian memilih model kerja hybrid terlebih dulu sebelum akhirnya melakukan migrasi total pada OS mereka.  Terlebih jika migrasi tersebut berskala besar, seperti penggunaan untuk bisnis perusahaan. Tentu migrasi tidak bisa dilakukan secara kontan. Beberapa jenis pekerjaan mungkin sudah memiliki pakem tersendiri yang mengakibatkan migrasi harus dilakukan secara bertahap. Untuk menjawab tantangan tersebut, Chrome OS menawarkan beberapa kemudahan dalam proses migrasi mereka. Di tahun 2020 lalu, bekerja sama dengan Corel Corporation, Chrome menghadirkan Parallels Desktop untuk migrasi OS yang lebih mudah dan simpel. Bagaimana detailnya? Mengenal Parallels Desktop Photo Credit: Parallels Desktop Parallels Desktop adalah software besutan Corel Corporation. Perangkat lunak satu ini dirancang untuk memudahkan proses migrasi OS tanpa perlu melakukan reboot. Untuk penggunaannya, Parallels dapat digunakan baik untuk keperluan personal maupun bisnis. Berikut adalah beberapa fitur unggulan Parallels Desktop untuk Chrome OS: Akses mudah menuju aplikasi Windows, termasuk Microsoft Office. Transisi seamless antara Chrome dengan Windows, memungkinkan Anda untuk membuka file Chrome menggunakan aplikasi Windows maupun sebaliknya, File yang dapat diakses dalam kondisi online maupun offline. Mendukung perangkat kamera, mikrofon, hingga audio and docking sehingga Anda bisa menggunakan aplikasi komunikasi Windows seperti Skype dan Microsoft Teams. Perangkat yang mendukung Parallels Desktop Sebelum melakukan instalasi Parallels Desktop pada perangkat Anda, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satu syarat utama adalah jenis perangkat. Berikut adalah beberapa spesifikasi perangkat yang kompatibel dengan Parallels: Menggunakan prosesor Intel Core i5 atau i7. Dalam update terbaru, software ini juga dapat dijalankan pada perangkat dengan prosesor AMD Ryzen 5 atau 7 AMD Ryzen seperti Lenovo ThinkPad C13 Yoga dan HP Chromebook Enterprise c645. Beberapa jenis Chromebox juga telah mendukung Parallels, termasuk di antaranya adalah HP Chromebox G3. Seri Latitude dari Dell juga masuk dalam jajaran perangkat yang mendukung Parallels, mencakup model 5300 2-in-1, 5400 serta 7410. Persyaratan RAM lebih  mudah dijangkau. Dalam versi terbarunya, Parallels sudah dapat diakses perangkat dengan RAM 8GB. Sebelumnya, Parallels hanya direkomendasikan untuk perangkat dengan minimal RAM 16GB. Hal lain yang perlu diperhatikan Photo Credit: Samuel Bourke (Pixabay)  Sudah memiliki perangkat yang kompatibel untuk Parallels? Sebelum masuk dalam proses instalasi, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan. Agar proses instalasi lancar dan seluruh fitur Parallels dapat digunakan pada perangkat Chrome, pastikan Anda telah memiliki Windows 10 ISO, lisensi Chrome Enterprise Upgrade, serta key license Parallels Desktop untuk Chrome OS. Jangan lupa juga untuk masuk ke akun Administrator sebelum melakukan instalasi. Dengan Parallels Desktop, migrasi ke Chrome OS dapat dilakukan dengan mudah dan seamless. Proses instalasinya bahkan tidak memerlukan reboot pada perangkat. Selain memanfaatkan Parallels, untuk mencapai efisiensi kerja, Anda bisa memanfaatkan productivity software lain dari Google seperti Google Workspace. Masih bingung software penunjang mana yang paling sesuai untuk bisnis Anda? Kontak kami, EIKON Technology untuk mendapatkan solusi terbaik untuk Anda.  

Info

Layanan Zero-touch Enrollment untuk Perangkat Chrome OS

Saat menggunakan perangkat Chrome OS, terutama dalam skala besar seperti di tingkat perusahaan, perlu ditetapkan kebijakan pemakaian perangkat. Tujuannya agar Anda dan tim bisa menggunakan perangkat Chrome OS secara efektif sehingga berdampak baik terhadap produktivitas kerja. Pengaturan kebijakan perangkat dilakukan melalui konsol Google Admin. Namun, untuk bisa melakukan hal tersebut, Anda harus terlebih dulu mendaftarkan perangkat OS yang akan digunakan. Kini, proses pendaftaran (disebut juga dengan deployment) tak hanya bisa dilakukan secara manual, tapi juga melalui metode zero-touch enrollment. Metode tersebut memungkinkan Anda untuk mendaftarkan perangkat OS baru secara otomatis sehingga lebih mudah dan praktis. Namun, bagaimana sebetulnya cara kerja zero-touch enrollment? Pelajari lebih dalam melalui ulasan berikut ini. Apa yang dimaksud dengan zero-touch enrollment? Photo Credit: Mikhail Nilov (Unsplash) Dilansir dari laman web Google, zero-touch enrollment diartikan sebagai metode alternatif dari pendaftaran perangkat Chrome OS secara manual. Pada metode ini, mitra pra-penyediaan (distributor, reseller, atau produsen perangkat) mengirimkan instruksi kepada Google untuk mendaftarkan perangkat Chrome secara otomatis pada domain milik pengguna setelah perangkat tersebut dihidupkan dan terhubung dengan internet. Dengan kata lain, pengguna tidak harus melakukan pendaftaran perangkat OS sendiri. Namun, penting diketahui bahwa ada sejumlah hal yang perlu dipersiapkan untuk menerapkan metode zero-touch enrollment, yaitu: Token pra-penyediaan (disebut juga pre-provisioning token) yang dibuat dari konsol Google Admin. Mitra pra-penyediaan resmi yang telah ditunjuk untuk membantu proses pendaftaran perangkat Chrome OS. Layanan upgrade Chrome Enterprise, Education, dan Non-Profit. Apa keunggulan layanan zero-touch enrollment pada perangkat Chrome OS? Photo Credit: George Milton (Unsplash) Demi mendukung kenyamanan dan produktivitas para karyawannya, kini banyak perusahaan menyediakan perangkat yang hanya bisa digunakan untuk bekerja. Walaupun terdengar praktis, perusahaan kerap berurusan dengan masalah deployment, setup perangkat, hingga instalasi aplikasi. Mengingat biasanya ada banyak perangkat yang diberikan kepada tiap karyawan, maka keseluruhan proses deployment pun memakan waktu cukup lama. Nah, metode zero-touch enrollment pada perangkat Chrome OS mampu memberi solusi atas permasalahan tersebut. Melalui metode enrollment, perusahaan dapat melakukan proses deployment perangkat Chrome OS secara massal dan online. Alhasil, perangkat pun bisa langsung digunakan oleh karyawan dengan menggunakan konfigurasi yang telah ditetapkan perusahaan secara otomatis. Di mana Anda bisa mendapatkan layanan tersebut untuk perangkat Chrome OS? Photo Credit: Mikhail Nilov (Unsplash) Bersifat online dan otomatis, metode enrollment memberikan kemudahan dalam proses deployment perangkat Chrome OS, khususnya bagi perusahaan yang biasanya melakukan hal tersebut pada banyak perangkat sekaligus. Namun, perlu diingat bahwa tidak semua perangkat Chrome OS mendukung zero-touch enrollment. Cek di sini untuk mengetahui perangkat Chrome OS mana saja yang telah mendukung metode tersebut. Layanan ZTE pada perangkat Chrome OS hanya bisa didapatkan melalui mitra resmi Google. Di Indonesia, mitra penyediaan layanan zero-touch enrollment yang telah tercatat dan diakui Google adalah EIKON Technology. Nama EIKON Technology bahkan sudah terdaftar di sini. Lalu, bagaimana caranya agar bisa menggunakan layanan zero-touch enrollment yang disediakan EIKON Technology? Anda hanya perlu mengunjungi situs resmi EIKON Technology di eikontechnology.com. Sebagai alternatif, Anda juga bisa langsung klik di sini untuk terhubung dengan EIKON Technology. Tinggalkan pesan atau ceritakan kebutuhan Anda dan tim EIKON Technology akan segera kembali menghubungi Anda.  

Chromebook, Collaboration, Security

Pencegahan Ransomware pada Bisnis dengan Chrome OS

  Sistem kerja hybrid, atau hybrid working, semakin banyak diterapkan oleh perusahaan di berbagai belahan dunia. Namun, tak dapat dipungkiri bahwa sistem kerja yang terdistribusi seperti itu menciptakan celah bagi oknum tak bertanggung jawab untuk melakukan serangan siber. Menurut Harvard Business Review, serangan ransomware mengalami peningkatan hingga 150% sepanjang 2020 lalu. Hal ini tentu sangat meresahkan mengingai ransomware dapat mengenkripsi data Anda, membuat Anda dan tim jadi tidak bisa mengaksesnya. Sudah banyak perusahaan yang menjadi korban ransomware dan harus membayar banyak uang untuk mendekripsi data mereka. Itulah kenapa dibutuhkan perlindungan lebih untuk pencegahan ransomware. Selama menggunakan Chrome OS, Anda tak perlu khawatir karena platform berbasis cloud satu ini secara default telah dibekali dengan proteksi khusus terhadap ransomware. Google Safe Browsing Photo Credit: Christian Wiediger (Unsplash) Pada perangkat Chrome OS, browser bawaan yang disematkan adalah Google Chrome. Melalui Google Chrome inilah biasanya para pengguna mengunjungi berbagai situs web untuk mencari informasi atau melakukan keperluan lain. Sebagai salah satu langkah pencegahan ransomware, Google Chrome telah dilengkapi dengan fitur Google Safe Browsing. Jika pengguna akan mengunjungi situs web atau mengunduh file yang dianggap berbahaya, maka Google Safe Browsing akan langsung memberi peringatan agar Anda terhindar dari risiko ransomware. Sistem update secara otomatis Photo Credit: Anna Auza (Unsplash) Sistem keamanan yang up-to-date menjadi salah satu kunci penting untuk pencegahan ransomware pada bisnis Anda. Lalu, apakah ini artinya Anda harus selalu melakukan update secara manual? Tenang saja, selama menggunakan perangkat Chrome OS, Anda tak perlu khawatir karena sistem operasi rutin melakukan update secara otomatis, termasuk update sistem keamanan. Kabar baiknya lagi, proses update ini selalu berjalan pada background sehingga tak akan mengganggu aktivitas. Data ter-back up secara otomatis ke cloud Photo Credit: Charles Deluvio (Unsplash) Chrome OS merupakan platform yang mengutamakan cloud. Artinya, hanya ada sedikit data pada perangkat yang rentan terhadap ancaman ransomware. Ini karena seluruh data pengguna Anda ter-back up secara otomatis pada sistem cloud. Sementara itu, data-data pekerjaan akan di-back up di layanan penyimpanan cloud seperti Google Drive. Jika seandainya sistem keamanan Chrome OS dijebol oleh ransomware, yang mana sangat jarang terjadi, data dan file Anda di cloud akan tetap aman dan Anda bisa segera mengambil tindakan pemulihan. Pemblokiran executable file Photo Credit: Crew (Unsplash) Executable file adalah file yang dapat dieksekusi (executable). Maksudnya, file tersebut berisi sebuah program yang dapat dijalankan sesuai perintah. Umumnya, executable file diakhiri dengan ekstensi .exe. Nah, ransomware kerap bersembunyi di dalam executable file sehingga ketika dijalankan, file tersebut akan merusak data Anda. Sebagai langkah pencegahan ransomware, Chrome OS memblokir aplikasi-aplikasi berbahaya agar tidak bisa dijalankan pada perangkat Anda. Chrome OS hanya akan menjalankan aplikasi dari Google Play Store yang telah dilengkapi dengan sistem Google Play Protect untuk memindai adanya ancaman malware. OS bersifat read-only, sulit untuk diintervensi Photo Credit: Deepanker Verma (Pexels) Kekhawatiran lain yang kerap muncul terkait ransomware adalah adanya intervensi terhadap sistem operasi pada perangkat itu sendiri; dalam hal ini, Chrome OS. Kabar baiknya, Chrome OS merupakan sistem operasi yang bersifat read-only. Artinya, file sistem pada Chrome OS disimpan di partisi terpisah. Tujuannya agar sistem operasi tidak bisa dimodifikasi oleh aplikasi atau extension apa pun sehingga akan cenderung lebih sulit untuk “disentuh” oleh ancaman ransomware.   Berkat berbagai teknologi pencegahan ransomware pada Chrome OS, hingga kini tidak ada satu pun laporan terkait serangan ransomware yang dialami oleh para pengguna perangkat Chrome OS. Maka dari itu, agar bisnis Anda lebih terlindungi dari ransomware, segera beralih ke perangkat Chrome OS seperti Chromebook. Chromebook tersedia dalam beragam produk dan spesifikasi sehingga dapat Anda pilih sesuai kebutuhan bisnis. Jika bingung menentukan pilihan, langsung saja hubungi EIKON Technology selaku partner resmi produk Google di Indonesia. Tim EIKON Technology akan menjawab segala pertanyaan Anda seputar Chromebooks!

Chromebook, Collaboration, Productivity

3 Alasan Mengapa Banyak Perusahaan Berlangganan Chrome Enterprise

  Demi kelancaran bisnis, peran departemen IT sangatlah dibutuhkan di perusahaan. Terutama di era pandemi seperti sekarang yang mengharuskan banyak karyawan bekerja secara remote dari tempat tinggal masing-masing. Melalui pemanfaatan teknologi secara tepat, tim IT menjaga stabilitas performa kerja para karyawan agar tetap produktif. Tidak mengherankan jika akhirnya banyak tim IT perusahaan yang beralih ke cloud untuk mendukung fleksibilitas kerja, menjaga sistem keamanan secara optimal, sekaligus mengurangi infrastruktur dengan pemeliharaan tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, mereka pun menggunakan Chrome Enterprise, seperangkat layanan Google yang fokus pada kebutuhan bisnis. Menyediakan aneka perangkat manajemen dan sumber daya berbasis cloud, Chrome Enterprise pun menjadi pilihan banyak perusahaan dalam menjalankan aktivitas bisnis sehari-hari dengan fleksibilitas maksimal. Lantas, apa yang membuat Chrome Enterprise begitu diminati banyak perusahaan?   Menyediakan berbagai aplikasi dan sumber daya penunjang kerja   Photo Credit: fauxels (Pexel) Sebagai salah satu perangkat Chrome OS, Chromebook juga turut menjadi bagian dari Chrome Enterprise yang ditawarkan Google. Bukannya tanpa alasan, perangkat Chromebook mampu mengakomodasi kebutuhan kolaborasi kerja secara aman, baik ketika Anda mengakses situs web, membuka aplikasi, atau lainnya. Namun, dalam proses pemindahan workflow ke lingkungan cloud, kemungkinan besar Anda masih akan membutuhkan sejumlah aplikasi berfitur penuh agar tetap produktif. Masalahnya, sering kali aplikasi-aplikasi tersebut tidak bekerja pada sistem cloud. Memahami dilema tersebut, Google pun bekerja sama dengan Parallels Desktop untuk menyediakan solusi yang dapat menjembatani proses transisi perusahaan Anda ke penggunaan aplikasi berbasis cloud secara penuh. Parallels Desktop dijalankan secara “lokal” pada perangkat Chrome dalam edisi atau sesi pengguna Chrome US. Jadi, Anda pun tak membutuhkan koneksi internet. Terlebih, sejak awal Parallels Desktop untuk Chrome Enterprise memang dirancang khusus bagi para pelaku bisnis. Nantinya, para admin IT dapat mengaktifkan akses ke perangkat-perangkat yang terhubung dengan Chrome Enterprise Upgrade saja sehingga lebih aman.   Meningkatkan efisiensi operasional pada seluruh perangkat   Photo Credit: krakenimages (Unsplash) Masih dengan penggunaan Chromebook untuk Chrome Enterprise, admin IT perusahaan dapat menerapkan sistem keamanan berstandar tinggi, menjaga kestabilan produktivitas karyawan, hingga pengawasan IT. Semua hal ini bisa dilakukan dengan harga yang relatif lebih terjangkau jika dibandingkan dengan layanan dari kompetitor. Namun, penting untuk diingat bahwa ini bukan hanya tentang menghemat biaya, tapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Hal tersebut telah dibuktikan oleh para pelanggan Chrome Enterprise yang mengakui adanya siklus hidup yang cukup panjang pada perangkat Chromebook; mulai dari penggunaan untuk pertama kali, pengalihan penggunaan kepada karyawan baru, hingga akhirnya pencabutan akses saat perangkat tersebut sudah tak dapat dipakai lagi. Riset dari Enterprise Strategy Group (ESG) pun menunjukkan hasil serupa. Mereka meneliti tentang penghematan waktu pada siklus hidup Chromebook jika dibandingkan dengan PC biasa. Hasilnya, Chromebook terbukti mampu menghemat waktu hingga 76% selama proses deployment perangkat dan 96% saat proses peralihan perangkat ke pengguna baru.   Rutin meningkatkan keamanan dan pengalaman pengguna   Photo Credit: Mimi Thian (Unsplash) Sebagai penunjang Chrome Enterprise, Chromebook dilengkapi dengan fitur update OS otomatis yang berlangsung pada “di balik layar” (background). Idealnya, update ini berlangsung selama seminggu sekali. Dengan begitu, Anda pun akan selalu memiliki akses ke fitur-fitur edisi terbaru, termasuk sistem keamanan terkini. Sebagai contoh, update OS yang baru-baru ini dirilis adalah Chrome 84. Melalui update ini, Google memperkenalkan sejumlah fitur baru untuk menunjang produktivitas kerja dan pengawasan IT. Beberapa di antaranya adalah manajemen aplikasi dan extension yang lebih mudah dari Chrome Web Store pada Google Admin Console, overview mode yang kini mendukung pengaturan multimonitor, hingga peningkatan aksesibilitas pada konsol Google Admin melalui penambahan lima belas aturan baru. Jadi, bagi yang ingin tetap produktif menjalankan bisnis walaupun harus bekerja secara remote dengan tim, berlangganan Chrome Enterprise adalah solusinya. Terlebih dengan perangkat Chrome OS seperti Chromebook, berbagai keperluan pekerjaan pun bisa diselesaikan secara lebih efisien melalui fitur-fitur pendukungnya yang begitu canggih. Beruntung kini pembelian Chromebook sangat mudah dilakukan. Anda hanya perlu memastikan untuk menghubungi partner resmi produk Google di Indonesia seperti EIKON Technology. Menyediakan beragam pilihan Chromebook, Anda pun bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Jadi, tunggu apa lagi? Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk dapatkan Chromebook Anda!  

Chromebook, Collaboration, Productivity, Technology

4 Upaya Chrome OS Membangun Masa Depan Ramah Lingkungan

  Google memiliki dedikasi tinggi dalam menjaga planet dan lingkungan. Berbagai langkah berhasil dicapai demi mewujudkan komitmen tersebut. Sejak 2007, Google telah menjadi perusahaan netral karbon (carbon-neutral). Lalu, pada 2017, Google menjadi perusahaan pertama yang berhasil menyesuaikan 100% konsumsi listrik tahunan dengan pemakaian energi terbarukan. Tak berhenti sampai situ, Google juga memiliki target agar seluruh data center dapat beroperasi menggunakan energi bebas karbon pada 2030 nanti. Sebagai salah satu produk unggulan Google, Chrome OS pun turut ambil bagian dalam mendukung misi tersebut. Tak hanya menyediakan software dan hardware computing yang sifatnya berkelanjutan (sustainable), Chrome OS juga melakukan berbagai langkah penting berikut ini demi membangun masa depan yang ramah lingkungan. Kurangi jejak karbon, optimalkan efisiensi energi Photo Credit: Kelly Lacy (Pexels) Sejak awal diperkenalkan, Chrome OS menawarkan kemampuan manajemen daya dengan sistem charging efisien dan optimalisasi performa perangkat. Salah satu klien Google yang berhasil membuktikan hal tersebut adalah Kingston dan Sutton, keduanya merupakan organisasi dewan untuk kerajaan di London. Setelah menggunakan lebih dari 3.800 perangkat Chrome OS, Kingston dan Sutton berhasil menurunkan gas rumah kaca dan konsumsi energi tahunan hingga 32%. Sebagai informasi, perangkat Chrome OS yang digunakan adalah Chromebook Acer dan Citrix sebagai aplikasi workspace-nya. Perangkat dirancang dengan bahan baku yang dapat didaur ulang Photo Credit: Sigmund (Pexels) Dalam merancang berbagai perangkatnya, Chrome OS selalu memastikan agar desain dan komponen-komponennya bersifat tahan lama. Tidak bekerja sendiri, berbagai partner Chrome OS seperti Acer dan HP pun turut mendukung misi tersebut. HP Elite c1030 Chromebook Enterprise, misalnya, berhasil menjadi perangkat Chromebook pertama yang diproduksi menggunakan plastik dari laut. Bahkan ternyata HP telah mengumpulkan lebih dari 780 ton plastik (setara 60 juta botol plastik) dari laut untuk didaur ulang menjadi bahan pembuatan produk-produk HP. Tak hanya HP, Acer juga telah melakukan langkah serupa. Lebih dari 7,6 juta perangkat Chrome OS dikirimkan menggunakan plastik ramah lingkungan (plastik PCR). Di samping itu, Acer juga telah mengurangi penggunaan plastik baru (virgin plastic) pada kemasan produk hingga 60%. Memperpanjang siklus hidup perangkat untuk minimalisir limbah elektronik Photo Credit: Sahand Babali (Unsplash) Cara lain yang dilakukan Chrome OS untuk membangun masa depan ramah lingkungan adalah dengan memperpanjang siklus hidup perangkat. Dengan begitu, limbah pemakaian elektronik pun dapat diminimalisir. Kini, perangkat-perangkat terbaru Chromebook mampu menerima pembaruan update OS hingga delapan tahun. Selama periode tersebut, performa perangkat tidak akan menurun sehingga mampu berfungsi optimal dalam waktu lama. Sistem supply chain yang lebih ramah lingkungan Photo Credit: Reproductive Health Supplies Coalition (Unsplash) Banyak partner Gogole yang menggunakan Chrome OS untuk meningkatkan efisiensi rantai pasokan (supply chain), logistik, dan operasional harian. Salah satunya adalah Insight Enterprise yang bergerak di bidang inovasi digital. Melalui penggunaan perangkat eco-friendly seperti Chromebook dari Google, Insight Enterprise dapat membantu para karyawannya untuk produktif bekerja secara mobile dengan penghematan sumber daya. Selain Insight Enterprise, partner lain yang juga merasakan dampak positif serupa adalah CDW. Menawarkan berbagai produk teknologi, CDW fokus meningkatkan efisiensi energi pada aktivitas operasional mereka sekaligus memaksimalkan dampak dari upaya daur ulang mereka. Hal ini memungkinkan CDW untuk menjalankan bisnis yang sustainable pada berbagai sektornya. Chrome OS tak hanya menyediakan solusi atas kebutuhan produktivitas Anda, tapi juga dibarengi dengan upaya konkret untuk menjaga planet dan lingkungan. Anda bisa ambil bagian dalam upaya positif tersebut dengan menggunakan perangkat Chrome OS seperti Chromebook untuk bekerja sehari-hari. Terlebih, kini pembelian Chromebook bisa dilakukan secara mudah. Kini di Indonesia telah hadir partner resmi produk Google seperti EIKON Technology. Sebelum membeli, Anda bisa berkonsultasi lebih dulu dengan tim EIKON Technology untuk memilih produk Chromebook yang paling sesuai kebutuhan produktivitas. Segera hubungi EIKON Technology untuk mendapatkan perangkat Chromebook Anda!

Collaboration, Technology

Google Docking Station Baru untuk Perangkat Chrome OS

  Docking station, disebut juga sebagai universal port replicator, merupakan sebuah aksesori yang menghubungkan laptop dengan perangkat eksternal yang mampu menambah fungsi laptop tersebut. Pemasangan docking station dapat menambah kenyamanan pengguna. Bahkan Anda akan merasa seperti sedang menggunakan komputer desktop, bukan laptop. Kini, pengguna Chromebook juga dapat merasakan pengalaman serupa. Baru-baru ini, Google meluncurkan produk docking station untuk perangkat Chrome OS. Bagaimana bentuk dari Google Docking Station ini? Apa saja fungsinya? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini! Merupakan bagian dari program Works with Chromebook Photo Credit: Nathan Dumlao (Unsplash) Pada Maret 2020, Google meluncurkan program bernama ‘Works with Chromebook’ untuk menyediakan berbagai aksesoris penunjang perangkat Chrome OS. Melalui program ini, dipastikan bahwa aksesoris-aksesoris tersebut telah resmi diuji dan divalidasi untuk bekerja dengan baik pada perangkat Chrome OS. Beberapa contohnya seperti keyboard, mouse, dan charger. Google Docking Station menjadi aksesori terbaru yang tergabung dalam program ‘Works with Chromebook’ per Mei 2021 lalu. Rencananya, Google Docking Station akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa bulan kedepan. Dalam mewujudkan rencana tersebut, Google menggandeng sejumlah partner dari bidang teknologi. Beberapa di antaranya adalah Acer, Hyper, Targus, StarTech.com, dan Belkin. Dengan adanya kerja sama ini, akan tersedia banyak pilihan Google Docking Station yang nantinya bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Hadir dalam dua jenis docking station, dengan fitur update otomatis Photo Credit: Andrew Neel (Unsplash) Secara umum, setidaknya ada dua tipe docking station yang disediakan oleh Google. Tipe pertama adalah dock berukuran lebih besar yang dapat menunjang tiga display eksternal via HDMI, DP, dan USB-C. Sementara itu, tipe kedua adalah dock berukuran lebih kecil dengan satu HDMI eksternal sehingga cocok bagi Anda yang membutuhkan docking station bersifat ringkas untuk kebutuhan perjalanan atau kerja remote. Walaupun memiliki fitur berbeda, kedua tipe Google Docking Station tersebut sama-sama dibekali dengan kemampuan update firmware dan software Chrome OS secara otomatis. Dengan begini, Anda pun akan selalu mendapatkan versi OS terkini dengan fitur-fitur terbaru. Kompatibel juga untuk Windows dan Mac Photo Credit: Solen Feyissa (Unsplash) Demi menunjang aktivitas kerja, banyak perusahaan yang menggunakan perangkat campuran dari berbagai produsen atau platform. Google memahami benar kebutuhan tersebut. Walaupun sebetulnya Google Docking Station dirancang untuk penggunaan Chrome OS, aksesori satu ini juga kompatibel dengan perangkat berbasis Windows maupun MacOS. Jadi, bagi yang sehari-hari bekerja menggunakan perangkat Windows atau MacOS di samping Chrome OS, Anda dapat memakai Google Docking Station untuk meningkatkan fungsi perangkat-perangkat tersebut.   Dengan kata lain, apa pun perangkat yang Anda gunakan untuk bekerja, Google Docking Station tetap dapat kompatibel dengannya. Namun, untuk mendapatkan fungsi optimal, penggunaan perangkat Chrome OS tetaplah disarankan. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology selaku partner resmi produk Google di Indonesia. Tersedia beragam pilihan perangkat Chrome OS yang dapat menunjang produktivitas kerja sehari-hari Anda. Ditambah dengan Google Docking Station, fungsi perangkat pun akan semakin meningkat sehingga memaksimalkan pekerjaan. Hubungi EIKON Technology sekarang juga!  

Scroll to Top