EIKON Technology

Google Workspace

Google Meet, Google Workspace

Fitur Label External Google Meet, Apa Kegunaannya?

Google Meet menghadirkan label “External” bagi para penggunanya. Setelah pembaruan, pengguna dapat menemukan label di bagian pojok kiri atas layar rapat. Label ini menunjukkan bahwa peserta yang berada di luar domain penyelenggara rapat telah bergabung ke dalam rapat. Di bagian panel “People”, peserta eksternal akan ditandai dengan label yang sama. Bagaimana cara mengaktifkannya? External label di Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Hadirnya label baru di Google Meet ini akan memudahkan Anda untuk mengenali peserta eksternal dalam rapat. Peserta eksternal di sini adalah mereka yang bergabung ke dalam rapat menggunakan domain luar. Misalnya, mitra bisnis perusahaan Anda atau masyarakat umum. Baca juga: Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware Cara mengaktifkan label Label “External” ini akan tersedia secara default dan dapat diatur melalui konsol Admin. Anda cukup masuk ke dalam menu Apps > Google Workspace > Google Meet > Google Meet Safety Settings. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pengaturan ini, silakan kunjungi Help Center Workspace. Bagi end user, tidak dibutuhkan pengaturan tambahan apa pun untuk bisa menggunakan fitur baru dari Google Meet ini. Label akan muncul secara aktif setelah konfigurasi oleh administrator selesai. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Noise Cancellation di Google Meet, Seperti Apa? Mengelola pengaturan Meet Photo Credit: Rawpixel Sebagai administrator, Anda dapat memutuskan fitur Google Meet mana, seperti perekaman dan pelacakan kehadiran, yang tersedia untuk end user. Anda juga dapat mengontrol pengaturan keamanan dan partisipasi. Misalnya, Anda dapat memutuskan apakah pengguna dapat mengundang peserta eksternal atau bergabung ke rapat di luar domain perusahaan. Anda dapat menerapkan setelan khusus bagi pengguna tertentu. Caranya mudah, cukup tempatkan akun mereka di organizational unit (OU) untuk penetapan akun menurut divisi atau configuration group untuk penetapan bagi pengguna di seluruh atau di dalam divisi. Mulai mengelola rapat Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka menu Apps > Google Workspace > Google Meet. Klik Meet video settings. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan OU teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU turunan atau configuration group. Klik setelan dan centang atau hapus centang pada opsi pengaturan yang diinginkan. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan OU teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU turunan. Perubahan dapat memerlukan waktu hingga 24 jam, tapi biasanya terjadi lebih cepat. Ketersediaan fitur Fitur label “External” Google Meet ini dirilis dalam format full rollout untuk domain rilis cepat. Perilisan dimulai pada tanggal 14 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Selain itu, perilisan juga dilakukan dalam format gradual rollout untuk domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis terjadwal, perilisan dimulai sejak tanggal 23 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur baru ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, Frontline, dan juga paket berlangganan Nonprofits. Namun fitur label “External” ini tidak tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi.  Baca juga: Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Recordings Dengan memanfaatkan fitur baru dari Google Meet ini, Anda bisa lebih mudah mengenali peserta rapat yang bergabung melalui domain luar. Fitur ini telah tersedia bagi pelanggan Workspace dengan edisi yang terdaftar. Ingin segera menikmati berbagai kemudahan meeting online dengan Google Meet secara optimal? Anda bisa berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology. Kami menghadirkan solusi penerapan menyeluruh hingga implementasi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai langganan, silakan klik di sini!

Google Cloud, Google Workspace

AI Generatif, Teknologi Kecerdasan Buatan Masa Depan untuk Developer dan Google Workspace

Google telah mengembangkan teknologi AI (kecerdasan buatan) selama bertahun-tahun. Hasilnya pun beragam, mulai dari publikasi penelitian mutakhir hingga tools yang memudahkan kehidupan manusia, utamanya dalam dunia kerja. Terobosan dalam AI generatif secara mendasar mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi. Google telah mengembangkan model large language dan tepatnya pada tanggal 14 Maret 2023, meluncur API dan produk baru untuk mulai membangun prototipe baru dengan model AI terbaik Google yang disebut MakerSuite. PaLM API & MakerSuite Photo Credit: Freepik Perkembangan zaman telah menimbulkan banyak pergeseran teknologi. Hal ini telah menginspirasi seluruh ekosistem developer untuk memulai bisnis baru, mengembangkan produk baru, dan mengubah cara mereka berkreasi. Di tengah-tengah pergeseran tersebut, ada AI yang berdampak besar pada setiap lini industri. Bagi developer yang bereksperimen dengan AI, Google meluncurkan PaLM API, cara yang mudah dan aman untuk membangun di atas model bahasa terbaik Google. API ini dilengkapi dengan alat intuitif MakerSuite, yang memungkinkan Anda membuat prototipe ide dengan cepat dan nantinya juga akan memiliki fitur untuk rekayasa cepat, pembuatan data sintetik, dan penyetelan model khusus, semuanya didukung oleh alat keamanan yang kuat. Baca juga: Bard, Teknologi Chatbot AI Google, Bakal Saingi ChatGPT? Menghadirkan kemampuan AI generatif ke Google Cloud Bagi developer yang ingin merancang dan menyesuaikan model dan aplikasi mereka sendiri menggunakan AI generatif, dapat mengakses model AI Google, termasuk PaLM, di Google Cloud. Solusi baru ini telah berintegrasi dengan solusi Cloud yang sudah ada seperti: Dukungan AI generatif di Vertex AI Developer telah menggunakan platform AI Vertex Google Cloud untuk membangun dan menerapkan model machine learning dan aplikasi AI dalam skala besar. Google telah menyediakan model dasar, awalnya untuk menghasilkan teks dan gambar, dan seiring waktu, bertambah dengan audio dan video. Pelanggan Google Cloud akan memiliki kemampuan untuk menemukan model, membuat dan memodifikasi perintah, menyempurnakannya dengan data mereka sendiri, dan menerapkan aplikasi yang menggunakan teknologi baru ini. Generative AI App Builder Photo Credit: Google The Keyword Untuk bisnis dan instansi pemerintah yang ingin merancang antarmuka chat dan asisten digital bertenaga AI, tersedia Generative AI App Builder yang menghubungkan AI untuk media chat dengan pengalaman pencarian yang tidak biasa dan model dasar, membantu perusahaan membangun aplikasi AI generatif dalam hitungan menit atau jam. Photo Credit: Google The Keyword Kemitraan dan program AI baru Selain mengumumkan produk Google Cloud AI baru, Google juga memperluas ekosistem AI mereka dan program khusus untuk mitra, penyedia software yang berfokus pada AI, dan startup. Baca juga: Perlindungan Spam Google Voice yang Ditingkatkan dengan Label Otomatis Fitur AI generatif baru di Workspace Lebih dari 3 miliar orang telah memanfaatkan fitur yang didukung AI di Google Workspace, entah itu menggunakan Smart Compose di Gmail atau ringkasan otomatis Docs. Sebagai tahapan selanjutnya, Google menghadirkan rangkaian fitur baru. Di Gmail dan Google Docs, cukup ketikkan topik yang ingin di tulis dan sistem akan langsung menyusun draf untuk Anda. Dari sana, Anda dapat menyingkat pesan atau menyesuaikan nada agar lebih ceria atau profesional—semuanya hanya dengan beberapa klik. Menskalakan AI secara bertanggung jawab AI generatif adalah teknologi tengah berkembang pesat, namun memiliki tantangan yang kompleks. Oleh karenanya Google menghadirkan AI Principles untuk memandu pengembangan AI. Selain itu, Google pun aktif mengundang penguji eksternal dan internal untuk menguji teknologi terbaru. AI Principles pun diterapkan bagi seluruh pelanggan yang mengandalkan produk Google untuk membangun dan mengembangkan bisnis mereka secara aman dengan AI. Dengan begitu, pengembangan model AI pun tetap aman dan bermanfaat bagi semua orang. Baca juga: Otomatisasi Pemrosesan Dokumen Identitas dengan Document AI Google telah mengembangkan teknologi AI (kecerdasan buatan) selama bertahun-tahun. Paling baru, Google mengembangkan AI generatif dengan membidik developer dan penerapan langsung di Workspace. Untuk langsung menikmati hasil pengembangan ini, Anda dapat berlangganan rangkaian produktivitas Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google Workspace Indonesia, kami menyediakan solusi resmi bergaransi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Meet, Google Workspace

Fitur Background Google Meet: Mudahkan Administrator Sediakan Gambar Latar End-user

Pernah terlibat dalam sebuah online meeting atau webinar yang mengharuskan Anda untuk memasang background khusus? Atau mungkin Anda ingin menyesuaikan gambar background online meeting dengan tema yang sudah ditentukan oleh panitia rapat? Dengan pembaruan Google Meet, semuanya bisa dilakukan dengan mudah. Mari simak ulasannya berikut. Fitur penggantian background Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Memiliki gambar background atau latar belakang yang sesuai dengan branding perusahaan Anda akan membuat rapat menjadi lebih berwarna. Hal ini juga akan menumbuhkan rasa kedekatan pada brand perusahaan Anda. Baca juga: Peningkatan Kualitas Virtual Meeting saat Bergabung dengan Virtual Machine Google Meet baru saja meluncurkan pembaruan melalui fitur background replace. Dengan fitur ini, administrator Workspace di tempat Anda bekerja dapat menyediakan sekumpulan gambar untuk mengganti background pengguna secara otomatis. Ini memungkinkan pengguna untuk dengan mudah memilih gambar yang secara tepat mewakili brand dan gaya khusus perusahaan. Baca juga: Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum memulai, jika Anda ingin menerapkan setelan khusus bagi pengguna tertentu, tempatkan akun mereka di organizational unit (agar bisa ditetapkan menurut divisi mereka) atau configuration group (agar bisa ditetapkan bagi pengguna di seluruh atau di dalam divisi). Selanjutnya, administrator Workspace dapat mengikuti langkah-langkah berikut: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Meet. Klik Meet video settings. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan organizational unit (OU) teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU turunan atau configuration group. Klik Visual effects. Jika Anda ingin mengizinkan pengguna mengganti latar belakang mereka dengan gambar atau menggunakan gaya, centang kotak Users can replace their background with an image. Jika Anda mengaktifkan setelan ini, bahkan orang luar dapat mengganti latar belakang mereka selama rapat yang diselenggarakan oleh perusahaan Anda. Anda juga dapat memilih satu atau beberapa opsi berikut: Users can replace their background with custom images they provide themselves: Memungkinkan pengguna menggunakan gambar kustom mereka sendiri di rapat Meet. Gambar tidak akan tersedia untuk digunakan peserta lain. Jika Anda mengaktifkan setelan ini, bahkan orang luar dapat mengganti latar belakang mereka dengan gambar kustom selama rapat yang diselenggarakan oleh perusahaan Anda. Users can replace their background with stock seasonal images: Memungkinkan pengguna memilih gambar latar musiman yang disediakan Google, sering kali terkait dengan hari peringatan. Users can replace their background with a custom image provided by you: Memungkinkan pengguna untuk memilih gambar yang Anda berikan. Anda dapat membuat label untuk setiap gambar yang disediakan bagi screen readers. Jika Anda ingin mengizinkan pengguna menggunakan filter yang disediakan oleh Google, centang kotak Users can use special effects. Klik Save. Jika mengonfigurasi OU atau grup, tersedia opsi untuk Inherit atau Override OU induk atau Unset setelan grup. Perubahan mungkin memerlukan waktu hingga 24 jam, tetapi biasanya terjadi lebih cepat. Ketersediaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru background Google Meet ini dirilis serentak pada tanggal 14 Maret 2023, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih berlangganan rangkaian produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Noise Cancellation di Google Meet, Seperti Apa? Dengan adanya fitur baru ini, administrator bisa dengan mudah menyimpan gambar background untuk digunakan oleh end-user selama virtual meeting berlangsung. Pengguna pun bisa menambahkan gambar sesuai dengan keinginan mereka lebih mudah dan lebih cepat. Fitur background Google Meet ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace. Nah, bagi Anda yang belum berlangganan, EIKON Technology menyediakan Workspace for Business yang dirancang khusus untuk penggunaan di perusahaan dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Kami menyediakan solusi resmi, bergaransi, dengan implementasi yang menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Docs, Google sheets, Google Slide, Google Workspace

“Facelift” Aplikasi Google Workspace, Apa Saja yang Berubah?

 Google baru saja mengumumkan pembaruan untuk aplikasi Workspace. Pembaruan tersebut menyasar beberapa aspek namun fokus pada upaya untuk menghilangkan batas antara berbagai aplikasi di dalamnya. Ini termasuk aplikasi andalan mereka, seperti Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Seperti apa kira-kira “facelift” yang diberikan Google pada aplikasi Workspace? Custom building blocks Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda membuat komponen yang dapat digunakan kembali untuk tugas umum dan mengaksesnya dari @-menu. Misalnya, Anda dapat membuat template untuk melacak pencapaian dan tugas, checklist peluncuran produk, atau bahkan blok kode atau teks yang umum digunakan oleh tim Anda. Baca juga: Cara Menambahkan Trusted Types ke Google Workspace Template undangan kalender baru Photo Credit: Google Workspace Blog Google juga menghadirkan template undangan kalender baru yang akan memudahkan untuk berkolaborasi dengan tim. Kini Anda dapat membuat draf undangan kalender di Docs dengan mengakses “calendar draft” di bawah building blocks, mirip dengan tampilan Gmail. Menu drop-down Google Drive Pengguna Google Drive kini bisa lebih mudah mengakses berbagai jenis dokumen melalui menu drop-down di bagian atas setiap halaman. Tersedia juga in-line action bar untuk berbagi, mengunduh, atau mengedit dokumen saat mengarahkan kursor ke file. Baca juga: Tips Meningkatkan Fokus saat Kerja Hybrid dengan Google Workspace Desain yang lebih simpel Elemen pendukung di Docs, Slides, dan Sheets, seperti toolbar di bagian atas, kolom komentar, hingga tombol “Share” kini didesain menjadi lebih bulat agar tampak lebih menonjol dibanding bagian putih halaman aplikasi. Fitur seperti companion bar dan ruler juga akan disembunyikan secara default. Dengan begitu, tampilan aplikasi pun menjadi lebih simpel. Penyempurnaan Google Drive Google menyempurnakan Drive untuk membantu Anda menyelesaikan tugas yang paling sering dilakukan dengan lebih cepat. Misalnya, kini berbagi, mengunduh, dan menghapus beberapa file sekaligus menjadi lebih sederhana dan cepat. Drive juga akan menampilkan tindakan utama (seperti berbagi, mengunduh, dan mengedit) secara langsung saat Anda mengarahkan kursor ke file. Tersedia juga search chip yang memungkinkan Anda memfilter menurut kriteria seperti jenis file, pemilik, dan tanggal modifikasi terakhir untuk membantu Anda menemukan file lebih cepat. Ekstraksi data smart chip Photo Credit: Google Workspace Blog Pembaruan ini memungkinkan Anda memperkaya Sheets dengan informasi mengenai orang, file, dan event. Katakanlah Anda memerlukan detail kontak utama untuk suatu proyek, maka cukup klik kanan sel yang berhubungan dengan chip orang. Selanjutnya, pilih “data extraction” untuk menarik informasi tersebut langsung ke Sheet. Baca juga: Google Workspace FedRAMP High, Bantu Instansi Pemerintah Berkolaborasi secara Efektif Seluruh pembaruan di atas hadir dengan beberapa integrasi pihak ketiga, termasuk kemampuan smart chip pada Docs untuk perusahaan seperti Asana, Figma, Tableau, dan ZenDesk. Tahun lalu, Vishnu Sivaji, Direktur Manajemen Produk Google Workspace, juga membicarakan bagaimana Google mulai memasukkan ringkasan AI machine learning ke dalam Docs. “Facelift” Workspace sudah diluncurkan mulai akhir Februari 2023 lalu. Beberapa pembaruan masih berlangsung hingga saat ini. Hadirnya pembaruan ini sekaligus membuktikan komitmen Google Workspace untuk menghadirkan solusi kerja yang lebih efektif, apa pun model kerja yang Anda terapkan, baik itu bekerja langsung di kantor, di rumah, maupun secara hybrid. Untuk penerapan Workspace skala besar, Anda bisa berlangganan Google Workspace for Business. Sebagai authorized partner Google untuk Indonesia, EIKON Technology tidak hanya menyediakan produk Google Workspace, tapi juga menawarkan konsultasi perencanaan hingga pasca-implementasi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Hemat Waktu dengan Opsi Lokasi Kerja yang Disarankan di Google Calendar

Setelah sebelumnya mengumumkan kapabilitas untuk berbagi tempat Anda bekerja secara langsung, kini Google Calendar memperkenalkan sebuah fitur baru. Dengan fitur baru ini maka Anda dapat menyusun perencanaan yang lebih baik seputar kolaborasi dan koordinasi rapat, terutama di lingkungan kerja hybrid. Mari simak ulasannya berikut! Peningkatan fitur Google Calendar tahun 2023 Tahun 2021 lalu, Google Calendar merilis kapabilitas untuk berbagi tempat bekerja. Kini, Calendar kembali memperluas kapabilitasnya yang akan memudahkan Anda menyusun perencanaan seputar kolaborasi dan koordinasi rapat, terutama untuk lingkungan kerja hybrid. Beberapa kapabilitas yang diluncurkan di antaranya: Dukungan Office Building untuk Working Locations; Mendorong cakupan Working Location di seluruh perusahaan; Meningkatkan efisiensi melalui pengelolaan ruang rapat yang lebih baik dengan pembebasan ruangan. Menentukan lokasi lebih cepat Photo Credit: Google Workspace Updates Per 27 Februari 2023, Google Calendar juga menambahkan pembaruan yang akan membantu Anda menentukan lokasi kerja lebih cepat dan mudah menggunakan lokasi kerja yang disarankan berdasarkan lokasi terbaru Anda. Dengan begitu, Anda tak perlu berlama-lama mencari lokasi kerja yang sesuai. Pembaruan ini secara otomatis akan menampilkan rekomendasi lokasi kerja berdasarkan lokasi terbaru. Ini tentu akan menghemat lebih banyak waktu dibanding saat Anda harus melakukan pencarian manual. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: pch.vector (Freepik) Fitur ini sebenarnya tidak membutuhkan pengaturan tambahan yang rumit dari administrator. Working location akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan pada tingkatan domain maupun organizational unit (OU). Dengan kata lain, administrator memiliki keleluasaan untuk menentukan di mana saja fitur ini aktif. Sedangkan untuk end-user, rekomendasi working location hanya akan tampil ketika Anda menyetel lokasi kerja khusus. Anda dapat mengunjungi Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut mengenai Working location Google Calendar. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Cara mengaktifkan dan menonaktifkan Working location di Calendar End-user dapat membagikan lokasi tempat mereka bekerja berdasarkan rutinitas mingguan, serta lokasi yang sudah pernah dipilih sebelumnya. Anda dapat menonaktifkan fitur ini, tapi setelan tersebut akan menghapus lokasi yang sudah ada. Berikut cara untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur Working location Calendar: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Calendar. Klik Sharing settings. Klik Working location. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan OU teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU turunan. Centang atau hapus centang pada opsi “Allow users to set their daily working location”. Klik Save. Jika mengonfigurasi OU turunan, akan tersedia opsi Inherit atau Override dari setelan OU induk Anda. Jika Anda menonaktifkan lokasi kerja, perlu waktu hingga 36 jam untuk menghapus fitur lokasi kerja dan menghapus lokasi kerja pengguna. Baca juga: Enkripsi Client-Side untuk Google Calendar Kini Telah Tersedia, Apa Fungsinya? Ketersediaan fitur Fitur baru dari Google Calendar ini dirilis secara bertahap. Untuk domain rilis cepat, peluncuran dilakukan mulai dari tanggal 27 Februari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, peluncuran dilakukan mulai dari tanggal 13 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, Teaching & Learning Upgrade, dan Nonprofits, termasuk juga pelanggan G Suite Business. Namun fitur tidak tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline, G Suite Basic, serta pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal Update fitur Google Calendar ini dimaksudkan untuk memudahkan Anda dalam berkolaborasi. Dengan mencantumkan lokasi kerja maka kolega Anda pun bisa lebih mudah menyesuaikan jadwal. Agar fitur Working location Google Calendar bekerja dengan optimal, gunakan Google Workspace for Business untuk mendukung lingkungan kerja Anda. Selain Calendar, suite ini juga memiliki aplikasi serta layanan produktivitas seperti Gmail, Docs, Sheets, hingga Slides, tentu saja semuanya telah disesuaikan dengan penggunaan skala besar. Dapatkan segera melalui EIKON Technology, authorized reseller untuk produk-produk Google. Informasi selengkapnya, klik di sini!

Google Workspace

Cara Menambahkan Trusted Types ke Google Workspace

Google baru saja mengumumkan bahwa mereka meningkatkan keamanan client-side pada Google Docs, Sheets, Slides, Forms, Sites, Jamboard, Drawings, Drive, dan Calendar dengan Trusted Types. Peningkatan ini akan memberi lapisan perlindungan tambahan di sekitar API Document Object Model (DOM) yang digunakan pada aplikasi tersebut maupun pada extension dari pihak ketiga. Mari simak ulasan lengkapnya berikut! Keamanan Trusted Types Mode penerapan baru ini akan membutuhkan ekstensi pihak ketiga untuk menggunakan objek yang diketik, bukan string saat menetapkan nilai ke API DOM, dan sudah mulai diluncurkan pada tanggal 23 Maret 2023. Setelah Trusted Types diterapkan sepenuhnya, arahan Trusted Types akan hadir di tajuk Content Security Policy (CSP) sebagai berikut: Photo Credit: Google Workspace Updates Trusted Types merupakan sebuah fitur yang akan menyempurnakan kontrol pelindungan data lanjutan dari Google. Fitur ini berfungsi sebagai penjaga keamanan pengguna dan data di lebih banyak aplikasi yang mereka gunakan setiap hari. Penambahan Trusted Types ini akan berdampak langsung pada developer (yang mengandalkan extension Chrome apa pun yang mengubah API DOM). Baca juga: Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs Penting untuk diingat Pembaca layar, perangkat braille, dan pembesaran layar tidak akan berubah dengan adanya penambahan Trusted Types. Namun ada baiknya administrator dan developer memeriksa extension pihak ketiga untuk pelanggaran Trusted Types. Anda dapat mengunjungi Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang Aksesibilitas Docs, Sheets, Slides, dan Drawings. Mulai menambahkan Trusted Types Untuk menambahkan Trusted Types di aplikasi Google Workspace tidak dibutuhkan pengaturan dari administrator, begitu juga dengan end-user. Namun bagi Anda developer, bisa mengikuti tahapan-tahapan berikut ini: Untuk membuat kode Trusted Type dengan tepat, beri sinyal ke browser bahwa data yang digunakan dalam konteks API DOM ini dapat dipercaya dengan membuat objek khusus Trusted Type. Ada beberapa cara untuk mematuhi Trusted Type, seperti menghapus kode yang mengganggu, menggunakan libraries, atau membuat kebijakan Trusted Type. Untuk memastikan pengalaman yang mulus bagi pengguna, teknik ini dapat digunakan sebelum penerapan Trusted Type diluncurkan. Kunjungi blog Chrome DevTools untuk mempelajari lebih lanjut tentang penerapan proses debug CSP dan Trusted Type di Chrome DevTools. Baca juga: Fitur Connected Sheets for Looker Kini Tersedia untuk Umum, Apa Kegunaannya? Ketersediaan fitur Penambahan Trusted Types ke Google Workspace dilakukan secara bertahap untuk domain rilis cepat dan dimulai pada tanggal 23 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis terjadwal, dilakukan perilisan utuh pada tanggal 23 April 2023 (namun kemungkinan tetap memakan waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur). Photo Credit: katemangostar (Freepik) Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business lama. Trusted Types juga dapat dimanfaatkan oleh pengguna Workspace dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Penambahan Trusted Types ini akan meningkatkan keamanan pengguna selama mereka menggunakan aplikasi-aplikasi Google Workspace. Dengan begitu, bekerja dengan aplikasi seperti Docs, Slides, dan Sheets pun akan lebih aman. Belum menggunakan Workspace? Dengan Google Workspace, Anda akan lebih leluasa dalam bekerja, termasuk untuk model kerja hybrid. Untuk mulai berlangganan, Anda dapat menghubungi EIKON Technology. Kami menawarkan solusi menyeluruh, mulai dari perencanaan hingga penerapan solusi. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Perluasan Kapabilitas Noise Cancellation di Google Meet, Seperti Apa?

Untuk membatasi gangguan selama online meeting, Google Meet menawarkan peredam bising (noise cancellation) untuk menyaring kebisingan di latar belakang, seperti suara pintu tertutup atau suara dari lokasi konstruksi terdekat. Pada tanggal 27 Februari 2023 lalu, Google Meet memperluas kapabilitas noise cancellation, memungkinkan pengguna meminimalkan gangguan suara saat melakukan online meeting. Seperti apa perubahannya? Perluasan kapabilitas noise cancellation Google Meet Untuk meminimalkan gangguan suara selama online meeting, Google Meet menghadirkan kapabilitas noise cancellation. Saat kapabilitas tersebut aktif, maka kebisingan yang ada di latar belakang pengguna pun dapat diredam. Per 27 Februari 2023, kapabilitas tersebut mengalami perluasan hingga menjadi: Tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi di lebih banyak jenis perangkat Android; Tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, dan Education Fundamentals; Diaktifkan secara default untuk perangkat pihak ketiga yang terhubung ke Meet menggunakan Pexip. Memperluas kapabilitas ini membantu pengguna Meet membuat panggilan menjadi lebih produktif dengan mengurangi gangguan di berbagai perangkat. Baca juga: Perluasan Kapabilitas Google Meet dengan Dukungan Caption Terjemahan di Video Mulai mengaktifkan noise cancellation Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Administrator Sebagai administrator Workspace, Anda dapat menentukan apakah noise cancellation aktif atau nonaktif di awal setiap rapat. Pengguna masih dapat mengubah setelan untuk rapat individu. Berikut cara mengaktifkan dan menonaktifkan noise cancellation: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Buka Menu > Devices > Google Meet hardware > Devices. Anda dapat menyaring perangkat menurut organizational unit (OU) atau kriteria lainnya sesuai kebutuhan. Klik perangkat yang ingin Anda kelola. Klik bagian Device settings untuk membuka pilihan yang tersedia. Klik Edit di sebelah Noise cancellation. Centang atau hapus centang pada kotak di samping opsi “Noise cancellation is on at the beginning of each call”. Klik Save. End user Untuk membantu membatasi gangguan dalam rapat, Anda dapat menyaring kebisingan latar belakang. Meet dapat menghilangkan kebisingan latar belakang seperti suara ketikan, menutup pintu, gema ruangan, atau suara dari lokasi konstruksi di sekitar. Jika Anda bergabung menggunakan akun Workspace, edisi Workspace penyelenggara rapat akan menentukan status default. Anda dapat mengaktifkan atau menonaktifkan fitur dari pengaturan. Jika Anda bergabung ke rapat di perangkat Android dengan Google Account pribadi, noise cancellation akan nonaktif secara default. Pengambilan audio dari berbagi layar tidak akan terpengaruh oleh noise cancellation. Namun suara dari TV atau suara orang yang berbicara pada saat bersamaan tidak akan difilter. Disarankan untuk menonaktifkan noise cancellation jika terdapat elemen non-speech (seperti suara alat musik) dalam online meeting Anda agar suara tetap terdengar. Meet menyesuaikan audio dengan volume yang nyaman agar semua orang terdengar. Baca juga: Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware Ketersediaan fitur Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Perluasan kapabilitas noise cancellation Google Meet ini dirilis dalam format extended rollout, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 27 Februari 2023 (kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Baca juga: Google Meet Update: Lebih Mudah Bagikan Konten Presentasi dengan Semua Peserta Dengan perluasan kapabilitas noise cancellation Google Meet ini, Anda dapat melakukan online meeting tanpa harus terganggu oleh suara bising. Perluasan sudah tersedia di Workspace dan bisa langsung digunakan dalam online meeting. Kapabilitas ini dapat Anda nikmati dengan berlangganan paket Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai authorized partner Google, EIKON Technology menyediakan produk resmi berlisensi dengan proses implementasi yang menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia untuk Umum, Ini Kegunaannya

Akhir tahun 2022 lalu, Google mengumumkan enkripsi client-side untuk Gmail dalam versi beta. Pada tanggal 28 Februari 2023 ini, enkripsi client-side Gmail resmi diluncurkan untuk umum. Sebelumnya, Workspace sudah mengenkripsi data saat istirahat dan saat transit dengan menggunakan libraries kriptografi yang didesain aman. Enkripsi client-side meningkatkan kemampuan enkripsi yang ada ke tingkat berikutnya dengan memastikan bahwa pelanggan memiliki kendali tunggal atas kunci enkripsi mereka dan akses ke data mereka. Google dan client-side encryption Di era digitalisasi seperti sekarang, privasi data adalah prioritas utama. Untuk alasan itulah, Google membangun teknologi keamanan canggih ke dalam produk mereka. Misalnya, memanfaatkan Google AI untuk menghentikan sebagian besar ancaman online secara otomatis sebelum ancaman tersebut muncul. Gmail, misalnya, secara otomatis memblokir lebih dari 99,9% spam, phishing, dan malware. Tahun 2022 lalu, Google telah mengaktifkan client-side encryption (CSE) untuk Drive, Docs, Slides, Sheets, dan Meet. Pada tahun 2023 ini, CSE meluas ke Gmail dan juga Calendar. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Telah Hadir dalam Versi Beta Enkripsi client-side Gmail Mulai 28 Februari 2023, enkripsi client-side untuk Gmail tersedia secara umum bagi para pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Untuk pelanggan yang saat ini terdaftar dalam versi beta, pengalaman enkripsi Gmail tidak akan berubah. Menggunakan enkripsi client-side di Gmail memastikan data sensitif di badan email dan lampiran tidak dapat dibaca oleh server Google. Dengan kata lain, pelanggan memegang kendali penuh atas kunci enkripsi dan layanan identitas untuk mengakses kunci tersebut. Selain Gmail, enkripsi client-side juga sudah berlaku di Google Drive, Google Docs, Sheets, dan Slides, Google Meet, dan juga Google Calendar (masih dalam versi beta). Baca juga: Perubahan Tampilan Antarmuka Gmail Versi Web, Makin Terintegrasi Mulai mengaktifkan enkripsi client-side Gmail Administrator Fitur ini akan nonaktif secara default dan dapat diaktifkan di tingkat domain, organizational unit (OU), dan Grup. Untuk mengaturnya, administrator bisa masuk ke Admin console (Konsol Admin > Security > Access and data control > Client-side encryption dan pilih pengaturan sesuai kebutuhan. End users Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah diaktifkan oleh administrator Workspace, maka Anda bisa langsung menambahkan enkripsi client-side ke dalam pesan apa pun. Caranya cukup klik ikon gembok pada halaman email baru Gmail dan pilih opsi “Additional encryption”. Selanjutnya, Anda bisa langsung mengetikkan pesan dan menambahkan lampiran seperti biasa. Ketersediaan fitur Photo Credit: lifeforstock (Freepik) Enkripsi client-side Gmail telah tersedia di seluruh akun pengguna Google Workspace. Peluncuran dilakukan secara serentak, baik itu melalui domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal mulai tanggal 28 Februari 2023 kemarin. Enkripsi client-side Gmail tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun masih belum tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, and Nonprofits, termasuk pelanggn G Suite Basic dan G Suite Business lama (rangkaian produktivitas pendahulu Workspace). Fitur ini juga masih belum tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Upgrade Penelusuran Google Chat dan Gmail, Kini Dilengkapi dengan Saran Pencarian Dengan hadirnya client-side encryption untuk Gmail, Anda bisa memberikan keamanan tambahan untuk tiap pesan yang dikirimkan. Sebab, seluruh data sensitif di email dan lampirannya tidak dapat dibaca oleh server Google. Selain Gmail, Google Workspace juga memiliki beberapa aplikasi lain yang saling terintegrasi, seperti Google Chat, Meet, Slides, Docs, dan juga Sheets. Menggunakan Workspace memungkinkan Anda untuk bekerja secara aman dan mudah. Ingin mulai menerapkan Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology sebagai authorized partner Google siap membantu implementasi Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Google Workspace

Reminder Google Calendar dan Assistant Reminders Akan Bermigrasi ke Tasks, Seperti Apa Perubahannya?

Tahun 2022 lalu, Workspace telah mengumumkan untuk memigrasikan Reminders dari Google Calendar dan Google Assistant ke Google Tasks untuk menciptakan pengalaman yang lebih seamless dalam mengelola daftar tugas di dalam ekosistem Google. Pengguna nantinya dapat membuat tugas dari Calendar dan menggunakan kemampuan hands-free dari Assistant, sama dengan cara mereka membuat Reminders sebelumnya. Tidak seperti Reminders, mereka juga dapat membuat tugas dari aplikasi Google Workspace lain, seperti Gmail, Docs, Chat, atau langsung dari aplikasi Tasks. Jika Anda adalah pelanggan Google Workspace dengan layanan Tasks aktif, maka end-user dapat melakukan migrasi secara sukarela mulai tanggal 12 April 2023 nanti. Perintah migrasi ini telah tersedia bagi pengguna dengan akun pribadi mulai tanggal 6 Maret 2023. Memigrasikan Reminders Google Calendar Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi pelanggan Google Workspace, mulai tanggal 22 Mei 2023, Assistant dan Calendar Reminders akan mulai bermigrasi secara otomatis ke Tasks untuk pengguna yang belum bermigrasi. Untuk membantu memastikan kelancaran transisi, disarankan untuk mengikuti langkah-langkah berikut: Untuk administrator Pastikan layanan Tasks aktif di lingkungan kerja Anda. Jika layanan Tasks nonaktif, maka semua data Reminders tidak akan dimigrasikan ke Tasks dan penghapusan data akan dimulai setelah tanggal 22 Juni 2023 nanti. Aktifkan tempat kerja Anda untuk bisa menggunakan Google Takeout. Jika end-user di tempat Anda ingin mengekspor data dari Assistant dan Calendar Reminders mereka. Jika end-user di tempat Anda ingin menggunakan Assistant untuk mengelola tugas setelah migrasi, pastikan sesuaikan setelan pengguna Search dan Assistant terlebih dahulu. Untuk pengguna akun Google kantor atau sekolah Anda akan melihat perintah di Assistant dan Calendar untuk memindahkan pengingat yang dibuat di aplikasi tersebut ke Tasks mulai tanggal 12 April 2023. Jika Anda menginginkan salinan data Reminders dan Takeout diaktifkan di tempat kerja Anda, pastikan untuk melakukan ekspor data sebelum tanggal 22 Juni 2023. Untuk pengguna akun Google pribadi Anda akan melihat perintah di Assistant dan Calendar untuk memindahkan pengingat yang dibuat di aplikasi tersebut ke Tasks mulai tanggal 6 Maret 2023. Jika Anda belum bermigrasi, Assistant dan Calendar Reminders akan mulai bermigrasi secara otomatis pada kuarter kedua tahun 2023 ini. Baca juga: Enkripsi Client-Side untuk Google Calendar Kini Telah Tersedia, Apa Fungsinya? Mengapa harus bermigrasi? Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Setelah migrasi selesai, Anda dapat melihat dan mengelola semua tugas kerja di satu tempat, yaitu Google Tasks. Anda juga dapat memanfaatkan fitur di Tasks, seperti mengatur tugas dengan beberapa daftar dan menambahkan deskripsi untuk pengaturan tambahan. Tasks dapat diakses melalui web atau aplikasi Google Workspace seperti Gmail, Kalender, Docs, dan Chat, sehingga memudahkan pembuatan tugas tanpa perlu beralih tab atau aplikasi. Jika menggunakan Assistant, Anda juga dapat membuat Tasks langsung dari sana. Penting untuk diingat, Calendar Reminders yang dibuat di Keep tidak akan dimigrasikan ke Tasks. Pengingat tersebut akan tetap tersedia di Keep, tapi tidak akan ditampilkan di Google Calendar setelah proses migrasi selesai. Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedule Kapan proses migrasi dimulai? Waktu migrasi Calendar Reminders ke Tasks ini akan menyesuaikan jenis akun yang Anda gunakan. Berikut rincian lengkapnya: Bagi pelanggan Google Workspace Migrasi sukarela bisa mulai dilakukan sejak tanggal 12 April 2023 (migrasi akan dilakukan dalam format extended rollout yang kemungkinan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Untuk migrasi otomatis akan dimulai pada tanggal 22 Mei 2023 (migrasi akan dilakukan dalam format extended rollout yang kemungkinan memakan waktu hingga 15 hari ke depan). Bagi pemilik Google Account pribadi  Migrasi akan dilakukan dalam format extended rollout yang kemungkinan memakan waktu hingga 15 hari ke depan mulai dari tanggal 6 Maret 2023. Perubahan ini akan memengaruhi seluruh pelanggan Google Workspace, pelanggan G Suite Basic dan Business lama, serta pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda Melacak Jadwal Dengan migrasi ini, Anda dapat melihat dan mengelola semua tugas kerja di satu tempat, yaitu Google Tasks. Anda juga dapat memanfaatkan fitur di Tasks, seperti mengatur tugas dengan beberapa daftar dan menambahkan deskripsi untuk pengaturan tambahan. Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Workspace. Rangkaian produktivitas Google Workspace bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Docs, Google sheets, Google Workspace

Memperkenalkan Fitur Baru Smart Canvas Google Sheets dan Docs

Smart Canvas adalah kumpulan alat kolaboratif dari Google Workspace yang menyempurnakan cara kerja Docs, Sheets, dan Slides. Ini merupakan kapabilitas dari Google yang akan meningkatkan fitur di setiap aplikasi, memungkinkan pengguna untuk bekerja tanpa meninggalkan ruang obrolan atau menyambungkan panggilan Meets langsung ke file Docs atau Slides. Dalam inovasi terbarunya, Google memperkenalkan lebih banyak lagi smart chip dan cara baru untuk menampilkan tanggal di Sheets yang akan memudahkan Anda melihat pratinjau dan berinteraksi dengan tanggal, lokasi, dan informasi keuangan lebih cepat. Selain itu, Google juga telah menambahkan stopwatch chip ke Docs yang dapat melacak waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan suatu aktivitas, membantu Anda mengerjakan tugas tepat waktu. Fitur baru smart canvas Google Sheets dan Docs Untuk memudahkan pengguna dalam mengerjakan tugas di Google Sheets dan Docs, Google terus mengembangkan kapabilitas smart canvas Workspace. Berikut adalah fitur baru yang ditawarkan dalam pengembangan terbaru smart canvas Sheets dan Docs: Place chips Saat chip lokasi Google Maps ditambahkan ke Sheets, Anda dapat membuka lokasi langsung di Google Maps, dan melihat pratinjau lokasi atau menemukan petunjuk arah. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Cek Ketersediaan Jadwal di Google Calendar Kini Makin Mudah dengan Appointment Schedules Kemampuan tanggal yang diperluas Sertakan tanggal di Lembar Anda dengan lebih mudah menggunakan @ titik masuk dengan pintasan seperti @hari ini, @kemarin, @besok, dan @tanggal. Mengeklik tanggal akan menampilkan pemilih tanggal yang memungkinkan Anda memperbarui tanggal sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Finance chips Menambahkan entitas Google Finance, seperti saham, reksa dana, dan mata uang ke dalam Sheets. Arahkan kursor ke atas chip untuk melihat informasi menurut jenis entitas. Misalnya, untuk saham, Anda dapat melihat nama perusahaan, Indeks listing, harga saham, dan kapitalisasi pasar. Mengeklik chip akan membawa Anda ke halaman Finance khusus entitas. Photo Credit: Google Workspace Updates Stopwatch chips Saat stopwatch chip dimasukkan, Anda dapat memulai, menghentikan, dan mengatur ulang timer sesuai kebutuhan. Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai menggunakan fitur baru smart canvas Bagi administrator Fitur baru ini dapat langsung diakses tanpa memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. Bagi end-user Anda dapat memasukkan chip finance maupun map di sel Sheet dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan entitas Place atau Finance. Arahkan ke Insert > Smart chip. Untuk menyisipkan tanggal dan mengaktifkan pemilih tanggal, ketik “@” diikuti dengan “tanggal”, “hari ini”, “kemarin”, atau “besok”. Anda juga dapat mengakses pemilih tanggal dengan mengetuk dua kali tanggal yang dimasukkan secara manual. Anda dapat memasukkan chip stopwatch di Docs dengan mengikuti salah satu atau semua metode berikut: Ketik “@” diikuti dengan “Stopwatch” Arahkan ke Insert > Smart chip. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Ketersediaan fitur Fitur baru smart canvas Google Docs dan Sheets diluncurkan secara bertahap (gradual rollout). Domain rilis cepat dimulai pada tanggal 23 Februari 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 9 Maret 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Selain itu, fitur juga tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar Agar tidak tertinggal fitur baru dari smart canvas Google Workspace, pastikan Anda telah berlangganan. Telah tersedia beberapa edisi Workspace yang khusus ditujukan untuk penggunaan skala besar seperti Business dan Education. Tingkatkan produktivitas di lingkungan kerja Anda dengan Google Workspace. Kini telah tersedia di EIKON Technology, Untuk mulai memilih paket berlangganan, silakan klik di sini.

Scroll to Top