Google Workspace

Google Workspace

Space Managers Kini Dapat Ubah Akses di Google Chat, Bagaimana Caranya?

Di awal tahun 2022 ini, Google Chat mengumumkan kapabilitas untuk berbagi Spaces lebih luas. Caranya adalah dengan mengizinkan audiens tertentu di perusahaan Anda untuk bergabung ke dalam Space melalui tautan. Di bulan Juli 2022 ini, Space Managers sebagai pengelola ruang kini dapat mengatur akses, baik menuju Space baru maupun Space yang sudah ada sebelumnya. Bagaimana kapabilitas ini bekerja? Mengubah akses Space di Google Chat Per tanggal 7 Juli 2022, Space Managers dapat mengubah akses menuju Space baru atau yang sudah ada sebelumnya. Pengelola kini dapat mengatur akses Space menjadi “Restricted” untuk membatasi akses bagi pengguna tertentu atau “Discoverable” agar Space dapat ditemukan oleh orang-orang dalam perusahaan Anda seiring berkembangnya percakapan. Pembaruan ini menghilangkan kebutuhan untuk membuat ruang baru agar dapat dibagikan dan ditemukan. Artinya, Anda tak perlu lagi membuat ruang baru jika kemudian terdapat tambahan peserta yang ingin bergabung. Selain itu, kapabilitas ini juga membantu memastikan Space dapat diperbarui dengan akses yang tepat.  Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur ini tidak diperlukan konfigurasi ulang dari administrator. Sedangkan untuk end user, hanya pengelola Space yang dapat mengubah akses ke ruang baru dan yang sudah ada dengan menavigasi ke opsi “View Members” yang ada pada menu drop-down di dalam Space > Space access section > Update access. Baca juga: Kontrol Admin Untuk Spaces yang Dapat Ditemukan di Google Chat Cara mengatur akses Space di Google Chat Menyetel akses default untuk Space baru yang dibuat pengguna: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Dari Halaman beranda konsol Admin, buka Apps, lalu Google Workspace, pilih opsi Google Chat and classic Hangouts. Klik Sharing settings lalu pilih Space access default. Pilih setelan: Primary Target Audience: Siapa pun yang ada dalam grup dapat menemukan dan bergabung dengan Space terpilih. Restricted: Hanya orang dan grup yang ditambahkan yang dapat bergabung dengan Space terpilih. Klik Save. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses dengan Konteks Memilih audiens untuk Space yang dapat ditemukan Masuk ke konsol Google Admin Anda. Dari Halaman beranda konsol Admin, buka Apps dan pilih Google Workspace, lalu klik Google Chat and classic Hangouts. Klik Sharing settings, lalu Target audiences. Audiences list menunjukkan audiens target yang sudah dimasukkan, sesuai urutan kemunculannya di setelan berbagi pengguna. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan unit organisasi teratas dipilih. Jika tidak, pilih unit organisasi turunan atau grup konfigurasi. Tambahkan satu atau beberapa audiens: Klik Add target audiences. Pilih opsi: Centang kotak hingga 5 audiens target yang ingin Anda pilih. Telusuri audiens dengan memasukkan beberapa huruf pertama dari namanya. Untuk menghapus audiens target, di samping audiens, klik ikon [X] untuk menghapus audiens target. Photo Credit: Google Workspace Admin Help Sedangkan untuk mengubah urutan kemunculan audiens target di setelan berbagi tautan pengguna, pilih salah satu opsi berikut: Seret audiens ke posisi baru. Photo Credit: Google Workspace Admin Help Masukkan urutan yang Anda inginkan untuk muncul di kotak di sebelah kiri nama audiens. Catatan: Posisi pertama adalah audiens target utama (default), yang muncul pertama kali dalam daftar rekomendasi berbagi pengguna. Klik Save. Ketersediaan fitur Tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan lama G Suite Basic dan Business. Tidak tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Fitur diluncurkan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 7 Juli 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain terjadwal dimulai pada tanggal 29 Juli 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual Spaces adalah kapabilitas baru dari Google Chat yang memungkinkan pengguna akun Gmail berkumpul dalam grup melalui undangan, untuk kemudian memulai percakapan dan berbagi hal-hal seperti tautan, artikel, video, dan gambar. Hadirnya Spaces sekaligus membuktikan komitmen Google Workspace sebagai platform produktivitas kerja yang mendukung kolaborasi.  Optimalkan penggunaan Google Chat dan aplikasi lain dalam ekosistem Google Workspace dengan berlangganan paket yang sesuai kebutuhan Anda. Dapatkan paket berlangganan Google Workspace untuk penggunaan skala besar hanya di EIKON Technology. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Google form, Google Workspace

Cara Menerapkan Rich Text Format pada Google Forms

Rich Text Format atau RTF merupakan format penulisan universal yang digunakan pengolah kata. Format ini diciptakan oleh Microsoft Corporation mulai dari tahun 1987 hingga 2007 untuk pertukaran dokumen lintas platform dengan produk Microsoft. Artinya, dengan RTF ini, teks akan tetap terbaca meski tidak dibuka melalui aplikasi Microsoft Word. Sama seperti namanya, RTF “memperkaya” tampilan teks. RTF membuat teks dapat dipertebal, diberi garis bawah, hingga disematkan tautan untuk menuju halaman atau dokumen lain.  Nah, Rich Format Text kini hadir di Google Forms agar tampilan formulir Anda lebih mudah terbaca. Bagaimana cara mengaktifkan pemformatan tersebut? Rich Text Format pada Google Forms Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, update Google Forms menghadirkan lebih banyak pilihan font. Selain opsi baru untuk menata font tersebut, Rich Text Formatting kini tersedia di Google Forms, memungkinkan Anda untuk menyesuaikan dan menambahkan penekanan pada formulir yang sedang dibuat. Fitur ini memungkinkan Anda untuk dapat menggunakan huruf tebal (bold), garis bawah (underline), miring (italic), hyperlink, serta daftar dalam judul, judul pertanyaan, dan deskripsi. Baca juga: Update Google Forms: Kini Tersedia Lebih Banyak Pilihan Font Cara menerapkan Rich Text Form di Google Forms Dengan fitur baru ini Anda dapat menambahkan tautan, daftar bernomor (numbered lists), dan daftar berpoin (bulleted lists) ke teks di formulir. Selain itu, kini Anda juga dapat menebalkan, memiringkan, dan menggarisbawahi teks dalam formulir. Namun penting untuk diingat, Anda hanya dapat memformat teks pada bagian judul, pertanyaan, dan deskripsi. Anda tidak dapat memformat opsi jawaban. Berikut beberapa cara untuk menerapkan Rich Text Format di Google Forms: Menebalkan, miringkan, atau garis bawahi teks Di komputer Anda, buka formulir yang ingin diformat di Google Forms. Klik item yang ingin Anda edit. Pilih teks yang ingin Anda ubah. Memformat teks bisa dilakukan dengan cara berikut Untuk menebalkan: Klik Tebal . Untuk mencetak miring: Klik Miring . Untuk menggarisbawahi: Klik Garis Bawah . Menambahkan daftar bernomor atau berpoin Di komputer Anda, buka formulir di Google Forms. Klik bagian deskripsi yang ingin diberi tambahan daftar. Pilih daftar: Untuk menambahkan daftar bernomor: Klik Numbered list . Untuk menambahkan daftar berpoin: Klik Bulleted list . Jika Anda tidak dapat menemukan opsi tersebut, klik More dan pilih opsi Description. Baca juga: Mengenal Data Loss Prevention (DLP), Kebijakan untuk Melindungi Data Sensitif di Google Forms Ketersediaan fitur Photo Credit: karlyukav (Freepik) Rich Text Format ini tidak memerlukan kontrol dari administrator. Sedangkan bagi end user yang ingin mengakses Rich Text Format, klik opsi create a Form > add or edit text > dan pilih format yang ingin Anda terapkan pada teks. Fitur ini dirilis pada tanggal 28 Juni 2022 melalui domain rilis cepat (dengan peluncuran bertahap hingga 15 untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur juga dirilis melalui domain rilis terjadwal pada tanggal 19 Juli 2022 (dengan peluncuran penuh, 1-3 untuk visibilitas keseluruhan fitur). Pemformatan baru ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk untuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic dan G Suite Business. RTF di Google Forms juga tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Baca juga: Cara Mudah Membuat Google Forms dengan Baik Dengan hadirnya Rich Text Format di Google Forms, Anda memiliki lebih banyak keleluasaan untuk memberi penekanan pada teks. Terlebih kini integrasi antar aplikasi Google pun menjadi lebih mudah dan praktis melalui Google Workspace. Menariknya lagi, Google Workspace juga bisa diatur untuk penggunaan skala besar seperti untuk perusahaan atau institusi pendidikan. Mulai ciptakan ekosistem kerja yang lebih kolaboratif dengan Workspace. Bingung memilih mana edisi Workspace yang harus dipilih? EIKON Technology menyediakan paket Google Workspace yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC

Google Meet PC hingga kini masih menjadi aplikasi andalan untuk melakukan virtual meeting. Entah itu meeting kerja, memberikan webinar, atau sekadar menghubungi teman-teman yang lama tak bersua, semua bisa dilakukan dengan mudah lewat Meet via PC. Dibandingkan dengan versi aplikasi handphone memang versi PC menawarkan lebih banyak fitur. Anda bahkan tidak perlu mengunduh aplikasi khusus untuk bisa mulai berkomunikasi via Google Meet PC. Kini, melakukan virtual meeting bahkan bisa dimulai dengan cepat dan efisien dengan integrasi terbaru antara Google Meet dengan Google Calendar. Apa kelebihan yang ditawarkan? Daftar Tamu Google Meet PC Photo Credit: Google Workspace Updates Di Google Meet PC, kini Anda dapat melihat peserta yang diundang ke meeting, tetapi belum bergabung ke panggilan. Para peserta ini sekarang dapat ditemukan di bawah tab berjudul “Also invited”. Selain itu, Anda juga dapat melihat status RSVP (konfirmasi kehadiran) semua orang di undangan, termasuk peserta “opsional” dan catatan RSVP tambahan. Fitur Daftar Tamu atau Guest List ini sendiri merupakan integrasi antara Google Meet dengan Google Calendar. Itu artinya, setiap peserta yang telah menandai konfirmasi kehadiran melalui event di Calendar, secara otomatis akan masuk ke Daftar Tamu Google Meet. Bagi penyelenggara, hal ini tentu akan lebih memudahkan pengelolaan peserta, terutama sebelum acara berlangsung. Baca juga: Fitur De-Reverberation Kini Tersedia di Google Meet PC dan Aplikasi Pop-up konfirmasi Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur baru ini juga dilengkapi dengan pop-up notifikasi yang akan memastikan kehadiran peserta. Jika kemudian terdapat peserta yang sudah menyatakan kehadiran tapi belum muncul di meeting, sistem secara otomatis akan menampilkan informasi kontak mereka. Dari situ, Anda dapat menghubungi pengguna tersebut melalui Chat untuk mengonfirmasi apakah mereka akan bergabung langsung dari Meet, sehingga tidak perlu membuka tab tambahan atau berangkat dari aplikasi Google lainnya. Hadirnya fitur ini diharapkan dapat memudahkan pengguna memulai rapat secara efisien dengan memastikan siapa yang belum bergabung lebih cepat dan mengirimkan pesan melalui Chat langsung dari Meet. Semuanya bisa dilakukan tanpa harus berpindah-pindah aplikasi. Mulai menggunakan fitur Fitur baru di Google Meet PC ini tidak memerlukan pengaturan konfigurasi dari administrator. Sedangkan bagi end user dari edisi Google Workspace yang memenuhi syarat, fitur ini akan tersedia secara default untuk panggilan Meet dengan event dari Calendar. Baca juga: Picture-In-Picture dan Multi-Pinning Kini Tersedia untuk Google Meet di Chrome Ketersediaan fitur Kapan fitur baru Google Meet PC ini rilis? Fitur ini hadir mulai tanggal 29 Juni 2022, baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Rollout yang diperpanjang akan berjalan kemungkinan lebih dari 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur. Lalu, untuk edisi Google Workspace mana saja fitur memulai meeting ini tersedia? Fitur tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Standard, Enterprise Plus, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Education Fundamentals, Education Standard, the Teaching & Learning Upgrade, Education Plus, pelanggan Non profit, serta G Suite Basic dan G Suite Business. Perlu diingat, fitur integrasi Google Meet dengan Calendar ini tidak tersedia untuk Google Workspace edisi Essentials, Enterprise Essentials, dan Individual. Serta user Google Accounts pribadi.  Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Google Meet PC hingga sekarang masih menjadi aplikasi andalan untuk melakukan virtual meeting dan video call, terutama untuk panggilan dalam skala besar. Selain fitur baru yang menghubungkan Meet dengan Calendar, Google juga menghadirkan beragam integrasi menarik untuk memudahkan pekerjaan Anda melalui Google Workspace. Dapatkan Google Workspace for Business untuk mendukung produktivitas kerja Anda dalam skala besar hanya di EIKON Technology. Sebagai authorized reseller Google untuk Indonesia, EIKON Technology menyediakan produk-produk Google resmi beserta layanan konsultasi untuk pemasangan. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, klik di sini.

Google Workspace

Proteksi Baru terhadap Perubahan Konfigurasi Google Workspace, Seperti Apa?

Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan adalah dengan mengamati perubahan yang terjadi pada konfigurasi sistem kerja Anda. Jika konfigurasi berubah tanpa sepengetahuan Anda, bukan tidak mungkin sistem telah disusupi oleh pihak yang memiliki maksud buruk. Untuk itulah Google Workspace meluncurkan sistem proteksi baru melalui notifikasi mereka. Seperti apa? Notifikasi perubahan konfigurasi sensitif Setelah update terbaru di akhir bulan Juni 2022 lalu, melalui Alert Center, administrator akan diberi tahu tentang perubahan penting dan sensitif pada konfigurasi Google Workspace mereka. Secara khusus, Alert Center akan mengeluarkan peringatan saat salah satu peristiwa berikut muncul pada log audit Anda: Perubahan pada administrator utama (primary admin). Penambahan profil SSO baru (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah ditambahkan dan diaktifkan untuk perusahaan Anda). Pembaruan profil SSO (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah diperbarui untuk perusahaan Anda). Penghapusan profil SSO (hanya jika profil SSO pihak ketiga telah dihapus untuk perusahaan Anda). Reset sandi untuk super admin (ketika sandi disetel ulang untuk akun super admin). Di samping itu, Google Workspace juga berencana memperkenalkan peringatan untuk tindakan berisiko tinggi dari waktu ke waktu. Pembaruan akan otomatis muncul setelah pengujian selesai. Photo Credit: Google Workspace Updates Mengapa notifikasi ini penting? Photo Credit: Google Workspace Updates Proteksi keamanan melalui notifikasi ini memang hanya bisa dilihat oleh administrator. Hanya saja, dampaknya akan terasa oleh seluruh pihak yang ada dalam lingkungan kerja Google Workspace. Sebab, peringatan cerdas tambahan ini akan memantau dengan cermat beberapa tindakan sensitif, sehingga memudahkan admin untuk tetap mengetahui perubahan berisiko tinggi pada lingkungan mereka dan kemungkinan tindakan jahat yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab. Untuk setiap peringatan, admin dan super admin akan menerima notifikasi email dengan informasi penting terkait hal tersebut. Setelah peringatan diterima, admin dapat menggunakan alat investigasi keamanan untuk menyelidiki insiden lebih lanjut. Baca juga: Meningkatkan Efisiensi Pengembangan Software dengan Google Workspace Ketersediaan fitur Fitur ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Domain untuk rilis cepat dan rilis terjadwal sama, yaitu melalui peluncuran bertahap mulai 28 Juni 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Perlu diingat, fitur ini hanya tersedia untuk administrator. Bagi admin dan super admin, fitur peringatan serta pemberitahuan email ini akan aktif secara default dan tidak dapat dinonaktifkan. Untuk melakukan pengaturan mengenai siapa yang akan menerima email peringatan, Anda bisa melihat poin selanjutnya. Sementara itu, Google Workspace juga telah menyediakan halaman Help Center khusus yang dapat diakses jika Anda memerlukan detail lebih lanjut. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace untuk Penolakan Akses Cara mengatur email notifikasi Untuk mengatur siapa saja yang mendapat email notifikasi, administrator bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini: Masuk ke konsol Google Admin. Di halaman beranda konsol Admin, buka Rules. Halaman Rules mencantumkan aturan untuk peristiwa keamanan yang dapat dilacak seperti login yang mencurigakan, perangkat yang disusupi, sandi yang bocor, atau pengguna yang baru ditambahkan. Untuk beberapa peristiwa ini, Anda dapat mengaktifkan notifikasi (akan muncul di Alert Center). Semuanya dapat  diatur untuk memunculkan notifikasi email. Klik sebuah rule untuk membuka halaman Rule details. Klik panel Actions. Jika terdapat opsi Alerts, pastikan peringatan dihidupkan dan pilih tingkat keparahan default. Jika Anda menonaktifkan peringatan, pemberitahuan email tidak akan dikirim. Pada opsi Send email notifications, Anda memiliki opsi untuk memilih All super administrators serta mengklik Add email recipients untuk menambahkan beberapa penerima dari daftar pengguna di domain Anda. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Konsol Admin Google Workspace dengan Akses Kontekstual Dengan adanya pembaruan ini, administrator akan langsung mengetahui jika terdapat perubahan konfigurasi pada ekosistem kerja Google Workspace perusahaan Anda, terutama jika konfigurasi tersebut bersifat sensitif. Hal ini tentu saja akan memudahkan pelacakan tindak kejahatan yang menyusup ke dalam sistem. Selain menawarkan berbagai kemudahan, Google Workspace juga terus meningkatkan keamanan. Jadi Anda dan tim pun dapat bekerja dengan nyaman serta aman. Fitur keamanan ini membuat Anda tertarik untuk mulai mengadopsi lingkungan kerja Google Workspace? Paket Google Workspace for Business telah tersedia di EIKON Technology. Di EIKON Technology, Anda akan mendapatkan pendampingan menyeluruh mulai dari perencanaan hingga pemasangan sistem. Untuk terhubung langsung dengan tim EIKON Technology, silakan klik di sini.

Google Meet, Google Workspace

Tampilan Email Undangan Google Calendar Berubah, Jadi Seperti Apa?

Salah satu kapabilitas yang dimiliki GCal atau Google Calendar adalah mengirimkan undangan event langsung ke email peserta. Menariknya lagi, peserta juga akan mendapat notifikasi mendekati datangnya event. Dengan begitu, peserta pun tidak akan melewatkan jadwal untuk mengikuti event yang sudah tercatat dalam GCal. Dalam update Google Calendar yang muncul pada tanggal 13 Juni 2022 lalu, terdapat pemberitahuan bahwa tampilan layout email yang dikirim GCal akan berubah. Seperti apa? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut ini. Perubahan tampilan layout email dari Google Calendar Update ini memperbarui tata letak email yang dikirim oleh Google Calendar. Perubahannya terletak pada bagian detail acara yang sudah tersimpan di aplikasi. Dengan membuat detail acara utama lebih mudah diakses dan berguna, pembaruan ini memungkinkan Anda menemukan dan menindaklanjuti informasi terpenting acara dengan cepat. Selain itu, ketika Anda menerima email yang memberi tahu tentang modifikasi suatu acara, seperti waktu atau perubahan lokasi, maka informasi lama dan informasi yang diperbarui akan ditampilkan. Photo Credit: Google Workspace Updates Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan tampilan baru ini? Untuk menikmati tampilan baru ini Anda tidak perlu melakukan pengaturan tambahan. Sebab, ini merupakan layout baru email dari GCal yang efektif per 13 Juni 2022. Email yang Anda dapat mungkin masih menggunakan tampilan lama, karena update ini sendiri dilakukan berangsur-angsur. Begitu juga untuk administrator Google Workspace. Tidak diperlukan kontrol atau konfigurasi tambahan dari administrator untuk memunculkan fitur baru ini. End user pun bisa langsung menikmati tampilan email yang ditingkatkan ini. Baca juga: Manfaat Google Calendar untuk Bisnis Ketersediaan update  Tampilan baru ini akan muncul otomatis pada email Anda. Sebab, layout ini telah resmi menjadi tampilan baru email dari Google Calendar. Email akan berubah otomatis setelah tanggal 13 Juni 2022. Untuk domain rilis cepat, update akan muncul secara bertahap mulai tanggal 13 Juni 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal menjalani peluncuran penuh mulai tanggal 27 Juni 2022 (hingga 1-3 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia untuk seluruh semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama, serta untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mudah Cetak Task Lists Anda di Google Tasks Cara membuat undangan dengan GCal Anda dapat menambahkan siapa saja yang memiliki alamat email ke acara, meski mereka tidak memiliki Google Calendar. Melalui Komputer Tambahkan orang ke acara Anda Di komputer Anda, buka Google Calendar. Pilih acara, lalu klik Edit event. Di sebelah kanan, di bawah “Guests“, mulailah mengetik nama orang tersebut dan pilih seseorang dari kontak Anda. Bisa juga dengan mengetikkan alamat email untuk mengundang orang yang tidak ada dalam daftar kontak. Untuk menandai tamu sebagai opsional: Di samping nama tamu, klik ikon orang tersebut. Jika Anda tidak melihat ikonnya, arahkan kursor ke nama tamu. Setelah selesai mengedit acara, klik Save. Saat Anda menyimpan acara, undangan email akan dikirim ke tamu Anda. Anda tidak dapat menambahkan orang ke acara yang dibuat secara otomatis dari Gmail. Melalui Android Di ponsel atau tablet Android Anda, buka aplikasi Google Calendar. Buka acara yang ingin Anda tambahkan orang. Ketuk Edit. Klik Invite people. Masukkan nama atau alamat email orang yang ingin Anda undang. Ketuk Done. Untuk mengetahui kapan jadwal tamu Anda kosong, geser ke bawah atau ketuk View schedule. Klik Save. Saat Anda menyimpan acara, undangan email akan langsung dikirim ke tamu Anda. Anda hanya dapat menambahkan orang ke acara yang tidak dibuat secara otomatis dari Gmail. iPhone atau iPad Photo Credit: Rawpixel Di iPhone atau iPad, buka aplikasi Google Kalender . Edit atau buat acara yang ingin Anda tambahkan orang. Ketuk Edit. Ketuk Add guests. Masukkan nama atau alamat email orang yang ingin Anda undang. Ketuk Done. Untuk mengetahui kapan jadwal tamu Anda kosong, geser ke bawah atau ketuk View schedules. Ketuk Save. Saat Anda menyimpan acara, kami akan mengirimkan undangan email ke tamu Anda. Anda hanya dapat menambahkan orang ke acara yang tidak dibuat secara otomatis dari Gmail. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Dengan tampilan baru ini, Anda bisa mendapat informasi yang lebih jelas mengenai event dari GCal. Untuk integrasi yang lebih optimal antara Google Calendar dan Gmail, terutama dalam penggunaan berskala besar, ada baiknya Anda menggunakan Google Workspace, untuk perusahaan bisa menggunakan edisi For Business. Sedangkan untuk instansi pendidikan bisa menggunakan edisi For Education. EIKON Technology siap membantu Anda mulai dari perencanaan hingga implementasi. Untuk langsung terhubung dengan tim EIKON Technology, klik di sini.

Google Meet, Google Workspace

Fitur De-reverberation Kini Tersedia di Google Meet PC dan Aplikasi

Google Meet PC dan aplikasi kini seolah menjadi kebutuhan tersendiri. Berbagai acara daring telah terselenggara dengan bantuan Meet, mulai dari webinar, workshop, hingga kegiatan sehari-hari seperti rapat dan kuliah. Oleh karenanya, Google terus mengembangkan aplikasi tersebut. Pengguna pun bisa mendapatkan pengalaman video meeting yang terasa lebih dekat dan nyata. Di bulan Juni 2022 lalu, Google Meet PC dan aplikasi smartphone meluncurkan beberapa pembaruan baru. Salah satunya adalah pembaruan yang menghadirkan fitur de-reverberation untuk mengurangi gema yang muncul saat Anda melakukan video meeting. Bagaimana cara kerjanya? Fitur de-reverberation di Google Meet PC dan aplikasi Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Pernahkah suara Anda atau peserta video meeting lain terdengar bergema saat menggunakan Google Meet PC maupun aplikasi? Hal ini sangat wajar terjadi karena bagaimanapun juga, video meeting lewat aplikasi menggunakan perangkat audio yang berbeda. Perangkat yang Anda pakai pasti berbeda dengan peserta lainnya. Inilah yang kemudian menimbulkan gema. Untuk mengatasi hal tersebut, Google Meet kemudian memperkenalkan fitur de-reverberation atau anti-gema. Saat fitur ini aktif maka gema pada audio akan diredam. Fitur ini sendiri merupakan tambahan dari kapabilitas yang telah diluncurkan sebelumnya, yaitu kapabilitas untukn memfilter suara latar seperti pengetikan keyboard. Lewat fitur de-reverberation ini, Google Meet menghapus gema dari suara yang direkam oleh mikrofon Anda. De-reverberation akan secara otomatis menyaring gema yang diciptakan oleh ruang dengan permukaan keras, seperti ruang bawah tanah atau dapur, membantu memastikan kualitas audio yang optimal. Mulai menggunakan fitur Untuk mengaktifkan fitur ini tidak diperlukan konfigurasi khusus dari administrator. Google Meet juga telah menerbitkan panduan penggunaan fitur yang bisa diakses secara gratis pada halaman Help Center Google Workspace.  Namun administrator telah diberi pengaturan khusus untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur saat video meeting terjadi di lingkungan Workspace perusahaan atau institusi. Begitu pula untuk end-user yang dibekali dengan opsi untuk memfilter bunyi agar kualitas panggilan tetap baik. Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Cara mengaktifkan noise cancellation untuk administrator Kini pengguna hardware Google Meet PC dapat menggunakan peredam bising agar suara terdengar lebih jernih dan menghilangkan kebisingan latar belakang. Noise cancellation diaktifkan secara default untuk sebagian besar edisi Google Workspace. Namun fitur ini dinonaktifkan secara default untuk akun Education Plus, dan Teaching and Learning Upgrade. Baca juga: Google Meet Kini Perluas Akses Noise Cancellation Sebagai administrator Workspace, Anda dapat menentukan apakah fitur ini aktif atau nonaktif di awal setiap panggilan. Pengguna masih dapat mengubah setelan untuk panggilan individual. Untuk informasi selengkapnya tentang edisi dan lokasi Google Workspace yang mendukung peredam bising, silakan kunjungi halaman ini. Masuk ke konsol Google Admin Anda. Dari halaman beranda konsol Admin, buka menu Devices dan pilih Google Meet hardware. (Opsional) Filter perangkat menurut unit organisasi atau kriteria lainnya. Klik perangkat yang ingin Anda kelola. Pilih bagian Device settings untuk memperluasnya. Photo Credit: Google Workspace Admin Help Klik Edit yang ada di sebelah Noise cancellation. Centang atau hapus centang di sebelah Noise cancellation is on at the beginning of each call. Klik Save untuk menyimpan pengaturan. Ketersediaan fitur Fitur ini telah tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, upgrade Teaching and Learning, serta Frontline. Namun sayangnya, fitur ini tidak tersedia untuk pengguna Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Fundamentals, Education Standard, Nonprofits, serta pelanggan G Suite Basic dan G Business lama. Baca juga: Kelebihan Video Conference Google Meet dan Microsoft Teams Dengan adanya fitur baru pada Google Meet PC dan aplikasi ini, Anda dapat menghasilkan suara yang lebih jernih selama jalannya vide meeting. Fitur ini pun telah tersedia di Google Workspace for Education maupun Google Workspace for Business sehingga cocok untuk mendukung lingkungan kerja Anda. Dapatkan paket berlangganan Google Workspace khusus untuk penggunaan skala besar seperti perusahaan dan instansi hanya di EIKON Technology. Selengkapnya, silakan klik di sini!

Google Cloud, Google Workspace

Komputasi Awan dari Google Cloud untuk Pacu Pertumbuhan Bisnis di Surabaya

Komputasi awan atau cloud computing merupakan suatu inovasi teknologi yang memungkinkan Anda memanfaatkan sistem komputer sebagai sumber daya untuk mendukung berbagai kebutuhan. Salah satunya, kebutuhan penyimpanan data. Salah satu penyedia layanan komputasi awan ini adalah raksasa teknologi, Google. Melalui Google Cloud Platform, perusahaan asal Amerika Serikat tersebut menyediakan layanan cloud yang skalabel sehingga dapat dimanfaatkan oleh siapa pun, baik dalam skala kecil seperti pengguna individu, maupun skala besar di perusahaan mapan. Google Cloud pun dapat dimanfaatkan oleh startup atau UMKM (Usaha Menengah, Kecil, dan Mikro). Pada tanggal 15 Juni 2022 lalu, EIKON Technology berkesempatan untuk menyelenggarakan talkshow bersama Google Cloud Indonesia sekaligus menghadirkan pembicara dari PT. Pelindo Husada Citra serta PT. Pakuwon Jati. Talkshow ini membahas bagaimana peluang pemanfaatan cloud untuk meningkatkan geliat bisnis di Surabaya. Persiapan hadapi era digitalisasi Photo Credit: Freepik Pertumbuhan teknologi informasi (TI) di Indonesia sedang menunjukkan tren positif. TI dianggap sebagai sebuah solusi yang dapat membantu perusahaan untuk bisa tetap bertahan dalam kompetisi. Terlebih di era digitalisasi seperti sekarang, kompetisi semakin ketat. Kompetitor tak hanya datang dari skala regional maupun nasional, tapi bahkan global. Solusi komputasi awan dari Google Cloud menawarkan dukungan bagi para pelaku bisnis dalam mengembangkan sekaligus mengamankan data. Selain itu, migrasi ke cloud juga dapat membangun kepercayaan bisnis di masa mendatang. Dengan begitu, perusahaan pun bisa lebih fokus pada kegiatan bisnis utama untuk bersaing dengan kompetitor. Megawaty Khie, Country Director, Google Indonesia menyebutkan bahwa pertumbuhan pengguna cloud di Indonesia terus bertambah, “Sejak diperkenalkan 4 tahun lalu, pengguna Google Cloud terus bertambah di Indonesia. Saat ini, sekitar 100-an perusahaan besar telah menjadi mitra Google Cloud. Di Surabaya kami juga bekerja sama dengan Pakuwon Group, Wings Group, Datalabs, dan EIKON Technology,”. Fleksibel, untuk berbagai keperluan bisnis Photo Credit: tirachardz (Freepik) Pemanfaatan Google Cloud pun sangat luas. Solusi komputasi awan ini dapat dimanfaatkan oleh perusahan dari sektor industri mana pun dan dalam skala apa pun. “Google Cloud bisa dimanfaatkan untuk keperluan bisnis apa saja baik skala kecil, menengah, maupun besar. Bahkan pelaku UMKM dan startup juga bisa memanfaatkan Google Cloud untuk pengembangan usaha mereka. Sebab, pemanfaatannya tidak memerlukan investasi besar. Bahkan dalam jumlah ratusan ribu, pengusaha UMKM bisa memulai bisnisnya dengan memanfaatkan platform Google Cloud meskipun dengan kapasitas yang tidak besar. Nanti kalau bisnisnya sudah berkembang, kapasitas bisa dinaikkan,” jelas Johannes Candra, CEO EIKON Technology. Dari data EIKON Technology, diketahui bahwa perumbuhan pengguna Google Cloud di Indonesia tergolong besar. EIKON mencatat bahwa mereka mengalami pertumbuhan sekitar 30% di tahun 2021. Di tahun sebelumnya (2020), pertumbuhan EIKON bahklan lebih besar lagi, yakni sekitar 40%. Johannes yakin bahwa ke depannya, pasar Google Cloud akan makin cepat pertumbuhannya. Hemat biaya dengan infrastuktur minimal Photo Credit: Freepik Kelebihan lain komputasi awan sebagai solusi penyimpanan adalah efisiensinya. “Enaknya pakai cloud, kita tidak perlu banyak membangun infrastruktur. Kita hanya butuh storage-nya saja. Dimulai dari yang kecil dulu. Kalau dirasa kurang, nanti bisa ditambah. Dan itu hitungan menit sudah jadi,” jelas Johannes Candra. Pemanfaatannya yang fleksibel pun membuat cloud tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh perusahaan yang bergerak di bidang TI. Terlebih sebagai Google Cloud Partner dengan spesialisasi Work Transformation – Enterprise, EIKON Technology juga menyediakan layanan Google Workspace. Saat ini beberapa perusahaan besar, dari industri manufaktur hingga keuangan, telah memanfaatkan Google Cloud dan menjadi klien EIKON, di antaranya, BukaLapak, Traveloka, Gojek, ticket.com, Lazada, Alfamart, OT Group, Pakuwon Group, Wings Group, Sinarmas, Maspion Group, Cardig Air, hingga instansi seperti BPJS, Waskita Karya, PP Properti, dan banyak lagi lainnya. Dukung tren kerja masa kini Era digitalisasi memunculkan suatu tren kerja baru. Salah satunya adalah tren WFH dan WFA yang memungkinkan pekerja untuk tidak harus datang ke kantor. Tren yang populer di masa pandemi tersebut tentu memicu hambatan baru, yaitu masalah komunikasi dan kolaborasi. Dengan memanfaatkan layanan dari Google Cloud yang didukung oleh Workspace, perusahaan bisa tetap beroperasi dengan lancar meski para karyawan harus bekerja di luar kantor. Terlebih, pemanfaatan teknologi cloud ini juga dapat menghemat biaya dan waktu. Begitu juga dengan analisis keuangan perusahaan. Memanfaatkan aplikasi yang ada di Workspace data keuangan tidak hanya disimpan dengan aman, tapi juga dianalisis dengan cepat. Jadi, perusahaan bisa cepat mengambil strategi dengan akurat. Bahkan data semua customer yang jumlahnya mencapai puluhan ribu bisa tersimpan dengan aman. “Sejak pandemi, kami banyak memanfaatkan Google Workspace untuk keperluan bisnis Pakuwon Group. Kami akan terus melakukan migrasi data dengan Google Cloud untuk semua unit usaha Pakuwon Group,” kata Minarto Basuki, Direktur Keuangan Pakuwon Group. Photo Credit: our-team (Freepik) Daniel Tjandra, CTO Wings Surya pun menambahkan bahwa teknologi digital seperti cloud pun sangat besar manfaatnya sekarang, terutama bagi para pemilik bisnis. “Misalnya dari sisi marketing, sekarang perusahaan bisa mudah melihat seberapa besar kebutuhan pasar dan seberapa besar yang bisa dipenuhi,” Pun demikian dengan distribusi produk. Dengan dukungan teknologi, perusahaan kini dapat selalu memastikan penyebaran produk, apakah sudah merata ke pasar yang dituju atau belum. Jika terdapat kekurangan pun bisa segera dipenuhi. “Biaya lebih hemat dan market bisa berkembang lebih luas. Storage data bisa menyimpan lebih banyak sehingga menghemat biaya. Bahkan bisa meningkatkan performa kerja,” tandasnya.

Google Meet, Google Workspace

Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC?

 Dalam update terbarunya, Google Meet untuk PC menghadirkan kapabilitas baru yang memungkinkan host dari video meeting memiliki lebih banyak opsi saat akan menghapus peserta. Bagaimana cara mengaktifkan kapabilitas baru tersebut? Simak detailnya berikut ini! Kapabilitas baru Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Update terbaru dari Google Meet untuk PC memungkinkan pengguna untuk mendapat pengalaman video meeting yang lebih lancar dan bebas gangguan. Kini pengguna yang ditunjuk sebagai host meeting (atau co-host meeting), akan memiliki lebih banyak opsi tindakan tambahan saat akan menghapus peserta dari panggilan. Secara khusus, kini pengguna dapat memilih untuk: Langsung menghapus pengguna dari panggilan Membuat laporan penyalahgunaan tambahan Blokir pengguna agar tidak bergabung kembali Google Meet untuk PC menyarankan Anda menggunakan fungsi “Block” atau blokir hanya ketika benar-benar diperlukan. Misalnya, saat peserta terbukti mengganggu jalannya video meeting atau jika peserta melakukan tindak asusila. Penting untuk diingat juga, pengguna yang diblokir bisa kembali ke panggilan secara manual dari panel “People”. Diharapkan, opsi tambahan ini akan mempermudah pengelolaan rapat dan menghindari gangguan lebih lanjut. Selain Google Meet untuk PC, pembaruan ini juga tersedia di perangkat Android dan iOS. Baca juga: Picture-In-Picture dan Multi-Pinning Kini Tersedia untuk Google Meet Di Chrome Cara mengaktifkan kapabilitas baru Google Meet Untuk menghadirkan opsi baru tersebut, tidak memerlukan konfigurasi tambahan dari administrator. Sedangkan end user bisa mempelajari lebih lanjut mengenai cara mengaktifkan fitur ini melalui halaman Help Center Google Workspace. Fitur ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk juga pengguna G Suite Basic dan G Suite Business. Selain itu, pemilik Google Accounts pribadi. Domain untuk rilis cepat dan terjadwal dimulai dari tanggal 15 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Cara menghapus peserta dari rapat Google Meet untuk PC Di kanan bawah, klik “People ”. Di samping nama peserta, klik “More actions”  dan pilih opsi “Remove from meeting ” atau “Hang up” untuk mengakhiri rapat.  Cara mengakhiri rapat untuk semua Di bagian bawah, klik “Leave call”. Pada jendela yang muncul, klik “End meeting for all”. Opsional: Untuk keluar dari rapat tetapi tidak mengakhirinya untuk semua orang, klik “Leave meeting”. Perlu diingat, fitur “End meeting for all” juga akan mengakhiri ruang kerja kelompok yang terbuka. Jika ada banyak ruang Breakout yang terbuka, ruang utama akan berakhir lebih dulu dan semua ruang Breakout lainnya mungkin memerlukan waktu hingga beberapa menit untuk berakhir. Mengakhiri pertemuan untuk semua Untuk bisa mengakhiri rapat untuk semua, Anda harus mengaktifkan Host Management. Opsi “End meeting for all” akan mengakhiri rapat dan secara otomatis menghapus semua peserta dari rapat, sehingga penyelenggara tidak perlu menghapus peserta satu per satu secara manual. Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Beberapa trik yang bisa dicoba Photo Credit: tirachardz (Freepik) Host Workspace dengan Quick access dapat mengaktifkan atau menonaktifkannya saat mereka mengakhiri rapat untuk semua orang. Saat link rapat yang sama digunakan untuk memulai ulang rapat, penyelenggara rapat dapat mengaktifkan Quick access jika diinginkan. Peserta dapat mengakses link untuk rapat yang telah berakhir, tapi tidak dapat bergabung hingga penyelenggara rapat memulai ulang rapat. Rapat akan dimulai ulang secara otomatis setelah host bergabung kembali. Jika host mengakhiri rapat dengan Quick access aktif, peserta dapat bergabung kembali ke rapat bahkan tanpa host. Pada Google Workspace for Education, untuk memastikan siswa tidak dapat mengakses fitur “end-meeting” untuk memulai atau mengakhiri rapat. Administrator dapat menonaktifkan setelan “Create a meeting” untuk siswa. Secara default, saat rapat yang dibuat dari Classroom berakhir, Quick access dinonaktifkan secara otomatis. Beberapa admin pada edisi Workspace tertentu dapat mengakhiri rapat dengan Investigation Tool. Buat rapat baru setiap kali Anda ingin bertemu dengan kelompok peserta yang berbeda. Jadi, saat Anda memulai ulang rapat yang telah berakhir, semua peserta sebelumnya dapat bergabung. Baca juga: Kelebihan Video Conference Google Meet dan Microsoft Teams Google Meet untuk PC bisa menjadi solusi komunikasi dan kolaborasi untuk bisnis, terutama jika perusahaan Anda menerapkan model kerja hybrid. Terlebih Meet juga terus meningkatkan dukungan untuk membantu kerja hybrid yang lebih inklusif. Untuk mulai memanfaatkan Meet dalam skala besar, tersedia Google Workspace for Business dan Google Workspace for Education yang bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, authorized partner Google. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Gmail, Google Docs, Google Workspace

Cara Mudah Cetak Task Lists Anda di Google Tasks

Google Tasks merupakan aplikasi daftar tugas yang fokus pada penyediaan fungsionalitas dengan antarmuka sederhana. Aplikasi ini juga memungkinkan integrasi dengan aplikasi lain Google seperti Gmail dan Calendar untuk memudahkan manajemen tugas. Dalam update terbarunya, Google Tasks memungkinkan pengguna untuk dapat mencetak Task Lists dari ruang pribadi dan ruang Chat di web. Bagaimana cara kerjanya? Cara memulai fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mulai mengaktifkan fitur memerlukan konfigurasi dari Administrator Google Tasks harus DIAKTIFKAN agar orang-orang di domain Anda dapat mengakses dan mencetak daftar Tasks Lists. Baca juga: 3 Cara untuk Mengelola Progres Tugas dengan Google Workspace Mengaktifkan atau nonaktifkan Tasks Photo Credit: wayhomestudio (Freepik) Administrator dapat mengaktifkan atau menonaktifkan Google Tasks untuk orang-orang di dalam perusahaan. Orang yang mengaktifkan Tasks dapat membuat dan mengelola tugas yang ada di: Google Calendar Editor Gmail atau Docs menggunakan sidebar Tasks Gmail menggunakan tab Tasks di ruang obrolan (untuk tim) Orang yang menonaktifkan Tasks tidak akan bisa melihat Tasks di editor Calendar, Gmail, atau Docs. Selain itu, mereka juga tidak dapat melihat tab Tugas pada Gmail yang terintegrasi. Namun, mereka masih bisa melihat pembaruan tugas di aliran obrolan jika orang lain memperbarui tugas. Untuk mengontrol siapa yang menggunakan Tasks Sebelum memulai: Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan bagi pengguna tertentu, tempatkan akun mereka di unit perusahaan (untuk mengontrol akses menurut departemen) atau tambahkan mereka ke grup akses (untuk mengizinkan akses bagi pengguna di seluruh atau di dalam departemen). Masuk ke konsol Google Admin. Dari Halaman beranda konsol Admin, buka Apps Google Workspace Tasks. Klik Service status. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk semua orang di perusahaan Anda, klik On untuk semua orang atau Off untuk semua orang, lalu klik Save. (Opsional) Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan layanan untuk unit organisasi: Di sebelah kiri, pilih unit perusahaan. Untuk mengubah Service status, pilih On atau Off. Pilih salah satu: Jika Service status disetel ke “Inherited” dan Anda ingin tetap memperbarui setelan, meskipun setelan induk berubah, klik Override. Jika Service status diatur ke “Overridden”, klik Inherited untuk kembali ke setelan yang sama dengan induknya atau klik Save untuk menyimpan setelan baru, meskipun setelan induk berubah. Untuk mengaktifkan layanan bagi sekumpulan pengguna di seluruh atau di dalam unit perusahaan, pilih grup akses. Perubahan biasanya baru akan muncul setelah beberapa menit, tapi terkadang bisa memakan waktu hingga 24 jam. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Cetak tugas Anda Photo Credit: jcomp (Freepik) Perlu diingat, Task Lists hanya bisa dicetak di komputer. Untuk mencetak satu daftar tugas, ikuti langkah-langkah berikut: Buka Gmail, Calendar, Chat, Drive atau file di Google Docs, Spreadsheet, atau Slide. Di sebelah kanan, klik Tasks. Di bagian atas, klik panah bawah. Pilih Task List yang ingin Anda cetak. Di samping “Add a task”, klik More. Klik menu Print list dan pilih Print. Anda juga dapat menggunakan pintasan keyboard untuk mencetak tugas: Untuk Chrome OS dan Windows: Ctrl + P Untuk Mac: ⌘ + p Ketersediaan fitur Fitur Google Tasks ini tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta G Suite Basic dan G Suite Business secara bertahap mulai 23 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur). Selain itu, fitur juga tersedia untuk pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Tandai Tugas Penting dengan Simbol Bintang di Google Tasks Google Tasks hadir untuk memudahkan pengguna dalam mengelola tugas mereka. Menariknya lagi, aplikasi ini juga dapat dimanfaatkan untuk mengelola tugas kelompok. Tasks kini telah terintegrasi dengan aplikasi Google lainnya seperti Gmail dan Calendar. Agar fitur cetak Task Lists ini bekerja dengan optimal, terutama untuk penggunaan skala besar, ada baiknya Anda berlangganan paket Google Workspace for Business. EIKON Technology siap membantu Anda dalam implementasi Workspace untuk kebutuhan perusahaan, mulai dari perencanaan hingga penerapan. Informasi selengkapnya silakan klik di sini.

Google Cloud, Google Workspace

Kontrol Privasi yang Lebih Kuat untuk Instansi Pemerintah dengan Enkripsi Client-Side

Instansi pemerintah selalu bekerja dengan data sensitif, seperti data keuangan, informasi pengenal pribadi atau bahkan informasi kepemilikan. Penanganan data ini mengharuskan lembaga untuk memenuhi persyaratan kerahasiaan dan kepatuhan. Pada saat yang sama, instansi tentu tidak ingin berkompromi dengan pengalaman kolaborasi yang mereka berikan kepada karyawan mereka. Kontrol kerahasiaan data dengan kunci enkripsi Photo Credit: Freepik Enkripsi adalah kontrol teknis penting yang membatasi akses penyedia cloud ke data pelanggan. Google Workspace sudah menggunakan standar kriptografi terbaru (Advanced Encryption Standard) untuk mengenkripsi semua data saat istirahat dan dalam transit antar fasilitas kami. Enkripsi client-side Google Workspace memungkinkan instansi pemerintah mempertahankan kerahasiaan dan kontrol penuh atas data dengan memilih bagaimana dan di mana kunci enkripsi mereka disimpan. Ini berarti menyimpan kunci enkripsi di dalam batas negara tertentu, meng-hosting-nya di cloud terpisah atau di lokasi untuk membatasi akses dalam satu jaringan area lokal. Pada saat yang sama, instansi dapat mengatur penggunanya untuk terhubung dengan aman dari perangkat yang disetujui kapan saja untuk mengakses Google Workspace tanpa memerlukan klien desktop. Dengan kontrol tambahan ini, pengguna masih dapat berkolaborasi pada dokumen bersama menggunakan cara yang sama. Baca juga: Temukan Log Lebih Cepat dengan Update Logs Explorer Google Cloud Console Cara kerja enkripsi client-side Instansi memilih bagaimana dan di mana menyimpan kunci enkripsi mereka baik dengan mengelolanya sendiri atau melalui pihak ketiga yang tepercaya. Kemudian, mereka menghubungkan Google Workspace ke layanan utama mereka dan mengaktifkan enkripsi client-side. Mereka juga memiliki fleksibilitas untuk mengaktifkannya bagi pengguna, unit organisasi atau drive bersama tertentu. Setelah itu, pengguna dapat membuat dokumen, spreadsheet atau presentasi terenkripsi baru di dalam Google Drive. Baca juga: Menghemat Biaya Workload Proyek Google Cloud dengan Dukungan VM Spot Membuat dokumen terenkripsi pun mudah. Cukup pilih jenis dokumen yang ingin Anda buat dan pilih opsi “Blank encrypted document” dari menu. Enkripsi client-side saat ini tersedia untuk Google Docs, Spreadsheet, Slide, dan jenis file lain yang didukung oleh Google Drive seperti Office atau PDF. Layanan Google lainnya, termasuk Gmail, Google Calendar, dan Meet, akan memiliki enkripsi client-side pada rilisan selanjutnya. Photo Credit: Google Cloud Blog Pengguna juga dapat mengunggah dokumen sensitif yang ada di Google Drive sambil tetap menjaga kerahasiaan lengkap. Pengguna yang perlu melihat atau mengedit dokumen terenkripsi dapat melakukannya dengan akun Google Workspace mana pun, tanpa mengorbankan keamanan dan kerahasiaan. Saat dokumen terenkripsi dibagikan melalui Google Drive, layanan kunci pelanggan memastikan hanya pengguna yang berwenang dan diautentikasi yang dapat membuka dokumen. Photo Credit: Google Cloud Blog Dapatkan pengalaman kolaborasi Google Workspace dengan kunci yang dikontrol pelanggan Google Cloud berkomitmen untuk melengkapi pelanggan dengan solusi teknis canggih yang membuat seluruh pengguna tetap aman, berikut dengan data dan informasi pribadi mereka, termasuk untuk pelanggan dari instansi pemerintah. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang fitur keamanan dan kepatuhan, termasuk enkripsi sisi klien, Anda dapat mendaftar ke program Google Workspace for Government Series kami. Seri ini menampilkan sembilan video pelatihan berbasis demo yang menampilkan tool untuk administrator dan end user yang membantu instansi pemerintah tetap aman dan produktif. Baca juga: Benarkah Desentralisasi Adalah Masa Depan Identitas Digital? Dengan adanya enkripsi client-side ini, instansi pemerintah dapat meningkatkan keamanan jaringan mereka tanpa harus mengorbankan kemudahan akses. Selain fitur ini, Google Cloud juga menyediakan berbagai kapabilitas lain untuk meningkatkan keamanan. Untuk mengoptimalkan kontrol privasi pada instansi Anda, Google Cloud menyediakan berbagai fitur dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan. EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Google Cloud skala besar, termasuk untuk instansi pemerintah. Informasi selengkapnya mengenai biaya berlangganan dan implementasi, silakan klik di sini.

Scroll to Top