EIKON Technology

Google Workspace

Google Workspace

Mengatur Masa Kedaluwarsa Akses File dengan Google Drive API

 Tahun 2022 lalu, Google meluncurkan kapabilitas untuk mengatur akses yang sudah kedaluwarsa saat berbagi file dari My Drive. Kali ini, Google memperluas kapabilitas tersebut dengan menambahkan opsi untuk menyetel masa berlaku file di drive bersama menggunakan Google Drive API. Bagaimana cara kerjanya? Perluasan kapabilitas setel masa kedaluwarsa akses file Sebelumnya, Google Drive menghadirkan sebuah kapabilitas yang memungkinkan Anda untuk mengatur masa kedaluwarsa akses file My Drive. Kapabilitas ini membantu Anda untuk menyetel masa kedaluwarsa akses saat berbagi, bukan setelah seseorang memiliki akses ke file. Dengan kapabilitas ini, Pengaturan masa kedaluwarsa akses file ini juga berlaku untuk editor, tidak hanya untuk viewers dan commenters. Photo Credit: Google Workspace Updates Tahun 2023 ini, kapabilitas tersebut diperluas. Anda kini dapat mengatur masa kedaluwarsa akses untuk file yang disimpan di shared drive, menggunakan Google Drive API. Secara khusus, pengembang kini dapat sepenuhnya mengontrol masa berlaku file melalui API (membuat, membaca, memperbarui, hingga menghapus). Pengguna pun dapat melihat, namun tidak dapat mengedit masa berlaku file dalam dialog berbagi. Baca juga: Menetapkan Nilai Default Label File Google Drive Mulai menggunakan kapabilitas Saat bekerja dengan pihak eksternal, Anda mungkin ingin membatasi akses mereka ke file tertentu di Google Drive. Untuk file di My Drive, Anda dapat menentukan masa kedaluwarsa akses untuk membatasi atau mengakhiri akses ke file tersebut menggunakan kapabilitas ini. Ketika Anda menetapkan masa kedaluwarsa, peran akses akan terpengaruh dengan cara berikut: Untuk file, Anda dapat menambahkan tanggal kedaluwarsa bagi viewers, commenters, editors, dan published viewers jika file mendukung pratinjau aplikasi Published. Untuk folder, Anda dapat mengatur tanggal kedaluwarsa bagi viewers dan commenters. Jika Anda menetapkan tanggal kedaluwarsa editor pada folder, maka perannya akan berubah menjadi viewer. Namun, Anda bisa tetap mengubah perannya menjadi commenter dan mempertahankan masa kedaluwarsa akses mereka. Baca juga: Cara Menemukan File Lebih Cepat dengan Search Chips di Google Drive Menambahkan, mengubah, atau menghapus masa kedaluwarsa akses Buka file di Google Drive. Klik Share. Cari nama pengguna yang ingin Anda atur masa kedaluwarsa aksesnya. Di samping nama pengguna, klik panah ke bawah, lalu klik Add expiration. Untuk menyetel masa kedaluwarsa menjadi 30 hari, klik Send. Jika Anda ingin mengubah tanggal kedaluwarsa default, klik Edit dan pilih tanggal kedaluwarsa dari kalender. Jika ingin menghapus masa berlaku akses, klik Remove expiration. Klik Done dan Send. Ketersediaan Photo Credit: rawpixel.com (Freepik) Kapabilitas ini sudah tersedia bagi developer melalui Google Drive API. Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Essentials Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, serta Education Plus.  Namun kapabilitas tidak tersedia bagi pelanggan Workspace edisi Essentials Starter, Business Starter, Frontline Starter, Frontline Standard, Nonprofits, serta pengguna dengan Google Account pribadi.  Baca juga: Pembaruan Setelan Google Drive, Apa yang Berubah? Saat bekerja dengan pihak eksternal, Anda mungkin ingin membatasi akses mereka ke file tertentu di Google Drive. Untuk file di My Drive, Anda dapat menetapkan masa kedaluwarsa akses untuk membatasi atau mengakhiri akses ke file tersebut menggunakan kapabilitas ini. Dengan begitu, keamanan file Anda yang tersimpan di Drive pun tetap terjaga. Kapabilitas ini tersedia bagi pelanggan Google Workspace for Business. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology. Kami merupakan official reseller Google Workspace Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Fungsionalitas Baru Administrator untuk Google Chat, Pengguna Kini Bisa Laporkan Pesan yang Mengganggu

Google baru saja menambahkan fungsionalitas baru bagi administrator Workspace, tepatnya untuk aplikasi Google Chat. Kini administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pengguna Chat. Lalu, bagaimana cara mengaktifkannya? Mari simak ulasannya berikut ini. Pelaporan konten untuk pengguna Google Chat Untuk pelanggan Google Workspace edisi tertentu, sekarang administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pengguna Chat mereka. Setelah pengguna menandai pesan, administrator kemudian dapat menemukan informasi lebih lanjut mengenai pelaporan tersebut di Security Investigation Tool (SIT) dan memutuskan apakah perlu mengambil tindak lanjutan atau tidak. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Administrator dapat mengaktifkan pelaporan konten untuk pesan 1:1, pesan grup, atau pesan di dalam space, dan kemudian memilih kategori pelaporan mana yang sesuai bagi para pengguna, seperti pelecehan atau perilaku kasar, informasi sensitif, dan banyak lagi. Selain itu, administrator juga dapat menyesuaikan bahasa di kotak dialog pelaporan untuk menginformasikan kepada pengguna tentang langkah selanjutnya setelah penyerahan laporan. Photo Credit: Google Workspace Updates – Ketika mengaktifkan pelaporan konten, Anda dapat memilih kategori pelaporan mana yang akan ditampilkan kepada pengguna, serta jenis percakapan apa yang tersedia untuk pelaporan konten. Mengapa fungsionalitas ini penting? Kolaborasi yang efektif di tempat kerja modern memerlukan rasa aman dan perlindungan yang tepat, mengingat ada banyaknya data bisnis sensitif. Pelaporan konten di Google Chat memberikan kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan pesan yang tidak pantas, untuk kemudian ditinjau oleh administrator. Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Hal ini dapat mencakup apa pun, mulai dari konten yang menyinggung, diskriminatif atau eksplisit, data sensitif yang tidak boleh dibagikan (pribadi atau hak milik), dan banyak lagi. Ini amat penting bagi keamanan pengguna, terutama pengguna dari perusahaan besar dan industri yang teregulasi, agar tetap mengetahui potensi penyalahgunaan dan penggunaan Chat yang tidak pantas di lingkungan kerja mereka. Selanjutnya, administrator dapat menggunakan SIT untuk memutuskan apakah aturan perlindungan data perlu dibuat untuk secara proaktif mencegah pesan serupa muncul kembali di masa mendatang. Photo Credit: Google Workspace Updates – Di SIT, administrator bisa mencari pesan yang dilaporkan, melihat informasi tambahan, dan melihat transkrip obrolan untuk konteks lebih lanjut. Pembaruan terkini Google Chat, seperti pengelolaan space melalui konsol Admin dan kapabilitas pelaporan ini, diharapkan dapat membantu administrator dalam mengelola percakapan dan tentunya menjaga keamanan data pengguna. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates– Melaporkan pesan melalui web. Administrator: Fitur ini akan NONAKTIF secara default dan dapat diaktifkan di tingkat domain maupun OU (organizational unit). Silakan kunjungi Pusat Bantuan Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara mengelola pelaporan konten di Chat, menyelidiki pesan Chat dengan SIT, dan mencegah kebocoran data Chat. End-user: Untuk bisa menggunakan fitur ini, Anda memerlukan aktivasi dari administrator terlebih dahulu. Silakan kunjungi Pusat Bantuan Workspace untuk mempelajari lebih lanjut cara melaporkan pesan di Google Chat.   Photo Credit: Google Workspace Updates – Melaporkan pesan melalui perangkat seluler. Ketersediaan Fungsionalitas baru untuk administrator Workspace ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 25 Mei 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tersedia untuk pelanggan Google Workspace edisi Enterprise Plus, Education Standard, dan juga Education Plus. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Space Manager Google Chat Hadirnya fungsionalitas baru administrator untuk Google Chat ini hadir untuk memberikan rasa aman sekaligus perlindungan terhadap data sensitif pengguna. Fungsi pelaporan konten ini memberi kesempatan bagi pengguna untuk melaporkan pesan yang tidak pantas, untuk kemudian ditinjau oleh administrator. Update ini tersedia untuk Google Workspace for Education yang tersedia di EIKON Technology. Kami telah berpengalaman dalam penerapan solusi Workspace di institusi pendidikan dalam skala besar. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Delegasi Google Contacts Kini Dapat Memperbarui Label Kontak, Bagaimana Caranya?

Sebelumnya, administrator hanya bisa mengelola label kontak melalui Gmail, meski sumber kontak berada di Google Contacts. Kini, setelah update terbaru Google Workspace, pengguna yang telah ditunjuk sebagai administrator dapat mengelola label kontak melalui Contacts. Lalu, apakah perubahan ini bisa langsung diterapkan? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut. Peningkatan kapabilitas pengelolaan Contacts Google baru saja memperbarui fungsionalitas pengelolaan label di Contacts. Setelah pembaruan ini, pengguna yang telah ditunjuk sebagai administrator dapat mengelola label kontak atas nama delegator mereka melalui contacts.google.com. Meskipun fungsi ini sebelumnya tersedia di Gmail, sekarang dapat dikelola langsung di sumbernya: Google Contacts. Pembaruan ini akan berjalan dalam dua fase, yakni: Mulai bulan Mei 2023, delegator akan diminta untuk meninjau dan menyetujui kembali akses untuk delegasi yang sudah ada. Jika delegasi yang sudah ada tidak disetujui kembali sebelum Juli 2023, mereka akan kehilangan akses untuk mengelola kontak. Lihat di bawah untuk panduan lebih lanjut. Photo Credit: Google Workspace Updates Di samping itu, administrator juga dapat melakukan penyesuaian ini untuk pengguna yang ada di dalam domain mereka menggunakan Admin SDK API untuk menghapus maupun menambahkan kembali hak istimewa delegasi kontak. Mulai bulan Juli 2023, semua pengguna yang telah disetujui atau ditetapkan sebagai delegasi Contacts dapat memperbarui label serta mengelola kontak lainnya. Baca juga: Kini Berbagi Tautan Profil Makin Mudah dengan Google Contacts Pembaruan ini akan memberikan dukungan administratif bagi pengguna Google Workspace dalam mengelola kotak masuk Gmail, terutama bagi mereka yang menggunakan Workspace untuk keperluan bisnis atau pengelolaan jaringan skala besar. Dukungan ini termasuk memastikan bahwa kontak yang tersimpan diurutkan dan diberi label secara tepat. Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan Admin SDK API saat menghapus atau menambahkan kembali hak istimewa delegasi kontak, Anda bisa mengunjungi dokumentasi untuk developer dari Google Workspace di sini. Google juga telah menyediakan halaman khusus seputar pendelegasian kontak pengguna di Pusat Bantuan mereka. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Bagi end-user yang menjadi delegator, mulai dari bulan Mei 2023, Anda akan melihat permintaan di Google Contacts untuk meninjau orang-orang yang saat ini memiliki hak istimewa delegasi Contacts untuk kontak yang Anda simpan. Kemudian pada bulan Juli 2023 nanti, mereka dengan delegasi yang ditugaskan dan disetujui akan dapat memperbarui label dan mengelola kontak lain atas nama Anda. Bagi pihak yang ditunjuk menjadi delegasi, silakan kunjungi Pusat Bantuan Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara memperbarui label dan mengelola kontak lain. Ketersediaan Photo Credit: jcomp (Freepik) Peningkatan fungsionalitas administrator untuk aplikasi Contacts ini dirilis dalam peluncuran yang diperpanjang mulai dari tanggal 26 Mei 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace edisi apa pun. Baca juga: Meningkatkan Pengalaman Mengelola Google Contacts dengan Sidebar Tambahan Peningkatan fungsionalitas administrator Google Contacts ini akan memberikan dukungan administratif bagi pengguna Google Workspace dalam mengelola kotak masuk Gmail, terutama bagi mereka yang menggunakan Workspace untuk keperluan bisnis atau pengelolaan jaringan skala besar. Untuk pemanfaatan Google Workspace dan berbagai aplikasi di dalamnya secara optimal, jangan lupa berlangganan sesuai kebutuhan lingkungan kerja Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk keperluan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Kami menyediakan implementasi Workspace secara menyeluruh dan bergaransi resmi. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Info

Update Google Voice, Makin Banyak Data Performa di Log Audit

 Sebelumnya, log audit Google Voice merekam informasi seperti tanggal, sumber panggilan, dan tujuan panggilan. Per Mei 2023 ini, Voice melakukan peningkatan pada data performa log audit sehingga informasi yang diperoleh pun semakin kaya. Untuk detail selengkapnya mengenai peningkatan ini, mari simak ulasan berikut ini. Peningkatan data performa log audit Google Voice Selain informasi yang sudah direkam dalam log audit Voice, seperti tanggal, sumber panggilan, dan tujuan panggilan, setelah update Google Voice Anda akan melihat informasi performa spesifik per panggilan, termasuk: Round Trip Time; Packet Loss per 1000; Jitter. Data tambahan ini dapat membantu administrator dalam mengidentifikasi dan memecahkan potensi masalah jaringan yang memengaruhi kualitas panggilan di seluruh perusahaan Anda. Baca juga: Update Google Voice: Lebih Banyak Opsi Status Ketersediaan Panggilan Mulai menggunakan log audit Google Voice Photo Credit: Freepik Administrator dapat menemukan log audit Google Voice melalui konsol Admin. Masuk ke menu Reporting dan kemudian pilih opsi Audit and investigation, lalu klik Voice log events. Administrator Google Workspace dapat menggunakan halaman Audit and investigation untuk menjalankan penelusuran terkait peristiwa yang terekam di log Voice. Di sana, administrator dapat meninjau aktivitas Voice di seluruh perusahaan. Misalnya, untuk meninjau detail SMS dan panggilan, termasuk biaya dan durasinya. Selain itu, administrator juga dapat meninjau waktu serta biaya panggilan yang tepat untuk Google Meet Global Dialing. Untuk daftar lengkap layanan dan aktivitas yang dapat ditelusuri melalui log audit Google Voice (seperti Google Drive atau aktivitas pengguna) ini, Anda bisa membaca sumber data untuk halaman audit and investigation di sini. Menyaring data Buka log peristiwa dengan mengeklik menu Access Voice log event data. Klik Add a filter, kemudian pilih atribut yang diinginkan. Di jendela pop-up, pilih operator, lalu pilih nilai, lalu klik Apply. Untuk menerapkan beberapa filter sekaligus dalam satu penelusuran, silakan klik Add a filter dan ulangi langkah nomor 3. Untuk menambahkan operator penelusuran, di atas Add a filter, pilih AND atau OR. Selanjutnya, klik Search. Penting untuk diingat, dengan menggunakan tab Filter, Anda dapat menyertakan parameter sederhana dan pasangan nilai untuk memfilter hasil pencarian. Anda juga bisa menggunakan tab Condition builder tab, tempat filter menjadi ketentuan dengan operator AND/OR. Baca juga: Perlindungan Spam Google Voice yang Ditingkatkan dengan Label Otomatis Ketersediaan fitur Photo Credit: KamranAydinov (Freepik) Update terbaru Google Voice yang menghadirkan perluasan informasi yang ditampilkan log audit ini dirilis dalam peluncuran yang diperpanjang (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur) mulai dari tanggal 30 Mei 2023. Tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace yang dapat menggunakan tool investigasi keamanan (security investigation): Tool investigasi keamanan tersedia untuk Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Administrator dengan Cloud Identity Premium, Enterprise Standard, Education Standard juga dapat menggunakan fitur investigasi untuk subset sumber data log audit Google Voice. Baca juga: Pelanggan Google Voice Standard Kini Dapat Menetapkan Nomor Telepon di Negara Lain Update Google Voice ini memungkinkan administrator Workspace yang sudah ditunjuk untuk bisa mengakses lebih banyak informasi terkait log audit Voice. Informasi tersebut bisa langsung diakses setelah update resmi dirilis, tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun. Untuk mengoptimalkan berbagai fitur dan kapabilitas yang disediakan Google Voice, jangan lupa berlangganan Google Workspace. Pilih edisi yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda untuk hasil yang maksimal. Masih bingung menentukan mana edisi Google Workspace yang harus dipilih? EIKON Technology siap membantu Anda memilih edisi Workspace yang paling tepat. Tunggu apalagi? Langsung hubungi kami di sini!

Google Workspace

Perluasan Konsol Admin untuk Mengelola Space Google Chat

Google baru saja meluncurkan tool khusus di konsol Admin untuk mengelola space di Chat. Tool baru ini memperluas fungsionalitas administrator Workspace dalam mengontrol dan mengelola space atau ruang percakapan kelompok di Chat. Untuk detail selengkapnya, mari simak ulasan berikut! Perluasan konsol Admin untuk Google Chat Melalui blog Workspace Updates, Google mengumumkan peluncuran tool baru untuk konsol Admin. Tool baru ini dikhususkan untuk mengelola space di Google Chat. Untuk lebih meningkatkan fungsionalitas tool baru ini, administrator akan dibekali kemampuan: Menghapus space individual; Photo Credit: Google Workspace Updates Menghapus anggota individu space. Photo Credit: Google Workspace Updates Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mulai menggunakan tool Tool baru untuk konsol admin ini tersedia untuk seluruh super admin secara default. Super admin dapat mengaksesnya dengan membuka konsol Admin dan kemudian klik menu Apps > Google Workspace > Settings for Google Chat > Manage spaces. Photo Credit: Google Workspace Updates Administrator harus sudah ditunjuk dalam peran “Manage chat and space conversation” sebelum bisa mengelola space. Untuk menentukan peran administrator, klik Menu > Account > Admin roles. Selanjutnya, pilih opsi Manage chat and space conversation, lalu klik View privileges atau View admins untuk memastikan penunjukan administrator sudah sesuai. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Menghapus space di domain Anda Cara menghapus space melalui konsol Admin sebenarnya tidak berbeda jauh dengan cara menghapus melalui Gmail. Berikut langkah-langkah yang perlu Anda ikuti: Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda hapus dan klik Delete space. Menghapus anggota space melalui konsol Admin Masuk ke konsol Google Admin Anda. Di konsol Admin, buka Menu > Apps > Google Workspace > Google Chat. Klik Manage spaces. Arahkan kursor ke space yang ingin Anda edit dan klik Manage members. Klik Remove. Masukkan Alamat email pengguna yang ingin Anda hapus dari space dan klik Remove. Ketersediaan tool Tool baru konsol Admin untuk Google Chat ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 30 Mei 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perilisan ini berlaku untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Tool tersedia untuk seluruh edisi Google Workspace. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya? Dengan hadirnya tool baru di konsol Admin untuk Google Chat ini, administrator dapat lebih leluasa dalam mengelola space. Kini administrator dapat menghapus space individual maupun anggota space individual langsung dari konsol Admin, tanpa perlu melalui Gmail lagi, Selain tool baru ini, Google terus melakukan peningkatan untuk konsol Admin agar pekerjaan administrator menjadi semakin ringan, sehingga alur kerja pun tidak terganggu. Selain untuk Chat, Google juga meluncurkan berbagai tool admin untuk aplikasi lain seperti Gmail dan bahkan Docs. Dengan begitu, penggunaan aplikasi dalam ekosistem Google Workspace pun semakin mudah. Untuk pemanfaatan yang makin optimal, jangan lupa berlangganan edisi Google Workspace sesuai kebutuhan Anda. Tersedia Workspace for Business untuk keperluan bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan, semuanya tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi mengenai penerapan solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Upgrade Pengaturan Space Google Chat Menjadi In-line Thread

Untuk menyederhanakan aliran percakapan, Google Chat mengubah pengaturan default space mereka menjadi in-line thread. Pengaturan in-line thread ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2022 lalu. Lalu, apa saja yang akan berubah dengan pengaturan baru ini? Upgrade pengaturan default space Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui upgrade ini, semua space yang dibuat mengikuti topik percakapan akan diatur menjadi in-line thread. Dengan begitu, aliran percakapan di space Google Chat diharapkan dapat menjadi lebih sederhana dan ramping. Sementara itu, thread space yang sudah ada akan terus berfungsi seperti biasa hingga proses upgrade selesai. Photo Credit: Google Workspace Updates Menjelang upgrade, administrator Workspace, mitra, dan reseller akan menerima email dengan informasi lebih lanjut mengenai apa saja yang akan berubah setelah peningkatan. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mengapa upgrade ini penting? Google Chat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan fitur baru. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang konsisten dan mengurangi kompleksitas, semua space Chat akan menggunakan in-line thread pada akhir Q1 2024. In-line thread memungkinkan pengguna untuk membalas pesan apa pun dan membuat diskusi yang terpisah dari percakapan utama. Pengguna juga dapat mengikuti utas tertentu, di mana mereka akan menerima pemberitahuan untuk balasan dan @-mention yang ada dalam di utas tersebut, membantu mengurangi kebingungan dan tetap dalam topik. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur bermanfaat lainnya yang akan datang seperti mengutip pesan, tautan pesan, dan banyak lagi. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Penting untuk diingat Pesan yang dikirim sebelum upgrade akan dipertahankan dan akan diatur secara kronologis, bukan berdasarkan topik. Juga akan ada pemisah berjudul “Begin New Topic” untuk ditunjukkan setiap kali topik baru dimulai. Dalam beberapa kasus, ketika pengguna telah menanggapi topik yang lebih lama, urutan kronologis baru diutamakan. Artinya, pesan mungkin tidak muncul di sebelah topik asli, tapi disesuaikan dengan penanda waktu mereka. Saat ini terjadi, respons baru akan mengutip pesan terakhir yang dibalas, seperti yang terlihat pada gambar kedua di bawah ini. Sebelum upgrade (Percakapan dikelompokkan berdasarkan topik) – Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah upgrade (Percakapan berubah menjadi thread in-line, pesan diatur secara kronologis) – Photo Credit: Google Workspace Updates Anda juga akan melihat pemisah antara pesan terakhir yang dikirim sebelum migrasi dan pesan yang menunjukkan bahwa ruang telah ditingkatkan ke ruang dengan balasan in-line. Ke depan, semua pesan baru akan menampilkan fungsionalitas thread in-line. Memulai upgrade Upgrade Google Chat ke thread in-line ini berjalan secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan tambahan, baik dari administrator maupun end-user. Photo Credit: Google Workspace Updates Upgrade ini berlaku untuk seluruh pengguna Google Workspace dan berjalan secara otomatis tanpa pengaturan tambahan apa pun. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Google Chat terus menghadirkan beragam fitur baru dan meningkatkan kapabilitas mereka untuk menghadirkan pengalaman chatting yang lebih praktis sekaligus seamless. Untuk menikmati beragam fitur dan kapabilitas andalan Chat, jangan lupa berlangganan Google Workspace. Workspace merupakan rangkaian produktivitas dari Google dengan beragam edisi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari edisi Business untuk keperluan bisnis hingga edisi Education untuk institusi pendidikan. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace untuk Indonesia. Informasi lengkap mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Temukan E-mail Lebih Cepat dengan Top Results Gmail

Untuk meningkatkan pengalaman dalam melakukan pencarian di Gmail versi mobile, Google meluncurkan sebuah fitur baru yang akan membantu Anda menemukan hasil secara tepat, hanya dengan sedikit usaha. Seperti apa cara kerja fitur terbaru Gmail ini? Fitur top results Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Saat melakukan pencarian di Gmail, model machine learning akan menggunakan istilah penelusuran, email terbaru dan faktor relevan lainnya untuk menampilkan hasil yang paling cocok dengan kueri penelusuran Anda. Hasil ini sekarang akan muncul di bagian atas daftar di bagian khusus, diikuti oleh semua hasil yang diurutkan berdasarkan keterkinian (recency). Dengan kata lain, fitur ini akan menampilkan informasi yang paling relevan terlebih dahulu, sehingga memungkinkan Anda menemukan email tertentu dengan mudah dan cepat. Baca juga: Client-Side Encryption Untuk Gmail Kini Telah Hadir Dalam Versi Beta Mulai menggunakan fitur Fitur top results dari Gmail ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator. Anda bisa menggunakannya langsung di aplikasi Gmail. Untuk mulai menggunakan, ketik kata kunci pencarian di bilah pencarian Gmail. Top results secara otomatis akan menampilkan email yang relevan sebagai hasil pencarian teratas. Tips agar pencarian Anda akurat Anda dapat menemukan email di kotak masuk dengan search terms yang detail. Untuk membantu Anda menelusuri lebih cepat, Gmail menyarankan search terms saat memasukkan kata kunci pencarian. Istilah penelusuran ini didasarkan pada informasi dari akun Gmail Anda, seperti pesan, kontak, label, atau penelusuran sebelumnya. Photo Credit: Gmail Help Di perangkat mobile Anda, buka aplikasi Gmail. Di bagian atas, di kotak pencarian, tekan opsi Search mail. Ketik kriteria pencarian. Tekan ikon pencarian  . Hasil pencarian akan menampilkan seluruh email terkait, kecuali email dalam folder Spam dan Trash. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Saat Anda menelusuri alamat email seseorang, hasilnya juga akan menampilkan email yang menyertakan aliasnya. Untuk membatasi pencarian hanya pada email asli, kata pencarian harus diapit dengan tanda kutip ganda. Contoh: “from:john.doe@gmail.com”. Saat Anda menelusuri ‘from: email”, hasilnya juga akan menampilkan file Drive yang dibagikan oleh alamat email tersebut. Agar hasil pencarian makin spesifik Anda dapat memanfaatkan filter . Berikut adalah filter pencarian yang tersedia beserta fungsinya. Anda juga dapat menggabungkan beberapa filter untuk mempersempit pencarian. Label Menelusuri apa pun yang tersimpan di dalam label tertentu. From Menelusuri apa pun yang dikirim dari alamat email tertentu. To  Menelusuri apa pun yang Anda kirimkan ke alamat email tertentu. Attachment Menelusuri apa pun yang menyertakan lampiran atau memiliki jenis lampiran tertentu seperti Docs, Sheets, atau PDF. Date Menelusuri apa pun yang dikirim dari rentang tanggal tertentu atau tanggal tertentu. Is unread Menelusuri apa pun yang ditandai dengan label unread atau belum dibaca. Exclude calendar updates Menelusuri apa pun yang bukan merupakan update dari Google Calendar. Ketersediaan fitur Fitur top results Gmail ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 2 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Dengan memanfaatkan fitur baru dari Gmail ini, penelusuran email akan makin cepat dan akurat, sehingga alur kerja Anda pun makin efisien. Agar makin optimal, dukung lingkungan kerja Anda dengan rangkaian produktivitas Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi implementasi lengkap sesuai kebutuhan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai Google Workspace, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Sederhanakan dan Perkuat Proses Sign-in dengan Passkey untuk Pengguna

Google Workspace kini mengaktifkan penggunaan passkey sebagai alternatif sandi yang lebih sederhana, namun tetap aman untuk masuk ke Google Account. Selain itu, administrator Workspace sekarang juga dapat mengizinkan pengguna menggunakan passkey untuk melewati kata sandi saat masuk ke aplikasi Workspace. Fitur baru ini memberikan pilihan bagi pengguna untuk tidak memasukkan kata sandi dan masuk dengan biometrik (sidik jari atau pengenalan wajah) atau mekanisme pengunci layar di ponsel, laptop, atau desktop lainnya. Untuk saat ini, passkey Workspace tersedia dalam format open beta, yang berarti administrator bisa menggunakannya tanpa mendaftar dalam program beta apa pun. Passkey Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Passkey telah dirancang dengan mempertimbangkan privasi masing-masing pengguna. Saat pengguna sign-in dengan passkey ke aplikasi Workspace mereka, seperti Gmail atau Google Drive, sistem secara otomatis akan mengonfirmasi bahwa pengguna memiliki akses ke perangkatnya. Selanjutnya, pengguna dapat membuka kunci dengan sidik jari, pengenalan wajah, atau mekanisme pengunci layar lainnya. Data biometrik pengguna tidak akan dikirim ke server Google atau situs web dan aplikasi lain yang dapat membahayakan keamanan pengguna. Passkey merupakan metode sign-in baru tanpa kata sandi yang dapat menawarkan pengalaman autentikasi yang lebih nyaman dan aman di seluruh situs web maupun aplikasi. Passkey dirancang mengikuti standar industri dan telah tersedia di berbagai browser dan sistem operasi populer yang digunakan banyak orang setiap harinya, seperti Android, ChromeOS, iOS, macOS, dan Windows. Data awal Google (bulan Maret-April 2023) menunjukkan bahwa passkey 2x lebih cepat dan 4x lebih sedikit rawan kesalahan dibanding dengan password biasa. Baca juga: Melindungi Keamanan Siswa dengan Kesadaran Terhadap Keamanan Siber Passkey didasarkan pada protokol kriptografi kunci publik (public key cryptographic protocols) yang mendukung keamanan fisik, seperti Titan Security Key. Oleh karena itu, passkey dapat tahan terhadap phishing dan serangan online lainnya. Faktanya, penelitian Google telah menunjukkan bahwa passkey memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap bot otomatis, serangan phishing massal, dan serangan tertarget, dibandingkan dengan SMS, one-time password, dan bentuk lain dari two-factor authentication (2FA) tradisional. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai teknis passkey, Anda bisa mengunjungi halaman berikut. Baca juga: Menimbang Kembali Open Source dan Keamanan Multicloud Mulai menggunakan passkey Administrator dapat mengizinkan pengguna di lingkungan kerja mereka untuk melewati kata sandi saat sign-in untuk masuk menggunakan passkey. Secara default, setelan ini nonaktif. Itu artinya, pengguna tidak dapat melewatkan sandi saat sign-in, tapi masih dapat membuat dan menggunakan passkey sebagai metode 2-Step Verification (2SV). Untuk mengaktifkan passkey, administrator cukup masuk ke konsol Admin dan kemudian masuk ke menu Security dan pilih opsi Passwordless. Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi end-user, setelah admin mengaktifkan passkey, silakan kunjungi g.co/passkeys untuk mulai sign-in tanpa menggunakan sandi atau metode 2 SV. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan passkey Passkey Workspace telah tersedia dalam format open beta dan dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 5 Juni 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan Cloud Identity. Baca juga: Melindungi Jaringan Cloud Anda di Masa Mendatang Dengan Keamanan Data Otonom Passkey merupakan metode sign-in baru tanpa kata sandi yang dapat menawarkan pengalaman autentikasi yang lebih nyaman dan aman di seluruh situs web maupun aplikasi. Dengan passkey, Anda dapat sign-in lebih cepat, tanpa perlu mengorbankan keamanan. Selain passkey, Google Workspace telah melengkapi ekosistem kerja mereka dengan keamanan tingkat tinggi, melindungi Anda dari berbagai ancaman keamanan siber. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Business dan Workspace for Education yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat

Sering merasa sulit menemukan percakapan di Google Chat? Anda punya banyak percakapan yang menumpuk? Meski kedengarannya sepele, problem seperti ini juga bisa menghambat alur kerja Anda, terutama jika sudah dibiarkan terlalu lama. Sebagai solusi, Google baru saja meluncurkan fitur tambahan di Chat yang akan memudahkan Anda mencari percakapan. Bagaimana cara kerjanya? Fitur rapikan percakapan di Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur terbaru Google Chat yang diperkenalkan dengan nama resmi “chat declutter” ini meningkatkan pengalaman chatting dengan menemukan dan mengakses percakapan Chat Anda yang paling relevan secara cepat. Chat declutter secara otomatis akan menyembunyikan pesan langsung (direct message) dan space Chat yang tidak aktif selama 7 hari terakhir. Fitur ini hanya aktif jika akun Anda memiliki lebih dari 10 percakapan dan tidak akan memengaruhi percakapan yang disematkan. Untuk menampilkan kembali percakapan atau space yang disembunyikan oleh chat declutter, Anda cukup mengeklik tombol More yang ada di bagian bawah daftar percakapan. Ini akan menampilkan seluruh percakapan dan space yang sebelumnya disembunyikan sistem. Untuk menyembunyikan kembali, klik Less. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mulai menggunakan chat declutter Untuk mulai menggunakan chat declutter ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Anda bisa langsung menggunakannya setelah fitur dirilis. Perilisan dilakukan secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal, mulai tanggal 2 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Percakapan makin mudah diikuti dengan kutipan Photo Credit: Google Workspace Updates Selain chat declutter, sebelumnya Google Chat juga telah meluncurkan kapabilitas quoting message atau mengutip pesan. Dengan begitu, Anda dapat mengutip pesan Chat yang dikirim sebelumnya untuk memberikan konteks pada respons yang Anda berikan. Katakanlah Anda ingin menjawab sebuah pertanyaan di space Google Chat, namun peserta lain sudah membahas topik lain. Agar peserta lain bisa segera menangkap pesan Anda, gunakan fitur ini dan kutip bubble pesan yang berisi pertanyaan sebagai rujukan. Sama seperti chat declutter, fitur quoting message ini pun tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya di ruang percakapan setelah fitur dirilis. Ketersediaan fitur chat declutter Fitur chat declutter ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 2 Juni 2023, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Chat declutter tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace edisi apa pun dan juga bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Pengaturan Ruang di Google Chat Menjadi In-Line Thread, Bagaimana Cara Kerjanya? Dengan hadirnya fitur chat declutter ini, percakapan dan space Anda di Google Chat pun akan terlihat lebih rapi. Menemukan percakapan penting pun jadi lebih mudah dan cepat. Menariknya lagi, fitur ini bisa langsung digunakan setelah perilisan selesai, tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun lagi. Selain Chat, rangkaian produktivitas Google Workspace masih memiliki berbagai aplikasi yang dilengkapi dengan fitur dan kapabilitas yang didesain khusus untuk memudahkan pekerjaan Anda. Belum menggunakan Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk kebutuhan bisnis dengan proses implementasi menyeluruh. Untuk informasi lengkap, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas

Tahun 2023 ini Google merilis Smart Compose, sebuah kapabilitas yang didukung machine learning untuk memudahkan berbagai pekerjaan Anda dengan Workspace. Kapabilitas ini sudah lebih dulu diterapkan pada Gmail dan Google Docs, yang akan mempermudah Anda untuk menulis email dan dokumen berkualitas tinggi lebih cepat. Kini, Smart Compose hadir di Google Chat. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut. Mengenal apa itu Smart Compose Photo Credit: Google Workspace Updates Smart Compose yang dikembangkan dengan machine learning ini akan menyarankan frasa kontekstual yang relevan saat Anda mengetik pesan. Ini akan menghemat waktu Anda dengan mengurangi penulisan berulang dan juga mengurangi kesalahan ejaan serta tata bahasa. Setelah sebelumnya dirilis untuk Gmail dan Docs, kini Smart Compose tersedia di Chat versi web. Dikombinasikan bersama Smart Reply, sebuah tool yang akan menyarankan balasan singkat untuk tiap pesan, kapabilitas ini akan membantu Anda berkomunikasi dengan rekan kerja lebih cepat, sehingga alur kerja pun dapat berjalan secara efisien. Smart Compose di Chat Banyak pelanggan Google Workspace yang mengandalkan Chat untuk kebutuhan komunikasi langsung mereka. Dengan berbagai fitur dan kapabilitas di dalamnya, Chat dapat membantu Anda tetap menyeimbangkan prioritas kerja dengan mudah tanpa kehilangan konektivitas dengan rekan kerja. Ditambah dengan Smart Compose, Anda bisa menulis pesan balasan lebih cepat dan lebih mudah, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. Untuk Google Chat, kapabilitas Smart Compose telah dilengkapi dengan dukungan bahasa Inggris, Spanyol, Portugis, Prancis, dan juga Italia. Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Mulai menggunakan Smart Compose Photo Credit: pvproduction (Freepik) Kapabilitas Smart Compose di Google Chat tidak membutuhkan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Smart Compose Chat akan menyesuaikan pengaturan dan preferensi pribadi end-user yang menggunakannya. Namun untuk penggunaan Workspace skala besar, administrator dapat menetapkan pengaturan default seragam yang berlaku di seluruh lingkungan kerja. Setelah peluncuran, Smart Compose akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan dengan menghapus tanda centang pada opsi “Enable predictive suggestions as you compose a message on web and desktop” di bawah menu Smart Compose dalam pengaturan Chat. Saat kapabilitas ini aktif, maka Anda akan menemukan icon “tab” di sebelah kata yang sedang diketikkan. Ketika Anda melihat saran kalimat atau frasa yang cocok, tekan tombol tab pada keyboard untuk menggunakan saran tersebut. Detail lebih lanjut mengenai Smart Compose bisa Anda baca dalam dokumentasi berikut. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Ketersediaan kapabilitas Photo Credit: yanalya (Freepik) Smart Compose untuk Google Chat dirilis dalam format extended rollout untuk domain rilis cepat mulai tanggal 5 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 26 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu paling lambat 15 hari untuk visibilitas fitur). Kapabilitas Smart Compose ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya? Setelah berhasil diterapkan dengan mulus di Gmail dan Google Docs, kapabilitas Smart Compose kini hadir di aplikasi perpesanan Chat. Dengan memanfaatkan kapabilitas ini, Anda dapat membalas pesan lebih cepat sehingga alur kerja pun akan makin efisien. Untuk mengoptimalkan Smart Compose dan berbagai fitur lain dari Chat, jangan lupa berlangganan Google Workspace dengan pilihan edisi sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Scroll to Top