EIKON Technology

Google Workspace

Google Workspace

Upgrade Pengaturan Space Google Chat Menjadi In-line Thread

Untuk menyederhanakan aliran percakapan, Google Chat mengubah pengaturan default space mereka menjadi in-line thread. Pengaturan in-line thread ini sebenarnya sudah diperkenalkan sejak tahun 2022 lalu. Lalu, apa saja yang akan berubah dengan pengaturan baru ini? Upgrade pengaturan default space Photo Credit: Google Workspace Updates Melalui upgrade ini, semua space yang dibuat mengikuti topik percakapan akan diatur menjadi in-line thread. Dengan begitu, aliran percakapan di space Google Chat diharapkan dapat menjadi lebih sederhana dan ramping. Sementara itu, thread space yang sudah ada akan terus berfungsi seperti biasa hingga proses upgrade selesai. Photo Credit: Google Workspace Updates Menjelang upgrade, administrator Workspace, mitra, dan reseller akan menerima email dengan informasi lebih lanjut mengenai apa saja yang akan berubah setelah peningkatan. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mengapa upgrade ini penting? Google Chat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengguna dengan fitur baru. Untuk memberikan pengalaman pengguna yang konsisten dan mengurangi kompleksitas, semua space Chat akan menggunakan in-line thread pada akhir Q1 2024. In-line thread memungkinkan pengguna untuk membalas pesan apa pun dan membuat diskusi yang terpisah dari percakapan utama. Pengguna juga dapat mengikuti utas tertentu, di mana mereka akan menerima pemberitahuan untuk balasan dan @-mention yang ada dalam di utas tersebut, membantu mengurangi kebingungan dan tetap dalam topik. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan fitur bermanfaat lainnya yang akan datang seperti mengutip pesan, tautan pesan, dan banyak lagi. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Penting untuk diingat Pesan yang dikirim sebelum upgrade akan dipertahankan dan akan diatur secara kronologis, bukan berdasarkan topik. Juga akan ada pemisah berjudul “Begin New Topic” untuk ditunjukkan setiap kali topik baru dimulai. Dalam beberapa kasus, ketika pengguna telah menanggapi topik yang lebih lama, urutan kronologis baru diutamakan. Artinya, pesan mungkin tidak muncul di sebelah topik asli, tapi disesuaikan dengan penanda waktu mereka. Saat ini terjadi, respons baru akan mengutip pesan terakhir yang dibalas, seperti yang terlihat pada gambar kedua di bawah ini. Sebelum upgrade (Percakapan dikelompokkan berdasarkan topik) – Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah upgrade (Percakapan berubah menjadi thread in-line, pesan diatur secara kronologis) – Photo Credit: Google Workspace Updates Anda juga akan melihat pemisah antara pesan terakhir yang dikirim sebelum migrasi dan pesan yang menunjukkan bahwa ruang telah ditingkatkan ke ruang dengan balasan in-line. Ke depan, semua pesan baru akan menampilkan fungsionalitas thread in-line. Memulai upgrade Upgrade Google Chat ke thread in-line ini berjalan secara otomatis tanpa memerlukan pengaturan tambahan, baik dari administrator maupun end-user. Photo Credit: Google Workspace Updates Upgrade ini berlaku untuk seluruh pengguna Google Workspace dan berjalan secara otomatis tanpa pengaturan tambahan apa pun. Baca juga: Kini, Buat Aplikasi untuk Google Chat Jadi Makin Mudah dengan AppSheet Google Chat terus menghadirkan beragam fitur baru dan meningkatkan kapabilitas mereka untuk menghadirkan pengalaman chatting yang lebih praktis sekaligus seamless. Untuk menikmati beragam fitur dan kapabilitas andalan Chat, jangan lupa berlangganan Google Workspace. Workspace merupakan rangkaian produktivitas dari Google dengan beragam edisi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Mulai dari edisi Business untuk keperluan bisnis hingga edisi Education untuk institusi pendidikan. Semuanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, official reseller Google Workspace untuk Indonesia. Informasi lengkap mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Temukan E-mail Lebih Cepat dengan Top Results Gmail

Untuk meningkatkan pengalaman dalam melakukan pencarian di Gmail versi mobile, Google meluncurkan sebuah fitur baru yang akan membantu Anda menemukan hasil secara tepat, hanya dengan sedikit usaha. Seperti apa cara kerja fitur terbaru Gmail ini? Fitur top results Gmail Photo Credit: Google Workspace Updates Saat melakukan pencarian di Gmail, model machine learning akan menggunakan istilah penelusuran, email terbaru dan faktor relevan lainnya untuk menampilkan hasil yang paling cocok dengan kueri penelusuran Anda. Hasil ini sekarang akan muncul di bagian atas daftar di bagian khusus, diikuti oleh semua hasil yang diurutkan berdasarkan keterkinian (recency). Dengan kata lain, fitur ini akan menampilkan informasi yang paling relevan terlebih dahulu, sehingga memungkinkan Anda menemukan email tertentu dengan mudah dan cepat. Baca juga: Client-Side Encryption Untuk Gmail Kini Telah Hadir Dalam Versi Beta Mulai menggunakan fitur Fitur top results dari Gmail ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari administrator. Anda bisa menggunakannya langsung di aplikasi Gmail. Untuk mulai menggunakan, ketik kata kunci pencarian di bilah pencarian Gmail. Top results secara otomatis akan menampilkan email yang relevan sebagai hasil pencarian teratas. Tips agar pencarian Anda akurat Anda dapat menemukan email di kotak masuk dengan search terms yang detail. Untuk membantu Anda menelusuri lebih cepat, Gmail menyarankan search terms saat memasukkan kata kunci pencarian. Istilah penelusuran ini didasarkan pada informasi dari akun Gmail Anda, seperti pesan, kontak, label, atau penelusuran sebelumnya. Photo Credit: Gmail Help Di perangkat mobile Anda, buka aplikasi Gmail. Di bagian atas, di kotak pencarian, tekan opsi Search mail. Ketik kriteria pencarian. Tekan ikon pencarian  . Hasil pencarian akan menampilkan seluruh email terkait, kecuali email dalam folder Spam dan Trash. Baca juga: Client-Side Encryption untuk Gmail Kini Tersedia bagi Umum, Ini Kegunaannya Saat Anda menelusuri alamat email seseorang, hasilnya juga akan menampilkan email yang menyertakan aliasnya. Untuk membatasi pencarian hanya pada email asli, kata pencarian harus diapit dengan tanda kutip ganda. Contoh: “from:john.doe@gmail.com”. Saat Anda menelusuri ‘from: email”, hasilnya juga akan menampilkan file Drive yang dibagikan oleh alamat email tersebut. Agar hasil pencarian makin spesifik Anda dapat memanfaatkan filter . Berikut adalah filter pencarian yang tersedia beserta fungsinya. Anda juga dapat menggabungkan beberapa filter untuk mempersempit pencarian. Label Menelusuri apa pun yang tersimpan di dalam label tertentu. From Menelusuri apa pun yang dikirim dari alamat email tertentu. To  Menelusuri apa pun yang Anda kirimkan ke alamat email tertentu. Attachment Menelusuri apa pun yang menyertakan lampiran atau memiliki jenis lampiran tertentu seperti Docs, Sheets, atau PDF. Date Menelusuri apa pun yang dikirim dari rentang tanggal tertentu atau tanggal tertentu. Is unread Menelusuri apa pun yang ditandai dengan label unread atau belum dibaca. Exclude calendar updates Menelusuri apa pun yang bukan merupakan update dari Google Calendar. Ketersediaan fitur Fitur top results Gmail ini dirilis dalam format extended rollout mulai tanggal 2 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Dengan memanfaatkan fitur baru dari Gmail ini, penelusuran email akan makin cepat dan akurat, sehingga alur kerja Anda pun makin efisien. Agar makin optimal, dukung lingkungan kerja Anda dengan rangkaian produktivitas Google Workspace yang tersedia di EIKON Technology. Kami menyediakan solusi implementasi lengkap sesuai kebutuhan Anda. Informasi lebih lanjut mengenai Google Workspace, silakan hubungi kami di sini.

Google Workspace

Sederhanakan dan Perkuat Proses Sign-in dengan Passkey untuk Pengguna

Google Workspace kini mengaktifkan penggunaan passkey sebagai alternatif sandi yang lebih sederhana, namun tetap aman untuk masuk ke Google Account. Selain itu, administrator Workspace sekarang juga dapat mengizinkan pengguna menggunakan passkey untuk melewati kata sandi saat masuk ke aplikasi Workspace. Fitur baru ini memberikan pilihan bagi pengguna untuk tidak memasukkan kata sandi dan masuk dengan biometrik (sidik jari atau pengenalan wajah) atau mekanisme pengunci layar di ponsel, laptop, atau desktop lainnya. Untuk saat ini, passkey Workspace tersedia dalam format open beta, yang berarti administrator bisa menggunakannya tanpa mendaftar dalam program beta apa pun. Passkey Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Passkey telah dirancang dengan mempertimbangkan privasi masing-masing pengguna. Saat pengguna sign-in dengan passkey ke aplikasi Workspace mereka, seperti Gmail atau Google Drive, sistem secara otomatis akan mengonfirmasi bahwa pengguna memiliki akses ke perangkatnya. Selanjutnya, pengguna dapat membuka kunci dengan sidik jari, pengenalan wajah, atau mekanisme pengunci layar lainnya. Data biometrik pengguna tidak akan dikirim ke server Google atau situs web dan aplikasi lain yang dapat membahayakan keamanan pengguna. Passkey merupakan metode sign-in baru tanpa kata sandi yang dapat menawarkan pengalaman autentikasi yang lebih nyaman dan aman di seluruh situs web maupun aplikasi. Passkey dirancang mengikuti standar industri dan telah tersedia di berbagai browser dan sistem operasi populer yang digunakan banyak orang setiap harinya, seperti Android, ChromeOS, iOS, macOS, dan Windows. Data awal Google (bulan Maret-April 2023) menunjukkan bahwa passkey 2x lebih cepat dan 4x lebih sedikit rawan kesalahan dibanding dengan password biasa. Baca juga: Melindungi Keamanan Siswa dengan Kesadaran Terhadap Keamanan Siber Passkey didasarkan pada protokol kriptografi kunci publik (public key cryptographic protocols) yang mendukung keamanan fisik, seperti Titan Security Key. Oleh karena itu, passkey dapat tahan terhadap phishing dan serangan online lainnya. Faktanya, penelitian Google telah menunjukkan bahwa passkey memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap bot otomatis, serangan phishing massal, dan serangan tertarget, dibandingkan dengan SMS, one-time password, dan bentuk lain dari two-factor authentication (2FA) tradisional. Untuk mempelajari lebih lanjut mengenai teknis passkey, Anda bisa mengunjungi halaman berikut. Baca juga: Menimbang Kembali Open Source dan Keamanan Multicloud Mulai menggunakan passkey Administrator dapat mengizinkan pengguna di lingkungan kerja mereka untuk melewati kata sandi saat sign-in untuk masuk menggunakan passkey. Secara default, setelan ini nonaktif. Itu artinya, pengguna tidak dapat melewatkan sandi saat sign-in, tapi masih dapat membuat dan menggunakan passkey sebagai metode 2-Step Verification (2SV). Untuk mengaktifkan passkey, administrator cukup masuk ke konsol Admin dan kemudian masuk ke menu Security dan pilih opsi Passwordless. Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi end-user, setelah admin mengaktifkan passkey, silakan kunjungi g.co/passkeys untuk mulai sign-in tanpa menggunakan sandi atau metode 2 SV. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan passkey Passkey Workspace telah tersedia dalam format open beta dan dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 5 Juni 2023 (kemungkinan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan Cloud Identity. Baca juga: Melindungi Jaringan Cloud Anda di Masa Mendatang Dengan Keamanan Data Otonom Passkey merupakan metode sign-in baru tanpa kata sandi yang dapat menawarkan pengalaman autentikasi yang lebih nyaman dan aman di seluruh situs web maupun aplikasi. Dengan passkey, Anda dapat sign-in lebih cepat, tanpa perlu mengorbankan keamanan. Selain passkey, Google Workspace telah melengkapi ekosistem kerja mereka dengan keamanan tingkat tinggi, melindungi Anda dari berbagai ancaman keamanan siber. Belum berlangganan Workspace? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Workspace for Business dan Workspace for Education yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Mudah Rapikan Percakapan di Google Chat

Sering merasa sulit menemukan percakapan di Google Chat? Anda punya banyak percakapan yang menumpuk? Meski kedengarannya sepele, problem seperti ini juga bisa menghambat alur kerja Anda, terutama jika sudah dibiarkan terlalu lama. Sebagai solusi, Google baru saja meluncurkan fitur tambahan di Chat yang akan memudahkan Anda mencari percakapan. Bagaimana cara kerjanya? Fitur rapikan percakapan di Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur terbaru Google Chat yang diperkenalkan dengan nama resmi “chat declutter” ini meningkatkan pengalaman chatting dengan menemukan dan mengakses percakapan Chat Anda yang paling relevan secara cepat. Chat declutter secara otomatis akan menyembunyikan pesan langsung (direct message) dan space Chat yang tidak aktif selama 7 hari terakhir. Fitur ini hanya aktif jika akun Anda memiliki lebih dari 10 percakapan dan tidak akan memengaruhi percakapan yang disematkan. Untuk menampilkan kembali percakapan atau space yang disembunyikan oleh chat declutter, Anda cukup mengeklik tombol More yang ada di bagian bawah daftar percakapan. Ini akan menampilkan seluruh percakapan dan space yang sebelumnya disembunyikan sistem. Untuk menyembunyikan kembali, klik Less. Baca juga: Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas Mulai menggunakan chat declutter Untuk mulai menggunakan chat declutter ini tidak diperlukan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Anda bisa langsung menggunakannya setelah fitur dirilis. Perilisan dilakukan secara bertahap, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal, mulai tanggal 2 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Percakapan makin mudah diikuti dengan kutipan Photo Credit: Google Workspace Updates Selain chat declutter, sebelumnya Google Chat juga telah meluncurkan kapabilitas quoting message atau mengutip pesan. Dengan begitu, Anda dapat mengutip pesan Chat yang dikirim sebelumnya untuk memberikan konteks pada respons yang Anda berikan. Katakanlah Anda ingin menjawab sebuah pertanyaan di space Google Chat, namun peserta lain sudah membahas topik lain. Agar peserta lain bisa segera menangkap pesan Anda, gunakan fitur ini dan kutip bubble pesan yang berisi pertanyaan sebagai rujukan. Sama seperti chat declutter, fitur quoting message ini pun tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya di ruang percakapan setelah fitur dirilis. Ketersediaan fitur chat declutter Fitur chat declutter ini dirilis secara bertahap mulai dari tanggal 2 Juni 2023, baik itu untuk domain rilis cepat, maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Chat declutter tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace edisi apa pun dan juga bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Pengaturan Ruang di Google Chat Menjadi In-Line Thread, Bagaimana Cara Kerjanya? Dengan hadirnya fitur chat declutter ini, percakapan dan space Anda di Google Chat pun akan terlihat lebih rapi. Menemukan percakapan penting pun jadi lebih mudah dan cepat. Menariknya lagi, fitur ini bisa langsung digunakan setelah perilisan selesai, tanpa perlu pengaturan tambahan apa pun lagi. Selain Chat, rangkaian produktivitas Google Workspace masih memiliki berbagai aplikasi yang dilengkapi dengan fitur dan kapabilitas yang didesain khusus untuk memudahkan pekerjaan Anda. Belum menggunakan Workspace di lingkungan kerja Anda? EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk kebutuhan bisnis dengan proses implementasi menyeluruh. Untuk informasi lengkap, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Smart Compose, Balas Pesan Google Chat Kini Jadi Makin Ringkas

Tahun 2023 ini Google merilis Smart Compose, sebuah kapabilitas yang didukung machine learning untuk memudahkan berbagai pekerjaan Anda dengan Workspace. Kapabilitas ini sudah lebih dulu diterapkan pada Gmail dan Google Docs, yang akan mempermudah Anda untuk menulis email dan dokumen berkualitas tinggi lebih cepat. Kini, Smart Compose hadir di Google Chat. Bagaimana cara kerjanya? Mari simak ulasannya berikut. Mengenal apa itu Smart Compose Photo Credit: Google Workspace Updates Smart Compose yang dikembangkan dengan machine learning ini akan menyarankan frasa kontekstual yang relevan saat Anda mengetik pesan. Ini akan menghemat waktu Anda dengan mengurangi penulisan berulang dan juga mengurangi kesalahan ejaan serta tata bahasa. Setelah sebelumnya dirilis untuk Gmail dan Docs, kini Smart Compose tersedia di Chat versi web. Dikombinasikan bersama Smart Reply, sebuah tool yang akan menyarankan balasan singkat untuk tiap pesan, kapabilitas ini akan membantu Anda berkomunikasi dengan rekan kerja lebih cepat, sehingga alur kerja pun dapat berjalan secara efisien. Smart Compose di Chat Banyak pelanggan Google Workspace yang mengandalkan Chat untuk kebutuhan komunikasi langsung mereka. Dengan berbagai fitur dan kapabilitas di dalamnya, Chat dapat membantu Anda tetap menyeimbangkan prioritas kerja dengan mudah tanpa kehilangan konektivitas dengan rekan kerja. Ditambah dengan Smart Compose, Anda bisa menulis pesan balasan lebih cepat dan lebih mudah, sehingga dapat menghemat waktu dan tenaga. Untuk Google Chat, kapabilitas Smart Compose telah dilengkapi dengan dukungan bahasa Inggris, Spanyol, Portugis, Prancis, dan juga Italia. Baca juga: Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3 Mulai menggunakan Smart Compose Photo Credit: pvproduction (Freepik) Kapabilitas Smart Compose di Google Chat tidak membutuhkan pengaturan tambahan apa pun dari administrator. Smart Compose Chat akan menyesuaikan pengaturan dan preferensi pribadi end-user yang menggunakannya. Namun untuk penggunaan Workspace skala besar, administrator dapat menetapkan pengaturan default seragam yang berlaku di seluruh lingkungan kerja. Setelah peluncuran, Smart Compose akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan dengan menghapus tanda centang pada opsi “Enable predictive suggestions as you compose a message on web and desktop” di bawah menu Smart Compose dalam pengaturan Chat. Saat kapabilitas ini aktif, maka Anda akan menemukan icon “tab” di sebelah kata yang sedang diketikkan. Ketika Anda melihat saran kalimat atau frasa yang cocok, tekan tombol tab pada keyboard untuk menggunakan saran tersebut. Detail lebih lanjut mengenai Smart Compose bisa Anda baca dalam dokumentasi berikut. Baca juga: Google Chat Luncurkan Konfigurasi Announcement-Only untuk Space Manager, Apa Fungsinya? Ketersediaan kapabilitas Photo Credit: yanalya (Freepik) Smart Compose untuk Google Chat dirilis dalam format extended rollout untuk domain rilis cepat mulai tanggal 5 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Kemudian untuk domain rilis terjadwal, dimulai pada tanggal 26 Juni 2023 (kemungkinan akan memakan waktu paling lambat 15 hari untuk visibilitas fitur). Kapabilitas Smart Compose ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Kini Admin Dapat Menginstal Google Chat untuk Direct Message Workspace, Bagaimana Caranya? Setelah berhasil diterapkan dengan mulus di Gmail dan Google Docs, kapabilitas Smart Compose kini hadir di aplikasi perpesanan Chat. Dengan memanfaatkan kapabilitas ini, Anda dapat membalas pesan lebih cepat sehingga alur kerja pun akan makin efisien. Untuk mengoptimalkan Smart Compose dan berbagai fitur lain dari Chat, jangan lupa berlangganan Google Workspace dengan pilihan edisi sesuai kebutuhan Anda. EIKON Technology menyediakan Workspace for Business untuk bisnis dan Workspace for Education untuk institusi pendidikan. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi Workspace, silakan hubungi kami di sini!

Gmail, Google Workspace

Peningkatan User Interface Tool Email Log Search di Google Workspace

Untuk meningkatkan aksesibilitas rangkaian produktivitas Workspace, Google baru saja meluncurkan pembaruan antarmuka (interface) Email Log Search atau ELS. Pembaruan ini hadir untuk membantu administrator dalam menemukan informasi lebih cepat. Untuk detail selengkapnya mengenai pembaruan ini, mari simak ulasan berikut. Peningkatan user interface tool Email Log Search Google Workspace Photo Credit: Google Workspace Updates Google Workspace baru saja memperbarui tampilan antarmuka (user interface) untuk tool Email Log Search atau ELS mereka. Pembaruan ini hadir untuk membantu administrator dalam menemukan informasi yang relevan dengan lebih cepat, baik saat kueri mereka sederhana maupun dinamis, Setelah pembaruan, admin dapat menggunakan tab Predefined search untuk penelusuran dasar, seperti: Semua pesan hari ini, kemarin, atau 7 hari terakhir. Pesan yang dikirim atau diterima dalam domain Anda sejak kemarin. Administrator kini juga dapat mengakses tab Custom search saat ingin memperluas parameter pencarian. Ini akan memungkinkan Anda memasukkan informasi tambahan, seperti ID pesan atau IP pengirim ke bidang yang telah ditentukan sebelumnya untuk pencarian yang lebih cepat. Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru ini memungkinkan administrator segera menemukan dan menyelesaikan masalah pesan email yang hilang, melihat status pesan setelah terkirim, dan banyak lagi. Dengan kata lain, pembaruan ini membantu administrator tetap mengikuti aliran email di domain mereka, terlepas dari jumlah akun yang mereka kelola di Workspace. Baca juga: Notifikasi Email dari Google Workspace Kini Tersedia di Alert Center Mulai memanfaatkan tool ELS membantu Anda menemukan email yang hilang dan memecahkan masalah mengapa email tidak terkirim. Anda juga dapat memeriksa status email setelah dikirim, termasuk informasi tentang label pesan, lokasi pesan, apakah pesan ditandai sebagai spam, dan apakah pesan dihapus setelah dikirim. ELS memungkinkan Anda mencari pesan dengan berbagai jenis kriteria: Berdasarkan pengirim atau penerima di lingkungan kerja Anda. Berdasarkan alamat email, alamat IP, atau domain. Dalam rentang waktu yang telah ditentukan atau dalam rentang tanggal khusus yang ditentukan. Dikirim ke Google Groups atau ke milis lain yang masih ada dalam perusahaan Anda.  Menemukan email dengan pencarian standar ELS Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, buka Menu > Reporting > Email Log Search. Klik tab Predefined search. Nantinya, saat Anda menggunakan ELS kembali, tab ini akan menjadi setelan default. Pada tab Predefined search, pilih opsi: Opsi Penjelasan All messages from today Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda selama hari ini, mulai pukul 12.00 waktu setempat. All messages since yesterday Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda dalam 48 jam terakhir. Rentang waktu 48 jam dimulai pada hari sebelumnya, pukul 12.00 waktu setempat. All messages in the last 7 days Telusuri semua pesan yang dikirim ke atau dari semua pengguna di perusahaan Anda dalam 7 hari terakhir. Rentang waktu 7 hari dimulai 7 hari sebelum hari ini, pukul 12.00 waktu setempat. Messages sent from your domain since yesterday Telusuri semua pesan keluar yang dikirim dari domain Anda dalam 48 jam terakhir. Messages received from your domain since yesterday Telusuri semua pesan masuk yang dikirim ke penerima di domain Anda dalam 48 jam terakhir. Klik Search. Hasil penelusuran akan ditampilkan dalam rentang waktu 1 menit hingga 1 jam, menyesuaikan banyaknya pesan yang ditelusuri. Baca juga: Cara Mengatur Visibilitas Warning Banner Gmail Email Melalui Kontrol Admin Baru Ketersediaan Peningkatan kapabilitas ELS ini dirilis secara bertahap, mulai dari tanggal 7 Juni 2023, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk keseluruhan visibilitas). ELS tersedia untuk Workspace edisi Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, the Teaching & Learning Upgrade, Nonprofits, Frontline Starter, dan Frontline Standard. Baca juga: Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja Email Log Search atau ELS membantu administrator Workspace menemukan email yang hilang dan memecahkan masalah mengapa email tidak terkirim. Anda juga dapat memeriksa status email setelah dikirim, termasuk informasi tentang label pesan, lokasi pesan, apakah pesan ditandai sebagai spam, dan apakah pesan dihapus setelah dikirim. Untuk menikmati kapabilitas ini, Anda dapat berlangganan Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Di samping implementasi solusi, kami juga menyediakan layanan konsultasi untuk memastikan kesesuaian produk dengan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Meet, Google Workspace

Peningkatan Kapabilitas untuk Menerima atau Menolak Permintaan Bergabung di Google Meet

Untuk menerima peserta rapat baru di Google Meet, sistem akan menampilkan kotak dialog penerimaan. Sayangnya, hal ini terkadang dapat mengganggu akses ke fitur rapat lainnya. Belum lagi, jika jumlah peserta yang masuk banyak, maka tampilan kotak dialog pun akan lebih besar sehingga memakan lebih banyak ruang layar. Sebagai solusi, Meet menghadirkan pembaruan. Seperti apa? Pembaruan pengalaman penerimaan peserta Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelumnya, kotak dialog penerimaan peserta akan menghalangi akses menuju fitur rapat lain di Meet. Selain itu, karena kotak dialog memakan begitu banyak ruang layar, host akan cenderung cepat menerima permintaan bergabung, tanpa mengecek ulang peserta yang masuk atau bahkan langsung menutup jendela notifikasi.  Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk pengalaman yang lebih baik, Meet kini memindahkan kotak dialog permintaan bergabung ke people panel. Di sini, pengguna dapat meluangkan waktu untuk meninjau permintaan bergabung tanpa mengganggu pengalaman rapat secara keseluruhan dan tanpa memblokir fungsionalitas fitur rapat Meet lainnya. Baca juga: Update Terbaru untuk Google Meet di Perangkat Poly Studio Cara menambahkan peserta rapat Anda dapat menambahkan orang ke rapat video di Google Meet sebelum atau saat rapat berjalan. Selain itu, Anda juga dapat mengeluarkan peserta selama rapat. Menambahkan ke rapat yang sedang berlangsung Menambahkan orang ke rapat Di kanan bawah, klik People > Add people. Masukkan nama atau alamat email > Send email. Bagikan info untuk bergabung ke rapat Di kanan bawah, klik meeting details. Klik Copy joining info. Tempel detail rapat ke dalam email atau aplikasi lain > Send email. Menambahkan beberapa peserta sekaligus Anda dapat dapat menambahkan beberapa peserta sekaligus ke rapat Meet. Namun, hanya penyelenggara rapat yang dapat melihat atau menyetujui permintaan untuk bergabung dalam rapat. Penyelenggara rapat harus tetap berada di rapat untuk menyetujui permintaan. Saat muncul permintaan untuk bergabung ke rapat, klik Admit  atau Deny entry. Klik View all saat Anda memiliki beberapa peserta yang menunggu untuk bergabung dalam rapat. Pilih opsi: Di sebelah nama, klik Admit or Deny entry untuk menerima atau menolak peserta satu per satu. Klik Admit all atau Deny all untuk menerima atau menolak semua peserta sekaligus. Mengeluarkan peserta rapat Arahkan kursor ke kotak peserta yang ingin dikeluarkan. Klik More options > Remove from the call. Mengeluarkan peserta yang tidak terlihat dalam layar Di kanan bawah, klik Show everyone. Di sebelah peserta yang ingin dikeluarkan, klik More actions. Pilih Remove from the call. Di kotak dialog yang terbuka, pilih opsi berikut: Untuk mengeluarkan peserta, pilih Remove. Untuk mengeluarkan dan menandai peserta sebagai penyalahgunaan, pilih Fill out an abuse report. Untuk memastikan peserta tak lagi bergabung kembali ke rapat, pilih Block. Penting untuk diingat, jika Anda memblokir pengguna, mereka hanya diblokir dari rapat saat ini atau rapat serentak yang menggunakan dengan kode rapat yang sama. Mereka masih dapat bergabung dengan rapat lain yang Anda selenggarakan. Untuk mengizinkan pengguna yang terblokir bergabung kembali, mereka harus diundang kembali secara manual dari dalam rapat. Bagi pengguna Google Workspace, jika permohonan bergabung peserta ditolak dua kali, mereka tidak akan bisa mengajukan permintaan bergabung kembali. Penyelenggara rapat harus mengundang kembali peserta secara manual. Baca juga: Fitur Label External Google Meet, Apa Kegunaannya? Ketersediaan update Update Google Meet ini dirilis secara utuh, baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 7 Juni 2023 (1-3 hari untuk visibilitas fitur), sementara domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 15 Juni 2023 (1-3 hari untuk visibilitas fitur). Update terbaru Meet ini tersedia bagi seluruh pelanggan Google Workspace dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Peningkatan Fitur Aksesibilitas Perangkat Google Meet Hardware Dengan hadirnya update dari Google Meet ini, Anda dapat menambahkan peserta tanpa perlu mengurangi fungsionalitas dari fitur lainnya. Rapat virtual dengan Meet pun akan terasa makin mulus, meski dihadiri banyak peserta. Untuk mengoptimalkan berbagai fitur dan kapabilitas Google Meet, Anda dapat berlangganan rangkaian produktivitas Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai partner resmi Google, kami hanya menyediakan produk resmi bergaransi. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Peningkatan Tampilan Google Chat dengan Material Design 3

Tahun 2022 lalu, Google resmi luncurkan Material Design 3, sistem desain open-source terbaru mereka yang dapat Anda manfaatkan dalam mendesain dan membangun aplikasi. Pengembangan terbaru ini memperkenalkan teknologi dynamic color dan berbagai tools baru yang akan membuat aplikasi Anda semakin hidup. Tidak hanya untuk pengembangan aplikasi, Material Design 3 pun telah diterapkan pada tampilan aplikasi milik Google, seperti Gmail, Drive, Docs, Sheets, dan Slides. Pembaruan ini juga berlaku pada aplikasi Google Chat. Google Chat dengan Material Design 3 Photo Credit: Google Workspace Updates Pembaruan Google Chat ini didasarkan pada Material Design 3 dan mencakup pembaruan font, warna, tata letak (layouts), ukuran panel, dan lainnya. Secara khusus, Anda akan melihat perubahan pada bilah bagian atas aplikasi, navigasi kiri, tampilan pesan utama, pengaturan penulisan, tombol topik baru, dan panel utas dalam direct message dan space. Peningkatan tampilan Google Chat dengan Material Design 3 ini diharapkan dapat memudahkan Anda berkolaborasi dan menyelesaikan tugas lebih cepat dalam alur kerja sehari-hari. Mulai menggunakan Google Chat baru Photo Credit: Google Workspace Updates Untuk mulai menggunakan Google Chat dengan tampilan baru ini tidak dibutuhkan pengaturan tambahan apa pun. Tampilan Chat akan langsung berubah secara otomatis setelah tanggal update. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Space Manager Google Chat Ketersediaan Perilisan tampilan baru Google Chat dilakukan secara bertahap (gradual rollout), baik itu untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Sedangkan untuk tanggal perilisannya sendiri dimulai pada tanggal 13 April 2023 (kemungkinan akan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan). Tampilan baru ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk bagi Anda yang masih menggunakan rangkaian produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business (pendahulu Google Workspace). Bukan hanya itu, tampilan baru Chat juga tersedia bagi pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Pengaturan Ruang di Google Chat Menjadi In-Line Thread, Bagaimana Cara Kerjanya? Update lain dari Google Workspace Tidak hanya menghadirkan tampilan baru dengan Material Design 3, Workspace kini juga sudah ditunjang oleh smart canvas yang akan menyederhanakan alur kerja Anda. Photo Credit: Google Workspace Menariknya lagi, smart canvas ini sudah dapat ditemukan pada berbagai aplikasi Google Workspace. Salah satunya, aplikasi Docs. Di Docs, Anda bisa menemukan kapabilitas custom building blocks sebagai bagian dari smart canvas. Kapabilitas tersebut memungkinkan Anda untuk membuat komponen yang dapat digunakan kembali untuk tugas umum dan mengaksesnya kembali secara mudah lewat @-menu. Photo Credit: Google Workspace Misalnya, Anda dapat menyusun template permulaan proyek untuk melacak progres tugas, checklist untuk produk yang baru dirilis, atau bahkan kode yang sering digunakan di lingkungan kerja Anda. Custom building blocks ini sudah tersedia di Docs dan bisa langsung Anda gunakan. Photo Credit: Google Workspace Selain itu, Docs juga menghadirkan calendar invite template yang akan memudahkan Anda berkolaborasi dengan tim saat menyelenggarakan kegiatan. Kini Anda dapat menyusun draf undangan di Docs, cukup dengan mengeklik opsi “calendar draft” yang ada dalam menu building blocks. Kapabilitas ini pun sudah tersedia di Docs. Baca juga: Bard: Teknologi Chatbot AI Google, Bakal Saingi ChatGPT? Dengan hadirnya peningkatan tampilan Google Chat yang didukung oleh Material Design 3 ini, Anda bisa lebih mudah mengelola alur kerja. Peningkatan ini sudah tersedia bagi seluruh pengguna Google Workspace. Belum berlangganan Workspace? Tingkatkan produktivitas lingkungan kerja Anda dengan Workspace yang tersedia di EIKON Technology, partner resmi Google. Untuk informasi mengenai pemasangan, silakan klik di sini!

Google Workspace

Migrasi Reminders Calendar dan Assistant ke Google Tasks, Apa yang Harus Dilakukan

Google baru saja mengumumkan bahwa fitur Reminders di Calendar dan Assistant dimigrasikan ke Google Tasks untuk memudahkan pengelolaan tugas di seluruh ekosistem Workspace. Setelah migrasi ini pengguna dapat menyusun tugas langsung dari Calendar dan mengombinasikannya dengan kemampuan hands-free dari Assistant. Untuk detail selengkapnya mengenai migrasi ini, mari simak ulasan berikut. Migrasi Reminders ke Google Task Setelah migrasi ini, pengguna bisa membuat tugas langsung dari Calendar dan menggunakan kemampuan hands-free Assistant, serupa dengan cara mereka membuat Reminders sebelumnya. Selain itu, tidak seperti Reminders, mereka dapat membuat tugas dari aplikasi Google Workspace lain seperti Gmail, Docs, dan Chat, maupun langsung dari aplikasi Tasks. Jika tempat Anda bekerja mengaktifkan layanan Tasks, end-user bisa mulai melakukan migrasi sejak tanggal 12 April 2023. Sistem akan mengirimkan notifikasi migrasi kepada end-user. Sedangkan untuk pengguna dengan akun pribadi, notifikasi migrasi akan muncul pada tanggal 6 Maret 2023. Photo Credit: Google Workspace Updates Setelah migrasi selesai, Anda akan dapat melihat dan mengelola semua tugas di satu tempat, yakni Google Tasks. Anda kemudian dapat memanfaatkan fitur di Tasks seperti mengatur tugas dengan beberapa daftar dan menambahkan deskripsi untuk pengaturan tambahan. Tasks dapat diakses di aplikasi Google Workspace seperti Gmail, Calendar, Docs, dan Chat, sehingga Anda tak perlu lagi berpindah-pindah tab atau aplikasi. Jika menggunakan Assistant, Anda juga dapat mengakses Tasks langsung dari sana. Sedikit informasi tambahan, Reminders yang sudah dibuat di Keep tidak akan dimigrasikan ke Tasks. Reminders akan tetap tersedia di Keep, namun tidak akan ditampilkan lagi di Calendar setelah proses migrasi selesai. Baca juga: Kategorisasi Warna Baru di Calendar, Mudahkan Anda dalam Melacak Jadwal Memulai migrasi Photo Credit: biancoblue (Freepik) Reminders akan bermigrasi secara otomatis ke Google Tasks mulai dari tanggal 22 Mei 2023. Untuk membantu memastikan transisi ini, sebaiknya Anda mengikuti langkah-langkah berikut: Bagi administrator Verifikasi bahwa layanan Tasks telah aktif. Jika layanan Tasks nonaktif, semua data Reminders tidak akan bisa dimigrasikan ke Tasks. Data Reminders akan terhapus secara otomatis mulai 22 Juni 2023. Izinkan penggunaan Google Takeout, jika end-user ingin mengekspor data Reminders dari Calendar dan Assistant mereka. Jika end-user ingin menggunakan Assistant untuk mengelola tugas setelah migrasi, sesuaikan setelan pengguna Search dan Assistant terlebih dahulu. Bagi pengguna akun Google untuk kantor atau sekolah Anda akan melihat notifikasi di Assistant dan Calendar untuk memindahkan pengingat yang telah dibuat ke Tasks mulai 12 April 2023. Jika Anda menginginkan salinan data Reminders dan Takeout diaktifkan, ekspor data Reminders Anda sebelum 22 Juni 2023. Bagi pengguna Google dengan akun pribadi Anda akan melihat notifikasi di Assistant dan Calendar untuk memindahkan pengingat yang telah dibuat ke Tasks mulai 6 Maret 2023. Jika Anda belum bermigrasi, Reminders dari Calendar dan Assistant akan mulai bermigrasi secara otomatis mulai bulan Mei 2023. Baca juga: Enkripsi Client-Side untuk Google Calendar Kini Telah Tersedia, Apa Fungsinya? Ketersediaan Bagi pengguna Google Workspace Migrasi sukarela: Extended rollout mulai dari tanggal 12 April 2023 (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Migrasi otomatis: Extended rollout mulai dari tanggal 22 Mei 2023 (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Bagi pengguna dengan Google Account pribadi Extended rollout mulai dari tanggal 6 Maret 2023 (berpotensi lebih dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Migrasi Reminders Calendar dan Assistant ke Google Tasks ini berlaku kepada seluruh pengguna Google Workspace, G Suite Basic dan G Suite Business, serta pengguna dengan akun pribadi. Baca juga: Hemat Waktu dengan Opsi Lokasi Kerja yang Disarankan di Google Calendar Dengan migrasi ini, Anda dapat melihat dan mengelola semua tugas kerja di satu tempat, yaitu Google Tasks. Anda juga dapat memanfaatkan fitur di Tasks, seperti mengatur tugas dengan beberapa daftar dan menambahkan deskripsi untuk pengaturan tambahan. Produktivitas di lingkungan kerja Anda akan semakin meningkat dengan dukungan Google Workspace. Rangkaian produktivitas Google Workspace bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology yang juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Menetapkan Nilai Default Label File Google Drive

 Sebelumnya, administrator Workspace dapat membuat, memublikasikan, dan menggunakan label Google Drive untuk menerapkan klasifikasi tingkat file. Fitur ini membantu pengguna mengatur, menemukan, dan mematuhi kebijakan perusahaan yang berkaitan dengan item Drive. Per 12 April 2023, Google memperluas kemampuan klasifikasi otomatis label Drive untuk mendukung penyetelan nilai label default di samping kemampuan yang sudah ada saat ini untuk menerapkan label secara default. Dengan klasifikasi otomatis ini, admin dapat membuat aturan penambahan label saat file dibuat atau saat kepemilikan file ditransfer. Label default Google Drive Pembaruan ini dapat membantu perusahaan Anda memastikan label penting diterapkan ke file saat pembuatan file. Selain itu, administrator juga dapat menjadikan pemberian label sebagai syarat untuk menegakkan kebijakan tertentu, seperti Data Loss Prevention (Pencegahan Kebocoran Data). Dengan nilai default, konfigurasi label administrator akan lebih spesifik. Fitur ini juga memberikan lebih banyak fleksibilitas kontrol kebijakan saat menetapkan standar kebijakan default perusahaan sehingga administrator tidak perlu kesulitan dalam menetapkan dan mengubah kebijakan. Baca juga: Pembaruan Setelan Google Drive, Apa yang Berubah? Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Freepik Untuk mulai menerapkan label saat pemuatan file, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini: Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, masuk ke Menu > Security > Access and data control > Data classification. Jika Anda belum memiliki label apa pun di label manager, maka: Klik opsi Create labels. Buat label baru sesuai kebutuhan Anda. Apabila dibutuhkan, klik Turn on labels untuk mengaktifkan label di dalam label manager. Di bawah opsi Default classification, tepat di sebelah Drive and Docs, klik Manage. Untuk menerapkan pengaturan ini ke semua orang, centang organizational unit (OU) teratas. Namun jika Anda ingin menerapkan pengaturan pada beberapa orang saja, pilih OU turunan atau configuration group. Katakanlah administrator memilih configuration group “Keuangan”, maka pengaturan ini hanya akan berlaku pada file yang dibuat oleh divisi Keuangan perusahaan Anda. Penting untuk diingat, jika ada end-user yang merupakan anggota dari OU dan grup yang menerapkan kebijakan klasifikasi data, maka yang berlaku adalah label grup (hingga limit 20 label). Klik Select labels > Add Label. Pilih label yang ingin Anda gunakan. Perlu diingat, Anda tidak dapat menerapkan kebijakan klasifikasi data dengan label yang dinonaktifkan, label yang diubah tanpa pemberitahuan, atau label yang tidak memiliki daftar bidang dengan daftar pilihan. Opsional, Anda juga dapat menentukan nilai default untuk bidang daftar pilihan. Tentukan nilai dari opsi yang tersedia dan kemudian klik Save. Untuk bidang dengan pilihan ganda, Anda dapat memilih lebih dari satu opsi default. Catatan: Nilai bidang default yang ditetapkan pada grup end-user lebih diutamakan dibanding nilai kolom default yang ditetapkan untuk OU pengguna. Jika end-user tergabung lebih dari satu grup maka nilai bidang default akan diterapkan sesuai urutan prioritas grup. Klik Continue. Jangan lupa untuk mengecek kembali label yang sudah dipilih. Klik Save. Halaman Apply labels akan menampilkan label yang diterapkan di bawah Configuration yang sudah Anda tetapkan sebelumnya. Baca juga: Peningkatan Kapabilitas Pemindahan Folder di Google Drive, Seperti Apa? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Fitur terbaru Drive untuk Workspace ini diluncurkan secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal mulai dari tanggal 12 April 2023 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur ini tersedia bagi seluruh pelanggan Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, dan Education Standard. Namun fitur ini tidak tersedia bagi pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Fundamentals, the Teaching and Learning Upgrade, Nonprofits, Frontline, serta rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Fitur juga tidak tersedia untuk Google Account pribadi. Baca juga: Berbagi File di Google Drive Kini Makin Mudah dengan Sharing Suggestion Fitur nilai label default ini akan membantu Anda dalam memastikan penerapan kebijakan Data Loss Prevention. Itu artinya, dengan menerapkan fitur baru ini, Anda dapat mencegah terjadinya kehilangan data yang tersimpan dalam Drive perusahaan. Fitur baru ini bisa Anda nikmati dengan berlangganan Google Workspace for Business yang telah tersedia di EIKON Technology. Sebagai official reseller untuk produk Workspace, kami menyediakan solusi implementasi resmi yang menyeluruh. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini.

Scroll to Top