EIKON Technology

Google Workspace

Google Workspace

Sinkronkan File Terenkripsi Client-side dengan Google Drive for Desktop

 Dengan Google Workspace Client-side encryption (CSE), Anda dapat menggunakan kunci enkripsi sendiri untuk mengenkripsi data perusahaan di samping menggunakan enkripsi default yang tersedia Google Workspace. Dengan Google Workspace CSE, enkripsi konten ditangani di browser klien sebelum data dikirim atau disimpan di penyimpanan berbasis cloud Drive. Dengan begitu, server Google tidak dapat mengakses kunci enkripsi dan mendekripsi data Anda. Untuk menggunakan CSE, Anda harus menghubungkan Google Workspace ke layanan kunci enkripsi eksternal dan identity provider (IdP). Pengguna dapat berbagi file CSE baik secara internal maupun dengan pihak eksternal (dengan catatan, pihak tersebut juga menggunakan Google Workspace dan menyiapkan CSE). Dalam update terbaru Google Workspace CSE, pengguna kini dapat melakukan sinkronisasi file terenkripsi client-side melalui Google Drive for Desktop. Seperti apa? Sinkronkan File Terenkripsi Client-side dengan Google Drive for Desktop Photo Credit: Google Workspace Updates Kini administrator untuk edisi Google Workspace tertentu dapat memperbarui konfigurasi enkripsi client-side mereka untuk menyertakan Google Drive for Desktop. Jika diaktifkan, pengguna dapat menyinkronkan file Google Drive, Doc, Spreadsheet, dan Slide dengan Drive for Desktop di perangkat Windows dan Mac OS. File yang disinkronkan dan dienkripsi akan muncul sebagai pintasan di Windows dan tautan simbolis di Mac OS. Dukungan untuk pengguna Mac OS di File Provider akan diperkenalkan pada rilisan mendatang. Update mengenai hal ini dapat Anda pantau melalui halaman blog Google Workspace. Selain itu, fitur baru ini juga memungkinkan pengguna enkripsi client-side di domain Anda untuk mengenkripsi dan mengunggah file lokal ke Google Drive. Baca juga: Kontrol Privasi Yang Lebih Kuat untuk Instansi Pemerintah dengan Enkripsi Client-side Kenapa harus Google Workspace CSE? Google Workspace sudah menggunakan standar kriptografi terbaru untuk mengenkripsi semua data, baik saat diam maupun dalam transit antar fasilitasnya. Namun, dengan CSE, Anda memiliki kontrol langsung atas kunci enkripsi dan penyedia identitas yang digunakan untuk mengakses kunci tersebut. Kontrol tambahan ini dapat membantu Anda memperkuat kerahasiaan data sensitif atau yang diatur. Perusahaan Anda mungkin perlu menggunakan CSE karena berbagai alasan, misalnya: Privasi, karena perusahaan Anda bekerja dengan kekayaan intelektual yang sangat sensitif. Kepatuhan terhadap peraturan. perusahaan Anda beroperasi di industri yang diatur dengan ketat, seperti kedirgantaraan dan pertahanan, layanan keuangan, atau pemerintahan. Baca juga: Meningkatkan Keamanan Akses Penyimpanan Data Google Cloud Melalui Enkripsi Data Ubiquitous Mulai menggunakan fitur Fitur ini mengharuskan admin untuk memperbarui konfigurasi CSE mereka (menambahkan Drive for Desktop Client ID ke setelan penyedia identitas). Peluncuran fitur dilakukan secara bertahap dan dimulai sejak tanggal 29 Juni 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Ketersediaan fitur Photo Credit: 8photo (Freepik) Ketersediaan fitur menyesuaikan kapabilitas yang ada. Berikut detail lengkapnya: Kapabilitas untuk sinkronkan file terenkripsi Tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, maupun pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Kapabilitas untuk enkripsi dan unggah file lokal Tersedia untuk pelanggan Google Workspace Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Namun kapabilitas ini tidak tersedia untuk Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Education Teaching & Learning Upgrade, Frontline, dan Nonprofits, serta pelanggan lama G Suite Basic dan juga G Suite Business. Baca juga: Fitur Context-Aware Access di Google Workspace Untuk Penolakan Akses dengan Konteks Dengan adanya Google Workspace Client-side encryption (CSE), pengguna dapat mengenkripsi data perusahaan mereka sendiri, selain menggunakan enkripsi default yang telah disediakan oleh sistem. Layanan ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace dan dapat dioperasikan dalam skala besar, seperti di perusahaan maupun instansi pendidikan. Apakah fitur ini adalah solusi yang Anda cari? Implementasi Google Workspace untuk perusahaan dan instansi pendidikan kini telah tersedia di EIKON Technology melalui paket Workspace edisi Business dan Education. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini.

Gmail, Google Workspace

Tampilan Terintegrasi Gmail Baru, Terhubung dengan Aplikasi Apa Saja

Pada tanggal 31 Januari 2022 lalu, Google mengumumukan tampilan terintegrasi Gmail yang baru. Tampilan terintegrasi tersebut akan menyatukan email, Google Meet, Google Chat, dan Spaces dalam satu tempat. Dengan begitu, Anda sebagai pengguna dapat mengecek informasi terbaru dari beberapa aplikasi sekaligus tanpa harus berpindah tempat. Di akhir bulan Juni 2022 kemarin, Gmail baru saja meluncurkan pengalaman untuk melakukan opt-out ke segmen pengguna. Artinya, pengguna terpilih dapat melihat pengalaman Gmail baru secara default. Namun, mereka juga diberi opsi untuk kembali ke tampilan Gmail klasik melalui menu setelan. Di waktu yang bersamaan, tampilan Gmail baru juga akan terus tersedia bag pengguna yang ingin mengaktifkannya melalui Quick settings. Tampilan integrasi Gmail baru Ketika tampilan terintegrasi Gmail baru diaktifkan, menu navigasi baru memungkinkan Anda beralih dengan mudah antara kotak masuk, percakapan penting, dan bergabung ke rapat tanpa harus berpindah tab atau membuka jendela baru. Fitur baru ini dihadirkan untuk memudahkan Anda ketika ingin mengetahui hal-hal penting dan menyelesaikan pekerjaan lebih cepat di satu lokasi. Tampilan terintegrasi baru ini akan bervariasi berdasarkan edisi Google Workspace yang Anda gunakan. Khususnya, jika hanya memiliki Gmail, maka Anda akan terus memiliki konfigurasi khusus Gmail di navigasi baru. Berikut adalah tampilan Gmail baru untuk pengguna dengan akun Gmail saja: Photo Credit: Google Workspace Updates Pengguna yang menggunakan Gmail, Chat, dan Meet, dapat menentukan aplikasi mana yang ingin mereka sertakan dalam tampilan baru mereka dengan menyesuaikan aplikasi mereka dalam setelan cepat. Mereka juga memiliki opsi untuk menggunakan konfigurasi khusus Gmail: Photo Credit: Google Workspace Updates Detail tambahan Selain itu, Gmail juga menghadirkan navigasi baru bernama Material You, tampilan dan nuansa baru yang hadir untuk melengkapi aplikasi Google Anda. Baca juga: Bagaimana Sebenarnya Cara Filter Spam Gmail Bekerja? Photo Credit: Google Workspace Updates Mulai menggunakan tampilan baru Gmail Untuk mulai menggunakan tampilan baru Gmail sangatlah mudah. Tampilan terintegrasi ini bahkan tidak memerlukan pengaturan konfigurasi dari administrator. Berikut adalah beberapa kapabilitas yang bisa Anda nikmati dengan tampilan baru Gmail: Berpindah aplikasi: Klik nama aplikasi. Melihat preview ikon: Arahkan ke ikon. Menyembunyikan atau menampilkan panel yang dapat diciutkan: Di bagian kiri atas, klik opsi Show or Hide main menu. Menyesuaikan aplikasi yang muncul di menu utama: Di kanan atas, klik Settings. Menu Quick settings akan muncul. Di bawah bagian “Apps in Gmail“, klik Customize. Pilih aplikasi yang ingin Anda gunakan di Gmail. Klik Selesai. Baca juga: Aplikasi Gmail Sekarang Bisa Digunakan untuk Panggilan Suara dan Video Ketersediaan update tampilan Tampilan terintegrasi Gmail yang baru ini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Frontline, dan Nonprofits, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business. Pengguna dengan akun Google pribadi, serta pengguna Google Workspace Individual pun dapat menikmati tampilan baru ini. Namun Gmail versi baru ini tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials. Baik domain untuk rilis cepat maupun terjadwal dimulai pada tanggal 28 Juni 2022 dan mengalami peluncuran yang diperpanjang (berpotensi lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas keseluruhan fitur baru). Baca juga: Mengenal Fungsi Fitur “External Labels” di Gmail untuk Pekerjaan Dengan tampilan terintegrasi Gmail yang baru ini Anda dapat berpindah aplikasi Google dengan cepat ketika membuka email. Menariknya lagi, tampilan baru ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Jadi Anda dapat memilih aplikasi Google apa saja yang bisa ditampilkan ketika menggunakan Gmail. Selain integrasi melalui Gmail, Google menghadirkan kemudahan dalam menjalankan aplikasi produktivitas seperti Docs, Sheets, dan Slides melalui Workspace. Lewat Google Workspace, Anda bisa bekerja dengan beberapa aplikasi sekaligus dalam satu waktu tanpa harus berpindah-pindah. Ingin mulai bekerja dengan sistem terintegrasi Google? Sebagai authorized partner Google untuk Indonesia, EIKON Technology menyediakan paket berlangganan Google Workspace, baik untuk perusahaan (For Business), maupun untuk instansi pendidikan (For Education). Informasi selengkapnya tentang Google Workspace, silakan klik di sini!

Google Workspace

Cara Menampilkan Lokasi Kerja di Google Calendar

Di awal tahun 2022 ini, GCal atau Google Calendar mengumumkan peningkatan antarmuka pengguna yang memungkinkan Anda untuk berbagi lokasi kerja. Per 26 Juli 2022, Anda dapat menyetel lokasi kerja tanpa harus mengaktifkan fitur ini terlebih dahulu di setelan Google Calendar. Bagaimana caranya? Cara menampilkan lokasi kerja di Google Calendar Untuk menampilkan dan berbagi lokasi kerja di Google Calendar, Anda memerlukan konfigurasi dari administrator. Berikut penjelasannya: Administrator: Fitur Working Location akan aktif secara default dan dapat dinonaktifkan di tingkat domain maupun OU (organizational unit). Setelan untuk domain Anda akan tetap sama kecuali diperbarui di konsol Admin.  End-user: Fitur Working Location akan aktif secara default kecuali sedang dinonaktifkan oleh administrator. Tidak akan ada perubahan visual besar pada Calendar, kecuali Anda mengatur lokasi kerja dan menampilkannya. Baca juga: Berbagi Janji Temu di Google Calendar Kini Lebih Mudah, Bagaimana Caranya? Mengaktifkan atau menonaktifkan lokasi kerja untuk pengguna Photo Credit: Rawpixel Edisi yang mendukung fitur ini: Business Standard dan Business Plus; Education Fundamentals, Education Standard, Teaching and Learning Upgrade, and Education Plus; Nonprofits.  Pengguna Anda dapat membagikan lokasi tempat mereka bekerja berdasarkan rutinitas mingguan, serta lokasi ketika mereka mengaktifkan fitur. Jika Anda menonaktifkan fitur, maka lokasi yang sudah ada pun akan terhapus. Sekarang, mari simak cara mengaktifkan atau menonaktifkan lokasi kerja di GCal untuk pengguna berikut ini. Masuk ke konsol Google Admin. Di konsol Admin, buka Menu Apps > Google Workspace > Calendar. Klik Sharing settings. Klik Working location. Untuk menerapkan setelan ke semua orang, biarkan OU teratas dipilih. Jika tidak, pilih OU turunan. Centang atau hapus centang Allow users to set their daily working location. Klik Save. Ketika mengonfigurasi unit organisasi turunan, Anda mungkin dapat memilih opsi Inherit atau Overtide terhadap setelan OU induk. Jika Anda menonaktifkan lokasi kerja, mungkin diperlukan waktu hingga 36 jam untuk menghapus fitur Working location dan lokasi kerja pengguna. Baca juga: Tampilan Email Undangan Google Calendar Berubah, Jadi Seperti Apa? Bagaimana tampilan antarmuka baru ini? Photo Credit: Freepik (tirachardz) Perlu diketahui, Working location saat ini hanya muncul di Calendar, bukan di profil direktori pengguna. Jika Anda: Menonaktifkan lokasi kerja, maka orang lain masih melihat bagian lokasi kantor utama, yang Anda kontrol dengan pengaturan berbeda. Mengaktifkan lokasi kerja, maka orang dengan status “free” atau “busy” pada event GCal bisa melihat nama lokasi kerja di kalender tersebut. Ketersediaan Fitur Working Location ini diluncurkan melalui domain rilis cepat dan rilis terjadwal. Untuk rilis cepat dilakukan peluncuran bertahap mulai dari tanggal 26 Juli 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Sedangkan untuk rilis terjadwal dilakukan peluncuran yang diperpanjang mulai dari tanggal 10 Agustus 2022 (berpotensi lebih lama dari 15 hari untuk visibilitas fitur). Fitur tersedia untuk Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Standard, Education Plus, Teaching and Learning Upgrade, dan Nonprofits, serta pelanggan G Suite Business lama. Tidak tersedia untuk Google Workspace Essentials, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline, pelanggan G Suite Basic lama, dan pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Kelola Tugas Tertunda Lebih Cepat di Google Calendar Fitur Working Location dari GCal ini memungkinkan Anda untuk berbagi lokasi kerja kepada pengguna lain. Meski sederhana, fitur baru ini akan memudahkan perusahaan yang menerapkan sistem remote. Dengan begitu, performa karyawan bisa mudah dipantau. Fitur Working Location sendiri baru tersedia di beberapa edisi Google Workspace. Namun Anda tidak perlu khawatir karena semua edisi yang ditawarkan EIKON Technology, yaitu Google Workspace for Education dan Google Workspace for Business telah mendukung fitur baru ini. Dapatkan segera platform produktivitas kolaboratif Google Workspace hanya di EIKON Technology, authorized reseller yang ditunjuk langsung oleh Google. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Email, Google Workspace

Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja

Email marketing merupakan salah satu strategi yang memanfaatkan email untuk memberikan informasi kepada pelanggan, baik itu tentang berita perusahaan, penawaran waktu terbatas, pembaruan produk, dan banyak lagi. Meski kini sudah ada media sosial dan saluran marketing digital lainnya, keberadaan email marketing masih belum tergeser. Gmail menyediakan kapabilitas untuk membuat email marketing perusahaan Anda. Menariknya, Anda bisa menemukan berbagai fitur dan tools yang memudahkan perancangan email. Paling baru, Gmail menambahkan dua fitur baru yang bisa Anda gunakan untuk mengirim email profesional dengan mudah ke audiens dalam skala besar. Seperti apa cara kerjanya? Tools baru Gmail untuk email marketing Gmail secara rutin meluncurkan tools dan fitur untuk memudahkan penggunanya. Termasuk bagi pengguna dengan skala audiens yang besar, seperti perusahaan. Dengan begitu, perusahaan bisa memanfaatkannya untuk menunjang beragam keperluan bisnis, salah satunya untuk mengirimkan email marketing. Berikut dua fitur baru yang bisa Anda manfaatkan untuk keperluan marketing. Layout Photo Credit: Google Workspace Updates Anda dapat memilih dari kumpulan template email yang telah ditentukan sebelumnya. Template email ini menampilkan gambar, elemen teks, dan tombol yang disusun sedemikian rupa. Anda selanjutnya dapat menyesuaikan template ini dengan skema warna, logo, gambar, teks footer, dan bahkan tautan. Multi-send Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur ini memungkinkan Anda mengirim email massal tanpa perlu menambahkan BCC ke seluruh penerima. Secara default, email multi-send telah menyertakan tautan berhenti berlangganan yang unik untuk setiap penerima (siapa pun yang berhenti berlangganan secara otomatis dikecualikan dari email multi-send berikutnya dari Anda). Selain itu, Gmail juga memperkenalkan setelan Administrator untuk mengontrol apakah fitur multi-send ini aktif atau tidak untuk end-user. Pengaturan administrator diluncurkan akhir Juli 2022 lalu, memberikan waktu untuk mengonfigurasi ketersediaan bagi end-user terlebih dahulu. Baca juga: Bagaimana Sebenarnya Cara Filter Spam Gmail Bekerja? Mulai menggunakan fitur Fitur baru ini memerlukan konfigurasi tambahan dari Administrator. Untuk fitur Layout, akan aktif secara default pada level domain. Administrator bisa mengaktifkan dan menonaktifkannya sesuai kebutuhan atau menurut domain, organizational unit, dan grup tertentu. Sedangkan untuk fitur multi-send, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu: Untuk Google Workspace Enterprise Starter dan yang lebih baru, serta pelanggan Google Workspace for Education, fitur ini dibatasi untuk penerima internal secara default. Untuk pelanggan Google Workspace Business dan Nonprofit, multi-send tersedia secara default untuk penerima eksternal. Untuk semua edisi Google Workspace, Anda dapat MENGAKTIFKAN multi-send untuk penerima eksternal di tingkat OU atau grup. Perlu diingat, peluncuran fitur ini tidak memengaruhi kuota pengiriman yang ada untuk pengguna.. Jika organisasi Anda telah menonaktifkan Google Drive, fitur Layout dari Gmail akan dinonaktifkan secara otomatis. Baca juga: Aplikasi Gmail Sekarang Bisa Digunakan untuk Panggilan Suara dan Video Ketersediaan fitur Untuk pengaturan fitur tersedia mulai tanggal 28 Juli 2022 melalui peluncuran bertahap (baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal). Peluncuran ini akan membutuhkan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur. Sedangkan untuk end-user, fitur baru bisa digunakan mulai tanggal 8 Agustus 2022 untuk domain rilis cepat dan 22 Agustus 2022 untuk domain rilis terjadwal. Peluncuran untuk kedua domain dilakukan secara bertahap dan memerlukan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur. Kedua fitur tersedia untuk pengguna Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, Education Plus dan Workspace Individual. Namun tidak tersedia untuk pengguna Google Workspace Essentials, Education Fundamentals, Education Teaching & Learning, Business Starter, Enterprise Essentials, Frontline serta mereka yang masih menggunakan G Suite Basic atau G Suite Business. Baca juga: Update Gmail Terbaru: Hadirkan Opsi Penelusuran yang Lebih Baik Dengan hadirnya dua fitur baru dari Gmail ini, Anda bisa menyusun dan mengirimkan email marketing profesional lebih mudah dan efisien. Keduanya dapat Anda nikmati dengan berlangganan Google Workspace for Business atau Google Workspace for Education yang tersedia di EIKON Technology. Kami menawarkan paket implementasi lengkap mulai dari perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami di sini!

Education, Google Workspace

Data Audit Tugas Kini Tersedia di Google Admin Console

Google Admin console merupakan panel kontrol untuk mengelola penggunaan Google Workspace dalam skala besar (misalnya di perusahaan atau instansi pendidikan seperti sekolah. Perusahaan cukup menunjuk satu orang sebagai administrator untuk kemudian menyetel konfigurasi dan pengaturan melalui Google Admin console. Baru-baru ini, Google Workspace for Education mengumumkan bahwa administrator sekarang dapat memantau data Assignments siswa melalui audit logs. Dengan adanya data tersebut, administrator dapat menemukan dan menindaklanjuti seluruh peristiwa yang berhubungan dengan Assignments seperti mengecek siapa yang mengeluarkan siswa dari kelas daring, mengetahui kapan file tugas dibuat atau dikirimkan, dan banyak lagi. Mulai mengaktifkan audit log Photo Credit: jcomp (Freepik) Fitur audit logs ini bisa ditemukan di halaman Google Admin console. Letaknya ada di pada menu Reporting > Audit > Investigation > Admin log events. Fitur akan muncul secara otomatis setelah tanggal perilisan. Google sendiri menyebutkan bahwa fitur audit logs untuk administrator Google Workspace for Education dirilis pada tanggal 27 Juli 2022, baik itu untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Fitur dirilis secara serentak pada tanggal tersebut. Perlu diingat, fitur ini hanya tersedia untuk Google Workspace Education Fundamentals, Education Plus, Education Standard, serta Teaching and Learning upgrade. Fitur tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Frontline, and Nonprofits, termasuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic and G Suite Business.  Baca juga: Google for Education Hadirkan Laporan Transformasi untuk Customer Admin log events Pihak sekolah dapat menggunakan halaman audit and investigation untuk menjalankan penelusuran yang terkait dengan Admin logs events. Di sana Anda dapat melihat catatan tindakan yang dilakukan di Google Admin console, misalnya ketika administrator menambahkan pengguna atau mengaktifkan layanan Google Workspace. Untuk daftar lengkap layanan dan aktivitas yang dapat Anda selidiki, seperti Google Drive atau aktivitas pengguna, silakan kunjungi halaman sumber data untuk halaman audit dan investigasi yang telah disediakan oleh pihak Google. Baca juga: Merancang Sistem Belajar Online yang Aman dengan Google for Education Cara meneruskan data log event ke Google Cloud Photo Credit: jcomp (Freepik) Anda dapat ikut serta untuk membagikan data log event dengan Google Cloud. Jika Anda mengaktifkan kapabilitas untuk berbagi, data dapat diteruskan ke Cloud Logging, tempat Anda dapat membuat kueri dan melihat log, serta mengontrol cara mengelola dan menyimpan log. Membuka halaman audit and investigation Akses data log event Admin Masuk ke Google Admin console. Di sebelah kiri, klik Reporting > Audit and investigation > Admin log events. Menyaring data Akses data log event Admin. Klik Add a filter, lalu pilih atribut. Di jendela pop-up, pilih operator > pilih nilai > klik Apply. Untuk menambahkan beberapa filter pada pencarian: Klik Add filter dan ulangi langkah 3. Untuk menambahkan operator penelusuran, di atas Add a filter, pilih AND atau OR. Klik Search. Menggunakan opsi Filter, Anda dapat menyertakan pasangan parameter dan nilai sederhana untuk memfilter hasil pencarian. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan opsi Condition builder, agar filter direpresentasikan sebagai suatu kondisi dengan operator AND/OR. Baca juga: Perangkat Google Workspace for Education untuk Kembali Memulai Pembelajaran Dengan adanya Google Admin console, administrator yang sudah ditunjuk pihak sekolah dapat mengelola dan mengatur semua konfigurasi terkait penggunaan Google Workspace for Education. Di samping itu, pihak sekolah pun diberi keleluasaan untuk bisa memantau kinerja administrator melalui panel khusus yang sudah disediakan. Tertarik untuk mulai menerapkan Google Workspace for Education untuk menunjang kegiatan belajar dan mengajar di tempat Anda? EIKON Technology menyediakan paket berlangganan resmi dan berlisensi yang disertai dengan konsultasi pemasangan. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa klik di sini.

Google Workspace

Update Gmail Terbaru: Hadirkan Opsi Penelusuran yang Lebih Baik

Dalam update Gmail terbaru, Google mengumumkan peningkatan kapabilitas penelusuran. Kapabilitas penelusuran dan saran memang menjadi salah satu aspek yang terus ditingkatkan oleh Google. Selama bertahun-tahun, Google menghadirkan berbagai fitur guna memudahkan pengguna dalam melakukan penelusuran, entah itu untuk mencari email atau menemukan kontak. Lalu, seperti apa opsi penelusuran yang hadir dalam update Gmail terbaru ini? Opsi penelusuran dan saran dalam update Gmail terbaru Selama bertahun-tahun, Google terus mengembangkan kapabilitas untuk melakukan penelusuran dan saran di Gmail. Mulai dari filter penelusuran (searh filter), operator penelusuran (search operators), chip penelusuran (search chips), dan masih banyak lagi. Per 27 Juli 2022, Gmail menghadirkan saran penelusuran yang lebih akurat dan terperinci dengan penyesuaian yang lebih baik sebagai hasil dari model machine learning terbaru Google. Saat mencari percakapan, file, atau bahkan informasi kontak rekan kerja di Gmail Search Box, Anda akan melihat: Saran kontak yang lebih baik dan kontekstual dengan pencocokan nama serta alamat email. Misalnya, saran disusun ulang agar lebih cocok dengan kueri kontak menggunakan nama depan atau alamat email daripada nama belakang. Saran yang dipersonalisasi berdasarkan pertukaran historis, seperti seberapa sering Anda berinteraksi dengan rekan kerja melalui Gmail. Baca juga: Peningkatan Sistem Keamanan Gmail dengan BIMI Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Rawpixel Untuk bisa merasakan update Gmail terbaru ini tidak diperlukan pengaturan dari administrator. Pengguna secara otomatis akan langsung mendapat tampilan penelusuran dan saran yang baru ketika melakukan pencarian di Gmail Search Box. Fitur ini diluncurkan secara bertahap mulai dari tanggal 27 Juli 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Ini berlaku untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Fundamentals, Education Plus, Frontline, dan Nonprofits. Fitur juga tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Namun tidak tersedia untuk pengguna Google Workspace Essentials, Enterprise Essentials, serta G Suite Basic dan G Suite Business lama. Baca juga: Aplikasi Gmail Sekarang Bisa Digunakan untuk Panggilan Suara dan Video Melakukan penelusuran di Gmail Search Box Anda dapat menemukan email di kotak masuk dengan istilah pencarian. Istilah penelusuran ini didasarkan pada informasi dari akun Gmail Anda, seperti pesan, kontak, label, atau penelusuran sebelumnya. Perlu diingat, pencarian tidak akan bekerja ketika Anda dalam keadaan offline. Berikut cara cepat untuk melakukan pencarian dengan optimal: Cara melakukan pencarian Buka Gmail. Di bagian atas Search Box, ketikkan apa yang ingin Anda cari. Tekan Enter. Daftar email akan ditampilkan. Untuk mempersempit pencarian, gunakan chip filter pencarian di bawah Search Box atau operator pencarian di Search Box. Anda juga bisa menggunakan filter untuk membuat pencarian lebih spesifik. Menggunakan filter pencarian Photo Credit: Rawpixel Anda dapat menggunakan filter di awal penelusuran atau setelah menelusuri untuk mempersempit hasil. Di bawah ini adalah filter pencarian yang tersedia dan apa yang mereka lakukan. Anda dapat menggabungkan beberapa filter untuk mempersempit pencarian. Label Cari apa pun dalam label tertentu yang Anda buat. From Cari apa pun yang dikirim dari alamat email tertentu. To Cari apa pun yang Anda kirim ke alamat email tertentu. Attachment Cari apa pun yang menyertakan lampiran atau memiliki jenis lampiran tertentu seperti Google Documents, Google Spreadsheet, atau PDF. Date Cari apa pun yang dikirim dari rentang tanggal tertentu atau tanggal tertentu. Is Unread Cari apa pun yang saat ini ditandai sebagai “belum dibaca”. Exclude calendar updates Cari apa pun yang bukan pembaruan Google Calendar. Baca juga: Bagaimana Sebenarnya Cara Filter Spam Gmail Bekerja? Dengan hadirnya update Gmail terbaru ini, Anda bisa melakukan pencarian dengan optimal tanpa harus mengetikkan banyak kata. Fitur baru dari Google ini akan lebih optimal untuk produktivitas jika Anda menggunakan platform Google Workspace. Google Workspace sendiri merupakan platform produktivitas kolaboratif yang menghadirkan berbagai aplikasi, fitur, hingga kapabilitas untuk membantu pekerjaan Anda. Bahkan platform ini menawarkan penggunaan berskala besar untuk perusahaan maupun instansi. Paket Google Workspace tersebut bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology, authorized partner Google untuk Indonesia. Informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Google Meet, Google Workspace

Bisakah Memberi Respons Secara Anonim dalam Polling Aplikasi Google Meet?

Pada update terbaru aplikasi Google Meet, peserta rapat kini memiliki opsi untuk mengajukan pertanyaan atau berpartisipasi dalam polling secara anonim. Lalu, apakah fitur baru ini akan otomatis tersedia untuk end user atau masih memerlukan konfigurasi dari administrator? Untuk mengetahui jawabannya, mari simak ulasan berikut. Respons anonim di aplikasi Google Meet Di saat mengumumkan update ini, Google Meet menyebutkan bahwa kapabilitas untuk mengajukan pertanyaan dan menjawab jajak pendapat secara anonim (terutama dalam panggilan besar) telah menjadi permintaan utama para pengguna. Hadirnya fitur semacam ini akan mendorong partisipasi yang lebih besar dari peserta rapat yang lebih suka tidak disebutkan namanya. Selain itu, ini dapat membantu melindungi privasi saat rapat bersifat publik atau dibagikan di beberapa domain milik perusahaan. Saat pengguna aplikasi Google Meet menanggapi polling atau mengirim pertanyaan secara anonim, detailnya akan tetap anonim bagi peserta lain, penyelenggara rapat, dan Admin Google Workspace. Perhatikan bahwa Google menyimpan tanggapan polling dan pertanyaan anonim Anda. Data ini kemudian dibuat anonim atau dihapus. Baca juga: Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC Cara mengaktifkan respons anonim Photo Credit: Google Workspace Updates Sebelum end user dapat menggunakan fitur ini, pihak yang menjadi tuan rumah meeting (host dan co-host) harus mengaktifkannya terlebih dulu. Google menyebutkan bahwa pertanyaan anonim akan diizinkan secara default dan dapat dinonaktifkan oleh host dan co-host. Caranya adalah dengan masuk ke Meeting Activities > Allow Question in Q&A > Allow Anonymous questions. Jajak pendapat anonim (anonymous poll) akan nonaktif secara default dan dapat diaktifkan oleh host serta co-host saat mereka berbagi polling. Perlu diingat, baik pengaturan untuk anonymous Q&A dan anonymous poll perlu disetel ulang tiap rapat berlangsung. Pengaturan dari satu rapat tidak akan terbawa otomatis ke rapat lain yang dilakukan setelahnya. Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Ketersediaan fitur Photo Credit: Freepik Fitur respons anonim di aplikasi Google Meet ini rilis secara bertahap mulai dari tanggal 19 Juli 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas fitur). Perilisan bertahap ini diterapkan pada domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur Q&A anonim  Fitur Q&A anonim tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Teaching and Learning Upgrade, Education Plus, dan Nonprofits, termasuk untuk mereka yang masih menggunakan G Suite Business.  Namun fitur ini tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Education Fundamentals, Education Standard, Frontline, dan G Suite Basic. Fitur Polling anonim  Fitur Polling anonim tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Teaching and Learning Upgrade, Education Plus, dan Nonprofits, termasuk G Suite Business. Selain itu, fitur ini juga tersedia untuk pengguna Google Workspace Individual. Namun tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Starter, Education Fundamentals, Education Standard, Frontline, maupun G Suite Basic.  Baca juga: Kini Join Google Meet Bisa Lewat Docs, Sheets, dan Slides! Aplikasi Google Meet kini menjadi salah satu aplikasi yang banyak digunakan. Oleh karenanya, Google terus menghadirkan pembaruan dan penambahan fitur. Dengan begitu, pengguna bisa merasakan pengalaman berkomunikasi dan berkolaborasi yang seamless. Ingin meningkatkan kualitas kolaborasi kerja tim Anda? Selain aplikasi Google Meet, Google telah menyediakan berbagai aplikasi produktivitas yang dihimpun dalam satu platform: Google Workspace. Kini telah tersedia edisi Google Workspace Enterprise yang dirancang khusus untuk penggunaan skala besar di perusahaan. Anda bisa mendapatkannya melalui EIKON Technology yang merupakan authorized partner Google. Untuk informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Info

Miro x Google Meet: Hadirkan Pengalaman Kolaborasi yang Lebih Interaktif

Miro, platform papan tulis kolaboratif online kini tersedia di dalam aplikasi Google Meet. Itu artinya, Anda sebagai pengguna dapat memanfaatkannya untuk pembuatan ide dan pemecahan masalah saat menggunakan Meet untuk berkomunikasi dengan tim. Dengan integrasi ini, Anda dapat berkolaborasi dengan lancar menggunakan papan Miro selama panggilan dengan alat dan template canggih, seperti brainstorming dengan sticky notes digital dan merencanakan workflow yang gesit, untuk kerja tim yang lebih selaras dan inovatif. Integrasi Miro x Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Miro adalah platform papan tulis kolaboratif online yang memungkinkan tim untuk bekerja bersama secara efektif, mulai dari bertukar pikiran dengan catatan digital hingga merencanakan dan mengelola alur kerja yang tangkas. Dengan Miro, pengguna dapat memanfaatkan serangkaian kemampuan kolaborasi yang lengkap, membuat kerja tim lintas fungsi menjadi mudah, dan mengatur rapat dan workshop. Kini semua fitur canggih tersebut telah tersedia di Google Meet PC. Alat menggambar, template, komentar, dan fitur bermanfaat lainnya dari Miro kini dapat diakses langsung dari Google Meet. Integrasi ini akan mendorong kolaborasi dan partisipasi dari semua peserta rapat, di mana pun lokasinya, secara real-time atau asinkron (tidak serentak). Baca juga: Mulai Meeting Lebih Cepat dengan Daftar Tamu di Google Meet PC Mulai menggunakan Miro di Google Meet Fitur ini akan nonaktif secara default untuk pelanggan Google Workspace for Education dan aktif secara default untuk semua edisi Google Workspace lainnya. Google juga menjelaskan bahwa Miro add-on ini tersedia untuk seluruh pengguna Meet, kecuali pengguna di bawah usia 18 tahun dan pengguna dengan akun Google Family Link. Saat ini, integrasi Miro x Google Meet tersedia saat Anda menggunakan Meet di browser Chrome atau Microsoft Edge (Google Meet versi PC). Baca juga: Fitur De-Reverberation Kini Tersedia di Google Meet PC dan Aplikasi Cara menggunakan Miro dari Google Meet Photo Credit: Google Workspace Updates Miro dapat diakses baik oleh pemilik akun Miro maupun guest (tidak masuk ke akun Miro). Namun jika Anda lebih suka menyimpan semua arsip papan Miro atau ingin lebih cepat mengakses papan yang sudah dibuat sebelumnya, pastikan untuk masuk ke akun Miro terlebih dulu. Sekarang, mari membahas cara meluncurkan Miro dari Google Meet. Berikut langkah-langkahnya: Dalam rapat Google Meet, di kanan bawah, klik Activities. Di bawah “Add-on”, klik Miro . Jika Anda baru pertama kali menggunakan Miro, klik Get Started. Pilih opsi: Buat papan tanpa registrasi . Masuk untuk memilih papan Miro . Jika Anda mengklik Create board without registration, tab Miro baru akan terbuka secara otomatis. Namun jika memutuskan untuk masuk, Anda harus terlebih dahulu memilih antara papan baru atau yang sudah ada, lalu pilih salah satu pengaturan akses: Anyone can edit: Tamu tidak perlu masuk ke akun Miro mereka untuk mengedit papan. Namun tamu tetap harus masuk ke Akun Google mereka. Anyone can comment: Tamu tidak perlu masuk ke akun Miro mereka untuk menambahkan komentar ke papan. Namun tamu tetap harus masuk ke Akun Google mereka. Anyone can vier: Tamu tidak perlu masuk ke akun Miro mereka untuk melihat papan. Namun tamu tetap harus masuk ke Akun Google mereka. Private: Peserta rapat harus masuk atau membuat akun Miro untuk bisa mengakses papan. Setelah Anda memilih salah satu pengaturan akses, tab Miro baru akan terbuka secara otomatis. Di tab Miro, akan tersedia panel Google Meet picture-in-picture. Di bagian bawah panel Meet, klik Invite to collaborate. Ini akan menghasilkan tautan undangan dalam obrolan dalam panel Meet yang kemudian dapat Anda kirim ke orang lain dalam rapat. Untuk melihat dan berkolaborasi di papan Miro, peserta dapat mengklik link yang Anda kirim. Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Integrasi Miro x Google Meet membantu Anda untuk melakukan kolaborasi dengan tim. Miro menyediakan berbagai fitur menarik seperti sticky notes digital dan perencanaan workflow yang akan memudahkan kolaborasi kerja. Add-on Miro kini tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk untuk edisi Education dan Enterprise. Keduanya bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Untuk informasi selengkapnya mengenai pemasangan, silakan klik di sini.

Google Workspace

Cara Menampilkan Metrik Pengguna Aktif Google Chat yang Lebih Detail

Google Chat baru saja melakukan update mengenai cara menghitung pengguna aktif di lingkungan kerja Anda. Secara khusus, metode baru ini memastikan akurasi yang lebih baik untuk mendeteksi tindakan pengguna, seperti membaca dan mengirim pesan selama menggunakan Chat. Nantinya, ini dapat membantu admin menyusun laporan yang lebih akurat. Metrik pengguna aktif Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Dengan pembaruan ini, sekarang Anda bisa langsung melihat peningkatan pada jumlah “Active users” untuk metrik Google Chat dengan bagan laporan aplikasi dan laporan yang diekspor. Pembaruan ini dimaksudkan untuk membantu menganalisis penggunaan Chat di seluruh perusahaan Anda. Baca juga: Fitur Pencegahan Data Google Chat Sekarang Tersedia Dalam Versi Open Beta Ketersediaan fitur Fitur baru Google Chat ini dirilis penuh (dengan 1-3 hari untuk ketersediaan fitur) mulai tanggal 18 Juli, 2022, baik untuk domain rilis cepat maupun terjadwal. Fitur tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk pengguna yang masih menggunakan edisi G Suite Basic dan G Suite Business (pendahulu Google Chat). Baca juga: Space Managers Kini Dapat Ubah Akses di Google Chat, Bagaimana Caranya? Cara melihat laporan penggunaan Google Chat Setelah perilisan, Anda bisa langsung mengecek laporan penggunaan Google Chat di perusahaan. Berikut langkah-langkahnya. Mengecek tren dan data administratif Administrator perusahaan dapat menggunakan Apps reports untuk meninjau tren atau melihat rangkuman informasi administratif. Laporan ini menghasilkan serangkaian diagram dan grafik yang menampilkan informasi untuk semua pengguna di domain Anda. Untuk melihat data pengguna, buka Check user or admin activity. Langkah 1: Buka Apps report Masuk ke konsol Google Admin. Dari halaman beranda konsol Admin, buka Reports. Di sebelah kiri, buka Reporting > Reports > Apps Reports dan pilih laporan yang diinginkan. Langkah 2: Memahmi data Apps report Untuk Google Chat, berikut adalah jenis-jenis laporan yang tersedia: Jenis laporan Penjelasan Created rooms Jumlah total ruang percakapan yang dibuat oleh pengguna Active rooms Jumlah total ruang percakapan yang aktif  Active users Jumlah pengguna yang aktif menggunakan Google Chat Messages posted Jumlah pesan yang diposting di Google Chat oleh pengguna Langkah 3: Melihat detail data Buka laporan Anda seperti yang dijelaskan pada Langkah 1 di atas. Di bagian bawah grafik, centang data yang ingin Anda lihat. Untuk melihat data di hari tertentu, arahkan ke titik mana pun dalam grafik. Langkah 4: Mengubah data yang dilihat pada laporan Buka laporan Anda seperti yang sudah dijelaskan. Klik Manage Reports. Untuk menghapus data dari laporan, di samping nama data, klik [x]. Untuk menambahkan data ke laporan, di samping Add new column, klik panah bawah , dan pilih opsi “from the list”. Untuk mengatur ulang data, seret item ke lokasi baru. Klik Save. Langkah 5: Ekspor data laporan Anda dapat mengekspor data dari Apps Reports ke Google Spreadsheet atau sebagai file berformat CSV. Berikut langkah-langkahnya: Buka laporan Anda seperti yang sudah dijelaskan pada Langkah 1 di atas. Di bagian bawah bagan, centang kotak di samping setiap bagian data yang ingin Anda ekspor. Di pojok kanan atas laporan, klik Download. Pilih format unduhan. Klik Download. Anda dapat mengekspor hingga 210.000 sel data. Jumlah maksimum baris tergantung pada jumlah kolom yang Anda pilih. Baca juga: Mencoba Update Baru Google Chat Versi Web: Temukan Orang Lebih Mudah! Data yang Anda peroleh dari Apps Reports Google Chat dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan di perusahaan. Misalnya, menentukan jalur komunikasi yang lebih efisien guna meningkatkan produktivitas. Fitur terbaru ini bisa Anda temukan di Google Workspace for Business maupun Google Workspace for Education. Keduanya telah tersedia di EIKON Technology. Dapatkan segera! Informasi selengkapnya, silakan klik di sini!

Google sheets, Google Workspace

Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access

Admin untuk edisi Google Workspace tertentu kini dapat mengizinkan penggunanya untuk mendelegasikan akses ke BigQuery saat menggunakan Connected Sheets. Jika setelan diaktifkan oleh admin, end user dengan akses ke data BigQuery dapat mendelegasikan kredensial mereka kepada kolaborator. Dengan begitu, mereka dapat melakukan analisis data, baik untuk memperbarui atau melakukan penyuntingan. Connected Sheets Connected Sheets menautkan Google Spreadsheet ke BigQuery, sehingga Anda dapat menganalisis set data BigQuery yang besar menggunakan alat dan operasi spreadsheet yang sudah dikenal. Itu artinya, pengguna tidak perlu mengetahui SQL dan dapat menghasilkan wawasan dengan operasi spreadsheet dasar seperti rumus, bagan, dan tabel pivot. Pembaruan ini hadir untuk memudahkan kolaborator perusahaan Anda seperti stakeholders untuk dapat memperbarui atau menyunting analisis data sesuai kebutuhan, membantu mereka memperoleh wawasan lebih cepat. Mulai menggunakan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Bagi administrator, fitur ini akan nonaktif (Off) secara default. Sedangkan untuk end user, setelan akan mengikuti konfigurasi dari administrator. Jika fitur diaktifkan oleh admin, end user dapat mengizinkan kolaborator untuk memperbarui dan melakukan analisis data BigQuery menggunakan kredensial milik end user. Di samping itu, end user juga dapat menentukan untuk tetap menggunakan pengaturan tersebut untuk semua koneksi di masa mendatang. Google telah menyediakan halaman khusus di Help Center mengenai cara analisis data BigQuery menggunakan Delegated Access di Connected Sheets. Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Ketersediaan fitur Fitur diluncurkan secara bertahap mulai dari tanggal 12 Juli 2022 (hingga 15 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Fitur ini tersedia untuk Google Enterprise Essentials, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Namun tidak tersedia untuk Google Workspace Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Kelebihan Google Spreadsheet yang Perlu Anda Ketahui Menggunakan Delegated Access dengan Connected Sheets Photo Credit: DCStudio (Freepik) Penting untuk diketahui, di Connected Sheers, Delegated Access hanya tersedia jika: Pengguna menggunakan paket Enterprise, Education Standard, atau Education Plus. Pengaturan admin diaktifkan. Untuk mengaktifkan Delegated Access, silakan hubungi admin. Apa yang dapat dilakukan dengan Delegated Access: Pengguna yang membuat Connected Sheets dapat memilih agar semua kueri ke sumber data pokok menggunakan kredensial akun mereka, bahkan saat kueri dipicu oleh pengguna lain. Kolaborator dapat melakukan analisis data meskipun mereka tidak memiliki akses ke sumber data yang mendasarinya. Ini berguna ketika orang yang tidak memiliki akses ke sumber data ingin melakukan analisis data dan menyegarkan data yang berasal dari Connected Sheets. Tarif BigQuery standar berlaku saat kueri dijalankan dengan akses yang didelegasikan. Baik pengguna yang mendelegasikan aksesnya maupun pengguna yang menjalankan kueri akan muncul di log BigQuery. Namun perlu diingat, Delegated Access tidak dapat: Diaktifkan melalui Apps Script dan Sheets API. Digunakan untuk mengatur penyegaran terjadwal. Digunakan dalam spreadsheet yang dapat diakses secara publik melalui link. Baca juga: Cara Membuat Laporan Perusahaan dengan Google Spreadsheets Dengan adanya Delegated Access untuk Connected Sheets, kolaborator bisa tetap melakukan analisis data meski tidak memiliki akses menuju sumber data. Fitur ini telah tersedia di Google Workspace, baik edisi Enterprise maupun Education. Kedua edisi tersebut bisa Anda dapatkan melalui EIKON Technology. Untuk informasi mengenai instalasi Google Workspace, klik di sini!

Scroll to Top