Author name: EIKON Technology

Appsheet

Membuat Mobile App dari Geolokasi dan Google Maps dalam 5 Menit

Sejak diluncurkan, Appsheet mendapatkan respon positif dari sebagian besar masyarakat. Dalam hal ini terutama mereka yang menggunakannya untuk keperluan bisnis maupun perusahaan. Saat ini, Appsheet pun juga bisa digunakan dalam membuat mobile App dengan memanfaatkan layanan geolokasi dan Google Maps. Cara membuatnya pun tak memerlukan waktu lama. Pengguna hanya membutuhkan waktu lima menit saja. Keunggulan aplikasi Appsheet pada Geolokasi dan Google Maps memang membantu pengguna. Terutama untuk mengidentifikasi lokasi penting dan bagaimana menavigasi pengguna. Dengan begitu akan menghemat waktu bagi pengguna dalam mencari jalan menuju lokasi lain ke pusat bisnis mereka. Tak hanya menghemat waktu, adanya platform ini juga akan memantau project Anda dapat berjalan sesuai rencana. Lalu, ketika ada kendala segera teratasi dengan baik. Lantas, bagaimana cara membuatnya? Fitur-fitur unggulan apa saja yang bisa pengguna nikmati? Anda bisa simak ulasannya dalam artikel ini hingga akhir. Membuat Aplikasi Geolokasi dan Google Maps dengan Appsheet Photo: Toms Guide Cara membuat Geolokasi dan Google Maps menggunakan Appsheet sangatlah mudah. Terlebih lagi bila Anda memiliki akun Appsheet sebelumnya dan sudah Anda gunakan untuk berbagai keperluan. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut: Klik ‘My Apps’ dan lanjutkan dengan klik ‘Create New Mobile App’ untuk memulai. Jika Anda sebelumnya tidak sign up, maka bisa memulainya dengan klik tombol ‘Start for Free’. Berikutnya, pilihlah sumber daya yang Anda inginkan. Dalam hal ini, Anda bisa memilih Google Sheet. Namun, Anda juga dapat menggunakan data dari platform lain seperti Excel, Dropbox, Office365, SmartSheet, mySQL, dan program lainnya. Kemudian, klik pada data yang akan Anda upload. Setelah Anda memasukkan semua data, platform Appsheet akan memasukkan data secara otomatis saat Anda membuat aplikasi. Saat Anda klik ‘map view’ maka, Anda bisa melihat perbedaan lokasi dengan tanda titik biru. Di mana titik tersebut menjadi lokasi yang akan dikunjungi oleh teknisi di hari itu. Fitur yang Bisa Anda Gunakan Photo: i More Appsheet memiliki ratusan opsi fitur yang memungkinkan para kreator aplikasi mengembangkannya untuk kebutuhan dan kepentingan mereka. Jadi, mereka juga bisa membuat aplikasi terbaik dan mengembangkannya untuk berbagai keperluan bisnis. Begitu pula untuk keperluan perusahaan. Misalnya saja untuk fitur ‘Columns’. Fitur ini merupakan editor aplikasi untuk memilih kolom mana di spreadsheet Anda bagaimana pengguna ingin memfungsikannya. Kemudian, Anda bisa membuat ‘Slices’ data. Fitur ini dapat digunakan dalam banyak cara. Seperti jika Anda ingin karyawan Anda melihat bagian-bagian aplikasi. Atau jika Anda ingin membuat layaknya UX view dengan hanya satu bagian tabel data saja. Penutup Photo: Business Insider Dengan adanya Appsheet, kini Anda dapat melakukan banyak hal dengan lebih mudah. Termasuk membuat aplikasi Appsheet ini dengan menggunakan geolokasi dan Google Maps.  Hal itu sangat membantu untuk menentukan dan penandaan lokasi di berbagai keperluan bisnis dan perusahaan Anda. Membuat Appsheet juga semakin mudah jika Anda menggunakan platform premium dengan lisensi resmi dari Google pusat. Platform ini pun bisa Anda dapatkan di EIKON Technology dengan fitur sesuai dengan kebutuhan. Selain platform yang sesuai dengan kebutuhan, Anda mendapatkan layanan purnajual dan maintenance sesuai dengan promo yang berlaku.  Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk unggulan dari kami, Anda bisa klik di sini. 

Appsheet, Gmail

Integrasi Appsheet dengan Gmail

Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun lalu, platform Appsheet mendapatkan respon positif bagi para pengguna akun Google Workspace. Pasalnya, platform ini sangat membantu penggunanya dalam mengelola proyek dan hal penting lainnya. Termasuk dalam mengelola akun Gmail mereka. Lalu, apa saja keuntungan dari integrasi Appsheet dengan Gmail ini dan bagaimana mengintegrasikannya? Berikut ulasannya. Sekilas tentang Appsheet Photo: BFA Global Bagi sebagian orang mungkin masih belum mengetahui tentang Appsheet. Terlebih lagi untuk Anda yang baru pertama kali atau awam menggunakannya. Melansir dari laman resmi Google, platform ini merupakan pengembangan untuk membuat aplikasi web maupun seluler tanpa harus memerlukan coding terlebih dahulu. Dengan begitu, pengguna dapat membuat aplikasi dari sumber data dari mana pun. Misalnya saja dari Spreadsheet, Excel, Cloud SQL, maupun Salesforce. Bahkan yang terbaru saat ini juga terintegrasi dengan Gmail.  Hal ini dimungkinkan karena aplikasi ini bersifat dinamis. Keunggulan Integrasi Appsheet dengan Google Workspace Photo: Punto Informatico Bagi pengguna Google Workspace Enterprise Plus, Anda bisa menggunakan fitur-fitur terbaru di Appsheet. Pihak Google mengatakan jika Appsheet Starter dan Core tersedia dalam layanan subscripsi berbayar di semua edisi Google Workspace. Sementara itu, untuk lisensi Appsheet Core tidak terdapat biaya jika pengguna menggunakan Google Workspace Enterprise Plus. Dengan menggunakan layanan Appsheet yang terhubung dengan Gmail, pengguna lebih mudah untuk mengoperasikan Google Workspace tanpa harus meninggalkan atau menutup program penting antara satu akun dengan lainnya. Dengan begitu dapat menghemat waktu dan lebih produktif.  Cara Mengintegrasikan Appsheet dengan Gmail Photo: Kompas.com Pada dasarnya, untuk mengintegrasikan Appsheet dengan Gmail cukup mudah. Di sini, ada perbedaan cara berdasarkan posisi Anda sebagai pengguna. Yakni admin, pengguna (end user), maupun developer. Cara tersebut antara lain adalah: Jika Anda sebagai admin, Appsheet memerlukan layanan tambahan pada perangkat admin. Di sini, admin dapat menyalakan fitur dynamic emails atau mematikannya untuk organisasi pada perangkat admin tersebut. Apabila Anda ada di posisi end user, dynamic emails akan secara otomatis membuat tampilan Appsheet tersemat pada akun Gmail. Lalu, bagi Anda selaku developer, Appsheet dapat digunakan dengan mengaktifkan fitur tambahan melalui Appsheet editor Penutup Photo: New York Post Dari ulasan di atas, dapat kita lihat dan simpulkan bahwa dengan adanya integrasi Appsheet dengan salah satu layanan Google Workspace seperti Gmail tentu sangat membantu bagi para karyawan maupun individu untuk mengelola proyek dengan mudah, aman, dan nyaman. Anda pun tak perlu kesulitan lagi untuk mencari pesan masuk yang penting,atau menghapusnya setelah proyek selesai.  Kini, Anda bisa menggunakan layanan Appsheet dan Google Workspace premium dengan mendapatkannya di EIKON Technology. Di sini, semua produk dan layanan yang ditawarkan memiliki lisensi resmi dari Google pusat. Selain itu, Anda akan mendapatkan layanan after sales sesuai kebutuhan dari produk yang dipilih. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan dari kami silakan klik di sini.

Appsheet, Google Docs

Membuat Aplikasi Customer Experience dengan Google Docs di Appsheet

Perkembangan teknologi dalam bisnis membawa perubahan yang sangat signifikan. Tak hanya untuk penjualan saja, tetapi juga untuk melihat pengalaman konsumen dari kurun waktu tertentu. Saat ini, Anda bisa menggunakan berbagai platform seperti Appsheet di Google Docs. Lalu, apa pentingnya keberadaan pengalaman konsumen dan bagaimana mengolahnya menggunakan Appsheet Google Docs? Simak ulasannya berikut ini. Customer Experience sebagai Faktor Kunci Bisnis Photo: Unsplash.com Pengalaman konsumen atau customer experience secara umum bisa diartikan sebagai persepsi konsumen terhadap sebuah brand, produk, dan jasa yang mereka gunakan. Jika pengalaman yang konsumen dapatkan mengarah ke positif, maka bisa dibilang produk atau jasa yang kita tawarkan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Begitu pula sebaliknya, jika mengarah ke hal negatif maka ada yang kurang dengan produk, jasa, atau brand Anda. Di sinilah pentingnya melihat dan menganalisis pengalaman konsumen. Sebab, pengalaman konsumen atau customer experience memiliki tujuan dalam pengembangan bisnis. Misalnya saja meningkatkan loyalitas, meningkatkan kepuasan, hingga memperluas pemasaran dan meningkatkan konversi penjualan. Terlebih lagi di era digital seperti sekarang, melihat pengalaman konsumen merupakan hal penting untuk pengembangan bisnis ke depannya. Cara Membuat Appsheet di Google Docs Photo: Bitrix24 Di era digital, pengalaman konsumen dapat dilihat dan dianalisis dengan mudah dengan berbagai layanan platform digital. Salah satunya adalah menggunakan aplikasi Appsheet melalui Google Docs. Untuk membuatnya pun tak memerlukan langkah yang sulit. Anda bisa membuatnya di mana saja dan kapan saja selama ada koneksi internet. Langkahnya adalah: Klik “Add Ons”dari Google Doc Anda. Lalu lanjutkan dengan “Get Add-Ons” dan cari fitur “AppSheet”. Install “AppSheet add-on” Anda dan tunggulah beberapa saat hingga terpasang dan bisa digunakan. Jika Google Docs Anda belum siap, tak perlu khawatir karena  AppSheet akan membuat template secara otomatis untuk Anda gunakan. Sehingga, Anda juga lebih mudah melakukan kustomisasi sesuai dengan kebutuhan. Misalnya untuk melihat feedback konsumen dari email. Di sini Anda bisa klik tombol “Prepare” di bagian kanan. AppSheet akan memastikan dokumen yang Anda gunakan dengan platform yang ada. Jika ini bisa dilakukan, maka Anda bisa klik “Launch” untuk menggunakan aplikasi. Saat Anda melakukan kustomisasi, nantinya akan ada link untuk Anda download dan dapat dilakukan melalui smartphone. Fitur AppSheet ini tak hanya penting untuk mengevaluasi brand atau bisnis Anda. Di sisi lain juga bisa menjadi data untuk merancang strategi bisnis di masa mendatang. Termasuk dalam melakukan survey kepada konsumen menjadi lebih mudah. Kesimpulan Photo: Unsplash.com Dari ulasan singkat di atas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan Appsheet di Google Docs memiliki peran penting dalam pengembangan bisnis maupun perusahaan. Terutama untuk memudahkan dalam menganalisis perilaku sekaligus pengalaman konsumen lebih baik dan lebih cepat dari sebelumnya. Jika dulu melihat pengalaman konsumen menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden, kini cukup dengan mengisi form secara online. Contohnya dengan menggunakan Appsheet Google Docs ini. Dengan begitu, perusahaan selain lebih cepat mendapatkan data juga membuat bisnis lebih efisien. Terutama dari segi biaya yang dikeluarkan dapat diminimalisir. Kini, Anda dapat menggunakan layanan Appsheet dengan Google Docs dari EIKON Technology. Kami menyediakan layanan yang memiliki lisensi dari Google pusat. Sehingga lebih nyaman digunakan dan tingkat keamanan yang terjamin. Informasi lebih lanjut mengenai layanan Appsheet dari kami, Anda bisa klik di sini. Selain mendapatkan produk terbaik, Anda juga dapat menikmati layanan after sales dan maintenance.

Chromebook

Bagaimana Tim IT Membantu User Memaksimalkan Penggunaan Chrome

Tim IT di sebuah perusahaan memiliki peranan yang cukup vital. Salah satunya adalah bagaimana menciptakan kondisi yang nyaman bagi karyawan dalam hal ini pengguna jaringan internet tetap baik. Oleh karena itulah, tim IT perlu memiliki platform pendukung yang lengkap dan bisa diandalkan seperti Chrome. Chrome maupun Chromebook cukup banyak dipilih oleh perusahaan karena lebih aman, efisien, dan praktis dalam meningkatkan produktivitas. Berikut beberapa tips yang bisa tim IT lakukan dalam membantu karyawan di perusahaan menggunakan Chrome lebih optimal. Menemukan Tab Chrome Lebih Cepat Photo: VideoHive Saat Anda bekerja, sudah menjadi kebiasaan bagi pengguna untuk membuka tab browser dalam jumlah yang cukup banyak. Di sisi lain, cara seperti ini memang cukup kompleks, terutama untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan pekerjaan, Anda harus mengecek tab tersebut satu per satu. Adanya fitur Chrome Tab Groups dan Tab Search akan memudahkan pengguna untuk mencari dan mengatur tab sekaligus. Untuk membuat Tab Groups ini, Anda bisa melakukannya dengan klik kanan dan lanjutkan dengan “Add Tab to New Group”. Lalu, jika ingin mencari dan membuka tab, hanya tinggal klik ikon panah ke bawah pada bagian kanan atas browser dan mulailah untuk mencari tab yang Anda inginkan. Menjelajah Internet Menjadi Semakin Aman Photo: Unsplash Tantangan dalam dunia bisnis dan perusahaan ketika menggunakan jaringan internet adalah keamanan jaringan. Sebab tak jarang kini kejahatan siber bisa menyerang perusahaan melalui jaringan internet yang ada ketika seseorang melakukan browsing. Untungnya, Chrome kini dilengkapi dengan fitur terbaru untuk melindungi data perusahaan dari malware. Fitur tersebut adalah Site Isolation yang dapat mendeteksi ancaman serangan siber dalam waktu 50 kali lebih baik. Shortcut di Address Bar Lebih Mudah Photo: Unsplash Selain memudahkan dalam mengatur tab, fitur Chrome yang dapat digunakan oleh tim IT perusahaan dalam memudahkan pengguna adalah Chrome Actions. Fitur ini memiliki setidaknya 16 layanan yang memudahkan pengguna untuk mendapatkan informasi secara cepat dan mudah serta aman melalui Address Bar. Menariknya lagi, fitur ini uga terintegrasi dengan Google Workspace. Bila ingin menggunakannya, Anda bisa coba dengan mengetikkan dua kata seperti “trigger words” dalam address bar dan klik. Kemudian untuk melihat ‘action’ lainnya bisa dengan ketikkan kata “safety check” atau “new Google Doc” dan sebagainya. Namun, layanan ini masih tersedia dalam bahasa Inggris saja. Browsing Urusan Kerja dan Personal Bisa Terpisah Photo: Unsplash Terkadang seseorang tidak begitu hirau dan bahkan terkesan abai dengan browsing di internet antara untuk hal pribadi dan urusan pekerjaan. Dengan menggunakan Chrome Profiles, nantinya akan memudahkan tim IT maupun pengguna lebih mudah memisahkan informasi ketika melakukan pencarian di internet. Misalnya saja mengenai bookmarks, riwayat pencarian, password untuk login di sebuah akun, maupun setting lainnya. Ini sangat penting untuk menjaga kenyamanan Anda bekerja di lingkungan yang hybrid. Pengguna  juga bisa mengakses akun dengan browser yang sama secara mudah. Hanya dengan menggunakan klik pada ikon profil atau gambar yang ada di bagian kanan atas browser. Kesimpulan Photo: Unsplash Dari ulasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa keberadaan tim IT di sebuah bisnis dan perusahaan menjadi hal yang sangat penting. Terlebih dalam menghadapi persaingan bisnis di era digital. Oleh karena itulah, keberadaan mereka juga penting dalam memaksimalkan penggunaan Chrome dalam berbagai kegiatan bisnis setiap saat. Untuk mendukung perkembangan bisnis, Anda dapat menggunakan layanan terbaik dari Chrome seperti Chromebook sesuai kebutuhan. Anda bisa mendapatkannya di vendor Google terpercaya seperti EIKON Technology. Informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan Chrome yang kami tawarkan Anda bisa klik di sini.

Info

Contact Center Terintegrasi Penuh di Chrome OS

Contact center merupakan bagian yang cukup penting bagi sebuah perusahaan maupun bisnis. Bisa dibilang, keberadaannya juga menjadi sebagai salah satu ujung tombak perusahaan dengan konsumen.  Untuk meningkatkan kinerja tersebut, kini Chrome OS menawarkan solusi tools contact center yang terintegrasi. Lantas, mengapa hal itu penting, apa saja manfaatnya, dan cara mendapatkannya? Simak ulasan berikut. Mengapa Contact Center Chrome OS Penting untuk Bisnis? Photo: Pexels.com Penggunaan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS dinilai cukup penting bagi perusahaan maupun bisnis di era digital seperti saat ini. Dengan layanan yang terintegrasi tentu akan memudahkan Anda dalam melakukan manajemen IT yang lebih baik. Beberapa alasan yang mendasar mengapa Anda harus menggunakan layanan ini di antaranya adalah sebagai berikut: Manajemen IT dari jarak jauh dan mengamankan platform: Chrome OS merupakan layanan manajemen dengan jaringan cloud computing. Dengan begitu, pengelolaan menjadi lebih aman dan dapat mengoptimalisasi keberadaan contact center meskipun dengan jarak jauh. Sebagai solusi untuk validasi contact center dalam memantau perkembangan bisnis dengan dukungan Chrome Enterprise Recomended. Mempermudah akses virtualisasi infrastruktur IT, terutama penggunaan desktop untuk penggunaan Chrome OS dan Citrix Workspace. Termasuk penggunaan untuk Citrix Ready. Menciptakan ekosistem IT dan layanan contact center terbaik bagi bisnis Anda. Manfaat yang Didapatkan Photo: Pixabay.com Menggunakan layanan contact center yang terintegrasi dengan Chrome OS memiliki banyak manfaat bagi perusahaan maupun bisnis. Terlebih bagi perusahaan yang sering berhubungan langsung dengan konsumen. Misalnya seperti perusahaan perbankan, asuransi, maupun yang bergerak di bidang finansial lainnya. Setidaknya, beberapa manfaat menggunakan layanan contact center di antaranya adalah: Melindungi Bisnis dan Informasi Konsumen Manfaat yang pertama, fitur dan layanan ini dapat melindungi segala data dan informasi yang berkaitan dengan konsumen . Misalnya saja perlindungan data dari virus, ransomware, hingga serangan siber lainnya. Fitur keamanan ini pun akan diupdate secara otomatis. Termasuk dengan dukungan Google Safe Browsing yang membuat data tetap aman di tangan Anda. Meningkatkan Produktivitas Agen Call Center Perusahaan Tahukah Anda jika menggunakan fitur layanan call center yang terintegrasi dengan Chrome OS bisa meningkatkan produktivitas kinerja call center? Perangkat infrastruktur yang digunakan oleh call center dan sudah terintegrasi dengan Chrome OS lebih cepat 76% dari Windows 10. Hal itu akan menghemat waktu selama 3 jam setiap minggunya untuk melakukan update dan proses input kebutuhan konsumen. Kemudian, bisa meminimalisir downtime yang dapat mengganggu kinerja dan produktivitas perusahaan. Meminimalisir Tekanan dan Tingkat Stres pada Karyawan Keempat, manfaat penggunaan layanan call center Chrome OS tak hanya dari segi infrastruktur saja. Melainkan juga berdampak pada sisi karyawan itu sendiri. Dengan infrastruktur yang cepat, setidaknya bisa meminimalisir tingkat stres dari karyawan atau agen yang harus menerima informasi maupun masukan dari konsumen.  Dengan menggunakan fitur dan layanan Chrome OS dapat meningkatkan pelayanan call center 96% lebih cepat. Pada akhirnya, proses penanganan konsumen lebih cepat terselesaikan dan tidak menumpuk maupun menunggu selama beberapa hari dan itu bisa menyebabkan tekanan bagi karyawan atau agen call center Anda. Pelayanan yang Lebih Baik Manfaat yang terakhir adalah, dengan menggunakan layanan terintegrasi dan mengandalkan kecepatan respon konsumen, secara langsung maupun tak langsung hal itu akan meningkatkan pelayanan. Konsumen pun akan mendapatkan pengalaman yang lebih baik. Dengan begitu, ini akan meningkatkan reputasi perusahaan dalam melayani kebutuhan konsumen secara cepat dan tepat. Para agen call center pun akan bekerja lebih optimal. Mendapatkan Layanan Contact Center Chrome OS yang Terbaik Photo: Pexels.com Kini, Anda sudah mengetahui betapa besar manfaat Contact Center Chrome OS yang telah disebutkan di atas. Sudah saatnya bisnis Anda menerapkan dan menggunakan platform terbaik ini. Salah satunya dengan memilih vendor penyedia layanan Chrome resmi yang memiliki lisensi langsung dari Google. Untuk itu Anda bisa memilih dan membelinya di EIKON Technology. Kami menyediakan berbagai layanan untuk bisnis terbaik Anda. Termasuk memberikan dukungan terbaik untuk layanan contact center perusahaan atau bisnis Anda. Informasi lebih lanjut dan pembelian secara lengkap bisa klik di sini. Dapatkan pula layanan after sales untuk menjamin keamanan dan kenyamanan produk pada bisnis Anda dari kami.

Chromebook

Pengelolaan Management Ekstensi Hadir di Chrome

Management ekstensi Chrome menjadi hal penting bagi sebuah perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Khususnya, yang berkaitan dengan sistem jaringan internet dalam penyimpanan data. Ekstensi pada Chrome dapat diartikan sebagai aplikasi kecil dengan fitur tambahan untuk memodifikasi maupun meningkatkan fungsi Chrome yang lebih baik.  Lalu, seberapa pentingnya management ekstensi Chrome ini dan bagaimana menjalankannya menjadi lebih mudah? Mengapa Management Ekstensi Chrome Penting? Photo: Unsplash.com Sebagian orang mungkin akan mempertimbangkan keberadaan ekstensi. Bagi sebagian orang lainnya, ekstensi dianggap kurang begitu penting. Khususnya bagi pengguna yang hanya memanfaatkan Chrome hanya sebatas mengakses mesin pencarian. Namun, bagi Anda yang menggunakannya untuk menunjang pekerjaan yang lebih baik, maka management ekstensi ini wajib Anda pelajari. Secara umum, bisa dikatakan bahwa manfaat dari ekstensi Chrome tidak lain untuk melengkapi kekurangan pada sistem operasi komputer dan IT yang digunakan.  Membuat Workflow Lebih Mudah dengan API Photo: Unsplash Bagi organisasi maupun perusahaan yang menggunakan ratusan atau bahkan ribuan ekstensi, mengelola pengaturan yang ada memang bukanlah hal yang mudah. Namun, hal tersebut kini lebih efisien dengan menggunakan fitur App Details API.  API terbaru ini memungkinkan admin untuk mendapatkan informasi secara lebih detail mengenai spesifikasi aplikasi dan ekstensi yang sudah diprogram. Hal ini pun akan memudahkan Anda dalam membuat workflow, terutama ketika melakukan audit mengenai manajemen risiko IT. Tandai Ekstensi Prioritas pada Toolbars Photo: MakeUseOf Kini, ada banyak cara dan tips untuk meningkatkan produktivitas IT Anda. Banyak dari pengguna Chrome menggunakan ekstensi ini untuk memudahkan pekerjaan mereka. Di sini untuk manajemen ekstensi, Anda bisa menandai ekstensi prioritas untuk digunakan pada toolbars. Langkah ini dilakukan untuk menghemat waktu, terutama untuk troubleshooting pada browser. Hal ini hampir sama dengan fitur managed bookmarks yang telah dirilis sebelumnya. Selain menandai ekstensi prioritas, Anda pun juga bisa menandai ekstensi yang lebih spesifik. Hal ini sangat penting bagi Anda sebagai admin IT bagi perusahaan.  Ekstensi Terbaru dari Chrome Photo: Bounce Geek Google pun terus mengembangkan management ekstensi Chrome dengan berbagai ragam fitur unggulannya. Misalnya saja di awal tahun 2021 ini meluncurkan ekstensi Manifest V3. Platform terbaru dari versi ekstensi ini disebut-sebut lebih aman, bisa diandalkan dan melindungi privasi lebih baik. Pemutakhiran fitur keamanan pada ekstensi yang dikembangkan oleh Google Web Store ini memiliki dasar bagi pengguna untuk mengontrol data perusahaan lebih aman dan nyaman.  Kesimpulan: Management Ekstensi Chrome Mempermudah Pekerjaan Anda Photo: Dev Problems Berdasarkan uraian dan ulasan di atas dapat disimpulkan jika keberadaan management ekstensi Chrome dapat membantu meningkatkan kinerja Anda dalam menggunakan browser Chrome di berbagai keperluan. Mulai dari menyimpan file data hingga melakukan penyesuaian perangkat menggunakan ekstensi tertentu. Terlebih lagi keamanan dari Chrome pun sudah tidak diragukan lagi. Apalagi di masa mendatang, Chrome telah menyematkan fitur verifikasi dua langkah untuk akses login dan sign-in pada produk-produk mereka. Dengan begitu, tidak semua orang bisa mengakses data tanpa melalui persetujuan pemilik terlebih dahulu. Kini, saatnya Anda menggunakan fitur terbaik dari Chromebook untuk memudahkan dalam management ekstensi Chrome. Anda bisa mendapatkannya di vendor penyedia layanan dan produk Google di Indonesia secara resmi seperti EIKON Technology. Keuntungan membeli produk Chrome maupun chromebook di sini adalah selan mendapatkan lisensi resmi secara langsung dari Google, Anda juga akan mendapatkan layanan after sales terbaik. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami di sini.

Chromebook

Sign-in Lebih Aman dan Nyaman di Chromebook

Password selama ini menjadi salah satu kunci utama untuk mengamankan akun dan data digital kita. Namun, pengamanan yang hanya dengan password saja sebenarnya tidak cukup untuk menjaga perangkat maupun akun. Oleh karena itulah, Google pun terus mengembangkan berbagai fitur unggulan dalam mengamankan akun Chromebook penggunanya agar lebih aman dan nyaman saat sign-in. Membuat Password Sign-In Lebih Aman Photo: Pexels.com Setiap hari Google memastikan password dari sekitar 1 miliar pemilik akun tetap aman dan terverifikasi dengan baik. Tujuannya tak lain untuk memastikan keamanan agar akun benar-benar berada pada orang yang tepat dan menghindari pembajakan akun oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.  Untuk mengoptimalkan layanan tersebut, Google menyematkan Google’s Password Manager pada Chrome, Android, dan juga Google App. Kedepannya juga akan diberlakukan pada sistem operasi iOS. Dengan menggunakan teknologi terkini, data pun menjadi lebih aman. Hal itu juga akan memudahkan para penggunanya untuk menyarankan membuat password yang kuat dan unik pada berbagai device, tanpa harus mengingat kembali dan mengulanginya saat login. Akses Verifikasi Chromebook Dua Langkah Photo: National Cyber Security Center Selain menggunakan password dengan kombinasi yang aman, penggunaan Chromebook juga menggunakan mode verifikasi dua langkah. Mode ini diterapkan untuk mencegah serangan dari pihak luar yang dapat mengakses akun Anda secara ilegal maupun mencuri data-data penting lainnya.  Dalam praktiknya, verifikasi dua langkah ini menggunakan ‘sesuatu yang Anda ketahui’ seperti password dan ‘apa yang Anda miliki’ dalam hal ini adalah nomor telepon maupun kombinasi nomor yang khusus sebagai kode akses Anda. Nantinya, pada akhir 2021, Google berencana akan menggunakan metode dua verifikasi dua langkah ini pada 150 juta penggunanya. Termasuk bagi dua juta pengguna maupun kreator YouTube.  Device Anda Menjadi Lebih Nyaman Photo: Larastock Google tak hanya berkomitmen melindungi keamanan akun Chromebook Anda. Lebih dari itu, juga berkomitmen untuk melindungi perangkat atau device yang digunakan dari berbagai serangan siber seperti fraud. Google pun bekerjasama dengan mitra-mitra terbaik untuk memberikan perlindungan keamanan secara cuma-cuma pada lebih dari 10 ribu penggunanya tahun ini. Untuk memudahkan pengguna, Google juga membangun sebuah sistem pengamanan pada sistem operasi Android. Di sisi lain, hal yang sama juga dilakukan untuk produk dari Apple dengan adanya Google Smart Lock App pada perangkat. Saat ini, setidaknya sudah ada sekitar 2 miliar perangkat di dunia yang secara otomatis mendukung fitur keamanan saat sign-in di Chrome menggunakan verifikasi dua langkah. Perlindungan Identitas Digital Chromebook yang Andal Photo: Google for Education Pengembangan pun terus dilakukan oleh Google untuk melindungi pengguna ketika sign-in di akun Chrome mereka. Hal itu ditunjukkan dengan meluncurkan fitur One Tap yang merupakan bagian dari sistem keamanan API yakni Google Identity Service. Dimana fitur ini bisa digunakan untuk pengamanan token selain password untuk login pada layanan website dan aplikasi seperti Pinterest dan Reddit. Kesimpulan Photo: Stuff.co.nz Adanya fitur baru untuk sign-in di Chromebook membuat pengguna merasa aman dan nyaman digunakan kapan saja dan dimana saja. Termasuk cara berlangganan fitur ini langsung dari Google. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memilih vendor penyedia layanan produk Gooogle seperti Chrome maupun Chromebook yang terpercaya. Selain itu juga memiliki lisensi resmi dari Google pusat. Di Indonesia, saat ini salah satu yang memiliki lisensi untuk memasarkan produk dan layanan Google secara resmi adalah EIKON Technology. Dengan pengalamannya menyediakan layanan Google untuk korporasi, Anda pun layak memilihnya. Ada berbagai platform layanan yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan. Termasuk didukung dengan teknisi yang siap melayani Anda baik untuk maintenance maupun saat terjadi kendala. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk tersebut, Anda bisa klik di sini.

Google Workspace, Productivity, School

Meeting Semakin Mudah dengan Fitur Baru Google Classroom

Google Classroom mengalami peningkatan pesat dari segi penggunaan saat pandemi COVID-19. Terlebih lagi ketika pemerintah di berbagai negara mulai menerapkan kebijakan untuk memulai kegiatan belajar para siswa dan guru melalui daring atau online. Pada awalnya, Google Classroom yang merupakan bagian dari Google Workspace for Education memiliki fitur terbatas. Namun, seiring banyaknya permintaan dan kemudahan yang diharapkan Google pun menambahkan fitur unggulan. Salah satunya adalah meeting online semakin mudah dan nyaman. Seperti apa fitur baru ini? Simak ulasan berikut. Fitur Baru Google Classroom untuk Meeting Photo: Zee News Fitur baru Google Classroom ini disebut dengan “Ask to Join”. Di mana para peserta di luar kelas secara otomatis tidak akan bisa mengikuti sesi bila tidak menyetujui pesan yang diberikan. Hal ini akan menambah kenyamanan bagi para peserta yang terlibat. Bagi guru, akan mudah untuk melakukan hosting sesi pembelajaran dan mengirimkan link kepada siswa. Layanan ini pun nantinya akan terintegrasi dengan berbagai layanan dari Google lainnya seperti Google Meet.  Manfaat yang Didapatkan Photo: PPLWARE Keberadaan fitur baru Google Classroom ini memiliki banyak manfaat yang bisa didapatkan. Baik itu bagi para staf pengajar, siswa, hingga partisipan lainnya. Setidaknya, ada beberapa hal yang bisa didapat dari keberadaan Google Classroom untuk meeting ini: Memudahkan guru dan murid untuk mengelola link yang akan digunakan dalam streaming pembelajaran online. Dengan begitu, aksesnya pun tidak sulit. Siswa akan diarahkan di ‘ruang tunggu’ hingga guru sebagai admin disini bergabung untuk memulai sesi. Peserta di luar kelas dapat memiliki pilihan untuk bergabung. Di sini, guru sebagai admin bisa memberikan pesan ‘ask to join’, apabila setuju maka peserta bisa masuk ke dalam sesi meeting atau pembelajaran tersebut. Bagaimana Memulainya? Photo: Google for Education Untuk bisa menggunakan layanan ini, sebenarnya sangat mudah. Anda pun bisa memilih posisi Anda. Baik itu sebagai admin untuk memulai sesi meeting  atau sebagai pengguna (end user). Semua tergantung kebutuhan Anda, namun ada hal penting yang perlu untuk Anda lakukan yakni: Jika Admin sebenarnya tidak ada admin yang mengontrol fitur ini. Namun, Google Meet harus terhubung agar Anda bisa menikmati layanan meeting online dengan nyaman menggunakan Google Classroom. Bila posisi Anda sebagai pengguna atau partisipan (end user) juga tak kalah mudahnya. Fitur tersebut akan otomatis ‘ON’ saat Anda membuat pertemuan online di Google Classroom ini. Pengguna dapat mengakses meeting melalui tautan yang dikirimkan oleh admin. Setelah itu, tunggulah beberapa saat sampai program berjalan dan Anda bisa memulai meeting dengan lancar. Kesimpulan Photo: Washington University of Virginia Dari ulasan di atas, dapat disimpulkan bahwa keberadaan fitur baru Google Classroom ini memiliki peran penting dalam pembelajaran daring di masa pandemi COVID-19. Jika dahulu keberadaannya sebagai bagian dari Google Workspace for Education sangat terbatas, saat ini pengembangan fiturnya pun beragam. Dengan adanya fitur ini akan semakin memudahkan berbagai pihak yang terlibat dalam pembelajaran daring. Tak hanya itu saja, fitur tersebut juga mampu menjembatani para guru maupun staf pengajar untuk mendapatkan pengalaman yang lebih baik dalam menggunakannya di mana saja dan kapan saja. Dengan begitu, koordinasi pun menjadi semakin mudah dilakukan. Kini, Anda bisa menggunakan Google Classroom dengan berbagai ragam fitur unggulan yang ditawarkan melalui vendor penyedia layanan Google yang resmi di Indonesia yakni EIKON Technology. Di sini tersedia bisa disesuaikan berdasarkan kebutuhan Anda. Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan dari kami, Anda bisa klik di sini.

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Sistem Operasi Terbaru dari Microsoft

Setelah merilis Windows 10 tahun 2015 lalu, di bulan Oktober 2021, Microsoft akhirnya meluncurkan sistem operasi baru mereka, Windows 11, Sistem operasi baru ini bisa Anda dapatkan secara gratis melalui PC dengan Windows 10 yang kompatibel. Bisa juga dengan membeli PC baru yang telah dipasangi Windows 11. Lalu, apa saja upgrade yang ditawarkan Microsoft dalam sistem operasi terbaru mereka ini? Apa saja perbedaan Windows 11 dengan para pendahulunya? Seperti apa spesifikasi PC yang mampu menjalankan sistem operasi ini? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari simak penjelasannya berikut. Bagaimana cara mendapatkan Windows 11? Microsoft memastikan bahwa sistem operasi terbaru mereka mudah untuk didapatkan, terutama bagi user yang telah menggunakan Windows. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan Windows 11: Membeli PC baru yang telah diinstal Windows 11 sebelumnya. Membeli PC dengan Windows 10 yang memenuhi syarat untuk free upgrade. Gunakan PC Health Check untuk mengetahui apakah PC Windows 10 Anda memenuhi syarat free upgrade. Spesifikasi PC untuk free upgrade Seperti yang telah disebutkan pada poin sebelumnya, Anda bisa memasang sistem operasi terbaru Microsoft ini pada PC Windows 10. Lalu, apa saja spesifikasi PC yang dapat menjalankan Windows 11 ini? Memiliki prosesor setidaknya 1 GHz dengan minimal dua inti prosesor atau SoC 64-bit yang cocok. Kapasitas RAM minimal 4 GB. Kapasitas penyimpanan minimal 64 GB Memiliki firmware system EUFE dan mampu menjalankan Secure Boot. Trusted Platform Module 2.0 Display setidaknya 720p dengan 8-bit per saluran warna. Graphics Card minimal DirectX 12 dengan driver WDDM 2.0. Apa saja yang baru di Windows 11? Dengan durasi riset yang cukup panjang, kurang lebih selama 6 tahun, Windows 11 tentu memiliki beberapa upgrade yang tidak bisa Anda temukan pada para pendahulunya. Apa saja upgrade yang akan didapatkan? Perubahan letak Start menu dan Taskbar Photo Credit: Microsoft Windows Blog Perubahan yang langsung terlihat adalah letak Start menu dan juga Taskbar. Jika pada sistem operasi sebelumnya Start menu dibuat menjorok ke kiri, kini Anda bisa menemukannya di bagian tengah. Selain itu, Anda bisa langsung mengakses file dan riwayat penelusuran dari Start menu. Pintasan aplikasi (shortcut) juga masih bisa ditemukan dalam Start menu. Jika Anda menggunakan Microsoft 365, file juga akan otomatis tersinkronisasi dan bisa langsung muncul di Start menu. Namun pastikan Anda telah mengaktifkan sinkronisasi cloud Microsoft 365 sebelumnya. Baca juga: 5 Fitur Microsoft 365 Untuk Menunjang Remote Dan Hybrid Working Widgets Photo Credit: Microsoft Windows Blog Upgrade berikutnya adalah Widgets. Jika Windows 10 memiliki Taskbar Widgets, Windows 11 memiliki Widgets. Perbedaannya terletak pada feed yang ditampilkan. Widgets dibuat untuk bisa menyesuaikan kebutuhan Anda dengan memanfaatkan AI atau Artificial Intelligence serta jaringan web. Untuk mengakses Widgets, cukup gulirkan layar ke atas. Anda bisa langsung menemukan beberapa Widgets seperti Outlook calendar, To-Do list, weather, hingga galeri OneDrive. Konektivitas tanpa batas melalui Microsoft Teams Photo Credit: Microsoft Windows Blog Teams merupakan platform komunikasi dari Microsoft. Dengan Windows 11, Anda bisa menggunakan beberapa fitur bawaan Teams lebih mudah. Salah satunya adalah Chat. Cukup dengan satu klik, Anda sudah bisa melakukan chat, voice call, bahkan video call. Anda bisa menggunakan fitur ini meski lawan bicara tidak menggunakan Windows. Teams dapat melakukan dan menerima panggilan dari sistem operasi apa pun, sesame Windows, Mac, Android atau iOS. Kemampuan multitasking yang handal Salah satu poin utama yang diusung Windows 11 adalah kemampuan untuk multitasking. Dengan Snap Layouts, Groups, dan Desktop, Anda bisa berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain lebih cepat. Photo Credit: Microsoft Windows Blog Bukan hanya itu, pengaturan untuk device tambahan pun sekarang lebih praktis. Jika Anda menggunakan external monitor, sistem secara otomatis akan mengingat pengaturannya. Jadi, saat Anda memutuskan sambungan monitor dan kemudian menyambungkan kembali, Windows akan langsung kembali pada posisi sebelumnya. Kompatibilitas untuk gaming Salah satu hal yang menjadi sorotan saat Microsoft mengumumkan peluncuran Windows 11 adalah kemampuannya untuk gaming. Microsoft bahkan mengklaim bahwa sistem operasi terbaru mereka memang dirancang untuk keperluan gaming. Photo Credit: Microsoft Windows Blog Jika PC Anda sudah memiliki HDR display, maka fitur Auto HDR akan otomatis melakukan upgrade ke high dynamic range, sehingga rendering warna dan tingkat kecerahan pun lebih luas. Fitur Auto HDR ini juga bisa dinonaktifkan sesuai kebutuhan. Bukan hanya itu, sistem operasi ini juga sudah mendukung DirectStorage yang ada di Xbox. Jika Anda memasangkan fitur ini dengan NVMe serta DirectX 12 GPU maka load time game yang ada pada DirectStorage akan lebih singkat dan render pun lebih detail. Masih ada banyak hal lain yang ditawarkan oleh Microsoft lewat Windows 11. Jika Anda penasaran, tidak ada salahnya untuk langsung mencoba sistem operasi terbaru Microsoft ini. Untuk pengalaman yang lebih seamless dan produktif, Anda bisa melakukan sinkronisasi dengan Microsoft 365. Belum berlangganan Microsoft 365 dan tidak tahu bagaimana cara mendapatkannya? Tidak perlu khawatir, EIKON Technology siap membantu Anda. EIKON Technology sebagai mitra resmi Microsoft di Indonesia menawarkan beragam produk dan solusi dari Microsoft secara legal dan tentunya aman. Klik di sini untuk mencoba paket gratis Microsoft 365 sekarang juga!

Microsoft, Microsoft office 365, Office 365

Upgrade Terbaru Microsoft 365 Menyambut Windows 11

Microsoft 365 resmi meluncurkan sistem operasi terbaru mereka, Windows 11 awal Oktober lalu. Dengan adanya upgrade sistem operasi ini, otomatis beberapa layanan Microsoft yang terhubung dengan Windows pun mengalami penyesuaian. Salah satunya bisa Anda temukan pada platform produktivitas Microsoft yaitu Microsoft 365. Transisi dari Windows 10 menuju Windows 11 sedikit banyak akan mempengaruhi Microsoft dan layanan yang ada di dalamnya seperti Microsoft Teams, Outlook, aplikasi Office,  Endpoint Manager, Yammer, dan Viva. Seperti apa upgrade terbaru yang ditawarkan Microsoft 365 untuk menyambut Windows 11? Layanan meetings yang lebih inklusif Upgrade pertama Microsoft 365 datang dari Teams. Microsoft Teams sendiri merupakan platform komunikasi dan kolaborasi. Selain untuk menyesuaikan transisi Windows, upgrade Teams juga dimaksudkan untuk menyesuaikan situasi dunia kerja saat ini. Seperti yang Anda ketahui, saat ini dunia kerja telah mengalami perubahan. Dari yang mulanya hanya dilakukan di kantor, kini beralih pada model remote atau hybrid. Perubahan ini otomatis membuat platform komunikasi seperti Teams makin banyak digunakan. Untuk memenuhi segala kebutuhan penggunanya, Teams pun terus meningkatkan layanan. Berikut adalah beberapa upgrade terbaru Teams: Pilihan bahasa yang lebih variatif untuk live caption dan transcript Kini, meeting menggunakan Teams dapat disematkan live caption serta live transcript. Pilihan bahasa yang tersedia pun lebih variatif. Total tersedia 27 bahasa, termasuk Indonesia, Jerman, Jepang, dan Hindi. User yang menggunakan smartphone dapat melihat caption dalam bahasa pilihan mereka. Sedangkan user dengan PC dapat mengganti bahasa lisan. Untuk mengaktifkan fitur ini klik opsi More Actions. Topics integration dengan Yammer dan Viva Photo Credit: Microsoft Sering kesulitan mencari materi untuk presentasi kerja? Anda bisa memanfaatkan fitur terbaru Microsoft Yammer yaitu Topics integration. Melalui fitur ini, Anda bisa mencari topik yang lebih relevan. Selain itu, integrasi dengan Viva juga memungkinkan Anda menemukan pengalaman yang sesuai dengan topik. Semua konten dari Yammer dan Viva pun dapat dihubungkan ke Teams. Dengan begitu, konten presentasi yang akan Anda tampilkan saat meeting pun lebih  inklusif. Opsi co-author untuk dokumen terenkripsi Microsoft 365 Upgrade Microsoft 365 berikutnya bisa Anda temukan pada platform pengolah dokumen mereka seperti Word, Excel, dan PowerPoint. Kini, aplikasi Microsoft 365, baik yang dipasang di desktop Windows maupun macOS sudah dilengkapi dengan fitur AutoSave atau penyimpanan otomatis. Upgrade terbaru Microsoft 365 ini juga membuka opsi co-author untuk dokumen yang telah terenkripsi. Artinya, Anda bisa membuka, menyunting, dan menyimpan dokumen Word, Excel, dan PowerPoint milik orang lain yang dibagikan kepada Anda. Palet warna yang lebih beragam di Visio web Photo Credit: Microsoft Sebelumnya, Visio hanya memiliki pilihan warna yang terbatas untuk objek mereka. Anda hanya bisa memilih Theme Colors, Standard Colors, serta opsi untuk mengubah transparansi objek diagram. Tersedia juga opsi untuk menyimpan warna yang Anda pilih sebelumnya. Jadi, Anda bisa lebih mudah mengakses warna yang sudah digunakan pada diagram sebelumnya. Endpoint analytics Photo Credit: Microsoft Bagi pengguna Microsoft 365 for Business, transisi dari Windows 10 ke Windows 11 tentu memerlukan waktu adaptasi, terlebih untuk pengguna berskala besar. Anda perlu menyiapkan para karyawan agar terbiasa dengan sistem operasi baru. Tidak perlu khawatir Anda bisa memanfaatkan layanan Endpoint analytics dari Microsoft Endpoint Manager. Layanan ini menawarkan metrik Windows yang akan membantu Anda menghitung jumlah perangkat dengan Windows versi sebelumnya.  Tidak hanya berhenti di situ, Endpoint juga menawarkan langkah-langkah perbaikan untuk memutakhirkan versi sistem operasi Windows Anda. Photo Credit: PxHere Perubahan dari Windows 10 menuju Windows 11 sedikit banyak akan mempengaruhi layanan Microsoft lainnya, termasuk untuk Microsoft 365. Dengan mempelajari gambaran upgrade seperti apa yang mereka tawarkan, Anda dan perusahaan bisa melakukan persiapan yang lebih matang. Belum menggunakan Microsoft 365 dan upgrade terbaru ini membuat Anda tertarik untuk mencobanya? Untuk berlangganan Microsoft 365 for Business sebenarnya tidak terlalu sulit, Anda cukup menghubungi Microsoft Partner seperti EIKON Technology. Melalui Microsoft Partner yang resmi seperti EIKON Technology, Anda bisa mendapatkan produk resmi yang aman digunakan. Klik di sini untuk free trials Microsoft 365!

Scroll to Top