Google Workspace

Google Workspace

Cara Membuat Transkripsi Panggilan Meet Menjadi File Documents Google

Sekarang Anda dapat mentranskripsikan video meeting Google Meet menjadi file documents Google. File yang ditranskripsikan kemudian akan disimpan di folder “Meet Recordings” milik host di Google Drive mereka. Formatnya akan mirip dengan rekaman rapat. Bagaimana cara menggunakannya? Mari simak ulasannya berikut ini. Transkripsi video meeting menjadi file documents Google Photo Credit: Google Workspace Updates Fitur transkrip rapat ini dapat merekam diskusi rapat secara otomatis, sehingga lebih mudah untuk ditindaklanjuti setelahnya atau berfungsi sebagai catatan. Saat fitur ini aktif maka akan muncul simbol “Transcribing” di bagian sudut kiri atas layar rapat. Untuk rapat dengan kurang dari atau sama dengan 200 undangan, penyelenggara rapat, rekan penyelenggara, atau pemrakarsa transkrip akan menerima tautan ke dokumen transkripsi melalui email setelah rapat berakhir. Selain itu, transkrip akan otomatis dilampirkan ke undangan kalender terkait untuk rapat. Untuk rapat dengan lebih dari 200 peserta, transkripsi hanya akan dibagikan kepada penyelenggara rapat, tuan rumah, dan rekan penyelenggara, serta pengguna individu yang memulai transkripsi. Untuk rapat berulang, dokumen transkripsi baru akan terus ditambahkan ke undangan Calendar. Baca juga: Laporan Work Insights untuk Google Chat dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Mulai menggunakan fitur Untuk mulai menggunakan fitur diperlukan pengaturan oleh administrator dan juga end-user. Untuk detail selengkapnya, mari simak poin-poin di bawah ini: Administrator Fitur transkripsi video meeting menjadi file documents Google akan aktif secara default dan dapat dikonfigurasi ulang di tingkat grup, domain, atau organizational unit (OU). Perlu diingat, tidak ada kontrol admin untuk pelanggan Google Workspace Business Standard. Kunjungi Help Center Google Workspace untuk mempelajari lebih lanjut tentang mengaktifkan atau menonaktifkan transkripsi Google Meet. Informasi tambahan, untuk pengguna Google Workspace Education dengan lisensi pengajar, fitur ini akan aktif secara default. Bagi pemilik lisensi pelajar, transkrip akan nonaktif secara default. Baca juga: Miro x Google Meet: Hadirkan Pengalaman Kolaborasi yang Lebih Interaktif End-users Jika pengelolaan host nonaktif, peserta dalam domain dapat menggunakan transkrip. Jika pengelolaan host aktif, hanya tuan rumah rapat dan rekan penyelenggara yang dapat mengaktifkan transkrip. Untuk menggunakan transkrip dalam rapat, pengguna yang memenuhi syarat dapat mengunjungi panel aktivitas dan mengeklik “Transcripts”. Saat dihidupkan, lencana “Transcribing” akan muncul di sudut kiri atas layar rapat. Untuk mengakhiri transkripsi, pengguna dapat mengeklik “Stop transcription” dan transkripsi akan disimpan ke Google Drive mereka. Transkripsi hanya bisa dimulai oleh pengguna yang memenuhi syarat. Sebelum bergabung ke rapat, peserta akan melihat pemberitahuan yang memberi tahu mereka saat transkrip aktif. Photo Credit: Google Workspace Updates Ketersediaan fitur Fitur ini dirilis secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Perilisan dimulai pada tanggal 24 Oktober 2022 (kemungkinan akan memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur ini tersedia untuk pelanggan Google Workspace Business Standard, Business Plus, Enterprise Starter, Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Plus, serta Teaching and Learning Upgrade. Namun fitur ini tidak tersedia untuk pelanggan Google Workspace Essentials, Business Starter, Education Standard, Enterprise Essentials, Education Fundamentals, Frontline, dan Nonprofits, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Business lama. Fitur ini juga tidak tersedia untuk pengguna dengan Google Accounts pribadi. Baca juga: Bagaimana Cara Menghapus Peserta dari Panggilan Google Meet PC? Hadirnya fitur transkripsi video meeting menjadi file documents Google ini akan memudahkan Anda untuk membuat catatan rapat sekaligus membuat rekaman yang dapat ditindaklanjuti. Fitur ini dapat Anda nikmati dengan berlangganan paket Workspace for Business yang tersedia di EIKON Technology. Sebagai authorized partner Google, EIKON Technology menyediakan produk resmi berlisensi dengan proses implementasi yang menyeluruh. Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi kami di sini!

Google Workspace

Cara Google Workspace Membangun Platform Terbuka untuk Menunjang Pekerjaan Hybrid

Fleksibilitas kini menjadi hal yang dicari ketika bekerja. Namun ekosistem kerja hibrida kemudian menunjukkan pentingnya pilihan. Orang-orang tak lagi ingin dikunci dalam satu aplikasi saja. Mereka ingin menggunakan alat produktivitas seperti email dan panggilan video dengan tetap mengerjakan tugas lain memvisualisasikan data, mengelola proyek, membuat desain kreatif, dan banyak lagi. Sebagai platform produktivitas paling terbuka dan selalu dapat diperluas, Google Workspace terus mengembangkan solusi bagi para penggunanya. Pada gelaran Google Cloud Next ’22 bulan Oktober lalu, Google meluncurkan smart chips di Docs, serta integrasi baru dan kemampuan API yang ditingkatkan untuk Meet, Chat, dan Spaces. Mari simak detail selengkapnya dalam ulasan berikut. Smart chips untuk integrasi dengan aplikasi pihak ketiga Photo Credit: Google Workspace Blog Tahun 2021 lalu, Google Workspace memperkenalkan smart canvas, sebuah kapabilitas yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan informasi yang mereka butuhkan ke dalam file Docs tanpa perlu berpindah aplikasi. Pada tahun 2022 ini, Google memperluas kapabilitas smart chips untuk integrasi dengan aplikasi pihak ketiga. Dengan smart chips yang baru ini, Anda dapat menandai dan melihat informasi penting dari aplikasi mitra menggunakan ‘@-mentions’, serta memasukkan informasi interaktif atau pratinjau dari aplikasi pihak ketiga langsung ke dalam Docs. Perwakilan Google menyebutkan bahwa perluasan ini akan hadir pada bulan Januari 2023 nanti. Baca juga: Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Menambahkan kapabilitas pihak ketiga ke Google Meet Awal tahun 2022 ini, Google Workspace memperkenalkan kapabilitas untuk bergabung ke rapat dan melakukan presentasi langsung dari Docs, Sheets, dan Slides untuk memudahkan pengguna bekerja sama secara real-time. Workspace juga membangun integrasi dengan Miro, yang memungkinkan Anda memulai kolaborasi di papan tulis Miro langsung dari panggilan Meet. Pengembangan dari Google Meet API dan Google Meet add-on SDK memungkinkan aplikasi dari pihak ketiga untuk menyatukan kapabilitas mereka dengan Google Meet, memberikan cara baru yang mulus bagi user untuk menggunakan alat favorit mereka saat sedang berada dalam panggilan video. Misalnya, Figma menggunakan SDK ini untuk menghadirkan desain populer dan kemampuan papan tulisnya ke dalam Google Meet. Photo Credit: Google Workspace Blog Menghadirkan aplikasi mitra ke Google Chat dan Spaces API Chat dan Spaces umum digunakan untuk menambahkan pengalaman baru ke Google Workspace. Misalnya, menyetujui aplikasi pihak ketiga untuk menambahkan orang ke Chat Spaces secara otomatis ketika terjadi situasi darurat (misalnya ketika memerlukan respons insiden). Photo Credit: Google Workspace Blog Google baru saja memperluas Chat and Spaces API untuk mengaktifkan lebih banyak fungsi antara Google Chat dan aplikasi mitra. Nantinya, aplikasi ini dapat membuat pesan langsung 1:1 atau obrolan grup secara terprogram. Aplikasi ini juga akan dapat membaca dan menulis pesan Cha tanpa mengharuskan pengguna untuk meluncurkan aplikasi, yang selanjutnya memperluas kemampuan untuk memungkinkan pemahaman kontekstual dari percakapan. Baca juga: Meningkatkan Pengalaman Google Workspace di Perangkat Android Berlayar Besar Kekuatan ekosistem Sudah menjadi komitmen Google Workspace untuk menghadirkan platform produktivitas yang terbuka, selalu dapat diperluas, dan tentunya memenuhi segala kebutuhan ekosistem hybrid. Bersama dengan para mitra, Google terus mengembangkan alat yang lebih bermanfaat dan fleksibel, menciptakan kemampuan terbaik di kelasnya untuk seluruh pekerjaan hybrid, sekaligus menyediakan cara berkomunikasi dan berkolaborasi yang benar-benar baru. Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang add-on dan integrasi Google Workspace di sini dan membaca lebih lanjut tentang manfaat melakukan modernisasi program kantor lama di sini. Baca juga: Kelola Aktivitas Penyimpanan Lebih Mudah dengan Alat Manajemen Penyimpanan Baru Google Workspace Google Workspace terus berkomitmen untuk menghadirkan solusi produktivitas yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan pekerjaan hybrid. Apakah kini kantor Anda menerapkan ekosistem hybrid. Optimalkan komunikasi dan kolaborasi kerja Anda dengan paket berlangganan Workspace dari EIKON Technology. Kami menawarkan solusi menyeluruh untuk Anda, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk mulai pemasangan, hubungi kami di sini!

Google Meet, Google Workspace

Sekarang Anda Bisa Memulai Rapat Langsung dari Jamboard Web, Bagaimana Caranya?

Google baru saja memperluas interoperabilitas antara Meet dengan Jamboard. Setelah perluasan ini, pengguna dapat bergabung atau memulai rapat langsung dari Jamboard versi web. Ini akan memudahkan Anda untuk mempresentasikan Jam Anda dengan mulus dan bahkan bisa langsung berkolaborasi. Fitur baru ini telah tersedia di Jamboard versi web. Interoperabilitas Google Meet dan Jamboard Photo Credit: Google Workspace Updates Pada tahun 2020 lalu, Google mengumumkan integrasi antara Meet dengan Jamboard. Integrasi ini memungkinkan Anda untuk dapat atau membuka Jam yang ada saat melakukan panggilan video melalui Meet. Integrasi papan tulis digital ini menunjukkan bahwa Anda dapat menggunakan Jamboard secara virtual untuk menyelenggarakan sesi brainstorming kolaboratif dengan rekan kerja atau siswa Anda secara real-time, bahkan saat Anda tidak berada di ruangan yang sama. Baca juga: Update Google Meet Hardware: Lebih Banyak Opsi untuk Framing di Konsol Admin Kegunaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Rapat tim yang efektif adalah komponen penting untuk membuka inovasi yang difasilitasi oleh koneksi dan kolaborasi manusia. Komponen utama dari hal ini adalah kemampuan untuk berkomunikasi dengan lancar baik saat Anda bergabung di ruang rapat atau dari jarak jauh. Menghadirkan Google Meet ke Jamboard memungkinkan semua orang dalam rapat untuk berkolaborasi sambil melakukan percakapan. Ini sangat membantu bagi penyaji (host), yang dapat membagikan Jam mereka untuk mengilustrasikan ide atau konsep baru, serta menerima respons dari audiens di satu tempat. Kolaborasi menjadi lebih mudah, memungkinkan semua orang dalam rapat untuk berkreasi bersama di papan tulis tanpa beralih antar tab atau aplikasi. Seperti kapabilitas lainnya, seperti Meet di Google Docs, Sheets, dan Slides, pembaruan ini diharapkan dapat memberdayakan tim untuk bekerja sama secara real-time, di mana pun lokasinya. Baca juga: Laporan Work Insights untuk Google Chat dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Mulai menggunakan fitur Fitur baru di Jamboard ini akan otomatis aktif secara default, baik itu untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Kapabilitas untuk memulai rapat akan otomatis muncul di Jamboard dan bisa langsung Anda gunakan setelah tanggal perilisan. Untuk mempelajari seputar integrasi antara Jamboard dengan Google Meet, Anda bisa mengunjungi dokumentasi ini. Jika Anda menggunakan device khusus dari Jamboard untuk rapat, pengaturannya dapat di simak di sini. Bagi para administrator, Google juga telah menyediakan dokumentasi khusus yang menjelaskan tentang cara mengaktifkan dan menonaktifkan Jamboard di lingkungan kerja Anda. Dokumentasi tersebut bisa diakses di sini. Ketersediaan fitur Perluasan interoperabilitas Jamboard dengan Google Meet ini tersedia untuk domain rilis cepat dan domain rilis terjadwal. Keduanya akan dilakukan secara bertahap. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 20 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sementara itu, domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 31 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur baru ini dan keseluruhan integrasi Jamboard x Google Meet telah tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk untuk mereka yang masih menggunakan G Suite Basic maupun G Suite Business lama. Baca juga: Miro x Google Meet: Hadirkan Pengalaman Kolaborasi yang Lebih Interaktif Dengan hadirnya fitur baru ini, Anda bisa langsung memulai rapat saat sedang membuat Jam di Jamboard, tanpa perlu lagi berpindah-pindah aplikasi atau tab browser. Google Workspace memang secara konsisten menghadirkan beragam kapabilitas yang akan memudahkan Anda dalam melakukan produktivitas kolaboratif. Ingin integrasi kerja yang lebih optimal? Gunakan rangkaian produktivitas Google Workspace di lingkungan kerja Anda. EIKON Technology menghadirkan Workspace for Business dan Workspace for Education untuk menunjang produktivitas kerja, baik itu di perusahaan maupun instansi pendidikan. Informasi lebih lanjut mengenai implementasi Google Workspace, silakan klik di sini!

Google Workspace

Perluasan Smart Chips di GSheets, Kini Anda Bisa Menambahkan Events

Pada tahun 2021 lalu, Google mengumumkan kapabilitas smart chips yang dapat digunakan untuk menyisipkan file dan meeting di Google Docs. Kapabilitas ini juga merupakan bagian dari smart canvas Google Workspace yang terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan produktivitas para pengguna. Sebelumnya, pengguna dapat menambahkan file Google Drive langsung ke dalam GSheets sebagai smart chip. Bulan Oktober 2022 ini, kapabilitas tersebut mengalami perluasan, memungkinkan Anda untuk dapat melakukan lebih banyak pekerjaan. Seperti apa cara kerjanya? Perluasan smart chips di GSheets Photo Credit: Google Workspace Updates Update terbaru kapabilitas smart chip memungkinkan Anda untuk dapat menambahkan file Google Drive langsung ke dalam Google Sheets. Ini akan mempermudah Anda untuk melihat pratinjau dan berinteraksi dengan file yang ada di spreadsheet lebih cepat. Selain itu, perluasan smart chips di GSheets juga memungkinkan Anda untuk menambahkan events yang ada pada Calendar ke dalam spreadsheet. Fitur tambahan dari smart canvas Google Workspace ini memungkinkan Anda untuk mencari events yang tersimpan di Calendar atau menyalin link Calendar dan kemudian menambahkannya ke spreadsheet. Setelahnya, sistem akan menampilkan nama event serta hover card yang bisa langsung ditindaklanjuti di sel spreadsheet. Baca juga: Akses Analisis Data di Connected Sheets untuk Kolaborator dengan Delegated Access Kegunaan fitur Photo Credit: Google Workspace Updates Sebagai sebuah spreadsheet berbasis cloud, GSheets adalah aplikasi yang sangat multifungsi. Anda bisa menggunakannya untuk beragam kebutuhan produktivitas, mulai dari menyusun jadwal, membuat perencanaan, melakukan analisis, hingga memantau perkembangan proyek. Semua tugas tersebut akan menjadi lebih mudah dan simpel jika data yang ada terintegrasi dengan informasi waktu di Calendar. Hadirnya perluasan fitur smart chip ini akan memudahkan Anda untuk mengintegrasikan antara data yang tercantum di GSheets dengan informasi yang tersimpan di Calendar. Dengan begitu, Anda bisa meminimalkan terjadinya ketidaksesuaian data antara Calendar dengan spreadsheet. Terlebih, fitur baru ini juga sudah dilengkapi dengan hover card yang memungkinkan Anda untuk langsung mengambil tindakan pada event di spreadsheet. Mulai menggunakan fitur Perluasan smart chip di GSheets tidak memerlukan pengaturan tambahan dari administrator. End-user bisa langsung menggunakannya untuk menambahkan event yang diinginkan. Untuk menambahkan event baru pada Sheet, cukup ketikkan “@” di sel spreadsheet yang Anda inginkan. Kemudian, carilah event pada Calendar Anda atau bisa juga melalui menu Insert > Chips > Events. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai fitur ini, silakan kunjungi halaman Help Center. Baca juga: Cara Ekspor Hasil Pencarian Alat Investigasi Keamanan ke GSheets Ketersediaan fitur Fitur baru ini dirilis secara bertahap, baik untuk rilis cepat maupun rilis terjadwal. Untuk domain rilis cepat dimulai pada tanggal 11 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dimulai pada tanggal 25 Oktober 2022 (hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur). Fitur smart chip tersedia untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk bagi mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic maupun G Suite Business. Selain itu, fitur ini pun telah tersedia bagi pengguna dengan Google Account pribadi. Baca juga: Cara Lain untuk Berkolaborasi Dengan Visitor Sharing di Google Drive Google Workspace menghadirkan fitur smart chip untuk memudahkan produktivitas kerja kolaboratif. Perluasan yang hadir di GSheets ini akan membantu Anda menyesuaikan informasi yang tersimpan di spreadsheet dan Calendar. Dengan begitu, risiko ketidaksesuaian data pun bisa diminimalkan. Selain GSheets, Google Workspace juga masih memiliki berbagai aplikasi serta layanan produktivitas yang siap menunjang pekerjaan Anda. Gunakan solusi produktivitas dari Google Workspace untuk lingkungan kerja perusahaan atau instansi Anda. Selain GSheets, rangkaian produktivitas Workspace juga terintegrasi dengan Gmail, Docs, hingga Sites. Untuk implementasinya, Anda bisa percayakan pada EIKON Technology. Kami menawarkan solusi implementasi yang komprehensif, mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Kapabilitas Data Loss Prevention Google Chat Kini Tersedia untuk Umum

Pada gelaran Google Cloud Next ’22 lalu, Google mengumumkan update terbaru untuk Google Chat. Aplikasi perpesanan tersebut kini memiliki kapabilitas pencegah kehilangan data atau data loss prevention (DLP) yang tersedia untuk umum. Sebelumnya, kapabilitas tersebut diluncurkan dalam versi beta dan menerima feedback dari para user yang sudah mencoba. Bagaimana cara kerjanya? Data loss prevention Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Pada bulan Juli 2022 lalu, Google mengumumkan aturan data loss prevention atau DLP untuk Google Chat dalam versi open beta. Lalu pada bulan Oktober 2022 ini, kapabilitas tersebut akan diluncurkan kepada umum pada edisi Google Workspace tertentu. Aturan perlindungan data untuk Chat ini akan membantu administrator dan pakar keamanan siber untuk membangun kerangka kerja (framework) yang melindungi data sensitif. Dengan begitu, terjadinya kebocoran informasi pribadi atau hak milik pun dapat dicegah. Kebocoran, baik yang disengaja maupun tidak, adalah masalah serius yang dapat mengancam keselamatan user. Baca juga: Laporan Work Insights untuk Google Chat dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Apa saja aturan perlindungan data yang tersedia? Kapabilitas ini menghadirkan beberapa aturan perlindungan data bagi administrator. Aturan tersebut dapat diaplikasikan pada hal-hal berikut: Pesan dalam percakapan grup, space, dan/atau pesan langsung Pesan antara peserta internal dan/atau eksternal Teks pesan dan/atau lampiran Setelah aturan DLP diterapkan, pesan dan file dalam percakapan yang relevan akan otomatis dipindai untuk informasi sensitif. Admin dapat mengonfigurasi tindakan yang akan diambil sebagai respons terhadap data sensitif yang terdeteksi, seperti: memblokir pengiriman, memperingatkan sebelum mengirim, dan log untuk audit. Security Investigation Tool Di Security Investigation Tool, Google Chat telah menambahkan tab tambahan yang berisi lebih banyak informasi tentang insiden, seperti Incident Details, yang berisi informasi tentang pesan, pengirim dan aturan yang dipicu, dan Chat Transcript, yang menunjukkan pesan sebelum dan sesudah ke pemicu, memberikan konteks rinci untuk penyelidikan. Baca juga: Cara Menampilkan Metrik Pengguna Aktif Google Chat yang Lebih Detail Mulai mengaktifkan aturan perlindungan data Chat Photo Credit: Freepik Kapabilitas perlindungan data ini perlu pengaturan dari administrator terlebih dahulu sebelum terlihat efeknya. Google menyebutkan bahwa kapabilitas baru ini akan nonaktif secara default dan dapat diaktifkan untuk skala domain, OU (organizational unit), maupun grup. Untuk mulai menerapkan aturan DLP di lingkungan kerja Anda, masuk ke Admin Console, pilih menu Security kemudian klik opsi “Data Protection”. Di samping itu, Anda juga dapat memodifikasi aturan DLP yang sudah ada untuk Drive dan Chrome agar berlaku di Chat. Untuk memudahkan Anda dan administrator dalam mengoptimalkan kapabilitas baru ini, Google telah menyediakan dokumentasi khusus yang dapat diakses di sini. Penting untuk diingat, jika administrator memilih untuk mencatat setelan DLP perusahaan, maka catatan tersebut dapat diakses melalui Security Investigation Tool. Ketersediaan kapabilitas Aturan DLP untuk Google Chat ini dirilis untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Perilisan dilakukan secara bertahap mulai dari tanggal 11 Oktober 2022 (mungkin memakan waktu hingga 15 hari ke depan untuk visibilitas keseluruhan fitur. Kapabilitas baru ini tersedia untuk Google Workspace edisi Enterprise Standard, Enterprise Plus, Education Standard, dan Education Plus. Selain itu, perlindungan data loss ini juga tersedia untuk para pengguna yang telah memiliki lisensi untuk edisi Workspace yang mencakup Google Chat serta Audit and investigation. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini. Namun perlu diingat, kapabilitas ini belum tersedia untuk edisi Essentials, Business Starter, Business Standard, Business Plus, Enterprise Essentials, Frontline, dan Nonprofits, termasuk rangkaian produktivitas G Suite Basic dan G Suite Business. Baca juga: Space Managers Kini Dapat Ubah Akses di Google Chat, Bagaimana Caranya? Hadirnya kapabilitas data loss prevention atau DLP di Google Chat ini sekaligus menjadi lapisan perlindungan tambahan bagi para pengguna Google Workspace. Tertarik untuk menggunakan rangkaian produktivitas dengan keamanan tingkat tinggi Google Workspace? Paket berlangganan Workspace for Business telah tersedia di EIKON Technology. Untuk informasi seputar biaya berlangganan dan  detail lainnya, silakan hubungi kami di sini! 

Google Workspace

Google Chat Update: Lebih Banyak Opsi Bahasa di Smart Replies

Pada tahun 2018 lalu, Google Chat memperkenalkan Smart Reply, sebuah fitur yang akan menghemat waktu Anda dengan menyarankan tanggapan cepat berdasarkan kebiasaan Anda. Awalnya, fitur ini hanya menyediakan bahasa Inggris. Namun kini pengguna dapat menikmati Smart Reply dalam bahasa Spanyol, Prancis, dan Portugis. Ketika Anda mengetik balasan, fitur ini akan secara otomatis mendeteksi bahasa dan menawarkan respons yang sesuai. Opsi bahasa baru di Smart Replies Google Chat Photo Credit: Google Workspace Updates Per 15 September 2022, Google Chat menyediakan lebih banyak opsi bahasa dalam fitur Smart Replies mereka. Bahasa tambahan tersebut adalah bahasa Spanyol, Prancis, dan Portugis. Dengan tambahan bahasa ini, Anda bisa dengan cepat mengirimkan respons chat dalam ketiga bahasa tersebut tanpa perlu repot-repot mengetiknya secara manual. Google menyebutkan bahwa ketika pengguna mengetik balasan dalam bahasa yang diperlukan, fitur Smart Replies akan secara otomatis mendeteksi bahasa dan menawarkan tanggapan yang sesuai. Baca juga: Laporan Work Insights untuk Google Chat Dan Google Meet, Bagaimana Cara Kerjanya? Balasan Google Chat Pengguna dapat memilih dan mengirim Smart Reply secara langsung atau mengedit tanggapan mereka dimulai dari teks yang sudah tersedia, memungkinkan Anda mengubah atau memperluas susunan kata sesuai keinginan. Pembaruan tersedia mulai dari tanggal 15 September 2022 dan akan aktif secara default, dengan fitur deteksi otomatis bahasa juga diaktifkan sekarang. Ini akan tersedia untuk semua pelanggan Google Workspace, serta pelanggan G Suite Basic dan G Suite Bisnis lama, bersama dengan pengguna dengan Google Account pribadi. Photo Credit: our-team (Freepik) Google pertama kali memperkenalkan Smart Reply pada tahun 2018 dalam upaya untuk meningkatkan komunikasi antara rekan kerja dan tim. Google Chat telah menjadi salah satu dari banyak layanan yang dipilih dalam rangkaian Workspace karena perusahaan ingin mendorong kolaborasi online yang lebih baik. Baru-baru ini diumumkan bahwa grup Google Chat akan mengizinkan hingga 8.000 anggota, peningkatan besar dari batas saat ini yang “hanya” 400 peserta. Platform ini juga memungkinkan pengguna untuk secara otomatis membuat tugas baru dari pesan individu atau grup di Google Chat. Baca juga: Cara Menampilkan Metrik Pengguna Aktif Google Chat yang Lebih Detail Mulai menggunakan fitur Seperti yang telah disebutkan, fitur Smart Reply dan pembaruannya tersedia secara default mulai dari tanggal perilisan. Penambahan opsi bahasa pada Smart Reply juga tidak membutuhkan kontrol tambahan dari administrator. Bagi end-user, fitur Smart Reply secara otomatis akan mendeteksi bahasa dan aktif secara default. Setelah Anda memilih kalimat atau yang diinginkan dari Smart Reply, maka balasan tersebut bisa langsung dikirim. Anda juga bisa mengeditnya terlebih dahulu sebelum mengirim. Pengguna dapat memperbarui preferensi Smart Reply di Google Chat atau akun Gmail mereka. Di kanan atas, klik Settings > navigasikan ke opsi “Smart Reply“. Kunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut tentang menghemat waktu dengan saran Smart Reply ini. Baca juga: Fitur Pencegahan Data Google Chat Sekarang Tersedia dalam Versi Open Beta Google Chat telah menjadi salah satu layanan yang dipilih dalam bundling rangkaian produktivitas Google Workspace. Sebab fitur-fitur yang disediakan memang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan memudahkan kolaborasi. Tingkatkan pengalaman kolaborasi di perusahaan Anda dengan Google Workspace. Dapatkan Workspace untuk penggunaan skala besar hanya di EIKON Technology, authorized partner Google. Kami menyediakan solusi menyeluruh mulai dari tahap perencanaan hingga penerapan. Untuk informasi lebih lanjut, silakan klik di sini!

Google Workspace

Announce Shortcuts, Fitur Baru di Google Calendar untuk Mudahkan Pengguna Screen Reader

 Baru-baru ini, Google Workspace mengumumkan penyempurnaan fitur komentar, sorotan braille yang kini tersedia di Google Docs versi Web, serta peluncuran kontrol lebih besar atas preferensi aksesibilitas. Nyatanya, Workspace juga masih punya “kejutan” lain bagi para pengguna. Kali ini pembaruan datang dari Google Calendar yang memperkenalkan Announce Shortcuts untuk detail acara yang dibuat di Calendar bagi para pengguna screen reader. Pengguna screen reader kini sekarang dapat mengetik pintasan keyboard (ALT + nomor 1 – 7) untuk menampilkan isi acara, seperti judul, tanggal dan waktu, daftar tamu, dan banyak lagi. Shortcut atau pintasan ini sangat meningkatkan visibilitas karena memungkinkan detail Calendar dibacakan sesuai permintaan, alih-alih navigasi yang memakan waktu melalui informasi. Mulai mengaktifkan shortcut Photo Credit: our-team (Freepik) Shortcut baru Google Calendar untuk pengguna screen reader ini tidak memerlukan pengaturan apa pun dari pihak administrator karena merupakan update terpusat dari Google. Sedangkan bagi para end-user bisa langsung mengikuti langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan shortcut baru ini. Untuk melihat pintasan keyboard di Calendar, ketik: Ctrl+/ di Windows dan ChromeOS Cmd+/ di Mac Gunakan kombinasi keyboard berikut untuk mengakses Announce Shortcuts: Alt+ untuk Windows Alt+Shift+ untuk ChromeOS Opsi+ untuk Mac Anda juga dapat mengunjungi Help Center untuk mempelajari lebih lanjut tentang menggunakan screen reader dengan Google Calendar. Baca juga: Update Google Calendar: Lebih Banyak Opsi Tersedia untuk Fitur Working Location Ketersediaan fitur Photo Credit: DCStudio (Freepik) Fitur Announce Shortcuts ini dirilis secara utuh mulai dari tanggal 27 September 2022 (kemungkinan butuh waktu 1-3 hari untuk visibilitas fitur), baik untuk domain rilis cepat maupun domain rilis terjadwal. Perlu diingat juga, bahwa fitur baru ini tersedia bagi para pengguna screen reader yang telah berlangganan Google Workspace (termasuk pengguna G Suite Basic dan G Suite Business). Announce Shortcuts juga dapat diakses oleh pemilik Google Account pribadi. Baca juga: Calendar User Availability API Meluncurkan Versi Beta, Bagaimana Cara Mendapatkan Aksesnya? Cara menggunakan screen reader di Google Calendar Anda perlu menyiapkan screen reader terlebih dahulu sebelum dapat digunakan di Google Calendar. Berikut adalah beberapa hal yang harus dicek terlebih dahulu: JAWS: Untuk mematikan kursor virtual, tekan JAWS + z. NVDA: Untuk beralih ke mode fokus, tekan NVDA + Spasi. ChromeVox: Pastikan sticky mode dimatikan. Untuk mematikan sticky mode, tekan tombol Search dua kali. VoiceOver: Pastikan QuickNav mati. Tekan tombol panah kiri dan kanan hingga VoiceOver menampilkan “QuickNav Off”. Setelah itu, silakan buka Google Calendar di calendar.google.com. Jika diminta, pilih atau masuk ke akun Anda. Untuk membuka kalender Anda, gunakan tombol “Skip to main content“. Untuk meninjau pintasan keyboard, gunakan tombol “Keyboard shortcuts“. Baca juga: Cara Melihat Ketersediaan Jadwal di Calendar Interop Melalui Google Calendar Dengan hadirnya fitur Announce Shortcuts ini, pengguna aksesibilitas screen reader tidak perlu kesulitan lagi mengecek satu per satu event yang ada di kalendernya karena semua bisa langsung diumumkan. Tertarik untuk mulai menggunakan fitur ini? Fitur Announce Shortcuts ini ada di Google Calendar yang merupakan bagian dari rangkaian produktivitas Google Workspace. Dapatkan Google Workspace untuk perusahaan Anda di EIKON Technology, authorized reseller untuk produk-produk Google. Informasi selengkapnya mengenai penerapan solusi, silakan klik di sini!

Google Workspace

Kapabilitas Baru Gmail: Lebih Mudah Temukan Ruang Chat dan Spaces

Dalam upaya berkelanjutan untuk membangun komunitas dan koneksi dalam model kerja hybrid, Google memperkenalkan kapabilitas baru untuk menemukan dan bergabung dengan ruang chat melalui penelusuran Gmail di web. Saat memasukkan kueri sebelumnya di kotak pencarian Gmail, kini Anda bisa langsung melihat email atau percakapan dari aplikasi Chat dan Spaces yang berlaku. Cukup dengan memilih tombol “Mail” atau “Messages”. Per tanggal 24 Agustus 2022, Spaces di domain Anda dengan nama atau deskripsi yang sesuai kueri akan langsung muncul saat Anda mengeklik opsi “Spaces” yang baru ditambahkan. Direktori tidak hanya akan menyertakan Spaces tempat Anda bergabung, tetapi juga Spaces yang dapat ditemukan, dan juga Spaces terbatas tempat Anda diundang, tapi belum bergabung. Pengguna juga memiliki kesempatan untuk melihat pratinjau isi Spaces sebelum memutuskan untuk bergabung dengan mengklik tombol “Preview” yang ada di sebelah Spaces. Kapabilitas pencarian Gmail di web Photo Credit: Google Workspace Updates Kapabilitas baru dari Gmail web ini memungkinkan Anda untuk bisa segera tergabung dalam percakapan tim atau mencari topik pembahasan yang dibutuhkan dalam pekerjaan. Anda bahkan tak perlu lagi berpindah aplikasi untuk bisa tergabung dalam Chat atau Spaces. Cukup dengan melakukan pencarian melalui search box Gmail versi web, maka topik yang Anda cari pun akan muncul. Kapabilitas pencarian ini hadir sebagai sebuah solusi ketika ruang percakapan dalam perusahaan Anda terus bertambah. Menggunakan pencarian melalui Gmail di web, Anda bisa langsung menemukan ruang chat yang diinginkan. Selain menampilkan hasil pencarian dengan cepat, kapabilitas ini juga menyediakan jalur praktis untuk bergabung dengan ruang untuk tim, proyek, minat bersama tertentu, dan banyak lagi. Baca juga: Pengalaman Terpadu Log Gmail di BigQuery, Seperti Apa? Mulai menggunakan kapabilitas Kapabilitas ini berlaku untuk seluruh end-user Google Workspace, tanpa pengaturan tambahan dari administrator. Jika ingin mencari sebuah Space dalam perusahaan Anda, cukup mengetikkan kueri ke dalam Gmail Search Box > tekan enter > navigasikan ke daftar hasil Spaces. Untuk Space yang belum pernah Anda masuki, namun telah tersedia undanganya akan dilengkapi dengan tombol “Preview” dan “Join” di sebelah hasil pencarian. Untuk melihat sekilas isi Space, klik opsi Preview. Sedangkan jika Anda ingin langsung bergabung, pilih Join. Apabila merasa kesulitan untuk menggunakan kapabilitas ini, Anda bisa mengunjungi Help Center. Baca juga: Fitur Baru untuk Email Marketing dari Gmail, Apa Saja? Ketersediaan kapabilitas pencarian Photo Credit: Rawpixel Kapabilitas pencarian Gmail ini akan mulai diluncurkan pada tanggal 24 Agustus 2022 secara bertahap, baik untuk domain rilis cepat maupun rilis terjadwal. Anda yang berlangganan Google Workspace versi apa pun, bahkan untuk versi lama G Suite Basic dan G Suite Business. Kapabilitas ini juga tersedia untuk seluruh pemilik akun Google pribadi. Jadi setelah tanggal 24 Agustus 2022 Anda bisa mulai menantikan kapabilitas ini. Namun ada kemungkinan kapabilitas tidak langsung ditampilkan karena keseluruhan visibilitasnya sendiri memakan waktu hingga 15 hari ke depan. Google telah memastikan bahwa kapabilitas ini bisa langsung dinikmati oleh semua penggunanya. Baca juga: Tampilan Terintegrasi Gmail Baru, Terhubung dengan Aplikasi Apa Saja? Untuk memudahkan kolaborasi kerja, Google Workspace tak henti-hentinya menghadirkan fitur dan kapabilitas yang menyederhanakan berbagai proses yang sebelumnya begitu rumit serta memakan waktu. Kapabilitas pencarian baru yang dihadirkan di Gmail versi web ini diharapkan akan memudahkan Anda untuk bergabung dengan ruang chat atau Space sesuai kebutuhan. Google Workspace memang telah terbukti mampu menyederhanakan dan mempermudah produktivitas. Bagi Anda yang belum menggunakan solusi produktivitas ini, EIKON Technology menyediakan produk Workspace resmi yang penggunaannya dapat disesuaikan untuk skala besar, seperti di perusahaan maupun instansi pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi solusi, silakan klik di sini!

Google Workspace

Google Sites Adalah Platform untuk Web Designing, Cek Fitur Barunya Berikut!

Google Sites adalah platform pembuatan situs web dari Google. Jika Anda terbiasa dengan platform situs web lain seperti WordPress atau Wix, Anda dapat menganggap Google Sites sebagai sesuatu yang agak mirip, tetapi mungkin lebih khusus untuk bisnis dan tim berbasis web. Sejak diperkenalkan pada tahun 2008 lalu, Google Sites terus berkembang. Bahkan pengembangan yang dihadirkan pun sangat detail termasuk dalam hal penyuntingan konten di dalam situs web. Dalam update terbarunya pada bulan September 2022 lalu, Google Sites menyediakan fitur spacing baru untuk menyunting konten Anda. Seperti apa cara kerjanya? Fitur spacing Google Sites Photo Credit: Rawpixel Sebelumnya, pada bulan Juni 2022 lalu, Google Sites menghadirkan sebuah pembaruan terkait spacing. Lewat pembaruan tersebut, editor situs dapat menyesuaikan jarak antara konten di situs mereka dengan pengaturan tema khusus yang menawarkan opsi 3 spacing, yaitu Compact, Cozy, dan Comfortable. Secara default, semua situs yang baru dibuat akan disetel dengan opsi Comfortable. Kini pada bulan September 2022, Google Sites kembali menghadirkan pembaruan untuk fitur spacing, yaitu dengan menambahkan opsi untuk menambahkan ruang kosong ke situs web Anda di tempat tertentu dengan spacer. Fitur ini memberikan lebih banyak fleksibilitas, terutama saat mendesain tata letak vertikal, dan umumnya membuat desain template dan halaman web menjadi lebih mudah. Baca juga: Google Sites Adalah Alat untuk Mendesain Website, Ini Dia Update Fitur Terbarunya! Cara menggunakan fitur Fitur baru spacing di Google Sites adalah fitur siap pakai yang artinya tidak memerlukan pengaturan dari administrator. Sedangkan bagi end-user yang ingin menggunakan fitur bisa langsung masuk ke halaman pembuatan situs. Setelah itu klik tautan “Spacer” yang ada di panel Insert (ada di bagian kanan halaman). Jika Anda menemukan kesulitan dalam menggunakan fitur baru ini, silakan kunjungi Help Center Google Sites. Fitur baru ini bisa langsung digunakan apa pun jenis konten web yang Anda buat, mulai dari konten teks, visual, hingga video. Anda bahkan bisa menambahkan jarak di mana saja, di antara konten di bagian samping halaman, di mana pun keinginan Anda. Baca juga:  Kontrol Preferensi Aksesibilitas yang Lebih Baik di Aplikasi Google Workspace Ketersediaan fitur Photo Credit: Rawpixel Perlu diingat, pembaruan ini dilakukan secara bertahap, sehingga ada kemungkinan fitur ini muncul di satu gadget Anda, tapi tidak muncul di gadget yang lain. Perilisan fitur secara bertahap dimulai pada tanggal 19 September (hingga 15 hari ke depan untuk ketersediaan fitur. Jadwal ini berlaku untuk domain rilis cepat. Sedangkan untuk domain rilis terjadwal dilakukan secara penuh (dengan 1-3 hari untuk visibilitas fitur keseluruhan) dan dimulai pada tanggal 3 Oktober 2022. Fitur ini tersedia untuk seluruh pelanggan Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic maupun G Suite Business. Di samping itu, fitur spacing ini juga tersedia untuk seluruh pemilik akun Google pribadi. Baca juga: Meningkatkan Pengalaman Google Workspace di Perangkat Android Berlayar Besar Dengan hadirnya pembaruan ini Anda bisa membuat tampilan halaman situs web yang lebih nyaman untuk dilihat. Tampilan halaman web pun terlihat lebih rapi dan tertata dengan hadirnya fitur spacing ini. Selain fitur spacing, Google Sites juga menghadirkan berbagai fitur menarik lainnya seperti Collapsible Text dan Section Layout untuk membagi halaman web Anda. Google Sites adalah bagian dari Workspace dan akan bekerja lebih optimal jika Anda bekerja dalam ekosistem tersebut. Ini karena Workspace telah mendukung integrasi antar aplikasi-aplikasi di dalamnya. Lewat integrasi tersebut, Anda bisa dengan mudah mengunggah konten yang berasal dari aplikasi lain Workspace seperti Docs, Sheet, maupun Slide. Belum menggunakan Google Workspace? Kini Anda bisa menerapkan ekosistem kerja kolaboratif ala Workspace melalui EIKON Technology. Sebagai authorized reseller untuk produk-produk Google di Indonesia, EIKON Technology menghadirkan berbagai produk serta solusi asli dan berlisensi resmi Google. Untuk informasi lebih lanjut mengenai pemasangan, silakan klik di sini!  

Google Workspace

Update Google Apps Script IDE: Lingkungan Pengembangan yang Semakin Terintegrasi

 Pada bulan Desember 2020 lalu, Google mengumumkan pengalaman yang diperbarui dan ditingkatkan untuk integrated development environment (IDE) Apps Script. Sejak itu, pengguna dapat mengakses IDE lama. Pada akhir kuarter ketiga tahun 2022 ini, Google merombak kebijakan tersebut dan mulai menolak pengalaman lama. Mulai kuarter keempat tahun 2022, IDE versi baru akan menjadi pengalaman default tanpa opsi untuk kembali. Namun Anda tidak perlu khawatir karena IDE Apps Script versi baru ini telah terintegrasi dengan ekosistem kerja Google Workspace sehingga akan memudahkan Anda dalam bekerja. Untuk penjelasan selengkapnya mengenai update terbaru ini, Anda bisa simak ulasan berikut ini. Apa itu Apps Script? Apps Script adalah platform pengembangan aplikasi praktis yang mempercepat dan mempermudah pembuatan solusi bisnis khusus. Dalam update terbarunya, platform ini telah terintegrasi dengan Google Workspace dan yang meningkatkan kecanggihan aplikasi termasuk Calendar, Docs, Drive, Gmail, Sheets, dan juga Slides. Melalui peluncuran ini, Google telah mengubah IDE berbasis cloud yang akan membantu Anda membuat, mengedit, dan mengelola proyek. IDE versi baru juga akan menyederhanakan pengalaman pengembangan untuk Google Workspace. Baca juga: Memanfaatkan Google Cloud Sebagai Pengamanan Tambahan Bagi Developer Apa yang berbeda dari IDE baru ini? Photo Credit: cookie_studio (Freepik) Dengan peluncuran ini, kami telah mengubah IDE berbasis cloud yang membantu Anda membuat, mengedit, dan mengelola proyek. IDE baru menyederhanakan pengalaman pengembangan untuk Google Workspace dan menawarkan: Editor kode canggih menggunakan Monaco yang menawarkan pelengkapan otomatis tingkat lanjut, pemformatan otomatis, dan banyak lagi. Pengalaman pemecahan masalah yang ditingkatkan dengan meningkatkan debugger dan menambahkan log streaming secara real-time. Integrasi antara IDE dan Google Workspace Developer hub untuk memberikan pengalaman menyeluruh yang mulus untuk merancang, mengembangkan, menerapkan, dan mengelola proyek Apps Script di satu tempat. Tampilan dan nuansa yang diperbarui, dengan antarmuka yang ramah pengguna yang lebih mirip dengan aplikasi Google Workspace lainnya yang menggunakan kerangka Material Design. Baca juga: Meningkatkan Produktivitas Developer dengan Cloud Client Libraries for Compute Engine Mulai menggunakan Apps Script IDE baru Photo Credit: senivpetro (Freepik) Apps Script IDE baru akan dirilis mulai kuarter keempat tahun 2022. Jadwal perilisan untuk domain rilis cepat sama dengan domain rilis terjadwal. Penting untuk diingat, IDE baru akan menjadi pengalaman default tanpa opsi untuk kembali. Bagi administrator dan Anda yang memanfaatkan Apps Script IDE untuk mengembangkan program atau aplikasi, Google telah menyediakan dokumentasi khusus yang bisa dijadikan panduan. Anda bisa mengaksesnya di sini. Update ini berlaku untuk seluruh pengguna Google Workspace, termasuk mereka yang masih menggunakan rangkaian G Suite Basic dan G Suite Business. Perlu diingat juga bahwa fitur ini akan aktif secara default untuk semua pengguna. Namun, kini pengguna tidak dapat memilih untuk menggunakan IDE lama melalui opsi “Use legacy editor” karena per kuarter keempat tahun 2022 ini, opsi untuk kembali tersebut akan ditiadakan. Baca juga: Percepat Produktivitas Pengembang Anda Dengan Query Library Apps Script IDE baru ini telah terintegrasi dengan Google Workspace sehingga akan semakin memudahkan Anda dalam bekerja. Tempat kerja Anda belum memanfaatkan Google Workspace sebagai ekosistem kerja? Tidak perlu khawatir, Anda bisa mengajukan implementasi melalui EIKON Technology yang merupakan authorized partner Google. EIKON Technology tidak sekadar menyediakan Google Workspace asli yang berlisensi, tapi kami juga menyediakan layanan konsultasi mulai dari tahap perencanaan hingga pemasangan. Untuk mulai berkonsultasi mengenai penerapan Google Workspace di lingkungan kerja Anda, silakan klik di sini!

Scroll to Top