EIKON Technology

Collaboration

Collaboration, Education, G Suite, Google form, Google Workspace, Productivity, Produktivitas, School

Kelebihan Google Form untuk Mengumpulkan Data di Bidang Edukasi

  Google Form adalah aplikasi berbasis web buatan Google untuk mengumpulkan data dalam bentuk formulir. Tidak hanya untuk keperluan bisnis, Google Form juga bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pendidikan. Google Form memiliki kelebihan untuk mengumpulkan data di bidang edukasi. Sebagai guru, misalnya, Anda bisa menggunakan Google Form untuk memberikan kuis kepada murid, registrasi event sekolah, atau melakukan survei tertentu.  Dibekali berbagai fitur penunjang, Google Form menawarkan banyak kelebihan yang akan memudahkan Anda dalam mengumpulkan data. Apa saja kelebihan Google Form dalam menunjang aktivitas pengumpulan data di bidang pendidikan? Simak penjelasannya di bawah ini! Bisa mengajukan berbagai jenis pertanyaan Demi membantu Anda mendapatkan data yang benar-benar sesuai kebutuhan pendidikan, Google Form menyediakan banyak jenis pertanyaan, mulai dari yang bersifat tertutup hingga terbuka. Anda bisa menggunakan pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda, checklist, pemberian rating, hingga teks berbentuk paragraf. Berikut ini ragam jenis pertanyaan yang akan Anda temukan di Google Form: Pilihan ganda Teks Teks paragraf   Checkbox Dropdown Date Time Scale Grid   Dapat digunakan untuk ragam keperluan survei pendidikan Mengingat ada begitu banyak jenis pertanyaan yang tersedia di Google Form, maka Anda pun bisa menggunakannya untuk beragam keperluan pula. Inilah kelebihan Google Form yang juga akan Anda rasakan, terutama jika Anda adalah seorang guru.  Sebagai salah satu bagian dari G Suite for Education, Google Form menawarkan cara mudah dan praktis bagi para edukator untuk mengumpulkan data dan mengelolanya secara rapi. Anda bisa menggunakan Google Form untuk memberikan kuis kepada murid, menilai hasil pekerjaan murid, hingga memonitor absensi kelas. Mudah membuat formulir dengan berbagai tema Kelebihan Google Form juga mencakup kemudahannya dalam membuat formulir untuk mengumpulkan data. Google Form telah menyediakan beragam tema formulir yang bersifat profesional. Setidaknya ada lebih dari dua puluh desain tema formulir yang bisa Anda pilih. Menariknya lagi, setiap tema tersebut juga dibekali dengan fitur custom sehingga Anda bisa mengubah atau menyesuaikan kembali bagian header, teks, hingga background sesuai kebutuhan. Tenang saja, Google Form menyediakan database gambar untuk header formulir Anda. Beberapa di antaranya bahkan berformat animasi sehingga bisa menarik perhatian murid. Melalui fitur tersebut, Google Form membuktikan bahwa formulir untuk mengumpulkan data tidak harus hadir dalam tampilan kaku dan membosankan. Hal ini tentunya dapat menjadi opsi yang menyegarkan, terutama untuk keperluan pengumpulan data di bidang pendidikan. Adanya opsi validasi untuk mengontrol data entry Dalam pengumpulan data, dibutuhkan validasi data untuk memastikan bahwa informasi yang masuk memang sudah benar atau tepat sasaran. Jika menggunakan Google Form, Anda tak perlu khawatir akan hal tersebut. Tersedia sejumlah opsi untuk membantu Anda mengontrol jawaban yang diberikan murid atau responden.  Salah satunya adalah fitur Required yang bisa diaktifkan pada pertanyaan sehingga responden wajib menjawab pertanyaan tersebut. Ada pula pertanyaan berbentuk checklist yang jumlah opsi jawabannya dapat Anda batasi. Tentu masih ada banyak pilihan validasi lain yang disediakan Google Form untuk membantu Anda meningkatkan kualitas data yang dikumpulkan.   Kini telah terbukti bahwa kelebihan Google Form tidak hanya untuk kepentingan bisnis atau personal, tapi juga pendidikan. Terlebih jika Anda menggunakan Google Form dengan berlangganan Google Workspace for Education, Anda juga akan mendapatkan akses premium ke berbagai produk Google for Education lainnya seperti Docs, Sheets, Slides, Drive, hingga Classroom. Untuk berlangganan Google Workspace for Education, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. EIKON Technology juga menyediakan program trial bagi Anda yang ingin mencoba Google Workspace for Education terlebih dulu sebelum menggunakannya secara penuh. Segera langganan Google Workspace for Education sekarang juga!  

Collaboration, G Suite, Google Meet, Google Workspace, Info, Produktivitas, Rapat online

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting

Fitur Baru Google Meet Memudahkan Saat Meeting Jauh sebelum pandemi, online meeting sudah menjadi aktivitas krusial bagi para anggota tim bisnis yang tersebar di banyak kota. Namun, sejak setahun belakangan ini, aktivitas tersebut berubah menjadi suatu kebutuhan mengingat banyak orang harus bekerja dari rumah masing-masing akibat pandemi. Alhasil, sebagai salah satu penyedia layanan online video unggulan, Google Meet jadi banyak digunakan. Demi terus memenuhi kebutuhan online meeting tersebut, Google selaku pengembang pun konsisten memberikan fitur-fitur baru. Sejumlah fitur baru Google Meet tersebut baru saja dirilis pada 21 April 2021 lalu dan akan semakin memudahkan Anda saat online meeting. User interface lebih canggih untuk tingkatkan produktivitas meeting Photo Credit: cloud.google.com Mulai Mei 2021 ini, Google Meet mengalami peningkatan user interface demi bisa mengoptimalkan pengalaman online meeting Anda. Seiring dengan update tersebut, berbagai fitur baru Google Meet pun disematkan untuk meningkatkan akses dan  produktivitas online meeting. Salah satu fitur tersebut adalah kontrol lebih terhadap cara Anda menampilkan diri selama meeting berlangsung. Anda bisa mengatur video diri sendiri agar tampil dalam bentuk grid atau floating picture, yang dapat diubah ukuran serta posisinya. Bahkan jika memilih untuk tidak menampilkan diri sendiri, Anda bisa melakukan minimize pada feed atau menyembunyikan tampilan seluruhnya. Lalu, untuk mengoptimalkan presentasi selama meeting, Google Meet juga telah meningkatkan fitur pin konten. Ketika di-unpin, tampilan presentasi akan berubah menjadi ukuran yang sama dengan tampilan video para partisipan lain. Dengan begini, selama presentasi berlangsung, Anda bisa melihat reaksi dari lebih banyak partisipan. Fitur video background replacement Photo Credit: cloud.google.com Walaupun sangat membantu kolaborasi di tengah pandemi, tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang online meeting bisa terganggu oleh beberapa distraksi. Salah satunya adalah background video yang mungkin terlihat berantakan atau kurang layak. Memahami tantangan tersebut, fitur baru Google Meet pun diluncurkan dalam bentuk video background replacement. Melalui fitur baru ini, Anda dapat mengubah background dengan tampilan video. Jadi, tidak hanya membantu menjaga privasi, fitur ini juga dapat membuat aktivitas online meeting jadi lebih menyenangkan. Pada update pertama ini, akan ada tiga opsi yang bisa Anda pilih untuk video background replacement, yaitu tampilan ruang kelas, suasana pesta, dan hutan. Nantinya, Google Meet akan terus menambahkan lebih banyak pilihan video background. Lebih hemat data selama meeting dengan fitur Data Saver Photo Credit: cloud.google.com Menyediakan pengalaman video meeting dengan kualitas terbaik merupakan salah satu prioritas utama Google Meet. Sudah menjadi komitmen Google Meet untuk terus meningkatkan kualitas video dan audio, terlebih dengan para pengguna yang berada di banyak lokasi berbeda. Demi mendukung hal tersebut, fitur baru Google Meet yang bernama Data Saver pun diluncurkan. Fitur ini membatasi penggunaan data pada jaringan mobile Anda sehingga dapat membantu menghemat biaya untuk pembelian paket data. Hal tersebut sangat mendukung para pengguna yang harus melakukan online meeting di tengah perjalanan, terutama di area seperti Indonesia yang biaya paket datanya masih relatif tinggi.   Berbagai fitur Google Meet tersebut telah dirancang untuk memudahkan aktivitas online meeting Anda. Terlebih jika Anda upgrade ke Google Meet premium dengan berlangganan Google Workspace, akan ada lebih banyak privilege yang bisa Anda dapatkan. Mulai dari partisipan video meeting yang mencapai 250 orang hingga penyimpanan hasil rekaman video di Google Drive. Setidaknya ada tiga edisi Google Workspace yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Jika butuh penjelasan lebih jauh, Anda bisa menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. Nantinya, tim dari EIKON Technology juga akan memandu Anda dalam menggunakan produk-produk Google Workspace. Segera berlangganan Google Workspace melalui EIKON Technology dan rasakan pengalaman optimal video meeting menggunakan Google Meet versi premium!    

Cara cepat mencari data di Google Drive
Collaboration, G Suite, Google Workspace, Gsuite, Gsuite enterprise, Produktivitas

Cara Cepat Mencari Data di Google Drive

Cara Cepat Mencari Data – Sejak diluncurkan pada 2012, Google Drive telah menjadi aplikasi penyimpanan file andalan banyak orang. Kemudahan akses dan kemampuan kolaborasi menjadi beberapa alasan yang kerap dikemukakan. Belum lagi pemakaian yang begitu mudah sehingga untuk menyimpan data pun Anda hanya perlu melakukan beberapa kali klik saja. Seiring berjalannya waktu, jumlah data yang tersimpan di Google Drive Anda pun semakin banyak. Alhasil, Anda mungkin akan kesulitan menemukan data yang dibutuhkan pada saat-saat tertentu. Beruntung Google Drive telah dibekali fitur yang memungkinkan Anda untuk mencari data dengan cepat. Lantas, bagaimana cara mencari data di Google Drive secara cepat? Cari data berdasarkan keyword atau nama file Di bagian tengah atas halaman Google Drive, Anda akan menemukan kolom pencarian dengan tulisan Search in Drive. Nah, cara pertama untuk mencari data di Google Drive secara cepat adalah dengan mengetikkan keyword pada kolom tersebut. Nantinya, Google Drive akan menampilkan daftar sejumlah data yang mengandung keyword. Bisa dibilang konsepnya mirip seperti Google Search. Cari data berdasarkan tipe file Cara mencari data di Google Drive secara cepat juga bisa Anda lakukan berdasarkan tipe file. Caranya, arahkan kursor Anda pada kolom pencarian, lalu klik tanda anak panah ke bawah di bagian kanan kolom. Akan muncul sejumlah kategori untuk mem-filter pencarian data di Google Drive. Salah satu kategori filter tersebut adalah berdasarkan tipe file. Pada bagian Tipe atau Type, Anda tinggal pilih format file yang sedang dicari; apakah itu Docs, Spreadsheets, Presentation, PDF, Forms, bahkan hingga foto dan video. Nantinya, Google Drive akan menampilkan file dalam tipe yang Anda cari saja. Cari data berdasarkan pemilik file Masih pada filter pencarian, ada pula kategori berdasarkan owner atau pemilik data. Ada empat opsi yang bisa dipilih, yaitu anyone (data milik Anda dan orang lain), owned by me (merujuk pada data milik Anda saja), not owned by me (data milik orang lain), serta specific person. Jika memilih yang terakhir, Anda akan diminta memasukkan nama pemilik data atau alamat email pemilik. Cari data berdasarkan lokasi penyimpanan file Saat mencari data di Google Drive, beberapa dari Anda mungkin ingat folder penyimpanannya, tapi lupa dengan nama datanya. Bagi yang mengalami hal seperti ini, cara mencari data di Google Drive yang tepat untuk Anda adalah berdasarkan location atau lokasi penyimpanan. Pada filter pencarian, arahkan kursor ke arah opsi Location dan Anda bisa langsung memilih folder yang dimaksud. Di samping itu, Ada pula pilihan untuk mencari data yang telah Anda hapus (In Trash) atau ditandai (Starred). Tentunya fitur ini akan semakin memudahkan Anda dalam mencari data yang dibutuhkan. Cari data berdasarkan nama item Pada filter pencarian, terdapat pula kategori bernama Item Name dan Has the Words. Kategori pertama, Item Name, dapat Anda gunakan jika ingin mencari data berdasarkan kata yang tertulis pada nama file. Sedangkan kategori kedua, Has the Words, digunakan untuk mencari data berdasarkan kata yang terkandung dalam file. Cari data berdasarkan tanggal modifikasi file Photo Credit:  lucas law (Unsplash) Pencarian data di Google Drive dapat pula dilakukan berdasarkan waktu modifikasi file. Sama seperti sebelumnya, fitur ini juga bisa Anda temukan pada filter pencarian dengan kategori bernama Date Modified. Ada sejumlah opsi yang bisa Anda pilih, mulai dari anytime, today, yesterday, last 7 days, last 30 days, last 90 days, hingga custom. Khusus bagi yang memilih opsi custom, Anda bisa memasukkan periode waktu secara spesifik. Cukup tentukan tanggal yang dimaksud dan Google Drive akan menampilkan data yang dimodifikasi pada rentang waktu tersebut.   Cari data berdasarkan shared with Photo credit: Julia M Cameron (Pexels) Beberapa orang mungkin tidak ingat dengan nama data yang dicari, tapi ingat bahwa mereka pernah membagikan data tersebut ke orang lain. Bagi yang mengalami hal ini, cara mencari data di Google Drive yang tepat untuk Anda adalah berdasarkan kategori Shared With. Pada filter pencarian, langsung saja masukkan nama atau alamat email penerima data tersebut.   Penting untuk diketahui bahwa pada filter pencarian tersebut, Anda bisa menggunakan lebih dari satu kategori sekaligus. Misalnya, mencari data bertipe Docs yang baru saja dimodifikasi dalam tujuh hari terakhir dan berada di folder tertentu. Berkat adanya fitur ini, cara mencari data di Google Drive pun bisa dilakukan secara mudah, praktis, dan cepat. Wajar jika akhirnya banyak orang memilih Google Drive sebagai tempat penyimpanan data-data mereka. Terlebih, kapasitas penyimpanan yang ditawarkan bisa mencapai 5 TB apabila Anda berlangganan Google Workspace. Tak hanya itu, Google Workspace juga menawarkan banyak privilege lain seperti custom business email, video meetings dengan kapasitas peserta mencapai 250, hingga peningkatan sistem keamanan. Masih banyak lagi keunggulan Google Workspace yang bisa Anda dapatkan. Cari tahu lebih lanjut di sini atau langsung saja hubungi EIKON Technology, reseller resmi produk Google di Indonesia, untuk mendapatkan penjelasan lebih dalam tentang Google Drive edisi Google Workspace.    

Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Collaboration, G Suite, Productivity

Belajar dari Kesuksesan Salesforce : Tingkatkan Produktivitas Bisnis dengan Kolaborasi G Suite

Tingkatkan Produktivitas Bisnis Anda – Salesforce adalah penyedia layanan perangkat lunak Customer Relation Management (CRM). Kantor Salesforce mendapatkan ranking pertama dari Fortune’s dalam kategori 100 Perusahaan Terbaik sebagai Tempat Kerja. Salesforce mendominasi pasar, seperti yang dikatakan Bloomberg dengan pangsa pasar sebesar 19,6% pada 2017 menurut International Data Corporation. Perusahan ini terus tumbuh 25% pada tahun fiskal 2018. Anda pasti penasaran bagaiamana cara Salesforce mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri CRM di tengah persaingan bisnis yang ketat? Peringkat yang disandang oleh Salesforce ini tidak lepas dari baiknya kepemimpinan, filosofi, dan kepuasan kerja. Hasil ini salah satunya disebabkan oleh penerapan G Suite sebagai alat kolaborasi karyawan dan partner bisnis. Kendala-kendala yang dialami Salesforce sebelum menggunakan G Suite : Seiring dengan perusahaan yang berkembang pesat, Direktur Manager Programnya menemukan bahwa sistem email, alat komunikasi, dan teknologi kolaborasi perusahaan mereka tidak dapat mengikuti perkembangan perusahaan. Kapasitas penyimpanan email terbatas (itu artinya jika kapasitas email penuh, maka email tidak akan dapat masuk inbox) Orang-orang sering membagi dokumen penting seperti lampiran dengan beberapa versi berbeda. Yang mana ini membuat error dan menunda proses review dan approval dokumen. Dengan kata lain cara ini tidak produktif. Jadi, apa manfaat dan keutungan G Suite untuk Salesforce ? Simak testimoninya disini. Salesforce dapat memproduksi konten yang panjang dalam waktu hanya 24 jam, walaupun harus melewati beberapa approval dari berbagai pemangku kepentingan Manfaat G Suite, memungkinkan kolaborasi real-time dengan mitra penting, sehingga mempercepat proses keputusan Keuntungan G Suite, mengurangi ratusan versi dokumen dengan menggabungkannya menjadi satu Pada awalnya, Salesforce memigrasikan sebagian karyawan ke Google Docs untuk kolaborasi real-time. Kemudian mereka menggunakan Gmail dan Google Calender pada G Suite secara lengkap. Saat ini lebih dari 30.000 karyawan Salesforce menggunakan aplikasi G Suite untuk mengirim email, video, mengobrol dengan tim, dokumen, presentasi, spreadsheet dan banyak lagi. “Dibandingkan yang dulu kita pakai, kapasitas infrastruktur G Suite jauh lebih besar. Kapasitas penyimpanan email dulu maksimal hanya 250MB contohnya. Dengan G Suite, kapasitasnya unlimited. Dan itu besar sekali,” kata Tetsu. “Gmail juga memiliki bulit-in intelligence fitur seperti Smart Replay, jadi orang-orang menghemat waktu mengelola inbox mereka dan lebih fokus pada membentuk cutomer value.” “Integrasi antara Gmail, Docs, Calender, Google Drive, dan aplikasi G Suite lainnya adalah poin penjualan lainnya”, tambah Andy White, Senior Director, Infrastruture Engineering. “Secara keseluruhan, platform kolaborasi real-time G Suite ini impresif.” Berikut testimoni G Suite pada Salesforce : 1. G Suite Bermanfaat Mempercepat Laju Kolaborasi Sebelumnya mereka membutuhkan waktu untuk menyelesaikan materi pemasaran jauh lebih lambat karena harus mengkonsolidasikan berbagai draft melalui email. Seteah menggunakan G Suite peninjauan dokumen oleh banyak stakeholders (pada bagian legal, marketing, dan departemen lain) lebih cepat karena hanya memerlukan satu dokumen tanpa banyak versi. Sehingga mereka menyelesaikan materi pemasaran hanya 24 jam, dibandingkan sebelumnya membutuhkan waktu berminggu-minggu. 2. G Suite Memungkinkan Kolaborasi Secara Real Time di Berbagai Belahan Dunia Manapun Salesforce adalah perusahaan multinasional yang berpusat di San Francisco, namun karyawan dan kantornya ada di seluruh dunia. Nick Amido, Direktur Teknik Infrastrukturnya mengatakan bahwa dengan Google Hangouts dan Hangouts Meet mereka dapat mengatasi batasan geografis. Dia mengaku sekitar tiga tahun lalu, Salesforce memiliki 200 Hangouts setiap hari. Sekarang jumlah ini meledak jadi lebih dari 15.000 sehari. G Suite membantu mereka berinteraksi dengan banyak orang sekaligus secara bersamaan dan melihat presentasi yang sama di Slide. “G Suite benar-benar meruntuhkan hambatan apa pun antara kami dan mitra yang kami tangani. Itu membuat kita semua merasa seperti satu tim, yang sangat ideal untuk mendapatkan hasil terbaik, ”kata Leandro. 3. G Suite Membuat Ratusan Versi Dokumen Menjadi Satu  Saat bekerja dengan tim, mungkin setiap orang memiliki tugas yang berbeda dalam membuat laporan. Untuk menyatukan beberapa laporan dari masing-masing orang butuh konsolidasi file. Ini akan memakan waktu lama. Bahkan sering membuat frustasi jika ada beberapa versi dokumen dengan judul yang sama. Dengan menggunakan Google Docs, Spreadsheet, Slide, tim dapat berkolaborasi secara real-time pada satu dokumen yang sama tanpa perlu konsolidasi yang membuang banyak waktu. Jejak perubahan dokumen pun dapat dilihat mulai dari siapa saja, apa saja, jam berapa penyuntingan dilakukan. Dan setiap orang akan memiliki satu versi dokumen yang sama. Manfaat G Suite yang lain yaitu kemampuan untuk menambahkan komentar. Sehingga, jika misalnya ada beberapa bagian dokumen yang menampilkan data yang tidak valid, maka pengguna lain dapat mengajukan pertanyaan dalam komentar untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Keuntungan G Suite yaitu dapat mengurangi kerumitan dan mempercepat kolaborasi. 4. Mengidentifikasi Sumber Daya Yang Kurang Dimanfaatkan Salesforce memiliki dua program percontohan yang memanfaatkan Google Calendar dan G Suite untuk mengoptimalkan penggunaan ruang rapat. Dengan program yang dinamakan Room Insights Dashboard, Saleforce mengidentifikasi ratusan sumber daya yang kurang dimanfaatkan termasuk ruang rapat. Data ini kemudian digunakan untuk membuat keputusan lebih baik untuk organisasinya. 5. Mengurangi Biaya Tambahan Backup Data Terpisah Penyimpanan tanpa batas G Suite dan pencadangan otomatisnya pada fitur Google Backup and Sync membuat Salesforce berhenti membayar biaya tambahkan setiap tahun untuk layanan backup cloud terpisah. Salesforce menyatakan bahwa G Suite dapat menghemat biaya tahunan yang besar. EIKON Technology adalah Google Premier Partner di Indonesia. Kami menjadi reseller G Suite resmi di Indonesia. Anda dapat membaca keuntungan membeli G Suite di reseller resmi Indonesia melalui artikel ini. Kami akan selalu siap membantu perusahaan Anda berkembang dan lebih maju. Dengan aplikasi produktivitas dari Google, G Suite, Anda dapat meningkatkan laju kolaborasi tim Anda. Kami akan support Anda selama 24 jam.

drive enterprise
Collaboration, Google Cloud, Gsuite enterprise

Kini Anda Bisa Menggunakan Drive Enterprise Tanpa Memiliki Akun G Suite : Apa Keuntungannya?

Google memahami bahwa tidak setiap perusahaan siap beralih dari alamat email lama atau aplikasi kerja seperti Microsoft Office (Word, Excel, Power Point) ke aplikasi produktivitas baru G Suite. Google juga menyadari bahwa tidak semua aplikasi tersebut tepat untuk semua bidang bisnis. Oleh karena itu, Google menyediakan produk penyimpanan data online secara terpisah. Anda tidak perlu lagi membeli paket G Suite lengkap untuk memanfaatkan Google Drive sebagai penyimpanan data. Google menamakan produk ini Drive Enterprise. Anda dapat mendapatkan Drive Enterprise sekalipun tanpa memiliki akun G Suite. Apa saja keuntungan Drive Enterprise untuk perusahaan Anda? Berikut ulasannya : 1. Kelola File Anda dengan Google Enterprise Content Management  Anda dapat meningkatkan produktivitas karyawan dan tim kerja dengan Drive Enterprise (platform pengelolaan konten berbasis cloud).  Drive Enterprise’s Google-grade security, aritificial intelligence, dan real-time collaboration membuat sebuah alternatif modern pada legacy ECMs. Ditambah, mudah dimigrasi dan dapat bekerja dengan aplikasi pihak ketiga seperti Microsoft Office. 2. Gunakan Aplikasi yang Biasa Anda Pakai Termasuk Microsoft Office di Drive Beberapa perusahaan mengaku merasa kesulitan mengelola file berbentuk Word, Excel dan aplikasi Microsoft Office lainnya saat menggunakan G Suite. Salah satu alasannya karena memang tidak terbiasa, sehingga perlu adaptasi saat beralih ke aplikasi office besutan Google (Docs, Sheets, dan Slide). Dengan Drive Enterprise, Anda tidak perlu khawatir lagi dengan hal tersebut. Drive Enterprise mendukung aplikasi pihak ketiga. Buka data dan buat komentar langsung pada file pada lebih dari 60+ jenis file, termasuk Microsoft Office melalui web ataupun aplikasi. Anda pun dapat mengetahui siapa yang sedang menyunting dokumen statis Anda. Ini akan menghindari error akibat konflik dukumen dan penggantian versi. Jika perusahaan Anda menggunakan Slack atau Slaesforce, Drive Enterprise juga mendukung aplikasi ini. 3. Proteksi File dan Dokumen Anda dengan Keamanan Tingkat Google Google selalu memberikan keamanan enterprise untuk Anda. Keamanan data selalu menjadi prioritas Google di setiap produk yang diluncurkan. Anda tidak perlu khawatir mengenai perlindungan dokumen perusahaan Anda pada Drive Enterprise. Dengan Data Loss Prevention (DLP), mencegah user berbagi file sensitif dengan orang di luar organisasi Anda. Data loss prevention atau Pencegahan Kehilangan Data adalah sebuah fitur yang menambah lapisan keamanan pada data perusahaan yang berisi informasi sensitif agar tidak terekspos pada pihak yang tidak berwenang.  DLP akan memindai informasi sensitif tersebut dan memberi tahu admin Anda. Data perusahaan penting misalnya seperti berkenaan dengan audit hukum dapat terarsip otomatis dengan Google Vault, sehingga Anda tidak perlu khawatir data hilang. Anda pun dapat mengontrol ijin akses file pada Team Drive. Baca Juga : Data Loss Prevention Tingkatkan Sistem Manajemen Keamanan Informasi 4. Kerja Lebih Efisien dengan Built-in AI Jika Anda terbiasa menggunakan Google Search Engine, Anda pasti tahu bahwa kecerdasan buatan pada Mesin Pembelajar Google untuk memunculkan konten yang relevan sangat luar biasa. Teknologi ini juga dipakai pada Drive Enterprise. Dimana Anda akan menghemat waktu Anda untuk mencari file Anda hingga 50%. Mesin pembelajar Drive Enterprise akan memunculkan dokumen Anda yang paling relevan dengan cepat. Hasil pencarian ini didasarkan pada frekuensi seringnya Anda berkolaborasi, meeting, file yang sering Anda bagikan, dan sunting. Ini akan menjadikan tim Anda lebih produktif. 5. Bagikan File dan Kolaborasi dengan Tim Anda dengan Modern Content Management Platform Anda dapat bebas mengakses konten dimanapun dan kapanpun dengan penyimpanan berbasis cloud. Anda dapat berkolaborasi dengan tim Anda untuk menyelesaikan proyek. Bagikan dan sunting file Anda dengan mudah dengan satu versi dokumen yang sama untuk setiap orang. Anda dapat menggunakan Drive Enterprise sesuai dengan skala perusahaan Anda. Karena harga berlangganan Drive Enterprise dipatok berdasarkan kapasitas pemakaian penyimpanan data yang Anda gunakan, yaitu $8 per pengguna aktif/bulan + %0.04 per GB/bulan termasuk Google Docs, Sheets, dan Slide. EIKON Technology sebagai Google Premier Partner memberikan kemudahan layanan bertransaksi dalam negeri, Indonesia. Kami akan support Anda 24 jam. Silahkan konsultasikan permasalahan Anda dan sesuaikan pemakaian Anda dengan menghubungi konsultan kami.

Scroll to Top