EIKON Technology

Productivity

Collaboration, Google Workspace, Productivity

Smart Chip Google Workspace Mampu Hubungkan Berbagai Fitur Google

  Google Workspace, rangkaian aplikasi produktivitas rancangan Google, mendapatkan banyak inovasi pada ajang konferensi tahunan Google I/O yang diselenggarakan selama tiga hari pada 18-20 Mei 2021. Dari sekian banyak inovasi yang diumumkan, salah satu yang mengundang banyak perhatian adalah Smart Chip. Fitur tersebut bisa Anda temukan pada aplikasi Google Docs, yang memang termasuk aplikasi unggulan dalam rangkaian Google Workspace. Dengan adanya Smart Chip, Anda dapat menghubungkan Docs dengan berbagai fitur Google lain. Bagaimana maksudnya? Temukan jawabannya dalam ulasan di bawah ini. Merupakan bagian dari Smart Canvas Photo Credit: Tangkapan layar video Google Workspace Smart Chip sebetulnya merupakan bagian dari Smart Canvas, inisiatif baru dari Google untuk meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan Google Workspace. Selain Smart Chip, beberapa fitur Google lain yang juga termasuk dalam Smart Canvas adalah checklist, table template, emoji reactions, dan pageless view. Melalui Smart Canvas, integrasi antar aplikasi Google Workspace mengalami peningkatan. Dengan begini, pengguna dapat lebih mudah berpindah dari satu aplikasi Google Workspace ke aplikasi lain. Nah, Smart Chip menjadi salah satu perangkat yang menunjang hal tersebut. Integrasikan Google Docs dengan banyak hal Photo Credit: Tangkapan layar video Google Workspace Saat ini, Google baru akan menyematkan Smart Chip pada Docs terlebih dulu. Dalam beberapa bulan ke depan, rencananya Google juga akan menambahkan fitur ini pada Sheets. Tidak menutup kemungkinan pula bahwa nantinya aplikasi Slides juga akan menerima Smart Chip. Fitur Google satu ini memungkinkan Anda untuk menghubungkan Docs dengan berbagai file atau elemen pada aplikasi Google Workspace lainnya. Namun, Google akan melakukannya secara bertahap. Saat ini, Smart Chip baru bisa menghubungkan Docs dengan sesama file Docs lain, kontak, dan event Calendar. Saat Anda menghubungkan Docs dengan file lain, akan muncul kotak di samping Smart Chip yang menampilkan ringkasan dari isi file. Tak hanya itu, Anda juga bisa scroll kotak tersebut untuk melihat lebih banyak isi ringkasan file. Cara menggunakan Smart Chip pada Google Docs Photo Credit: Tangkapan layar video Google Workspace Lalu, bagaimana caranya Anda bisa menggunakan salah satu fitur Google terbaru ini? Tidak perlu khawatir karena Google telah mengaplikasikan metode yang sangat mudah, yakni dengan menggunakan tanda at (@) pada file Docs. Saat Anda mengetikkan tombol tersebut pada Docs, akan muncul sebuah menu pop up berisi daftar elemen yang ingin Anda cantumkan atau hubungkan dengan file Docs tersebut. Menariknya, jika Anda menggunakan Smart Chip untuk menghubungkan Docs dengan kontak pengguna tertentu, nantinya Anda juga bisa mengedit informasi kontak mereka, mengirim email pada orang tersebut, memulai chat, hingga melakukan panggilan Google Meet. Berkat adanya Smart Chip, integrasi antar aplikasi Google Workspace jadi lebih mudah dilakukan, terutama pada Docs. Agar bisa menikmati Smart Chip dan berbagai fitur Google baru lainnya secara maksimal, pastikan Anda berlangganan Google Workspace terlebih dulu. Tak hanya Docs, Sheets, dan Slides, Google Workspace juga mencakup berbagai produk unggulan Google lain seperti Meet, Calendar, Gmail, dan Drive. Untuk berlangganan Google Workspace, Anda hanya perlu menghubungi reseller resmi produk Google yang tepercaya seperti EIKON Technology. Tim EIKON Technology akan membantu Anda memilih edisi langganan Google Workspace yang paling sesuai kebutuhan Anda. Segera hubungi EIKON Technology sekarang juga!  

Google hangout, Google Meet, Info, Productivity, Rapat online, Teamwork, Technology

Meet Hardware Dapat Membantu Produktivitas Kerja Saat Work From Home

    Work from home, atau bekerja dari rumah, telah menjadi gaya kerja baru yang kini diadaptasi oleh banyak pekerja. Walaupun mungkin pada awalnya terasa agak kagok, kini aktivitas work from home bisa semakin lancar dilakukan berkat kecanggihan teknologi. Salah satunya yaitu Meet Hardware yang dapat membantu meningkatkan produktivitas kerja saat work from home. Kelancaran saat meeting tentunya tetap bergantung pada perangkat atau hardware yang Anda gunakan selama work from home. Jika menggunakan Meet Hardware, tak ada yang perlu Anda khawatirkan karena perangkat satu ini dapat membantu menjaga produktivitas Anda saat work from home. Tidak percaya? Buktikan sendiri melalui ulasan di bawah ini! Kolaborasi tetap berjalan dari mana pun Anda berada Photo Credit: Surface (Unsplash) Meskipun harus bekerja dari rumah masing-masing, bukan berarti Anda tidak bisa berkolaborasi dengan para rekan kerja lainnya. Di sinilah Google Meet Hardware dapat membantu Anda dalam mewujudkan kebutuhan tersebut. Meet Hardware adalah perangkat yang digunakan untuk melakukan online video meeting atau video conference. Beberapa contohnya seperti webcam dan mikrofon. Dengan menggunakan perangkat tersebut selama work from home, komunikasi dengan rekan kerja di tempat lain pun sangat mungkin dilakukan. Kehadiran Meet Hardware membantu melancarkan jalannya komunikasi tersebut sehingga kolaborasi kerja bisa tetap jalan. Namun, dengan catatan, harus tersedia koneksi internet yang mumpuni karena bagaimanapun juga, Anda masih membutuhkannya untuk mengakses aplikasi Google Meet.  Kualitas gambar dan suara yang jelas sehingga lebih kondusif Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Google Meet memang dapat diakses dari berbagai perangkat, mulai dari desktop, laptop, smartphone, hingga tablet. Namun, terkadang tidak semua perangkat tersebut dibekali dengan kamera dan mikrofon yang andal. Alhasil, saat Anda menggunakannya untuk video meeting selama work from home, kualitas gambar dan suara yang muncul pun kurang maksimal. Akibatnya, ketika video meeting berlangsung, baik Anda dan peserta lain jadi kesulitan mendengarkan dan merespons satu sama lain. Hal ini tentu berdampak kurang baik pada produktivitas kolaborasi kerja. Nah, Meet Hardware hadir sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Bekerja sama dengan produsen ternama seperti Logitech dan Asus, Google memproduksi hardware yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan online video meeting. Mulai dari camera, speaker mic, hingga touchscreen, Meet Hardware mampu menghasilkan gambar dan suara dalam kualitas jernih. Dengan begini, Anda dan peserta meeting lainnya bisa saling menyimak secara jelas. Komunikasi berlangsung kondusif sehingga kolaborasi kerja pun tidak terganggu.   Lalu, di mana Anda bisa mendapatkan Meet Hardware? Photo Credit: Vanessa Garcia (Pexels) Perlu diingat kembali bahwa Meet Hardware bukan terdiri dari satu perangkat saja, melainkan berupa serangkaian perangkat yang juga bisa Anda beli dalam satuan. Lalu, di mana Anda bisa membelinya? Umumnya, toko-toko gadget menjual produk Meet Hardware. Namun, jika ingin yang telah terbukti keaslian dan kualitasnya, Anda bisa membeli perangkat video meeting  Meet melalui reseller resmi produk Google seperti EIKON Technology. EIKON Technology menyediakan beragam produk  Meet Hardware untuk berbagai kebutuhan. Tak hanya bagi Anda yang harus video meeting sambil work from home, tapi juga bagi Anda yang sering melakukan video conference di ruangan khusus meeting bersama banyak orang.    Work from home bukan menjadi alasan untuk tidak produktif bekerja, terutama yang bersifat kolaborasi. Sebaliknya, produktivitas kerja saat work from home tetap bisa terjaga dengan bantuan Meet Hardware. Segera hubungi EIKON Technology untuk mendapatkan perangkat video meeting yang paling sesuai kebutuhan work from home Anda!       

Collaboration, Google Meet, Google Workspace, Productivity, Rapat online

Tips untuk Video Meeting yang Berkualitas

    Pandemi COVID-19 telah mengubah kebiasaan banyak orang dalam beraktivitas sehari-hari, termasuk untuk urusan rapat atau meeting bisnis. Demi menekan angka penularan COVID-19, aktivitas video meeting yang berkualitas semula dilakukan secara tatap muka langsung kini banyak berpindah ke ranah online. Aktivitas video meeting pun kini telah menjadi suatu bentuk kenormalan baru. Namun, segala sesuatu yang baru selalu membutuhkan adaptasi. Jadi, untuk membantu Anda melangsungkan sesi video meeting yang berkualitas, berikut beberapa tips untuk diperhatikan. Tetapkan aturan khusus untuk sesi video meeting Photo Credit: Markus Winkler (Unsplash) Penting bagi Anda dan tim untuk memiliki peraturan dasar video meeting agar sesi berjalan lancar dan kondusif. Adanya aturan juga dapat membantu Anda untuk meminimalisir distraksi. Lantas, peraturan seperti apa yang harus diterapkan? Tentu tergantung pada kebutuhan masing-masing video meeting. Berikut beberapa hal yang mungkin bisa jadi pertimbangan Anda: Durasi video meeting; berapa lama sesi akan berlangsung? Jangan sampai video meeting justru mengganggu aktivitas kerja lainnya. Saat ada peserta melakukan presentasi, apakah peserta lainnya harus ikut menyalakan kamera? Tentukan host atau moderator untuk mengatur jalannya meeting. Alur tanya-jawab pada akhir sesi meeting, jumlah pertanyaan yang bisa diajukan, cara peserta mengajukan pertanyaan, dan sebagainya. Sebaiknya log in lebih awal Photo Credit: Tima Miroshnichenko (Pexels) Ada sejumlah kendala yang mungkin akan Anda temui saat video meeting, mulai buruknya koneksi internet hingga aplikasi online video yang tersendat. Namun, tak perlu khawatir karena Anda bisa mencegah hal tersebut dengan cara log in lebih awal, setidaknya 30-60 menit sebelum sesi meeting dimulai. Dengan begini, Anda bisa mengetahui apakah koneksi internet dan aplikasi berjalan lancar atau tidak. Jika seandainya ditemukan masalah, Anda masih punya waktu untuk mencari solusi sehingga nantinya tetap bisa tepat waktu mengikuti meeting. Bagikan materi kepada peserta sebelum video meeting Photo Credit: Startup Stock Photos (Pexels) Saat Anda dan tim mengadakan meeting, artinya ada isu penting yang harus dibahas. Agar sesi diskusi berjalan produktif, ada baiknya untuk membagikan materi video meeting sebelum sesi dimulai. Bagikan materi tersebut beberapa hari sebelumnya agar para peserta punya waktu cukup untuk membaca dan mempelajarinya. Jadi, ketika meeting nanti, mereka benar-benar tahu apa yang didiskusikan dan bisa menyumbang ide berdasarkan materi yang mereka pelajari. Dengan begini, sesi video meeting tidak akan berjalan satu arah karena seluruh peserta mampu memberikan kontribusi. Gunakan aplikasi online video meeting berkualitas baik Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Video meeting yang berkualitas sangat ditentukan oleh kualitas aplikasi yang Anda gunakan. Pastikan aplikasi tersebut mampu memenuhi kebutuhan Anda selama meeting, mulai dari kualitas gambar dan suara yang jernih, jumlah maksimal peserta, dan cek pula fitur-fitur penunjangnya. Memang, saat ini telah tersedia aplikasi video conference seperti Google Meet yang bisa dipakai secara gratis. Namun, untuk pemakaian gratis, kini Google Meet membatasi durasi panggilan video hanya hingga enam puluh menit. Agar dapat menggunakan Google Meet secara optimal, Anda bisa upgrade ke versi premiumnya dengan berlangganan Google Workspace for Business. Tidak hanya menawarkan durasi panggilan video yang lebih panjang, Google Meet versi premium juga dilengkapi ragam fitur penunjang lain. Beberapa di antaranya attendance tracking, hand raising, polling dan Q&A, hingga perekaman video meeting yang bisa langsung tersimpan di Google Drive Anda.  Siapkan charger laptop di dekat Anda Photo Credit: Sven Brandsma (Unsplash) Sesi online video meeting yang berlangsung lama bisa membuat baterai laptop cepat habis. Karenanya, sebelum sesi berlangsung, siapkan charger laptop terlebih dulu di dekat Anda. Jangan sampai Anda harus pergi di tengah meeting hanya untuk mencari charger. Bisa-bisa Anda jadi ketinggalan diskusi penting, bukan? Dengan menyiapkan charger sejak awal, Anda bisa langsung memasangkannya saat laptop menunjukkan tanda low battery. Selain charger, alangkah baiknya jika Anda juga menyiapkan berbagai hal penting lain untuk meeting, misalnya notebook dan alat tulis untuk mencatat hasil diskusi atau headphone untuk mendengarkan meeting secara lebih jelas.   Ada begitu banyak hal yang dapat memengaruhi kualitas video meeting, salah satunya termasuk aplikasi video conference yang digunakan. Pastikan Anda memilih aplikasi yang kualitasnya terbukti baik seperti Google Meet, terutama jika Anda menggunakan yang versi premium. Cukup dengan berlangganan Google Workspace for Business, Anda tidak hanya bisa mendapat akses maksimal pada Google Meet untuk video meeting, tapi juga privilege produk-produk premium Google lain seperti Docs, Drive, Gmail, Sheets, dan Slides. Cara daftar langganannya pun sangat mudah, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google dan langsung rasakan pengalaman video meeting berkualitas terbaik!   Meta desc: Agar sesi video meeting bersama tim bisa berjalan lancar dengan kualitas baik, ada sejumlah tips yang bisa Anda pertimbangkan.    

Collaboration, Google sheets, Google Workspace, Productivity, Teamwork

Cara Membuat Laporan Perusahaan dengan Google Spreadsheets

  Laporan perusahaan diperlukan para pemegang kepentingan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan. Oleh sebab itu, sudah seharusnya laporan perusahaan dibuat serapi dan serinci mungkin. Namun, dengan jumlah data yang begitu banyak, bagaimana cara membuat laporan perusahaan tersebut? Beruntung saat ini telah hadir Google Spreadsheets atau Google Sheets, program spreadsheet berbasis web dari Google untuk membantu pengguna mengelola data dalam bentuk tabel. Agar bisa membuat laporan perusahaan menggunakan Google Sheets, pastikan Anda sudah memiliki akun Google dengan alamat Gmail terlebih dulu. Tentukan dulu jenis laporan yang akan Anda buat Photo Credit: PhotoMIX Company (Pexels) Dalam dunia bisnis, ada begitu banyak jenis laporan perusahaan yang biasa dibuat. Beberapa di antaranya seperti laporan keuangan, laporan penjualan, laporan kehadiran karyawan, dan laporan perjalanan dinas. Karenanya, sebelum mulai membuat laporan perusahaan pada Google Sheets, tentukan dulu jenis laporan seperti apa yang akan Anda susun. Pasalnya, beda jenis laporan, maka akan beda pula komponen-komponen yang harus Anda cantumkan dalam cara membuat laporan perusahaan. Contoh sederhananya, data pada laporan penjualan tentu akan berbeda dari laporan kehadiran karyawan. Menentukan jenis laporan akan memudahkan Anda dalam proses penyusunan data di Google Sheets. Buka Google Sheets Jika sudah menentukan jenis laporan perusahaan yang akan disusun, kini saatnya Anda membuka Google Sheets. Ada dua cara yang bisa Anda lakukan untuk mengakses Google Sheets. Salah satunya adalah melalui Google Drive di alamat drive.google.com. Pada bagian kiri atas, klik opsi New, lalu klik Google Sheets. Sebagai opsi lain, Anda juga bisa langsung membuka alamat docs.google.com/spreadsheets pada halaman browser Anda. Sedangkan bagi yang mengakses Google Sheets dari perangkat tablet atau smartphone, Anda bisa mengunduh aplikasinya melalui AppStore atau Google PlayStore. Pilih template atau buat tabel sendiri Saat Anda mengakses halaman awal Google Sheets, akan muncul tampilan berisi variasi template tabel. Ingatlah kembali jenis laporan perusahaan yang hendak Anda buat, lalu cek apakah ada template yang dapat Anda gunakan. Misalnya, jika hendak membuat laporan keuangan, maka Anda bisa menggunakan template Annual Business Budget yang disediakan Google Sheets. Beberapa jenis template lain yang juga disediakan Google Sheets untuk keperluan bisnis adalah Invoice, Purchase Order, dan Expense Report. Apabila tidak ada template yang cocok untuk kebutuhan Anda, maka Anda bisa memilih opsi Blank. Melalui opsi ini, Anda bisa menciptakan tabel sendiri sebagai cara membuat laporan perusahaan dengan Google Sheets.   Gunakan rumus untuk mengelola data Photo Credit: Mika Baumeister (Unsplash) Umumnya, laporan perusahaan terdiri dari banyak angka sehingga untuk mengelolanya, Anda pun harus melakukan penghitungan. Jika cara membuat laporan perusahaan satu ini dilakukan secara manual, tentunya akan menghabiskan banyak waktu. Karenanya, Anda bisa menggunakan rumus untuk mengelola data pada Google Sheets. Berikut beberapa rumus yang dapat Anda pakai:   Operator matematika dasar, seperti penambahan (+), pengurangan (-), perkalian (*), dan pembagian (/).   Fungsi tanggal (contoh: =TODAY) untuk memunculkan tanggal atau =MONTH untuk menampilkan bulan dari tanggal tertentu. Transformasi teks, seperti =LOWER, =UPPER, dan =TRIM.   Dengan menggunakan Google Sheets atau Spreadsheets, cara membuat laporan perusahaan jadi lebih mudah diterapkan. Terlebih jika Anda menggunakan Google Sheets dengan berlangganan Google Workspace edisi Enterprise, maka Anda bisa menghubungkan Sheets dengan platform analitik data BigQuery. Membuat laporan perusahaan pun jadi lebih mudah dan praktis! Apabila tertarik mencoba Google Sheets versi premium, pastikan Anda hanya menghubungi reseller resmi produk Google seperti EIKON Technology. Langsung saja klik di sini untuk menghubungi EIKON Technology atau mempelajari lebih jauh tentang Google Workspace for Business!      

Collaboration, Education, Google Meet, Google Workspace, Productivity, Produktivitas, Rapat online, School

5 Kelebihan Google Classroom untuk Belajar

  Diluncurkan pada 2014, Google Classroom adalah sebuah layanan berbasis web yang dikembangkan Google untuk pengajaran jarak jauh. Berbagai kelebihan yang dimiliki oleh Google Classroom untuk belajar. Melalui Google Classroom, pengajar bisa membagikan tugas kepada murid, melakukan penilaian (grading), memberikan feedback, hingga saling bertukar file dengan murid. Tentunya masih ada banyak kelebihan Google Classroom lain yang membuat platform satu ini mampu mempermudah proses pembelajaran secara online. Beberapa di antaranya bisa Anda buktikan di bawah ini. Terintegrasi dengan layanan Google for Education lainnya Photo Credit: Elle Cartier (Unsplash) Google Classroom merupakan salah satu layanan unggulan dari Google for Education, serangkaian produk dan program yang dikembangkan Google untuk kebutuhan edukasi. Layanan lain dalam Google for Education adalah Google Workspace for Education, yang mencakup banyak aplikasi produktivitas Google seperti Docs, Gmail, Calendar, Drive, Meet, dan masih banyak lagi. Nah, berbagai aplikasi tersebut telah terintegrasi dengan Google Classroom sehingga proses pembelajaran jadi lebih praktis dan efisien. Contohnya, saat Anda membuat tugas dengan deadline baru di Google Classroom, deadline tersebut akan secara otomatis tercatat pada Google Calendar. Sebagai contoh lain, file tugas yang dikumpulkan murid bisa langsung tersimpan di Google Drive. Mengingat bahwa Google Drive berbasis cloud, Anda tak perlu repot mengunduh file satu per satu untuk menilainya karena semua dapat diakses secara online. Seluruh pembelajaran terpusat pada satu tempat Photo Credit: Vlada Karpovich (Pexels) Berkat adanya integrasi dengan berbagai aplikasi Google lain, Google Classroom pun hadir sebagai platform terpusat untuk seluruh pembelajaran. Inilah kelebihan Google Classroom yang dapat memberikan kemudahan kepada pengajar dan murid. Pengajar bisa menilai tugas murid, menyimpan bahan ajar, hingga membagikan tugas dalam satu aplikasi saja. Di sisi lain, murid juga bisa melihat semua tugas dalam folder tertentu dan mendapatkan feedback tugas dari pengajar. Baik pengajar dan murid tak perlu khawatir ada file yang hilang karena semua tersimpan aman dalam Google Classroom. Mendukung kolaborasi secara efisien Photo Credit: Julia M Cameron (Pexels) Sejak awal, Google Classroom dirancang untuk mampu memenuhi kebutuhan komunikasi dua arah antara pengajar dan murid. Hanya dengan begitulah kolaborasi dapat dilakukan dengan efektif dan efisien walaupun secara online. Kelebihan Google Classroom satu ini dapat dirasakan melalui banyak cara. Bagi para pengajar, Anda bisa mengirimkan pemberitahuan kepada murid tentang jadwal kelas online atau diskusi online. Nantinya, murid juga punya kesempatan untuk memberikan feedback kepada teman-teman mereka dengan mengunggahnya ke forum diskusi di Google Classroom. Bantu menghemat waktu, tenaga, dan penggunaan kertas Photo Credit: RF._.studio (Pexels) Sebagai platform pembelajaran yang terpusat, Google Classroom memungkinkan Anda untuk melakukan banyak hal secara praktis. Salah satu kelebihan Google Classroom yang paling terasa adalah Anda tak perlu mencetak tugas untuk dibagikan kepada para murid. Cukup unggah soft file ke Google Classroom dan murid bisa langsung mengaksesnya. Setelah murid selesai mengerjakan tugas, pengajar bisa langsung memberikan nilai sekaligus feedback. Ya, semua masih tetap dilakukan melalui platform Google Classroom. Dengan begini, Anda tak perlu berpindah-pindah aplikasi sehingga lebih hemat waktu dan tenaga. Di samping itu, karena semua dilakukan secara paperless, pengajar dan murid juga dapat menghemat penggunaan kertas. Artinya, sambil belajar dengan menggunakan Google Classroom, Anda juga bisa sekaligus mengurangi risiko dampak buruk terhadap lingkungan. Murid bisa lebih cepat mendapatkan feedback dari pengajar Photo Credit: Julia M Cameron (Pexels) Salah satu sumber pembelajaran murid tak hanya dari materi yang disampaikan pengajar, tapi juga feedback yang diberikan melalui penilaian tugas. Melalui Google Classroom, hal ini bisa dengan mudah dilakukan berkat adanya fitur Grading atau Penilaian. Pada fitur Grading, terdapat opsi bagi pengajar untuk memantau progress tugas setiap murid. Pengajar bisa memberikan feedback atau mengedit tugas tersebut. Nantinya, tugas yang telah diedit atau mendapat feedback dapat dikembalikan kepada murid sehingga murid bisa belajar dari komentar tersebut.   Berbagai kelebihan Google Classroom tersebut dirancang untuk mempermudah aktivitas pembelajaran. Akan lebih efisien lagi jika Anda berlangganan Google Workspace for Education yang memungkinkan Anda untuk menggunakan berbagai layanan Google secara maksimal. Dengan Google Workspace for Education, Anda bisa mendapatkan kapasitas penyimpanan Drive yang lebih besar, mengadakan kelas online di Google Meet dengan lebih banyak partisipan, dan masih banyak privilege lain yang akan Anda rasakan. Segera hubungi EIKON Technology untuk berlangganan Google Workspace for Education atau mengajukan trial terlebih dulu!        

Collaboration, Education, G Suite, Google form, Google Workspace, Productivity, Produktivitas, School

Kelebihan Google Form untuk Mengumpulkan Data di Bidang Edukasi

  Google Form adalah aplikasi berbasis web buatan Google untuk mengumpulkan data dalam bentuk formulir. Tidak hanya untuk keperluan bisnis, Google Form juga bisa dimanfaatkan oleh para pelaku pendidikan. Google Form memiliki kelebihan untuk mengumpulkan data di bidang edukasi. Sebagai guru, misalnya, Anda bisa menggunakan Google Form untuk memberikan kuis kepada murid, registrasi event sekolah, atau melakukan survei tertentu.  Dibekali berbagai fitur penunjang, Google Form menawarkan banyak kelebihan yang akan memudahkan Anda dalam mengumpulkan data. Apa saja kelebihan Google Form dalam menunjang aktivitas pengumpulan data di bidang pendidikan? Simak penjelasannya di bawah ini! Bisa mengajukan berbagai jenis pertanyaan Demi membantu Anda mendapatkan data yang benar-benar sesuai kebutuhan pendidikan, Google Form menyediakan banyak jenis pertanyaan, mulai dari yang bersifat tertutup hingga terbuka. Anda bisa menggunakan pertanyaan dalam bentuk pilihan ganda, checklist, pemberian rating, hingga teks berbentuk paragraf. Berikut ini ragam jenis pertanyaan yang akan Anda temukan di Google Form: Pilihan ganda Teks Teks paragraf   Checkbox Dropdown Date Time Scale Grid   Dapat digunakan untuk ragam keperluan survei pendidikan Mengingat ada begitu banyak jenis pertanyaan yang tersedia di Google Form, maka Anda pun bisa menggunakannya untuk beragam keperluan pula. Inilah kelebihan Google Form yang juga akan Anda rasakan, terutama jika Anda adalah seorang guru.  Sebagai salah satu bagian dari G Suite for Education, Google Form menawarkan cara mudah dan praktis bagi para edukator untuk mengumpulkan data dan mengelolanya secara rapi. Anda bisa menggunakan Google Form untuk memberikan kuis kepada murid, menilai hasil pekerjaan murid, hingga memonitor absensi kelas. Mudah membuat formulir dengan berbagai tema Kelebihan Google Form juga mencakup kemudahannya dalam membuat formulir untuk mengumpulkan data. Google Form telah menyediakan beragam tema formulir yang bersifat profesional. Setidaknya ada lebih dari dua puluh desain tema formulir yang bisa Anda pilih. Menariknya lagi, setiap tema tersebut juga dibekali dengan fitur custom sehingga Anda bisa mengubah atau menyesuaikan kembali bagian header, teks, hingga background sesuai kebutuhan. Tenang saja, Google Form menyediakan database gambar untuk header formulir Anda. Beberapa di antaranya bahkan berformat animasi sehingga bisa menarik perhatian murid. Melalui fitur tersebut, Google Form membuktikan bahwa formulir untuk mengumpulkan data tidak harus hadir dalam tampilan kaku dan membosankan. Hal ini tentunya dapat menjadi opsi yang menyegarkan, terutama untuk keperluan pengumpulan data di bidang pendidikan. Adanya opsi validasi untuk mengontrol data entry Dalam pengumpulan data, dibutuhkan validasi data untuk memastikan bahwa informasi yang masuk memang sudah benar atau tepat sasaran. Jika menggunakan Google Form, Anda tak perlu khawatir akan hal tersebut. Tersedia sejumlah opsi untuk membantu Anda mengontrol jawaban yang diberikan murid atau responden.  Salah satunya adalah fitur Required yang bisa diaktifkan pada pertanyaan sehingga responden wajib menjawab pertanyaan tersebut. Ada pula pertanyaan berbentuk checklist yang jumlah opsi jawabannya dapat Anda batasi. Tentu masih ada banyak pilihan validasi lain yang disediakan Google Form untuk membantu Anda meningkatkan kualitas data yang dikumpulkan.   Kini telah terbukti bahwa kelebihan Google Form tidak hanya untuk kepentingan bisnis atau personal, tapi juga pendidikan. Terlebih jika Anda menggunakan Google Form dengan berlangganan Google Workspace for Education, Anda juga akan mendapatkan akses premium ke berbagai produk Google for Education lainnya seperti Docs, Sheets, Slides, Drive, hingga Classroom. Untuk berlangganan Google Workspace for Education, Anda hanya perlu menghubungi EIKON Technology selaku reseller resmi produk Google di Indonesia. EIKON Technology juga menyediakan program trial bagi Anda yang ingin mencoba Google Workspace for Education terlebih dulu sebelum menggunakannya secara penuh. Segera langganan Google Workspace for Education sekarang juga!  

Productivity, Technology

Bagaimana Google Workspace Dapat Meningkatkan Produktivitas Perusahaan

Meningkatkan Produktivitas Perusahaan – Kesuksesan suatu perusahaan sangat dipengaruhi oleh produktivitas kerja para anggota tim. Idealnya, semakin tinggi tingkat produktivitas, maka peluang mencapai kesuksesan juga semakin besar. Di sinilah Google Workspace dapat membantu Anda dan tim mewujudkan hal tersebut. Pertama diluncurkan pada 2006, Google Workspace menyediakan berbagai produk, perangkat, dan software untuk menunjang pekerjaan. Seluruh produk tersebut berbasis teknologi cloud-computing sehingga juga memudahkan kolaborasi antar anggota tim. Lantas, bagaimana Google Workspace ambil bagian dalam cara meningkatkan produktivitas perusahaan? Kolaborasi secara real-time dalam satu dokumen Photo Credit: Tiger Lily (Pexels) Aktivitas bisnis tidak terlepas dari pembuatan berbagai dokumen, mulai dari kontrak kerja, laporan keuangan, hingga deck untuk presentasi. Google Workspace memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui Google Docs, Sheets, dan Slides yang memungkinkan kolaborasi secara real-time. Yes, bahkan kolaborasi dalam satu dokumen yang sama! Sebagai contoh, katakanlah Anda baru saja membuat laporan proyek di Google Docs. Setelahnya, Anda bisa mengundang atasan dan rekan kerja lain untuk mengakses file tersebut. Nantinya, mereka tidak hanya bisa memeriksa file, tapi juga meninggalkan komentar atau langsung melakukan editing. Menariknya lagi, Google Docs—begitu juga Sheets dan Slides—akan tetap menyimpan versi-versi terdahulu dari file Anda. Jadi, jika sewaktu-waktu Anda masih harus mengakses file versi orisinal, Anda bisa menemukannya dengan mudah. Kepraktisan yang ditawarkan Google Workspace pun bisa menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara efektif. Akses data lebih cepat melalui Google Drive dan Vault Photo Credit: Nathana Reboucas (Unsplash) Jangan sampai produktivitas terganggu karena Anda menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari suatu dokumen atau data. Sebagai solusinya, simpan seluruh data Anda secara digital di Google Drive dan Google Vault. Adanya fitur Search akan memudahkan Anda dalam mengakses data yang diinginkan sehingga lebih hemat waktu. Lalu, apa perbedaan antara Drive dan Vault? File yang disimpan di Google Drive masih dapat Anda edit, cocok untuk data yang masih harus dikerjakan secara kolaborasi. Sementara itu, Google Vault digunakan untuk menyimpan file yang sudah dalam versi final, biasanya untuk dokumen yang sifatnya cukup sensitif atau tingkat kerahasiaannya tinggi. Google Calendar mempermudah penjadwalan meeting Photo Credit: Nadeena Granville (Unsplash) Tahukah Anda bahwa tiap bulannya, rata-rata seorang pekerja kantoran menghabiskan lebih dari 31 jam mengikuti meeting yang sifatnya kurang produktif? Bukan hanya meeting tersebut yang membuang waktu, tapi juga proses penjadwalannya, apalagi jika Anda menggunakan aplikasi yang tidak tepat. Untungnya, hal tersebut bisa Anda hindari dengan menggunakan Google Calendar. Melalui aplikasi Google Workspace satu ini, Anda dan tim bisa saling share Calendar dan melihat jadwal satu sama lain. Dengan begitu, penjadwalan meeting pun jadi lebih mudah. Namun, lebih dari itu, Google Calendar juga dapat digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas produktif lainnya. Beberapa di antaranya adalah mengaktifkan reminder untuk event mendatang, mengirimkan undangan meeting ke email peserta, dan memindahkan data dari aplikasi Calendar eksternal seperti Exchange atau Outlook. Komunikasi lancar dengan Google Meet Photo Credit: Anna Shvets (Pexels) Dengan berlangganan Google Workspace, Anda juga memiliki akses untuk menggunakan Google Meet, sebuah aplikasi online video conference. Bagi Anda yang memiliki anggota tim tersebar di banyak tempat, Google Meet dapat menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara hemat dan efektif. Pengeluaran bisa ditekan karena Anda tidak perlu membayar akomodasi penginapan dan transportasi untuk bertemu langsung. Aktivitas meeting dan diskusi tetap bisa dilakukan secara virtual melalui Google Meet. Melalui berbagai aplikasi yang dilengkapi beragam fitur, Google Workspace dapat menjadi cara meningkatkan produktivitas perusahaan secara efektif. Kini berlangganan Google Workspace bisa dilakukan secara lebih mudah melalui EIKON Technology. Tersedia dalam tiga tipe paket langganan, Anda bisa memilih salah satu yang paling memenuhi kebutuhan. EIKON Technology akan membantu Anda dalam mengambil keputusan, tentunya dengan ditemani tim profesional dan berpengalaman. Hubungi EIKON Technology sekarang juga untuk mendapatkan Google Workspace bagi perusahaan Anda!

Chromebook, Productivity, Technology

Upgrade Fitur Pendidikan Online di Perangkat Chromebook

Fitur Pendidikan Online – Sejak tahun lalu, kegiatan belajar dan mengajar di seluruh dunia telah berpindah ke ranah online demi menghambat penyebaran virus COVID-19. Google Chromebook menjadi salah satu perangkat yang diandalkan untuk melangsungkan aktivitas pendidikan online. Kemudahan pemakaian, sehingga mempercepat adaptasi, menjadi alasan utama Chromebook digunakan banyak pengajar dan pelajar. Demi terus menunjang kualitas pendidikan online di penjuru dunia, Google tak hanya rutin melakukan update sistem operasi, tapi juga upgrade fitur pada perangkat Chromebook. Cari tahu apa saja upgrade fitur tersebut melalui uraian berikut ini! Perangkat screen recording baru Photo Credit: Ivan Samkov (Pexels) Sejak sebelum pandemi, sudah banyak pengajar atau edukator yang merekam sesi pembelajaran untuk membantu murid mengerjakan tugas atau belajar sebelum ujian. Kebutuhan tersebut meningkat selama setahun belakangan ini mengingat pembelajaran dilakukan secara virtual. Didasari kebutuhan tersebut, Google pun menghadirkan perangkat screen recording baru pada Chrome OS. Fitur ini sudah bisa Anda dapatkan melalui update Chromebook terbaru pada Maret 2021 lalu. Berkat adanya perangkat tersebut, para pengajar dan pelajar pun kini bisa dengan mudah merekam sesi pembelajaran dan memutarnya kembali untuk review. Lebih mudah kelola Chromebook dengan Google Admin Console Photo Credit: Artem Podrez (Pexels) Demi menunjang kegiatan pendidikan online, banyak sekolah di berbagai negara yang membeli ratusan bahkan ribuan perangkat Chromebook untuk staff pengajar dan para murid. Dengan begitu banyaknya Chromebook, pihak sekolah mungkin akan kesulitan untuk mengelolanya. Namun, kekhawatiran tersebut telah mendapatkan solusi dari Google dalam bentuk Google Admin Console. Google Admin Console adalah sebuah laman atau space yang ditujukan bagi administrator atau super admin untuk melakukan berbagai pengaturan terhadap perangkat Chromebook. Ya, bahkan untuk ratusan hingga ribuan perangkat Chromebook sekaligus. Melalui Google Admin Console, pihak admin bisa mengaktifkan akun baru, menambah atau membatasi akses, dan sebagainya. Kabar baiknya lagi, Google Admin Console juga dilengkapi fitur Zero Touch Enrollment yang memungkinkan admin untuk mengaktifkan dan mengelola banyak perangkat Chromebook sekaligus dari jarak jauh. Akses untuk murid penyandang disabilitas Photo Credit: Marcus Aurelius (Pexels) Google berkomitmen memberikan akses pendidikan online untuk seluruh murid dengan kondisi apa pun, termasuk murid penyandang disabilitas. Sejumlah upgrade fitur pun dilakukan demi mewujudkan hal tersebut. Beberapa upgrade tersebut dapat Anda dapatkan melalui ChromeVox, perangkat screen reader pada Chromebook. Salah satu bentuk upgrade tersebut adalah fitur peralihan suara yang otomatis akan mengubah suara pembaca tulisan layar sesuai dengan bahasa pada teks. Tak hanya itu, Google juga memberikan upgrade pada Meet di Chromebook. Aplikasi video conference satu ini menerima peningkatan performa pada kualitas dan video. Alhasil, aktivitas pembelajaran online lewat video pun bisa berlangsung lebih mulus. Fitur khusus untuk keterlibatan orang tua Photo Credit: Katerina Holmes (Pexels) Dengan pembelajaran online yang berlangsung dari rumah masing-masing, bantuan dan partisipasi orang tua pun semakin dibutuhkan untuk mendukung pendidikan anak. Google pun menambahkan fitur khusus yang memungkinkan orang tua melakukan hal tersebut sambil tetap memastikan bahwa anak-anak mereka beraktivitas online secara aman. Kini orang tua bisa menambahkan akun Google Workspace for Education pada akun Google personal anak dan mengelolanya melalui fitur Family Link. Melalui adanya upgrade fitur ini, orang tua bisa menentukan situs dan aplikasi mana saja yang bisa diakses anak sambil tetap mengawasinya. Di sisi lain, anak tetap dapat mengakses situs dan aplikasi yang mereka butuhkan secara aman dengan menggunakan akun dari sekolah. Kini melangsungkan kegiatan pendidikan online jadi semakin mudah dan aman berkat beragam upgrade fitur pada Google Chromebook. Kabar baiknya lagi, tahun ini Google meluncurkan 40 perangkat Chromebook baru dengan berbagai fitur yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Anda bisa mendapatkan salah satunya melalui EIKON Technology. Sebagai reseller resmi perangkat Google yang tepercaya di Indonesia, EIKON Technology tak sekadar menjual Chromebook, tapi juga akan membantu Anda dalam adaptasi penggunaannya. Bahkan jika Anda membutuhkan perangkat Google lain untuk memaksimalkan performa Chromebook, tim EIKON Technology akan siap melayani Anda. Jadi, tunggu apa lagi? Segera dapatkan perangkat Chromebook melalui EIKON Technology untuk mengoptimalkan aktivitas pendidikan online!

Tingkatkan Produktivitas Bisnis
Collaboration, G Suite, Productivity

Belajar dari Kesuksesan Salesforce : Tingkatkan Produktivitas Bisnis dengan Kolaborasi G Suite

Tingkatkan Produktivitas Bisnis Anda – Salesforce adalah penyedia layanan perangkat lunak Customer Relation Management (CRM). Kantor Salesforce mendapatkan ranking pertama dari Fortune’s dalam kategori 100 Perusahaan Terbaik sebagai Tempat Kerja. Salesforce mendominasi pasar, seperti yang dikatakan Bloomberg dengan pangsa pasar sebesar 19,6% pada 2017 menurut International Data Corporation. Perusahan ini terus tumbuh 25% pada tahun fiskal 2018. Anda pasti penasaran bagaiamana cara Salesforce mempertahankan posisinya sebagai pemimpin industri CRM di tengah persaingan bisnis yang ketat? Peringkat yang disandang oleh Salesforce ini tidak lepas dari baiknya kepemimpinan, filosofi, dan kepuasan kerja. Hasil ini salah satunya disebabkan oleh penerapan G Suite sebagai alat kolaborasi karyawan dan partner bisnis. Kendala-kendala yang dialami Salesforce sebelum menggunakan G Suite : Seiring dengan perusahaan yang berkembang pesat, Direktur Manager Programnya menemukan bahwa sistem email, alat komunikasi, dan teknologi kolaborasi perusahaan mereka tidak dapat mengikuti perkembangan perusahaan. Kapasitas penyimpanan email terbatas (itu artinya jika kapasitas email penuh, maka email tidak akan dapat masuk inbox) Orang-orang sering membagi dokumen penting seperti lampiran dengan beberapa versi berbeda. Yang mana ini membuat error dan menunda proses review dan approval dokumen. Dengan kata lain cara ini tidak produktif. Jadi, apa manfaat dan keutungan G Suite untuk Salesforce ? Simak testimoninya disini. Salesforce dapat memproduksi konten yang panjang dalam waktu hanya 24 jam, walaupun harus melewati beberapa approval dari berbagai pemangku kepentingan Manfaat G Suite, memungkinkan kolaborasi real-time dengan mitra penting, sehingga mempercepat proses keputusan Keuntungan G Suite, mengurangi ratusan versi dokumen dengan menggabungkannya menjadi satu Pada awalnya, Salesforce memigrasikan sebagian karyawan ke Google Docs untuk kolaborasi real-time. Kemudian mereka menggunakan Gmail dan Google Calender pada G Suite secara lengkap. Saat ini lebih dari 30.000 karyawan Salesforce menggunakan aplikasi G Suite untuk mengirim email, video, mengobrol dengan tim, dokumen, presentasi, spreadsheet dan banyak lagi. “Dibandingkan yang dulu kita pakai, kapasitas infrastruktur G Suite jauh lebih besar. Kapasitas penyimpanan email dulu maksimal hanya 250MB contohnya. Dengan G Suite, kapasitasnya unlimited. Dan itu besar sekali,” kata Tetsu. “Gmail juga memiliki bulit-in intelligence fitur seperti Smart Replay, jadi orang-orang menghemat waktu mengelola inbox mereka dan lebih fokus pada membentuk cutomer value.” “Integrasi antara Gmail, Docs, Calender, Google Drive, dan aplikasi G Suite lainnya adalah poin penjualan lainnya”, tambah Andy White, Senior Director, Infrastruture Engineering. “Secara keseluruhan, platform kolaborasi real-time G Suite ini impresif.” Berikut testimoni G Suite pada Salesforce : 1. G Suite Bermanfaat Mempercepat Laju Kolaborasi Sebelumnya mereka membutuhkan waktu untuk menyelesaikan materi pemasaran jauh lebih lambat karena harus mengkonsolidasikan berbagai draft melalui email. Seteah menggunakan G Suite peninjauan dokumen oleh banyak stakeholders (pada bagian legal, marketing, dan departemen lain) lebih cepat karena hanya memerlukan satu dokumen tanpa banyak versi. Sehingga mereka menyelesaikan materi pemasaran hanya 24 jam, dibandingkan sebelumnya membutuhkan waktu berminggu-minggu. 2. G Suite Memungkinkan Kolaborasi Secara Real Time di Berbagai Belahan Dunia Manapun Salesforce adalah perusahaan multinasional yang berpusat di San Francisco, namun karyawan dan kantornya ada di seluruh dunia. Nick Amido, Direktur Teknik Infrastrukturnya mengatakan bahwa dengan Google Hangouts dan Hangouts Meet mereka dapat mengatasi batasan geografis. Dia mengaku sekitar tiga tahun lalu, Salesforce memiliki 200 Hangouts setiap hari. Sekarang jumlah ini meledak jadi lebih dari 15.000 sehari. G Suite membantu mereka berinteraksi dengan banyak orang sekaligus secara bersamaan dan melihat presentasi yang sama di Slide. “G Suite benar-benar meruntuhkan hambatan apa pun antara kami dan mitra yang kami tangani. Itu membuat kita semua merasa seperti satu tim, yang sangat ideal untuk mendapatkan hasil terbaik, ”kata Leandro. 3. G Suite Membuat Ratusan Versi Dokumen Menjadi Satu  Saat bekerja dengan tim, mungkin setiap orang memiliki tugas yang berbeda dalam membuat laporan. Untuk menyatukan beberapa laporan dari masing-masing orang butuh konsolidasi file. Ini akan memakan waktu lama. Bahkan sering membuat frustasi jika ada beberapa versi dokumen dengan judul yang sama. Dengan menggunakan Google Docs, Spreadsheet, Slide, tim dapat berkolaborasi secara real-time pada satu dokumen yang sama tanpa perlu konsolidasi yang membuang banyak waktu. Jejak perubahan dokumen pun dapat dilihat mulai dari siapa saja, apa saja, jam berapa penyuntingan dilakukan. Dan setiap orang akan memiliki satu versi dokumen yang sama. Manfaat G Suite yang lain yaitu kemampuan untuk menambahkan komentar. Sehingga, jika misalnya ada beberapa bagian dokumen yang menampilkan data yang tidak valid, maka pengguna lain dapat mengajukan pertanyaan dalam komentar untuk memperbaiki kesalahan tersebut. Keuntungan G Suite yaitu dapat mengurangi kerumitan dan mempercepat kolaborasi. 4. Mengidentifikasi Sumber Daya Yang Kurang Dimanfaatkan Salesforce memiliki dua program percontohan yang memanfaatkan Google Calendar dan G Suite untuk mengoptimalkan penggunaan ruang rapat. Dengan program yang dinamakan Room Insights Dashboard, Saleforce mengidentifikasi ratusan sumber daya yang kurang dimanfaatkan termasuk ruang rapat. Data ini kemudian digunakan untuk membuat keputusan lebih baik untuk organisasinya. 5. Mengurangi Biaya Tambahan Backup Data Terpisah Penyimpanan tanpa batas G Suite dan pencadangan otomatisnya pada fitur Google Backup and Sync membuat Salesforce berhenti membayar biaya tambahkan setiap tahun untuk layanan backup cloud terpisah. Salesforce menyatakan bahwa G Suite dapat menghemat biaya tahunan yang besar. EIKON Technology adalah Google Premier Partner di Indonesia. Kami menjadi reseller G Suite resmi di Indonesia. Anda dapat membaca keuntungan membeli G Suite di reseller resmi Indonesia melalui artikel ini. Kami akan selalu siap membantu perusahaan Anda berkembang dan lebih maju. Dengan aplikasi produktivitas dari Google, G Suite, Anda dapat meningkatkan laju kolaborasi tim Anda. Kami akan support Anda selama 24 jam.

Fitur-fitur Freshservice :
Frehservice, Productivity

Yuk Kenalan dengan Freshservice! Modernkan Manajemen Layanan IT Perusahaan Anda

Fitur-fitur Freshservice – Seberapa penting IT Service Management untuk perusahaan Anda? Anda pasti sudah mengetahui bahwa masalah-masalah IT perlu memiliki sistem penanganan khusus. IT Service Management menghadirkan solusi yang tepat dengan cara mengelola proses-proses manajemen insiden, pemenuhan layanan IT, serta manajemen perubahan melalui service desk. IT Service Management atau bisa disebut Manajemen Layanan IT adalah kumpulan proses yang memungkinkan IT untuk dapat merancang, membuat, mengirim, mendukung dan mengelola layanan IT. Manajemen layanan IT dibuat berdasarkan konsep IT yaitu bahwa IT adalah sebuah layanan. Layanan IT yang dimaksud disini adalah segala hal yang dikonsumsi oleh para pengguna informasi teknologi itu sendiri, karyawan, maupun pelanggan. IT Service Management yang disingkat menjadi ITSM bertujuan agar informasi teknologi dapat berjalan dengan baik dan lancar untuk : Operasional bisnis Para karyawan Para pelanggan dan Departemen IT itu sendiri Sedangkan, proses Manajemen Layanan Teknologi Informasi meliputi : Manajemen Insiden ( berkaitan dengan permasalahan IT, yang biasanya dikelola melalui helpdesk atau service desk) Pemenuhan Layanan IT (berkaitan dengan permintaan dan penyediaan layanan IT melalui helpdesk atau service desk) Manajemen perubahan (memastikan bahwa perubahan-perubahaan pada ekosistem IT terkendali, untuk mengurangi dan mempercepat prosesnya) Salah satu implementasi dari Manajemen Layanan IT adalah dibuatnya IT Service Desk software. Maka, kami memperkenalkan Freshservice kepada Anda, para IT sebagai sebuah solusi penerapan IT Service Management di perusahan Anda. IT service desk berfungsi sebagai sebagai titik utama keterlibatan pengguna dan organisasi. Freshservice adalah IT service desk berbasis cloud yang bertujuan untuk mengelola insiden, change management, release management, dan asset di perusahaan dimanapun dan kapanpun. Jadi, jika perusahaan Anda mengalami masalah seperti : Service desk software yang sulit untuk dikustomisasi Kurangnya produktivitas kinerja agen Sulit untuk menjaga bisnis terus berkembang dengan sumber daya terbatas Memerlukan efisiensi yang lebih besar akibat ketergantungan pada pekerjaan manual Rendahnya kepuasan pelanggan akan layanan perusahaan Teknologi ITSM yang payah, sulit untuk dikustom Ingin meningkatkan persepsi perusahaan tentang dukungan dan layanan IT Maka, Freshservice menjawab dan menyelesaikan berbagai permasalahan Anda di atas. Bagaimana Freshservice menghadirkan teknologi modern IT service desk? Simak fitur-fitur Freshservice dan lihat apa saja manfaat yang akan perusahaan Anda nikmati. Fitur-fitur Freshservice : 1. Buat Sebuah Resolusi Cerdas untuk IT, Pelanggan, dan Karyawan dengan Manajemen Insiden Modern Pada tab “Ticket” menampilkan semua daftar informasi tiket (baik tiket insiden maupun permintaan layanan). Untuk mengaksesnya Anda dapat dengan mudah klik salah satu tiket dan dapatkan informasi detailnya. Anda dapat menambahkan catatan, meneruskan, dan membalas tiket. Pada fitur canned response, Anda dapat menjawab query berulang dengan template jawaban yang telah tersedia. Ini akan sangat menghemat waktu Anda. Anda dapat membuat, menambahkan, dan mengelola knowledge base sebagai solusi mandiri untuk pelanggan Anda. Anda pun memiliki kewenangan untuk menjadikannya private hanya digunakan oleh agen/pihak internal. 2. Pantau Semua Inventaris Anda dengan Manajemen Asset Freshservice Dalam manajemen asset Freshservice tersedia berbagai fitur inventory management, contract management, auto asset discovery, software licence management, dan configuration management. Anda dapat mengelola, melacak, dan mengevaluasi semua inventaris Anda baik software maupun hardware dengan mudah. Dengan pengelolaan yang baik, Anda dapat menghindari kerugian dan merencanakan pembelian inventaris melalui informasi asset lifecycle pada Freshservice. 3. Berikan Pengalaman Yang Memudahkan Karyawan Memperoleh Layanan Tepat dengan Portal Service Catalog Dengan portal katalog layanan, saat karyawan melakukan permintaan layanan mereka seakan-akan sedang membeli sebuah layanan. Ini akan mengotomatiskan dan menyederhanakan proses permintaan karyawan dan mengindari kesalahan. Misal, Mike adalah karyawan departemen Design membutuhkan versi terbaru dari Adobe Creative Cloud. Mike cukup mengunjungi portal katalog layanan, memilih aplikasi tersebut dan klik request now. Maka, proses permintaan dan pemenuhan akan otomatis terbentuk secara otomatis. 4. Tingkatkan Kinerja Agen dengan Fitur Gamification Terdapat fitur gamification, dimana agen dengan kinerja terbaik akan muncul pada kolom Leaderboard. Ini akan memotivasi agen lain meningkatkan produktivitasnya. Anda pun dapat membuat “Quests” untuk setiap tugas, layaknya bermain game. Sehingga, mengerjakan tugas tidak membosankan seperti biasanya. 5. Analisa, Rencanakan, dan Sebarkan Perubahan dengan Nyaman pada Fitur Problem, Change, and Release Management Dengan Freshservice manajemen masalah dapat mengurangi hingga 40% terjadinya insiden pada helpdesk Anda. Ini akan membantu perusahaan Anda meminimalkan resiko gangguan pada bisnis. Anda dapat dengan mudah merencanakan pembuatan, pengujian, dan mengurangi risiko menggunakan data yang telah disediakan dan mengubah modul manajemen. Semua orang akan mendapatkan update informasi yang sama mengenai penetapan tanggal mulai dan berakhirnya perencanaan. 6. Akses dan Selesaikan Tugas Dimanapun dan Kapanpun dengan Mobile Application Freshservice Dengan aplikasi mobile dari Freshservice, tim dapat mengakses, mendelegasikan, dan menyelesaikan tiket meskipun agen tidak menghadap desktop komputer. Fitur ini akan membantu para manajer mengelola permintaan approval ‘persetujuan’ di kotak masuk mereka. Setiap terjadi permintaan maka secara otomatis manajer mendapatkan notifikasi. Hanya dengan hitungan detik permintaan dapat disetujui atau ditolak dimanapun dan kapanpun manajer berada. Ini akan sangat membantu tim Anda bekerja lebih cepat, efisien, tanpa penundaan. 7. Optimalkan Pekerjaan Anda dengan Mengintegrasikan Freshservice dengan Aplikasi Lain Freshservice didukung dengan integrasi dengan aplikasi lain. Alih-alih berdiri sebagai software tersendiri, Freshservice menawarkan kemudahan untuk menyesuaikan ekosistem bisnis Anda dengan mengintegrasikan aplikasi bisnis populer lainnya. Jadi, bagaimana pendapat Anda mengenai Fitur-fitur Freshservice? Saya yakin Anda pasti tertarik dengan kemudahan dan kesederhanaan yang ditawarkan Freshservice untuk memodernkan cara Anda bekerja. Menerapkan IT Service Management tak lagi membosankan dan rumit secara manual. Berikan kepuasan pelanggan, karyawan, tim IT Anda dengan semua manfaat yang ada di dalam IT service desk, Freshservice. EIKON Technology sebagai Local Partner Freshworks siap melayani Anda untuk membantu mempersiapkan akun Freshservice Anda dengan mudah. Hubungi konsultan  IT kami sekarang juga untuk mengkonsultasikan masalah di perusahaan Anda. Dan kami akan selalu siap membantu.

Scroll to Top